Anda di halaman 1dari 31

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )
DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
TAHUN 2016

Oleh
Drs. RUDI SATRIA, M.Pd.

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT


SMK NEGERI 17 PADANG
Alamat : Jl. ADI NUGROHO No. 108

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 1


ANALISIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Pendekatan Strategi Tahapan/Kegiatan


Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Indikator Pembelajaran Pembelajaran
Kegiatan Siswa
Guru
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran 1.1 Menghayati dan 1.1.1 Menghayati dan Saintifik Discovery
agama yang dianutnya mengamalkan ajaran mensyukuri keberadaan Learning 1. Pendahuluan 1. Pendahuluan
agama yang dianutnya Matematika sebagai
anugerah Tuhan yang
- Orentasi - Berdoa
Maha Esa untuk - Apersepsi - Absensi
menyelesaikan
permasalahan berkaitan - Motifasi - Pembagian
dengan pola barisan dan
deret aritmatika - Menyampaika kelompok
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan 2.1 Memiliki motivasi 2.1.1 Menerapkan sikap jujur, n acuan diskusi
perilaku jujur, disiplin, internal, kemampuan disiplin,
tanggungjawab, peduli (gotong bekerjasama, konsisten, bertanggungjawab, 2. Kegiatan inti 2. Kegiatan Inti
royong, kerjasama, toleran, damai),
santun, responsif dan pro-aktif dan
sikap disiplin, rasa
percayadiri, dan sikap
toleransi, gotong royong,
santun dan percaya diri - Stimulasi - Mengamati
menunjukkan sikap sebagai bagian toleransi dalam dalam menyelesaikan
- Indentifikasi - Menanya
dari solusi atas berbagai perbedaan strategi masalah yang berkaitan
permasalahan dalam berinteraksi berpikir dalammemilih dengan pola barisan dan Masalah - Mengumpulkan
secara efektif dengan lingkungan dan menerapkan strategi deret bilangan
sosial dan alam serta dalam menyelesaikan masalah. - Pengumpulan infformasi
menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia. Data - Mengasosiasi
KI 3: Memahami, menerapkan, 3. 8 Memprediksipola barisan 3.8.1 Menentukan pola suku - Pengolahan -
menganalisis pengetahuan faktual, dan deret aritmetika dan ke-n suatu barisan
konseptual, prosedural berdasarkan geometri atau barisan bilangan Data Mengkomunika
rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni,
lainnya melalui
pengamatan dan
3.8.2 Menentukan pola suku - Pembuktian sikan
ke-n suatu deret bilangan
budaya, dan humaniora dengan memberikan alasannya. - Kesimpulan 3. Penutup
wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, enegaraan, dan 3. Penutup -Menyimpulkan
peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta -Refleksi -Remedial dan
menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang -Tindak lanjut Pengayaan
spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
-Penugasan
KI 3: Mengolah, menalar, dan menyaji 4.8 Menyajikan hasil 4.8.1 Menentukan suku ke-n -Informasi
dalam ranah konkret dan ranah menemukan pola barisan suatu barisan bilangan
abstrak terkait dengan dan deret dan melalui pola bilangan matri
pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara
penerapannyadalam
penyelesaian masalah
4.8.2 Menemukan banyaknya selanjutnya
suku suatu deret bilangan
mandiri, dan mampu menggunakan sederhana
dengan menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan
pola jumlah n suku suatu
deret bilangan

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMK Negeri 17 Padang
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X / Semester I
Topik : Barisan dan Deret
Sub Topik : Pola Barisan dan Deret
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Jumlah Pertemuan : 1 kali pertemuan

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagaian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang
spesifik untuk memach masalah
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan
mampu menggunaan metode sesuai dengan kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar
Setelah mengikuti pembelajaran tentang pola barisan dan deret, peserta didik mampu:
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin,
rasa percayadiri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam
memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh menghadapi masalah,
kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku peduli
lingkungan.
3.8 Memprediksi pola barisan dan deret aritmetika dan geometri atau barisan lainnya
melalui pengamatan dan memberikan alasannya
4.8 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan penerapannya dalam
penyelesaian masalah sederhana.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Menghayati dan mensyukuri keberadaan Matematika sebagai anugerah Tuhan yang
Maha Esa untuk menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan pola barisan dan
deret aritmatika
2. Menerapkan sikap jujur, disiplin, bertanggungjawab, toleransi, gotong royong,
santun dan percaya diri dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 1


barisan dan deret bilangan
3. Menentukan pola suku ke-n suatu barisan bilangan
4. Menentukan pola suku ke-n suatu deret bilangan
5. Menentukan suku ke-n suatu barisan bilangan melalui pola bilangan
6. Menemukan banyaknya suku suatu deret bilangan dengan menggunakan pola
jumlah n suku suatu deret bilangan

D. Tujuan Pembelajaran
1. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat menghayati dan
mensyukuri keberadaan Matematika sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa untuk
menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan pola barisan dan deret bilangan
2. Selama dan setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat menerapkan sikap
jujur, disiplin, bertanggungjawab, toleransi, gotong royong, santun dan percaya diri
dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola barisan dan deret
bilangan
3. Setelah berdiskusi dan mengisi lembar kerja, peserta didik dapat menentukan suku
ke-n suatu barisan bilangan dengan benar
4. Setelah memperagakan media pembelajaran matematika interaktif, peserta didik
dapat menentukan pola suku ke-n suatu barisan bilangan dengan tepat
5. Setelah memperagakan media pembelajaran matematika, peserta didik dapat
menentukan pola jumlah n suku suatu barisan bilangan dengan baik
6. Setelah berdiskusi dan permainan, peserta didik dapat menemukan suku ke-n suatu
barisan bilangan melalui pola bilangan dengan benar
7. Setelah berdiskusi dan demonstrasi, peserta didik dapat menemukan jumlah n suku
suatu barisan melalui pola bilangan dengan baik

