Anda di halaman 1dari 18

NAMA : FAUZI FIKRI HERIAWAN

PRODI : MID-3R
MATA KULIAH : CAM

PEKERJAAN PEMBUBUTAN BERTINGKAT, TIRUS, DAN FILLET


1. Buat desain gambar (gunakan level jika perlu)/Open File Part Solid.

Dengan menggunakan Perintah: Line, Fillet, dan Chamfer, Dll jika diperlukan.

2. Pilih Menu Machine Type Lathe Default

Kemudian pada operation manager, akan muncul seperti gambar dibawah ini:

Kemudian, Di Operation Manager (sebelah kiri) : Klik tanda (+) pada Properties -
Lathe Default MM Stock Setup Stock Properties Make from 2 Points :
Pilih Titik P1 kemudian pilih Titik P2 Ceklis.

Kemudian, masih pada Stock Setup Chuck Jaws Properties Make From 2 Points :

Klik di titik 1 (Mid Point) dan tarik ke titik 2 Ceklis.


Kemudian, masuk pada Tool Setting Material ganti dengan kebutuhan yang akan
digunakan. Contoh : Pilih Select Klik Kanan Get From Library Jika sudah di pilih
Ceklis Kemudian Ceklis lagi.
3. Pilih Menu Toolpaths Rough... Ceklis.

Kemudian, pilih Partial :

Klik garis yg ada tanda panah dibawah, dan akan muncul panah arah ke kanan

Lalu klik Reverse seperti pada gambar dibawah ini,

dan panah nya akan berubah ke kiri, seperti pada gambar dibawah ini.
Setelah di Ceklis akan muncul Lathe Rough Properties, dan pada Toolpath Parameter
pilih pahat T0101 R0.8 OD ROUGH RIGHT - 80 DEG.

Kemudian Ubah Feed Rate menjadi 120 mm/min Ubah Plunge Feed Rate menjadi
60 mm/min (Setengahnya Feed Rate) Ubah Spindle Speed menjadi 2000 RPM
klik Coolant Flood (On) Ceklis

Kemudian pada Home Position Ubah From Machine menjadi User Defined klik
Define X : 80 Z : 10 Ceklis
Kemudian pada Rough Parameters Ubah Depth Of Cut sesuai kebutuhan Ceklis.

Dan otomatis akan keluar Siklus seperti pada gambar dibawah ini.

4. Pilih Menu Toolpaths Finish...

Kemudian Pilih Last Ceklis.


Kemudian, pilih pahat T2121 R0.8 OD FINISH RIGHT 35DEG.

Ubah Tool Number menjadi 2 Station Number menjadi 2 Offset Number


menjadi 2 Feed Rate menjadi 100 mm/min Spindle Speed menjadi 5000 RPM
Kemudian pada Home Position Ubah From Machine menjadi User Defined
klik Define X : 80 Z : 10 Ceklis

Kemudian pilih Finish Parameters Stock To Leave In X dan Stock To Leave in Z


harus 0,0 supaya tidak lagi tersisa Ceklis.
5. Kemudian di Operation Manager klik Select All Operations dan otomatis Lathe Rough
dan Lathe Finish akan terceklis seperti pada gambar di bawah ini.

Kemudian klik Verify Selected Operations

Dan akan berubah menjadi gambar seperti dibawah ini.


Kemudian Klik Tanda Segitiga (Machine) seperti gambar di bawah ini.

Dan hasilnya akan berubah menjadi seperti gambar dibawah ini.

PEKERJAAN PEMBUBUTAN ALIR


1. Masih tetap memakai bahan yang sebelumnya
2. Pilih menu TOOLPATHS lalu klik perintah GROOVE untuk pembuatan ALUR

Selanjutnya akan muncul perintah untuk pemilihan tata cara pengaluran, disini saya
memilih cara pengaluran 2 POINTS Kemudian CEKLIS.

3. Kemudia pilih 2 titik pada setiap alur.

4. Kemudian, pilih pahat T4747 R0.1 W1.85 OD GROOVE RIGHT NARROW klik
kanan pilih Edit Tool dan tentukan kebutuhan pahat pada Insert Geometry (
pahat tidak boleh lebih kecil dari ukuran alur.

Ubah Tool Number menjadi 3 Station Number menjadi 3 Offset Number


menjadi 3 Feed Rate menjadi 120 : = 30 mm/min Spindle Speed menjadi
2000 : = 500 RPM
Kemudian pada Home Position Ubah From Machine menjadi User Defined
klik Define X : 80 Z : 10 Ceklis.
5. Lalu menuju Groove rough parameters Ubah Cut Direction menjadi Positive
Groove Walls menjadi Smooth Offset Number menjadi 3 Feed Rate menjadi
120 : = 30 mm/min Spindle Speed menjadi 2000 : = 500 RPM
Kemudian pada Home Position Ubah From Machine menjadi User Defined klik
Define X : 80 Z : 10 Ceklis
Kemudian kita simulasikan

Kemudian klik Verify Selected Operations

Kemudian Klik Tanda Segitiga (Machine) seperti gambar di bawah ini.


Dan hasilnya akan berubah menjadi seperti gambar dibawah ini.

Dan hasil pengaluran seperti gambar dibawah ini.


PROSES PEMBUATAN ULIR
1. Masih tetap memakai bahan yang sebelumnya

2. Pilih menu TOOLPATHS lalu klik perintah THREAD untuk pembuatan ULIR

3. Kemudian, pilih pahat T9494 RO.072 OD THREAD RIGHT SMALL klik kanan
pilih Edit Tool dan tentukan kebutuhan pahat.

Ubah Tool Number menjadi 4 Station Number menjadi 4 Offset Number


menjadi 4 Spindle Speed menjadi 800 RPM Feed Rate otomatis akan keluar.
Kemudian pada Home Position Ubah From Machine menjadi User Defined
klik Define X : 80 Z : 10 Ceklis.
4. Lalu menuju Thread Shape Parameters

Pilih Select From Table lalu cari ukuran ulir M20 x 1.5 (Fine) lalu ceklis. Major
dan Minor diameter otomatis akan keluar.
Kemudian Tentukan Start Position dan End Position dan Ceklis.

Benda kerja akan tersayat dan berbentuk ulir

Lakukan seperti cara tadi kepada ulir selanjutnya


1. M30 x 2
2. M40 x 1
Hasil akhir akan keluar seperti gambar dibawah ini.
Dalam pekerjaan CNC kita harus menentukan waktu untuk menghitung berapa biaya
dalam pembuatan, dengan cara ketik Backplot Info dan akan muncul waktu
pengerjaannya.

Cara menampilkan post processing, klik Operations Manager Post Selected


Operations Ceklis