Anda di halaman 1dari 4

2

d.

Mempunyai tensile dan compressive strength yang cukup kuatterutama untuk gigi-
gigi yang memiliki beban kunyah yang besar
3.4.

Kelebihan dan Kekurangan Amalgam


3.4.1.

Kelebihan
a.

Dapat dikatakan sejauh ini amalgam adalah bahan tambal yangpaling kuat
dibandingkan dengan bahan tambal lain dalammelawan tekanan kunyah,
sehingga amalgam dapat bertahandalam jangka waktu yang sangat lama di
dalam mulut (padabeberapa penelitian dilaporkan amalgam bertahan hingga
lebihdari 15 tahun dengan kondisi yang baik) asalkan tahap-tahappenambalan sesuai
dengan prosedur.b.

Ketahanan terhadap keausan sangat tinggi, tidak seperti bahanlain yang pada
umumnya lama kelamaan akan mengalami auskarena faktor-faktor dalam mulut yang
saling berinteraksiseperti gaya kunyah dan cairan mulut.c.

Penambalan dengan amalgam relatif lebih simpel dan mudahdan tidak terlalu
technique sensitive bila dibandingkan denganresin komposit, di mana sedikit
kesalahan dalam salah satutahapannya akan sangat mempengaruhi ketahanan
dan kekuatanbahan tambal resin komposit.d.

Biayanya relatif lebih rendah dan dapat disimpan lebih lama jikadibandingkan
dengan bahan restorasi lainnya.3.4.
2
.

Kekurangan
a.
Secara estetis kurang baik karena warnanya yang kontrasdengan warna gigi dan
juga mudah mengalami perubahanwarna (tarnish) sehingga tidak dapat
diindikasikan untuk gigidepan atau di mana pertimbangan estetis sangat
diutamakan.

22

b.

Dalam jangka waktu lama ada beberapa kasus di mana tepi-tepi tambalan yang berbatasan
langsung dengan gigi dapatmenyebabkan perubahan warna pada gigi sehingga
tampak membayang kehitaman.c.

Pada beberapa kasus ada sejumlah pasien yang ternyata alergidengan logam
yang terkandung dalam bahan tambal amalgam.Selain itu, beberapa waktu
setelah penambalan pasienterkadang sering mengeluhkan adanya rasa sensitif
terhadaprangsang panas atau dingin. Namun umumnya keluhan tersebuttidak
berlangsung lama dan berangsur hilang setelah pasiendapat beradaptasi.d.

Hingga kini issue tentang toksisitas amalgam yang dikaitkandengan merkuri


yang dikandungnya masih hangat dibicarakan.Pada negara-negara tertentu ada
yang sudah memberlakukanlarangan bagi penggunaan amalgam sebagai bahan
tambal.e.

Adanya korosi berlebihan dapat menyebabkan peningkatanporositas, penurunan


integral marginal, berkurangnyakekuatan, dan pelepasan produk-produk metal
dalamlingkungan rongga mulut. Galvanic korosi jiga bisa dapatterjadi yaitu
korosi yang terjadi apabila amalgam berkontak dengan bahan restorasi lainnya,
misalnya emas, amalgamkonvensional, alloy prostodonti, dan lainnya.
3.5.

Aplikasi Amalgam
a.

Amalgam digunakan sebagai bahan tumpatan gigi posterior, karenacenderung


lebih kuat untuk menerima beban kunyah yang besar.b.

Amalgam digunakan untuk restorasi karies pada gigi permanen untuk kelas I, II,
dan V.c.

Amalgam juga digunakan untuk pembuatan die dan pengisian saluranakar.d.


Amalgam dengan fluoride digunakan untuk tumpatan gigi anak-anak.

2
3

BAB IVPENUTUP
Kesimpulan :
1.

Amalgam adalah suatu alloy air raksa (Hg) dengan satu atau beberapalogam lain.
2
.

Syarat amalgam meliputi sifat kimia, sifat biologi, biokompatibelitas, dansifat


mekanis.3.

Klasifikasi dan komposisi amalgam: berdasarkan kandungan copper yaitulow


copper = conventional alloy dan high copper. Berdasarkan kandunganzinc yaitu
zinc containing dan zinc free. Berdasarkan bentuk dan ukuranpartikel yaitu
lathe-cut, admixed, dan spherical.4.

Komposisi Amalgam:
y

Alloy konvensional : Silver / perak (Ag) 67-74%, Tin / timah (Sn)


2
5-
2
7%, Cuprum / tembaga 0-6%, dan Zinc / seng 0-
2
%.
y

Alloy kaya Cu : Silver 69%, Tin 17%, Cuprum 13%, dan Zinc 4%.5.

Sifat - sifat amalgam meliputi toksisitas, korosi, kebocoran marginal,kekuatan:


triturasi yang tidak sempurna, kandungan mercury yang terlalubesar, terlalu
kecil tekanan yang diberikan saat kondensasi, kecepatanpengisian kavitas
lambat, korosi, creep, kegagalan marginal, konduktivitas,perubahan dimensi.6.

Kelebihan amalgam adalah lebih kuat dibandingkan dengan bahan tamballain


dalam melawan tekanan kunyah, ketahanan terhadap keausan sangattinggi,
penambalan dengan amalgam relatif lebih simpel dan mudah, danbiayanya
relatif lebih murah.7.

Kekurangan amalgam adalah secara estetis kurang baik karena warnanyayang


kontras dengan warna gigi, alergi terhadap pasien, sensitif terhadaprangsang
panas atau dingin, mengandung merkuri.8.

Manipulasi amalgam antara lain melalui proses proportioning,


triturasi,kondensasi, trimming dan carving, dan polishing.

2
4

9.

Aplikasi amalgam yaitu tumpatan yang lebih sering dipergunakan pada


gigiposterior.

2
5

DAFTAR PUSTAKA
Combe,EC. 199
2
.
S
ari Dental Material
. Penerjemah: Slamat Tarigan. Jakarta :Balai Pustaka.Anusavice, Kenneth J.
2
004. Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi. Jakarta :EGC.

Leave a Comment