Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

HASIL PENELITIAN

Penelitian dilakukan pada tanggal 31 Juli- 3 Agustus 2017 di Panti Wredha


Harapan Ibu Ngaliyan Semarang. Penelitian ini melibatkan 20 orang responden
yaitu lansia wanita di Panti Wredha Harapan ibu yang mengalami masalah stres,
sesuai kriteria inklusi dan ekslusi.

A. Analisa Univariat

B. Analisa Bivariat

Pengaruh Intervensi Terapi Okupasi terhadap Tingkat Stres pada


Lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang.

Tabel 4. 2

Distribusi Frekuensi Lansia Berdasarkan Tingkat Stres yang dialami Pre


dan Post Intervensi (Terapi Okupasi ) yang dilakukan di Panti Wredha
Harapan Ibu Ngaliyan Semarang, Agustus 2017 (n=20)

Variabel Pre Post Value


N % N %
Normal 4 20 9 45
Stres Ringan 12 60 8 40 0,019
Stres Sedang 2 10 2 10
Stres Berat 2 10 1 5
Total Frekuensi 20 100 20 100

Berdasarkan Tabel 4. 2 bahwa terdapat penurunan tingkat stres lansia dari sebelum
dilakukan intervensi Terapi Okupasi, yaitu sebanyak 9 orang lansia (45%)
mengalami stres normal, 8 orang lansia (40%) mengalami stress ringan, 2 orang
lansia (10%) mengalami stres sedang dan 1 orang lansia (5 %) orang lansia yang
mengalami stres berat.
Tabel 4 x 2 ini dapat diuji menggunakan chi square karena tidak terdapat nilai
expected kurang dari 5 dan tidak terdapat sel 0. P value yang didapatkan adalah
0,019. Hasil yang menunjukkan p < 0,05 maka diambil kesimpulan terdapat
pengaruh Intervensi Terapi Okupasi terhadap penurunan tingkat stres pada lansia di
Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang, maka Ha diterima.