Anda di halaman 1dari 28

ANALISIS ARUS KAS

Laporan arus kas merupakan saldo sisa dari arus kas masuk dikurangi arus kas keluar
yang berasal dari periode-periode sebelumnya. Arus kas memacu pada arus kas masuk
dikurangi arus kas keluar pada periode berjalan. Laporan arus kas diklasifikasikan dalam tiga
jenis aktivitas yaitu aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.
Laporan arus kas merupakan suatu laporan yang menyediakan informasi
mengenai penerimaa kas dan pengeluaran kas oleh suatu entitas selama periode tertentu.

Laporan arus kas penting bagi analisis dan menyediakan informasi untuk
menjawab pertanyaan pengguna laporan keuangan seperti

Berapa banyak kas yang dihasilkan dari atau digunakan untuk operasi?
Pengeluaran apakah yang dibayar dengan kas dari operasi?
Bagaimana dividen dibayar saat perusahaan mengalami kerugian operasi?
Berasal dari manakah kas untuk pembayaran utang?
Mengapa kas lebih rendah saat laba meningkat?

AKTIVITAS LAPORAN ARUS KAS


1. Aktivitas Operasi (Operating Activities)

Aktivitas operasi merupakan aktivitas penghasil utama pendapatan perusahaan. Semua


transaksi yang berkaitan dengan laba yang dilaporkan dalam laporan laba/rugi dikelompokan
dalam golongan ini. Demikian juga arus kas masuk lainnya yang berasal dari kegiatan
operasional, misalnya;

a. Penerimaan dari langganan


b. Penerimaan dari piutang bunga
c. Penerimaan dividen
d. Penerimaan refund dari supplier

Arus Kas keluar misalnya berasal dari:

a. Kas yang di bayarkan untuk pembelian barang dan jasa yang akan dijual
b. Bunga yang di bayar atas utang perusahaan
c. Pembayaran pajak penghasilan
d. Pembayaran gaji

1|Page
2. Aktivitas Investasi (Investing Activities)
Aktivitas investasi merupakan aktivitas yang berkaitan dengan perolehan dan
pelepasan aktiva tetap dan investasi serta pemberian dan penagihan pinjaman
kepada perusahaan lain. Aktivitas ini juga mencerminkan pengeluaran untuk sumber
daya yang dimaksudkan menghasilkan kas di masa depan.
Arus Kas yang di terima misalnya dari:

a. Penjualan aktiva tetap


b. Penjualan surat berharga yang berupa investasi
c. Penagihan pinjaman jangka panjang (tidak termasuk bunga jika ini merupakan kegiatan
investasi).
d. Penjualan aktiva lainnya yang di gunakan dalam kegiatan produksi (tidak termasuk
persediaan)
Arus Kas yang keluar dari kegiatan ini misalnya adalah :

a. Pembayaran untuk mendapat aktifa tetap


b. Pembelian investasi jangka panjang
c. Pemberian pinjaman pada pihak lain
d. Pembayaran untuk aktiva lain yang di gunakan dalam kegiatan produktif seperti hak paten
(tidak termasuk persedian yang merupakan persediaan operasional)

3.Aktivitas Pendanaan (Financing Activities)


Aktivitas pendanaan merupakan aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam
jumlah serta komposisi modal dan pinjaman jangka panjang perusahaan.
Arus Masuk:
1) Hasil dari penerbitan saham
2) Hasil dari penerbitan obligasi
3) Hasil dari utang untuk kegiatan investasi tertentu
4) Hasil pinjaman dari lembaga keuangan

Arus Keluar:
1) Pembayaran untuk membeli saham treasuri
2) Pembayaran untuk menarik obligasi
3) Dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham
4) Pembayaran pokok pinjaman atas pinjaman dari lembaga keuangan

2|Page
5) Pembayaran pokok pinjaman dalam lease modal
6) Pembayaran pokok pinjaman atas utang yang digunakan untuk membeli aktiva produktif
yang dibiayai oleh penyalur atau pihak ketiga.

MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS


Untuk menyusun Laporan Arus Kas diperlukan:

1. Laporan laba rugi lengkap


Sebaiknya laporan laba/rugi ini juga menjelaskan berbagai transaksi penting yang
diperlukan dalam analisis arus kas.

2. Neraca perbandingan
Neraca juga harus full disclosure, sehingga informasi perubahan antar tahun dapat kita
ketahui. Untuk laporan baru yang belum ada laporan perbandingan dianggap neraca
sebelumnya dianggap nol, sehingga penyusunannya lebih gampang.

3. Buat kertas kerja yang membandingkan neraca dalam dua periode. Hitungan perubahan
naik turunnya antara dua periode itu.dalam hal ini pergunakan saja rumus debet kredit
pegangan kita adalah sebagai berikut;
a. Pertambahan aset dicatat sebelah debet dan di anggap sebagai penggunaan dana
kas atau arus kas keluar. Sebaliknya penurunaan aset dianggap sebagai penerimaan
dana atau arus kas keluar. Sebaliknya penurunan aset dianggap sebagai penerimaan
dana atau arus kas masuk.
b. Pertambahan utang dan modal dicatat sebelah kredit dan di anggap sebagai
pertambahan dana atau arus kas masuk. Sebaliknya penurunan dana atau arus kas
keluar.
4. Perubahan pada no 3 diatas adalah perubahan bersih dalam mengetahui lebih lanjut arus
dana ini kita harus melakukan analisa atas perkiraan dana dan berubah itu yang
menggambarkan berbagai jenis transaksi dan kejadian yang mempengaruhi dana kas
baik langsung maupun tidak langsung. Analisis ini akan memberikan penjelasan tentang
penyebab terjadinya transaksi dana.
5. Hasil analisis ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam melakukan pengelompokan dana.
Kemudian disajikan laporan arus dana baik berupa kas atau dana dalam arti modal kerja.
Perbedaan antara analisis arus kas dengan analisis arus dana sebenarnya hanya terletak

3|Page
pada perkiraan yang dianalisis dalam analisis arus kas dana kita harus mendefinisikan
pengertian dana yang dimaksud dengan dana itu biasanya adalah
a. Aktiva cepat
b. Modal kerja bersih atau Aktiva Lancar dikurangi Utang Lancar

Dari sudut lain laporan arus kas ini dapat :

1. Memberikan umpan balik dari arus kas yang aktual


2. Membantu mengenal hubungan antara laba akuntansi dengan arus kas
3. Memberikan informasi tentang kualitas laba
4. Memperbaiki komparabilitinya informasi dari laporan keuangan
5. Membantu menilai fleksibilitas dan likuiditas
6. Membantu meramalkan arus kas di masa yang akan datang

