Anda di halaman 1dari 15

USULAN TEKNIS

BAB 1
PENDAHULUAN

1. UMUM
Pemerintah Kota Malang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Malang melalui
Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran 2017 Kota
Malang perlu diarahkan secara baik dan menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan
bangunan gedung yang memadai dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata
laku professional.

2. MAKSUD DAN TUJUAN


A. MAKSUD
Maksud dari pelaksanaan Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan
Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun
Anggaran 2017 adalah mengadakan Supervisi/Pengawasan Teknis Pembangunan
gedung sekolah sebagai upaya menjaga pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan
standar dan spesifikasi teknis yang telah di tetapkan
B. TUJUAN
Tujuan dari Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran 2017
adalah :
1. Membantu penyedia jasa dalam hal pengawasan pekerjaan
2. Membantu penyedia jasa dalam hal pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan
spesifikasi teknis yang telah ditetapkan
3. Tercapainya sarana pembangunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota
Malang melalui Dinas Pendididikan Kota Malang.
C. SASARAN
Sasaran dari Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran
2017 adalah untuk menjaga kualitas pekerjaan konstruksi agar sesuai dengan
spesifikasi teknis, sehingga secara teknis pelaksanaan pekerjaan dapat di
pertanggung jawabkan dan mutu pekerjaan sesuai dengan yang di harapkan
oleh pengguna jasa.
USULAN TEKNIS

D. DATA-DATA PROYEK
Pengguna Jasa : Dinas Pendidikan Kota Malang
Paket Pekerjaan : Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan
Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN
2, SMPN 9, Tahun Anggaran 2017
Tahun Anggaran : 2017
Lokasi : Kota Malang
USULAN TEKNIS

BAB 2
PENGALAMAN PERUSAHAAN

1.1. UMUM
CV. DIAH ANUGRAH PRATAMA didirikan di Malang pada tanggal 20 Desember
2008.

CV. DIAH ANUGRAH PRATAMA adalah perusahaan yang bergerak dalam


bidang jasa konsultansi konstruksi dengan didukung oleh tenaga-tenaga ahli dari
berbagi disiplin ilmu, yang memiliki kinerja dan pengalaman yang cukup. CV.
DIAH ANUGRAH PRATAMA konsultan siap mengimplementasikan setiap
pekerjaan yang ditugaskan dengan penuh tanggaung jawab, dedikasi dan loyalitas.

Dengan nama, pengalaman serta kualifikasi tenaga ahli pendukungnya, CV. DIAH
ANUGRAH PRATAMA konsultan siap mengimplementasikan setiap pekerjaan
yang ditugaskan dengan penuh tanggung jawab dan profesional.
USULAN TEKNIS

BAB 3
PEMAHAMAN TERHADAP KAK

1.1. UMUM

Dalam Dokumen Pelelangan Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan


Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran
2017 tertuang Term of Reference (TOR) atau Kerangka Acuan Kerja (KAK). Dokumen
tersebut dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang. Kerangka Acuan Kerja yang
telah diberikan sudah cukup jelas untuk dimengerti.

1.2. PEMAHAMAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA

Seperti yang tercantum dalam Kerangaka Acuan Kerja (KAK), bahwa konsultan
ditugaskan untuk memberikan Jasa Konsultasinya dalam Pekerjaan Belanja Modal
Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2,
SMPN 9, Tahun Anggaran 2017. Konsultan bertindak dan bertugas sebagai rekanan dari
Dinas Pendidikan Kota Malang.

Tim Konsultan diharapkan memberikan jasa konsultasinya secara optimal selama dalam
penugasan ini, baik dalam pelaksanaan maupun dalam administrasi seperti pelaporan
dan berita acara hasil rapat koordinasi. Selama jadwal penugasan tersebut Tim
Konsultan diharapkan melaksanakan semua kegiatan dengan rasa penuh tanggung
jawab, menyusun rencana kerja yang efektif dan efisien, serta secara periodik
mengadakan koordinasi dan konfirmasi dengan pihak pemberi kerja guna pencapaian
hasil yang optimal dan tepat waktu.
Dalam rangka mencapai tujuan diatas, maka perlu adanya pemahaman dan penjabaran
pengertian terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah diterbitkan oleh Pihak
Direksi. Dengan berdasarkan pada KAK dan berita acara penjelasan pekerjaan, maka
Pihak Konsultan memberikan tanggapannya sebagai suatu penjabaran dan pemahaman
terhadap Tujuan Kegiatan, Lingkup Pekerjaan dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan
oleh Konsultan, baik yang bersifat teknis maupun yang bersifat administrasi.

