Anda di halaman 1dari 115

PROGRAM PROFESI NERS

STASE KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER
TAHUN 2017

Oleh :

Hanny Rasni, SKp., M.Kep.


NIP :197612192002122003

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL


UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
TAHUN 2017
PROGRAM PROFESI NERS STASE KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA

Page 1 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER

Mata Ajar : Keperawatan Komunitas dan Keluarga


Kode :
Beban Studi : SKS
Koordinator : Hanny Rasni, SKp., M.Kep
Tim Pengajar :
1. Ns.Latifa Aini S, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom
2. Ns. Kholid, SKep.,MN
3. Ns. Kushariadi, SKep.,M.Kep.

Jember, 2017
Disusun, Penanggung Jawab Mata Kuliah,

Hanny Rasni, SKp., M.Kep.


NIP. 197612192002122003

Menyetujui, Sekretaris I

Mengetahui, Ketua PSIK Universitas Jember

IDENTITAS MATA AJAR


Judul Mata Ajar : Keperawatan Komunitas
Kode Mata Ajar :
Sifat Mata Ajar : Profesi

Page 2 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Beban Studi : SKS
Tempat pelaksanaan : Puskesmas dan Komunitas Kecamatan Panti, Jember
Penanggung Jawab Mata Ajar : Hanny Rasni, SKp., M.Kep.
Anggota Tim akademik dan lapangan
1. Ns.Latifa Nuraini S, S.Kep., M.Kep.Sp.Kom
2. Ns.Kushariadi, S.Kep.M.Kep.
3. Ns. Kholid, S.Kep.,MN
4. Perawat puskesmas yang sesuai kriteria

A. Pendahuluan
Upaya peningkatan derajat kesehatan pada masyarakat membutuhkan peran serta dari berbagai pihak,
terutama masyarakat sebagai komunitas untuk dapat tercapai kemandirian dalam peningkatan
kesehatannya. Peran dari tenaga kesehatan khususnya keperawatan yang berinteraksi langsung dengan
masyarakat memerlukan dukungan sehingga kemitraan perawat dengan masyarakat dapat
mewujudkan peningkatan dan pemeliharaan kesehatan masyarakat dengan tercapai kemadirian dan
keberdayaan masyarakat yang dilaksanakan dalam asuhan keperawatan kesehatan komunitas.

Keluarga merupakan salah satu elemen terkecil dari masyarakat. Keberadaan keluarga di masyarakat
akan menentukan perkembangan masyarakat (Stanhope & Lancaster, 1996). Keluarga menjadi tempat
sentral bagi pertumbuhan dan perkembangan individu, sehingga keluarga menjadi salah satu aspek
terpenting dari keperawatan. Keluarga bersama dengan individu, kelompok dan komunitas adalah klien
atau resipien keperawatan (Friedman, Bowden & Jones, 2003). Keluarga secara empiris, disadari bahwa
kesehatan para anggota keluarga dan kualitas kesehatan keluarga mempunyai hubungan yang erat,
sehingga dalam program profesi ini pelaksanaan dari asuhan keperawatan komunitas dan keluarga
secara bersamaan.

B. Deskripsi Mata Ajar


Fokus mata ajar ini menerapkan proses keperawatan komunitas dan keluarga di dalam masyarakat
mengenai masalah kesehatan utama yang berdasarkan konsep dasar kesehatan komunitas dan keluarga,
konsep dasar keperawatan komunitas dan keluarga, konsep dan prinsip pendidikan kesehatan. Penerapan
proses keperawatan ini dapat bersifat dependent, independent dan interdependent dengan melibatkan
kerja sama lintas program maupun lintas sektoral berdasarkan prinsip kemitraan dan kegotongroyongan
bersama masyarakat. Kompetensi yang diharapkan pada program profesi Ners keperawatan komunitas dan
keluarga dilaksanakan oleh mahasiswa program profesi dengan cara praktik keperawatan secara langsung
di masyarakat dan keluarga dengan tinggal di rumah tokoh masyarakat setempat atau di posko yang
disediakan oleh perangkat desa, institusi pelayanan kesehatan utama (Puskesmas) dengan bertugas di
Puskesmas dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada klien sebagai individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat pada rentang sehat dan sakit dengan penekanan pada upaya promotif, preventif dengan tetap
memperhatikan aspek kuratif dan rehabilitatif. Evaluasi dilakukan dengan cara melihat kemampuan
mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan.

C.Tujuan dan Kompetensi


1. Tujuan Instruksional
a. Tujuan Instruksional Umum
Mahasiswa mampu menerapkan Asuhan Keperawatan Komunitas pada setiap area pelayanan
keperawatan di komunitas dengan pendekatan proses keperawatan komunitas dan pengorganisasian
komunitas dengan berkolaborasi dengan lintas program dan sektoral baik lembaga formal atau non formal
Page 3 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif
dengan memanajemen masalah kesehatan yang ada di masyarakat dengan pendekatan secara
keperawatan transkultural berdasarkan prinsip kemitraan. Sepanjang pelaksanaan kegiatan komunitas
mahasiswa juga mampu menerapkan asuhan keperawatan pada keluarga yang mempunyai masalah
kesehatan sesuai tugas dan perkembangan keluarga sesuai dengan konsep dan teori keperawatan keluarga
dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang meliputi peningkatan kesehatan, pemeliharaan kesehatan,
pencegahan penyakit, pengobatan (kolaborasi) dan pengobatan penyakit/ terapi dengan manajemen masalah
kesehatan yang ada dalam keluarga.

b.Tujuan Instruksional Khusus


Setelah menyelesaikan pengalaman belajar lapangan, untuk asuhan keperawatan komunitas mahasiswa
mampu :
1. Menerapkan strategi yang tepat dalam mengkaji kebutuhan komunitas dan masalah
keperawatan komunitas yang meliputi: 1) Mengidentifikasi data yang diperlukan; 2) Mengumpulkan
data dengan menggunakan metode/strategi yang sesuai; dan 3) Menganalisis data yang telah
diperoleh.
2. Menentukan diagnosa kesehatan komunitas untuk komunitas yang spesifik berdasarkan
analisa Epidemiologi.
3. Merencanakan asuhan keperawatan komunitas
4. Melaksanakan rencana keperawatan komunitas yang meliputi: 1) Independent: health
education sesuai dengan kebutuhan masyarakat; 2) Dependent yang bersifat partnership dengan
disiplin ilmu yang lain; 3) Menciptakan hubungan yang efektif dengan beberapa sumber yang ada di
masyarakat dan instansi yang terkait; 4) Membantu dan mengembangkan pelaksanaan asuhan
keperawatan komunitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di puskesmas.
5. Mengevaluasi tindakan keperawatan komunitas sesuai dengan standar/acuan yang telah
ditentukan
6. Menerapkan pendidikan kesehatan yang spesifik dan strategi organisasi komunitas dalam
mengadakan perubahan serta peningkatan kesehatan komunitas.
7. Melaksanakan perawatan kesehatan komunitas berdasarkan faktor resiko personal, sosial
dan lingkungan.
8. Mengkordinasi sumber-sumber yang ada di komunitas untuk meningkatkan kesehatan
komunitas.
9. Menerapkan proses penelitian dan pengetahuan penelitian untuk mencegah penyakit dan
meningkatkan kesehatan.
10. Mendemonstrasikan karakteristik peran profesional, berfikir kritis, belajar mandiri
dengan ketrampilan komunikasi yang efektif dan kepemimpinan di dalam komunitas.
11. Mencatat/melaporkan data/informasi yang tepat dan relevan kepada puskesmas yang
ada untuk meningkatkan kualitas praktek keperawatan komunitas
12. Membantu meningkatkan pelayanan puskesmas kepada masyarakat dengan cara
mengevaluasi program-program yang ada di puskesmas yang berhubungan erat terhadap pelayanan
kesehatan yang ada di masyarakat
13. Mengembangkan asuhan kelompok khusus yang ada di masyarakat

Mahasiswa mampu memberikan asuhan keperawatan keluarga pada:

1. Asuhan keperawatan individu dan keluarga sesuai dengan tumbuh kembang:


Page 4 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


1. Keluarga pasangan baru dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga sebagai sasaran
asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
2. Keluarga child bearing (kelahiran anak pertama) dengan menggunakan konsep dasar keperawatan
keluarga sebagai sasaran asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
3. Keluarga dengan anak usia sekolah dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga
sebagai sasaran asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
4. Keluarga dengan remaja dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga sebagai sasaran
asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
5. Keluarga dengan anak dewasa dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga sebagai
sasaran asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
6. Keluarga usia pertengahan dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga sebagai
sasaran asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga
7. Keluarga usia lanjut dengan menggunakan konsep dasar keperawatan keluarga sebagai sasaran
asuhan sesuai dengan langkah-langkah proses keperawatan keluarga

2. Asuhan keperawatan individu dan keluarga rentan atau risiko dan merujuknya pada fasilitas
pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

1. Family violence 17. Food Safety


2. Child abuse 18. Heart Disease &
3. Penyalahgunaan Stroke
NAPZA 19. HIV/AIDS
4. Elderly negligence 20. Immunization &
5. Access To Quality Infectious Disease
Health Services 21. Injury & Violence
6. Arthritis, Prevention
Osteoporosis, & Chronic Back 22. Maternal, Infant &
Condition Child Health
7. Cancer 23. Medical Product
8. Chronic Kidney Safety
Disease 24. Mental Health &
9. Diabetes Mental Disorders
10. Disability & 25. Nutrition &
Secondary Conditions Overweight
11. Educational & 26. Occupational
Community Based Program Safety & Health
12. Environmental 27. Oral Health
Health 28. Physical Activity &
Page 5 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


13. Family Planning Fitness
14. Health 29. Public Health
Communication Infrastructure
15. Penyakit triple 30. Respiratory Disease
burden disease 31. STDs
16. Communicable and 32. Subtance Abuse
non communicable disease 33. Tobacco Use
34. Vision & Hearing
35. Chronic diasease

c. Kompetensi
Setelah melaksanakan praktek profesi keperawatan keluarga dan komunitas mahasiswa memiliki
kemampuan :
a. Melakukan komunikasi yang efektif dalam pemberian asuhan keperawatan pada individu, keluarga,
kelompok dan komunitas.
b. Menggunakan keterampilan interpersonal yang efektif dalam kerja tim.
c. Menggunakan teknologi dan informasi kesehatan secara efektif dan bertanggung jawab.
d. Menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan
individu, keluarga, kelompok dan komunitas.
e. Bekerjasama dengan unsur terkait di masyarakat dalam menerapkan asuhan keperawatan komunitas
.
f. Menggunakan langkah-langkah pengambilan keputusan etis dan legal.
g. Memberikan asuhan peka budaya dengan menghargai etnik, agama atau faktor lain dari setiap
individu, keluarga, kelompok dan komunitas klien yang unik .
h. Mengkolaborasikan berbagai aspek dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan secara individu,
keluarga, masyarakat dan komunitas.
i. Mendemonstrasikan keterampilan teknis keperawatan yang sesuai dengan standar yang berlaku atau
secara kreatif dan inovatif agar pelayanan yang diberikan efisien dan efektif.
j. Mengembangkan program yang kreatif dan inovatif di tatanan komunitas dalam aspek promotif
preventif, kuratif dan rehabilitatif melalui pemberdayaan masyarakat.
k. Mengembangkan pola pikir kritis, logis dan etis dalam mengembangkan asuhan keperawatan keluarga
dan komunitas.
l. Memberikan asuhan yang berkualitas secara holistik, kontinyu dan konsisten.

Page 6 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


m. Menjalankan fungsi advokasi untuk mempertahankan hak individu, keluarga, masyarakat dan
komunitas agar dapat mengambil keputusan.
n. Mempertahankan lingkungan yang aman secara konsisten melalui penggunaan strategi manajemen
kualitas dan manajemen resiko.
o. Memberikan dukungan kepada tim asuhan dengan mempertahankan akontabilitas asuhan
keperawatan yang diberikan .
p. Mewujudkan lingkungan bekerja yang kondusif.
q. Mengembangkan potensi diri untuk meningkatkan kemampuan professional.
r. Berkontribusi dalam mengembangkan profesi keperawatan.
s. Menggunakan hasil penelitian untuk diterapkan dalam pemberian asuhan keperawatan.
t. Mampu melaksanakan terapi modalitas/ Komplementari sesuai dengan kebutuhan klien.

Secara khusus kompetensi yang diharapkan dari Keperawatan Keluarga tahap profesi adalah:

a. Melakukan pengkajian kebutuhan dan masalah keluarga dengan benar pada keluarga risiko tinggi
yang meliputi
a) Mengidentifikasi data yang diperlukan
b) Mengumpulkan data dengan menggunakan metode/strategi yang sesuai
c) Menganalisa data untuk mendapatkan masalah kesehatan dan etiologinya
d) Menentukan diagnosa keperawatan keluarga
b. Melakukan analisis dan scoring masalah keperawatan keluarga dengan benar sesuai dengan hasil
pengkajian.
c. Menentukan prioritas masalah keperawatan keluarga yang berisiko tinggi dengan benar sesuai
dengan hasil analisa dan scoring dari masalah keperawatan yang muncul.
d. Merumuskan diagnosis keperawatan keluarga dengan benar sesuai dengan prioritas masalah
berdasarkan analisa dan skoring masalah yang ditemukan.
e. Merencanakan tindakan dengan benar sesuai rumusan diagnosis yang telah ditentukan.
f.Melakukan tindakan dengan benar berdasarkan rencana yang telah ditentukan yang meliputi:
a) Pemberian pendidikan kesehatan
b) Peningkatan kemampuan fisik dan psikologis
c) Peningkatan mekanisme koping
d) Penanganan masalah kesehatan di keluarga
e) Penanganan kedaruratan di keluarga
f) Melakukan rujukan
g) Memberikan advokasi
h) Memberikan terapi modalitas keluarga
i) Memberikan terapi keluarga
j) Memberikan terapi komplementer di keluarga
g. Melakukan evaluasi pelaksanaan tindakan keperawatan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
a) Respon fisik dan psikologis keluarga
b) Modifikasi lingkungan
c) Perencanaan, tindak lanjut dan rujukan
Page 7 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


h. Mendokumentasikan asuhan keperawatan keluarga, melaporkan data atau informasi yang tepat dan
relevan kepada petugas puskesmas yang berkompeten untuk meningkatkan kualitas pelayanan
keluarga

d. Lingkup Bahasan
1. Teori dan konsep asuhan keperawatan komunitas
2. Proses keperawatan komunitas
3. Puskesmas
a. Orientasi puskesmas dan pengenalan program puskesmas.
b. Identifikasi program puskesmas yang mencerminkan rencana pelayanan kesehatan nasional
dalam hal : Program, Kebijakan (policy), Target / sasaran dan indikator keberhasilan, dan
Kegiatan / upaya program
c. Identifikasi program puskesmas yang ada, dalam hal (situasi , status): Masalah kesehatan
masyarakat yang ada di wilayah puskesmas, Target dan sasaran, Strategi, Kegiatan, Peran serta
masyarakat, Lintas program / sektoral, Implementasi, Evaluasi (SWOT)
d. Identifikasi kesenjangan antara program yang dilaksanakan dengan program kesehatan nasional
dan strategi intervensi.
e. Bantu pelaksanaan kegiatan program-program puskesmas terkait dengan prevensi primer,
sekunder dan tersier
4. Pengalaman Belajar di Komunitas
Mahasiswa dalam kelompok akan ditempatkan pada Kelurahan (Desa) tertentu di wilayah kerja
puskesmas. Setiap kelompok bertanggung jawab terhadap satu Kelurahan atau Desa tertentu.
a. Asuhan Keperawatan Komunitas
Setiap kelompok melaksanakan kegiatan kelompok kerja kesehatan komunitas dengan
menggunakan pendekatan proses keperawatan komunitas pada area dimana mahasiswa
dialokasikan dengan kegiatan :
- Mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat melalui observasi dan
wawancara dengan tokoh masyarakat.
- Melakukan pengumpulan data masyarakat dan data kesehatan masyarakat.
- Menganalisa data dan memprioritaskan masalah kesehatan masyarakat.
- Menyusun rencana pemecahan masalah bersama masyarakat.
- Melaksanakan tindakan keperawatan bersama masyarakat untuk mengatasi masalah
kesehatan masyarakat dengan mengikutsertakan lintas program dan lintas sektoral.
- Melakukan evaluasi Asuhan Keperawatan Komunitas
- Membuat laporan asuhan keperawatan komunitas dan menyusun rencana tindak
lanjut.
b. Asuhan Keperawatan Kelompok Khusus di Komunitas
- Kelompok berperan serta dalam pengelolaan kegiatan posyandu dan UKS, kelompok
penyakit tidak menular dan menular di masyarakat, jiwa masyarakat, lansia di masyarakat,
kelompok usia produktif di masyarakat, dan pesantren.
- Melaksanakan kunjungan kerja ke kelompok pekerja di komunitas, untuk
mengidentifikasi kesehatan kerja di perusahaan/industri.
5. Teori dan konsep asuhan keperawatan keluarga
6. Proses keperawatan keluarga:
a. Pengkajian tahap pertama dan kedua berdasarkan pengembangan Model bailon & Maglaya (1977)
b. Pengkajian keluarga sebagai family center nursing yang dikembangkan oleh Friedman (2003)
c. Analisis data pengkajian keluarga
d. Perumusan diagnosis keperawatan keluarga dengan pendekatan NANDA
Page 8 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


e. Skoring dan prioritas masalah keperawatan keluarga dengan pendekatan Bailon & Maglaya
(1977)
f. Perencanaan asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan NOC dan NIC
g. Pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga
h. Evaluasi keperawatan keluarga
7. Materi tentang penyakit yang sering ditemukan di masyarakat dan keluarga
Indonesia
8. Mengembangkan media pendidikan kesehatan yang tepat digunakan di keluarga
Indonesia
9. Semua yang sudah dipelajari pada pokok bahasan mata ajar keperawatan Keluarga
tahap akademik dan mata ajar penunjang lainnya.

D. Sistematika dan Alur Pembelajaran Keperawatan Komunitas


Praktek belajar lapangan keperawatan komunitas dan keluarga ini akan ditempuh dengan 8
minggu, sehingga tiap minggunya mahasiswa akan menempuh SKS pembelajaran. Sistematika dan
alur pemelajaran profesi keperawatan komunitas mengikuti matrik pemelajaran sebagai berikut.