Tahapan Penyusunan/Pencatatan Laporan Arus Kas


Setelah melakukan perubahan kas, Langkah pertama tatkala menyusun laporan arus kas
adalah menghitung arrus kas dari aktivitas operasi, dengan memakai metode langsung maupun
metode tidak langsung. Langkah kedua adalah menganalisis semua akun tidak lancar dan data
tambahan untuk perubahan yang berasal dari aktivitas-aktivitas pendanaan dan investasi.
Langkah ketiga menata informasi yang di kumpulkan pada langkah 1 dan 2 ke dalam format yang
benar untuklaporan arus kas.
Salah satu unsur informasi paling penting yang di laporkan pada laporan arus kas adalah
kas bersih yang di sediakan oleh (atau di gunakan dalam) aktivitas operasi. Jumlah kas bersih
inilah yang bakal menentukan apakah organisasi dapat meneruskan kegiatan usahanya atau
tidak dalam jangka panjang. Arus kas dari aktivitas-aktivitas investasi dan pendanaan juga
penting, namun arus kas bersih dari aktivitas operasi utama organisasi yang berkesinambungan
merupakan elemen kritis.Ada dua cara untuk menghitung dan melaporkan jumlah arus kas bersih
dari aktivitas operasi pada laporan arus kas : Metode langsung dan tidak langsung

Pelaporan Arus kas dapat disusun dengan 2 metode


1.Metode langsung (Direct Method)
Dengan metode ini kelompok utama dari penerimaan kas kotor dan pengeluaran kas kotor
diungkapkan.

4|Page
2.Metode tidak langsung (Indirect method)
Metode ini diawali laba rugi bersih kemudian disesuaikan dengan unsur -unsursebagai
berikut
(a) beban-beban yang bersifat non kas
(b) laba (rugi) yang merupakan bagian dari aktivitas selain operasi
(c) perubahan dalam aktiva lancar atau utang lancar.

Penentuan Arus Kas dari Aktivitas Operasi-Metode Langsung dan Tidak Langsung
Metode langsung (direct method) mengkonpersikan pos-pos laporan laba rugi dari dasar
akrual kedasar kas atau tunai. Akuntan harus mempertimbangkan perubahan akun neraca yang
berhubungan dengan pos-pos di laporan laba rugi. Akun-akun yang terlibat semuanya aktiva
lancar atau kewajiban jangka pendek. Laporan bertitik tolak dari penerimaan kas penjualan dan
potongan pembayaran kas untuk pembelian, beban operasi, pembayaran bunga, perusahaan
dianjurkan untuk melaporkan arus kas dari aktivitas operasi. Di Indonesia, perusahaan dianjurkan
untuk melaporkan arus kas dari aktivitas operasi dengan memakai metode langsung.
Metode langsung menampilkan informasi yang berfaedah untuk menaksir arus kas dimasa depan
yang tidak dapat disajikan dengan metode tidak langsung.
Metode tidak langsung (disebut juga metode rekonsiliasi) berawal dari laba bersih dan
mengkonvermasikannya menjadi kas bersih yang disediakan oleh aktivitas operasi, aplikasi
metode tidak langsung tidak mensyaratkan pembuatan penyesuaian untuk setiap pos laporan
laba rugi (sebagai mana dalam metode langsung) namun hanya penyesuaian yang di perlukan
untuk mengkonversikan laba bersih menjadi arus kas dari aktivitas operasi. Metode tidak
langsung berfokus pada pos-pos laporan laba rugi yang harus disesuaikan untuk merekonsiliasi
laba bersih dengan arus kas bersih dari aktivitas operasi. Pos-pos yang memerlukan penyesuaian
adalah yang tidak mempengarihi arus kas masuk kas bersih. Pos tersebut terdiri atas dua
kategori. Kategori pertama adalah pos-pos yang muncul dilaporan laba rugi namun tidak
mengakibatkan pengeluaran kas ataupun penerimaan kas.contohnya adalah beban penyusutan
dan untung serta rugi. Kategori kedua adalah aktiva lancar dan kewajiban jangka pendek yang
saldonya berubah selama periode akuntansi. Akun tersebut piutang usaha,utang
usaha,pembayaran dimuka,dan persediaan harus dianalisis pengaruhnya terhadap kas.

5|Page
Topik Khusus
Investasi Metode Ekuitas
Dalam akuntansi metode ekuitas, investor mencatat bagian atas laba perusahaan investasi
sebagai laba dan mencatat dividen sebagai pengurang saldo investasi. Porsi labayang tidak
dibagi merupakan laba nonkas yang harus dieliminasi dari laporan arus kas,sehinnga yang
tersisa hanya porsi laba yang diterima tunai. Hal ini dilakukan dengan mengurangkan bagian atas
laba perusahaan investasi dari laba bersih, setelah dikurangi dividen yang diterima.

Akuisisi Perusahaan dengan Saham


Saat satu perusahaan membeli perusahaan lain dengan saham, aktiva dan kewajiban konsolidasi
meningkat seiring dengan ekuitas. Namun, yang dilaporkan dalam laporan arus kas hanyalah
perubahan pos neraca yang berasal dari transaksi kas. Dengan demikian, penyesuaian neraca
untuk menghitung arus kas operasi tidak sama dengan perubahan pos neraca itu sendiri.
Perubahan nonkas dalam neraca dilaporkan dalam catatan atas laporan arus kas sebagai
aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan non-kas.
Biaya Imbalan Pascakerja
Program imbalan pensiun dan program imbalan pasca kerja lainnya mengakui beban biaya jasa
dan bunga, setelah dikurangi pengembalian yang diharapkan atas aktiva program. Imbalan yang
dibayarkan dicatat sebagai pengurang saldo investasi dan kewajiaban. Selisih lebih antara beban
imbalan bersih yang dilaporkan dalam laba bersih dengan imbalan kas yang dibayarkan, harus
ditambahkan ke laba bersih untuk menghitung arus kas bersih dari aktiva operasi.

Sekuritas Piutang Usaha


Semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan pengalihan atau sekuritasisasi piutang usaha
melalui entitas bertujuan khusus untuk meningkatkan arus kas. Sekuritasisasi adalah pengalihan
piutang adalah pengalihan piutang kepada special pupose entity yang membeli piutang tersebut
dengan hasil penjualan obligasi pasar modal. Banyak perusahaan yang melaporkan
pengurangan piutang tersebut sebagai penambah arus kas dari operasi karena piutang termasuk
dalam aktiva lancar. Perusahaan lain melaporkan arus kas masuk tersebut sebagai aktivitas
pendanaan. Analisis harus mewaspadai sumber penurunan piutang dan mempertanyakan
apakah penurunan tersebut benar-benar sebagai hasil kinerja operasi yang membaik atau
sebagai pinjaman yang disamarkan.

6|Page
Analisis Implikasi Arus Kas
Tidak diharuskannya pengungkapan terpisah untuk arus kas yang terkait dengan pos luar
biasa atau operasi yang dihentikan.
Bunga dan dividen yang diterima serta bunga dibayarkan dikelompokkan sebagai arus
kas operasi. Banyak pengguna laporan menanggap bunga yang dibayar sebagai arus kas
keluar pendanaan, serta bunga dan dividen yang diterima sebagai arus kas masuk
investasi.
Pajak dikelompokkan sebagai arus kas operasi. Pengelomppokan ini dapat mendistorsi
analisis atas masing-masing dari ketiga aktivitas jika manfaat atas biaya pajak yang
signifikan dialokasikan pada aktivitas tersebut dengan cara yang tidak proposional
Pemindahan laba atau rugi penjualan asset tetap atau investasi sebelum pajak dari
aktivitas operasi mendistorsi analisis atas aktivitas operasi dan aktivitas investasi.

