Anda di halaman 1dari 2

PENGGANTIAN DAN PERBAIKAN ALAT YANG

RUSAK

No. Dokumen : 418 / SOP/ C/ I /2016

No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 14 Januari 2016

Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Amtsyir Muhadi, M.Adm.Kes


SULILI Nip. 19750323 200701 1 021

1. Pengertian Perbaikan alat yang rusak adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengganti atau
memperbaiki alat yang fungsinya sudah menurun atau tidak bisa digunakan lagi,
Penggantian alat yang rusak adalah kegiatan penggantian atau pengadaan alat yang
baru karena alat yang rusak tidak bisa diperbaiki dan fungsinya tidak bisa kembali
seperti semula.
2. Tujuan Sebagai acuan bagi petugas agar sarana kerja maupun fasilitas pendukungnya
terjamin pemeliharaannya, sehingga tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan
untuk pelayanan
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Sulili Nomor / PKM-SLL/SK/ I /2016 tentang
Perawatan Peralatan Medis di Puskesmas
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan
5. Prosedur 1. Petugas di tiap ruangan mengidentifikasi semua alat yang ada di ruangannya
masing masing,
2. Petugas ruangan mencatat di dalam buku harian adanya alat yang rusak,
3. Petugas ruangan melaporkan hasil temuannya kepada coordinator ruangan,
4. Koordinator ruangan memastikan alat yang rusak,
5. Koordinator ruangan menulis alat yang rusak di buku catatan inventaris ruangan,
6. Koordinator ruangan melaporkan hasil temuan kepada coordinator barang,
7. Koordinator barang menerima laporan,
8. Koordinator barang meninjau alat yang rusak bersama coordinator ruangan,
9. Koordinator barang dan ruangan mengevaluasi penyebab kerusakan,
10. Koordinator barang menuliskan hasil temuan di dalam buku catatan inventaris
11. Koordinator barang membuat usulan mengenai penggantian atau perbaikan alat
yang rusak kepada Kepala Puskesmas,
12. Koordinator barang melaporkan adanya kerusakan alat dan mengajukan usulan
penggantian dan perbaikan alat yang rusak kepada kepala Puskesmas,
13. Kepala Puskesmas menerima laporan dari coordinator barang,
14. Kepala Puskesmas menyetujui usulan Koordinator barang,
15. Kepala Puskesmas menyerahkan persetujuan usulan penggantian atau perbaikan
alat yang rusak kepada coordinator barang,
16. Koordinator barang menyampaikan persetujuan Kepala Puskesmas kepada
Koordinator barang,
17. Koordinator barang mengambil alat yang rusak untuk di perbaiki,
18. Koordinator barang mendokumentasikan kegiatan yang telah dilakukan.
6. Bagan Alir
Petugas Mencatat peralatan Melaporkan hasil
mengidentifikasi yang rusak dalam identifikasi pada
peralatan buku harian koordinator ruangan
diruangannya
masing masing

mengevaluasi meninjau alat yang


penyebab kerusakan rusak bersama melaporkan hasil temuan
koordinator ruangan pada kordinator barang

mengusulkan perbaikan, KaPus menerima dan Koordinator barang


penggantian peralatan yang menyetujui usulan mengambil alat yang
rusak kepada KaPus koordinator barang rusak untuk diperbaiki

Koordinator barang
mengdokumentasikan
kegiatan

7. Unit Terkait Semua Unit Terkait

2/2