Matriks Pembelajaran Profesi Keperawatan Komunitas


No Tahapan Kegiatan Minggu
1 Pelayanan didalam Gedung/Puskesmas 1 2 3 4 5 6 7 8

Orientasi program puskesmas di pelayanan kesehatan setempat


Analisis program puskesmas (SWOT)
Presentasi mengenai hasil telaah program tersebut
Minilokakarya puskesmas
Pelayanan kesehatan utama di PKM: KIA / KB, P2M / P2P, Gizi,
Promosi Kesehatan, Kesehatan lingkungan, Obat, dan Rawat
Inap/BP
Microplanning Puskesmas
Kerjasama lintas program dan sektoral dilakukan
Evaluasi program di PKM (presentasi)

2 Pelayanan diluar gedung/Komunitas


a. Komunitas
Orientasi Puskesmas dan wilayah praktik
MMD I ( dilaksanakan di Kecamatan)
Menyusun instrument
Mengumpulkan data sesuai dengan instrumen yang dibuat
Mengolah data dan membuat bahan presentasi untuk MMD II
Pertemuan MMD II menyusun rencanan berdasarkan data yang
diperoleh dan diakhiri dengan penyusunan POA
Implementaasi program di masyarakat
Implementasi program di posyandu
Implementasi program di posbindu
Ujian Stase
Evaluasi (MMD III) (dilaksanakan di Kecamatan)
Page 9 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


b. Sekolah
Orientasi program kesehatan sekolah setempat
Pengkajian program kegiatan
Presentasi mengenai hasil kegiatan program UKS
Perencanaan program dan penyusunan POA
Implementasi Program
Ujian stase
Evaluasi program (presentasi di Sekolah)
c. Pesantren
Orientasi program kesehatan pesantren setempat
Pengkajian program kegiatan
Presentasi mengenai hasil kegiatan program Poskestren
Perencanaan program dan penyusunan POA
Implementasi Program
Ujian stase
Evaluasi (presentasi di Pesantren)
d. Ponkesdes (Pondok Kesehatan Desa)
Orientasi program kesehatan Ponkesdes setempat
Pengkajian program kegiatan
Presentasi mengenai hasil kegiatan program Ponkesdes
Perencanaan program dan penyusunan POA
Implementasi Program
Ujian stase
Evaluasi(presentasi di desa)
e. Usaha Keperawatan Kesehatan Kerja
Orientasi program kesehatan kerja setempat
Pengkajian program kegiatan
Presentasi mengenai hasil kegiatan program OHN
Perencanaan program dan penyusunan POA
Implementasi Program
Ujian stase
Evaluasi (presentasi di wilayah kerja)

Jadual Kegiatan dinas di Puskesmas selain Manajerial Puskesmas yang dimulai minggu II oleh setiap mahasiswa yang bertugas di
Puskesmas sesuai jadual:
a. Hari Senin: kegiatan pelayanan promosi kesehatan ibu dan bayi-balita (KIA),terutama penanganan tingginya kejadian bayi
meninggal
b. Hari Selasa: kegiatan pelayanan promosi kesehatan anak usia sekolah dan remaja, terutama perilaku kebersihan
c. Hari Rabu: kegiatan pelayanan promosi kesehatan kerja dan lansia, terutama perilaku kesehatan lingkungan dan gaya hidup
sehat, serta daycare lansia
d. Hari Kamis: kegiatan pelayanan promosi kesehatan pencegahan penyebaran penyakit menular
e. Hari Sabtu: kegiatan pelayanan peningkatan perilaku kesehatan dan kebersihan lingkungan, terutama kebersihan sungai dan
penggunaan jamban sehat dan rumah sehat

keterangan:
a. kegiatan dilaksanakan dengan mengundang kader-kader pengurus rt, rw, pkk, dama, tokoh masyarakat dan perwakilan
masyarakat, kegiatan dilaksanakan dari minggu II s.d minggu VIII, dengan minggu I pengenalan untuk UGD, rawat inap dan BP
(kegiatan promosi kesehatan terjadual sistematik untuk pemberdayaan pemeliharaan kesehatan pada masyarakat)
b. pelaksanaan posyandu, posbindu, Pustu dan Poskesdes dll yang dilaksanakan di wilayah setempat atau kegiatan Puskesmas
yang telah terjadual diikuti oleh mahasiswa dinas dengan tetap ada mahasiswa yang melaksanakan kegiatan di Puskesmas
sesuai dengan ketentuan tersebut.
Page 10 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Jadual Kegiatan Komunitas di Desa:
Kegiatan implementasi terkait dengan upaya memandirikan masyarakat untuk prevensi masalah kesehatan dan promosi
kesehatan dengan cara: adakan lomba dusun sehat pada setiap Desa yang digunakan dengan indikator:
keaktifan kader, pengurus RW, RT, Dusun, Tokoh Masyarakat, baiknya tingkat pengetahuan dan keterampilan warga dan
keluarga, adanya sarana-sarana dan program kegiatan kesehatan komunitas dan keterlibatan lintas sektor yang terkait, serta
adanya upaya masyarakat untuk minimalnya faktor risiko pada Desa. Lomba disiapkan dari minggu II dan diadakan penilaian
pada minggu ke 6 dan pengumuman minggu ke 8. Jika ada masalah rawan bencana maka dilaksanakan manajemen bencana,
serta adanya hari Raya Keagamaan terkait dengan mahasiswa yang merayakan diijinkan libur 1 hari dengan kemudian
menggantikan jam prakteknya selama masa berada di Komunitas.

Page 11 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


E. KOMPETENSI DAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

No Kompetensi Sub-Sub Kompetensi Pencapaian Minimal Total


Melihat Membantu Mandiri Pencapaian
1 Puskesmas 1. Mengenal program puskesmas di pelayanan kesehatan
setempat
2. Menganalisis program puskesmas sesuai kesepakatan
dengan kepala PKM dengan pendekatan SWOT
3. Menyajikan mengenai hasil telaah program PKM
4. Mengikuti kegiatan Minilokakarya puskesmas
5. Melakukan pelayanan kesehatan utama di PKM: KIA / KB,
P2M / P2P, Gizi, Promosi Kesehatan, Kesehatan
lingkungan, Obat, dan Rawat Inap/BP
6. Mengikuti kegiatan Microplanning Puskesmas
7. Berpartisipasi dalam kegiatan kerjasama lintas program dan
sektoral dilakukan PKM
8. Penyuluhan atau terapi modalitas di Puskesmas
9. Mengevaluasi program kegiatan yang telah dilakukan di
PKM
2 Komunitas 1. Melakukan orientasi wilayah binaan
2. Musyawarah Masyarakat Desa I (MMD I)
3. Menyusun kisi-kisi instrumen pengkajian komunitas pada
minimal 3 agrregate di komunitas dengan permasalahan
kesehatannya dari Community as Partner Model sesuai
dengan kesepakatan warga binaan
4. Menyusun instrumen pengkajian komunitas sesuai dengan
pengembangan aitem no. 3
5. Menentukan sasaran dan target program
6. Menghitung sampel dalam pengkajian keperawatan

Page 12 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


7. Melakukan pengkajian komunitas dengan menggunakan
berbagai metode (winshield survei, wawancara, FGD,
kuesioner, pemeriksaan fisik, analisis lingkungan)
8. Menganalisis data hasil pengkajian komunitas
9. Musyawarah Masyarakat Desa II (MMD II)
10. Memaparkan hasil pengkajian pada masyarakat binaan
11. Merumuskan masalah keperawatan komunitas
12. Memprioritaskan masalah keperawatan komunitas
13. Menyusun perencanaan keperawatan komunitas
14. Menyusun program kerja bersama masyarakat
15. Menyusun POA bersama masyarakat
16. Membentuk Kelompok Kerja Kesehatan (POKJAKES)
17. Mengimplementasikan program kerja kesehatan yang telah
disusun pada kelompok binaan
18. Menjalin kerja sama lintas program dan lintas sektoral
19. Monitoring dan supervisi program kerja
20. Musyawarah Masyarakat Desa III (MMD III)
21. Mengevaluasi program kerja
22. Menyusun rencana tindak lanjut program
23. Mendokumentasikan hasil program kerja
24. Diskusi refeksi hasil kegiatan program komunitas
3 Posyandu 1. Mengkaji pelaksanaan posyandu
(Pos 2. Pelaksanaan hari H kegiatan Posyandu
Pelayanan 3. Pelaksanaan hari H kegiatan posyandu
Terpadu) 4. Pelaksanaan hari +H kegiatan posyandu
5. Pelatihan kader posyandu
6. Melakukan kinerja di Meja I sampai Meja V Posyandu
7. MTBS
8. Imunisasi
9. Pengisian KMS balita / ibu hamil

Page 13 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


10. Pemeriksaan ANC
11. KB
12. Konseling PUS
13. Penanganan Diare dan ISPA
14. Penilaian status gizi balita /ibu hamil
15. Penyuluhan atau terapi modalitas di Posyandu
4 Posbindu 1. Mengkaji pelaksanaan posbindu
(Pos 2. Pelaksanaan hari H kegiatan posbindu
Pembinaan 3. Pelaksanaan hari H kegiatan posbindu
Terpadu) 4. Pelaksanaan hari +H kegiatan posbindu
5. Pelatihan kader posyandu
6. Melakukan kinerja di Meja I sampai Meja V Posbindu
7. Pemeriksaan lab sederhana lansia
8. Pengukuran tanda-tanda vital
9. Pengisian KMS lansia
10. Pemeriksaan ADL lansia
11. Pemeriksaan status psikologis/emosi lansia
12. Konseling lansia
13. Penanganan PTM (Penyakit Tidak Menular)
14. Penilaian status gizi lansia
15. Penyuluhan atau terapi modalitas di Posbindu
5 UKS 1. Mengkaji sekolah
2. Merumuskan permasalahan sekolah
3. Menyusun program kerja
4. Mengimplementasikan pendidikan kesehatan di sekolah
5. Implementasi pelayanan kesehatan di sekolah
6. Implementasi kesehatan lingkungan sekolah
7. PHBS pada tatanan sekolah
8. Pengisian KMS anak SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA
9. Penyuluhan atau terapi modalitas di sekolah

Page 14 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


10. Pelatihan Perawat kecil
11. Masalah gigi dan mulut
12. Masalah asupan nutrisi
13. Masalah makanan jajanan di sekolah
14. Masalah kesehatan reproduksi
15. Masalah ADHD
16. Masalah penyalahgunaan NAPZA
17. PMR
18. Program siswa tanggap bencana
7 UKK/OHN 1. Mengkaji kelompok pekerja
2. Identifikasi Penyakit Akibat Kerja (PAK)
3. Pemeriksaan fisik pekerja
4. Merumuskan permasalahan kelompok kerja
5. Menyusun program kerja
6. Masalah APD pekerja
7. Masalah Ergonomi
8. Penyuluhan atau terapi modalitas di tempat kerja
9. Penanganan kedaruratan akibat kerja
10. Evaluasi kegiatan UKK/OHN
8 Pesantren 1. Mengkaji pesantren
2. Survei Mawas Diri (SMD) Pesantren
3. Merumuskan permasalahan pesantren
4. Menyusun program kerja
5. Mengimplementasikan program Poskestren
6. Implementasi pelayanan kesehatan di pesantren
7. Implementasi kesehatan lingkungan pesantren
8. PHBS pada tatanan pesantren
9. Pengisian KMS anak SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA
10. Penyuluhan atau terapi modalitas di pesantren
11. Pelatihan Perawat Pesantren

Page 15 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


12. Masalah gigi dan mulut dan kulit
13. Masalah asupan nutrisi
14. Masalah makanan atau dapur di pesantren
15. Masalah kesehatan reproduksi
16. Masalah ADHD
17. Masalah penyalahgunaan NAPZA
18. PMR
19. Program santri tanggap bencana
9 Ponkesdes 1. Orientasi program kesehatan Ponkesdes setempat
2. Pengkajian program kegiatan
3. Presentasi mengenai hasil kegiatan program Ponkesdes
4. Perencanaan program dan penyusunan POA
5. Implementasi Program
6. Monitoring dan supervisi program kerja
7. Evaluasi

RUMUSAN DAN PENCAPAIAN KOMPETENSI KEPERAWATAN KELUARGA

No Kompetensi Sub Sub-Sub Kompetensi Pencapaian Minimal Total


Kompetensi Pencapaian

Melihat Membantu Mandiri

1 Care Provider Mengkaji 1. Melakukan koordinasi dengan 1 2 5 8


Keluarga Binaan dokter/perawat/bidan/kader kesehatan wilayah
binaan terkait dengan keluarga sasaran binaan
2. Melakukan kontrak terhadap keluarga binaan 1 2 5 8

Page 16 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


3. Menyusun format pengkajian keluarga binaan 1 2 5 8

4. Menyiapkan family nursing kit keluarga binaan 1 2 5 8

5. Mengkaji karakteristik umum keluarga binaan 1 2 5 8

6. Mengkaji tahap perkembangan keluarga binaan 1 2 5 8

7. Mengkaji struktur keluarga binaan 1 2 5 8

8. Mengkaji fungsi keluarga binaan 1 2 5 8

9. Mengkaji lingkungan keluarga binaan 1 2 5 8

10. Mengkaji stress dan koping keluarga binaan 1 2 5 8

11. Mengkaji harapan keluarga binaan 1 2 5 8

12. Melakukan pemeriksaan fisik anggota keluarga 1 2 5 8


binaan
13. Menganalisis pemeriksaaan penunjang keluarga 1 2 5 8
binaan
14. Menggali potensi dan sumber daya keluarga binaan 1 2 5 8

15. Menganalisis hasil pengkajian keluarga binaan 1 2 5 8

Merumuskan 1. Menganalisis data pengkajian keluarga binaan 1 2 5 8


Diagnosis
2. Menganalis penyebab masalah keluarga binaan 1 2 5 8
Keperawatan
Keluarga 3. Merumuskan masalah keluarga binaan 1 2 5 8

4. Memformulasikan diagnosis keluarga binaan baik 1 2 5 8


aktual/risiko/potensial

Page 17 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


5. Mampu mengidentifikasi masalah keluarga binaan 1 2 5 8
sebagai bagian dari foci keluarga 1 sampai dengan
foci 5
Merencanakan 1. Memprioritaskan masalah keluarga binaan 1 2 5 8
Asuhan
2. Menyusun tujuan umum keluarga binaan 1 2 5 8
Keperawatan
Keluarga 3. Menyusun tujuan khusus keluarga binaan 1 2 5 8

4. Menyusun rencana tindakan keperawatan keluarga 1 2 5 8


dengan melibatkan potensi keluarga
5. Menyusun rencana pendidikan kesehatan pada 1 2 7 10
keluarga yang memiliki masalah sesuai dengan
kebutuhan: Oksigenasi/Sirkulasi/Cairan
nutrisi/Eliminsi/Tidur dan istirahat/Stress dan
Koping/Integumen dan mobilisasi/Seksualitas dan
reproduksi/Nilai dan keyakinan/Kebersihan dan
kenyamanan/Konsep diri/Termoregulasi/Keamanan
dan pencegahan cidera/Komunikasi
6. Menyusun rencana terapi keperawatan pada 1 2 7 10
keluarga yang memiliki masalah sesuai dengan
kebutuhan: Oksigenasi/Sirkulasi/Cairan
nutrisi/Eliminsi/Tidur dan istirahat/Stress dan
Koping/Integumen dan mobilisasi/Seksualitas dan
reproduksi/Nilai dan keyakinan/Kebersihan dan
kenyamanan/Konsep diri/Termoregulasi/Keamanan
dan pencegahan cidera/Komunikasi
1. Kemampuan mempersiapkan tindakan keperawatan 1 2 7 10
dalam asuhan keperawatan keluarga

Page 18 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Melakukan 2. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
Tindakan masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
Keperawatan menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah oksigenasi
Keluarga
a. Memberikan posisi yang memperluas area paru
b. Melakukan fisioterapi dada dan meakukan
batuk efktif
c. Memberikan tindakan pelega pernapasan
(inhalasi sederhana) sesuai sarana yang ada di
keluarga
d. Melatih keluarga mencegah penularan penyakit
sistem pernapasan (menutup bila batuk,
menampung dahak)
e. Melakukan tindakan pemeliharaan lingkungan
rumah untuk memenuhi kebutuhan
oksigenasasi (ventilasi, sirkulasi)
f. Melakukan senam pernapasan
g. Memberikan obat tradisional sesuai engan
evidence based
h. Melakukan rujukan keluarga yang memiliki
masalah pernapasan ke pelayanan kesehatan
yang sesuai
i. Memantau pemberian obat yang diperoleh dari
pelayanan kesehatan
j. Menetapkan pengawas minum obat pada kasus
TB

Page 19 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


1. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Sirkulasi
a. Melatih keluarga dalam memenuhi kebutuhan
nutrisi keluarga dengan masalah sirkulasi
b. Melakukan senam jantung/sesuai kebutuhan.
c. Melakukan latihan gerak bertahap sesuai
kebutuhan
d. Memberikan contoh langsung pembatasan
natrium dari makanan dan minuman
e. Mengukur kbutuhan intake dan output
f. Memantau pemberian obat yang diperoleh dari
pelayanan kesehatan
2. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Cairan nutrisi
a. Membuat LGG/oralit
b. Memberikan cairan sesuai kebutuhan tubuh
(sesuai usia dan masalah).
c. Memeberikan nutrisi sesuai tahap
perkembangan.
d. Memberikan contoh langsung makanan
pengganti sesuai kebutuhan rumah tangga
e. Melatih keluargamengolah makanan sehat
f. Melakukan tindakan mengatasi panas tubuh :
kompres

Page 20 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


3. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Eliminasi
a. Memberikan nutrisi dan cairan sesuai
kebutuhan dari masalah eliminasi (fekal/urin)
b. Melakukan tindakan bladder training dengan
masalah inkontinensia urin
c. Melatih keagle exercise
d. Melakukan kebersihan daerah eliminasi
e. Membantu pemberian obat yng diperoleh dari
pelayanan kesehatan
4. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Tidur dan istirahat
a. Melakukan tindakan untuk memenuhi
ruangan/lingkungan yang menunjang untuk
kenyamanan istirahat/tidur
b. Memberikan contoh makanan yang
mempermudah atau mempersulit tidur
c. Membantu keluarga memenuhi kebutuhan
tidur anggotanya sesuai usia.
5. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Stress dan koping
a. Melatih relaksasi napas dalam
b. Melatih penyaluran emosi sesuai kebutuhan
c. Melatih bersikap asertif
d. Melatih keluarga mengenali sumber stress

Page 21 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


6. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Integumen dan mobilisasi
a. Melakukan perawatan luka
b. Melakukan latihan ROM
c. Melakukan perubahan posisi/ambulasi
d. Melatih keluarga menggunakan alat bantu
mobilisasi
e. Melatih keluarga menciptakan lingkungan yag
aman sesuai usia
f. Melakukan perawatan kulit sesuai masalah
g. Melakukan massase untuk mengurangi nyeri
h. Melakukan kompres panas dingin sesuai
masalah
7. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Seksualitas dan reproduksi
a. Membantu keluarga untuk memilih alat
konrasepsi yang tepat
b. Membantu keluarga mengatasi dismenorrhea
(kompres hangat, latih gerak)
c. Melatih keluarga untuk mempesiapkan remaja
dalam pendidikan seksual
d. Melatih keluarga mengatasi masalah dari efek
samping alat kontrasepsi
e. Membantu keluarga mengatasi masalah ibu
hamil misal mual muntah
f. Melatih keluarga di rumah dalam perawatan
bayi

Page 22 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


8. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Nilai dan keyakinan
a. Memotivasi keluarga untuk beribadah sesuai
dengan keyakinannya.
b. Memperbaiki nilai budaya yang sesuai dengan
kesehatan
9. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Kebersihan dan kenyaman
a. Melatih keluarga memeihara kebersihan diri
(personal hygiene)
b. Melatih keluarga memelihara lingkungan
rumah yang sehat (matahari, udara)
c. Modifikasi lingkungan yang menunjang
kesehatan
10. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Konsep diri
a. Melatih keluarga melakukan stimulasi
perkembangan anak sesuai usia.
b. Mempersiapkan keluarga dalam menghadapi
perubahan diri anggotanya (misal cacat, sakit)

Page 23 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


11. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Termoregulasi
a. Melatih keluarga mengenali masalah
peningkatan/ penurunan suhu tubuh
b. Melakukan tindakan mengatasi peningkatan
suhu tubuh : minum, pakaian, lingkungan,
kompres.
c. Melakukan tindakan mengatasi penurunan
suhu tubuh : minum, pakaan, lingkungan
12. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah keamanan dan pencegahan cidera
a. Melatih keluarga memelihara lingkungan
rumah yang aman (tangga, cahaya, benda
tajam)
b. Membantu keluarga mengenali sumber-sumber
bahaya
c. Melatih anggota keluarga bersikap aman
(berkendaraan, bermain, menyebrang, sumber
panas/kompor)
13. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki 1 2 7 10
masalah sesuai dengan kebutuhan dengan
menggunakan potensi yang ada di keluarga binaan
dengan masalah Komunikasi
a. Melakukan komunkasi terapeutik sesuai usia
b. Bersikap asertif
c. Melakukan konseling untuk masalah kesehatan
fisik

Page 24 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


14. Melatih keluarga merawat anggota keluarga pasca 1 2 7 10
rawat rumah sakit (post op, stroke, HIV/AIDS,
kanker, DM)
15. Melakukan rehabilitasi kepada klien post rawat di 1 2 7 10
rumah sakit di rumah
19. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Coaching 1 2 7 10
pada masalah keperawatan keluarga binaan

20. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Guidance 1 2 7 10


pada masalah keperawatan keluarga binaan
21. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Konseling 1 2 7 10
pada masalah keperawatan keluarga binaan
22. Melakukan terapi keperawatan keluarga: 1 2 7 10
Modifikasi perilaku pada masalah keperawatan
keluarga binaan
23. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Structural 1 2 7 10
family therapy pada masalah keperawatan keluarga
binaan
24. Melakukan terapi keperawatan keluarga: 1 2 7 10
Functional family therapy pada masalah
keperawatan keluarga binaan
Mengevaluasi 1. Menetapkan komponen evaluasi keperawatan 1 2 5 8
keperawatan keluarga sesuai masalah yang ditemukan
keluarga 2. Menilai kemandirian keluarga 1 2 5 8

3. Menyusun rencana tindak lanjut dari evaluasi 1 2 5 8


keperawatan keluarga sesuai masalah yag
ditemukan
4. Melakukan kolaborasi dengan tim kesehatan lain 1 2 5 8

5. Merujuk anggota keluarga yang memiliki masalah 1 2 5 8


pada instansi terkait
Page 25 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Mendokumentasi 1. Merancang metode dokumentasi keperawatan 1 2 5 8
kan asuhan keluarga binaan
keperawatan 2. Menuliskan proses keperawatan yang dilakukan 1 2 5 8
keluarga pada format dokumentasi secara tepat
3. Melakukan dokumentasi hasil keperawatan 1 2 5 8
keluarga
4. Menyusun rencana tindak lanjut pembinaan 1 2 5 8
keluarga binaan pada petugas kesehatan/kader
kesehatan setempat
5. Melaporkan hasil asuhan keperawatan keluarga 1 2 5 8
pada dokter/perawat/bidan/kader kesehatan
setempat untuk rencana tindak lanjut binaan
2 Manajer Perencanaan 1. Mampu memperoleh persetujuan asuhan dari klien 1 2 5 8
dan/atau keluarga/
pendamping/penasehat,berdasarkan penyajian
informasi yang akurat serta dapat dipahami klien
dan/atau keluarga
Pengorganisasian 2. Mampu berkontribusi dalam mengelola sumber 1 2 5 8
daya manusia, fasilitas, finansial, dan sistem
pendukung yang dimiliki klien dalam pelayanan
keperawatan dalam lingkup tanggungjawabnya
(dalam suatu unit ruang rawat) secara tepat
Pelaksanaan 3. Mendelegasikan kegiatan non keperawatan dan 1 2 5 8
pengelolaan pasien secara terbatas kepada perawat
Ahli Madya
4. Menerima pendelegasian pengelolaan pasien dari 1 2 5 8
Ners Spesialis keperawatan
Pengendalian 5. Menerima umpan balik dan melakukan supervisi 1 2 5 8
dan kegiatan berkelanjutan dari keluarga binaan

Page 26 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


3 Educator Perencanaan 1. Mampu merencanakan program promosi kesehatan 1 2 5 8
melalui kerjasama dengan sesama perawat,
profesional lain serta kelompok masyarakat untuk
mengurangi angka kesakitan, meningkatkan gaya
hidup dan lingkungan yang sehat keluarga binaan
Pelaksanaan 2. Mampu melaksanakan program promosi kesehatan 1 2 5 8
melalui kerjasama dengan sesama perawat,
profesional lain serta kelompok masyarakat untuk
mengurangi angka kesakitan, meningkatkan gaya
hidup dan lingkungan yang sehat keluarga binaan
Evaluasi 3. Mampu mengevaluasi program promosi kesehatan 1 2 5 8
melalui kerjasama dengan sesama perawat,
profesional lain serta kelompok masyarakat untuk
mengurangi angka kesakitan, meningkatkan gaya
hidup dan lingkungan yang sehat keluarga binaan
4 Leader Komunikasi 1. Mampu mengkomunikasikan informasi 1 2 5 8
kesehatan yang tepat secara verbal dan non verbal
dengan klien, sejawat, pimpinan dan profesi lain
untuk menghasilkan langkah-langkah
pengembangan strategis organisasi
Diskusi Refleksi 2. Mampu melakukan studi kasus secara teratur 1 2 5 8
dengan cara refleksi, telaah kritis, dan evaluasi
serta peer review tentang praktik keperawatan yang
dilaksanakannya
Tanggung Jawab 3. Mengetahui tanggung jawab dan prosedur yang 1 2 5 8
harus diikuti pada saat dinyatakan terjadi bencana
Monitoring dan 4. Meningkatkan deseminasi, penggunaan, monitoring 1 2 5 8
Supervisi dan penelaahan standar profesi serta pedoman
praktik terbaik

Page 27 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


5 Researcher Epidemiologi Mampu mengidentifikasi data-data epidemiologi untuk 1 2 5 8
melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil
penelitian untuk meningkatkan asuhan keperawatan
keluarga kepada pasien melalui analisis jurnal

Demografi Mampu mengidentifikasi data-data kependudukan 1 2 5 8


untuk melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil
penelitian untuk meningkatkan asuhan keperawatan
keluarga kepada pasien melalui analisis jurnal

Kesehatan Mampu mengidentifikasi data-data kesehatan 1 2 5 8


Lingkungan lingkungan untuk melaksanakan penelitian dan
menggunakan hasil penelitian untuk meningkatkan
asuhan keperawatan keluarga kepada pasien melalui
analisis jurnal

Biostatistik Mampu mengidentifikasi data-data statistik untuk 1 2 5 8


melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil
penelitian untuk meningkatkan asuhan keperawatan
keluarga kepada pasien melalui analisis jurnal

Sosiologi dan Mampu mengidentifikasi data-data sosial budaya 1 2 5 8


antropologi keluarga dan masyarakat untuk melaksanakan
kesehatan penelitian dan menggunakan hasil penelitian untuk
meningkatkan asuhan keperawatan keluarga kepada
pasien melalui analisis jurnal

Page 28 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


F. STRATEGI, SUMBER, MEDIA, DAN JADWAL KEGIATAN

Jadual Bimbingan
A. Waktu praktek
Pelaksanaan minggu yang dimulai dari tanggal 30 Oktober 20017 sampai dengan
24 Desember 2017 di Kecamatan Panti (Desa Glagahwero, dusun: Krajan,
Karangasem, Desa Serut, Dusun: Krajan, Karang anom, Kasiyan, Badean Kulon,
Badean Wetan, Mencek) dan di Puskesmas Panti

B. Pembimbing praktek
Pembimbing akademik dan lahan (Puskesmas) yang memenuhi syarat
Pembimbing akademik: Hanny R, M.Kep, Ns. Latifa A, M.Kep.Sp.Kep.Kom., Ns.
Kushariadi, SKep.M.Kep. dan Ns. Kholid, SKep.,MN dengan bimbingan dapat
dilakukan di balai Desa/ Posko setempat
Jadual bimbingan:

Minggu Hari/ Dosen Kegiatan


Ke Tanggal
I Rabu, Hanny R, MMD I di kecamatan Panti
Kamis dan Latifa, Kushariadi dan (termasuk membuka untuk jiwa
Jumat Kholid komunitas)
II Senin,Rabu, Hanny R, MMD II (dapat dilaksanakan di
jumat Latifa, Kushariadi Kecamatan)
dan Kholid
III Senin,Rabu, Hanny R, Ujian kep keluarga (3 orang/
jumat Latifa, Kushariadi dan kelompok)
Kholid

IV Senin, Hanny R, Ujian kep keluarga (3 orang/


Rabu, jumat Latifa, Kushariadi kelompok)
dan Kholid
V Senin, Hanny R, Ujian kep komunitas (3 orang/
Rabu, jumat Latifa, Kushariadi kelompok
dan Kholid
VI Senin, Hanny R, Ujian kep komunitas (3 orang/
Rabu, jumat Latifa, Kushariadi kelompok)
dan Kholid
VII Senin, Hanny R. Bimbingan di Puskesmas (seminar
Rabu, jumat Latifa, Kushariadi dan Analisa SWOT), lomba kecamatan,
Kholid seminar analisa jurnal kep keluarga

VIII Senin, Hanny R, Bimbingan di Puskesmas (evaluasi


Rabu, jumat Latifa, Kushariadi program mahasiswa di PKM),
dan Kholid (MMD III akan dilaksanakan setelah
jiwa komunitas berakhir)

MEKANISME BIMBINGAN untuk asuhan Keperawatan Komunitas


Page 29 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


1. Pre Conferensi dan Post Conferensi
Konferensi merupakan diskusi kelompok tentang beberapa aspek praktik lapangan
yang tujuannya adalah menyelesaikan masalah. Pre konferensi atau konferensi awal
merupakan diskusi tentang persiapan peserta didik, pengenalan masalah, rencana
tindakan keperawatan komunitas, dan strategi pelaksanaan tindakan keperawatan
komunitas. Konferensi akhir atau post konferensi merupakan diskusi tentang
penyelesaian masalah komunitas dengan membandingkan masalah komunitas yang
dijumpai dengan pengalaman praktik langsung keperawatan komunitas.

Pelaksanaan konferensi dipimpin oleh pembimbing yang sama saat memimpin


konferensi awal dan konferensi akhir. Lama konferensi antara 30 sampai dengan 60
menit. Pembimbing akan mengidentifikasi masalah yang dikemukakan oleh peserta
didik, kemudian pembimbing memotivasi peserta didik agar terlibat dalam
penyelesaian diskusi masalah keperawatan komunitas. Pembimbing diakhir
pembelajaran akan menyimpulkan dan menambah informasi sehingga peserta didik
mendapatkan informasi lengkap.

Waktu Materi bimbingan Luaran


Minggu I a. MMD I dan Pengkajian dengan a. Dokumentasi gambaran
menggunakan model Community as data (khususnya demografi
Partner:kunjungan ke rumah, winshield dan subsistem) dan masalah
survey, wawancara toma/toga, kader komunitas di Lingkungan
b. pengkajian analisa data profil desa/kelurahan
puskesmas dengan menggunakan analisa kecamatan
swot b. dokumentasi gambaran
data masalah kesehatan
prioritas di wil cakupan
puskesmas dan rencana
kegiatan program PKM
Minggu II a. Pembuatan rencana program dan a. Dokumentasi kesepakatan
kegiatan peningkatan status kesehatan dengan masyarakat mengenai
(preventif primer, sekunder dan tersier) kegiatan yang akan dilakukan
dengan kemitraan dan pemberdayaan pada setiap program sesuai
masyarakat dengan bentuk lomba dusun dengan masalah prioritas
sehat tingkat kecamatan sumbesari sesuai MMD II
dengan MMD II b. dokumentasi kegiatan
b. penguatan untuk pelaksanaan program dinas di PKM
promosi kesehatan di PKM: KIA,
kesehatan lingkungan dan microplanning

Minggu a. pelaksanaan pelatihan dan bimbingan a. dokumentasi pelaksanaan


III-IV pada kader, struktur lingkungan, kegiatatan di komunitas
toma/toga dan masyarakat b. dokumentasi kegiatan
b. penguatan untuk pelaksanaan program dinas di PKM
promosi kesehatan di PKM: UKS,
kesehatan kerja dan lokmin
Minggu a. pelaksanaan pelatihan dan bimbingan a. dokumentasi pelaksanaan
V-VI pada kader, struktur lingkungan, kegiatan di komunitas
toma/toga dan masyarakat b. dokumentasi kegiatan
Page 30 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


b. penguatan untuk pelaksanaan program dinas di PKM
promosi kesehatan di PKM: posyandu
lansia dan penyakit menular dan
dokumentasi laporan PKM
Minggu a. pelaksanaan lomba lingkungan sehat a. dokumentasi pelaksanaan
VII tingkat kecamatan: kesehatan ibu dan kegiatan di komunitas
anak, kesehatan usia produktif, kesehatan b. dokumentasi kegiatan
lansia, kesehatan lingkungan, kesehatan dinas di PKM dan hasil
usia sekolah, kesehatan remaja ( status seminar
sehat, keaktifan kader, pelaksanaan
program, sarana-prasarana, kebijakan,
subsidi dana, keterlibatan aktif
masyarakat dan LSM)
b. seminar analisa SWOT dan evaluasi
pelaksanaan program promosi kesehatan

Minggu a. evaluasi kegiatan dengan RTL dalam a. dokumentasi pelaksanaan


VIII MMD III. Evaluasi status kesehatan kegiatatan di komunitas
masyarakat, perilaku sehat, b. dokumentasi kegiatan
subsistemsehat dan terminasi dinas di PKM
b. evaluasi ketercapaian pelaksanaan
program promosi kesehatan di PKM
c. evaluasi kompetensi mahasiswa
(evaluasi pra ukom)

2. Ujian Supervisi / Stase


Adapun pelaksanaan supervisi atau ujian adalah sebagai berikut:
a. Setiap mahasiswa akan disupervisi dan ujian masing-masing 1 kali untuk
keperawatan komunitas dan juga keperawatan keluarga dengan format penilaian
dapat dilihat pada lampiran.
b. Supervisi akan dilakukan oleh pembimbing sesuai nomor urut kelompok selama
proses profesi berlangsung
c. Supervisi dan ujian dilakukan sesuai dengan kehadiran pembimbing, sehingga
mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk ujian agar mempersiapkan diri
dan program kerjanya.
d. Dalam 1 hari bimbingan dapat dilakukan supervisi dan ujian maksimal sebanyak 3
mahasiswa. Bagi mahasiswa yang telah disupervisi dan ujian, diharapkan
melaporkan diri kepada koordinator dan penyampaikan siapa pengujinya.
e. Mahasiswa tidak akan diingatkan kembali untuk persiapan supervisi dan ujian,
sehingga mahasiswa harus menyiapkan materi, media, dan sarana lainnya setiap
kali praktik.
f. Supervisi dan ujian akan dilakukan mulai minggu kedua sampai dengan minggu
ketujuh praktik atau batas akhir sampai minggu kedelapan jika ada remidi,
sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak awal praktik
g. Mahasiswa tidak diperkenankan supervisi dan ujian oleh pembimbing, apabila
dinilai belum siap melakukan ujian supervisi saat dilakukan pre konferensi dengan
pembimbing.
Page 31 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


h. Apabila mahasiswa tidak lulus, maka mahasiswa diharapkan menghubungi penguji
untuk menentukan waktu ujian berikutnya dan koordinator untuk mendapatkan
informasi terhadap rencana yang telah disepakati. Mahasiswa dapat dinyatakan
lulus ataupun tidak lulus setelah melakukan ujian supervisi yaitu pada saat
dilakukan post konferensi dengan pembimbing selaku penguji ujian.
i. Setiap mahasiswa yang akan melakukaan ujian supervisi keperawatan komunitas
menyiapkan laporan pendahuluan yang telah dikonsulkan kepada pembimbing
minimal 1 kali sebelum ujian supervisi komunitas (lampiran)

3. Ronde Keperawatan
Ronde keperawatan merupakan metode pembelajaran praktik profesi keperawatan
komunitas yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menstransfer dan
mempraktekkan pengetahuan yang didapat di kelas dan laboratorium pada suatu
tatanan pelayanan keperawatan komunitas langsung.

Prinsip pelaksanaan pembelajaran melalui ronde keperawatan adalah sebagai berikut:


Peran Pembimbing Peran Peserta Didik
1. Memberikan justifikasi terhadap apa 1. Menjelaskan data demografi
yang telah disampaikan oleh peserta 2. Menjelaskan masalah keperawatan
didik utama
2. Mengarahkan peserta didik 3. Menjelaskan intervensi yang telah
3. Menialai kebenaran dari masalah dikerjakan
keperawatan dan intervensi 4. Menjelaskan hasil yang didapat dari
keperawatan yang dilakukan intervensi
4. Menilai hasil evaluasi tindakan dan 5. Menentukan apa yang selanjutnya
rencana modifikasi akan dikerjakan dan alasan tindakan
5. Mengintegrasikan teori dan konsep yang penting dilakukan pada
keperawatan komunitas yang telah komunitas
dipelajari

Setiap kelompok mahasiswa akan melaksanakan 1 ronde keperawatan dengan dosen


pembimbing sebelum melakukan ujian supervisi. Ronde keperawatan akan dilakukan
mulai minggu pertama sampai dengan minggu keenam praktik, sehingga mahasiswa
perlu mempersiapkan diri sejak awal praktik. Ronde keperawatan dapat dilakukan
dengan format penilaian dapat dilihat pada lampiran.

4. Laporan Kasus Kelolaan


1) Setiap kelompok (besar) mahasiswa diharuskan mengelola kegiatan SWOT
Puskesmas, (kelompok kecil: 2 orang) Asuhan Keperawatan pada 2 dusun dengan
masalah kesehatan di Komunitas, Posyandu, Posbindu, UKS, dan UKK dengan
format pelaporan seperti pada lampiran dan format penilaian pada lampiran.
2) Kegiatan komunitas tersebut akan dikelola selama 8 minggu dengan frekuensi
kegiatan sesuai dengan POA dengan minimal 3 masalah kesehatan komunitas.
3) Laporan komunitas dari pengkajian sampai dengan evaluasi (cacatan
perkembangan) wajib diketik.

5. Log Book / Catatan Harian


Page 32 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


Catatan harian mahasiswa atau log book merupakan dokumentasi aktivitas keseharian
yang dilakukan oleh mahasiswa selama mengikuti praktik profesi keperawatan
komunitas. Dokumentasi log book dimulai dari awal praktik sampai dengan akhir
praktik setiap harinya selama jam praktik mahasiswa (8 jam x 7 hari x 8
minggu) dengan mencantumkan tanda tangan dan stempel kepala
dusun/puskesmas/RW/PKK/Pengajian/Sekolah dan tempelan gambar foto
pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan keseharian mahasiswa dapat diobservasi
secara langsung oleh pembimbing melalui penampilan profesional mahasiswa
(lampiran) ataupun melalui suatu catatan log book mahasiswa (lampiran).

TUGAS MAHASISWA
1. Tugas Individu
a. Membuat laporan kegiatan harian didalam buku harian masing-
masing dengan mencantumkan: tempat praktek, hari, tanggal, jam, jenis kegiatan
dan evaluasi. Setiap hari senin minggu berikutnya diserahkan ke pembimbing
untuk dievaluasi.
b. Masing-masing anggota kelompok mahasiswa harus mengevaluasi
temannya selama proses kegiatan kelompok berlangsung pada jenis kegiatan:
MMD I, MMD II, MMD III, dan kegiatan-kegiatan hasil dari MMD II yang
bersifat kelompok. Segmen-segmen penilaian dimulai dari evaluasi struktur,
evaluasi proses dan evaluasi hasil. (Keterangan: evaluasi bersifat individu dan
rahasia kemudian hasil penilaian pada masing-masing anggota kelompok
diserahkan pada ketua kelompok kemudian diserahkan pada pembimbing
akademik dalam bentuk nilai total yang telah dijumlahkan oleh ketua kelompok.
Interval nilai pada masing-masing item antara 1-5).

2. Tugas Kelompok
a. Kegiatan kelompok kerja komunitas
1) Setiap langkah kerja membuat pra rencana (LP/Laporan Pendahuluan) dan
menyerahkan minimal 1 hari sebelum kegiatan dilaksanakan untuk ditanggapi
oleh pembimbing serta membuat laporan pelaksanaan selambat-lambatnya
pada akhir minggu kegiatan.
2) Melaksanakan MMD I dalam memperkenalkan maksud dan tujuan
3) Kelompok mahasiswa wajib mempresentasikan hasil asuhan keperawatan pada
akhir praktik dan membuat laporan akhir (dikumpulkan akhir minggu
presentasi).
4) Penilaian akhir dilakukan sesuai dengan format evaluasi.

b. Posyandu/Posbindu/UKS/UKK/Poskestren/Ponkesdes
1) Setiap langkah kerja membuat pra rencana dan menyerahkan minimal 1 hari
sebelum kegiatan dilaksanakan untuk ditanggapi oleh pembimbing dan
membuat laporan pelaksanaan selambat-lambatnya akhir minggu kegiatan
2) Penilaian akhir dilaksanakan sesuai dengan format evaluasi.

c. Kunjungan kerja pada kelompok pekerja di komunitas


Setiap langkah kerja membuat pra rencana untuk ditanggapi oleh pembimbing
sebelum dilaksanakan dan membuat laporan pelaksanaan akhir minggu kegiatan.

d. Praktik Puskesmas
Page 33 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


1) Setiap mahasiswa melaksanakan Asuhan
Keperawatan/Pelayanan Kesehatan pada program kesehatan yang ada di
puskesmas.
2) Mengidentifikasi pelaksanaan program pelayanan kesehatan
nasional dengan program yang ada di puskesmas.
3) Mengidentifikasi hambatan dan dukungan yang ada di
puskesmas dalam pelaksanaan program pelayanan kesehatan di masyarakat.
4) Kelompok mahasiswa wajib mempresentasikan hasil pelaksanaan program
pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas.
5) Laporan kegiatan dikumpulkan akhir minggu presentasi

e. Ketentuan Penyerahan Tugas


1) Kegiatan harian dikumpulkan pada hari senin
2) Laporan evaluasi program (SWOT Puskesmas) dikumpulkan pada akhir
minggu setelah praktek selesai
3) Laporan lengkap tugas kelompok diserahkan paling lambat akhir minggu
praktek selesai.

