Anda di halaman 1dari 1

FAKTOR RESIKO

Frekuensi kontak seksual yang jarang


Mengingat suami sering di luar kota. Hal semacam ini seringkali menimbulkan kontak
sseksual yang amat excited, apalagi bagi yang pengantin baru seperti ibu seringkali
kemudian foreplay agak dilupakan, akibatnya ketika terjadi penetrasi, lubrikasi belum
memadai, sehingga terjadilah iritasi. Iritasi inilah yang kemudian berpotensi untuk
berkembang menjadi Bartholinitis.
Penyakit keputihan yang dialami sebelumnya
Mereka yang menderita fluor albus, cenderung memiliki daya tahan jaringan yang lemah,
disamping ada microorganism (bakteri, jamur, parasit) yang memudahkan terjadinya acute
exacerbation, yaitu munculnya keluhan klinis yang akut.Kuman yang berada di sana bisa
jalan-jalan ke wilayah lebih dalam, yaitu vagina. Peradangan di vagina ini sering disebut
vaginitis, biasanya diikuti rasa nyeri saat bersenggama. Jumlah kuman pun makin lama
makin banyak. Dan ketika daya tahan tubuh semakin menurun, kuman-kuman akan makin
leluasa menjelajah bagian lain, mulut rahim misalnya, sehingga menimbulkan servisitis.
Biasanya, virus yang sering tinggal di daerah mulut rahim adalah human papilloma virus
(HPV). Virus inilah yang menyebabkan infeksi, cikal bakal kanker rahim. Parahnya, jika terus
menjalar, ia juga bisa menimbulkan radang panggul. Radang panggul terjadi jika mikroba
sudah menembus rongga perut. Salah satu mikroba yang senang bermain di sini biasanya
adalah klamedia. Mikroba ini sangat berbahaya, lantaran bisa bersemayam di saluran telur
dan menyumbat saluran ini. Saluran yang tersumbat ini akan menyebabkan sel telur tak bisa
keluar saat pembuahan, dan mengakibatkan kemandulan.

DAFUS

Novita Regina.2011.Keperawatan Reproduksi.Bogor:Ghalia Indonesia