E. Materi Pembelajaran (hand out Terlampir)


Fakta : Barisan dan deret
Konsep : Pengertian Pola barisan dan deret
Prosedur : Alternatif penyelesaian masalah menemukan pola bilangan
Metakognitif : Menemukan pola suku ke-n deret bilangan

F. Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran:


1. Pendekatan : Saintifik
2 Strategi : DL
3. Metode : Diskusi, Demonstrasi, Eksperimen, Penugasan, Inkuiri,
Permainan, Tanya Jawab

G. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


1. Media pembelajaran : Lap top, LCD, Lembar Kerja Tertsruktur
2. Alat Belajar : Kertas dan Menara Hanoi (abstraksi terlampir)
3. Sumber Belajar :
1. Buku Matematika Kelas X karangan Bornok Sinaga dkk.
2. Abstraksi Loncat Katak dan Menara Hanoi karangan Drs. Riadi Nugroho

H. Kegiatan Pembelajaran

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 2


Alokasi Keterlaksanaan*)
Kegiatan Deskripsi Ya Tidak
Waktu
Pendahulu Menyampaikan orientasi dengan 10 menit
an menanyakan kesiapan kondisi peserta
didik untuk belajar dan memotivasi
dengan menyajikan dua gambar yang
membedakan barisan dan bukan
barisan
Menyampaikan apersepsi dengan
menanyakan apakah perbedaan barisan
dan kumpulan orang yang pulang
konser
Menyampaikan motivasi dengan
mengajak yel-yel semangat belajar
matematika
Menyampaikan acuan/arahan dengan
cara menyampaikan tujuan
pembelajaran, skenario pembelajaran,
KKM dan rancangan penilaian
Membagi 6 kelompok diskusi dan
membagikan hand out, lembar kerja,
alat peraga interaktif
Inti 1. Stimulasi 60 menit
Peserta didik membaca dan
mencermati masalah pada buku
Matematika kelax X halaman 191
s.d. 193
Guru menanyakan pola
bilangan yang terbentuk dari
banyaknya kelereng pada setiap
kelompok (sementara jawaban
ditunda)
Guru mendemonstrasikan
Menara Hanoi, peserta didik
mengamati cara memindahkan tiang
dan menghitung langkah
memindahkan tiang
2. Identifikasi Masalah
Peserta didik memperagakan
Menara Hanoi dan dapat
menanyakan langkah-langkah
memindahkan lempengan pada
Menara Hanoi
Peserta didik dalam kelompok
diskusi mengidentifikasi masalah
menentukan pola banyaknya
langkah memindahkan tiang pada
Menara Hanoi

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 3


Alokasi Keterlaksanaan*)
Kegiatan Deskripsi
Waktu Ya Tidak
3. Pengumpulan Data
Peserta didik mencatat banyaknya
langkah memindahkan lempengan
Menara Hanoi pada lembar kerja
terstruktur
Peserta didik menuliskan
banyaknya langkah memindahkan
setiap lempengan pada Menara
Hanoi pada lembar kerja terstrktur
4. Pengolahan Data
Peserta didik menuliskan pola yang
terbentuk dari langkah
memindahkan setiap lempengan
pada Menara Hanoi
Peserta didik merumuskan pola
bilangan yang terbentuk utnuk
memindahkan setiap lempengan
dari tiang A ke C
Peserta didik menentukan pola
memindahkan n tiang (Un ) dengan
menyimpulkan pola bilangan yang
terbentuk dari pola memindahkan
lempengan
Peserta didik menentukan pola
bilangan yang terbetuk dari
banyaknya kelereng pada masalah
yang disampaikan pada tahap
stimulasi (awal)
5. Pembuktian
Peserta didik membuktikan
kebenaran rumus suku ke-n pada
pola pemindahan lempengan
Menara Hanoi secara induktif
dengan memasukkan sembarang n
ke dalam rumus
Peserta didik menghitung
banyaknya langkah memindahkan
lebih dari 10 lempengan dengan
rumus yang terbentuk dari pola
pemindahan lempengan Menara
Hanoi
Peserta didik menghitung
banyaknya kelereng pada kelompok
yang berisi lebih dari 5x5 kelereng
Peserta didik mempresentasikan
hasil penemuan rumus yang
terbentuk dari pola memindahkan

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 4


Alokasi Keterlaksanaan*)
Kegiatan Deskripsi
Waktu Ya Tidak
lempengan pada Menara Hanoi dan
banyaknya kelereng dari himpunan
kelompok kelereng
6. Kesimpulan/generalisasi
Peserta didik menyimpulkan
penemuan pola bilangan yang
terbentuk dari banyaknya langkah
memindahkan lempengan pada
Menara Hanoi dan banyaknya
kelereng pada himpunan yang berisi
kelereng
Masing-masing individu kembali
pada tempat duduk semula
Guru memberikan post test