ANALISIS ARUS KAS


Karena kondisi perusahaan berbeda satu sama lain, sulit untuk merumuskan analisis arus
kas standar. Namun demikian, terdapat beberapa kesamaan. Analisis harus menetapkan sumber
dan penggunaan kas masa lalu. Common size analysis atas laporan arus kas membantu
penilaian ini. Dalam mengestimasi tren, gunakan total sumber dan penggunaan kas utama
selama beberapa tahun, karena angka tahunan atau kuartalan seringkali terlalu pendek untuk
menghasilkan kesimpulan yang bermakna.
KESIMPULAN DARI ANALISIS ARUS KAS
1. Analisis arus kas memungkinkan untuk menilai kualitas manajemen dari waktu ke waktu
dan dampaknya pada hasil operasi dan posisi keuangan perusahaan. Jika analisis
meliputi periode waktu yang panjang, analisis tersebut dapat menghasilkan pandangan
atas keberhasilan manajemen dalam bereaksi terhadap perubahan kodiri bisnis dan
kemampuan manajemen untuk menangkap peluang serta mengatasi kesulitan
2. Penjelasan untuk variasi segmentasi arus kas. Sebagian besar memandang arus kas
operasi sebagai indeks kemampuan manajemen untuk menjauhkan dana dari
kesempatan yang tidak menguntungkan menuju kesempatan yang memiliki potensi laba
yang lebih besar. Namun tidak semua arus kas operasi dapat dipandang demikian karena
adanya komitmen untuk pos-pos seperti pelunasan utang, penarikan saham, penggantian
peralatan, dan pembayaran dividen. Arus kas operasi juga bukan satu-satunya potensi
arus kas masuk karena manajemen dapat memperoleh sumber dana eksternal
3. Penilaian kualitas laba. Satu faktor dalam kualitas laba adalah dampak perubahan kondisi
bisnis pada arus kas. Laporan arus kas juga mengungkapkan komponen laba nonkas
yang mempengaruhi kesimpulan atas kualitas laba. Kesimpulan dapat melibatkan
penilaian potensi laba di masa depan yang mengimplikasikan kebutuhan pendanaan
tambahan.

7|Page
PERUSAHAAN DAN KONDISI EKONOMI
Perusahaan yang menguntungkan dapat mengalami kesulitan untuk memenuhi
kewajiban lancarnya dan memerlukan kas untuk berekspansi. Penting untuk memisahkan kinerja
antara aktivitas, terutama pemisahan antara kinerja operasi dengan keuntungan yang berasal
dari aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.
Laporan arus kas mengungkapkan implikasi aktivitas laba terhadap kas. Laporan ini
mengungkapkan aktiva yang diperoleh dan bagaimana aktiva tersebut didanai. Laporan ini
menjelaskan bagaimana laba berbeda dengan arus kas dari operasi. Kemampuan untuk
menghasilkan arus kas dari operasi penting untuk keuangan yang sehat.
Perusahaan yang sukses maupun gagal dapat mengalami masalah arus kas dari operasi,
namun dengan alasan yang jauh berbeda. Perusahaan yang sukses yang mengalami masalah
investasi dalam piutang dan persediaan yang meningkat untuk memenuhi permintaan pelanggan
yang meningkat, mendapati bahwa keuntungan yang meningkat berguna untuk mendapatkan
pendanaan tambahan dengan utang maupun ekuitas. Keuntungan ini (laba akrual positif) pada
akhirnya menghasilkan arus kas positif. Sedangkan perusahaan yang gagal mengalami
kekurangan kas karena penurunan perputaran piutang dan persediaan, mengalami kerugian
operas. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi piutang dan persediaan, namun hal ini umumnya
disertai dengan penurunan pelayanan pada pelanggan, dan berdampak pada laba.
Perubahan modal kerja operasi juga harus diinterpretasikan dalam lingkungan ekonomi.
Peningkatan piutang dapat menandakan permintaan pelanggan yang meningkat atau merupakan
pertamnda ketidakmampuan untuk menagih piutang tepat waktu. Sama hal nya dengan
persediaan, peningkatan bahan baku dapat menandakan antisipasi kenaikan produksi karena
meningkatnya permintaan pelanggan, atau menandakan ketidakmampuan untuk mengantisipasi
permintaan atau menjual produk dengan akurat.
ARUS KAS BEBAS
Salah satu ukuran arus kas bebas adalah sbb :
Arus Kas dari operasi Pengeluaran modal bersih untuk mempertahankan kapasitas produksi
dividen untuk saham preferen dan saham biasa (dengan asumsi kebijakan pembayarann dividen
tunai)
Arus kas bebas positif mencerminkan jumlah yang tersedia bagi aktivitas bisnis setelah
penyisihan untuk pendanaan dan investasi yang diperlukan untuk mempertahankan kapasitas
produksi pada tingkat sekarang. Pertumbuhan dan fleksibilitas keuangan bergantung pada
ketersediaan arus kas bebas.
Arus Kas sebagai Validasi
Laporan arus kas berguna untuk memprediksi hasil operasi berdasarkan kapasitas produksi yang
dimiliki dan direncanakan. Laporan ini juga digunakan untuk menilai kapasitas ekspansi
perusahaan di masa depan, kebutuhan modalnya dan sumber arus kas masuknya. Laporan arus
kas menyediakan petunjuk penting penting tentang :

Kelayakan pendanaan pengeluaran modal


Sumber kas dalam pendanaan ekspansi

8|Page
Ketergantungan pada pendanaan eksternal
Kebijakan dividen di masa depan
Kemampuan untuk memenuhi persyaratan utang
Fleksibilitas keuangan untuk menghadapi kebutuhan dan kesempatan yang tidak
diantisipasi
Praktik keuangan oleh manajemen
Kualitas laba rugi

Pemeriksaan atas hubungan antar pos dalam laporan arus kas harus dilakukan dengan hati-hati.
Transaksi-transaksi tertentu saling terkait sebagiai contoh pembelian aktiva dengan menerbitkan
utang. Analisis harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyimpulkan hubungan antarpos
yang sebetulnya tidak berkaitan.
Rasio Arus Kas Khusus
2 rasio yang sering digunakan
1. Rasio Kecukupan Arus kas
Merupakan ukuran kemampuan perusahaan untuk menghasilkan kas dari operasi yang
cukup untuk menutup pengeluaran modal, investasi dalam persediaan, dan dividen tunai.
Biasanya digunakan 3 tahun untuk menghitung rasio ini, dengan rumus :


, , 3

Rasio sebesar 1 menunjukkan bahwa perusahaan dapat menutup kebutuhan kas tanpa
perlu mendapatkan pendanaan secara eksternal. Rasio kurang dari 1 menunjukkan
bahwa sumber kas internal tidak cukup untuk mempertahankan dividend an tingkat
pertumbuhan operasi saat ini.

