Anda di halaman 1dari 3

TUGAS BIOSTATIK

TEKNIK CONVENIECE SAMPLING

Disusun oleh :

Kelompok 4:

1. Aufa Aldhea Onaisha

2. Ayu Wulandari

3. Azizah Nur Farida

4. Lalu Julio A

5. Lalu Nur Halid

6. Lalu Santri Aji

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
S1 KEPERAWATAN
UNGARAN
2017
Teknik Convenience Sampling

1. Pengertian
Menurut Sarwoko (2007) Convenience Sampling cara mengumpulkan
informasi dari elemen- elemen populasi yang tersedia dengan tidak perlu susah payah.
Teknk ini juga disebut sebagai sampling aksidental yaitu teknik penentuan sampile
berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti
dapat digunakan sebagai sample, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu
cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2013). Menurut Margono (2004) menyatakan
bahwa dalam teknik ini pengambilan sampel tidak ditetapkan terlebih dahulu. Peneliti
langsung mengumpulkan data dari unit sampling yang ditemui.
Pada cara ini sample diambil berdasarkan ketersediaan elemen dan kemudahan
untuk mendapatkannya. Dengan kata lain sample diambil atau terpilih karena ada
ditempat dan waktu yang tepat. Penarikan sample dengan cara ini nyaris tidak dapat
diandalkan, tetapi biasanya paling murah dan cepat karena peneliti memiliki
kebebasan untuk memilih siapa saja yang mereka temui(Siagian dan Sugiarto, 2006
dalam )
2. Kelebihan dan Kekurangan
a. Kelebihan :
Mudah dan cepat digunakan
Kepraktisan dalam pemilihan anggota sampel
b. Kekurangan :
Jumlah sampel mungkin tidak representative karena tergantung hanya pada
anggota sampel yang ada pada saat itu
Hasilnya tidak dapat diandalkan
Tidak dapat digunakan bila populasi tidak dapat didefinisikan
3. Contoh
a. Seorang Ilmu Ahli Bahasa Inggris ingin mengetahui sejauh mana pengaruh buku
yang dikarangnya. Cara pengambilan sampel, yaitu : dibatasi jumlah sampelnya
misalnya 30 orang, setiap orang yang datang ke lembaganya ( Para siswa diberi
informasi dan apabila berminat sesuai dengan kemampuannya dijadikan
responden), setelah dipelajari buku selama satu minggu, responden segera memberi
kabar atau saran tentang buku yang dipelajarinya.
b. Akan diteliti mengenai minat ibu rumah tangga berbelanja di swalayanPeneliti
menentukan sample dengan menjumpai ibu rumah tangga yang kebetulan
berbelanja di suatu swalayan tertentu untuk dimintai pendapat atau motivasinya.
c. Misalnya ada seorang peneliti ingin mengetahui tentang kebersihan wilayah Jakarta
Selatan ia menanyakan kepada orang yang ada dijalan atau orang dia jumpai
bukan orang yang mengerti tentang kebersihan wilayah Jakarta Selatan seperti
petugas kebersihan atau mendatangi kantor gubernur atau walikota Jakarta Selatan.

Daftar Pustaka

Margono. 2004. Metodelogi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rinekacipta


Sarwoko. 2007. Statistik Inferensi, C.V Andi Offset, Yogyakarta.
Siagian, D.,& Sugiarto. 2006. Metode Statistika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Penerbit
Alfabeta