Anda di halaman 1dari 33

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN RAWAT INAP

Pelaksana Mutu Baku


No. KEGIATAN Ket
Rekam Medis Ruang Poly R Lab/USG/ X-Ray Ruang Bedah Rawat Inap Kelengkapan Waktu Output

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Menerima Pasien, mencatat rekam medik dan Pasien dan data 15 menit Pasien, Kartu
mengirim pasien ke R Poly (drh) pasien Pasien
2 Memeriksa pasien ( Anamnese dan Gejala Klinis) Pasien 30 menit Pasien diagnosa
apabila diperlukan pemeriksaan Lab, USG atau X- sementara atau
Ray dikirim ke ruang tersebut untuk di periksa pasien yang
lebih lanjut. telah diobati

3 Memeriksa pasien dengan USG, X-Ray atau uji Pasien diagnosa 30 menit Hasil
Lab dan Hasilnya dikirim ke Ruang Poly untuk sementara pemeriksaan
diterapi Lab/USG/x-ray
4 Mendiagnosa Penyakit berdasarkan hasil uji Hasil pemeriksaan 30 menit Pasien yang
Lab/USG/X-Ray untuk memberikan terapi atau Lab/USG/x-ray telah didiagnosa
mengirim pasien ke ruang bedah jika diperlukan dan diobati atau
tindakan operasi /bedah pasien rujukan
ke ruang bedah

5 Melakukan Operasi / bedah kemudian mengirim Pasien rujukan 2 jam Pasien yang
pasien ke Rawat Inap. telah dioperasi
6 Melakukan Perawatan pasien selama menginap ( Pasien yang telah 7 hari Pasien sembuh
Memberi makan, minum, obat ) membersihkan dioperasi
kandang. Setelah sembuh, pasien diperbolehkan
pulang setelah penyelesaian administrasi

7 Menyelesaikan administrasi , memeberikan tanda Pasien sembuh 15 menit Bukti


terima, kemudian pesien pulang penyerahan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN RAWAT JALAN

Pelaksana Mutu Baku Ket


No. KEGIATAN
Rekam Medis Ruang Poly Kasir Kelengkapan Waktu Output

1 2 3 4 5 8 9 10 11
1 Menerima Pasien, mencatat rekam medik dan Pasien dan 15 menit Pasien,
mengirim pasien ke R Poly (drh) data pasien Kartu
pasien
2 Memeriksa pasien, mendiagnosa dan memberi Pasien dan 30 menit Pasien
obat serta memberikan resep jika obat tidak Kartu berobat yang telah
tersedia di klinik diobati
3 Memnyelesaikan administrasi, memberikan tanda Pasien yang 15 menit Bukti
terima, kemudian pasien pulang telah diobati pembayara
n

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMERIKSAAN BRUCELLOSIS (RBT)


Pelaksana Mutu Baku
No. KEGIATAN Ket
Staf Petugas Labor Kasi Kepala UPTD BPPV Kelengkapan Waktu Output
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Menerima sampel (serum), mencatat surat Sampel dan surat 15 menit Sampel yang
pengantar kemudian menyerahkan sampel pada pengantar telah dicatat,
petugas labor untuk diperiksa. tanda terma
sampel
2 Melakukan pemeriksaan sampel dengan RBT dan Sampel yang telah 30 menit Hasil
menyerahkan hasil pemeriksaan pada staf untuk dicatat pemeriksaan
dibuatkan laporan hasil pemeriksaan atau surat sampel
rujukan

3 Membuat laporan hasil pemeriksaan jika hasil uji Hasil pemeriksaan 20 menit laporan hasil
negatif ke klien atau surat rujukan jika hasil uji sampel pemeriksaan
positif RBT dan diserahkan pada kasi untuk atau surat
diparaf rujukan

4 Memaraf laporan hasil pemeriksaan atau surat laporan hasil 10 menit laporan hasil
rujukan dan menyerahkan pada Ka. UPTD untuk pemeriksaan atau pemeriksaan
di tanda tangani surat rujukan atau surat
rujukan yang
telah diparaf

5 Menandatangani laporan hasil pemeriksaan atau laporan hasil laporan hasil


surat rujukan dan memerintahkan staf untuk pemeriksaan atau pemeriksaan
menyampaikan laporan hasil pemeriksaan kepada surat rujukan yang atau surat
klien atau mengirim surat rujukan beserta serum telah diparaf rujukan yang
positif ke BPPV telah
ditandatangani

6 laporan hasil 10 menit Bukti


pemeriksaan atau penyerahan ke
Menyerahkan laporan hasil pemeriksaan pada
surat rujukan yang klien atau bukti
klien dan menyelesaikan administarsi atau
telah ditandatangani pengiriman ke
mengirim surat rujukan beserta sampel yang
BPPV
positif ke BPPV untuk diperiksa lebih lanjut. (CFT)
7 Melakukan pemeriksaan sampel dan mengirimkan Sampel positif uji 1 hari Hasil uji CFT
hasil pemeriksaan ke Ka.UPTD RBT