2. Rasio reinvestasi Kas


Merupakan ukuran atas persentase investasi dalam aktiva yang mencerminkan kas
operasi yang ditahan dan diinvestasikan kembali dalam perusahaan untuk mengganti
aktiva dan menumbuhkan operasi. Rasio ini dihitung dengan :


+ + +
Rasio reinvestasi di kisaran 7% s/d 11 % umumnya dianggap memadai.

9|Page
QUESTION & EXCERSICE CHAPTER 7

Question 7-2
Informasi apa yang didapatkan oleh pengguna laporan keuangan arus kas?

Jawab:
Kegunaan laporan arus kas yaitu dapat memberikan informasi:
1. Kemampuan entitas dalam menghasilkan arus kas di masa depan.
2. Kemampuan entitas dalam membayar dividen dan kewajiban.
3. Penyebab timbulnya perbedaan antara laba bersih dan arus kas bersih dari aktivitas operasi.
4. Transaksi-transaksi investasi dan pendanaan baik secara tunai maupun non tunai.

Laporan arus kas penting bagi analisis dan menyediakan informasi untuk
menjawab pertanyaan pengguna laporan keuangan seperti :

1. Berapa banyak kas yang dihasilkan dari atau digunakan untuk operasi?
2. Pengeluaran apakah yang dibayar dengan kas dari operasi?
3. Bagaimana dividen dibayar saat perusahaan mengalami kerugian operasi?
4. Berasal dari manakah kas untuk pembayaran utang?
5. Mengapa kas lebih rendah saat laba meningkat?

Question 7-4
Jelaskan tiga kategori penyesuaian untuk mengonversi laba bersih menjadi arus kas dari operasi

Jawab:
Kita bisa membedakan tiga kategori penyesuaian yang mengubah basis akrual
laba bersih terhadap kas dari operasi:
1. Beban, kerugian, pendapatan, dan keuntungan
Jangan gunakan atau menghasilkan uang tunai seperti melibatkan akun noncash, kecuali
2. Perubahan bersih pada akun noncash (sebagian besar dalam modal kerja operasi) yang
berhubungan dengan operasi - ini memodifikasi pendapatan berbasis akrual dan biaya
yang termasuk dalam pendapatan
3. Keuntungan dan kerugian (seperti penjualan aset) yang ditransfer ke bagian lain dari
arus kas sehingga menunjukkan seluruh uang tunai merupakan hasil penjualan.

10 | P a g e
Question 7.6
Bandingkan tujuan laporan laba rugi dengan arus kas dari operasi!
Jawab :
Fungsi dari laporan laba rugi adalah mengukur profitabilitas perusahaan untuk suatu periode
tertentu. Hal ini dilakukan dengan mencocokkan biaya dan kerugian dengan pendapatan dan
keuntungan yang diperoleh. Meskipun tidak ada pernyataan lain yang mengukur profitabilitas dan
juga laporan laba rugi, tidak menunjukkan waktu arus kas dan pengaruh operasi terhadap
likuiditas dan solvabilitas. Yang terakhir dilaporkan oleh SCF. Cash from operations (CFO)
mencerminkan konsep operasi yang lebih luas dibandingkan dengan laba bersih. Ini mencakup
semua kegiatan yang berhubungan dengan pendapatan dari perusahaan. CFO tidak hanya
memperhatikan pengeluaran dan pendapatan tetapi juga dengan tuntutan uang tunai dari
kegiatan ini, seperti investasi pada piutang pelanggan dan persediaan serta pembiayaan yang
diberikan oleh pemasok barang dan jasa. CFO berfokus pada aspek likuiditas operasi dan bukan
ukuran profitabilitas karena tidak termasuk biaya penting seperti penggunaan aset berumur
panjang dalam operasi atau pendapatan yang penting. seperti ekuitas dalam pendapatan anak
perusahaan atau afiliasi yang tidak dikonsolidasi.

Question 7.8
Jelaskan perhitungan arus kas bebas! Apa relevansinya dengan analisis keuangan?
Jawab :
Turunan analitik yang berharga dari SCF adalah "arus kas bebas." Seperti halnya ukuran analisis
lainnya, analis harus memperhatikan komponen perhitungan ini dengan cermat. Di sini, seperti
dalam kasus arus kas, motif tersembunyi terkadang mempengaruhi keabsahan perhitungan.
Salah satu perhitungan arus kas bebas analitis yang paling berguna adalah

Positif FCF menujukkan ada jumlah yang tersedia untuk tujuan perusahaan setelah ketentuan
untuk pembiayaan pengeluaran dan pengeluaran untuk mempertahankan kapasitas produktif
pada tingkat saat ini. Pertumbuhan internal dan fleksibilitas finansial bergantung pada jumlah FCF
yang memadai. Biasanya jumlah belanja modal yang dibutuhkan untuk mempertahankan
kapasitas produktif pada tingkat saat ini tidak diungkapkan oleh perusahaan. Ini termasuk dalam
total belanja modal, yang juga dapat mencakup pengeluaran untuk perluasan kapasitas produksi.

11 | P a g e
Exercise 7-4

a. Beginning balance of accounts receivable......... $ 305,000


Net sales............................................... 1,937,000
Total potential receipts......................................... $2,242,000
Ending balance of accounts receivable.............. - 295,000
Cash collected from sales.................................... $1,947,000

b. Ending balance of inventory................................. $ 549,000


Cost of sales.......................................................... +1,150,000
Total ...............................................$1,699,000
Beginning balance of inventory........................... - 431,000
Purchases............................................................... $1,268,000
Beginning balance of accounts payable............. $ 563,000
Purchases (from above)........................................ 1,268,000
Total potential payments...................................... $1,831,000
Ending balance of accounts payable.................. - 604,000
Cash payments for accounts payable................. $1,227,000

c. Issuance of common stock................................... $ 81,000


Issuance of treasury stock................................... 17,000
Total nonoperating cash receipts........................ $ 98,000
d. Increase in land...................................................... $ 150,000
Increase in plant and equipment.......................... 18,000
Total payments for noncurrent assets................ $ 168,000

12 | P a g e
CHAPTER 8 : ANALISIS ROI DAN PROFITABILITAS

Pentingnya Return on Investment


Kinerja perusahaan dapat dianalisis dengan berbagai cara. Pertumbuhan pendapatan, laba
bersih, dan asset merupakan ukuran kinerja yang biasa digunakan. Namun tidak satupun dari
ukuran-ukuran ini yang dapat digunakan secara terpisah sebagai ukuran kinerja perusahaan yang
komprehensif.
Hubungan antara laba dengan investasi modal, yang disebut pengembalian atas investasi modal
(return on invested capital ROIC) atau pengembalian atas investasi (return on investment
ROI) mungkin merupaan ukuran kinerja perusahaan yang dikenal luas. Ukuran ini dapat:
- Membandingkan keberhasilan perusahaan atas pengelolaan investasi modal.
- Memungkinkan kita menilai pengembalian perusahaan relatif terhadap resiko investasi
modal
- Membandingkan pengembalian atas investasi modal dengan pengemballian investasi
alternative.