TATA TERTIB
1. Kehadiran/Persensi
1. Praktik dimulai dari hari senin sampai dengan hari sabtu (dinas di PKM) dan Senin
sampai dengan Minggu di Komunitas selain itu setiap ada kegiatan malam semua
mahasiswa wajib hadir.
2. Setiap mahasiswa diwajibkan hadir tepat waktu, sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan, yaitu: Pagi di PKM pukul 07.00 14.00 Wib istirahat selama 1 jam
disesuaikan dengan aktivitas di PKM.
3. Setiap mahasiswa wajib memenuhi kehadiran 100% di Puskesmas
4. Tidak dibenarkan menukar/mengganti jadwal praktik di PKM yang telah ditentukan
tanpa sepengetahuan pembimbing
5. Mahasiswa tidak dibenarkan meninggalkan tempat praktik tanpa seijin pembimbing
6. Mahaiswa yang meninggalkan tempat praktik lebih dari 1 jam istirahat yang telah
ditentukan, wajib mengganti jam praktik sebanyak waktu yang ditinggalkan
7. Mahasiswa yang datang terlambat mengikuti kegiatan profesi dengan alasan apapun
wajib memberitahukan kepada pembimbing pendidikan atau kepada pembimbing
klinik PKM dan diharuskan menambah jam praktik sesuai dengan banyaknya waktu
yang telah ditinggalkan dari jadwal yang telah ditentukan
8. Mahasiswa yang tidak hadir pada kegiatan profesi wajib melaporkan secara lisan
atau tertulis terlebih dahulu kepada pembimbing pendidikan kemudian kepada
pembimbing lapangan (PKM)
9. Ketidakhadiran dengan alasan sakit harus disertai dengan surat keterangan sakit
dari dokter dan diserahkan kepada pembimbing pendidikan atau kepada
pembimbing lapangan (PKM)
10. Mahasiswa yang tidak mengikuti praktik dengan alasan sakit atau ijin, harus
mendapatkan ijin dari pembimbing (pendidikan dan pembimbing lapangan). Yang
bersangkutan wajib mengganti praktik sejumlah hari yang ditinggalkan
11. Ketidakhadiran tanpa sepengetahuan pembimbing pendidikan dan lapangan (PKM)
diwajibkan mengganti praktik sebanyak 2 kali hari praktik yang ditinggalkan
Page 34 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


12. Mahasiswa yang tidak mengikuti praktik 3-5 hari dengan alasan apapun
kepada pembimbing pendidikan atau kepada pembimbing lapangan (PKM)
wajib mengulang praktik pada PKM tersebut sebanyak 2 kali hari praktik
13. Mahasiswa yang tidak mengikuti praktik lebih dari 5 hari dengan alasan
apapun pada praktik keperawatan komunitas dinyatakan gugur pada stase
keperawatan komunitas.
14. Setiap mahasiswa yang mengganti hari praktik harus membawa surat pengantar dari
bagian profesi keperawatan komunitas PSIK Universitas Jember dan bila tidak
membawa surat pengantar dianggap tidak mengganti
15. Pergantian praktik untuk bagian keperawatan komunitas dilakukan pada libur antar
tahap program profesi
16. Selama stase keperawatan komunitas (8 minggu) mahasiswa diminta untuk
bertempat tinggal di masyarakat dengan melaksanakan kegiatan sehari-hari
di masyarakat dan juga pelayanan kesehatan di posko tersebut, tetapi jika
berdinas di RS/ bekerja maka diperbolehkan untuk bekerja dengan telah
menyerahkan lembar jadual kerja ke PJMK paling lambat hari ke 2 praktek
komunitas dan telah mengkoordinasikan dengan kelompok serta pembimbing
dan PJMK. Ketentuan waktu praktek 8 jamx 7 hari x 8 minggu berlaku untuk
setiap peserta didik dan bukti pelaksanaan kegiatan dikirimkan foto melalui
WA Grup yang ada sepanjang praktek Profesi Komunitas.

2. Seragam
1) Kegiatan Profesi
a. Kegiatan pagi (PKM): seragam yang dikenakan adalah baju
putih dinas sesuai ketentuan pendidikan; tanda pengenal dan bet PSIK UNEJ.
Bagi yang berkerudung (Jilbab) wajib memakai jilbab warna putih minimal 5 cm
dari bahu, sepatu hitam tertutup dengan kaos kaki, hak maksimal 3 cm, dan tidak
bersuara.
b. Kegiatan pagi-sore dan malam (Komunitas dan Keluarga):
Seragam yang dikenakan adalah baju batik seragam sesuai pendidikan; tanda
pengenal dan bet PSIK UNEJ. Bagi yang berkerudung (Jilbab) wajib memakai
jilbab warna putih minimal 5 cm dari bahu, sepatu hitam tertutup dengan kaos
kaki, hak maksimal 3 cm, dan tidak bersuara.
c. Kegiatan harian di posko menggunakan baju dengan jaket
almamater PSIK UNEJ.
d. Selama praktik mahasiswa tidak diperkenankan memakai
perhiasan dalam bentuk apapun
e. Rambut rapi
(2) Mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan diatas tidak diperkenankan
mengikuti praktik dan dinyatakan tidak hadir.
3. Peralatan Klinik dan Lapangan
1) Setiap mahasiswa wajib membawa perlengkapan community nursing kit yang
menunjang pelaksanaan praktik, meliputi: Stetoskop, tensimeter, thermometer, jam
digital atau jam jarum detik, pen light, reflek hammer, gunting, pinset anatomis,
pinset chirurgis, meteran kain, masker dan gunting kuku.
2) Mahasiswa yang tidak membawa perlengkapan klinik pada saat praktik tanpa seijin
pembimbing pendidikan atau pembimbing lapangan diberikan waktu untuk
mengambil perlengkapan klinik yang diperlukan.

Page 35 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


3) Waktu yang dipergunakan untuk mengambil alat praktik, wajib diganti dan
ditambahkan pada akhir jam praktik.

4. Pelaksanaan Program Profesi


1) Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua kegiatan yang ada di komunitas
(masyarakat)
2) Setiap kegiatan komunitas wajib memberitahukan pembimbing disertai undangan
3) Mahasiswa yang disupervisi keperawatan komunitas tidak membawa laporan
pendahuluan pada saat pre conference atau laporan tidak lengkap atau tidak sesuai
dengan topic yang telah ditentukan, tidak diperkenankan mengikuti praktik dan
dinyatakan tidak hadir
4) Mahasiswa yang tidak mengikuti pre conference dan post conference dinyatakan
tidak hadir
5) Mahasiswa yang tidak membawa laporan asuhan keperawatan pada saat post
conference atau laporan tidak lengkap dengan ketentuan yang berlaku dinyatakan
tidak hadir
5. Ujian
1) Mahasiswa dinyatakan berhak mengikuti ujian setelah memenuhi ketentuan
kehadiran 100% pada setiap kegiatan yang ada di stase keperawatan
komunitas dan keluarga
2) Ketentuan ujian disesuaikan dengan ketentuan dari masing-masing pembimbing
3) Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus ujian diberikan kesempatan untuk
memperbaiki/mengulang ujian pada hari berikutnya atau sesuai dengan kesepakatan
dengan pengujinya
4) Mahasiswa yang tidak mengikuti ujuan dengan alasan; sakit/ijin dan disertai dengan
surat keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan, diberikan kesempatan untuk
mengikuti ujian susulan pada stase keperawatan komunitas
5) Hal-hal yang menyangkut ujian susulan atau ujian perbaikan, sepenuhnya menjadi
kewenangan PJMA yang bersangkutan, penguji pendidikan dan penguji lapangan.
6. Referensi
1) Selama program profesi mahasiswa wajib membawa buku panduan profesi
dan atau buku panduan kompetensi.
2) Selama praktik keperawatan komunitas dan keluarga mahasiswa diwajibkan
membawa literatur sesuai dengan topik kasus yang diambil di masyarakat dan
keluarga.
3) Mahasiswa yang tidak membawa literatur yang sesuai dengan topik kasus yang
diambil dengan seijin pembimbing pendidikan atau pembimbing lapangan
diberikan waktu untuk membawa literatur yang sesuai.
4) Waktu yang dipergunakan untuk mengambil literatur, wajib diganti dan
ditambahkan pada akhir jam praktik.

MEKANISME BIMBINGAN Asuhan Keperawatan Keluarga

6. Pre Conferensi dan Post Conferensi


Konferensi merupakan diskusi kelompok tentang beberapa aspek praktik lapangan
keluarga yang tujuannya adalah menyelesaikan masalah. Pre konferensi atau
konferensi awal merupakan diskusi tentang persiapan peserta didik, pengenalan
Page 36 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


masalah keluarga, rencana tindakan keperawatan keluarga, dan strategi pelaksanaan
tindakan keperawatan keluarga. Konferensi akhir atau post konferensi merupakan
diskusi tentang penyelesaian masalah keluarga dengan membandingkan masalah
keluarga yang dijumpai dengan pengalaman praktik langsung keperawatan keluarga.

Pelaksanaan konferensi dipimpin oleh pembimbing yang sama saat memimpin


konferensi awal dan konferensi akhir. Lama konferensi antara 30 sampai dengan 60
menit. Pembimbing akan mengidentifikasi masalah yang dikemukakan oleh peserta
didik, kemudian pembimbing memotivasi peserta didik agar terlibat dalam
penyelesaian diskusi masalah keperawatan keluarga. Pembimbing diakhir
pembelajaran akan menyimpulkan dan menambah informasi sehingga peserta didik
mendapatkan informasi lengkap. Penilaian kegiatan pre dan post konferensi dapat
dilihat di lampiran B.

7. Ujian Supervisi
Adapun pelaksanaan supervisi atau ujian keluarga adalah sebagai berikut:
j. Setiap mahasiswa akan disupervisi dan ujian masing-masing 1 kali dengan format
penilaian dapat dilihat pada lampiran C.
k. Supervisi akan dilakukan oleh pembimbing sesuai nomor urut kelompok selama
proses profesi berlangsung
l. Supervisi dan ujian dilakukan sesuai dengan kehadiran pembimbing, sehingga
mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk ujian agar mempersiapkan diri
dan keluarga kelolaannya
m. Dalam 1 hari bimbingan dapat dilakukan supervisi dan ujian sebanyak maksimal 3
mahasiswa. Bagi mahasiswa yang telah disupervisi dan ujian, diharapkan
melaporkan diri kepada koordinator dan penyampaikan siapa pengujinya.
n. Mahasiswa tidak akan diingatkan kembali untuk persiapan supervisi dan ujian,
sehingga mahasiswa harus menyiapkan materi, media, dan sarana lainnya setiap
kali praktik.
o. Supervisi dan ujian akan dilakukan mulai minggu ketiga sampai dengan minggu
keempat praktik, sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak awal praktik
p. Mahasiswa tidak diperkenankan supervisi dan ujian oleh pembimbing, apabila
dinilai belum siap melakukan ujian supervisi saat dilakukan pre konferensi dengan
pembimbing.
q. Apabila mahasiswa tidak lulus, maka mahasiswa diharapkan menghubungi penguji
untuk menentukan waktu ujian berikutnya dan koordinator untuk mendapatkan
informasi terhadap rencana yang telah disepakati. Mahasiswa dapat dinyatakan

Page 37 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


lulus ataupun tidak lulus setelah melakukan ujian supervisi yaitu pada saat
dilakukan post konferensi dengan pembimbing selaku penguji ujian.
r. Ujian supervisi keluarga dapat dilakukan pada keluarga kelolaan utama ataupun
pada keluarga resume.
s. Setiap mahasiswa yang akan melakukaan ujian supervisi keperawatan keluarga
menyiapkan laporan pendahuluan yang telah dikonsulkan kepada pembimbing
minimal 1 kali sebelum ujian supervisi keluarga (lampiran)

8. Ronde Keperawatan
Ronde keperawatan merupakan metode pembelajaran praktik profesi keperawatan keluarga
yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menstransfer dan mempraktekkan
pengetahuan yang didapat di kelas dan laboratorium pada suatu tatanan pelayanan
keperawatan keluarga langsung. Prinsip pelaksanaan pembelajaran melalui ronde
keperawatan adalah sebagai berikut:

Peran Pembimbing Peran Peserta Didik

6. Memberikan justifikasi terhadap apa 6. Menjelaskan data demografi


yang telah disampaikan oleh peserta 7. Menjelaskan masalah keperawatan
didik utama
7. Mengarahkan peserta didik 8. Menjelaskan intervensi yang telah
8. Menialai kebenaran dari masalah dikerjakan
keperawatan dan intervensi 9. Menjelaskan hasil yang didapat dari
keperawatan yang dilakukan intervensi
9. Menilai hasil evaluasi tindakan dan 10. Menentukan apa yang selanjtnya akan
rencana modifikasi dikerjakan dan alasan tindakan yang
10. Mengintegrasikan teori dan konsep penting dilakukan pada keluarga
keperawatan keluarga yang telah
dipelajari

Setiap mahasiswa akan melaksanakan 1 kali ronde keperawatan dengan dosen


pembimbing sebelum melakukan ujian supervisi. Dalam 1 hari bimbingan dapat
dilakukan ronde keperawatan keluarga sebanyak maksimal 3 mahasiswa. Ronde
keperawatan akan dilakukan mulai minggu pertama sampai dengan minggu kedua
praktik, sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak awal praktik. Ronde
keperawatan dapat dilakukan pada keluarga kelolaan utama ataupun pada keluarga
resume dengan format penilaian dapat dilihat pada lampiran F.

TATA TERTIB

1. Kehadiran mahasiswa selama praktik adalah sebanyak 100%

Page 38 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


2. Kehadiran setiap kali praktik paling lambat 15 menit, jika tidak maka dianggap tidak
hadir atau harus dengan persetujuan koordinator mata ajar.
3. Mahasiswa setiap kali datang wajib untuk berkumpul ke posko mahasiswa untuk
melakukan konferensi dengan pembimbing ataupun dengan anggota kelompok
mahasiswa yang lainnya.
4. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan praktek dari awal sampai dengan akhir
5. Pakain mahasiswa menggunakan seragam dengan atasan adalah seragam batik dan
bawahan adalah biru atau berwarna gelap dan jilbab berwarna hitam, jika tidak akan
diminta untuk pulang dan mengganti hari praktik di hari libur praktik.
6. Selama praktik, koordinator mata ajar berhak menegur/tidak meluluskan mahasiswa
yang tidak bertindak profesional dalam bersikap (tidak jujur, tidak care, dan sikap asal-
asalan, dsb)
7. Apabila mahasiswa sakit, harus mengganti praktik di hari lain diluar stase. Setiap
penggantian praktik wajib melaporkan ke koordinator mata ajar dan membuat resume
harian yang diketahui oleh ketua RT atau RW setempat dan KK keluarga binaan.
8. Setiap mahasiswa wajib membawa nursing kit selama praktik berlangsung dan
membawanya saat berkunjung ke keluarga binaan sesuai dengan kebutuhan.
9. Setiap mahasiswa membuat 3 family folder keluarga binaan dan dimasukkan kedalam
folder khusus dan disusun di posko mahasiswa berada.
10. Setiap mahasiswa wajib mengikuti dan melaksanakan semua yang tertulis pada
mekanisme bimbingan dan mengikuti semua format bimbingan dan penilaian yang
terlampir dalam lampiran buku panduan praktik profesi keperawatan keluarga ini.

9. Presentasi Kasus
Presentasi kasus dilakukan pada minggu 6-7 praktik profesi keperawatan komunitas
dan keluarga. Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan
keluarga kelolaan utama yang telah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama
minggu praktek. Format penilaian presentasi kasus keperawatan keluarga dapat dilihat
pada lampiran G.

10. Laporan Kasus Kelolaan


a. Laporan Kasus Kelolaan Keluarga Utama
4) Setiap mahasiswa diharuskan mengambil 1 kasus keluarga kelolaan utama
dengan format pelaporan seperti pada lampiran I dan format penilaian pada
lampiran D
5) Kelurga kelolaan utama akan dikelola selama 8 minggu dengan frekuensi
kunjungan keluarga minimal 12 kali kunjungan dengan minimal 3 diagnosis
keperawatan keluarga.

Page 39 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


6) Keluarga kelolaan utama boleh pada keluarga dengan masalah tumbuh
kembang keluarga ataupun pada keluarga dengan masalah risiko/rentan
masalah kesehatan keluarga.
7) Laporan keluarga kelolaan utama dari pengkajian sampai dengan perencanaan
wajib diketik, sedangkan untuk implementasi dan evaluasi (cacatan
perkembangan) boleh ditulis tangan.

b. Laporan kasus Kelolaan Keluarga Resume


1) Setiap mahasiswa diharuskan mengelola 2 kasus keluarga resume dengan
format laporan seperti pada lampiran dan format penilaian laporan resume pada
lampiran (family folder).
2) Setiap kelurga kelolaan resume akan dikelola selama 8 minggu dengan
frekuensi kunjungan keluarga minimal 12 kali kunjungan dengan minimal 3
diagnosis keperawatan keluarga setiap keluarga resume.
8) Keluarga kelolaan resume boleh pada keluarga dengan masalah tumbuh
kembang keluarga ataupun pada keluarga dengan masalah risiko/rentan
masalah kesehatan keluarga.
3) Laporan keluarga kelolaan resume dari pengkajian sampai dengan perencanaan
wajib diketik, sedangkan untuk implementasi dan evaluasi (cacatan
perkembangan) boleh ditulis tangan

11. Analisis Jurnal


Setiap mahasiswa akan bekerja secara berkelompok (1 jurnal terdiri dari 3
mahasiswa) dan akan menganalisis satu artikel penelitian dari suatu jurnal ilmiah
yang membahas tentang keperawatan keluarga. Mahasiswa menganalisis jurnal
tersebut sesuai dengan panduan analisis jurnal (terlampir). Mahasiswa secara individu
akan mendiskusikan jurnal tersebut bersama dengan pembimbing di tempat praktek
mahasiswa (posko) setiap dosen melakukan bimbingan ke lapangan.

12. Log Book / Catatan Harian


Catatan harian mahasiswa atau log book merupakan dokumentasi aktivitas keseharian
yang dilakukan oleh mahasiswa selama mengikuti praktik profesi keperawatan
keluarga. Dokumentasi log book dimulai dari awal praktik sampai dengan akhir
praktik setiap harinya selama jam praktik mahasiswa. Kegiatan keseharian mahasiswa
dapat diobservasi secara langsung oleh pembimbing melalui penampilan profesional
mahasiswa (lampiran A) ataupun melalui suatu catatan log book mahasiswa
(lampiran).

