Anda di halaman 1dari 18

RPP KE 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


MODEL DISCOVERY LEARNING

Oleh :

Nama : Diyah Fatmawati


NIM : 12030174057
Kelas : 2012 C

Jurusan Pendidikan Matematika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Negeri Surabaya

2014
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMP NEGERI 12 SURABAYA


Kelas/Semester : VIII / Dua
Mata Pelajaran : Matematika
Topik : Bangun Ruang
Pertemuan ke :2
Alokasi Waktu : 2 jam @ 40 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4 Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.2 Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta
memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk
melalui pengalaman belajar.
3.9 Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1.1.1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan setiap perbuatan
2.2.1 Menunjukkan sikap rasa ingin tahu dalam menemukan rumus volume limas
3.9.1 Menemukan volume limas
D. Materi Pembelajaran (Lampiran 2)
Volume Limas

E. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning

F. Kegiatan Pembelajaran
Langkah-langkah Pembelajaran :

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

Pendahuluan a) Orientasi 5 menit

Guru memusatkan perhatian siswa dengan membawa alat


peraga kubus.

b) Apersepsi

Guru menyinggung materi sebelumnya yang akan


dipakai pada pembelajaran kali ini yaitu volume kubus.

c) Motivasi

Guru memberikan gambaran tentang manfaat belajar


volume limas karena banyak objek di sekeliling yang
berbentuk seperti limas seperti piramida di Mesir.
(Gambar 1 Lampiran 1)
d) Pemberian Acuan

1. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar dan hasil


belajar yang diharapkan akan dicapai siswa.

2. Guru menginformasikan cara belajar yang akan


ditempuh

Inti Fase 1: Menyajikan pertanyaan atau masalah 70


1. Guru menyajikan gambar kubus melalui tayangan menit
power point. (Gambar 2 Lampiran 1)
2. Dalam gambar, guru menunjukkan ke empat
diagonal ruang kubus.
3. Guru menunjukkan bahwa ke empat diagonal ruang
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

kubus berpotongan di satu titik.


4. Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa
terkait permasalahan yang disajikan.
a. Bangun apakah yang tebentuk antar sisi dan
perpotongan diagonal ruang kubus?
b. Dari pertanyaan (a), ada berapa bangun yang
terbentuk dengan ukuran yang sama?
c. Bagaimana hubungan antara alas dan tinggi
bangun yang diperoleh dari pertanyaan (a)
dengan kubus?
d. Bagaimana hubungan volume kubus dan volume
bangun yang diperoleh dari pertanyaan (a)
e. Bagaimana prosedur memperoleh volume bangun
yang diperoleh dari pertanyaan (a) jika bermula
dari volume kubus?
5. Guru membagi siswa di kelas secara berkelompok di
mana setiap kelompok terdiri dari 4 siswa.
6. Siswa berkumpul bersama kelompoknya.
Fase 2: Membuat hipotesis
1. Guru memberikan waktu bagi siswa untuk
memikirkan sejenak permasalahan yang diberikan
guru.
2. Guru membagi lembar kerja siswa kepada setiap
kelompok.
3. Guru membimbing setiap kelompok membuat
hipotesis dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
guru.
4. Guru menilai apakah hipotesis setiap kelompok
relevan dengan permasalahan yang diberikan
5. Guru membimbing siswa memprioritaskan hipotesis
mana yang menjadi prioritas penyelidikan.
Fase 3: Merancang percobaan
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

1. Guru memberikan alat peraga kubus dan benang


pada setiap kelompok.
2. Siswa merancang langkah-langkah percobaan lalu
menuangkannya dalam Lembar Kerja Siswa.
3. Guru mengevaluasi langkah-langkah yang ditentukan
siswa sudah benar atau tidak.
Fase 4: Melakukan percobaan untuk memperoleh informasi
1. Siswa melakukan percobaan dengan menghubungkan
setiap diagonal ruang pada alat peraga kubus
sehingga terdapat empat diagonal ruang.
2. Setelah ke empat diagonal ruang dibuat, siswa
menetukan titik potong dari diagonal ruang tersebut.
3. Siswa mengamati bangun apakah yang terbentuk
antara setiap sisi kubus dengan perpotongan
diagonal ruang kubus.
4. Siswa mengamati ada berapa bangun yang serupa.
5. Siswa menghubungkan antara alas dan tinggi bangun
yang terbentuk dengan kubus.
Fase 5: Mengumpulkan dan menganalisis data
1. Siswa mencari volum kubus.
2. Siswa mencari hubungan rumus volume kubus dan
volume bangun yang terbentuk.
3. Siswa memperoleh rumus volume bangun yang
terbentuk jika bermula dari volume kubus.
4. Siswa mempresentasikan hasil percobaannya.

