Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Instalasi Radiologi adalah salah satu pelayanan penunjang kesehatan

yang ada di rumah sakit yang mempunyai fungsi penting dalam membantu

menegakkan diagnosa suatu penyakit pada organ tertentu yang diderita oleh

pasien. Untuk menegakkan diagnosa yang akurat, maka diperlukan hasil

kualitas radiograf dengan informasi yang lengkap dan optimal tanpa adanya

pengulangan foto dan menghindari penambahan dosis radiasi yang diterima

oleh pasien. Dalam mendiagnosa penyakit penting diperhatikan hasil

gambaran yang baik diantaranya memperhatikan densitas, ketajaman, detail,

kontras gambar pada film serta teknik pengambilan radigrafi (posisi) dan

proses pencucian film.

Untuk dapat menghasilkan radiograf yang memberikan informasi

semaksimal mungkin diperlukan radiograf yang optimal, maka diperlukan

pengendalian dan evaluasi dalam hal pengujian berkala semua peralatan yang

digunakan dalam pemeriksaan radiologi sehingga peralatan yang ada dalam

radiologi masih dalam keadaan aman dan standar. Quality Assurance (QA)

adalah cakupan keseluruhan program menejemen yang biasa diterapkan

untuk menjamin keprimaan pelayanan kesehatan melalui suatu kegiatan

pengumpulan data dan evaluasinya secara sistematis (Papp, 2006).

1
2

Dalam pemeriksaan radiografi di perlukan berbagai alat bantu, salah

satunya yaitu penggunaan grid. penggunaan grid sangat diperlukan dalam

pemeriksaan radiograf pada objek yang tebal karena pada pemeriksaan objek

yang tebal memerlukan radiasi yang tinggi sehingga grid sangat di perlukan

untuk mengurangi radiasi hambur yang dipancarkan dari tabung sinar-X

sampai ke film radiograf. (Bushong, 2001).

Bucky adalah istilah lain dari grid bergerak, yaitu grid yang bergerak

selama waktu eksposi dilakukan, kesalahan yang biasanya terjadi pada bucky

antara lain pada pergerakan bucky yang seharusnya bergerak pada saat

eksposi dengan pengaturan harus diset terlebih dahulu sebelum eksposi serta

jika grid salah dalam pemasangannya dan bergerak dalam arah yang sama

dengan strip grid, maka garis grid akan kelihatan di dalam radiograf, selain

itu letak bucky tersebut yang tidak sesuai dengan pusat sinar (Papp, 2006).

Penyebab grid mengalami gangguan biasanya disebabkan antara lain cacat

dari produk pabrik, kurangnya perawatan yang dilakukan kepada grid, dan

grid tersebut sudah sering dipakai. Kesalahan dalam pemakaian grid sangat

berpengaruh terhadap kualitas radiograf. (Bushong, 2001).

Untuk mengevaluasi kondisi fisik grid pada pesawat sinar-X, perlu

dilakukan pengujian terhadap grid. Menurut Papp (2011), alat untuk uji

kesejajaran garis tengah grid terhadap garis tengah meja menggunakan

metode grid allignment test tool. Grid yang mengalami kerusakan fisik atau

malfungsi dapat dievaluasi melalui uji ini. Untuk pengecekan ataupun

pengujian peralatan radiologi dilakukan setiap enam bulan sekali pada


3

peralatan baru, dan pada peralatan yang baru saja diperbaiki. Untuk

pengujian grid dilakukan karena uji penerimaan pada grid yang baru,

pengujian rutin pada grid yang masih produktif, dan pada grid yang baru saja

diperbaiki.

Di Instalasi Radiologi RSUD Ungaran pada pesawat sinar-X tipe multix

swing yang dilengkapi dengan bucky table dan bucky stand sejak pertama

kali dioperasikan pada tahun 2013 belum pernah dilakukan pengujian bucky,

hanya baru dilakukan uji penerimaan. Berdasarkan pemakaiannya pesawat

tersebut digunakan untuk semua pemeriksaan, baik pemeriksaan kontras

maupun non kontras, sehingga intensitas penggunaan bucky tinggi. Di

Instalasi Radiologi RSUD Ungaran penulis mengamati dimana pada bucky

stand pesawat sinar-X multix swing pada ruang pemeriksaan 2, arah datang

pusat sinar-X tidak dapat berhempit dengan pertengahan garis pada bucky

stand, sementara pada bucky tablenya arah datang sinar-X dapat jatuh pada

pertengahan meja. Setelah penulis melakukan observasi dari beberapa

pemeriksaan thorak yang sering dilakukan menunjukan hasil dari gambaran

sternoclavicular joint tidak simetris dan setelah dilakukan uji awal beam

centering atau kesesuain berkas sinar pada pertengahan garis bucky stand

terdapat deviasi pada kuadran 1 dan 3. Hal ini memacu penulis untuk meneliti

kesesuaian performa bucky stand pada pesawat sinar-X tipe multix swing.