Page 40 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


STRATEGI PEMBELAJARAN

Strategi pembelajaran pada tahap profesi keperawatan keluarga akan dilakukan melalui:

1. Diskusi
2. Tugas kasus individu
3. Ronde keperawatan
4. Presentasi
5. Supervisi
6. Analisis jurnal

SUMBER PEMBELAJARAN

Sumber pembelajaran praktik profesi keperawatan keluarga adalah:

1. Kepustakaan
2. Video/CD
3. Praktik langsung

MEDIA

Media yang digunakan dalam menempuh mata ajar profesi Keperawatan Keluarga adalah:

1. Model asli dan/atau tiruan


2. Alat tulis, papan, audio visual
3. Leaflet, poster, booklet, flipchart, dan lain-lain (dibuat sendiri ataupun boleh
diadopsi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan)

JADWAL KEGIATAN MAHASISWA

Kegiatan Minggu

1 2-3 4-6 7-8

Pengkajian Xxxx

a. Analisis Data dan Perumusan Xxxx


Diagnosis
b. Ronde keperawatan
a. Perencanaan Xxxx xxxx
b. Ronde keperawatan
c. Analisis jurnal
d. Ujian supervisi
a. Pelaksanaan xxxx xxxx Xxxx
b. Ronde keperawatan
Page 41 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


c. Analisis jurnal
d. Ujian supervisi
a. Evaluasi Xxxx
b. Presentasi kasus

Page 42 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


Page 43 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Keluarga


DAFTAR PUSTAKA
a. Allender, J.A. & Spardley, B.W. (2001). Community Health Nursing: Promoting and
Protecting the Publics Health. Philadelpia: Lippincott Williams & Wilkins.
b. Anderson, E., & Mc Farlane, J. (2004). Community As Partner:Theory and Practice
in Nursing, 4th edition. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
c. Clark, M.J.(2003). Community Health Nursing Caring for Populations, 4th
Edition. New Jersey : Pearson Education, Inc.
d. Edelman, C.L., & Mandle, C.L. (1994). Health Promotion Through the Lifespan.
Philadelphia : Mosby.
e. Ervin, N.F. (2002). Advanced Community Health Nursing Practice Population-
Focused Care. New Jersey: Pearson Education, Inc.
f. Freeman, R., & Heirinch J. (1981). Community Nursing Practice. Philadelphia :
W.B. Saunders
g. Friedman, M.M., Bowden, V.R., & Jones, E.G. (2003). Family Nursing: Research
Theory & Practice. New Jersey: Prentice Hall.
h. Higgs, Z.R., & Gutafson, D.D. (1985). Community as Client : Assessment and
Diagnosis. Philadelphia : F.A. Davis Co.
i. Hitchcock,JE., Scubert, PE., & Thomas, SA (1999). Community Health Nursing :
Caring in action. USA : Delmar Publisher
j. Leininger, M.M., McFarland, M.R. (2002). Transcultural Nursing: Concepts,
Theories, Research, and Practice 3rd edition. The McGrwaw-Hill Companies.
k. McEwen, M. (1998). Community-Based Nursing : An Introduction, 1st
Edition.Pennsylvania : W.B. Saunders Company
l. NANDA. (2009), Nursing Diagnoses NANDA: Definition and Clasification 2009-
2011.
m. McClosky & Bullechek. (2002). Nursing Outcome Classification (NOC).
Philadephia.
n. McClosky & Bullechek. (2002). Nursing Intervention Classification (NIC).
Philadelphia.
o. Mc.Murray, A. (2003). Community Health and Wellness : a Sociological approach.
Toronto : Mosby
p. Nies, M.A., and McEwan, M. (2001). Community health nursing: promoting the
health of population. (3rd Ed.), Philadelphia: Davis Company.
q. Pender, N.J., Carolyn, L.M., Mary, A.P. (2002). Health Promotion in Nursing
Practice. 4rd edition. Stamford: Appleton & Lange.
r. Stanhope, M. dan Lancaster, J. (1996). Community Health Nursing : Promoting
Health Of Agregates, Families And Individuals, 4 th ed. St.Louis : Mosby, Inc.

Page 44 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran A. Penilaian Kinerja Profesional

PENILAIAN KINERJA PROFESIONALITAS INDIVIDU


KEPERAWATAN KOMUNITAS

Mahasiswa ke
No. Kenerja Bobot Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. Interpesonal 15
-Komunikasi dengan kolega 5
(teman)
-Komunikasi antar kolega 5
(petugas kesehatan: perawat,
dokter, ahli gizi, kader dsb)
-Melibatkan aparat setempat, 5
sumber-sumber di masyarakat
2. Knowledge 35
-Pengetahuan dalam mengkaji 7
-Kemampuan analisa masalah 7
-Kemampuan mengkaitkan
rencana intervensi dengan 7
masalah
-Kemampuan analisa tahapan 7
tindakan
-Menggunakan konsep dan 7
teori
3. Skill 35
-Kemampuan komunikasi 10
dengan klien/kelompok
-Keterampilan dalam perasat 15
(persiapan, pelaksanaan,
evaluasi)
-Kemampuan menyampaikan 10
data verbal secara tertulis
dengan formulasi yang logis
dan baik
4. Etika dan legal 15
-Disiplin (klien dan kolega) 5
-Etis (klien dan kolega) 5
-Bertanggung jawab dalam
tindakan 5
-Segera menyampaikan
masalah yang dihadapi saat
ada kesulitan/kesalahan
Jumlah 100

Tanggal :
Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Page 45 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran B. Penilaian Pre dan Post Conference
PENILAIAN PRE DAN POST CONFERENCE KEPERAWATAN KOMUNITAS
Mahasiswa
No. Aspek penilaian Bobot Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Membuat laporan 30
pendahuluan (latar belakang,
1.
rencana keperawatan, strategi
pelaksanaan)
Menyampaikan rencana 15
2. asuhan/pelayanan
keperawatan
Menyampaikan hasil 15
3. asuhan/pelayanan
keperawatan
Member masukan 30
(tanggapan,pendapat,ide)
4. terhadap asuhan/pelayanan
keperawatan yang
didiskusikan
Memberikan respon (kognitif 10
5
dan afektif terhadap masukan)
Jumlah 100

Tanggal :
Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Page 46 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran C. Penilaian MMD, Pendidikan dan Promosi Kesehatan
PENILAIAN KERJA KELOMPOK KEPERAWATAN KOMUNITAS
(MMD I, MMD II, MMD III, PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN
MASYARAKAT)

Kegiatan Bobot Nama Mahasiswa


0-5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Evaluasi Proses
1.Mempersiapkan kegiatan 5
kelompok dengan baik
(membuat LP, Media,
Persiapan tempat, orang,
pembagian tugas dll)
2.Memotivasi masyarakat 5
untuk memanfaatkan
posyandu di wilayah
masing-masing
3.Berkontribusi dalam 5
melaksanakan tugas dan
peran kelompok
4.Berkomunikasi secara
efektif dengan anggota 5
tim dalam posyandu
5.Berkomunikasi secara
efektif dengan target 5
(pengunjung posyandu
ibu dan anak)
Evaluasi Hasil
1.Turut berperan serta 5
secara menyeluruh
2.Melakukan tugas yang 5
sudahbdisepakati dengan
kelompok
3.Menunjukkan kerja yang 5
berkualitas
4.Menunjukkan proses 5
belajar dalam kelompok
5.Mencapai tujuan tindakan 5
dilakukan kegiatan
Jumlah 50
Nilai=jumlah nilai dibagi
50 dikali 100

Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Page 47 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran D. Penilaian UKS
PENILAIAN UKS
Bobot Nama Mahasiswa
Aktivitas
0-5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Evaluasi proses
1. Memotivasi siswa/ 5
pelajar dalam mengikuti
kegiatan UKS
2. Mempersiapkan 5
penyelenggaraan
kegiatan UKS
(membuat LP, media,
persiapan tempat,
orang, pembagian tugas
dll)
3. Berkontribusi dalam 5
melaksanakan tugasdan
peran kelompok
4. Berkomunikasi secara 5
efektif dengan peserta
5. Kemampuan
mengembangkan dan 5
menyampaikan ide/
pendapat selam proses
berlangsung
Evaluasi hasil
1. Turut berperan serta 5
secara menyeluruh
dalam kerja kelompok
2. Melakukan tugas yang 5
sudah disepakati dalam
kelompok
3. Menunjukkan kerja 5
yang berkualitas
4. Menunjukkan proses 5
belajar dalam kelompok
5. Mencapai tujuan
tindakan dilakukan 5
kegiatan UKS

Jumlah 50
Nilai=jumlah nilai dibagi
50 dikali 100
Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Lampiran E. Penilaian Posyandu, Posbindu, Ponkestren, dan Ponkesdes


Page 48 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PENILAIAN KEGIATAN POSYANDU, POSBINDU, PONKESDES,
DAN PONKESTREN

Bobot Nama Mahasiswa


Kegiatan
0-5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Evaluasi Proses
1. Mempersiapkan 5
kegiatan kelompok
dengan baik (membuat
LP, Media, Persiapan
tempat, orang,
pembagian tugas dll)
2. Memotivasi masyarakat 5
untuk memanfaatkan
posyandu di wilayah
masing-masing
3. Berkontribusi dalam 5
melaksanakan tugas dan
peran kelompok
4. Berkomunikasi secara
efektif dengan anggota 5
tim dalam posyandu
5. Berkomunikasi secara
efektif dengan target 5
(pengunjung posyandu
ibu dan anak)
Evaluasi Hasil
1. Turut berperan serta 5
secara menyeluruh
2. Melakukan tugas yang 5
sudahbdisepakati
dengan kelompok
3. Menunjukkan kerja 5
yang berkualitas
4. Menunjukkan proses
belajar dalam kelompok 5
5. Mencapai tujuan
tindakan dilakukan 5
kegiatan
Jumlah 50
Nilai=jumlah nilai dibagi
50 dikali 100

Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Lampiran F. Penilaian UKK/OHN

Page 49 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PENILAIAN USAHA KESEHATAN KERJA
Bobot Nama Mahasiswa
Aktivitas
0-5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Evaluasi Proses
1. Memotivasi peserta dalam 5
mengikuti kegiatan
2. Mempersiapkan 5
penyelenggaraan kegiatan
(membuat LP, media,
persiapan tempat, orang,
pembagian tugas dll)
3. Berkontribusi dalam 5
melaksanakan tugas dan
peran kelompok
4. Berkomunikasi secara 5
efektif dengan peserta
5. Kemampuan
mengembangkan dan 5
menyampaikan
ide/pendapat selama proses
berlangsung
Evaluasi hasil:
1. Turut berperan serta secara 5
menyeluruh dalam kerja
kelompok
2. Melakukan tugas yang 5
sudah disepakati dalam
kelompok
3. Menunjukkan kerja yang 5
berkualitas
4. Menunjukkan proses 5
belajar dalam kelompok
5. Mencapai tujuan tindakan 5
dilakuikan kegiatan
Jumlah 50
Nilai= jumlah nilai dibagi 50
dikali 100

Pembimbing :
Nama-nama mahasiswa : 1. dst

Lampiran G. Penilaian Puskesmas/Lokmin/SWOT

Page 50 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PENILAIAN LAPORAN PROGRAM PUSKESMAS LOKMIN / SWOT

KEGIATAN Bobot Nilai Keterangan


A. Program
1. Uraikan program Puskesmas yang
mencerminkan rencana pelayanan 10
kesehatan nasional dalam:
a. Program
b. Kebijaksanaan (policy)
c. Target, sasaran danindikator
keberhasilan
d. Kegiatan/upaya program

2. Uraikan program Puskesmas yang


ada dalam hal (situasi dan status): 10
a. Masalah kesehatan masyarakat
yang ada di wilayah puskesmas
b. Target dan sasaran
c. Strategi
d. Kegiatan
e. Peran serta masyarakat
f. Lintas sektoral/program
g. Sasaran
h. Implementasi
- Hambatan
- Pendukung
i. Evaluasi
- Hasil
- Kekurangan
- Kelemahan

B. Identifikasi kesenjangan antara program 30


yang dilaksanakan dengan program
Kesehatan Nasional

C. Analisa penyebab terjadinya 30


kesenjangan atau kendala yang
mengurangi efektifitas dari pelaksanaan
program

D. Alternative penyelesaian masalah untuk 20


menghilangkan/mengurangi/mengatasi
kesenjangan yang ada
Total 100

Tanggal :
Penilaian :
Nama mahasiswa :

Lampiran H. Penilaian Presentasi SWOT Puskesmas

Page 51 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PENILAIAN PRESENTASI PROGRAM PUSKESMAS SWOT dan KASUS

NO Kemampuan Bobot Nilai Keterangan


1 Penyaji menyiapkan dan 10
mempersentasikan dengan
baik
2 Tujuan presentasi 10
dikemukakan dengan jelas
3 Penyaji menjelaskan kerangka 15
konsep/informasi dengan jelas
4 Penyaji mampu 15
menyimpulkan konsep yang
telah disampaikan sebelum
menyajikan konsep yang baru
5 Penyaji mampu mendorong 15
peserta untuk terlibat dalam
diskusi dengan baik
6 Pembagian waktu diatur 10
dengan baik
7 Penyaji menggunakan media 10
dan metode presentasi dengan
tepat
8 Penyaji mampu menganalisis 15
isi/pertanyaan secara tepat
Jumlah 100

Tanggal :
Nama mahasiswa :

Lampiran I. Penilaian Laporan Komunitas

Page 52 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


PENILAIAN LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

No Kemampuan Bobot Nilai Keterangan


1 Kekuatan mengidentifikasi latar belakang masalah dan 10
tujuan penulisan
2 Tinjauan pustaka 10
Kejelasan teori dan konsep pendukung disertai contoh
aplikatif
3 Pengkajian 15
a. Membina dan memelihara hubungan kerja
- Identifikasi tokoh masyarakat yang dapat
mewakili masyarakat dalam proses kegiatan
untuk bekerjasama dengan tim kesehatan
- melibatkan kelompok dalam: menetapkan tujuan
dan harapan kegiatan kelompok, eksplorasi
strategi dan teknik intervensi, merencanakan
frekuensi dan lama pertemuan dengan
masyarakat
- menggunakan teknik komunikasi efektif: sikap
percaya, memotivasi anggota kelompok
masyarakat untuk bekerja sama dan saling
menghargai, memberi penjelasan dengan
sederhana dan jelas, menyertakan kelompok
masyarakat dalam mengambil keputusan
b. Mengkaji masalah kesehatan dan sumber daya
- identifikasi masalah bersama masyarakat
- menyusun instrumen dengan tepat sesuai
kebutuhan masyarakat
- mengumpulkan data bersama masyarakat
- mengorganisasikan data bersama masyarakat
secara sistematis, ringkas dan akurat
- menganalisa data dengan menggunakan konsep
terkait biostatistik dan epidemiologi
4 Diagnosa 15
- Menyajikan hasil analisa data dengan
masyarakat untuk menetapkan masalah
kesehatan
- Menetapkan diagnosa berdasarkan kriteria
5 Rencana 15
- Menetapkan tujuan umum dan khusus
- Menetapkan rencana bersama masyarakat:
strategi intervensi yang tepat, sumber daya
yang diperlukan, penanggung jawab kegiatan,
waktu
- Menyajikan rencana intervensi secara
sistematis, ringkas dan akurat
6 Pelaksanaan 15
- Menggunakan strategi dan teknik organisasi
komuniti
- Menggunakan strategi pendidikan kesehatan

Page 53 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


dalam mengembangkan kemampuan
masyarakat untuk mandiri
- Mengembangkan rencana belajar/supervisi
untuk kader kesehatan
- Melibatkan kerjasama lintas program dan lintas
sektor
7 Evaluasi 10
- Menguraikan proses evaluasi
- Mengidentifikasi hasil asuhan
- Menyusun rencana tindak lanjut
8 Penulisan 10
Sistematis, akurat, lengkap, rapi
Jumlah 100

Kelompok : .........................................................
Anggota : .........................................................
Penilai : .........................................................

Page 54 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran J. Penilaian Ujian Stase/Ujian Supervisi
Nama Mahasiswa :
NIM :
No Aspek Yang Dinilai Bobot Nilai Ket
1 Reponsi I 20
1. Kesiapan: media, alat, perencanaan
2. Kemampuan analisis masalah terhadap rencana yang
disusun
3. Menggunakan dasar teori dan konsep
2 Pelaksanaan 50
1. Kemampuan fase awal orientasi 10
a. Salam dan penghargaan
b. Kontrak: topik, waktu, tujuan kunjungan; hal-hal
yang ingin dicapai
c. Memberi perhatian/minat saat ini (here and now)
d. Melakukan modifikasi rencana sesuai dengan
masalah saat ini
2. Kemampuan komunikasi 10
a. Sikap yang menghargai
b. Mendengar aktif
c. Memfasilitasi respon klien
d. Menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti
e. Menanyakan jika ada pernyataan yang tidak jelas
dan meberikan contoh
3. Kemampuan kolaboratif 10
a. Menyertakan klien pada pengkajian, perencanaan,
implementasi, dan evaluasi asuhan
b. Mendorong diskusi
c. Menghargai kemampuan klien
d. Menciptakan lingkungan terapeutik
4. Kemampuan tehnikal 10
a. Kemampuan dalam perasat tindakan
b. Tindakan sesuai kebutuhan komunitas
c. Menggunakan media
5. Kemampuan evaluasi 10
a. Menilai respon komunitas
b. Mengklarifikasi hal yang telah didiskusikan dan
disetujui
c. Membuat rencana yang akan datang (misalnya:
jadual, tujuan dan persiapan kunjungan
berikutnya)
3 Responsi II 20
1. Kemampuan analisis masalah terhadap tindakan yang
diberikan
2. Menggunakan dasar teori dan konsep

4 Pencatatan asuhan keperawatan 10


1. Data akurat
2. Catatan akurat, sistematis, dan rapi

Page 55 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


3. Mencatat semua tindakan yang telah dilaksanakan
dengan SOAP

Jember, ................................... 2014


Pembimbing,
Nilai:
(................................................)
NIP.

Ket: Lulus / Tidak Lulus

Page 56 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran K. Format Penilaian Ronde Keperawatan
Nama Mahasiswa :
NIM :
No Aspek yang dinilai Bobot Nilai Ket
1 Mahasiswa mampu menjelaskan data demografi 20
2 Mahasiswa mampu menjelaskan masalah keperawatan 10
utama
3 Mahasiswa mampu menjelaskan intervensi yang telah 20
dikerjakan
4 Mahasiswa mampu menjelaskan hasil yang didapat dari 30
intervensi
5 Mahasiswa mampu menentukan apa yang selanjutnya akan 20
dikerjakan dan alasan tindakan yang penting dilakukan
pada komunitas
Jumlah 100

Jember, ................................... 2013


Pembimbing,
Nilai:
(................................................)
NIP.

Page 57 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran L. Kompetensi Capaian
Nama :
NIM :
Sub-Sub Kompetensi Minimal Tanggal Pencapaian Paraf Pembimbing
Capaian Melihat Membantu Mandiri Akademik/Lapangan

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
Dst

Page 58 of 115

Buku Panduan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan keluarga


Lampiran M. Format Laporan Pendahuluan
1. Latar Belakang
a. Karakteristik komunitas (terdiri dari data permasalahan keluarga yang terkait
dengan kegiatan yang akan dilakukan)
b. Data pendukung kegiatan atau rencana dan teori yang mendukung masalah yang
akan diangkat
c. Data yang akan digali lebih lanjut (apabila ada)
2. Rencana Keperawatan
a. Diagnosis keperawatan komunitas (apabila belum ada masalah saja)
b. Tujuan umum (kegiatan yang akan dilaksanakan)
c. Tujuan khusus
3. Rancangan Kegiatan
a. Topik
b. Metode
c. Media
d. Waktu dan tempat
e. Setting tempat
f. Pengorganisasian (waktu, kelompok, tempat)
4. Kriteria Evaluasi
a. Evaluasi struktur
b. Evaluasi proses
c. Evaluasi hasil

Sertakan lampiran yang diperlukan untuk setiap tahap pertemuan dengan komunitas
Lampirkan materi (jika berada ditahap pelaksanaan dan evaluasi) dengan sumber rujukan.