8 Menerima hasil pemeriksaan sampel dan Hasil uji CFT 15 menit disposisi tugas penugasa
menyerahkan pada staf untuk diserahkan pada n secara
klien. lisan

9 Menyerahkan hasil pemeriksaan ke klien dan disposisi tugas 15 menit Bukti


menyelesaikan administrasi. penyerahan.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) AKTIF SERVIS PENGAMBILAN DAN PEMERIKSAAN SAMPEL

Pelaksana Mutu Baku


No. KEGIATAN Petugas Ket
Ka. UPTD Staf Dinas Kab/Kota Petugas Lab. Kasi Kelengkapan Waktu Output
Sampel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Menyurati dinas Kab/Kota untuk memberitahu Surat dinas 7 hari Surat dinas yang
jadwal kunjungan untuk pengambilan sampel telah dikirim

2 Menentukan lokasi pengambilan sampel dan Surat dinas yang 2 hari Lokasi
menyampaikan ke Kepala UPTD telah dikirim pengambilan
sampel
3 Memerintahkan petugas pengambilan sampel Lokasi pengambilan 15 menit disposisi tugas Penugasa
untuk kelapangan (Kab./Kota) mengambil sampel sampel n secara
lisan

4 Mengambil sampel , mencatat informasi sampel disposisi tugas 2 hari Sampel dan
dan menyerahkan kepada petugas labor untuk data sampel
dilakukan pemeriksaan.
5 Memeriksa sampel dan menyerahkan hasil Sampel dan data 2 jam Hasil
pemeriksaan kepada staf untuk dibuat laporan sampel pemeriksaan
hasil pemeriksaan dan menyerahkan kepada kasi sampel
untuk di paraf
6 Membuat laporan hasil pemeriksaan dan Hasil pemeriksaan 30 menit Laporan hasil
menyerahkan kepada Kasi untuk di paraf sampel pemeriksaan
sampel

7 Memaraf laporan hasil pemeriksaan dan Laporan hasil 15 menit Laporan hasil
menyerahkan pada Ka. UPTD untuk pemeriksaan sampel pemeriksaan
ditandatangani sampel yang
telah diparaf
8 Menandatangani laporan hasil pemeriksaan dan Laporan hasil 15 menit Laporan hasil
menyerahkan pada staf untuk dikirim ke Kab/Kota pemeriksaan sampel pemeriksaan
dimana sampel diambil yang telah diparaf sampel yang
telah
ditandatangani

9 Mengirim laporan hasil pemeriksaan ke dinas Laporan hasil 15 menit Bukti pengiriman
Kab/Kota pemeriksaan sampel
yang telah
ditandatangani

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMERIKSAAN PARASIT DARAH DAN CACING

Pelaksana Mutu Baku Ket


No. KEGIATAN
Staf Petugas Lab. Kasi Ka. UPTD Kelengkapan Waktu Output
1 2 3 4 5 6 8 9 10 11
1 Menerima sampel dari klien, mencatat surat Sampel dan 15 menit Sampel yang telah
pengantar dan kemudian menyerahkan sampel surat dicatat, tanda terima
pada petugas labor untuk diperiksa. pengantar sampel

2 Melakukan pemeriksaan sampel dengan Sampel yang 2 jam Hasil pemeriksaan


pewarnaan Giemsa atau Methylen Blue untuk telah dicatat sampel
parasit darah dan uji apung atau sedimentasi
untuk parasit cacing, kemudian menyerahkan
hasil pemeriksaan pada staf untuk dibuatkan
laporan hasil pemeriksaan.

3 Membuat laporan hasil pemeriksaan dan Hasil 30 menit Laporan hasil


menyerahkan pada kasi untuk diparaf. pemeriksaan pemeriksaan sampel
sampel
4 Memaraf laporan dan menyerahkan pada Kepala Laporan hasil 15 menit Laporan hasil
UPTD untuk ditandatangan. pemeriksaan pemeriksaan sampel
sampel yang telah diparaf
5 Menandatangani dan memerintahkan staf untuk Laporan hasil 15 menit Laporan hasil
menyerahkan pada klien. pemeriksaan pemeriksaan sampel
sampel yang yang telah
telah diparaf ditandatangani

6 Menyerahkan pada klien dan menyelesaikan Laporan hasil 15 menit Bukti penyerahan
administrasi. pemeriksaan
sampel yang
telah
ditandatanga
ni

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN VAKSINASI

Pelaksana Mutu Baku Ket


No. KEGIATAN
Rekam Medis Ruang Poly Kasir Kelengkapan Waktu Output

1 2 3 4 5 8 9 10 11
1 Menerima Pasien, mencatat rekam medik dan Pasien dan 15 menit Pasien,
mengirim pasien ke R Poly (drh) data pasien Kartu
pasien
2 Memeriksa pasien, mendiagnosa (anamnese, Pasien dan 30 menit Pasien
gejala klinis) untuk memastikan pasien sehat Kartu vaksinasi yang telah
kemudia dilakukan vaksinasi vaksin
3 Memnyelesaikan administrasi, memberikan tanda Pasien yang 15 menit Bukti
terima, kemudian pasien pulang telah divaksin pembayara
n
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAYANAN VAKSINASI

