Anda di halaman 1dari 8

Li/ Risda Fatin Fitria/ 33101600468

1. Apa yang dimaksud dengan sublingual ?

Sublingual berarti dibawah lidah


yang menunjuk arti dengan metode
memasukkan obat via mulut
bagaimana caranya supaya zat
terserap secara cepat ke pembuluh
darah dibawah lidah dari pada
lewat saluran gastrointestinal

Sumber : Narang Et Al. 2011. Sublingual Mucosa As A Route For Systemic Drug Delivery.
International Journal Of Pharmacy And Pharmaceutical Sciences Issn- 0975-1491
2. Bagaimana rute penggunaan obat secara sublingual ?
Bahan obat diletakkkan diawah
lidah dan obat terabsorbsi ke
mukosa mulut karena terjadi difusi
pasif antara obat yang bersifat
lipofil menuju ke membran lipid.
Obat dapat menuju ka aliran darah
saat sudah terabsorbsi dibagian
ventral dan lantai dasar bawah
lidah. Kemudiann obat mengalir di
pembuluh facial, pembuluh internal
jugular, dan pembuluh brachialis
kemudian mengalir ke sistemik.

Sumber : Narang et al. 2011. SUBLINGUAL MUCOSA AS A ROUTE FOR SYSTEMIC


DRUG DELIVERY. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences
ISSN- 0975-1491
K. Patel Nibha1 and SS. Panchol. 2012. An Overview on: Sublingual Route for
Systemic Drug Delivery. International Journal of Research in Pharmaceutical and
Biomedical Sciences ISSN: 2229-3701
3. Apa saja contoh obat yang pemakaiinnya secara sublingual ?
4. Apa saja kelebihan dan kekurangan penggunaan obat secara sublingual ?
Keuntungan : onset lebih cepat dari
oral, tidak melewati liver fisrt pass,
terproteksi dari asam lambung
serta enzim pencernaan,
meningkatkan kenyamanan pasien
karena tanpa rasa sakit seperti
injeksi, dosis kecil efikasi tinggi,
mengurangi efek samping, kontak
yang luas dengan ruang mulut
meningkatkan kecepatan absorbsi
dan dalam jumlah besar, dapat
digunakan untuk kondisi gawat
darurat seperti asma, berguna
untuk obat antianginal karena
absorbsi sangat cepat ke pembuluh
darah, obat cepat terdisolusi/
terdisintegrasi tanpa proses
pengunyahan.

Kekurangan : dapat terganggu


apabila pasien minum, berbicara
karena tidak memungkinkan untuk
mendapatkan efek lebih lama, t idak
memungkinkan untuk obat kepas
lambat, tidak dapat digunakan saat
pasien pingsan/tidak sadar dan
pasien yang tidak mau diajak
kerjasama, pasien harus sedang
tidak merokok saat pengobatan FOR SYSTEMIC DRUG DELIVERY.
secara sublingual. International Journal of Pharmacy
and Pharmaceutical Sciences ISSN-
Sumber : Narang et al. 2011.
0975-1491
SUBLINGUAL MUCOSA AS A ROUTE

5. Apa saja rute penggunaan obat ?


Intrathecal : obat diinjeksikan ke ruang subarachnoid (anestesi spinal seper ti
lignocaine: antibiotik: amphotericine B)
Intra articular : obat diinjeksikan ke ruang tulangsendi, contohnya injeksi
hidrokortison untuk rheumatoid arthritis, tetapi apabila terlalu sering bisa
menyebabkan kerusakan kartilago artikular.

Sumber : Y.K. Chan et al. (eds.) 2015. Pharmacological Basis of Acute Care, DOI
10.1007/978-3-319-10386-0_2. Springer International Publishing Switzerland
Lin JH, Lu AYH. Role of pharmacokinetics and metabolism in drug discovery and
development. Pharmacol Rev. 1997;49(4):40349.
6. Apa tujuan penggunaan obat sublingal ?

Bertujuan untuk menunjukka onset yang cepat dari efek farmakologi, dan
berguna bagi penderita disfaga yang sulit untuk meminum atau menelan obat.

Sumber : Narang Et Al. 2011. Sublingual Mucosa As A Route For Systemic Drug
Delivery. International Journal Of Pharmacy And Pharmaceutical Sciences Issn- 0975-
1491

7. Bagaimana cara pemilihan rute penggunaan obat ?


Berdasarkan pertimbangan ada 2
faktor penting dalam pemilihan
rute oral yatu bedasarkan faktor
terapeutik, dan komposisi obatnya.
Faktor teraputik meliputi onset ,
waktunya apakah memungkinkan
apa tidak. Komposisi obat seperti
lipofilisitas obat, kelarutan, ph,
ukuran partikel.

Sumber : Y.K. Chan et al. (eds.)


2015. Pharmacological Basis of
Acute Care, DOI 10.1007/978-3-
319-10386-0_2. Springer
International Publishing
Switzerland