Anda di halaman 1dari 4

ALUR PELAYANAN PASIEN LANSIA

No. Dokumen :440/C.VII.SOP.00280.01/436.6.3.32/2016


No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 2 Januari 2016
SOP Halaman :4/4

UPTD Kepala Puskesmas


drg. Prasukma Y
PUSKESMAS NIP 1965 0411 199003 2005
PUCANG SEWU

1. Pengertian SOP ini berisi tentang alur kegiatan yang dimulai pada saat penerimaan
pasien Lansia yaitu pasien yang berusia lebih dari 60 tahun di
Puskesmas Pucang Sewu diteruskan ke pencatatan data medis pasien
selama pasien itu mendapatkan pelayanan medis di Puskesmas Pucang
Sewu, dilanjutkan dengan penanganan Berkas Rekam Medis pasien
yang meliputi pengeluaran Berkas Rekam Medis dari tempat
penyimpanan untuk dilanjutkan pendistriubusian pada poli yang dituju.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah untuk petugas di unit


Pendaftaran dalam memberikan pelayanan yang bermutu kepada pasien
lansia yaitu yang berusia di atas 60 tahun sehingga menunjang tertib
administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan.

3. Kebijakan SP Kepala UPTD Puskesmas Pucang Sewu Nomor


440/C.VII.SP.00 .01/436.6.3.32/2016 tentang Penanganan Pasien
Beresiko Tinggi
4. Referensi Permenkes No. 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis
5. Prosedur / 1. Pasien Lansia (usia diatas 60th) datang mengambil nomor antrian
Langkah- khusus dan meletakkan Kartu Berobat Pasien pada rak yang sudah
langkah tersedia.
2. Petugas pendaftaran memanggil pasien Lansia (usia diatas 60th)
sesuai nomor urut antrian secara bergantian dengan ramah.
3. Petugas pendaftaran melakukan verifikasi status pasien.
4. Petugas melakukan entri data keluhan pasien dan poli yang dituju.
5. Petugas pendaftaran mengarahkan pasien sesuai status
berobatnya:
a. Jika pasien mempunyai BPJS pasien diharapkan untuk mengisi
data pasien BPJS yang tersedia;
b. Jika pasien mempunyai JAMKESDA, SKM, KTP atau KK
Surabaya pasien diwajibkan untuk mengisi data serta tanda
tangan pada masing-masing form yang tersedia;
c. Jika pasien bayar langsung diarahkan ke kasir untuk membayar
retribusi setelah didata.
6. Petugas poli memanggil pasien berdasarkan poli yang dituju.
7. Tujuan pasien :
a. Berobat
b. rujukan
8. Pasien mendapatkan pelayanan medis di poli :
a. Jika pasien membutuhkan tindakan medis dan dapat ditangani
maka pasien mendapatkan pelayanan di poli;
b. Jika pasien membutuhkan tindakan medis lebih lanjut maka
pasien akan diberi rujukan untuk faskes yang lebih tinggi.

1/4
9. Jika pasien membutuhkan pelayanan di poli lain maka petugas
mengarahkan pasien menuju poli selanjutnya.
10. Jika pasien membutuhan pelayanan di laboratorium maka dokter
akan memberikan kitir, kemudian pasien diarahkan menuju ke kasir :
a. Jika pasien umum langsung membayar.
b. Jika pasien BPJS, SKM,Jamkesda akan mendapatkan stempel
pada kitir laboratorium.
11. Pasien menuju ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan.
12. Setelah mendapatkan hasil laboratorium pasien konsultasi pada
dokter di poli.
13. Pemberian resep oleh dokter, kemudian pasien menuju ke unit obat.
14. Pasien pulang.

2/4
6. Bagan Alir
Pasien Lansia mengambil nomor
antrian sesuai urutan dan
meletakkan kartu berobat ditempat
yg tersedia

Petugas memanggil pasien


Lansia sesuai nomor antrian

Petugas melakukan verifikasi


status pasien

Petugas melakukan entri data


keluhan pasien dan poli yang
dituju.

Petugas mengarahkan pasien


Lansia sesuai status berobat

Petugas poli memanggil pasien


Lansia berdasarkan poli yang
dituju

tidak
Pasien pasien konsultasi rujukan
berobat

ya
Pasien mendapatkan pelayanan Pelayanan di poli lain
medis di poli

Pelayanan tidak
LAB ?
ya

Dokter memberi kitir kemudian


pasien diarahkan ke kasir

Pasien menuju ke LAB utk


melakukan pemeriksaan

Pasien konsultasi pada dokter di


poli

Pemberian resep oleh dokter,


kemudian pasien menuju ke unit
obat.

Pasien pulang

7. Hal-hal yang Kelengkapan data pasien.


perlu
diperhatikan
3/4
8. Unit terkait 1. Poli Umum
2. Poli Gigi
3. Poli KIA/KB
4. Poli Batra
5. Poli Gizi
6. Poli Sanitasi
7. Puskesmas Pembantu
9. Dokumen 1. Berkas Rekam Medis
terkait 2. Catatan tindakan
3. Kitir Laboratorium
4. kertas resep.

10. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai


historis diberlakukan
perubahan

4/4