Beberapa hal sebagai Pemahaman Konsultan terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK),
dapat diuraikan sebagai berikut :

Pekerjaan Persiapan
A. Sebelum melaksanakan pekerjaan pengawasan Konsultan Pengawas segera
menyusun :

1. Program kerja berupa jadwal kegiatan secara terperinci


USULAN TEKNIS

2. Alokasi tenaga yang lengkap dan sesuai dengan disiplin ilmu yang
terkait dengan tugasnya, serta jumlah tenaga yang cukup. Tenaga yang
diusulkan Konsultan Pengawas harus mendapatkan persetujuan dari Pengguna
Jasa atas Rekomendasi dari Pengelola Teknis Dinas.

3. Uraian konsepsi Konsultan pengawas atas pekerjaan pengawasan


proyek.

Setelah ketiga hal tersebut mendapat persetujuan dari pengguna jasa atas
rekomendasi Pengelola Teknis Proyek maka akan dijadikan pedoman
penugasan (pelaksanaan Tugas dan Pengawasan) bagi Konsultan Pengawas
dalam melaksanakan tugasnya.

B. Melakukan pemeriksaan dan selanjtnya diteruskan kepada pengguna Jasa untuk


disetujui antara lain mengenai Jadwal Waktu pelaksanaan yang diajukan oleh
Pemborong (Time Scedulle/Bar Cart dan Curve S serta Net Work Planing).

Pekerjaan Teknis

1. Melakukan pengawasan umum, pengawasan lapangan, koordinasi dan


inspeksi kegiatan-kegiatan pembangunan agar pelaksanaan teknis maupun
administrasi teknis yang dilakukan berjalan baik sampai dengan pekerjaan diserahkan
untuk kedua kalinya.

2. Mengawasi kebenaran ukuran, kualitas dan kuantitas dari bahan atau


komponen, peralatan dan perlengkapan selama pelaksanaan pekerjaan dilapangan atau
ditempat kerja lain yang di alukan pemborong dalam menyelesaikan pekerjaan.

3. Mengawasi kemajuan pelaksanaan pekerjaan dan mengambil tindakan


yang cepat dan tepat agar batas waktu serta kondisi yang tercantum dalam dokumen
kontrak terpenuhi.

4. Memberikan pertimbangan, penambahan/pengurangan pekerjaan


kepada direksi untuk diserahkan kepada pengguna jasa.

5. Memberikan petunjuk atau perintah kepada pemborong yang dapat


dilakukan secara langsung sejauh tidak mengenai pengurangan dan atau penambahan
biaya dan waktu serta tidak menyimpang dari kontrak.

Konsultasi

1. Melakukan konsultasi dengan pengawas lapangan dan pengguna jasa untuk


membicarakan masalah dan persoalan yang timbul selama masa pembangunan.

2. Mengadakan rapat berkala selama 2 dua kali sedikitnya dalam sebulan dengan Direksi
dan pengguna Jasa, Perencana serta pemborong dengan tujuan untuk membicarakan
masalah dan persoalan yang timbul dalam pelaksanaan yang sesuai denagnn dokumen
Kontrak. Selanjutnya Konsultan Pengawas membuat risalah rapat dan
USULAN TEKNIS

mengirimkannya kepada semua pihak yang bersangkutan, serta sudah diterima paling
lambat 1 minggu.
Laporan
1. memberikan laporan dan nasehat kepada pengguna jasa melalui direksi
mengenai volume, prosentase dan nilai bobot sebagaian atau keseluruan pekerjaan
yang telah dilaksanakan dan membandingkannya dengan yang tercantum dalam
dokumen kontrak.