Penutup Menyampaikan refleksi/kesimpulan 20 menit


tentang pola barisan yang terbentuk
dari langkah memindahkan setiap
lempengan pada Menara Hanoi dan
banyaknya kelereng pada persegi
kelereng
Melakukan tindak lanjut evaluasi
pembelajaran denganmemebrikan
pembelajaran remedial dan pengayaan
Memberikan penugasan berupa
pekerjaan rumah tentang menentukan
pola barisan dan deret bilangan
Menginformasikan rencana
pembelajaran selanjutnya dengan
pesan yang menarik

I. Penilaian (Perangkat Uji Kompetensi terlampir)


Pengolahan Nilai diproses dengan software berupa Aplikasi Penilaian dengan Excel
1. Pernilaian Sikap (Lembar Pengamatan Terlampir)

Aspek yang Teknik Waktu Instrumen Keterangan


No
dinilai Penilaian Penilaian Penilaian

1. Spiritual Observasi Diskusi Lembar Menggunakan


2. Jujur Guru Pengamata kategori
3. Disiplin n 1. Sangat
4. Tanggung Jawab Penilaian Baik
5. Toleransi antar 2. Baik
6. Gotong Royong peserta 3. Cukup
7. Santun didik 4. Kurang
8. Percaya Diri

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 5


2. Penilaian Pengetahuan (Rancangan Penilaian Terlampir)

Teknik Bentuk Instrumen


Penilaian
Tes tulis Pilihan Ganda
Tes lisan Daftar pertanyaan.
Penugasan Pekerjaan rumah berupa soal uraian dengan tingkat
pemahaman men\capai aplikasi dikerjakan secara individu

3. Pernilaian Keterampilan (Rancangan Penilaian Terlampir)

Teknik Bentuk Instrumen


Penilaian
Tes Praktik Pengisian lembar kerja hasil
mempraktikkan/mendemonstrasikan alat peraga matematika
Proyek Pekerjaan rumah secara kelompok dengan membuat atau
memodifikasi alat peraga loncat katak untuk menemukan
pola deret bilangan
Portofolio Kumpulan hasil diskusi kelompok

Padang, Juli 2016


Mengetahui Guru mapel,
Kepala SMK Negeri 17 Padang

Drs. Edi Munandar, M.Pd. Drs Rudi Satria,M.Pd.


NIP 196304211987031004 NIP. 196523111989031006

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 6


MENENTUKAN POLA BARISAN DAN DERET

A. Pola Barisan dan Deret


Pengetahuan fakta dan konsep
Pengertian barisan dan deret

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 7


Alternatif penyelesaian: (Pengetahuan Prosedur)
.......
U1 = ...... = (.....)
.......
U2 = ...... = (.....)
.......
U3 = ...... = (.....)
.......
U4 = ...... = (.....)
Dst
.......
Un = (.....)
.......
U60 = (.....) = .........

B. Menentukan Pola Deret Bilangan

Pengetahuan Prosedur:
Contoh 2 :
Suatu barisan : 2+4+6+8+10+ .... berapa jumlah 10 suku pertama (S10) ?
S1 = 2 = ...... = ...... + ...... = (.....)2 + .....
S2 = 2+4 = ...... = ...... + ...... = (.....)2 + .....
S3 = 2+4+6 = ...... = ...... + ...... = (.....)2 + .....
S4 = 2+4+6+8 = ...... = ...... + ...... = (.....)2 + .....
Dst.
Sn = (.....)2 + .....
Sn = (.....)2 + ..... = ........

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 8


C. Menemukan Pola Barisan pada Menara Hanoi

Pengetahuan Metakognitif
Berikut ini Anda akan diajak bermain dengan alat peraga Menara Hanoi untuk
mempelajari tentang adanya pola barisan bilangan

Perhatikan aturan permainan berikut.


Pindahkan susunan lempengan satu per satu dari tiang A ke tiang B atau C
sehingga susunan lempengan sama dengan keadaan semula dengan aturan, pertama,
setiap kali memindah lempengan hanya diperbolehkan mengangkat satu lempengan,
dan kedua, setiap lempengan yang lebih besar tidak boleh diletakkan di atas lempengan
yang lebih kecil. Perhatikan gambar berikut.

Gambar 1
Peragaan pemindahan lempengan dari tiang A ke C

Petunjuk peragaan
Untuk memperagakan Menara Hanoi ikuti petunjuk kerja sebagai berikut.
Percobaan dapat dimulai dari 1 buah lempengan, 2 buah lempengan, 3 buah
lempengan, dan seterusnya sampai dengan 12 lempengan. Lempengan dibuat 2 warna
untuk mempermudah gerakan sehingga jangan sampai 2 lempengan yang warnanya
sama tersebut terletak saling berdekatan. Setiap pemindahan dari satu tiang ke tiang
yang lain diperhitungkan sebagai satu langkah perpindahan. Total pemindahan adalah
banyaknya pemindahan minimal.
A B C

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 9


Soal : Setelah anda mencoba memindahkan beberapa lempengan dan mencatat hasilnya
pada Tabel 1, temukan pola bilangan yang terbentuk dari pemindahan lempengan
tersebut?

Tabel 1: Pola pemindahan Menara Hanoi

Banyak Total
Pola Pemindahan Pola Bilangan
Lempengan Pemindahan

1 .......... = .. .. U1 =
2 .......... = .. .. U2 =
3 .......... = .. .. U3 =
4 .......... = .. .. U4 =
5 .......... = .. .. U5 =
6 .......... = .. .. U6 =
7 .......... = .. .. U7 =
8 .......... = .. .. U8 =
9 .......... = .. .. U9 =
10 .......... = .. .. U10 =
11 .......... = .. .. U11 =
12 .......... = .. .. U12 =
dst
n Un = ....................