Pengembalian atas investasi modal digunakan dalam berbagai area dalam analisis, termasuk:
1. Mengukur Efektivitas Manajerial
Tingkat pengembalian atas investasi modal utamanya tergantung dari keahlian, sumber
daya, kepintaran, dan motivasi manajer. Manajer bertanggung jawab atas aktivitas
perusahaan. Mereka membuat keputusan pendanaan, investasi, dan operasi. Mereka
memilih tindakan, strategi perencanaan, dan melaksanakan rencana tersebut.
2. Mengukur Profitabilitas
ROI merupakan indicator penting atas kekuatan perusahaan dalam jangka panjang.
Angka ini menggunakan ukuran ringkas dari laporan laba rugi dan neraca untuk menilai
profitabilitas. Ukuran profitabilitas ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan ukuran
kekuatan keuangan jangka panjang lain atau solvabilitas yang menggunakan hanya pos
neraca.
3. Peramalan Laba
Pengembalian atas investasi modal berguna dalam peramalan laba. Ukuran ini secara
efektif menghubungkan laba masa lalu, laba saat ini, dan ramalan laba masa depan
dengan total investasi modal. Digunakannya ukuran ini pada analisis dan peramalan laba
menambah tingkat pemahaman dan realisme. Ukuran ini mengidentifikasi ramalan yang
terlalu optimistis atau pesimis relative terhadap nilai pengembalian atas investasi modal

13 | P a g e
milik pesaing, dan menghasilkan penilaian manajerial mengenai sumber pendanaan jika
ramalan berbeda
4. Perencanaan dan Pengendalian
Pengembalian atas investasi modal memiliki peran penting dalam perencanaan
anggaran, koordinasi, evaluasi, dan pengendalian aktivitas usaha. Perusahaan yang
dikelola dengan baik akan mengendalikan pengembalian yang diperoleh tiap pusat laba
dan memberikan penghargaan bagi manajernya untuk hasil tersebut.

KOMPONEN PENGEMBALIAN ATAS INVESTASI MODAL


Pengembalian atas investasi modal (return on invested capital) dihitung sebagai berikut:
Laba
Investasi Modal
Total Aktiva
Return on total Asset merupakan ukuran efisiensi operasi yang relevan. Nilai ini mencerminkan
pengembalian perusahaan dari seluruh aktiva (atau pendanaan) yang diberikan pada
perusahaan. Namun dasar total aktiva untuk menghitung pengembalian atas investasi modal
sering kali butuh penyesuaian.

Tiga bentuk penyesuaian :

Penyesuaian Aktiva non operasi. Penyesuaian aktiva nonoperasi mengeluarkan investasi pada
sekuritas dan kelebihan kas dari dasar investasi modal. Pengeluaran ini akan membuat analisis
terpusat pada aktivitas operasi dan memisahkan analisis operasi dari aktivitas keuangan
perusahaan.

Penyesuaian aktiva tidak berwujud. Dengan cara mengeluarkan aktiva tidak berwujud dari
investasi modal. Penyesuaian ini berasal dari skeptisisme atas nilai aktiva tidak berwujud atau
asumsi bahwa sifat tak berwujud memiliki karakter yang berbeda dengan aktiva berwujud.
Penyesuaian harus dilakukan atas nilai tercatat aktiva sebelum proses analisis jika diperoleh
informasi bahwa nilai ini tidak benar.

Penyesuaian akumulasi penyusutan. Penyesuaian terkait dengan apakah dasar investasi


modal mencakup penambahan kembali akumulasi penyusutan pada aktiva yang dapat
disusutkan. Beberapa pihak berpendapat bahwa karena aktiva tetap dipelihara agar tetap berada

14 | P a g e
dalam kondisi kerja utama sepanjang masa manfaatnya, maka tidak selayaknya menilai
pengembalian relatif terhadap aktiva bersih. Ketika mengevaluasi penyesuaian ini, harus diingat
penekanannya pada pengendalian internal unit produksi yang terpisah dan pengendalian
manajemen operasi.

Modal Ekuitas
Pengembalian ekuitas biasa (return on common equity ROCE) dinyatakan sebagai laba bersih
dikurangi deviden saham preferen dibagi rata-rata ekuitas biasa. Ekuitas biasa dapat juga
dinyatakan sebagai total asset dikurangi utang dan saham preferen.

ROI Capital biasanya dihitung menggunakan nilai yang dilaporkan dari laporan keuangan, bukan
dari nilai pasar. Namun nilai pasar sering kali lebih relevan untuk analisis karena aktiva tertentu
tidak diakui dalam laporan keuangan.
Ketika menghitung ROI Capital, harus dibedakan antara investasi modal perusahaan dengan
investasi modal disetor. Investasi modal investor merupakan harga yang dibayar atas sekuritas
perusahaan. Kecuali jika investor membeli sekuritas seharga nilai bukunya, investasi modal
disetor akan berbeda dengan investasi modal perusahaan.

Menghitung Investasi Modal Suatu Periode

Investasi modal untuk suatu periode umumnya dihitung menggunakan rata-rata modal yang
tersedia bagi perusahaan selama periode tersebut. Metode yang paling umum digunakan adalah
menambah saldo awal dan akhir tahun investasi modal lalu dibagi dua. Metode yang lebih akurat
adalah dengan merata-ratakan jumlah interim misalnya, menambahkan jumlah investasi modal
tiap akhir kuartal dan membaginya dengan empat.

Penyesuaian atas Investasi Modal dan Laba


Analisis ROI Capital menggunakan angka laporan keuangan sebagai titik awal. Beberapa angka
yang tidak dilaporkan di dalam laporan keuangan juga perlu diperhitungkan. Beberapa
penyesuaian seperti yang berhubungan dengan persediaan, mempengaruhi pembilang maupun
penyebut pengembalian investasi modal, sehingga mengurangi pengaruhnya.

15 | P a g e
Menghitung Pengembalian Investasi Modal
Pada bagian ini akan diberikan ilustrasi penggunaan laba maupun investasi modal yang berbeda
dalam perhitungan pengembalian atas investasi modal.

Pengembalian atas Aset Operasi Bersih


Pengembalian atas aset operasi bersih (return on net operating asset - RNOA) dihitung sebagai
berikut:
( )
= ( )

NOA = Aset operasi dikurangi kewajiban operasi. Aset dan kewajiban operasi adalah pos yang
dibutuhkan untuk menjalankan usaha perusahaan, meliputi kas, piutang usaha, persediaan,
beban dibayar di muka, aset pajak tangguhan, aset tetap, dan investasi jangka panjang yang
terkait akuisisi strategis (seperti investasi metode ekuitas, goodwill, dan aset tak berwujud).
Kewajiban operasi meliputi utang usaha, beban yang masih harus dibayar, dan kewajiban operasi
jangka panjang (seperti pensiun dan kewajiban purnakarya lainnya) serta kewajiban pajak
tangguhan.
Aset non operasi meliputi investasi dalam efek yang dapat diperdagangkan, investasi ekuitas non
strategis, dan investasi dalam operasi yang dihentikan sebelum dijual. Kewajiban non operasi
meliputi obligasi dan kewajiban jangka panjang lain yang dikenakan bunga, serta bagian tidak
lancar sewa guna usaha modal. Kewajiban keuangan bersih (Net Financial Obligations-NFO)
sama dengan kewajiban non operasi dikurangi aset non operasi (kewajiban disebutkan pertam
kali untuk menghasilkan angka positif karena kebanyakan jumlah kewajiban keuangan
perusahaan lebih besar daripada set keuangannya).