2. Melaporkan kemajuan pekerjaan yang nyata dilaksanakan dan dibandingkan


dengan jadwal yang telah disetujui.
3. Melaporkan bahan bangunan yang dipakai, jumlah tenaga kerja dan alat kerja
yang digunakan.
Dokumentasi
1. Memeriksa gambar-gambar kerja tambahan yang dibuat oleh pemborong terutama
yang mengakibatkan tambah atau kurangnya pekerjaan, perhitungan dan gambar
konstruksi yang di buat oleh pemborong (Shop Drawing).

2. Menyiapkan berita acara sehubungan dengan penyelesaian pekerjaan dilapangan, serta


untuk keperluan pembayaran angsuran atau termyn.

3. Memeriksan dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan serta penambahan
atau pengurangan pekerjaan guna keperluan pembayaran.

4. Menyiapkan formulir Laporan harian, Laporan Mingguan, Laporan Bulanan, Berita


acara kemajuan pekerjaan, berita penyerahan pertama dan yang kedua serta formulir-
formulir lainnya yang diperlukan.
Pemahaman terhadap Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan
Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran
2017 adalah selama 100 (seratus) hari kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai
Kerja (SPMK).
Pemahaman terhadap Kebutuhan Jenis dan Jumlah Tenaga Ahli
Dilihat dari jenis dan jumlah tenaga ahli yang disyaratkan untuk Pekerjaan Belanja Modal
Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2,
SMPN 9, Tahun Anggaran 2017 ini, kami menganggap bahwa jenis dan jumlah tenaga
ahli dan pendukungnya tersebut cukup memadai untuk dapat menjalankan pengawasan
teknis yang dimaksud. Apalagi dilihat dari pengalaman tenaga ahli yang disyaratkan
adalah cukup mumpuni untuk melaksanakan kegiatan ini.
Pemahaman Terhadap Laporan Hasil Kegiatan
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah memang mensyaratkan adanya suatu
laporan yang memadai. Dari hasil laporan yang disyaratkan pada KAK, kami melihat
bahwa jenis dan jumlah laporan yang dihasilkan cukup memadai dan dapat menghasilkan
USULAN TEKNIS

suatu produk yang sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diinginkan. Dalam suatu
kegiatan Supervisi, laporan yang harus dibuat yaitu Laporan Pendahuluan, Laporan
Bulanan dan Laporan Akhir. Jadi hasil laporan yang disyaratkan oleh KAK sudah cukup
lengkap dan memadai.
USULAN TEKNIS

BAB 4
TANGGAPAN TERHADAP KAK

Setelah mempelajari KAK yang kami terima, maka dapat kami uraikan beberapa hal
berikut.
a. Lingkup Kegiatan
Dari lingkup Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9 Tahun Anggaran 2017 yang
akan dilaksanakan, kami bisa memahami dan mengerti bahwa untuk mencapai maksud
dan sasaran yang diinginkan memang harus jelas apa yang akan dihasilkan sehingga bisa
dirumuskan kegiatan-kegiatan apa saja nantinya yang akan dilakukan untuk mendapatkan
hasil yang dimaksud. Berdasarkan pengertian kami, maka lingkup kegiatan yang ada
sudah lengkap dan cukup relevan dengan apa yang menjadi maksud dan sasaran dari
kegiatan ini.
b. Kebutuhan Jenis dan Jumlah Tenaga Ahli
Dilihat dari jenis dan jumlah tenaga ahli yang disyaratkan untuk Pekerjaan Belanja Modal
Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2,
SMPN 9 Tahun Anggaran 2017 ini, kami menganggap bahwa jenis dan jumlah tenaga
ahli dan pendukungnya tersebut cukup memadai untuk dapat menghasilkan suatu
perencanaan teknis yang dimaksud. Apalagi dilihat dari pengalaman tenaga ahli yang
disyaratkan adalah cukup mumpuni untuk melaksanakan kegiatan ini.
c. Lokasi Kegiatan
Lokasi Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9 Tahun Anggaran 2017 berada
di Kota Malang.
d. Laporan Hasil Kegiatan
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah memang mensyaratkan adanya suatu
laporan yang memadai. Dari hasil laporan yang disyaratkan pada KAK, kami melihat
bahwa jenis dan jumlah laporan yang dihasilkan cukup memadai dan dapat menghasilkan
suatu produk yang sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diinginkan. Dalam suatu
kegiatan Supervisi, laporan yang harus dibuat yaitu Laporan Pendahuluan, Laporan
Bulanan dan Laporan Akhir. Jadi hasil laporan yang disyaratkan oleh KAK sudah cukup
lengkap dan memadai.
USULAN TEKNIS