Jadi, pola barisan yang terbentuk dari pola pemindahan lempengan pada Menara Hanoi
adalah
Un = .............

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 10


RANCANGAN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMK


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.8 Menyajikan hasil penemuan pola barisan dan deret dan penerapannya dalam penyelesaian masalah sederhana.
Instrumen Penilaian Tes Tertulis

Indikator Pencapaian Teknik Bentuk


No. Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Instrumen
1. Menentukan pola suku Tes tulis Pilihan 1 2 3 4
Diketahui suatu barisan : , , , , .
4 9 16 25
ke-n suatu barisan ganda
Pola suku ke-n (Un) dari barisan tersebut adalah .
bilangan
n
A. Un =
( n 1) 2
n 1
B. Un =
n2
n
C. Un =
n 1 2
n 1
D. Un =
( n 1) 2
n 1
E. Un =
( n 1) 2
Kunci : C
2 Menentukan pola suku Tes tulis Pilihan Pola jumlah n suku pertama (Sn) dari deret : 3+7+11+15+19+ ....

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 11


Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
No. Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Instrumen

ke-n suatu deret bilangan Ganda adalah ....


A. Sn = n2 + n
B. Sn = 2n2 - n
C. Sn = n2 + 2 n
D. Sn = n2 - n
E. Sn = 2 n2 + n
Kunci : E
3 Menemukan banyaknya Tes tulis Pilihan Di bawah ini adalah pernyataan yang berhubungan dengan deret
suku suatu deret ganda bilangan : 4+6+8+10+12+ ....
bilangan dengan (1) Rumus suku ke-n dari deret tersebut
menggunakan pola adalah Un = 2n
jumlah n suku suatu (2) Rumus jumlah n suku pertamanya
deret bilangan adalah Sn = n2 + 3n
(3) Suku ke-74 dari deret tersebut adalah
148
(4) Banyaknya suku dari deret tersebut jika
jumlah suku-sukunya 152 adalah 11 suku
Pernyataan yang benar tentang deret tersebut adalah ....
A. (2) dan (4)

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 12


Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
No. Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Instrumen

B. (1) dan (3)


C. (1) dan (2)
D. (3) dan (4)
E. (1), (2) dan (3)
Kunci : A
4 Menemukan suku ke-n Tes tulis Essay Perhatikan gambar berikut!
suatu barisan bilangan Untuk memindahkan 1 lempengan pada tiang A ke tiang C dibutuhkan
melalui pola bilangan 1 langkah, jika 2 lempengan dibutuhkan 3 langkah yaitu lempeng
pertama di pindah ke tiang B, lempeng kedua dipindahkan ke C dan
terakhir lempeng yang ada di B di pindah ke C, jika 3 lempeng
membutuhkan 7 langkah, jika 4 lempeng membutuhkan 15 langkah
dan seterusnya.
A B C

Apabila semua lempeng di tiang A, temukan pola dari banyaknya


langkah memindahkan semua lempeng ke tiang C
Kunci:
5. Menyajikan proses Tes tulis Essay Perhatikan adanya barisan suatu bilangan 1,4,6,8,10,12 , ..... Barisan

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 13


Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
No. Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Instrumen

penemuan pola suku ke- bilangan lainnya adalah 2,4,9,16,25,36, .... Apabila secara berurutan
n suatu barisann mulai suku-suku pertamanya dijumlahkan maka akan diperoleh sebuat
bilangan barisan yang baru. Temukan pola suku ke-n dari barisan yang baru
tersebut adalah ....
Kunci : Un = n2 + 2n

JumlahjawabanBenar
Nilai Tes Tertulis (Pilihan Ganda) = x40%
JumlahSoal

Nilai Tes Essay: (Jumlah skor perolehan:jumlah skor maksimum) x 60%

RANCANGAN TES LISAN

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 14


Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.8 Menyajikan hasil penemuan pola barisan dan deret dan penerapannya dalam penyelesaian masalah sederhana.
Instrumen Penilaian Tes Lisan

Indikator Pencapaian Teknik Bentuk


No. Contoh Instrumen
Kompetensi Penilaian Instrumen

1. Menentukan pola suku ke-n Tes Lisan Daftar Bagaimana pola yang terbentuk dari barisan bilangan 3,6,9,12,15, ....?
suatu barisan bilangan Pertanyaan Kunci : Un = 3n

2 Menentukan pola suku ke-n Tes Lisan Daftar Bagaimana pola yang terbentuk dari deret bilangan 1+3+5+7+ ....?
suatu deret bilangan Pertanyaan Kunci : Sn = n2

3 Menentukan suku ke-n suatu Tes Lisan Daftar Berapakah suku ke-10 dari barisan bilangan 1,5,10,17, ....?
barisan bilangan melalui pola Pertanyaan Kunci : Un = n2 1
bilangan U10 = 102 1 = 99

4. Menyajikan proses penemuan Tes Lisan Daftar Buatlah langkah-lanhkah untuk menemukan rumus suku ke-n dari
pola suku ke-n suatu barisan Pertanyaan barisan bilangan 6,11,16,21, . ?
bilangan Kunci : U1 = 6 = 5 x 1 + 1
U2 = 11 = 5 x 2 + 1
U3 = 16 = 5 x 3 + 1
U4 = 21 = 5 x 4 + 1
Un = 5n + 1
Nilai Tes Lisan : Setiap jawaban benar mendapatkan nilai 100