Lampiran N. Format Laporan Akhir Profesi Keperawatan Komunitas


Cover
Halaman pengesahan
Kata pengantar
Daftar isi
Daftar tabel
Abstract

Bab 1 Pendahuluan
1.1 Latar belakang
1.2 Rumusan masalah
1.3 Tujuan
1.4 Manfaat

Bab 2. Tinjauan teori


2.1 Konsep singkat tentang puskesmas dan komunitas dan permasalahannya
2.2 Kerangka model community as partner yang sudah diaplikasikan pada komunitas
kelolaan

Bab 3. Tinjauan kasus sept format asuhan keperawatan komunitas (terlampir)


1.1 Pengkajian
1.2 Analisis data dan pohon masalah/web of caution/pathways

59 | P a g e
1.3 Diagnosis keperawatan
1.4 Perencanaan
1.5 Implementasi
1.6 Evaluasi
1.7 Renca tindak lanjut

Bab 4. Pembahasan
1.1 Pengkajian
1.2 Diagnosis keperawatan
1.3 Perencanaan
1.4 Implementasi
1.5 Evaluasi

Bab 5. Penutup
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran

Daftar pustaka
Lampiran foto kegiatan, LP dan leaflet, bukti kehadiran

Lampiran O. Format Log Book


Nama Mahasiswa :
NIM :
No Hari/Tanggal Jam Kegiatan Hasil Tanda Tangan Tanda Tangan
Kegiatan Mahasiswa Pembimbing

60 | P a g e
Lampiran P. Catatan Koreksi Tugas
Nama Mahasiswa :
NIM :
No Tgl LP NCP ADL MMD Posyandu Pre/Post UKS Supervisi Promosi Kompetensi Komentar/Saran Paraf
dll Conference dll Kesehatan Pembimbing

61 | P a g e
Lampiran Q. Presensi Mahasiswa
Nama Mahasiswa :
NIM :
No Hari dan Jam Jam Paraf Paraf Keterangan
Tanggal Datang Pulang Pembimbing Petugas/Desa

62 | P a g e
Lampiran R. Contoh Format Instrumen Pengkajian Komunitas

FORMAT
DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

A. DATA INTI
I. Data Organisasi
a. Lokasi :
b. Luas Wilayah :
c. Batas Wilayah :
II. Demografi
a. Jumlah Penduduk : Jiwa
Berdasarkan jenis kelamin
- Laki-laki : ....... Jiwa
- Perempuan : ... Jiwa
Berdasarkan kelompok usia
- Bayi : . Orang
- Anak-anak : . Orang
- Remaja : . Orang
- Dewasa : . Orang
- Lansia : . Orang
Berdasarkan agama
- Islam :
- Kristen :
- Khatolik :
- Hindu :
- Budha :
Berdasarkan suku bangsa
- Jawa : ..Orang
- Madura : .. Orang
- Lain lain : .. Orang
b. Kepadatan Penduduk : Orang / Km
c. Pertambahan penduduk :

III. Data Status Kesehatan


a. Kesehatan Ibu dan Anak
a.1. Jumlah ibu hamil : Orang
a.2. Pemeriksaan kehamilan
- Teratur : .. Orang (..%)
- Tidak teratur : .. Orang (..%)
a.3. Kelengkapan Imunisasi TT
- Lengkap : .. Orang (..%)
- Belum lengkap : .. Orang (..%)
a.4. Jumlah balita : .. Orang
a.5. Pemeriksaan balita ke Posyandu / Puskesmas

63 | P a g e
- Teratur : .. Orang (..%)
- Tidak teratur : .. Orang (..%)
a.6. Kelengkapan Imunisasi balita
- Lengkap : .. Orang (..%)
- Belum lengkap : .. Orang (..%)
a.7. Status gizi balita berdasar KMS
- Garis Hijau : .. (..%)
- Garis Kuning : .. (..%)
- Garis Merah : .. (..%)
b. Keluarga Berencana
b.1. Jumlah PUS : Orang
b.2. Keikutsertaan PUS pada program KB
- Ikut program KB : ..(..%)
- Belum ikut KB : .. (..%)
b.3. Jenis kontrasepsi yang diikuti
- IUD : ..Orang
- Pil : .. Orang
- Kondom : .. Orang
- Suntik : .. Orang
- Susuk : ..Orang
- MOW : .. Orang
- MOP : .. Orang
- Tidak KB : ..Orang
c. Kesehatan Remaja
c.1. Jumlah Penduduk
usia remaja : .. Orang (..%)
c.2. Jenis kegiatanpenduduk remaja mengisi waktu luang :
- Kumpul - kumpul : (..%)
- Mengikuti kursus : (..%)
- Olahraga : (..%)
- Remaja masjid / Gereja : (..%)
- Lain lain (Sebutkan) : (..%)
d. Kesehatan Lansia
d.1. Jumlah penduduk lanjut usia : Orang
d.2. Keadaan kesehatan lansia
- Ada masalah (sebutkan) : (..%)
- Tidak ada masalah : (..%)
e. Distribusi penyakit di masyarakat
e.1. ISPA : Orang (..%)
e.2. Diare : Orang (..%)
e.3. DHF : Orang (..%)
e.4. Penyakit kulit : Orang (..%)
e.5. Hipertensi : Orang (..%)
e.6. DM : Orang (..%)
e.7. TB Paru : Orang (..%)

B. DATA SUBSYSTEM
I. Lingkungan Fisik
64 | P a g e
a. Sumber air dan air minum
a.1. Penyediaan air bersih
- PAM : . (..%)
- Sumur : . (..%)
- Sungai : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)

a.2. Penyediaan air minum


- PAM : . (..%)
- Sumur : . (..%)
- Sungai : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
a.3. Pemanfaatan air minum
- PAM : . (..%)
- Air mineral steril : . (..%)
a.4. Pengelolaan air minum
- Selalu dimasak : (..%)
- Kadang kadang dimasak : (..%)
- Tidak pernah dimasak : (..%)
- Air mieral
- Air isi ulang
b. Saluran pembuanan air / sampah
b.1. Kebiasaan membuang sampah : (..%)
- Ditimbun : .(..%)
- Dibakar : .(..%)
- Diangkut petugas : (..%)
- Lain lain (sebutkan) : .... (..%)

b.2. Pembuangan air limbah


- Got : . (..%)
- Sungai : . (..%)
- Kolam : . (..%)
- Lain lai (sebutkan) : . (..%)
b.3. Keadaan pembuangan air limbah
- Meluber kemana mana : . (..%)
- Lancar : . (..%)
c. Kandungan lemak
c.1. Kepemilikan kandang ternak
- Ya : . (..%)
- Tidak : . (..%)
c.2. Letak kandang ternak
- Di luar rumah : . (..%)
- Di dalam rumah : . (..%)
d. Jamban
d.1. Kepemilikan jamban
- Memiliki jamban : . (..%)
- Tidak memiliki jamban : . (..%)

65 | P a g e
d.2. Macam jamban yang dimiliki
- Septic tank : . (..%)
- Sumur cemplung : . (..%)
- Sumur dengan perserapan : . (..%)
d.3. Bila tidak mempunyai jamban berak di
- WC umum : . (..%)
- Jamban tetangga : . (..%)
- Sungai : . (..%)
- Sawah : . (..%)
d.4. Keadaan jamban
- Bersih : . (..%)
- Kotor : . (..%)
e. Keadaan rumah
e.1. Tipe rumah
- Type A (tembok) : . (..%)
- Type B (1/2 tembok) : . (..%)
- Type C (Papan atas) : ..... (..%)
e.2. Status rumah
- Milik sendiri : . (..%)
- Kontrak : . (..%)
e.3. Lantai rumah
- Tanah : . (..%)
- Papan : . (..%)
- Tegel /semen : . (..%)
e.4. Ventilasi
- Ada : . (..%)
- Tidak ada : . (..%)
e.5. Luas kamar tidur
- Memenuhi syarat : . (..%)
- Tidak memenuhi syarat : . (..%)
e.6. Penerangan rumah oleh cahaya matahari
- Baik : . (..%)
- Cukup : . (..%)
- Kurang : . (..%)
f. Halaman rumah
f.1. Kepemilikan
- Memiliki : . (..%)
- Tidak memiliki : . (..%)
f.2. Pemanfaatan pekarangan / halama rumah
- Ya : . (..%)
- Tidak : . (..%)
f.3. Jenis pemanfaatan pekarangan rumah
- Sayuran : . (..%)
- Buah buahan : . (..%)
- Toga : . (..%)
- Tanaman : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
66 | P a g e
f.4. Keadaan pekarangan
- Bersih : . (..%)
- Kotor : . (..%)

II. Pendidikan
a. Distribusi penduduk berdasarkan kegiatan pendidikan (usia sekolah)
- Penduduk sekolah : . Orang (..%)
- Penduduk tidak sekolah : Orang (..%)
b. Distribusi penduduk berdasarkan jenis pendidikan
- Pedidikan formal : . (..%)
- Pendidikan non-formal : . (..%)
c. Distribusi penduduk berdasarkan tingkat pendidikan formal
- Tidak sekolah / buta aksara : . (..%)
- SD : . (..%)
- SLTP : . (..%)
- SMU : . (..%)
- PT : . (..%)
III. Fasilitas umum dan kesehatan
a. Fasilitas umum
a.1. Sarana pendidikan formal
- Jumlah TK : . Buah
- Jumlah SD/ sederajat : . Buah
- Jumlah SLTP / sederajat : . Buah
- Jumlah SMU / sederajat : . Buah
- Jumlah PT / sederajat : .Buah
a.2. Sarana kegiatan kelompok
- Karang taruna : .Kelompok
- Pengajian : .Kelompok
- Ceramah agama x/bulan : . x / bulan
- PKK : . x / bulan
- Pondok pesantren / TPA
Kelompok : . Kelompok
- Lain lain (sebutkan) : ..
a.3. Sarana ibadah
- Jumlah masjid : .Buah
- Mushola : .Buah
- Gereja : . Buah
- Pura / Vihara : . Buah
a.4. Sarana olahraga
- Lapangan sepak bola : .... Buah
- Lapangan Bola volley : .Buah
- Lapangan bulu tangkis : . Buah
- Lain lain (sebutkan) : . Buah
a.5. Tempat perkumpulan umum
- Balai desa : . Buah
- Dukuh : . Buah
67 | P a g e
- RW : . Buah
- RT : . Buah
b. Fasilitas kesehatan
b.1. Jenis fasilitas kesehatan
- Puskesmas pembantu : . Buah
Jarak dari desa : .Km
- Puskesmas : . Buah
Jarak dari desa : .Km
- Rumah sakit : . Buah
Jarak dari desa : . Km
- Praktek dokter swasta : . Buah
- Praktek bidan / Polindes : . Buah
- Praktek kesehatan lain
(sebutkan) : . Buah
- Tukang gigi : . Buah
b.2. Pemanfaatan fasilitas kesehatan
- Puskesmas pembantu : .Buah
- Puskesmas : . Buah
- Rumah sakit : . Buah
- Praktek dokter swasta : .Buah
- Praktek bidan / Polindes : .... Buah
- Praktek kesehatan lain
(sebutkan) : . Buah

IV. Sosial Ekonomi


a. Karakteristik pekerjaan
a.1. Jenis pekerjaan
- PNS / Polisi / TNI : . (..%)
- Pegawai swasta : . (..%)
- Wiraswasta : . (..%)
- Petani (sawah / tambak) : . (..%)
- Buruh tani / buruh pabrik : . (..%)
- Nelayan : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
a.2. Status pekerjaan penduduk > 18 tahun < 65 tahun
- Penduduk bekerja : . (..%)
- Penduduk tidak bekerja : . (..%)

b. Pusat kegiatan ekonomi


- Pasar tradisional : . Buah
- Pasar swalayan : . Buah
- Toko kelontong : .Buah

c. Penghasilan rata rata perbulan


- < Rp. 450.000 / bulan : . (..%)
- Rp. 450.000 Rp. 600.000 : . (..%)

68 | P a g e
- Rp. 600.000 Rp. 800.000 : . (..%)
- > Rp. 800.000 / bulan : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
d. Pengeluaran rata rata perbulan
- < Rp. 150.000 / bulan : . (..%)
- Rp. 150.000 Rp. 300.000 : . (..%)
- Rp. 300.000 Rp. 500.000 : . (..%)
- > Rp. 500.000 / bulan : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
e. Kepemilikan industri
Ada

Tidak ada

f. Jenis industri kecil


Makanan
Pakaian
Sepatu

V. Keamanan dan Transportasi


a. Keamanan
- Pemadam kebakaran : . Buah
- Instansi polisi : . Buah
- Poskamling : . Buah
b. Transportasi
b.1. Fasilitas transpotasi
- Jalan raya : . Km
- Jalan tol : . Km
- Jalan setapak : . Km
b.2. Alat transportasi yang dimiliki masyarakat
- Tidak punya : . (..%)
- Sepeda pancal : . (..%)
- Sepeda motor : . (..%)
- Mobil : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)

b.3. Penggunaan sarana transportasi oleh masyarakat


- Angkutan / kendaraan umum : . (..%)
- Kendaraan pribadi : . (..%)

VI. Politik dan Pemerintahan


a. Struktur organisasi pemerintahan
Ada Tidak ada

69 | P a g e
b. Kelompok pelayanan kepada masyarakat (PKK, Karang taruna, Panti, LKMD,
Posyandu, UKGMD)
Ada Tidak ada
c. Kebijakan pemerintah dalam pelayanan kesehatan
Ada Tidak ada

d. Peran serta partai politikdalam pelayanan kesehatan


Ada Tidak ada
VII. Komunikasi
a. Fasilitas komunikasi yang ada di masyarakat
- Radio : . (..%)
- TV : . (..%)
- Telepon : . (..%)
- Majalah : . (..%)
- Lain lain (sebutkan) : . (..%)
b. Teknik penyampaian informasi kepada masyarakat
Radio TV
Papan pengumuman
Pengeras suara keliling
Lain lain (sebutkan)

VIII. Sarana rekreasi


- Tempat wisata alam : .Buah
- Kolam renang : .Buah
- Taman kota : . Buah
- Bioskop : . Buah
- Lain lain (sebutkan) : . Buah

IX. Persepsi
Dikembangkan berdasarkan kebutuhan (misal kaji tentang tingkat
pengetahuan, sikap, dan ketrampilan masyarakat terkait masalah yang akan
diatasi bersama)
Pengukuran tanda-tanda vital, nilai lab, dll pada masyarakat sesuai
kebutuhan

CATATAN: format ini dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sewaktu

MMD I

ANALISA DATA
NO PENGELOMPOKAN DATA KEMUNGKINAN MASALAH
PENYEBAB KEPERAWATAN
KOMUNITAS

70 | P a g e
Skoring Prioritas Masalah Keperawatan Komunitas
Diagnosa Pentingnya Perubahan positif untuk Penyelesaian untuk Total score
keperawatan penyelesaian penyelesaian di komunitas Peningkatan
komunitas masalah 0 : tidak ada kualitas hidup
1 : rendah 1 : rendah 0 : tidak ada
2 : sedang 2 : sedang 1 : rendah
3 : tinggi 3 : tinggi 2 : sedang
3 : tinggi

FORMAT PERENCANAAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

No Diagnosis Tujuan Rencana Aktivitas Evaluasi


Manajemen Kegiatan
Indikator Evaluator

POA (PLAN OF ACTION)

No Rencana Tujuan Sumberdaya


Kegiatan Kegiatan
Penanggung Waktu Alokasi Tempat
Jawab Pelaksanaan Dana Pelaksanaan

71 | P a g e
LAMPIRAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
Lampiran A. Penilaian Kinerja Profesionalitas Mahasiswa

No Aspek Penilian Nama Mahasiswa (Skala 1-4)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Hubungan antar manusia

a. Mengadakan pendekatan kepada


klien, keluarga, dan masyarakat
b. Dapat berkomunikasi dengan semua
orang yang terkait dalam
keperawatan, seperti klin, keluarga,
masyarakat, teman sejawat, dan
anggota tim
2 Partisipasi dan inisiatif mahasiswa di
tempat praktik

3 Tanggung jawab dalam tugas

a. Menerima beban tugas sesuai


prosedur
b. Melaksanakan tugas sesuai dengan
wewenangnya
c. Menggunakan setiap kesempatan
untuk belajar/mendapatkan
pengalaman
72 | P a g e
d. Meninggalkan tempat tugas setelah
melakukan evaluasi dan
rekomendasi
4 Kejujuran

a. Melaksanakan asuhan keperawatan


sesuai dengan ketentuan yang
berlaku
b. Membuat laporan sesuai dengan data
yang ada
c. Menandatangani daftar hadir sesuai
kehadirannya
d. Mengakui kesalahan yang telah
dilakukan/tidak
5 Kedisipilanan

a. Datang tepat pada waktunya

b. Mentaati tata tertib/ketentuan yang


berlaku di tempat praktik/
6 Sopan santun

Menghargai orang lain sebagai makluk


biopsikososial kultural dan spritual
terhadap klien, keluarga, masyarakat,
teman sejawat, dan anggota tim

7 Kerja sama

a. Tidak sering terjadi kesalahpahaman


dalam bekerja secara tim
b. Dapat bekerja sama dengan klien,
keluarga, masyarakat, teman
sejawat, dan anggota tim
8 Penampilan

a. Pakaian bersih dan rapi

b. Cekatan

c. Sabar

d. Tidak ragu-ragu dalam bertindak

9 Ketelitian

a. Dalam melaksanakan asuhan


keperawatan bertindak dengan
tenang
b. Lengkap dalam mebuat dokumentasi
asuhan keperawatan

73 | P a g e
10 Kematangan profesional

a. Dalam melaksanakan asuhan


keperawatan memegang etika
profesi dan menggunakan ipteks
terkini keperawatan
b. Merahasiakan dan menghindari
pembicaraan yang tidak perlu
tentang klien, keluarga, masyarakat,
teman sejawat, dan anggota tim
c. Merujuk kasus yang tidak dapat
tuntas pada asuhan keperawatan
keluarga
Jumlah

Jember, ................................... 201


Pembimbing,
Nilai:

skala x 10 x 100 (................................................)


NIP.
4
Daftar Mahasiswa:
1........................................ 4........................................ 7...............................
2........................................ 5........................................ 8................................
3........................................ 6.......................................... 9.................................

Lampiran B. Format Penilian Pre dan Post Conference

No Aspek Yang Dinilai Bobot Mahasiswa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Kesiapan dalam pre/post


konferensi

2 Mengemukakan pendapat

74 | P a g e
selama pre/post konferensi

3 Mengidentifikasi masalah
atau mengemukakan issue
untuk diskusi kelompok

4 Menerima ide dari orang lain

5 Mengontrol emosi sendiri

6 Memperhatikan dalam proses


kelompok dan bekerja sama
dalam pencapaian prroses
kelompok

Jumlah

Jember, ................................... 201

Pembimbing,

(................................................)

NIP.

Daftar Mahasiswa:

1........................................ 4........................................ 7...............................

2........................................ 5........................................ 8................................

3........................................ 6.......................................... 9.................................

Lampiran C. Format Penilaian Ujian Supervisi Keluarga

75 | P a g e
Nama Mahasiswa :
NIM :

No Aspek Yang Dinilai Bobot Nilai Ket

1 Reponsi I 20

4. Kesiapan: media, alat, perencanaan


5. Kemampuan analisis masalah terhadap rencana yang
disusun
6. Menggunakan dasar teori dan konsep
2 Pelaksanaan 50

6. Kemampuan fase awal orientasi 10


e. Salam dan penghargaan
f. Kontrak: topik, waktu, tujuan kunjungan; hal-hal
yang ingin dicapai
g. Memberi perhatian/minat saat ini (here and now)
h. Melakukan modifikasi rencana sesuai dengan
masalah saat ini
7. Kemampuan komunikasi 10
f. Sikap yang menghargai
g. Mendengar aktif
h. Memfasilitasi respon klien
i. Menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti
j. Menanyakan jika ada pernyataan yang tidak jelas
dan meberikan contoh
8. Kemampuan kolaboratif 10
e. Menyertakan klien pada pengkajian, perencanaan,
implementasi, dan evaluasi asuhan
f. Mendorong diskusi
g. Menghargai kemampuan klien
h. Menciptakan lingkungan terapeutik
9. Kemampuan tehnikal 10
d. Kemampuan dalam perasat tindakan
e. Tindakan sesuai kebutuhan keluarga
f. Menggunakan media
10. Kemampuan evaluasi 10
d. Menilai respon keluarga
e. Mengklarifikasi hal yang telah didiskusikan dan
disetujui
f. Membuat rencana yang akan datang (misalnya:
jadual, tujuan dan persiapan kunjungan
berikutnya)
3 Responsi II 20

3. Kemampuan analisis masalah terhadap tindakan yang


diberikan
4. Menggunakan dasar teori dan konsep

76 | P a g e
4 Pencatatan asuhan keperawatan 10

4. Data akurat
5. Catatan akurat, sistematis, dan rapi
6. Mencatat semua tindakan yang telah dilaksanakan
dengan SOAP

Jember, ................................... 201

Nilai: Pembimbing,

Ket: Lulus / Tidak Lulus


(................................................)