16 | P a g e
Perbedaan antara aktivitas operasi dan non-operasi dirangkum dalam penyajian umum neraca
seperti berikut :

17 | P a g e
Untuk Excell Corporation, aset operasi bersih (NOA) dihitung sebagi berikut :

Untuk Excell, NFO dihitung sebagai berikut :

Terakhir, NOA = NFO + SE

Pembilang rumus RNOA, laba operasi bersih setelah pajak (NOPAT) adalah laba setelah pajak
yang dihasilkan dari aset operasi bersih.
Laba operasi termasuk penjualan dikurangi harga pokok penjualan (cost of good sold), beban
operasi, seperti beban penjualan, umum, dan administrasi, serta pajak penghasilan. Beban pajak
operasi memiliki dua komponen, yaitu cadangan pajak dikurangi perlindungan pajak.
Pos pos yang dikeluarkan dari NOPAT termasuk pendapatan dan beban bunga, pendapatan
dividen, keuntungan dan kerugian investasi non operasi, serta laba atau rigi dari operasi yang
dihentikan (semua dihitung setelah dikurangi pajak).
NOPATdihitung sebagi berikut :
NOPAT = ((Penjualan - Beban Operasi) x (1 (Beban Pajak / Laba Sebelum Pajak))
Untuk Excell, berikut NOPAT untuk tahun-8 dan tahun-9

18 | P a g e
Pengembalian atas aset operasi bersih (return on net operating asset - RNOA) Excell untuk
tahun-9 sama dengan :

Pengembalian atas Ekuitas Pemegang Saham Biasa


Pengembalian atas ekuitas saham biasa umunya hanya memperhitungkan ekuitas pemegang
saham biasa dari seluruh investasi modal. Pengembalian atas ekuitas biasa Excell Corporation
untuk tahun ke 9 dihitung sebagai berikut :


$ 104.148 $ 0
= 14,46 %
($ 68.305 + $ 772.454)/2
Pada Excell Corporations, tingkat pengembalian atas ekuitas pemegang saham biasa Excell yang
lebih tinggi jika dibandingkan dengan pengembalian atas aset operasi bersih mencerminkan
dampak leverage keuangan yang menguntungkan.

MENGANALISIS PENGEMBALIAN ATAS ASET OPERASI BERSIH


Pengembalian investasi modal berguna dalam evaluasi manajemen, analisis profitabilitas, serta
perencanaan dan pengendalian. Penggunaan pengembalian atas investasi modal untuk hal
tersebut menuntut pemahaman menyeluruh atas pengakuan pengukuran pengembalian ini.
Pemisahan Pengembalian Atas Aset Operasi Bersih
( )
= ( )

Pemisahan pengembalian atas aset operasi bersih adalah :


Pengembalian atas Aset Operasi Bersih = Margin Laba Operasi Bersih x Perputaran Aset
Operasi Bersih

=

Hubungan NOPAT dengan penjualan disebut margin laba operasi bersih (net operating profit
margin) atau cukup disebut margin NOPAT. Hubungan penjualan dengan aset operasi bersih
disebut perputaran aset operasi bersih (net operating asset turnover) atau cukup disebut

19 | P a g e
perputaran NOA dan mengukur keefektifan perusahaan dalam menghasilkan penjualan dari aset
operasi bersih. Margin NOPAT dan perputaran NOA merupakan pengukuran yang bermanfaat
dan menuntut analisis mendapatkan pemahaman atas profitabilitas suatu perusahaan.
Dampak Leverage Operasi
Aset operasi bersih dikurangi oleh kenaikan kewajiban operasi, yang kemudian menaikkan
perputaran aset operasi bersih. Karena kenikan kewajiban operasi tidak mempengaruhi NOPAT,
RNOA juga akan naik. Dampak kewajiban operasi terlihat dalam alternatif persamaan RNOA
berikut ini :

= (1 + )

OLLEV (Operating Liability Leverage Ratio) atau kewajiban operasi rata rata / Rata-rata NOA.
Karena OLLEV memiliki nilai positif, maka kenaikan ini akan meningkatkan RNOA.
Hubungan antara Margin Laba dan Perputaran Aset

Dalam Tampilan 8.4, PT X memperoleh RNOA sebesar 10% dengan margin NOPAT yang relatif
tinggi dan perputaran NOA yang rendah. Sebaliknya PT Z memperoleh RNOA yang sama, tetapi
dengan margin NOPAT yang rendahdan perputaran NOA yang tinggi. Margin dan perputaran PT
Y ada di antara kedua perusahaan di atas, atau PT Y memiliki RNOA 10% dengan margin NOPAT
setengah dari PT X dan perputaran aset dua kali lipat PT X.

20 | P a g e
Tampilan 8.5 menunjukkan hubungan antara magin NOPAT dan perputaran NOA. Data PT X dan
PT Y berasal dari Tampilan 8.4.
Analisis pengembalian atas aset dapat mengungkapkan pemahaman tambahan atas aktivitas
strategis. Sebagai contoh, perhatikan dua perusahaan berikut pada industry yang sama dengan
RNOA ynag identik.

PT. AA memiliki margin NOPAT sebesar 10% sedangkan PT. BB hanya 0,5%. Di lain pihak, satu
dollar yang diinvestasikan pada aset PT. AA akan menghasilkan enjualan sebesar $0,10,
sementara PT. BB menghasilkan penjualan sebesar $2 untuk setiap dollar yang diinvestasikan.
Pertanyaan untuk PT. AA :
1. Mengapa perputarannya begitu rendah?
2. Apakah hasil dari aset ini sangat kecil atay tidak ada sama sekali?
3. Apakah ada aset digunakan sevara tidak efisien atau tidak efektif?
4. PT. AA diharapkan dapat mencapai perbaikan secara cepat dengan berkonsentrasi pada
peningkatan perputaran (dengan meningkatkan penjualan, mengurangi investasi atau
keduanya)

21 | P a g e
Analisis menyarankan PT. BB memusatkan perhatian pada peningkatan margin laba. Alas an
margin laba menjadi rendah disebabkan oleh peralatan atau metode produksi yang tidak
efisien, lini produk yang tidak menguntungkan, kelebihan kapasitas dengan biaya tetap yang
tinggi, atau beban penjualan dan adminstrasi yang sangat besar.
Pemisahan Margin Laba
Margin laba operasi (operating profit margin OPM) didefinisikan sebagai :
( )