Pelaksana Mutu Baku Ket


No. KEGIATAN
Rekam Medis Ruang Poly Kasir Kelengkapan Waktu Output
1 Menerima Pasien, mencatat rekam medik dan mengirim pasien Pasien dan data pasien 15 menit Pasien, Kartu pasien
ke R Poly (drh)

2 Memeriksa pasien, mendiagnosa (anamnese, gejala klinis) untuk Pasien dan Kartu 30 menit Pasien yang telah vaksin
memastikan pasien sehat kemudia dilakukan vaksinasi vaksinasi

3 Memnyelesaikan administrasi, memberikan tanda terima, Pasien yang telah divaksin 15 menit Bukti pembayaran
kemudian pasien pulang
SOP PENANGANAN PENGUJIAN SAMPEL PASIF (SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL HEWAN)

Pelaksana Mutu Baku


No. Kegiatan Kaseksi Ket
Pelanggan Staf Adm Kasubag TU Staf Penguji Ka. UPTD Kab/Kota Kelengkapan Waktu Output
Pemeriksaan
1 Mengirimkan Sampel ke UPTD BLKKH dan diterima surat pengantar 30 menit surat pengantar
oleh staf adm pengiriman sampel pengiriman sampel
2 menerima sampel dari pelanggan selanjutnya Form penerimaan 30 menit Form Penerimaan
Tolak
memeriksa jumlah, jenis dan kelayakan sampel serta sampel sampel yg sdh
menanyakan jenis pengujian yang diminta. Apabila dlengkapi dan di ttd
sampel tidak layak maka dikembalikan ke pelanggan staf adm serta
pelanggan

3 Menginformasikan dan menyerahkan sampel ke form penyimpanan 10 menit utk form penyimpanan
Kasubag TU arsip sampel 1 sampel arsip sampel yg sdh di
ttd staf adm

4 Menerima sampel dari Staf adm, kemudian form penyimpanan 30 menit Form penyimpanan
menugaskannya utk melakukan penimbangan sampel arsip sampel yg sdh di arsip sampel yg sdh di
utk pengujian dan stok, selanjutnya menginformasikan ttd staf adm ttd staf adm dan
ke Ka. UPTD ttg kedatangan sampel Kasubag TU

5 Menerima Informasi dari kasubag TU ttg kedatangan Form penyimpanan 30 menit disposisi ke Kaseksi
sampel dan menugaskan KaSubag TU utk mengirimkan arsip sampel yg sdh di pemeriksaan utk
sampel ke laboratorium utk dilakukan pengujian ttd Kasubag TU pelaksanaan
pengujian

6 Mengirimkan sampel pengujian ke Kaseksi Form pengiriman 30 menit Forrm pengiriman


pemeriksaan sampel ke laboratorium sampel ke
laboratorium yg sdh
dilengkapi datanya
dan ttd Kasubag TU
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENANGANAN PENGUJIAN SAMPEL PASIF (SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL HEWAN)

Pelaksana Mutu Baku


No. Kegiatan Kasubag Kaseksi Ket
Pelanggan Staf Adm Staf Penguji Ka. UPTD Kelengkapan Waktu Output
TU Pemeriksaan
1 Sampel dari pelanggan ke UPTD BLKKH dan diterima surat pengantar 30 menit surat pengantar pengiriman
oleh staf adm pengiriman sampel sampel
2 menerima sampel dari pelanggan selanjutnya Form penerimaan 30 menit Form Penerimaan sampel yg
Tolak
memeriksa jumlah, jenis dan kelayakan sampel serta sampel sdh dlengkapi dan di ttd staf
menanyakan jenis pengujian yang diminta. Apabila adm serta pelanggan
sampel tidak layak maka dikembalikan ke pelanggan

3 Menginformasikan dan menyerahkan sampel ke form penyimpanan 10 menit utk form penyimpanan arsip sampel
Kasubag TU arsip sampel 1 sampel yg sdh di ttd staf adm

4 Menerima sampel dari Staf adm, kemudian form penyimpanan 30 menit Form penyimpanan arsip
menugaskannya utk melakukan penimbangan sampel arsip sampel yg sdh sampel yg sdh di ttd staf adm
utk pengujian dan stok, selanjutnya menginformasikan di ttd staf adm dan Kasubag TU
ke Ka. UPTD ttg kedatangan sampel