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 15


RANCANGAN PENUGASAN
Satuan Pendidikan : SMK
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.8 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan penerapannya dalam penyelesaian masalah
sederhana.
Instrumen Penilaian Penugasan

Indikator No. Uraian Tugas Uraian Jawaban Kriteria/Skor*

Peserta didik dapat 1. Pengetahuan Faktual a. 5 suku selanjutnya dari barisan bilangan Bila tiap nomor dapat
menyelesaikan Dengan mengetahui pola bilangan, di bawah ini adalah diisikan 5 jawaban
masalah-masalah sebutkan 5 suku selanjutnya dari a. 1,4,7,10, dengan benar, diberi
yang berkaitan barisan-barisan bilangan berikut: 13,16,19,22,25 skor 5 sehingga
dengan pola dan a. 1,4,7,10, . b. -10,-8,-6,-4, jumlah skor
deret bilangan ... -2,0,2,4,6 maksimum 20
dengan b. -10,-8,-6,- c.
mengerjakan tugas 4, .... 1 3 6 10 15 21 28 36 45
secara jujur, c. , , , , , , , ,
2 5 9 14 20 27 35 44 54
bertanggung jawab, 1 3 6 10
d. 4,9,16,25,
, , , ,....
dan percaya diri, 2 5 9 14 36,49,64,81,100
dalam berinteraksi d. 4,9,16,25,
secara efektif ....

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 16


Indikator No. Uraian Tugas Uraian Jawaban Kriteria/Skor*

dengan lingkungan 2. Pengetahuan Konseptual Rumus suku ke-n (Un)


sosial dan alam. Coba tuliskan pola suku ke-n dari a. 1,3,5,7, .... Skor 10
barisan-barisan bilangan berikut U1 = 1 = 2-1 = 2x1 1
a. 1,3,5,7, .... U2 = 3 = 4-1 = 2x2 1
b. 3,8,15,24, .... U3 = 5 = 6-1 = 2x3 1
U4 = 7 = 8-1 = 2x4 1
Un = 2n 1

b. 3,8,15,24, .... Skor 10


U1 = 3 = 1+2 = 12 + 2x1
U2 = 8 = 4+4 = 22 + 2x2
U3 = 15 = 9+6 = 32 + 2x3
U4 = 24 = 16+8 = 42 + 2x4
Un = n2 + 2n

Coba tuliskan pola jumlah n suku Rumus jumlah n suku deret


dari deret-deret berikut a. 1+3+5+7+ .... Skor 10
a. 1+3+5+7+ .... S1 = 1 = 12
b. 4+6+8+10+ .... S2 = 1+3 = 4 = 22
S3 = 1+3+5 = 9 = 32
S4 = 1+3+5+7 = 16 = 42
S n = n2
b. 4+6+8+10+ .... Skor 10
S1 = 4 = 1+3 = 12+3x1
S2 = 4+6 = 10 = 4+6 = 22+3x2
S3 = 4+6+8 = 18 = 9+9 = 32+3x3 Bila langkah-langkah
S4 = 4+6+8+10 = 28=16+12= 42+3x4 setiap soal benar maka
Sn = n2 +3n skor maksimum 40

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 17


Indikator No. Uraian Tugas Uraian Jawaban Kriteria/Skor*

3. Pengetahuan Prosedural Rumus pola suku ke-n


a. Dengan menuliskan rumus jumlah n Barisan : 4,7,10,13, ....
suku terlebih dahulu kemudian U1 = 4 = 3 + 1 = 3x1 + 1
tentukan banyaknya suku dari deret U2 = 7 = 6 + 1 = 3x2 + 1
bilangan 4,7,10,13, besarnya U3 = 10 = 9 + 1 = 3x3 + 1
lebih dari 151 U4 = 13 = 12+ 1 = 3x4 + 1
Un = 3n + 1 Skor 10
Menetukan banyaknya suku (n)
Un = 3n + 1 => 3n + 1 >151
Un > 151 => 3 n >150
=> n > 50
Jadi mulai suku ke-51 besarnya suku Skor 10
barisan bilangan lebih dari 151

b. Dengan menuliskan rumus suku ke- Rumus jumlah n suku


n terlebih dahulu kemudian tentukan Deret : 2+4+6+8+ ....
mulai suku ke berapakah deret S1 = 2 = 1+1 = 12+1
bilangan 2+4+6+8+ . S2 = 2+4 = 6 = 4+2 = 22+2
Jumlahnya sama dengan 930 S3 = 2+4+6 = 12 = 9+3 = 32+3
S4 = 2+4+6+8 = 20 =16+4 = 42+4
S n = n2 + n Skor 10
Menentukan banyaknya suku (n)
Sn = n2 + n => n2 + n = 930
Sn = 930 => n2 + n 930 = 0
=> (n+31)(n-30)=0
=> n =-31 atau n=30
(tm)
Jadi deret bilangan jumlah suku- Skor 10

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 18


Indikator No. Uraian Tugas Uraian Jawaban Kriteria/Skor*

sukunya 930 dengan menjumlahkan 30 Bila langkah-langkah


suku setiap soal benar maka
skor masilum 40
Skor Total 100
Skor yang diperoleh peserta didik
Nilai peserta didik 100
Skor total (100)

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 19


RANCANGAN PENILAIAN KINERJA/PRAKTIK
(Pengetahuan Metakognitif)

Satuan Pendidikan : SMK


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : X
Kompetensi dasar : 4.8 Menyajikan hasil menemukan pola barisan dan deret dan
penerapannya dalam penyelesaian masalah sederhana.

