Anda di halaman 1dari 4

INTERPRETASI RADIOGRAF

Nama Mahasiswa : NIM.: Grup:


KEGIATAN URAIAN Skor
1.PERSIAPAN 0 1 2
Evaluasi mutu Radiograf
> Menyatakan apakah objek tercakup & terletak Tercakup 45, 46
ditengah
> Menyatakan apakah kontras detil dan ketajaman Baik anatomi bisa dibaca
radiograf baik

> Menyatakan apakah daerah interdental terlihat jelas Terlihat jelas tidak ada distorsi horizontal

> Menentukan apakah cusp bukal & palatal /lingual Tidak sebidang distorsi vertikal
terletak sebidang

> Menentukan apakah distorsi yang terjadi minimal Distorsi minimal

> Menyimpulkan apakah radiograf dapat diinterpretasi Dapat diinterpretasi

2. PELAKSANAAN INTERPRETASI 0 1 2
A. Evaluasi Secara Umum ( general view )
* Kondisi gigi geligi Tampak normal

* Perubahan pada gigi geligi Terdapat gambaran radiolusen yang luas pada salah satu mahkota gigi

* Hubungan gigi geligi Titik kontak yang buruk pada salah satu gigi , garis oklusi jelek

* Keadaan jaringan periodontium Terjadi perubahan

* Perubahan pada jeringan periodontium Terdapat penebalan,penyempitan dan hilangnya laminadura serta periodontal space; penurunan alv crest;
hilangnya tulang kortikal serta pelebaran ruang periodontal pada bifurkasi
* Hubungan gigi dengan jaringan periodontium Adanya kerusakan yang luas pada mahkota dan kontak antar gigi yang tidak baik serta adanya kalkulus
menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan periodontal
* Keadaan tulang rahang Terjadi perubahan

* Perubahan tulang rahang Terdapat peningkatan densitas tulang

* Hubungan gigi jaringan periodontium dan tulang Kelainan / kerusakan pada gigi dan jaringan periodonttium yang juga disebabkan adanya kalkulus dan titik kontak
rahang yang buruk menyebabkan peningkatan densitas tulang sekitarnya
* Kesimpulan kelainan secara umum Terdapat kelainan pulpoperiapikal yang disertai dengan kelainan periodontal

B. Evaluasi secara spesifik ( spesific view )


Mhs. Menuliskan satu elemen gigi dan regio yang 46
diperiksa.
Mhs. Menjelaskan keadaan dan perubahan pada

I. Gigi
> Mahkota Terdapat radiolusensi pada mahkota yang luas pada sisi distal hingga tengah mahkota sampai pada tanduk
pulpa
> Akar Outline akar di apikal tampak irreguler disertai gambaran radiolusen berkabut tipis yang difus di apikal akar gigi
dan resorbsi alv pada area furkasi
> Kamar pulpa radiolusen berkabut tipis

> Saluran akar Menyempit : distal pada 1/3 apikal dan mesial mulai 1/3 tengah - apikal

II. jaringan periodontium Mesial Distal Skor


> Alveoler crest 0 1 2
a. tinggi penurunan penurunan
b. bentuk horisontal vertikal ( kawah / creater )
c. tulang kortikal : # ada / tidak Tidak ada Tidak Ada
# kontinuitas - -
# outline - -
# tebal / lebar - -
# densitas - -
d. tulang konselus ( spongious ) : * densitas Densitas normal
* pola pola normal
Mesio lateral Mesio medial Disto lateral Disto medial
> Lamina dura sisi mesial (lateral & medial), distal
(lateral & medial): # 1/3
servikal menebal menebal Normal/menipis menipis
# 1/3 tengah menebal menebal Menipis/Normal menebal
# 1/3 apikal menebal/hilang menebal/hilang Normal/hilang normal
> Ruang periodontal sisi mesial (lateral & medial),
distal (lateral & medial): # 1/3
servikal melebar melebar Melebar/menipis melebar
# 1/3 tengah melebar melebar normal menipis
# 1/3 apikal Melebar/hilang hilang melebar/Hilang normal
III. Evaluasi radiograf hasil perawatan karies 0 1 2
* Radiodensitas bahan restorasi Radiopak
* Kontur restorasi : over / undercontour -
* Ada tidaknya overhanging ledge Tidak ada
* Ada tidaknya reverse ledge Tidak ada
* Kondisi titik kontak -
* Adaptasi bahan tumpatan dengan basis xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
* Marginal fit pada restorasi indirect xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
* Ada tidaknya bahan lining xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
* Radiodensitas bahan lining xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

IV. Evaluasi lesi periapikal


> Radiodensitas lesi
Radiolusen
> Lokasi & perluasan lesi
Terdapat pada 1/3 apikal setiap akar gigi
> Bentuk & diameter lesi
mesial mengikuti bentuk apeks +- 2mm, distaltidak beraturan +- 5 mm
> Batas tepi
Distal diffuse, mesial jelas
> Struktur interna lesi
Radiolusen dengan kabut tipis radiopak
> Efek lesi terhadak jeringan sekitar
peningkatan densitas tulang
V. Evaluasi radiografik kelainan periodontal
perbandingan radiograf sebelum dan sesudah
> xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
perawatan
ada tidaknya perubahan radiolusensi resorpsi
> xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
tulang menjadi lebih radioopak
> tinggi tulang yang ada
Menurun pada distal dan mesial
> kondisi (bentuk) alveolar crest
Menurun dengan terputusnya tulang kortikal pada mesial dan distal
> ruang periodontal dan lamina dura
Lamina dura hilang di 1/3 apikal distal dan mesial
> keterlibatan furkasi
Ada mild
> rasio mahkota akar
1: 2
hasil perawatan kelainan periodontal dengan bone
> xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
graft/ GTR
peran radiologi kedokteran gigi dalam perawatan
> xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
implan gigi
3. PENETAPAN DEFFERENTIAL DIAGNOSIS ( DD ) 0 1 2
> Mhs. Menuliskan DD pertama
periodontitis apikalis
> Mhs. Menuliskan DD kedua
periodontitis marginalis

Anda mungkin juga menyukai