Margin laba operasi merupakan fungsi dari harga jual per unit produk atau jasa dibandingkan
dengan biaya per unit yang dikeluarkan untuk membawa produk atau jasa tersebut ke pasar dan
memebuhi kebutuhan pelanggan setelah penjualan.
Berikut beberapa hal penting dalam analisis profitabilitas :
Laba Kotor (Gross Profit). Laba kotor diukur dari pendapatan dikurangi harga pokok penjualan.
Laba kotor berbeda beda untuk setiap industri dan bergantung pada faktor faktir, seperti
persaingan dan perbedaan faktir produksi (tingkat upah produksi, biaya bahan baku, tingkat
investasi modal, dan sejenisnya). Menganalisis perubahan penjualan dan harga pokok penjualan
akan berguna dalam mengidentifikasi pendorong utama laba kotor. Perubahan laba kotor sering
kai didapat dari salah satu atau kombnasi perubahan berikut ini:
1. Kenaikan (penurunan) volume penjualan
2. Kenaikan (penurunan) harga jual unit
3. Kenaikan (penurunan) biaya per unit

Beban Penjualan. Pentingnya hubungan antara beban penjualan dan pendapatan bervariasi
untuk setiap industry dan perusahaan. Di beberapa perusahaan tertentu, beban ini dapat bersifat
variabel, namun ada pula yang mengelompokkan beban ini menjadi biaya tetap.
Beban Umum dan Administrasi. Sebagian beban umum dan adminstrasi bersifat tetap,
kebanyakan karena beban ini meliputi pos pos seperti gaji dan sewa. Beban ini memiliki
kecenderungan untuk naik, khususnya pada masa yang menguntungkan
Pemisahan perputaran aset
Ukuran standar perputaran aset untuk menentukan pengembalian atas aset adalah :
Penjualan / rata rata aset operasi bersih
Evaluasi lebih lanjut mengenai perubahan komponen pada tingkat perputaran setiap aset dapat
berguna dalam analisa suatu perusahaan.bagian ini akan melihat perputaran aset untuk
komponen aset dan akun kewajiban. Ukuran utilitas aset yang paling relevan adalah penjualan
karena penjualan pada dasarnya adalah laba, pada umumnya tingkat perputaran mncerminkan
produktivitas relatif tiap aset atau tingkat volume penjualan yang kita peroleh dari setiap uang
yang kita investasikan.

22 | P a g e
Perputaran Piutang Usaha dapat didefinisikan sebagai berikut :
Penjualan / rata-rata piutang usaha
Piutang merupakan aset yang harus didanai oleh biaya modal. Selain itu, piutang memiliki risiko
penagihan dan membutuhkan overhead tambahan dalam bentuk bagian kredit dan penagihan.
Dari sudut pandang ini dengan mengurangi piutang akan mengurangi biaya tersebut, akan ttapi
dengan kebijakan pengurangan piutang dapat mengurangi penjualan, karena sebagian besar
penjualan dapat dilakukan dengan cara kredit. Pandangan alternatif dari perputaran piutang
usaha adalah periode penagihan rata-rata yang dihitung dari :
Piutang usaha / penjualan rata-rata
Ukuran ini mencerminkan lamanya piutang usaha belum tertagih secara rata-rata. Umumnya,
semakin rendah tingkat perputaran piutang, semakintinggi periode penagihan rata-rata.

Perputaran persediaan, tingkat perputaran persediaan dapat dihitung sebagai berikut :


Harga pokok penjualan / saldo persediaan rata-rata

Rasio ini mengunakan cogs sebagai ukuran volume penjualan, karena persediaan dilaporkan
berdasarkan harga perolehan , bukan harga pasar. Oleh karena itu pembilang dan penyebut
harus diukur berdasarkan harga perolehan.
Seperti periode penagihan rata-rata, pandangan alternatif tingkat perputaran persediaan adalah
:
Rata-rata jumlah hari dalam persediaan = persediaan rata-rata/rata-rata hari hpp
Rata-rata jumlah hari dlam persediaan memberikan indikasi tentang rentang waktu persediaan
tersedia dijual.

Perputaran asset operasi jangka panjang dapat dihitung sebagai berikut:


Perputaran asset operasi jangka panjang = penjualan / saldo asset operasi jangka
panjang rata-rata
Industry padat modal seperti perusahaan manufaktur, membutuhkan investasi besar dalam asset
jangka panjang. Oleh Karena itu perusahaan ini memilikiperputran asset operasi jangka panjang
yang lebih rendah dibandingkan perusahaan yang tidak padat modal, seperti perusahaan jasa.

Perputaran utang usaha dapat dihitung sebagai berikut :


Harga pokok penjualan /saldo utang rata-rata
Seperti persediaan, utang dilaporkan berdasarkan harga perolehan. Bukannya harga pasar, jadi
agar konsisten dengan penyebutnya harga pokok penjualan sebagai pembilangnya.

23 | P a g e
Rasio yang sama dengan perputaran utang usaha adalah rata-rata jumlah hari utang yang belum
dibayaryang dihitung dari :
Utang usaha / jumlah hari rata-rata hpp

Tingkat perputaranutang usaha yang rendah akan sama dengan jumlah hari rata-rata utang
belum dibayar yang tinggi.

Perputaran modal kerja operasi bersih, modal kerja operasi yang bersih yang lebih tinggi daripada
lebih rendah. Karena perputaran modal kerja operasi yang lebih tinggi mencerminkan investasi
dalam modal kerja yang lebih keil untuk setiap dolar penjualan. Tingkat perputaran modal kerja
operasi operasi dihitung sebagai berikut :
Penjualan bersih / saldo modal kerja operasi bersih rata-rata

Menganalisis pengembalian atas ekuitas biasa


Pengembalian atas ekuitas saham biasa (ROCE) atau cukup pengembalian atas ekuitas biasa
merupakan hal yang sangat diminati pemegang saham perusahaan. Kreditor biasanya menerima
pengembalian dalam jumlah tetap atas pendanaannya. ROCE memgang peranan penting dalam
penilainan ekuitas . ingatlah rumus penilaian sahamberdasarkan akuntansi di bab 1

Dimana V adalah nilai perusahaan, BV adalah nilai buku ekuitas pemegang saham N1 adalah
laba bersih dan k adalah biaya modalekuitas melalui penyedehanaan aljabar diatas dapat
disajikan dlam bentuk ROCE untuk masa depan :

Dima ROCE sama dengan dinyatakan diatas, secara intiusi, rumus ini sangat menarik, Karena
rumus ini menunjukan bawha perubahandengan ROCE yang lebih tinggi dari tingkat
pengembalian yang diharapkan investor (k) nilainya meningkat sebesar kelebihan dari yang
ditunjukan nilai bukunya.