Instrumen Penilaian Tes Praktik :


Tugas :
Perhatikan gambar alat peraga Loncat Katak berikut ini

Modifikasilah alat peraga tersebut dengan menggunakan benda-benda disekitarmu, bisa


dengan batu, bisa dengan benda-benda lain yang mudah ditemui. Setelah menemukan
benda-benda tersebut, tugas Anda melakukan percobaan untuk mencari pola yang
terbentuk dari banyaknya memindahkan tiang pada Loncat katak.
Aturan permainannya sebagai berikut
Pindahkan tiang kelompok merah ke tiang kelompok kuning (posisi awal: kedua kelompok
dipisahkan oleh sebuah lubang yang terletak di tengah dan masing-masing kelompok berdiri
berjajar) dengan aturan sebagai berikut. Pertama, setiap kali melangkah hanya boleh
mengangkat satu tiang. Kedua, dalam melangkah bila terjadi lompatan hanya boleh diijinkan
melompati satu tiang berlainan warna, bila tidak ada tiang yang dilompati maka tiang yang
dipegang hanya diijinkan digeser satu langkah. Ketiga, tidak diperbolehkan melangkah
mundur.
Untuk menentukan pola bilangan yang terbentuk dari pemindahan tiang,
a. Catatlah banyaknya langkah memindahkan setiap tiang warna merah ke posisi tiang
warna kuning ke dalam kolom berikut

Banyak pasangan tiang 1 2 3 4 5 6 7


Banyak loncatan .. .. .. .. .. .. ..
Banyak geseran (lubang
.. .. .. .. .. .. ..
berdekatan)
Total langkah .. .. .. .. .. .. ..

b. Pola bilangan yang terdapat pada percobaan di atas adalah seperti tabel berikut.
Banyak pasangan tiang 1 2 3 4 5 .. n
Total langkah
Pola bilangan

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 20


c. Dengan menggunakan pola bilanga yang terbentuk dari percobaan tersebut,
tentukan banyaknya langkah untuk memindahkan 25 pasang tiang!
d. Berapakah banyaknya pasang tiang yang dipindahkan jika banyaknya langkah
memindahkan tiang diketahui sebanyak 2.600 langkah!

Kunci Jawaban
a. Catatlah banyaknya langkah memindahkan setiap tiang warna merah ke posisi tiang
warna kuning ke dalam kolom berikut

Banyak pasangan tiang 1 2 3 4 5 6 7


Banyak loncatan 1 4 6 8 10 12 14
Banyak geseran (lubang
2 4 9 16 25 36 49
berdekatan)
Total langkah 3 8 15 24 35 48 63

b. Pola bilangan yang terdapat pada percobaan di atas adalah seperti tabel berikut.
Banyak pasangan
1 2 3 4 5 .. n
tiang
Total langkah 3 8 15 24 35
Pola bilangan 1 +2.1 2 +2.2 3 +2.3 4 +2.4 5 +2.5 62+2.6 n2+2n
2 2 2 2 2

e. Dengan menggunakan pola bilanga yang terbentuk dari percobaan tersebut,


tentukan banyaknya langkah untuk memindahkan 25 pasang tiang!
Un = n2 + 2n
U25 = 252 + 2. 25
= 625 + 50
= 670
Jadi, banyaknya langkah memindahkan 25 pasang tiang adalah 670 langkah

f. Berapakah banyaknya pasang tiang yang dipindahkan jika banyaknya langkah


memindahkan tiang diketahui sebanyak 2.600 langkah!
Un = n2 + 2n
=> n2 + 2n = 2600
Un = 2600 => n2 + 2n 2600 = 0
=> (n + 52)(n 50) = 0
=> n = -52 atau n = 50
t.m.
Jadi, banyaknya pasang tiang adalah 50 pasang

Rubrik Penilaian Praktik

Kriteria Skor
Jawaban menunjukkan pengetahuan matematika mendasar yang 4
berhubungan dengan tugas ini.
Ciri-ciri:
Semua jawaban benar tetapi ada cara yang tidak sesuai atau ada satu

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 21


Kriteria Skor
jawaban salah. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima

Jawaban menunjukkan pengetahuan matematika mendasar yang 3


berhubungan dengan tugas ini.
Ciri-ciri:
Semua jawaban benar tetapi ada cara yang tidak sesuai atau ada satu
jawaban salah. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima, atau
Salah satu bagian salah. Siswa menjawab tidak membuat tabel no. b
tetapi jawaban lain benar. Sedikit kesalahan perhitungan dapat diterima,
atau
Bagian a,b, dan c dijawab benar, tetapi bagian d salah atau tidak dijawab
tetapi metode yang digunakan sesuai.

Jawaban menunjukkan keterbatasan atau kurangnya pengetahuan 2


matematika yang berhubungan dengan masalah ini.
Ciri-ciri:
Dua bagian pertanyaan dijawab salah atau tidak selesai dikerjakan tetapi
dua pertanyaan dijawab dengan tepat menggunakan prosedur yang benar

Jawaban hanya menunjukkan sedikit atau sama sekali tidak ada 1


pengetahuan matematika yang berhubungan dengan masalah ini.
Ciri-ciri:
Semua jawaban salah, atau
Jawaban benar tetapi tidak ada bukti bahwa jawaban diperoleh melalui
prosedur yang benar.