BAB 5
METODOLOGI

Lingkup tugas Konsultan untuk Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan
Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9 Tahun Anggaran 2017
ini adalah:
2.1. Pengawasan Teknis
a. Konsultan mempunyai tugas memeriksa dan memberikan pengarahan persetujuan
terhadap:
- Rencana kerja kontraktor sehubungan dengan lokasi sumber material konstruksi,
dan menjamin bahwa sifat dan karakter dari material tersebut adalah benar-benar
memenuhi persyaratan dan spesifikasi.
- Kesesuaian tenaga, peralatan, perlengkapan dan fasilitas-fasilitas yang menurut
kontrak harus disediakan oleh kontraktor.
- Rencana kerja kontraktor dan jadual pelaksanaan kemajuan pekerjaan agar dapat
diperoleh cara kerja yang efektif dan efisien.
- Membantu proyek dalam membuat gambar kerja.
b. Melakukan inspeksi dan membuat rekomendasi atas pekerjaan yang telah selesai
seluruhnya agar dapat diproses serah terima pekerjaan.
c. Konsultan bertugas menyiapkan, menyetujui dan menyampaikan pada Pejabat
Pembuat Komitmen untuk mendapatkan persetujuan terhadap setiap perubahan
dengan menyiapkan spesifikasi dan gambar-gambar yang diperlukan.
d. Melaksanakan penyelidikan-penyelidikan untuk material konstruksi yang penelitian-
penelitian lain yang diperlukan untuk memperoleh jaminan bahwa pekerjaan sudah
dilaksanakan sesuai spesifikasi.
B. Pengawasan Administrasi
a. Meneliti dan menyatakan persetujuan atas hasil-hasil pengukuran pekerjaan
dan jumlah biaya yang ditagih oleh kontraktor, kemudian menyatakan kepada Pejabat
Pembuat Komitmen bahwa jumlah tersebut sudah benar dan sudah memenuhi
ketentuan-ketentuan kontrak.
b. Mengevaluasi semua tuntutan mengenai pembayaran tambahan atau
perpanjangan. waktu yang diajukan oleh kontraktor dan memberikan rekomendasi
mengenai hal-hal tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen.
c. Mencatat semua hasil pengukuran volume pekerjaan yang diperlukan sebagai
data pendukung untuk pembayaran sementara maupun akhir, dengan menggunakan
formulir yang lazim digunakan.
USULAN TEKNIS

