Anda di halaman 1dari 4

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dari waktu ke waktu lahan untuk perumahan ataupun tanah kaplingan

untuk rumah luasnya semakin kecil.

Terkait dengan kondisi tersebut diatas di daerah Pontianak beriklim Tropis

yang memiliki curah hujan tinggi sekitar 2000 5000 mm dan panas yang tinggi.

Berhubungan dengan keterbatasan lahan untuk sebuah rumah tinggal,

sedangkan kebutuhan ruang pada rumah tinggal bersifat tetap atau lebih besar.

Berdasarkan pada tiga unsur tersebut diatas maka perlu diterapkan rumah

atau perumahan dengan model minimalis tropis. Minimalis Tropis mengatasi

kondisi luas tanah kapling yang terbatas dan kondisi dimana curah hujan dan

penyinaran matahari yang tinggi.

Luas lantai Rumah Minimalis Tropis bisa lebih besar dibandingkan dengan

rumah biasa. Rumah Minimalis Tropis meminimalkan atau menghilangkan

tritisan samping kiri dan kanan kaplingan sehingga tata ruang dapat diefesienkan.

Perencanaan Perumahan Minimalis Tropis sebagai sampel di buat rumah

dengan type 100 dengan luas tanah kaplingan 200 m2 dan luas bangunan 110 m2.

Dengan ciri-ciri bangunan sebagai berikut :

- Bangunan dua lantai

- Atap bentuk pelana dilengkapi dengan tebing layar berventilasi.

- Pintu dengan model panel variasi jalusi

- Jendela jalusi

- Ventilasi model roster kayu

52
53

- Jendela dibuat membuka kedua arah kiri dan kanan

- Pada atas jendela dipasang topi untuk antisipasi rembesan hujan dan panas

sinar matahari langsung.

- Bangunan di permanis dengan Batu Alam yang di pasang pada dinding

depan sebelah kanan dan pada sekeliling bangunan bagian luar mulai dari

permukaan alantai sampai ketinggian 0,80 m dari permukaan lantai. Dan

bangunan dipermanis dengan permainan warna yang mencolok pada kolom

dan platduck.

Rancangan rumah dengan ciri-ciri tersebut diatas untuk meminimalisasi

rembesan air hujan dan pengaruh panas dari penyinaran matahari dengan

memperbesar sirkulasi udara melalui bukaan pintu dan jendela serta tebing layar.

Dengan demikian rancangan Rumah Minimalis Tropis dapat mengurangi

penggunaan energy listrik melalui pengurangan pemakaian Lampu di siang hari

dan Air Conditioner (AC).

Disamping itu untuk mengurangi efek panas dalam ruangan, dipilih bahan

dinding dari bata merah dan atap dari bahan bitumen selulosa.

Untuk menghindari kesan monoton maka bangunan di hiasi dengan lapisan

batu alam pada dinding dan permainan cat.

Bangunan Rumah Minimalis Tropis direncanakan dengan biaya sebesar

Dua Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah, terdiri dari

Pekerjaan Persiapan, Tanah dan Pondasi, Rangka Badan, Lantai dan Dinding,
54

Atap dan Plafond, Pintu dan Jendela, Sanitasi, Pengecatan, Elektrikal, dan

Pekerjaan Lain-lain.

Kelebihan rumah minimalis tropis yaitu kebutuhan akan ruang dapat

dioptimalkan, rancangan bisa lebih bebas tanpa mengikuti kaidah bangunan

umum atau standar. Bangunan dapat dibuat lebih indah dan menarik. Sedangkan

kekurangannya yaitu pada kondisi ruangannya terasa lebih panas, tapi dapat

diantisipasi dengan desain bukaan jendela yang lebar dan pemilihan pintu dan

jendela variasi jalusi.

4.2 Saran saran

Dalam proses perencanaan perumahan harus disesuaikan dengan stranda-

standar perencanaan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pemilihan konsep perumahan disesuaikan dengan kondisi iklim setempat.

Diharapkan kedepannya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk penerapan

konsep perumahan minimalis tropis di Kota Pontianak.


55

DAFTAR PUSTAKA

Gallion B, Arthur dan Eisner Simon, Perancangan Kota, Penerbit Erlangga,


Jakarta, 1997.

Indrayadi, Makalah Teori Iklim Tropis, Pontianak, 2004

Lippsmeier Georg, Bangunan Tropis, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1997.

Nuefert Ernst, Data Arsitek Jilit 1, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1992

Nuefert Ernst, Data Arsitek Jilit 2, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1992

UU PU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

KEPMEN PU Nomor 441 Tahun 1998.

http://kecamatanneglasari.blogspot.com/2012/11/garis-sepadan-bangunan-gsb-
kdb-klb-dan.html

http://www.jasaterpadu.com/artikel/umum/23-kdb-dalam-tata-
bangunanalingkunganan.html

http://tugasbaron.blogspot.com/2012/...ah-lantai.html