Tidak ada jawaban atau lembar kerja kosong 0

Lembar Penilaian

Berdasarkan rubrik yang sudah dibuat dapat dinilai tugas unjuk kerja yang dikerjakan
siswa. Skor yang diperoleh masih harus diubah ke dalam skala angka yang ditetapkan.
(Misal dalam bentuk 0 100).

Skor Perolehan
Kriteria Bobot Nilai
0 1 2 3 4
Pendekatan pemecahan
masalah X 16
Sistematika X 16
4
pemecahan masalah
Bentuk
penyelesaian masalah
Ketepatan Perhitungan 4
Ketepatan X 16
penggunaan rumus

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 22


Skor Perolehan
Kriteria Bobot Nilai
0 1 2 3 4
(prinsip peluang) X 16
Kebenaran hasil
yang diperoleh
Tabel
Ketepatan tabel X 8
sebagai interpretasi
masalah X 8
Kesesuaian tabel 2
dalam pemecahan X 8
masalah
Kerapian dan
penyajian
Penjelasan
Kejelasan uraian X 6
jawaban X 6
1,5
Pemahaman
terhadap aspek hubungan

Nilai yang diperoleh 100

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 23


RANCANGAN PENILAIAN SIKAP

LEMBAR OBSERVASI

Nama Siswa : ......................................................................


Kelas : ......................................................................
Pelajaran : ......................................................................
Nama Guru : ......................................................................
Nama Sekolah : ......................................................................

Pedoman Penilaian
(Selalu = 4 ; Sering = 3 ; Kadang-kadang = 2 ; Tidak Pernah = 1)

1. OBSERVASI SIKAP SPIRITUAL

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
Berdoa sebelum dan sesudah
1 4 = Selalu
melakukan sesuatu.
Mengucapkan rasa syukur atas karunia
2 3 = Sering
Tuhan sesuai agama yang dianutnya.
Memberi salam sesuai agama masing-
3 masing sebelum dan sesudah 2 = Kadang-kadang
menyampaikan pendapat/presentasi.
Mengucapkan keagungan Tuhan
4 apabila melihat kebesaran Tuhan sesuai 1 = Tidak Pernah
agama masing-masing.
Menambah rasa keimanan akan
5 keberadaan dan kebesaran Tuhan saat
mempelajari ilmu pengetahuan.
JUMLAH SKOR

2. OBSERVASI SIKAP JUJUR

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
Tidak mencontek dalam mengerjakan
1 4 = Selalu
ujian/ulangan.
Tidak melakukan plagiat (mengambil/
menyalin karya orang lain tanpa
2 3 = Sering
menyebutkan sumber) dalam
mengerjakan tugas.
Mengemukakan perasaan terhadap
3 2 = Kadang-kadang
sesuatu apa adanya.
Melaporkan data atau informasi apa
4 1 = Tidak Pernah
adanya.
Mengakui kesalahan atau kekurangan
5
yang dimiliki.
JUMLAH SKOR

3. OBSERVASI SIKAP DISIPLIN

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
1 Masuk kelas tepat waktu. 4 = Selalu
2 Mengumpulkan tugas tepat waktu. 3 = Sering
3 Memakai seragam sesuai tata tertib. 2 = Kadang-kadang
4 Mengerjakan tugas yang diberikan. 1 = Tidak Pernah

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 1


5 Tertib dalam mengikuti Pembelajaran.
Mengikuti praktikum sesuai dengan
6
langkah yang ditetapkan.
Membawa buku tulis sesuai mata
7
pelajaran.
8 Membawa buku teks mata pelajaran.
JUMLAH SKOR

4. OBSERVASI SIKAP TANGGUNGJAWAB

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
Melaksanakan tugas individu dengan
1 4 = Selalu
baik.
Menerima resiko dari tindakan yang
2 3 = Sering
dilakukan.
Tidak menuduh orang lain tanpa bukti
3 2 = Kadang-kadang
yang akurat.
4 Mengembalikan barang yang dipinjam. 1 = Tidak Pernah
Meminta maaf atas kesalahan yang
5
dilakukan.
JUMLAH SKOR

5. OBSERVASI SIKAP TOLERANSI


SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
1 Menghormati pendapat teman. 4 = Selalu
Menghormati teman yang berbeda
2 3 = Sering
suku, agama, ras, budaya dan gender.
Menerima kesepakatan meskipun
3 2 = Kadang-kadang
berbeda dengan pendapatnya.
4 Menerima kekurangan orang lain. 1 = Tidak Pernah
5 Memaafkan kesalahan orang lain.
JUMLAH SKOR

6. OBSERVASI SIKAP KERJASAMA

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
1 Aktif dalam kerja kelompok. 4 = Selalu
2 Suka menolong teman/orang lain. 3 = Sering
Kesediaan melakukan tugas sesuai
3 2 = Kadang-kadang
kesepakatan.
4 Rela berkorban untuk orang lain. 1 = Tidak Pernah

JUMLAH SKOR

7. OBSERVASI SIKAP SANTUN

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 2


SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
1 Menghormati orang yang lebih tua. 4 = Selalu
Mengucapkan terima kasih setelah
2 3 = Sering
menerima bantuan orang lain.
Menggunakan bahasa santun saat
3 2 = Kadang-kadang
menyampaikan pendapat.
Menggunakan bahasa santun saat
4 1 = Tidak Pernah
mengkritik pendapat teman.
Bersikap 3S (Salam, Senyum, Sapa)
5
saat bertemu orang lain.
JUMLAH SKOR

