Anda di halaman 1dari 4

Pengenalan Histogram Citra dan Penajaman Kontras

A. Tujuan
1. Mengenalkan histogram citra sebagai representasi grafis karakteristik spectral
citra, serta teknik-teknik penajaman melalui manipulasi histogram.

B. Alat Bahan
1. Data praktikum pemrosesan citra digital (versi 2)
2. Alat tulis
3. Kertas HVS A4
4. Seperangkat computer

C. Langkah Kerja

Laboratorium Pemroses Citra Digital - 2017 [1]


D. Hasil Praktikum
1. Tabel histogram per saluran (Terlampir)
2. Histogram nilai piksel per saluran (Terlampir)
3. Histogram nilai komulatif per saluran (Terlampir)
4. Contoh perhitungan nilai piksel baru dengan metode linear(Terlampir)
5. Tabel histogram nilai piksel baru dengan metode linear (Terlampir)
6. Histogram nilai piksel baru (Y) dan Frekuensi (X) (Terlampir)

Laboratorium Pemroses Citra Digital - 2017 [2]


7. Histogram nilai piksel baru komulatif (Y) dan Frekuensi (X) (Terlampir)
8. Citra hipotetik hasil perentangan metode linear(Terlampir)
9. Pewarnaan citra hipotetik perentangan metode linear (Terlampir)
10. Tabel ekualisasi histogram (Terlampir)
11. Histogram nilai rasio (X) dan nilai probabilitas komulatif (Y) (Terlampir)
12. Histogram nilai rasio (X) dan nilai probabilitas (Y) (Terlampir)
13. Histogram nilai piksel baru (X) dan Frekuensi (Y) (Terlampir)
14. Citra Hipotetik (Terlampir)
15. Pewarnaan Citra hipotetik

E. Pembahasan
Histogram Citra merupakan salah satu indikator yang menunjukkan
karakteristik citr. Pengertian dari Histogram adalah suatu gambaran distribusi nilai
piksel pada suatu potongan citra, yang disertai dengan frekuensi setiap nilai piksel.
Melalui histogram dapat diketahui kecerahan dan ketajaman citra melalui distribusi
setiap nilai pikselnya. Hal ini dikarenakan histogram berkaitan dengan aspek
kecerahan dan ketajaman.
Sebelum citra dapat digunakan untuk suatu analisis, perlu dilakukan suatu
pemrosesan terhadap citra . citra yang belum melalui suatu premosesan sulit untuk di
interpretasi karena kontras yang ada pada citra kurang pas, bisa terlalu rendah atau
terlalu tinggi, sehingga untuk dapat digunakan perlu suatu metode yang bernama
penajaman kontras untuk menghasilkan kontras citra yang lebih baik. Penajaman
kontras citra melalui histogram dapat dilakukan dengan dua acara, yaitu: perentangan
kontras linier dan ekualisasi histogram.
Penajaman kontras citra dengan cara linier dilakukan dengan cara
memperhitungkan nilai Cut off dan saturasi citra. Nilai cut off ini mempengaruhi hasil
dari penajaman kontrasnya, dimana semakin tinggi nilai cut offnya, maka semakin
tinggi juga nilai piksel baru hasil dari penajaman kontrasnya. Penajaman kontras

Laboratorium Pemroses Citra Digital - 2017 [3]


linier dilakukan dengan berbagai kondisi tertentu. Penajaman kontras dengan
ekualisasi histogram, mempertimbangkan nilai rasio, probabilitas dan probabilitas
kumulatif. Nilai piksel baru hasil penajaman kontras secara ekualisasi histogram
diperoleh dengan melihat nilai probabilitas kumulatif yang dicocokan dengan rasio
piksel yang paling mendekati.

F. Kesimpulan
1. Histogram Citra merupakan salah satu indikator yang menunjukkan karakteristik
citrA. Sebelum citra dapat digunakan untuk suatu analisis, perlu dilakukan suatu
pemrosesan terhadap citra . citra yang belum melalui suatu premosesan sulit untuk
di interpretasi karena kontras yang ada pada citra kurang pas, bisa terlalu rendah
atau terlalu tinggi, sehingga untuk dapat digunakan perlu suatu metode yang
bernama penajaman kontras untuk menghasilkan kontras citra yang lebih baik.
Penajaman kontras citra melalui histogram dapat dilakukan dengan dua acara,
yaitu: perentangan kontras linier dan ekualisasi histogram
G. Daftar Pustaka

H. Tugas

Laboratorium Pemroses Citra Digital - 2017 [4]