5 Menerima Informasi dari kasubag TU ttg kedatangan Form penyimpanan 30 menit disposisi ke Kaseksi
sampel dan menugaskan KaSubag TU utk arsip sampel yg sdh pemeriksaan utk pelaksanaan
mengirimkan sampel ke laboratorium utk dilakukan di ttd Kasubag TU pengujian
pengujian
6 Mengirimkan sampel pengujian ke Kaseksi Form pengiriman 30 menit Forrm pengiriman sampel ke
pemeriksaan sampel ke laboratorium yg sdh dilengkapi
laboratorium datanya dan ttd Kasubag TU
7 Menerima sampel dari Kasubag TU dan menugaskan Forrm pengiriman 30 menit Forrm pengiriman sampel ke
staf penguji untuk melaksanakan pengujian sampel ke laboratorium yg sdh dilengkapi
laboratorium yg sdh datanya dan di ttd Kasubag TU
dilengkapi datanya dan Kaseksi, sampel pengujian
dan di ttd Kasubag dan Form Perintah Pelaksanaan
TU, Sampel Pengujian yg sdh dilengkapi
pengujian, Form data dan di ttd Kaseksi
Perintah Pelaksanaan
Pengujian
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Kasubag Kaseksi Ket
Pelanggan Staf Adm Staf Penguji Ka. UPTD Kelengkapan Waktu Output
TU Pemeriksaan
8 Melaksanakan pengujian sesuai permintaan kemudian Form Perintah 15 menit Form Perintah Pelaksanaan Lama pengujian
menyerahkan form hasil pengujian kepada Kaseksi Pelaksanaan Pengujian yg sdh dilengkapi kimia = 1 hari,
untuk diverifikasi Pengujian yg sdh data dan di ttd Kaseksi dan Lama pengujian
dilengkapi data dan di Penguji, Hasil Pengujian yg sdh TPC dan
ttd Kaseksi, Form dittd penguji, Buku harian kerja Staphylo = 3
Hasil Pengujian, Buku yg sdh di ttd penguji hari,
Harian Kerja Lama pengujian
E. Coli, Coliform
dan Salmonella
= 5 hari,
Lama pengujian
Identifikasi Jenis
Daging dengan
ELISA = 1 hari

9 Menerima form hasil pengujian kemudian Laporan Hasil 60 menit Laporan Hasil Pengujian yang
memverifikasi dan mengesahkan, selanjutnya Pengujian yang sdh di sdh di ttd penguji dan kaseksi,
menugaskan staf adm untuk menyusun Laporan Hasil ttd penguji, buku buku harian kerja yg sdh di ttd
Pengujian dan Surat Pengantar Hasil Pengujian harian kerja yg sdh di penguji dan kaseksi
ttd penguji
10 menyusun laporan hasil pengujian dan surat Laporan Hasil 60 menit Laporan Hasil Pengujian dan
pengantar hasil pengujian, kemudian menyerahkan Pengujian yang sdh di Surat Pengantar Laporan yang
kepada Kasubag TU ttd penguji dan sdh di ttd Kaseksi
kaseksi
11 Mengirimkan Laporan Hasil Pengujian dan Surat Laporan Hasil 15 menit Laporan Hasil Pengujian dan
Pengantar Hasil Uji ke Ka. UPTD untuk diketahui dan Pengujian dan Surat Surat Pengantar Laporan yang
di ttd Pengantar Laporan sdh di ttd Kaseksi dan Ka.
yang sdh di ttd UPTD
Kaseksi

12 Menerima Laporan Hasil Uji dan Surat Pengantar Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian dan
untuk di ttd kemudian menugaskan Kasubag TU utk Pengujian dan Surat Surat Pengantar Laporan yang
memberikan hasil pengujian kepada pelanggan Pengantar Laporan sdh di ttd Kaseksi dan Ka.
yang sdh di ttd UPTD
Kaseksi dan Ka.
UPTD

13 Menerima Laporan Hasil Uji dan Surat Pengantar Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian dan
yang sdh di ttd kemudian menugaskan staf adm utk Pengujian dan Surat Surat Pengantar Laporan yang
menggandakannya sebanyak 3 rangkap, dan Pengantar Laporan sdh di ttd Kaseksi dan Ka.
menyerahkan 1 rangkap kepada pelanggan, 1 yang sdh di ttd UPTD
rangkap utk Dinas yg membidangi fungsi peternakan Kaseksi dan Ka.
dimana pelanggan tinggal dan 1 rangkap utk arsip UPTD
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Kasubag Kaseksi Ket
Pelanggan Staf Adm Staf Penguji Ka. UPTD Kelengkapan Waktu Output
TU Pemeriksaan
14 Menerima tugas dari Kasubag TU dan menyerahkan Laporan Hasil 15 menit duplikat Laporan Hasil
Laporan Hasil Pengujian ke pelanggan dan Dinas yg Pengujian dan Surat Pengujian dan Surat Pengantar
membidangi fungsi peternakan dimana pelanggan Pengantar Laporan Laporan yang sdh di ttd
tinggal yang sdh di ttd Kaseksi dan Ka. UPTD
Kaseksi dan Ka. sebanyak 3 rangkap
UPTD
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Ket
Kasie Pembuat Media Penguji Kelengkapan Waktu Output