Penulis ingin mengetahui apakah bucky stand yang selama ini beroperasi

apakah masih sesuai dengan standar atau tidak. Penulis melakukan hal

tersebut karena grid atau bucky merupakan salah satu bagian yang penting
4

dalam membantu proses pembuatan citra radiograf pada objek yang tebal.

Oleh karena itu penulis ingin mengetahui apakah bucky stand tersebut masih

sesuai dengan standar dan arah datang pusat sinar-X sudah sejajar dengan

pertengahan grid dengan melakukan pengujian menggunakan grid aligment

test tool.

Berdasarkan latar belakang inilah penulis tertarik untuk melakukan uji

kinerja bucky stand pada pesawat sinar-X tipe Multix Swing di Instalasi

Radiologi RSUD Ungaran. Oleh karena itu penulis mengambil judul

KESEJAJARAN BUCKY STAND PADA PESAWAT SINAR-X TIPE

MULTIX SWING DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT

UMUM DAERAH UNGARAN.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis membuat rumusan

masalah yaitu :

1. Bagaimana teknik pengujian bucky stand pada pesawat sinar-X tipe

Multix Swing di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah

Ungaran?

2. Bagaimana hasil pengujian kesejajaran bucky stand terhadap garis

pertengahan bucky stand pada pesawat sinar-X tipe Multix Swing di

Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran?


5

C. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui teknik pengujian kesejajaran bucky Stand pada

pesawat sinar-X tipe Multix Swing di Instalasi Radiologi Rumah Sakit

Umum Daerah Ungaran.

2. Untuk mengetahui hasil pengujian kesejajaran bucky stand terhadap garis

pertengahan bucky stand pada pesawat sinar-X tipe Multix Swing di

Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran.

D. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penulisan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaat teoritis

a. Bagi penulis : dapat memperdalam ilmu pengetahuan dan

menambah wawasan sehingga dapat meningkatkan keterampilan

dalam pengujian khususnya pada pengujian bucky.

b. Bagi institusi pendidikan : Sebagai bahan bacaan dan referensi

serta dapat menambah kepustakaan bagi Prodi DIII Teknik

Radiodiagnostik dan Radioterapi.

2. Manfaat Praktis

Dapat dijadikan acuan untuk Rumah Sakit, terutama bagi

pelaksanaan di instalasi radiologi dalam mengevaluasi bucky sebagai

upaya pengembangan program kendali mutu di Instalasi Radiologi

Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran.


6

E. Keaslian Penelitian

Penelitian Karya Tulis Ilmiah yang berjudul, KESEJAJARAN BUCKY

STAND PADA PESAWAT SINAR-X TIPE MULTIX SWING DI

INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

UNGARAN, belum pernah ditulis dalam karya tulis sebelumnya, tetapi

penelitian sejenis sudah pernah dilakukan peneliti lain yaitu :

1. Andriyanto (2007), PENGUJIAN KESEJAJARAN GRID PADA

MEJA PEMERIKSAAN PESAWAT MEREK PHILIPS MODEL

MEDIO DLK''. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah grid

bergerak pada meja pemeriksaan pesawat merek philips model medio

DLX terjadi ketidaksejajaran pada pergerakkannya terhadap pusat

sinar-X. Perbedaan penelitian ini terdapat pada pesawat sinar-X yang

akan uji, waktu penelitian dan tempat penelitiannya.

2. Riris Winarni 2014 "UJI KESESUAIAN BUCKY TERHADAP ARAH

DATANGNYA PUSAT SINAR-X MENGGUNAKAN RMI GRID

ALIGMENT TEST TOOL DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD

KOTA SALATIGA". Hasil Penelitian ini menjelaskan tentang

kesesuaian bucky terhadap arah datangnya pusat sinar-X. Perbedaaan

penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah

pesawat yang di uji, waktu pengujian dan tempat pengambilan data

penelitian yang berbeda.