NIP.

77 | P a g e
Lampiran D. Format Penilaian Keluarga Kelolaan Utama

Nama Mahasiswa :

NIM :

No Aspek yang dinilai Bobot Nilai Ket

1 Pengkajian 25

a. Menetapkan data dasar dengan lengkap


1. Mengumpulkan data dasar yang berorientasi pada
masalah 15
2. Data lengkap dan sesuai dengan kebutuhan
3. Data sistematis dan akurat
b. Analisis dan skoring
1. Mengorganisasikan data yang sesuai terhadap
sebuah masalah keperawatan
2. Mengartikan hungan antar faktor yang terkait
terhadap sebuah masalah keperawatan
3. Menyusun skoring sesuai dengan prinsip
10

2 Diagnosis 15

2. Menetapkan diagnosis terhadap masalah keperawatan


yang ditemukan secara akurat
3. Menetapkan prioritas masalah yang ditemukan
4. Merubah/memperbaiki diagnosis sesuai dengan data
yang didapatkan
3 Perencanaan 20

1. Menyusun tujuan umum sesuai dengan diagnosis yang


dirumuskan
2. Menyusun tujuan khusus dengan kriteria evaluasi
(spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, relevan, dan ada
batas waktu)
3. Tujuan diarahkan pada kemandirian keluarga
4. Mengidentifikasi intervensi keperawatan yang sesuai
4 Tindakan 20

1. Melibatkan keluarga dalam melaksanakan intervensi


keperawatan
2. Menggunakan tehnik yang tepat dalam melaksanakan
intervensi keperawatan
78 | P a g e
3. Melakukan tindakan sesuai kebutuhan
4. Melakukan ketrampilan komunikasi yang efektif
5. Melakukan tindakan keperawatan yang mendukung
kemandirian keluarga
6. Berperan sebagai koordinator kesehatan
7. Melakukan rujukan sesuai dengan kebutuhan
8. Melakukan pencatatan intervensi keperawatan dengan
akurat

5 Evaluasi 20

1. Menyertakan klien/keluarga dalam mengevaluasi


asuhan yang diberikan
2. Mengevaluasi asuhan sesuai dengan tujuan khusus yang
ditetapkan
3. Memodifikasi intervensi sesuai dengan hasil evaluasi
4. Mencatat evaluasi dengan sistem SOAP (subyektif,
obyektif, aassessment, dan planning) secara sistematis
dan akurat
Jumlah 100

Jember, ................................... 2013

Nilai: Pembimbing,

(................................................)

NIP.

79 | P a g e
Lampiran E. Format Penilaian Keluarga Kelolaan Resume

Nama Mahasiswa :

NIM :

No Aspek yang dinilai Bobot Nilai Ket

1 Pengkajian 20

a. Formulasi data saat ini (here and now) yang


mendukung masalah
b. Menggambarkan data penjajakan tahap I dan II
2 Diagnosis 10

Ditetapkan sesuai dengan data yang mendukung

3 Perencanaan 20

a. Penulisan tujuan meliputi kriteria SMART


b. Intervensi spesifik sesuai dengan kebutuhan
masalah keluarga saat ini
4 Implementasi 30

Formulasi pelaporan menggambarkan implementasi yang


dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan
melibatkan keluarga

5 Evaluasi 20

Formulasi dengan menggunakan SOAP

Jumlah 100

80 | P a g e
Jember, ................................... 2013

Nilai: Pembimbing,

(................................................)

NIP.

Lampiran F. Format Penilaian Ronde Keperawatan

Nama Mahasiswa :

NIM :

No Aspek yang dinilai Bobot Nilai Ket

1 Mahasiswa mampu menjelaskan data demografi 20

2 Mahasiswa mampu menjelaskan masalah keperawatan 10


utama

3 Mahasiswa mampu menjelaskan intervensi yang telah 20


dikerjakan

4 Mahasiswa mampu menjelaskan hasil yang didapat dari 30


intervensi

5 Mahasiswa mampu menentukan apa yang selanjutnya akan 20


dikerjakan dan alasan tindakan yang penting dilakukan
pada keluarga

Jumlah 100

81 | P a g e
Jember, ................................... 2013

Nilai: Pembimbing,

(................................................)

NIP.

Lamiran G. Format Penilaian Presentasi Kasus

Nama Mahasiswa :

NIM :

No Komponen Bobot Skor Nilai Ket

1 2 3 4 5

1 Penggunaan waktu presentasi diatur 10


dengan baik

2 Penggunaan bahasa lugas daan ilmiah 5

3 Penguasaan situasi/lingkungan dengan 5


baik

4 Respons terhadap pertanyaan dan 10


penguasaan emosi

5 Sistematika dan rasionalitas 20

82 | P a g e
penyampaian jawaban

6 Penggunaan media presentasi 10


mendukung

7 Penyampaian ide-ide sesuai dengan 10


konsep

8 Kemampuan menanggapi secara 20


teoritis/konseptual

9 Kemampuan menyampaikan makalah 10

Jumlah 100

Jember, ................................... 2013

Nilai: Pembimbing,

(................................................)

NIP.

Lampiran H. Penilaian Analisis Jurnal

No Penjelasan Aitem Penilaian Nilai

1 Abstrak dibahas secara rinci dan jelas 10

2 Pendahuluan menggambarkan riset yang dilakukan 10

3 Metodologi mendukung penelitian yang dilakukan 10

4 Hasil menggambarkan hasil riset berdasarkan metodologi yang 10


digunakan

5 Pembahasan mengupas secara membandingkan dan menjelaskan 10


terperinci hasil dengan beberapa hasil riset pembanding

6 Kesimpulan menggambarkan hasil riset 10

7 Kemungkinan implikasi pada keluarga binaan dari jurnal yang 15


dianaliais

83 | P a g e
8 Penggunaan hasil jurnal pada tindakan keperawatan keluarga binaan 15

9 Analisis penerapan pada praktek keperawatan keluarga di Indonesia 10

Total 100

Jember, ................................... 2013

Nilai: Pembimbing,

(................................................)

NIP

84 | P a g e
Lampiran I. Kompetensi Capaian

Sub-Sub Kompetensi Minimal Tanggal Pencapaian Paraf Pembimbing


Capaian Akademik/Lapangan
Melihat Membantu Mandiri

14. Melakukan koordinasi dengan dokter/perawat/bidan/kader 8


kesehatan wilayah binaan terkait dengan keluarga sasaran
binaan
15. Melakukan kontrak terhadap keluarga binaan 8

16. Menyusun format pengkajian keluarga binaan 8

17. Menyiapkan family nursing kit keluarga binaan 8

18. Mengkaji karakteristik umum keluarga binaan 8

19. Mengkaji tahap perkembangan keluarga binaan 8

20. Mengkaji struktur keluarga binaan 8

21. Mengkaji fungsi keluarga binaan 8

22. Mengkaji lingkungan keluarga binaan 8

23. Mengkaji stress dan koping keluarga binaan 8

24. Mengkaji harapan keluarga binaan 8

25. Melakukan pemeriksaan fisik anggota keluarga binaan 8

26. Menganalisis pemeriksaaan penunjang keluarga binaan 8

27. Menggali potensi dan sumber daya keluarga binaan 8

85 | P a g e
28. Menganalisis hasil pengkajian keluarga binaan 8

6. Menganalisis data pengkajian keluarga binaan 8

7. Menganalis penyebab masalah keluarga binaan 8

8. Merumuskan masalah keluarga binaan 8

9. Memformulasikan diagnosis keluarga binaan baik 8


aktual/risiko/potensial
10. Mampu mengidentifikasi masalah keluarga binaan sebagai 8
bagian dari foci keluarga 1 sampai dengan foci 5
7. Memprioritaskan masalah keluarga binaan 8

8. Menyusun tujuan umum keluarga binaan 8

9. Menyusun tujuan khusus keluarga binaan 8

10. Menyusun rencana tindakan keperawatan keluarga dengan 8


melibatkan potensi keluarga
11. Menyusun rencana pendidikan kesehatan pada keluarga yang 10
memiliki masalah sesuai dengan kebutuhan:
Oksigenasi/Sirkulasi/Cairan nutrisi/Eliminsi/Tidur dan
istirahat/Stress dan Koping/Integumen dan
mobilisasi/Seksualitas dan reproduksi/Nilai dan
keyakinan/Kebersihan dan kenyamanan/Konsep
diri/Termoregulasi/Keamanan dan pencegahan
cidera/Komunikasi
12. Menyusun rencana terapi keperawatan pada keluarga yang 10
memiliki masalah sesuai dengan kebutuhan:
Oksigenasi/Sirkulasi/Cairan nutrisi/Eliminsi/Tidur dan
istirahat/Stress dan Koping/Integumen dan
mobilisasi/Seksualitas dan reproduksi/Nilai dan

86 | P a g e
keyakinan/Kebersihan dan kenyamanan/Konsep
diri/Termoregulasi/Keamanan dan pencegahan
cidera/Komunikasi
3. Kemampuan mempersiapkan tindakan keperawatan dalam 10
asuhan keperawatan keluarga
4. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah oksigenasi
k. Memberikan posisi yang memperluas area paru
l. Melakukan fisioterapi dada dan meakukan batuk efktif
m. Memberikan tindakan pelega pernapasan (inhalasi
sederhana) sesuai sarana yang ada di keluarga
n. Melatih keluarga mencegah penularan penyakit sistem
pernapasan (menutup bila batuk, menampung dahak)
o. Melakukan tindakan pemeliharaan lingkungan rumah
untuk memenuhi kebutuhan oksigenasasi (ventilasi,
sirkulasi)
p. Melakukan senam pernapasan
q. Memberikan obat tradisional sesuai engan evidence based
r. Melakukan rujukan keluarga yang memiliki masalah
pernapasan ke pelayanan kesehatan yang sesuai
s. Memantau pemberian obat yang diperolh dari pelayanan
kesehatan
t. Menetapkan pengawas inum obat pada kasus TB
16. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Sirkulasi
g. Melatih keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi
keluarga dengan masalah sirkulasi
h. Melakukan senam jantung/sesuai kebutuhan.
i. Melakukan latihan gerak bertahap sesuai kebutuhan

87 | P a g e
j. Memberikan contoh langsung pembatasan natrium dari
makanan dan minuman
k. Mengukur kbutuhan intake dan output
l. Memantau pemberian obat yang diperoleh dari pelayanan
kesehatan
17. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Cairan nutrisi
g. Membuat LGG/oralit
h. Memberikan cairan sesuai kebutuhan tubuh (sesuai usia
dan masalah).
i. Memeberikan nutrisi sesuai tahap perkembangan.
j. Memberikan contoh langsung makanan pengganti sesuai
kebutuhan rumah tangga
k. Melatih keluargamengolah makanan sehat
l. Melakukan tindakan mengatasi panas tubuh : kompres
18. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Eliminasi
f. Memberikan nutrisi dan cairan sesuai kebutuhan dari
masalah eliminasi (fekal/urin)
g. Melakukan tindakan bladder training dengan masalah
inkontinensia urin
h. Melatih keagle exercise
i. Melakukan kebersihan daerah eliminasi
j. Membantu pemberian obat yng diperoleh dari pelayanan
kesehatan
19. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Tidur dan istirahat
d. Melakukan tindakan untuk memenuhi ruangan/lingkungan

88 | P a g e
yang menunjang untuk kenyamanan istirahat/tidur
e. Memberikan contoh makanan yang mempermudah atau
mempersulit tidur
f. Membantu keluarga memenuhi kebutuhan tidur
anggotanya sesuai usia.
20. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Stress dan koping
e. Melatih relaksasi napas dalam
f. Melatih penyaluran emosi sesuai kebutuhan
g. Melatih bersikap asertif
h. Melatih keluarga mengenali sumber stress
21. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Integumen dan
mobilisasi
i. Melakukan perawatan luka
j. Melakukan latihan ROM
k. Melakukan perubahan posisi/ambulasi
l. Melatih keluarga menggunakan alat bantu mobilisasi
m. Melatih keluarga menciptakan lingkungan yag aman sesuai
usia
n. Melakukan perawatan kulit sesuai masalah
o. Melakukan massase untuk mengurangi nyeri
p. Melakukan kompres panas dingin sesuai masalah
22. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Seksualitas dan
reproduksi
g. Membantu keluarga untuk memilih alat konrasepsi yang
tepat

89 | P a g e
h. Membantu keluarga mengatasi dismenorrhea (kompres
hangat, latih gerak)
i. Melatih keluarga untuk mempesiapkan remaja dalam
pendidikan seksual
j. Melatih keluarga mengatasi masalah dari efek samping alat
kontrasepsi
k. Membantu keluarga mengatasi masalah ibu hamil misal
mual muntah
l. Melatih keluarga di rumah dalam perawatan bayi
23. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Nilai dan keyakinan
c. Memotivasi keluarga untuk beribadah sesuai dengan
keyakinannya.
d. Memperbaiki nilai budaya yang sesuai dengan kesehatan
24. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Kebersihan dan
kenyaman
d. Melatih keluarga memeihara kebersihan diri (personal
hygiene)
e. Melatih keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat
(matahari, udara)
f. Modifikasi lingkungan yang menunjang kesehatan
25. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Konsep diri
c. Melatih keluarga melakukan stimulasi perkembangan anak
sesuai usia.
d. Mempersiapkan keluarga dalam menghadapi perubahan
diri anggotanya (misal cacat, sakit)

90 | P a g e
26. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Termoregulasi
d. Melatih keluarga mengenali masalah peningkatan/
penurunan suhu tubuh
e. Melakukan tindakan mengatasi peningkatan suhu tubuh :
minum, pakaian, lingkungan, kompres.
f. Melakukan tindakan mengatasi penurunan suhu tubuh :
minum, pakaan, lingkungan
27. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah keamanan dan
pencegahan cidera
d. Melatih keluarga memelihara lingkungan rumah yang
aman (tangga, cahaya, benda tajam)
e. Membantu keluarga mengenali sumber-sumber bahaya
f. Melatih anggota keluarga bersikap aman (berkendaraan,
bermain, menyebrang, sumber panas/kompor)
28. Melakukan tindakan pada keluarga yang memiliki masalah 10
sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan potensi yang
ada di keluarga binaan dengan masalah Komunikasi
d. Melakukan komunkasi terapeutik sesuai usia
e. Bersikap asertif
f. Melakukan konseling untuk masalah kesehatan fisik
29. Melatih keluarga merawat anggota keluarga pasca rawat rumah 10
sakit (post op, stroke, HIV/AIDS, kanker, DM)
30. Melakukan rehabilitasi kepada klien post rawat di rumah sakit 10
di rumah
31. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Coaching pada 10
masalah keperawatan keluarga binaan

91 | P a g e
32. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Guidance pada 10
masalah keperawatan keluarga binaan
33. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Konseling pada 10
masalah keperawatan keluarga binaan
34. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Modifikasi perilaku 10
pada masalah keperawatan keluarga binaan
35. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Structural family 10
therapy pada masalah keperawatan keluarga binaan
36. Melakukan terapi keperawatan keluarga: Functional family 10
therapy pada masalah keperawatan keluarga binaan
37. Menetapkan komponen evaluasi keperawatan keluarga sesuai 8
masalah yang ditemukan
38. Menilai kemandirian keluarga 8

39. Menyusun rencana tindak lanjut dari evaluasi keperawatan 8


keluarga sesuai masalah yag ditemukan
40. Melakukan kolaborasi dengan tim kesehatan lain 8

41. Merujuk anggota keluarga yang memiliki masalah pada instansi 8


terkait
42. Merancang metode dokumentasi keperawatan keluarga binaan 8

43. Menuliskan proses keperawatan yang dilakukan pada format 8


dokumentasi secara tepat
44. Melakukan dokumentasi hasil keperawatan keluarga 8

45. Menyusun rencana tindak lanjut pembinaan keluarga binaan 8


pada petugas kesehatan/kader kesehatan setempat
46. Melaporkan hasil asuhan keperawatan keluarga pada 8
dokter/perawat/bidan/kader kesehatan setempat untuk rencana
tindak lanjut binaan

92 | P a g e
47. Mampu memperoleh persetujuan asuhan dari klien dan/atau 8
keluarga/ pendamping/penasehat,berdasarkan penyajian
informasi yang akurat serta dapat dipahami klien dan/atau
keluarga
48. Mampu berkontribusi dalam mengelola sumber daya manusia, 8
fasilitas, finansial, dan sistem pendukung yang dimiliki klien
dalam pelayanan keperawatan dalam lingkup
tanggungjawabnya (dalam suatu unit ruang rawat) secara tepat
49. Mendelegasikan kegiatan non keperawatan dan pengelolaan 8
pasien secara terbatas kepada perawat Ahli Madya
50. Menerima pendelegasian pengelolaan pasien dari Ners 8
Spesialis keperawatan
51. Menerima umpan balik dan melakukan supervisi dan kegiatan 8
berkelanjutan dari keluarga binaan
52. Mampu merencanakan program promosi kesehatan melalui 8
kerjasama dengan sesama perawat, profesional lain serta
kelompok masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan,
meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat keluarga
binaan
53. Mampu melaksanakan program promosi kesehatan melalui 8
kerjasama dengan sesama perawat, profesional lain serta
kelompok masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan,
meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat keluarga
binaan
54. Mampu mengevaluasi program promosi kesehatan melalui 8
kerjasama dengan sesama perawat, profesional lain serta
kelompok masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan,
meningkatkan gaya hidup dan lingkungan yang sehat keluarga
binaan
55. Mampu mengkomunikasikan informasi kesehatan yang tepat 8
secara verbal dan non verbal dengan klien, sejawat, pimpinan

93 | P a g e
dan profesi lain untuk menghasilkan langkah-langkah
pengembangan strategis organisasi
56. Mampu melakukan studi kasus secara teratur dengan cara 8
refleksi, telaah kritis, dan evaluasi serta peer review tentang
praktik keperawatan yang dilaksanakannya
57. Mengetahui tanggung jawab dan prosedur yang harus diikuti 8
pada saat dinyatakan terjadi bencana
58. Meningkatkan deseminasi, penggunaan, monitoring dan 8
penelaahan standar profesi serta pedoman praktik terbaik
59. Mampu mengidentifikasi data-data epidemiologi untuk 8
melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil penelitian
untuk meningkatkan asuhan keperawatan keluarga kepada
pasien melalui analisis jurnal
60. Mampu mengidentifikasi data-data kependudukan untuk 8
melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil penelitian
untuk meningkatkan asuhan keperawatan keluarga kepada
pasien melalui analisis jurnal
61. Mampu mengidentifikasi data-data kesehatan lingkungan untuk 8
melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil penelitian
untuk meningkatkan asuhan keperawatan keluarga kepada
pasien melalui analisis jurnal
62. Mampu mengidentifikasi data-data statistik untuk 8
melaksanakan penelitian dan menggunakan hasil penelitian
untuk meningkatkan asuhan keperawatan keluarga kepada
pasien melalui analisis jurnal
63. Mampu mengidentifikasi data-data sosial budaya keluarga dan 8
masyarakat untuk melaksanakan penelitian dan menggunakan
hasil penelitian untuk meningkatkan asuhan keperawatan
keluarga kepada pasien melalui analisis jurnal

94 | P a g e
95 | P a g e
FORMAT TELAAH JURNAL/ARTIKEL LAPORAN PENELITIAN
ITEM ASPEK YANG DIANALISIS HASIL ANALISIS

Penjelasan

Gambaran isi menyeluruh

Tujuan penelitian

Desain penelitian

Abstrak Variabel utama

Jumlah sampel

Lokasi penelitian

Hasil yang diperoleh

Saran

Jumlah kata : 100-150 kata

Ditulis paling awal setelah judul

Pendahuluan Latar belakang masalah

Pernyataan masalah

Tujuan penelitian

Kerangka konsep (kadang)

ITEM ASPEK YANG DIKRITISI HASIL ANALISIS

Metodologi Rancangan
(Bahan dan
Manfaat
cara)
Variabel penelitian

Populasi dan sampel

Lama penelitian

Cara pengumpulan data

96 | P a g e
Uji coba kuesioner

Sumber data

Instrumen

Tenaga lapangan

Teknik Pengolahan

Teknik analisis data

ITEM ASPEK YANG DIKRITISI HASIL ANALISIS

Hasil Nilai Insidence Rate


penelitian
Analisis statistik

Penyajian

Judul tabel

Tinjauan hasil

Pembahasan Jumlah

Uraian analisis temuan

Perbedaan dengan temuan


sebelumnya

Generalisasi

Saran

Rekomendasi

ITEM ASPEK YANG DIKRITISI HASIL ANALISIS

Ucapan Orang yang berjasa membantu


terima kasih

Apendiks Penjelasan Apendiks

Referensi Urutan pengutipan

Nama dan judul

Tahun dan halaman

97 | P a g e
Cacatatn : Jurnal Minimal 5 tahun terakhir

Format Laporan Pendahuluan

5. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga (terdiri dari data permasalahan keluarga yang terkait dengan
kegiatan yang akan dilakukan)
b. Data pendukung kegiatan atau rencana dan teori yang mendukung masalah yang akan
diangkat
c. Data yang akan digali lebih lanjut (apabila ada)
6. Rencana Keperawatan
a. Diagnosis keperawatan keluarga (apabila belum ada masalah saja)
b. Tujuan umum (kegiatan yang akan dilaksanakan)
98 | P a g e
c. Tujuan khusus
7. Rancangan Kegiatan
a. Topik
b. Metode
c. Media
d. Waktu dan tempat
e. Setting tempat
f. Pengorganisasian (waktu, kelompok, tempat)
8. Kriteria Evaluasi
a. Evaluasi struktur
b. Evaluasi proses
c. Evaluasi hasil

Sertakan lampiran yang diperlukan untuk setiap tahap pertemuan dengan keluarga

Lampirkan materi (jika berada ditahap pelaksanaan dan evaluasi) dengan sumber rujukan.