5 melakukan pengamatan thd media ECB, apabila buku harian kerja, 24 jam record pada buku harian
ditemukan adanya gelembung udara yg tertangkap form penggunaan kerja yg sdh di paraf staf
pada tabung durham, maka diduga terdapat alat, LEMB agar penguji dan record
pertumbuhan kuman. Kemudian kpd tabung yg penggunaan alat yg sdh
diduga tsb dilakukan inokulasi kembali pada media diparaf penguji, LEMB
LEMB Agar dan menginkubasikan selama 24 jam Agar yg sdh ditumbuhi
mikroba

6 Melakukan pengamatan thd media LEMB Agar dan buku harian kerja, 1 jam record pada buku harian
melakukan penilaian terhadap hasilnya sesuai LEMB Agar yg sdh kerja yg sdh di paraf staf
dengan ketentuan yg berlaku. Kemudian mengisi ditumbuhi mikroba, penguji dan form hasil
form Hasil Pengujian dan menyerahkan kepada form hasil pengujian yg sdh diparaf
Kaseksi pengujian penguji

7 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan Laporan Hasil 30 menit Laporan hasil pengujian
memverifikasi hasilnya pengujian yg sdh di yg sdh di ttd kaseksi
ttd penguji
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524. 1/ 17 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi
Tanggal Efektif 26 Januari 2015
UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh.ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
LABORATORIUM KESMAVET Nama SOP SOP Pengujian Cemaran Mikroba
Escherichia coli pada Sampel Bahan
Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan Buku Harian Kerja
menjadi tidak efektif
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524.1/ 33 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi

Tanggal Efektif 26 Januari 2015


UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh. ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
Laboratorium Kesmavet Nama SOP Pengujian Cemaran Mikroba Escherichia coli
pada Sampel Bahan Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis
Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP Pengujian Cemaran Mikroba Escherichia coli pada Sampel Bahan Pangan Asal Hewan tidak dilaksanakan Buku Harian Kerja
maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Ket
Kasie Pembuat Media Penguji Kelengkapan Waktu Output

5 melakukan pengamatan thd media BGLB, apabila buku harian kerja, 1 jam record pada buku
ditemukan adanya gelembung udara yg tertangkap form penggunaan harian kerja yg sdh di
pada tabung durham, maka diduga terdapat alat paraf staf penguji dan
pertumbuhan kuman. Kpd tabung yg diduga tsb record penggunaan
dilakukan pencatatan dan penilaian hasilnya. alat yg sdh diparaf
Kemudian mengisi form Hasil Pengujian dan penguji
menyerahkan kepada Kaseksi

6 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan Laporan Hasil 30 menit Laporan hasil
memverifikasi hasilnya pengujian yg sdh di pengujian yg sdh di ttd
ttd penguji kaseksi
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524.1/ 17 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi
Tanggal Efektif 26 Januari 2015
UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh. ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
LABORATORIUM KESMAVET Nama SOP SOP Pengujian Cemaran Mikroba
Koliform pada Sampel Bahan Pangan
Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
SOP Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba 3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan Buku Harian Kerja
menjadi tidak efektif
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524.1/ 34 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi

Tanggal Efektif 26 Januari 2015


UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh. ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
Laboratorium Kesmavet Nama SOP Pengujian Cemaran Mikroba Koliform pada Sampel
Bahan Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
SOP Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba 3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP Pengujian Cemaran Mikroba Koliform pada Sampel Bahan Pangan Asal Hewan tidak dilaksanakan Buku Harian Kerja
maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Ket
Kasie Pembuat Media Penguji Kelengkapan Waktu Output

5 Staf Pembuat media menyerahkan media HE, BSA buku harian kerja, 28 jam record pada buku harian
dan XLD ke penguji dan melakukan pembuatan form penggunaan kerja yg sdh di paraf staf
media TSIA dan LIA dan menginkubasikan selama alat, form penguji dan record
24 jam. Secara bersamaan penguji mengeluarkan penggunaan media penggunaan alat yg sdh
media RV, SCB dan TTB, utk diinokulasikan kembali TSIA dan LIA, diparaf penguji, record pada
pada media HE, BSA dan XLD. media HE, BSA dan form penggunaan media
XLD TSIA, LIA, media TSIA dan
LIA

6 setelah 24 jam pembuat media menyerahkan media buku harian kerja, 28 jam record pada buku harian
TSIA dan LIA. Secara bersamaan penguji form Hasil kerja yg sdh di paraf staf
mengeluarkan media HE, BSA dan XLD dan Pengujian, media penguji dan media TSIA dan
melakukan pengamatan dugaan Salmonella sp. TSIA dan LIA LIA yg sdh ditumbuhi
Kepada koloni yg diduga Salmonella dilakukan
dilakukan mikroba
penanaman kembali pada media TSIA dan LIA
kemudian menginkubasikan selama 24 jam