d. Membantu Pejabat Pembuat Komitmen dalam negosiasi dengan kontraktor


pada setiap perubahan harga yang mungkin terjadi dan memberikan rekomendasi yang
diperlukan.
e. Melaporkan setiap persoalan yang timbul sehubungan. dengan kontrak dan
memberikan rekomendasi cara penyelesaiannya kepada Pejabat Pembuat Komitmen.
C. Rincian tugas Konsultan Supervisi secara umum
a. Umum
Konsultan harus bekerja sama sepenuhnya dengan Direksi dalam dalam supervisi
pelaksanaan konstruksi untuk Pengadaan Jasa Konsultansi Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9 Tahun Anggaran 2017.
Konsultan harus melaksanakan layanan keahlian supervisi pelaksanaan konstruksi
dengan tekun serta dengan teknik yang tepat dan dapat diterima sesuai dengan
petunjuk/pengarahan Direksi yang tekait pekerjaan ini.
b. Tugas-tugas Tim Supervisi Lapangan
Tugas-tugas konsultan lapangan meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut :
- Membantu Pemerintah Kota Malang dalam segala aspek Pekerjaan Belanja Modal
Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor
SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran 2017 .
- Membantu Pejabat Pembuat Komitmen dalam menyelenggarakan tugasnya untuk
menjamin semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan desain teknis, spesifikasi
dan dokumen kontrak lainnya.
- Membantu Pejabat Pembuat Komitmen dalam menafsirkan dan menerapkan pasal-
pasal dokumen kontrak yang menyangkut segi hukum, khususnya yang
menyangkut tuntutan dari kontraktor untuk pembayaran ekstra dan hal umum
lainnya sehubungan dengan hak dan kewajiban kontraktor sesuai isi kontrak.
- Membuat rekomendasi yang rinci untuk Perintah Perubahan Kontrak (CCO) dan
Addendum sesuai dengan kebutuhan untuk menjamin didapatkannya hasil teknis
terbaik sesuai dengan biaya yang tersedia.
- Melaksanakan semua pekerjaan teknis di lapangan yang dibutuhkan untuk
menentukan tempat-tempat dan batas-batas serta kuantitas pekerjaan disesuaikan
dengan dana yang tersedia dalam kontrak, termasuk pengumpulan semua data
lapangan yang diperlukan untuk membuat perhitungan serta persiapan gambar-
gambar detail konstruksi serta mengeluarkan perintah yang tepat untuk
pelaksanaan pekerjaan.
- Memeriksa dengan teliti semua pengukuran kuantitas dan perhitungan yang
diperlukan untuk pembayaran dan menjamin bahwa semua pengukuran dan
perhitungan yang dilakukan sesuai prosedur dalam dokumen kontrak.
USULAN TEKNIS

- Melapor kepada Pejabat Pembuat Komitmen mengenai masalah-masalah


konstruksi atau keterlambatan yang terjadi dan merekomendasi tindakan
perbaikan.
- Memantau dan memeriksa kendali mutu dan pengukuran kuantitas atas pekerjaan
konstruksi serta ikut menandatangani sertifikat pembayaran bulanan bila mutu
pekerjaan sesudah dapat diterima dan kuantitas sudah benar. Bila terdapat
penyimpangan mutu kuantitas pekerjaan, konsultan harus memberikan peringatan
kontraktor secara tertulis, demikian pula bila ada hal-hal yang meyimpang dari
spesifikasi teknik. Tembusan dari peringatan tersebut harus dikirim kepada Pejabat
Pembuat Komitmen dalam mengambil keputusan dan menerima atau menolak
sertifikat bulanan yang diajukan kontraktor.
- Menerima gambar as built drawing yang dibuat oleh kontraktor, dimana gambar as
built drawing harus menunjukan hasil akhir dari proyek secara lengkap.
- Membuat laporan mingguan dan bulanan untuk kemajuan fisik dan keuangan dari
kegiatan konstruksi yang akan dikirim ke Pejabat Pembuat Komitmen, dengan
menggunakan. formulir standar yang telah dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat
Komitmen yang bersangkutan.
- Membantu melaksanakan Provisional Hand Over (PHO) untuk masing-masing
kontrak, khususnya mempersiapkan daftar kekurangan yang perlu diperbaiki oleh
kontraktor.
Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan diatas, maka akan dibuat laporan-laporan
yang terdiri atas :
a. Laporan Pendahuluan akan diserahkan pada setiap akhir minggu berjalan, diterbitkan
sebanyak 4 (empat) buku laporan.
b. Laporan Bulanan, berisikan laporan harian dan mingguan berisi tentang kemajuan
pekerjaan. Laporan akan diserahkan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan berjalan sejak
SPMK diterbitkan sebanyak 4 (empat) buku laporan.
c. Laporan Akhir, berisi rangkuman menyusun seluruh hasil pekerjaan yang dilakukan
oleh Penyedia jasa dalam rangka kegiatan supervisi. Laporan akan diserahkan selambat-
lambatnya sejak berakhir kontrak diterbitkan sebanyak 4 (empat) buku laporan.
USULAN TEKNIS