Format Laporan Akhir Profesi Keperawatan Keluarga

Cover
Halaman pengesahan
Kata pengantar
Daftar isi
Daftar tabel
Abstract
Bab 1 Pendahuluan
1.5 Latar belakang
1.6 Rumusan masalah
1.7 Tujuan
1.8 Manfaat

Bab 2. Tinjauan teori


4.1 Konsep singkat tentang keluarga dan permasalahannya
4.2 Kerangka model family center nursing yang sudah diaplikasikan pada keluarga kelolaan

99 | P a g e
Bab 3. Tinjauan kasus sept format asuhan keperawatan keluarga (terlampir)
4.1 Pengkajian
4.2 Analisis data dan pohon masalah/web of caution/pathways
4.3 Diagnosis keperawatan
4.4 Perencanaan
4.5 Implementasi
4.6 Evaluasi
4.7 Renca tindak lanjut

Bab 4. Pembahasan
1.6 Pengkajian
1.7 Diagnosis keperawatan
1.8 Perencanaan
1.9 Implementasi
1.10 Evaluasi

Bab 5. Penutup
10.1 Kesimpulan
10.2 Saran

Daftar pustaka
Lampiran : jadwal kunjungan beserta ttd kepala keluarga, foto kegiatan, LP dan leaflet

Format Log Book

Nama Mahasiswa :

NIM :

No Hari/Tanggal Jam Kegiatan Hasil Tanda Tangan Tanda Tangan


Kegiatan Mahasiswa Pembimbing

100 | P a g e
PENGKAJIAN AWAL KASUS

NAMA KLIEN
NAMA PENANGGUNG JAWAB KELUARGA
ALAMAT
MANAJER KASUS
DOKTER
DIAGNOSA MEDIS (AWAL)

NO KRITERIA YA TIDAK CATATAN


1. Pasien dalam perawatan dokter
2. Saat ini pasien membutuhkan:
Pelayanan medik
Perawatan
Rehabilitasi
Dukungan social

101 | P a g e
3. Agency memiliki staf yang adekuat untuk merawat
pasien.
4. Lingkungan rumah aman untuk pelayanan home
visit/ home care
5. Membutuhkan peralatan kesehatan
6. Membutuhkan evaluasi kondisi rumah
7. Pasien bersungguh-sungguh ingin bekerjasama
dengan Tim Home Care Agency untuk
melaksanakan intervensi / berlatih ADLs secara
mandiri.
8. Pasien memiliki kemampuan untuk belajar &
berlatih
9. Pasien & keluarga memahami hak dan kewajiban
selama bekerjasama dg Home Care Agency
10. Masalah keperawatan/ Diagnosis keperawatan
utama
11. Kebutuhan pasien/ keluarga akan edukasi
12. Kebutuhan pasien/ keluarga akan advokasi
(dukungan psikososial, spiritual).
Kebutuhan akan managemen kasus (pelayanan
multidisiplin, sumber di masyarakat, rekomendasi
penggunaan standar jalur klinik).

Nama Manager Kasus: Tanggal:

Tanda Tangan

102 | P a g e
PERSETUJUAN (Informed Consent)
PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA DI RUMAH

Yang bertandatangan dibawah ini


Klien
Nama :
Tempat /Tanggal lahir :
No. Telepon :
No Register :
Penanggung jawab (Keluarga)
Nama :
Alamat :
No. Telepon :
Hubungan dengan klien :..

Setelah mendapat penjelasan tentang pelayanan keperawatan keluarga di rumah, yang memuat tentang
HAK dan KEWAJIBAN KLIEN, menyatakan setuju / tidak setuju * menerima pelayanan perawatan diri
oleh tim pelayanan keperawatan keluarga di rumah (*Coret salah satu).

HAK KLIEN
1. Ikut menentukan rencana pelayanan keperawatan keluarga di rumah
2. Menerima pelayanan yang sesuai dengan norma yang berlaku berdasarkan kode etik, norma
agama dan sosial budaya tanpa diskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, usia
atau asal usul kebangsaan.
3. Mengemukakan keberatan tentang tindakan setelah menerima penjelasan yang lengkap, kecuali
tindakan kegawatan-daruratan.
4. Mengemukakan keberatan terhadap individu petugas yang melayani, dan dapat mengusulkan
petugas pengganti.
5. Memperoleh informasi yang berkaitan dengan setiap perubahan pelayanan, termasuk perubahan
tarif pelayanan .
6. Memperoleh perlindungan hukum atas tindakan yang menyimpang dari standar prosedur.

KEWAJIBAN KLIEN / KELUARGA


1. Bekerjasama dan membantu petugas untuk mendukung tercapainya tujuan pelayanan
keperawatan keluarga di rumah.
2. Mematuhi rencana tindakan keperawatan yang telah dibuat berdasarkan kesepakatan bersama
petugas.
3. Membayar pelayanan yang diterima sesuai dengan tarif yang berlaku.
4. Memperlakukan petugas sesuai dengan norma yang berlaku berdasarkan etika, norma agama
dan sosial budayanya tanpa diskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, usia,
atau asal-usul kebangsaan.

Saya memahami bahwa persetujuan ini dibuat sebagai upaya meningkatkan rasa aman dalam menerima
pelayanan sesuai standar dan memastikan bahwa pelayanan yang diberikan sesuai dengan peraturan
yang ditetapkan. Saya percaya bahwa petugas pelayanan keperawatan keluarga di rumah akan menjaga
hak-hak saya dan kerahasian pribadi saya sebagai klien, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dan
hak-hak yang berkenaan dengan kepribadian saya.
..,200...

...................... .................................
Nama& tanda tangan penanggung jawab Nama & tanda tangan klien

........ .............
Nama & tanda tangan perawat Jabatan

103 | P a g e
104 | P a g e
105 | P a g e
106 | P a g e
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

Fasilitas Yankes No. Register

Nama Perawat yang Tanggal Pengkajian


mengkaji

1. DATA KELUARGA
Nama Kepala Keluarga Bahasa sehari-hari

Alamat Rumah & Telp Jarak yankes terdekat

Agama & Suku Alat Transportasi

DATA ANGGOTA KELUARGA

No Nama Hub dgn Umur JK Suku Pendidikan Pekerjaan Status Gizi TTV Status Alat
KK Terakhir Saat Ini (TB, BB, (TD, N, Imunisasi Bantu/
BMI) S, P) Dasar Protesa

LANJUTAN

Analisis Masalah Kesehatan


Status Kesehatan Riwayat Penyakit/ INDIVIDU
No Nama
Saat ini Alergi (untuk menentukan fokus
asuhan)

(analisis masalah umum isinya sesuai output laporan perkesmas)

B. Tahap dan Riwayat Perkembangan Keluarga

Tahap Perkembangan Klg Saat Ini ________________________________________

Tugas Perkembangan Keluarga: Dapat dijalankan Tdk Dpt Dijalankan

Bila Tdk dijalankan, sebutkan : .............................................................................................................

C. Struktur Keluarga

Pola Komunikasi : Baik Disfungsional

Peran Dlm Keluarga : Tdk Ada Masalah Ada Masalah

107 | P a g e
Nilai/Norma KLg : Tdk ada konflik nilai Ada Konflik

Pengambilan keputusan dalam keluarga

D. Fungsi Keluarga

Fungsi Afektif : Berfungsi Tdk Berfungsi

Fungsi Sosial : Berfungsi Tdk Berfungsi

Fungsi Ekonomi : Baik Kurang Baik

Fungsi perawatan keluarga masuk dalam pengkajian tugas keluarga

E. Pola Koping Keluarga :

Efektif Tidak Efektif

Stressor yg dihadapi keluarga :___________________________________________

2. DATA PENUNJANG KELUARGA


Rumah dan Sanitasi Lingkungan PHBS Di Rumah Tangga (mengkaji fungsi perawatan
kesehatan keluarga)
Kondisi Rumah :
Kondisi rumah : Jika ada Bunifas, Persalinan ditolong oleh tenaga
a) Type rumah (permanen, semi permanen, kesehatan : Ya/
tidak permanen) Tidak* ............................................................................
b) Lantai (tanah, plester)
Jika ada bayi, Memberi ASI ekslusif : Ya/
c) Kepemilikan rumah (sendiri, sewa)
Tidak* ..............................................................................
jika ada balita, Menimbang balita tiap bln :
Ventilasi : Ya/
Baik (10-15% dari luas lantai): ya/tidak Tidak* ..............................................................................
Jendela setiap hari dibuka: ya/tidak Menggunakan air bersih untuk makan & minum:
Ya/
Pencahayaan Rumah :
Tidak* ...............................................................................
Baik/ Tidak* ............
cahaya matahari bisa menerangi ruangan dalam Menggunakan air bersih untuk kebersihan diri:
rumah :ya/tidak Ya/
Tidak* ...............................................................................
Saluran Buang Limbah :
............
Tertutup/terbuka
Mencuci tangan dengan air bersih & sabun :
Ya/
Air Bersih : Tidak* ...............................................................................
Sumber air bersih: sumur/PAM/sungai/lain-lain, ............
sebutkan..... Melakukan pembuangan sampah pada tempatnya :
Kualitas air: tidak berwarna, tidak berbau, tidak Ya/
berasa Tidak* ...............................................................................
............
Menjaga lingkungan rumah tampak bersih
Jamban Memenuhi Syarat :
Kepemilikan jamban : ya/tidak ya/tidak
Jenis jamban : leher angsa/cemplung ...........................................................................................
Jarak septic tank dengan sumber air (observasi dan validasi)
Mengkonsumsi lauk dan pauk tiap hari :
Tempat Sampah: Ya/
Kepemilikan tempat sampah ;Ya/Tidak* Tidak* ...............................................................................
Jenis : ............
tertutup/terbuka..........................
Menggunakan jamban sehat :
..................................................
Ya/
Rasio Luas Bangunan Rumah dengan Jumlah Tidak* ...............................................................................
Anggota Keluarga 8m /orang : 2
............
Ya/Tidak*........................................
108 | P a g e
.................... Memberantas jentik di rumah sekali seminggu :
Ya/ Tidak* (menguras, mengubur, menutup)
..........................................................................................
.
Makan buah dan sayur setiap hari : Ya/
Tidak* ........................................................
Melakukan aktivitas fisik setiap hari : Ya/
Tidak* .....................................................
Tidak merokok di dalam rumah : Ya/
Tidak* ............................................................
Penggunaan alkohol dan zat adiktif : ya/tidak
...................................................................................

3. KEMAMPUAN KELUARGA MELAKUKAN TUGAS PEMELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA


(mengkaji fungsi perawatan kesehatan keluarga)
1) Adakah perhatian keluarga kepada anggotanya yang menderita sakit: Ada Tidak
karena ................................................
2) Apakah keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : Ya Tidak
3) Apakah keluarga mengetahui penyebab masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya: Ya
Tidak
4) Apakah keluarga mengetahui tanda dan gejala masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya : Ya
Tidak
5) Apakah keluarga mengetahui akibat masalah kesehatan yang dialami anggota dalam keluarganya bila tidak
diobati/dirawat : Ya Tidak
6) Pada siapa keluarga biasa menggali informasi tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
Keluarga Tetangga
Kader Tenaga kesehatan, yaitu.................(bisa lebih dari 1)
7) Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya: Tidak perlu ditangani karena
akan sembuh sendiri biasanya
Perlu berobat ke fasilitas yankes Tidak terpikir
8) Apakah keluarga melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota keluarganya secara aktif :
(bagaimana bentuk tindakan upaya peningkatan kesehatan), diturunkan setelah nomor 10
Ya Tidak,jelaskan ...................................................................................
9) Apakah keluarga mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan yang dialami yang dialami anggota
keluarganya :
Ya Tidak , Jelaskan............................................................................
10) Apakah keluarga dapat melakukan cara merawat anggota keluarga dengan masalah kesehatan yang dialaminya:
(bagaimana cara keluarga merawat anggota keluarga yang sakit ---- 21 KDM)
Ya Tidak,
jelaskan ..........................................................................................................................................................................
...............
11) Apakah keluarga dapat melakukan pencegahan masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya:
Ya Tidak, jelaskan..........................................................................
12) Apakah keluarga mampu memelihara atau memodifikasi lingkungan yang mendukung kesehatan anggota keluarga
yang mengalami masalah kesehatan : (indikator?, perlu ditambahkan lampiran penjelas)
Ya Tidak,
jelaskan ..........................................................................................................................................................................
...............
13) Apakah keluarga mampu menggali dan memanfaatkan sumber di masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan
anggota keluarganya :
Ya Tidak,
jelaskan...........................................................................................................................................................................
.

KRITERIA KEMANDIRIAN KELUARGA :

109 | P a g e
Kesimpulan:

1. Menerima petugas Kemandirian I : Jika Kemandirian Kemandirian


puskesmas memenuhi kriteria 1&2 I : Jika I : Jika
memenuhi memenuhi
2. Menerima yankes sesuai Kemandirian II : jika kriteria 1&2 kriteria 1&2
rencana memenuhi kriteria 1 s.d
5 Kemandirian Kemandirian
3. Menyatakan maslaah II : jika II : jika
kesehatan secara benar Kemandirian III : jika memenuhi memenuhi
memenuhi kriteria 1 s.d kriteria 1 s.d kriteria 1 s.d
4. Memanfaatkan faskes 6 5 5
sesuai anjuran
Kemandirian IV : Jika Kemandirian Kemandirian
5. Melaksanakan perawatan memenuhi kriteria 1 s.d III : jika III : jika
sederhana sesuai anjuran 7 memenuhi memenuhi
6. Melaksanakan tindakan kriteria 1 s.d kriteria 1 s.d
pencegahan secara aktif 6 6

7. Melaksanakan tindakan Kemandirian Kemandirian


promotif secara aktif IV : Jika IV : Jika
memenuhi memenuhi
kriteria 1 s.d kriteria 1 s.d
7 7

110 | P a g e
LAMPIRAN

PENGKAJIAN KESEHATAN INDIVIDU

111 | P a g e
Nyeri spesifik: 1 2 3 4 5

Status mental:

Bingung

Cemas

Disorientasi

Depresi

Menarik diri

Lokasi

Tipe

Durasi

Intensitas

Sistem
1 2 3 4 5
integumen:
Cianosis

Akral Dingin

Diaporesis

Jaundice

Luka

Mukosa mulut

Kapiler refil time


lebih 2 detik
Sistem 1 2 3 4 5
Pernafasan
Stridor

Wheezing

Ronchi

Akumulasi
sputum
Sistem 1 2 3 4 5
perkemihan:
Disuria

Hematuria

Frekuensi

Retensi

112
Inkontinensia

Sistem 1 2 3 4 5
muskuloskeletal
Tonus otot
kurang
Paralisis

Hemiparesis

ROM kurang

Gangg.Keseimb

Sistem 1 2 3 4 5
pencernaan:
Intake cairan
kurang
Mual/muntah

Nyeri perut

Muntah darah

Flatus

Distensi abdomen

Colostomy

Diare

Konstipasi

Bising usus

Terpasang Sonde

Sistem 1 2 3 4 5
persyarafan:
Nyeri kepala

Pusing

Tremor

Reflek pupil
anisokor
Paralisis : Lengan
kiri/ Lengan
kanan/ Kaki kiri/
Kaki kanan
Anestesi daerah
perifer

113
Riwayat 1 2 3 4 5
pengobatan
Alergi Obat

Jenis obat yang


dikonsumsi

Pemeriksaan
1 2 3 4 5
Laboratorium

GDP/2JPP/acak

Asam Urat

Cholesterol

Hb

Daftar Nama Mahasiswa Stase Komunitas-Keluarga Program Profesi Ners


Angkatan 19 Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember 2017-2018 di
Kecamatan Panti Kabupaten Jember

NO Pembimbing NAMA MAHASISWA


akademik di
DESA dan Dusun
1 Desa Glagah Wero 1. Eko Kurniawan
Dusun Krajan dan 2. Ahmad Nur Muhaimin
Karangasem 3. Ervi Fitri F
Pembimbing: 4. Nilla Sahuleka
Hanny Rasni 5. Devis Y R
6. Teguh Christ W
2 Desa Serut, Dusun 1. Made Enstini SP
Krajan dan Mencek 2. Amanda PA
Pembimbing: 3. Etik M
Kushariyadi 4. Pravita DA
5. Whariyo S

114
6. Anton S
3 Desa Serut, Dusun 1. Ananta E
Karanganom dan 2. Dian KB
Kasiyan 3. Endah W
Pembimbing: 4. Sulis S
Latifa A 5. Wanda Y P
6. Khafid F
4 Desa Serut, Dusun 1. Sena W. P
Badean Kulon dan 2. A. Ridwan J
Badean Wetan 3. Rica N P
Pembimbing: 4. Myta KD
Kholid 5. Helfaya N
6. Endang S

JADUAL DINAS DI PUSKESMAS (Senin-Sabtu sesuai dengan jadual buka


Puskesmas pada dinas pagi)

Urutan no Mingg Mingg Minggu Mingg Mingg Mingg Minggu


setiap u II u III IV uV u VI u VII VIII
kelompok

No. 1 dan 2 No. 3 No. 4 No. 5 No. 6 No. 1 No. 3 No. 5 dan
dan 2 dan 4 6

Pembimbin Latifa Kholid Kushariya Hanny Latifa Kholid Kushariya


g: di di
Puskesmas
dan Hanny

115