7 Melakukan pengamatan terhadap adanya buku harian kerja, 1 jam record pada buku harian
pertumbuhan Salmonella pada media TSIA dan LIA, form hasil kerja yg sdh di paraf staf
kemudian melakukan pencatatan pada form hasil pengujian, media penguji dan form hasil
pengujian dan menyerahkan ke Kaseksi TSIA dan LIA yg pengujian yg sdh diparaf
sdh ditumbuhi penguji
mikroba
8 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan Form Hasil 30 menit Form hasil pengujian yg sdh
memverifikasi hasilnya pengujian yg sdh di di ttd kaseksi
ttd penguji
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524. 1/ 17 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi
Tanggal Efektif 26 Januari 2015
UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh.ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
LABORATORIUM KESMAVET Nama SOP SOP Pengujian Cemaran Mikroba
Salmonella Sp pada Sampel Bahan
Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
SOP Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba 3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan Buku Harian Kerja
menjadi tidak efektif
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524.1/ 35 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi

Tanggal Efektif 26 Januari 2015


UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh.ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
Laboratorium Kesmavet Nama SOP Pengujian Cemaran Mikroba Salmonella Sp pada
Sampel Bahan Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
SOP Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba 3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP Pengujian Cemaran Mikroba Salmonella Sp pada Sampel Bahan Pangan Asal Hewan tidak Buku Harian Kerja
dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif
SOP PENGUJIAN CEMARAN MIKROBA TOTAL PLATE COUNT DAN STAPHYLOCOCCUS SP PADA SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL HEWAN

Pelaksana Mutu Baku


No. Kegiatan Ket
Kasie Pembuat Media Penguji Kelengkapan Waktu Output

1 Menugaskan staf untuk menyiapkan Sampel dan Form perintah 15 menit Form perintah pelaksanaan
melaksanakan pengujian pelaksanaan pengujian yang sdh di ttd
pengujian staf Pembuat Media

2 membuat media yang diperlukan yaitu media BPW, form recording 26 jam recording penggunaan alat
media yg sdh dibuat kemudian disterilkan dan penggunaan dan media uji yg sdh diparaf
diinkubasi selama 24 jam. Setelah itu media alat dan media staf pembuat media, media
diserahkan kepada penguji BPW BPW

3 pembuat media melakukan pembuatan media PCA, form recording 28 jam recording penggunaan alat
BPA dan TTC kemudian menyerahkan ke penguji. penggunaan dan media uji yg sdh diparaf
Secara bersamaan penguji melaksanakan pengujian alat dan media staf pembuat media, media
dengan memasukkan sampel ke media BPW dan PCA, TTC dan PCA, BPA dan TTC
dilakukan pengenceran bertingkat. Segera diikuti BPA
dengan menuangkan media PCA dan BPA pada
cawan petri yang telah terisi pengenceran tsb.
kemudian menginkubasikan cawan petri tersebut
selama 24 jam

4 Melakukan pengamatan dengan cara menghitung buku harian 30 jam record pada buku harian
jumlah koloni yang tumbih pada media PCA dan kerja, form kerja yg sdh di paraf staf
BPA. Kemudian mengisi formulir laporan hasil penggunaan penguji dan record
pengujian dan menyerahkan kembali kepada kasie alat, form hasil penggunaan alat yg sdh
Tidak
pemeriksaan untuk diverifikasi dan di ttd pengujian diparaf penguji, form hasil
pengujian yg sdh diisi dan
diparaf penguji

5 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan Laporan Hasil 30 menit Laporan hasil pengujian yg
memverifikasi hasilnya, apabila dilihat hasilnya tidak pengujian yg sdh di ttd kaseksi
rasional maka kaseksi memerintahkan utk dilakukan sdh di ttd
pengujian ulang, apabila rasional maka dilanjutkan penguji
dengan penyusunan laporan
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP

DINAS PETERNAKAN Tanggal Pembuatan

Tanggal Revisi
Tanggal Efektif
UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Ir. EDWARDI, MM
NIP.19570212 198303 1 010
LABORATORIUM KESMAVET Nama SOP SOP Pengujian Cemaran Mikroba Total
Plate Count dan Staphylococcus sp pada
Sampel Bahan Pangan Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Kimia dan Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan Buku Harian Kerja
menjadi tidak efektif
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENGUJIAN CEMARAN MIKROBA TOTAL PLATE COUNT DAN STAPHYLOCOCCUS SP PADA SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL H

Pelaksana Mutu Baku


No. Kegiatan Pembuat
Kasie Penguji Staf Adm Kelengkapan Waktu
Media
1 Menugaskan staf untuk menyiapkan Sampel dan melaksanakan Form perintah 15 menit
pengujian pelaksanaan
pengujian

2 Membuat media yang diperlukan yaitu media BPW, media yg sudah form recording 26 jam
dibuat kemudian disterilkan dan diinkubasi selama 24 jam. Setelah itu penggunaan
media diserahkan kepada penguji alat dan media
BPW