BAB 6
RENCANA KERJA DAN JADWAL
PELAKSANAAN
a. Rencana Kerja

Rencana kerja disesuaikan dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yaitu 3 (tiga)
Bulan atau 100 (seratus) Hari Kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja.
Adapun rencana kerja pekerjaan supervisi ini adalah sebagai berikut:

1. Pekerjaan Pendahuluan, meliputi Uitzet dan Pre Construction Meeting (PCM)


2. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan, meliputi pengawasan teknis dan administrasi yang
telah diuraikan pada lingkup pekerjaan konsultan supervisi.
3. Pembuatan Laporan
b. Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan
Pengawasan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran
2017 adalah selama 3 (tiga) bulan atau 100 (seratus) hari kalender sejak diterbitkannya
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
c. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan dapat kami sajikan pada table di bawah ini :
USULAN TEKNIS

BAB 7
TENAGA AHLI DAN TANGGUNG
JAWABNYA
A. TENAGA
Dalam Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Jasa Konsultan Pengawasan
Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor SMPN 2, SMPN 9, Tahun Anggaran 2017 ,
diperlukan kualifikasi personil dengan ketentuan sebagai berikut :

1 . Tenaga Ahli
NO NAMA PERSONIL PENDIDIKAN PENGALAMAN (TH)
1. Arika Budi Jatmiko, ST. S1 1

B. KUALIFIKASI TENAGA AHLI


a. Team Leader
Team Leader yang diajukan menjadi Team Leader adalah dengan latar pendidikan
Teknik Sipil, dengan pengalaman di bidang kegiatan Pembangunan Gedung dan
mengetahui dengan baik proses pelaksanaan serta segala permasalahannya.
Tugas dan tanggung jawab Team Leader meliputi :
1. Mengkoordinasikan semua personil yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan
sehingga menghasilkan pengawasan yang baik dan dapat
dipertanggungjawabkan.
2. Menyiapkan rekomendasi kepada PPK untuk keperluan sertifikat pembayaran
bulanan dan ikut menandatangani sertifikat tersebut.
3. Menyiapkan laporan mingguan dan bulanan serta melaksanakan pengendalian
mutu, mengadakan pemeriksaan pengisian formulir-formulir pengawasan.
4. Mengkoordinasi penyerahan informasi/laporan setiap bulan tentang kemajuan
proyek dan laporan personil lapangan guna pengendalian pengawasan proyek.
5. Menyiapkan persiapan dan membuat daftar kerusakan dan kekurangan
pekerjaan-pekerjaan yang masih harus disempurnakan oleh kontraktor.
USULAN TEKNIS

C. JADWAL PENUGASAN PERSONIL


Dalam rangka kelancaran kegiatan nantinya maka perlu dibuat suatu penjadwalan
kegiatan dan jadual penugasan personil yang dapat dilihat pada tabel berikut.
USULAN TEKNIS

BAB 8
PENUTUP

Pada dasarnya Konsultan mempunyai tugas dan kewajiban membantu Pejabat Pembuat
Komitmen dalam hal mewujudkan suatu proyek sesuai dengan yang diinginkan seperti yang
tercantum dalam KAK, Dokumen Kontrak maupun Addendum jika terjadi perubahan tambah
kurang pekerjaan.
Konsultan akan selalu berusaha sebaik-baiknya dalam melaksanakan tugasnya berdasarkan
dokumen-dokumen tersebut, dan kaidah-kaidah yang bisa diterima. Tetapi dukungan Pejabat
Pembuat Komitmen sangat diperlukan untuk keberhasilan tugas Konsultan dalam
mewujudkan proyek tersebut.
Usulan Teknis ini disusun berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan data yang ada,
sedang dalam pelaksanaan selanjutnya sesuai komitmen konsultan akan dilakukan jasa
Supervisi/Pengawasan yang paling layak dan bermutu.

Anda mungkin juga menyukai