Pemisahan pengembalian atas ekuitas biasa


Meskipun ROCE sama dengan dinyatakan diatas, dihitung dengan menggunakan saldo
awalsaham biasa, dalam praktiknya digunakan saldo rata-rata selama periode yang dianalisis,
seperti pengembalian atas asset operasi bersih, pemisahan ROCE kedalam beberapa komponen
terutama berguna untuk tujuan nalisi, ingat bahwa ROCE dihitung sebagai berikut :

24 | P a g e
Komponen ROCE dapat dipisah menjadi :

Dimana RNOA adalah pengembalian atas asset operasi bersih, seperti didefinisikan diatas, dan
variable kedua (LEV x spread) merupakan dampak dari leverage keuangan. Komponen pertama
dampak leverage keuangan diukur oleh jumlah relative kewajiban keuangan bersih dan ekuitas
pemegang saham yang digunakan oleh perusahaan. Komponen kedua adalah spread, yaitu
RNOA dikurangi pengebalian keuangan bersih (net financial return NFR)dimana NFR adalah
rata rata pengembalian bersih kewajiban dan asset keuangan. NFR dihitung dari NFE / NFO

Menilai pertumbuhan ekuitas biasa


Tingkat pertumbuhan ekuitas
Kita dapat menilai tingkat pertumbuhan ekuitas biasa perusahaan melalui retensi laba.analisi ini
menekan pertumbuhn ekuitas tanpa pendanaan eksternal untukmenilai pertumbuhan ekuitas.
Diasumsikan retensi laba dan pembayaran deviden yang konstan dari waktu kewaktu. Tingkat
pertumbuhan ekuitas dihitung sebagai berikut :

Tingkat pertumbuhan ekuitas yang dapat dipertahankan


Mengakui bahwa pertumbuhan internal perusahaan bergantung pada retensi laba dan
pengembalian yang diperoleh dari laba ditahan. Khususnya tingkat pertumbuhan ekuitas yang
dapat dipertahankan yaitu sebagai berikut :

25 | P a g e
QUESTION & EXERCISE CHAPTER 8
Question 8.1
Mengapa pengembalian atas investasi modal merupakan pengukur kinerja paling relevan?
Bagaimana kita menggunakan ukuran dalam analisis laporan keuangan>
Jawab :
Return yang didapatkan didalam satu periode dimodal yang ditanamkan diperusahaan terdiri dari
return dan rugi dilihat dari jenis segmen dan division. Ketika mengevaluasi invesment baru baik
itu diaset atau projek, manajemen akan menghitung estimasi terurn yang diharapkan yang akan
dicapai dan menggunakan estimasi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

Question 8.3
Bahaslah motivasi untuk mengeluarkan aktiva tidak produktif dari investasi modal saat
menghitung return. Situasi apa yang dapat membernarkan dikeluarkannya aktiva tidak berwujud
dari investasi modal?
Jawab :
Jika investment base ditentukan sebagai comprising netoperating asset kemudian net operating
profit setelah pajak ini merupakan format yang relevan yang digunakan. NOPAT merupakan
jumlah yang tepat untuk menilai yang bertentangan dengan net operating asset yang dapat
dipertimbangkan sebagai operating

Question 8.5
Mengapa laba bersih yang digunakan dalam penghitungan pengembalian atas investasi modal
harus disesuaikan untuk mencerminkan basis modal yang digunakan dalam penghitungan?
Jawab ;
Formula dasar untuk menghitung ROI adalah net income dibagi total invested capital.
Bagaimanapun kita memodifikasi definisi dari investment base kita juga harus melakukan
penyesuaian atas corresponding income figure unuk membuat konsisten atas modified asset
base.

Question 8.7
PT. A mengakuisisi PT. B karena PT. B memiliki margin NOPAT yang melebihi angka industri.
Setelah akuisisi seorang pemegang saham mengeluh karena akuisisi ini menurunkan tingkat
pengembalian atas aset operasi bersih. Bahaslah kemungkinan penyebab kejadian tersebut.

26 | P a g e
Jawab :
Meskipun margin keuntungan penting, adalah salah satu aspek dari pengembalian atas investasi
modal. Selain itu, ada perputaran aset. Akibatnya, ketika profit margin PT. B tinggi, kemungkinan
perputaran asetnya sudah cukup tertekan sehingga dapat menurunkan pengembalian atas
investasi modal secara keseluruhan, yang menyebabkan keluhan pemegang saham.

Question 8.9
Apakah tujuan ukuran pengukuran aset untuk setiap kategori aset?
Jawab :
Komponen penjualan terhadap total aset (perputaran aset) dari pengembalian atas investasi
modal, mengukur dan mencerminkan tingkat pemanfaatan aset secara keseluruhan. Itu tidak
mencerminkan tingkat pemanfaatan aset secara individu. Untuk mengevaluasi secara lebih baik
alasan tingkat perputaran aset atau alasan perubahan tingkat tersebut, sangat berguna untuk
membantu menghitung tingkat perputaran aset secara individu yang membentuk tingkat
perputaran secara keseluruhan.

EXERCISE 8.2
RNOA Roll Corporation adalah 10% dan tarif pajaknya 40%. Aset operasi bersihnya ($ 10 juta)
didanai sepenuhnya oleh ekuitas pemegang saham biasa. Manajemen sedang
mempertimbangkan penggunaan obligasi untuk mendanai pengembangan usaha dengan biaya
$ 6 juta. RNOA diharapkan tidak berubah. Terdapat dua alternative pendanaan untuk
pegembangan ini :
1. Menerbitkan obligasi sebesari $ 2 juta dengan tingkat bunga 5% dan menerbitkan saham
basa sebesar $ 4 juta.
2. Menerbitkan obligasi sebesar $ 6 juta dengan tingkat bunga 6 %.

Diminta :
a. Tentukan laba operasi bersih setalah pajak (NOPAT) dan laba bersih Roll tahun berjalan
b. Tentukan laba bersih dan laba operasi bersih setiap pajak untuk setiap alternative
pendanaan
c. Hitunglah ROCE untuk setiap alternative (gunakan saldo akhir ekuitas)
d. Jelaskan perbedaan nilai ROCE untuk tiap alternative yang dihitung pada pertanyaan c.
Sertakan pembahasan leverage dalam jawaban Anda.

Jawab :
a. NOPAT = Net income = $ 10.000.000 x 10% = $ 1.000.000
b. Alternative 1
NOPAT = $ 1.000.000 + ($ 6.000.000 x 10%) = $ 1.600.000
Net Income = $ 1.600.000 ($ 2.000.000 x 5% x (1-40%)) = $ 1.540.000

27 | P a g e
Alternative 2
NOPAT = $ 1.000.000 + ($ 6.000.000 x 10%) = $ 1.600.000
Net Income = $ 1.600.000 ($ 6.000.000 x 6% x (1-40%)) = $ 1.384.000

c. Alternative 1
ROCE = $ 1.540.000 / ($ 10.000.000 + $ 4.000.000) = 11%

Alternative 2
ROCE = $ 1.384.000 / ($ 10.000.000 + $ 0) = 13,84%

d. ROCE lebih tinggi dalam alternatif kedua karena keberhasilan penggunaan leverage.
Artinya, keberhasilan trading di ekuitas.
[Catatan: Asset-to-Equity Alternative 1 adalah 1,14 = $ 16.000.000/$14.000.000 dan
Alternative 2 adalah 1,6 = $ 16.000.000/$10.000.000]
Di bawah alternatif pertama (kedua)
Perusahaan harus mengupayakan alternatif kedua untuk kepentingan pemegang saham
(Dengan asumsi hasil proyeksi konsisten dengan tingkat kinerja saat ini)

28 | P a g e