3 Melakukan pembuatan media PCA, BPA dan TTC kemudian form recording 28 jam
menyerahkan ke penguji. Secara bersamaan penguji melaksanakan penggunaan
pengujian dengan memasukkan sampel ke media BPW dan dilakukan alat dan media
pengenceran bertingkat. Segera diikuti dengan menuangkan media PCA, TTC dan
PCA dan BPA pada cawan petri yang telah terisi pengenceran tsb. BPA
kemudian menginkubasikan cawan petri tersebut selama 24 jam

4 Melakukan pengamatan dengan cara menghitung jumlah koloni yang buku harian 30 jam
tumbuh pada media PCA dan BPA. Kemudian mengisi formulir kerja, form
laporan hasil pengujian dan menyerahkan kembali kepada kasie penggunaan
pemeriksaan untuk diverifikasi dan di tanda tangani alat, form hasil
pengujian

5 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan memverifikasi Laporan Hasil 30 menit
hasilnya, apabila dilihat hasilnya tidak rasional maka kaseksi pengujian yg
tidak
memerintahkan untuk dilakukan pengujian ulang, apabila rasional sudah di tanda
selanjutnya menugaskan staf adm untuk menyusun Laporan Hasil tangani penguji
Pengujian dan Surat Pengantar Laporan Hasil Pengujian
ya

6 Menyusun Laporan Hasil Pengujian dan Surat Pengantar Laporan Laporan hasil 30 menit
Hasil Pengujian pengujian yg
sudah di tanda
tangani kaseksi
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Pembuat
Kasie Penguji Staf Adm Kelengkapan Waktu
Media
US SP PADA SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL HEWAN

Mutu Baku
Ket
Output

Form perintah pelaksanaan


pengujian yang sudah di tanda
tangani staf Pembuat Media

recording penggunaan alat dan


media uji yg sudah diparaf staf
pembuat media, media BPW

recording penggunaan alat dan


media uji yg sudah diparaf staf
pembuat media, media PCA, BPA
dan TTC

record pada buku harian kerja yg


sudah di paraf staf penguji dan
record penggunaan alat yg sudah
diparaf penguji, form hasil
pengujian yg sudah diisi dan
diparaf penguji
Laporan hasil pengujian yg sudah
di tanda tangani kaseksi

Laporan hasil pengujian yg sudah


di tanda tangani kaseksi
Mutu Baku
Ket
Output
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan

Tanggal Revisi
Tanggal Efektif
UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh

Laboratorium Kesmavet Nama SOP

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Kimia dan Cemaran Mikroba
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan menjadi Buku Harian Kerja
tidak efektif
524.1/ 36 /Disnakkeswan-SB/2015

5 Januari 2015

26 Januari 2015
KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh. ERINALDI , MM
NIP.19621111 199103 1 006
SOP Pengujian Cemaran Mikroba Total Plate Count
dan Staphylococcus sp pada Sampel Bahan
Pangan Asal Hewan

a
puter
n Pengujian Kimia dan Cemaran Mikroba
n Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba

rmanen dan Habis Pakai

Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian


SOP PENGUJIAN KIMIA PADA SAMPEL BAHAN PANGAN ASAL HEWAN

Pelaksana Mutu Baku


No. Kegiatan Preparasi Pembuat Kasubag Ket
Kasie sampel Penguji Staf adm Ka.UPTD Kelengkapan Waktu Output
Media TU
1 Menugaskan staf untuk menyiapkan Sampel dalam Sampel, Surat 15 menit Sampel dan Surat Perintah
rangka pelaksanaan pengujian perintah Pelaksanaan Pengujian yg sdh
pelaksanaan di ttd kaseksi
pengujian

2 melakukan preparasi sampel dan menyerahkan ke sampel, Surat 60 menit utk sampel yg sdh dipreparasi, buku
penguji Perintah 48 sampel induk pengujian yg sdh diisi,
pelaksanaan catatan pada form penggunaan
pengujian yg sdh di alat preparasi yg sdh di paraf
ttd kasie, buku staf preparasi
induk pengujian,
form recording
penggunaan alat
preparasi

3 penguji menerima sampel yg sdh dipreparasi dan sampel yg sdh 15 menit sampel yg sdh dipreparasi,
menginformasikan ke staf pembuat media ttg jumlah dipreparasi, buku media uji kimia, buku induk
dan jenis pemeriksaan, secara bersama staf pembuat induk pengujian yg pengujian yg sdh diisi, catatan
media melakukan pembuatan media pengujian kimia sdh diisi, form pada form penggunaan alat
dan menyerahkan ke ke penguji penggunaan alat timbang dan media uji yg sdh di
timbang dan media paraf staf pembuat media
uji kimia

