Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Ilmu matematika merupakan ilmu yang digunakan dalam menyelesaikan


masalah kehidupan sehari-hari. Namun dalam menyelesaikan masalah
sebelumnya harus bisa merepresentasikan masalah itu dalam model matematika.
Salah satu cabang ilmu matematika yang seringkali digunakan untuk penyelesaian
masalah sehari-hari adalah Persamaan Linear. Pada persamaan linear
dikenal dengan istilah persamaan linear satu variabel, dua variabel, bahkan lebih
tergantung karakteristik dan model matematika yang dibuat. Contoh sederhana
dari persamaan linear dua variabel biasanya menggunakan variabel x dan y. Dan
ketika ada dua persamaan linear atau lebih dari dua persamaan maka persamaan
itu dikatakan sebagai sistem persamaan linear dua variabel.

Dalam studi kasus kehidupan sehari-hari x dan y dimisalkan sebagai objek


tertentu yang akan dicari nilainya. Ada banyak cara menyelesaikan sistem
persamaan linear dua variabel. Cara yang lazim digunakan adalah dengan metode
Eliminasi dan metode substitusi. Dan dalam kajian aljabar matriks juga ada solusi
penyelesaian sistem persamaan linear.

Sistem persamaan linear yang akan kita hitung nilai variabelnya harus
diubah terlebih dahulu ke dalam bentuk baris dan kolom (matriks). Setelah itu
disesuaikan nilai x dan y sesuai dengan baris serta kolomya. Dalam kesempatan
kali ini penulis akan menyajikan penyelesaian sistem persamaan linear dua
variabel dengan cara ATURAN CRAMER. Berikut adalah penjelesan kami,
semoga pembaca dapat memahami dan dapat mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari.
1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana bentuk konsep teorema Aturan Cramer?
2. Bagaimana cara menyelesaikan sistem persamaan Linear dengan Aturan
Cramer?

1.3. Metode Penulisan

Metode penuisan makalah ini adalah dengan menggunakan kajian pustaka,


yakni dengan mengkaji buku-buku yang sesuai dengan topik yakni Sistem
Pendidikan.

1.4. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini agar penulis memahami dan mengerti


mengerjakan aturan Cramer serta bagaimana cara menyelesaikan sistem
persamaan linear dengan Aturan Cramer.
BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Teorema Aturan Cramer

Jika AX = B adalah sistem yang terdiri dari n persamaan linear dalam n bilangan
akhir tak diketahui sehingga det (A) 0, maka sistem tersebut mempunyai
pemecahan yang unik. Pemecahan ini adalah

det(1 ) det(2 ) det(3 ) det( )


1= , 2= , 3= ,. = ,
det() det() det() det()

Dimana adalah matriks yang kita dapatkan dengan menggantikan entri-entri


dalam kolom ke j dari A dengan entri-entri dalam matriks

1

[ 2]

Bukti: jika det(A) 0, maka A dapat dibalik dan, menurut Teorema 13 dalam
11 22 1 1
1 1 22 2 2
bagian 1.7, X = 1 = det () = det [ 12
][ ]
1 2

Dengan mengalikan matriks-matriks ini akan memberikan

1 11 2 22 1
1 1 12 2 22 2
= [ ]
det
1 1 2 2

Entri dalam baris ke j dari X dengan demikian adalah


1 1 +2 2 ++
= 2.1.
()
Sekarang misalkanlah

11 12 11 1 1+1 1
22 21 2 2+1 2
= 12

[1 2 1 +1 ]

Karena Aj berbeda dari A hanya dalam kolom ke j, maka kofaktor dari entri-entri
1, 2 , dalam adalah sama seperti kofaktor dari entri-entri yang
bersesuaian dalam kolom ke j dari A. Ekspansi kofaktor det (A) sepanjang kolom
kej dengan demikian adalah

det = 1 1 + 2 2 + +

Dengan mensubstitusikan hasil ini ke dalam (2.1.) maka akan memberikan

det
=
()

Contoh 1

Gunakanlah aturan Cramer untuk memecahkan

1 + +23 = 6

31 + 42 + 63 = 30

1 22 + 33 = 8

Pemecahan:

1 6
= [ ] [ 2 ] = [ 30]
3 8
6 0 2 1 6 2 1 0 6
Jadi 1 = [30 4 6]; 2 = [3 30 6]; 3 = [3 4 30]
8 2 3 1 8 3 1 2 8
Dimana det (A)= 44; det(1 )= -40; det(2 )=72; det(3 )=152

Jadi,
det(1 ) 40 10 det(2 ) 72 18 det(3 ) 152 38
1 = = = 11; 2 = = 44 = 11; 3 = = = 11
det (A) 44 det (A) det (A) 44
BAB III

PENUTUP

3.1. KESIMPULAN

Aturan cramer yaitu

Jika AX = B adalah sistem yang terdiri dari n persamaan linear dalam n bilangan
akhir tak diketahui sehingga det (A) 0, maka sistem tersebut mempunyai
pemecahan yang unik. Pemecahan ini adalah

det(1 ) det(2 ) det(3 ) det( )


1= , 2= , 3= ,. = ,
det() det() det() det()

Dimana adalah matriks yang kita dapatkan dengan menggantikan entri-entri


1

dalam kolom ke j dari A dengan entri-entri dalam matriks [ 2 ]

3.2. SARAN

Dalam menyelesaikan sistem persamaan dengan aturan cramer harus


memahami cara menghitung determinan matriks, dan invers matriks.
DAFTAR PUSTAKA

Gatot M, dkk 1985 Pengantar Ilmu Bilangan Surabaya: Sinar Wijaya

Anton, Howard. 1991. Aljabar Linear Elementer, Jakarta: Erlangga.