Anda di halaman 1dari 1

Habit #3 : Mendahulukan Hal yang Utama

Kita seperti ini kurang memahami perbedaan makna urgent dengan important.
Urgent adalah situasi yg mendesak, sedangkan important membutuhkan perhatian
yg besar

Untuk mengatasi hal ini diperlukan waktu yg lebih banyak untuk bekerja dengan
perencanaan, mengembangkan hubungan, memanfaatkan peluang peluang yang
muncul dan me-recharge pengetahuan. Orang sering lupa bahwa perencanaan
merupakan bagian penting dari kewirausahaan

Jadi intinya adalah seorang harus focus pada hal hal yang urgent dengan membuat
prioritas, dan menyadari bahwa tidak semua hal dikategorikan urgent. Demikian
pula kita tidak bias mengatasi semua masalah, selesaikan masalah masalah yg bisa
diselesaikan dulu, begitu pula nantinya msalah selanjutnya akan mengikuti.

Habit #4: Berpikir dan Bertindak Win/Win

Mereka menyadari bahwa menang sendiri dapat bersifat destruktif karena hal itu
hanya menghasilkan pihak yg kalah dan akhirnya akan memunculkan perasaan
bermusuhan dan perasaan buruk lainnya, seperti merasa dirugikan, dikalahkan,
diperlakukan kurang/tidak adil dan rasa permusuhan. Pola berpikir win-win akan
membantu kita menciptakan kerja sama.

Habit #5: Cari Tahu Dulu Untuk Memahami, Baru Dipahami

Dengan demikian seorang wirausaha harus memiliki keterbukaan (open mind)


untuk mendengarkan dan tidak menolak, berargumentasi, atau melawan atas apa
yg mereka dengar dari pihak lain.

Yang perlu dikembangkan adalah kebiasaan mendengarkan dengan seksama dan


memikirkannya. Dengan kata lai, ada usaha untuk menempatkan diri kita pada
posisi orang lain.