Anda di halaman 1dari 20

CASE REPORT

ULKUS DIABETIKUM

TETTY PRASETYA AYU LESTARI


1102013283

PEMBIMBING : dr. Agung Sp.PD


STATUS PASIEN
IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. A

Usia : 43 tahun

Alamat : Taktakan

Tanggal Masuk RS : 05/07/2017

Tanggal Pemeriksaan : 07/10/2017


ANAMNESIS
Pasien datang dengan keluhan nyeri pada
kaki kiri dan kanan, nyeri disertai dengan luka
pada telapak kaki yang berbau busuk dan
bernanah sejak 1 tahun SMRS.
Dua hari sebelum masuk Rumah Sakit
pasien mengeluh demam dan nyeri kepala.
Pasien mempunyai riwayat DM tipe sejak 2 tahun
yang lalu.
PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran Umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran : Komposmentis
Tanda-Tanda Vital : TD : 120/80 mmHg
N : 94x/menit
R : 18x/menit
S : 36,4 C
Status Gizi : BB/TB = 65/1.65
= 23 (normoweight)
STATUS GENERALIS
Kepala : Normocephal
Mata : CA -/-, SI-/-
Leher : Pembesaran KGB (-),peningkatan JVP (-)
THT : Dalam batas normal
Thorax : Simetris dalam statis dinamis
Pulmo : Vesikular +/+, rhonki -/-, wheezing -/-
Cor : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Nyeri tekan (-), bising usus (+)
Ekstremitas : Tampak ulkus pada talapak kiri yang
meluas serta luka menggaung pada jari
ke-4 dorsum pedis , pus (+), dolor
(+), edema (+), hiperemis (+),
gangrene (+), kotor (+),.
Hasil pemeriksaan darah rutin tgl 07-10-2017
Hasil pemeriksaan darah rutin tgl 08-10-2017
Hasil pemeriksaan darah rutin tgl 09-10-2017
Hasil pemeriksaan darah rutin tgl 10-10-2017
Hasil pemeriksaan darah rutin tgl 12-10-2017
DIAGNOSIS KERJA PEMERIKSAAN LANJUTAN
DM tipe 2 - Darah rutin, ureum, kreatinin,
GDS, SGOT, SGPT, elektrolit
Kaki diabetic Wagner IV
- Periksa HbA1C, GDS, GDP
DIAGNOSIS BANDING - Foto pedis AP/ lateral
Deep vein thrombus
Perifer arterial disease PROGNOSIS
- Quo Ad Vitam : Dubia ad
TATALAKSANA bonam
- Rawat luka - Quo Ad Functionam : Dubia ad
- IVFD NaCl 0,9% 24 tpm malam
- Inj. Ceftriaxon 2 gram/24 jam/iv - Qua Ad Sanationam: Ad alam
- Drips Metronidazol 500 mg/12
jam/iv
- Injeksi insulin :
Novorapid : 8-8-8 IU/sc
Lantus : 0-0-12 IU/sc
TINJAUAN PUSTAKA
Kaki diabetik adalah segala bentuk kelainan yang terjadi pada kaki
yang disebabkan oleh diabetes mellitus. Faktor utama yang
mempengaruhi terbentuknya kaki diabetik merupakan kombinasi
neuropati otonom dan neuropati somatik, insufisiensi vaskuler, serta
infeksi.

Di negara berkembang prevalensi kaki diabetik didapat jauh lebih


besar dibanding dengan negara maju yaitu kira-kira 2-4%. Di
RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo, masalah kaki diabetes masih
menjadi permasalahan yang besar. Angka kematian dan angka
amputasi masih tinggi, masing-masing sebesar 16% dan 25% (data
RSUPNCM tahun 2003).
PATOFISIOLOGI
KLASIFIKASI
Klasifikasi Wagner
Klasifikasi Edmonds (Kings College Hospital, London,
2004-2005)

Stage 1 : Normal Foot


Stage 2 : High Risk Foot
Stage 3 : Ulcerated Foot
Stage 4 : Infected Foot
Stage 5 : Necrotic Foot
Stage 6 : Unsalvable Foot
Klasifikasi Liverpool

Klasifikasi Primer : Vascular, neuropati,


neuroiskemik

Klasifikasi Sekunder : Tukak sederhana tanpa


komplikasi dan tukak dengan
komplikasi
PENATALAKSANAAN
Pencegahan Primer
Pencegahan primer ini juga merupakan suatu upaya edukasi
kepada penyandang DM baik yang belum terkena kaki diabetik,
maupun penderita kaki diabetik untuk mencegah timbulnya luka lain
pada kulit.

Pencegahan Sekunder
- Mechanical control (pressure control
- Wound control
- Microbiological control (infection control)
- Vascular control
- Metabolic control
- Educational control
PROGNOSIS
Terdapat 3 faktor yang berperan pada penyembuhan luka dan
infeksi pada kaki diabetik :
- Angiopati arteriol
- Kadar gula darah
- Pintas arteriovenosa di subkutis
DAFTAR PUSTAKA
Edisi 6 Volume 2. Jakarta:EGC, 2006: h.1259-74
Fauci AS, Braunwald E, Kasper DL, et al. Harrisons Manual of Medicine 17t
Edition. New York: McGraw-Hill, 2009; h.942-7
Rowe, W.L. Diabetic ulcers [online].2011, april 01[citied on 2014, Maret 15th].
Available from: http://emedicine.medscape.com/
Schteingart DE. Pankreas: Metabolisme Glukosa dan Diabetes Mellitus. Price SA &
Wilson LM (eds). Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-proses Penyakit
Sera M. Medical Condition Diseases [online].2013, maret 27[citied on 2014, April 5th].
Available from: http://persify/medical-condition-diseases.com/
Shahab A. Komplikasi Kronik DM Penyakit Jantung Koroner. Dalam: Sudoyo
AW, Setiyohadi B, Alwi I, et al (eds). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid
III Edisi IV. Jakarta: FKUI, 2007: h.1894-7
Soetjahjo A. Peranan Neuropati Diabetik. Dalam: Majalah Kedokteran Andalas
Vo. 22 No. 1. Juni 1998, h.2-10
Waspadji S. Kaki Diabetes. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, et al (eds).
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid III Edisi IV. Jakarta: FKUI, 2007: hal.1911-36