8. OBSERVASI SIKAP PERCAYA DIRI

SKOR
NO ASPEK PENGAMATAN KETERANGAN SKOR
1 2 3 4
1 Berani presentasi di depan kelas. 4 = Selalu
Berani berpendapat, bertanya, atau
2 3 = Sering
menjawab pertanyaan.
Berpendapat atau melakukan kegiatan
3 2 = Kadang-kadang
tanpa ragu-ragu.
Mampu membuat keputusan dengan
4 1 = Tidak Pernah
cepat.
Tidak mudah putus asa/pantang
5
menyerah.
JUMLAH SKOR

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 3


PENILAIAN ANTAR TEMAN (PEER ASSESSMENT)

Pedoman Penilaian :
1. Amatilah perilaku temanmu dengan cemat !
2. Setiap hal yang dinilai diberi nilai berupa :
Angka 9-10 bila kamu nilai baik
Angka 9-10 bila kamu nilai baik
Angka 7-8 bila kamu nilai cukup
Angka 5-6 jika kamu rasa jelek
3. Berilah nilai pada dirimu sendiri, sehingga cantumkan namamu pada nomor pertama, baru
kemudian berilah nilai kepada temanmu
4. Jumlahlah seluruh nilai yang telah kamu berikan untuk masing-masing anggota dalam
kelompokmu!
5. Serahkan hasil pengamatan kepada bapak/ibu guru !

Lembar Penilaian antar teman (peer assessment) terhadap perilaku Sikap Kepada Guru

(Sangat Baik = 4 ; Baik = 3 ; Cukup = 2 ; Kurang = 1)

Hal yang dinilai Jumlah skor


No Nama siswa
1 2 3 4 5 6 7 8
1 (Nama siswa Ybs.)
2 (Nama siswa yang lain)
3 (Nama siswa yang lain)

dst (Nama siswa yang lain)

Keterangan Indikator yang dinilai:

1. Memberi salam kepada guru setiap bertemu dengannya dan menjabat tangannya
serta menghadapinya dengan wajah yang tersenyum
2. Bersikap hormat dan sopan santun kepada guru dalam segala hal.
3. Berbuat baik, bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut kepada guru.
4. Menyenangkan dan tidak menyakiti perasaan, hati, dan baik teman ataupun guru
5. Memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan
6. Bertanya kepada guru bila ada sesuatu yang belum dia mengerti dengan cara baik
7. Menghindari pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada faedahnya, sekedar mengolok-
olok atau yang dilatarbelakangi oleh niat yang buruk
8. Menegur siapapun (teman/guru) bila melakukan kesalahan dengan cara yang baik
dan sopan

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 1


PENILAIAN DIRI

Instrumen Penilaian Sikap melalui Penilaian Diri


Nama : .................................................
No. Absen : ................................................
Kelas : XII
Kriteria
No Indikator Penilaian
1 2 3 4
1 Memberi salam kepada guru setiap bertemu dengannya dan
menjabat tangannya serta menghadapinya dengan wajah yang
tersenyum
2 Bersikap hormat dan sopan santun kepada guru dan teman dalam
segala hal.
3 Berbuat baik, bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut
kepada guru dan teman.
4 Menyenangkan dan tidak menyakiti perasaan, hati, dan badan
guru dan teman
5 Memperhatikan ketika guru sedang menjelaskan
6 Bertanya kepada guru bila ada sesuatu yang belum dia mengerti
dengan cara baik
7 Menghindari pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada faedahnya,
sekedar mengolok-olok atau yang dilatarbelakangi oleh niat yang
buruk
8 Menegur guru bila melakukan kesalahan dengan cara yang penuh
hormat
9 Mengunjungi guru dan teman bersilahturahim baik dalam sehat
maupun sakit
10 Mendo`akan guru dan teman
Jumlah
Total

Keterangan skor :

1 = Tidak Pernah
2 = Kadang-kadang
3 = Sering
4 = Selalu

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 2


INSTRUMEN KONSEP DIRI

Instrumen konsep diri bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri.
Informasi kekuatan dan kelemahan peserta didik digunakan untuk menentukan program
yang sebaiknya ditempuh oleh peserta didik.

Definisi konsep: konsep diri merupakan persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri yang
menyangkut keunggulan dan kelemahannya. Definisi operasional konsep diri adalah
pernyataan tentang kemampuan diri sendiri yang menyangkut mata pelajaran.

Tabel 1. Kisi-Kisi Instrumen Afektif

Jumlah
No Indikator Pertanyaan/Pernyataan Skala
butir

1
2
3
4
5

Contoh indikator konsep diri:

Memilih mata pelajaran yang mudah dipahami


Memiliki kecepatan memahami mata pelajaran
Menunjukkan mata pelajaran yang dirasa sulit
Mengukur kekuatan dan kelemahan fisik

Contoh pernyataan untuk instrumen:

Saya sulit mengikuti pelajaran matematika


Saya mudah memahami bahasa Inggris
Saya mudah menghapal suatu konsep.
Saya mampu membuat karangan yang baik
Saya merasa sulit mengikuti pelajaran fisika
Saya bisa bermain sepak bola dengan baik
Saya mampu membuat karya seni yang baik
Saya perlu waktu yang lama untuk memahami pelajaran fisika.

Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013 3