Penutup Fase 6: Membuat kesimpulan 5 menit


1. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil percobaan.
2. Guru merefleksi pembelajaran hari ini
3. Guru menyampaikan materi yang akan disampaikan
di pertemuan selanjutnya
H. Alat/ Media/ Sumber Pembelajaran
1. Media/alat : LCD, Laptop, Spidol, Papan Tulis, Benang, Peraga Kubus.
2. Sumber Belajar :
Asari, Abdur Rahman dkk. 2014. Matematika Buku Guru untuk SMP
dan MTs Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan.
(dijelaskan pada Lembar Kerja Siswa)
Rahaju, Endah Budi dkk. 2008. Contextual Teaching and Learning
Matematika. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
(dijelaskan pada Lembar Kerja Siswa)

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian : Pengamatan, Lembar Kerja Siswa.
2. Prosedur Penilaian

Teknik
No. Aspek yang dinilai Waktu Penilaian
Penilaian
1. Sikap
Menunjukkan sikap rasa ingin
Pengamatan Kegiatan inti fase 2,3,4,5
tahu dalam menemukan rumus
volume limas
2. Pengetahuan
Unjuk Kerja Kegiatan inti fase 2,3,4,5
Menemukan volume limas
3. Kinerja
Unjuk Kerja Kegiatan inti fase 2,3,4,5
Menemukan volume limas

3. Instrumen dan Pedoman Penilaian Pengetahuan (Lampiran 5)


4. Instrumen, Pedoman, dan Indikator Pengamatan Kinerja (Lampiran 6)
5. Instrumen dan Indikator Pengamatan Sikap (Lampiran 7)

Mengetahui Surabaya, November 2014


Kepala Sekolah SMP Guru Mata Pelajaran Matematika
Lampiran 1

GAMBAR

Gambar 1

Gambar 2
Lampiran 2

MATERI AJAR

Perhatikan bagian atap bangunan di bawah ini ! Berbentuk apakah bagian atap itu?

Bagian atap bangunan itu berbentuk limas. Dalam matematika, salah satu bentuk
limas adalah seperti pada gambar di bawah.

Limas dibatasi oleh sisi alas yang berbentuk persegipanjang dan sisi tegak yang
berbentuk segitiga samakaki. Limas yang demikian dinamakan limas segiempat tegak, karena
sisi alasnya berbentuk segiempat (persegipanjang). Pemberian nama limas berdasar sisi
alasnya. Untuk selanjutnya limas segiempat tegak cukup dituliskan dengan limas segiempat.

Untuk selanjutnya disepakati bahwa


Kita hanya membahas limas yang sisi alasnya berbentuk segibanyak beraturan, dan
sisi tegak yang berbentuk segitigasegitiga samakaki kongruen. Limas yang demikian disebut
limas beraturan.
Tinggi sisi tegak limas adalah jarak dari titik puncak limas ke salah satu rusuk sisi
alas.

Bagaimana rumus volume limas? Perhatikan kubus yang panjang rusuknya s dengan
keempat diagonal ruangnya saling berpotongan pada satu titik (Benarkah?). Dalam kubus
tersebut terdapat 6 buah limas yang berukuran sama. Masing-masing limas beralaskan sisi
kubus dan tinggi masing-masing limas sama dengan setengah rusuk kubus. Salah satu limas
itu dapat ditunjukkan pada Gambar di bawah.

Jika volume masing-masing limas pada Gambar di atas adalah V, luas alas kubus
dinamakan A dengan A = s x s dan t adalah tinggi limas, maka volume 6 buah limas sama
dengan volume kubus sehingga diperoleh rumus berikut.

limas dan
Lampiran 3
LEMBAR KERJA SISWA

Perhatikan gambar kubus di bawah ini.

Dalam gambar, terdapat empat diagonal ruang kubus. Ke empat diagonal ruang kubus
berpotongan di satu titik. Lalu amatilah beberapa pertanyaan di bawah ini !

1. Bangun apakah yang dapat teramati antara sisi dan perpotongan diagonal ruang
kubus?
2. Dari pertanyaan sebelumnya, ada berapa bangun yang diperoleh dengan syarat ukuran
bangun tersebut semua sama?
3. Bagaimana hubungan antara alas dan tinggi bangun yang diperoleh dengan kubus?
4. Bagaimana hubungan volume kubus dan volume bangun yang diperoleh?
5. Bagaimana prosedur memperoleh volume bangun yang diperoleh jika bermula dari
volume kubus?

Lakukanlah beberapa hal berikut ini :

1. Dengan melihat gambar yang diberikan, buatlah dugaan sementara mengenai


pertanyaan-pertanyaan di atas!
2. Rancanglah sebuah percobaan yang dapat membuat hipotesis atau dugaan
sementaramu terjawab benar atau salah dengan menggunakan peraga kubus dan
benang yang telah disediakan! Rancanglah beserta langkah langkah percobaan dengan
rinci!
3. Lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah rancangan percobaan yang telah
kamu buat!
4. Analisis hasil percobaanmu untuk menemukan rumus volume limas!
5. Buatlah kesimpulan dari hasil percobaanmu tentang volume limas!
6. Presentasikan hasil penelitian yang telah kamu lakukan di depan kelas!
Lampiran 4
JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA

1. Limas.
2. 6 (enam).
3. Alas limas merupakan sisi dari kubus sedangkan tinggi limas merupakan setengah rusuk
kubus.
1
4. =
6
1
5. =
6

1
= (2)3
6
1
= 2 2 2
6
1
= 2 2
3
1
= 2 2
3
1
= ( )
3
1
=
3
Lampiran 5

INSTRUMEN DAN PEDOMAN PENILAIAN PENGETAHUAN

A. Instrumen

No. Nama Siswa Skor

1
2
3
4
5
...
...
24

B. Pedoman

Nomor Nilai
Jawaban
soal Maksimal
1 Limas. 10
2 6 (enam). 10
Alas limas merupakan sisi dari kubus sedangkan tinggi
3 10
limas merupakan setengah rusuk kubus.
1
4 = 10
6

1
=
6 10
1
= (2)3
6
1 10
5 = 2 2 2
6
1
= 2 2 10
3
1
= 2 2
3 10
1
= ( ) 10
3
1
=
3 10

Nilai Total 100


Lampiran 6
INSTRUMEN, PEDOMAN, DAN INDIKATOR PENGAMATAN KINERJA

A. Instrumen

No. Nama Siswa Skor Akhir

1
2
3
4
5
...
...
24

B. Pedoman
Tingkat Kemampuan
No Aspek yang Dinilai
1 2 3 4
1 Merumuskan Hipotesis
2 Merancang Langkah-langkah Percobaan
3 Melakukan Percobaan
4 Mengumpulkan Informasi dari Percobaan
5 Menganalisis Hasil Percobaan
6 Menyimpulkan Hasil Percobaan
7 Mempresentasikan Hasil Percobaan
Jumlah


Skor Akhir : 100
28

C. Indikator
Kriteria Penskoran :
1. 4 jika sangat baik dalam melakukan setiap aspek dalam penilaian unjuk kerja.
2. 3 jika cukup baik dalam melakukan setiap aspek dalam penilaian unjuk kerja.
3. 2 jika kurang baik dalam melakukan setiap aspek dalam penilaian unjuk kerja.
4. 1 jika tidak baik dalam melakukan setiap aspek dalam penilaian unjuk kerja.
Kriteria Penilaian :
1. Baik Sekali jika rentang skor 23-28
2. Baik jika rentang skor 18-22
3. Cukup jika rentang skor 13-17
4. Kurang jika rentang skor 7-12
Lampiran 7
INSTRUMEN DAN INDIKATOR PENGAMATAN SIKAP

A. Instrumen
Berilah tanda pada tabel berikut sesuai dengan hasil pengamatan.
Rasa Ingin Tahu
NO Nama
SB B KB
1
2
3
4
5

...
24

Keterangan:
SB = Sangat baik
B = baik
KB = Kurang baik

B. Indikator
Indikator perkembangan sikap kritis dalam berpendapat
1. Kurang baik jika sama sekali tidak menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan
volume limas.
2. Baik jika menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan volume limas di salah
satu fase 2, 3, 4 dan 5.
3. Sangat baik jika menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan volume limas di
setiap fase 2, 3, 4, dan 5.