4 Melaksanakan pengujian berdasarkan permintaan sampel yg sdh 20 - 120 menit catatan kegiatan pada buku Lama Uji Formalin = 20
jenis uji, mengisi formulir laporan hasil pengujian dan dipreparasi, media harian kerja yg sdh di paraf dan menit utk 8 sampel;
menyerahkan kembali kepada kasie pemeriksaan uji kimia, buku catatan pada penggunaan alat Lama Uji Borax = 90
untuk diverifikasi dan di ttd harian kerja, form waterbath yg sdh diparaf menit utk 48 sampel;
penggunaan alat penguji, catatan hasil uji pada Lama Uji KPD = 30
waterbath, form form hasil pengujian yg sdh di menit utk 48 sampel;
hasil pengujian ttd staf penguji Lama Uji APD = 20
menit utk 6 sampel
5 Menerima laporan hasil Pengujian dari Penguji dan catatan kegiatan 30 menit catatan hasil uji pada Form hasil
memverifikasi hasilnya kmd mengesahkan dan pd buku harian pengujian yg sdh di ttd kasie
selanjutnya menugaskan staf adm untuk menyusun kerja, catatan hasil
Laporan Hasil Pengujian dan Surat Pengantar Hasil uji pada form hasil
Pengujian pengujian yg sdh di
ttd staf penguji
Pelaksana Mutu Baku
No. Kegiatan Preparasi Pembuat Kasubag Ket
Kasie sampel Penguji Staf adm Ka.UPTD Kelengkapan Waktu Output
Media TU
6 Menerima Hasil uji dari kaseksi, kemudian menyusun catatan hasil uji 30 menit Laporan Hasil Pengujian yang
Laporan Hasil Pengujian resmi dan Surat Pengantar pada Form hasil sdh diketik dan di ttd kasie,
Laporan Hasil Pengujian dan menyerahkannya ke pengujian yg sdh di surat pengantar Laporan Hasil
Kasubag TU ttd kasie Pengujian

7 Mengirimkan Laporan Hasil Pengujian dan Surat Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian yang
Pengantar Hasil Uji ke Ka. UPTD untuk diketahui dan Pengujian yang sdh diketik dan di ttd kasie,
di ttd sdh diketik dan di surat pengantar Laporan Hasil
ttd kasie, surat Pengujian
pengantar Laporan
Hasil Pengujian

8 Menerima Laporan Hasil Uji dan Surat Pengantar Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian yang
untuk di ttd kemudian menyerahkan kembali ke Pengujian yang sdh diketik dan di ttd kasie,
Kasubag TU sdh diketik dan di surat pengantar Laporan Hasil
ttd kasie, surat Pengujian yg sdh di ttd Ka
pengantar Laporan UPTD
Hasil Pengujian

9 Menerima Laporan Hasil Uji dan Surat Pengantar Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian yang
yang sdh di ttd kemudian menugaskan staf adm utk Pengujian yang sdh diketik dan di ttd kasie,
menggandakannya sebanyak 3 rangkap, dan sdh diketik dan di surat pengantar Laporan Hasil
menyerahkan 1 rangkap kepada Pelanggan, 1 ttd kasie, surat Pengujian yg sdh di ttd Ka
rangkap utk Dinas yg membidangi fungsi peternakan pengantar Laporan UPTD
pada Kab/Kota tsb dan 1 rangkap utk arsip Hasil Pengujian yg
sdh di ttd Ka UPTD

10 Menerima tugas dari Kasubag TU dan menyerahkan Laporan Hasil 30 menit Laporan Hasil Pengujian yang
Laporan Hasil Pengujian ke Dinas yg membidangi Pengujian yang sdh diketik dan di ttd kasie,
fungsi peternakan pada Kab/Kota dan pada sdh diketik dan di surat pengantar Laporan Hasil
Pemkot/Pemkab nya ttd kasie, surat Pengujian yg sdh di ttd Ka
pengantar Laporan UPTD
Hasil Pengujian yg
sdh di ttd Ka UPTD
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT Nomor SOP 524.1/ 37 /Disnakkeswan-SB/2015

DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN Tanggal Pembuatan 5 Januari 2015

Tanggal Revisi

Tanggal Efektif 26 Januari 2015


UPTD BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAN KLINIK HEWAN Disahkan Oleh KEPALA DINAS PETERNAKAN
DAN KESEHATAN HEWAN
PROVINSI SUMATERA BARAT

Drh. ERINALDI, MM
NIP.19641111 199103 1 006
Laboratorium Kesmavet Nama SOP Pengujian Kimia pada Sampel Bahan Pangan
Asal Hewan

Dasar Hukum Kualifikasi Pelaksana


1. Undang - Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan 1. Pendidikan minimal Diploma
2. Undang - Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2. Bisa mengoperasikan komputer
3. Undang - Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan 3. Pernah mengikuti Pelatihan Pengujian Kimia
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan 4. Pernah mengikuti Pelatihan Validasi Metode Uji Kimia
5. Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No 2 tahun 2011, Tentang Retribusi Jasa Usaha
6. Peraturan Gubernur Sumatera Barat No 70 Tahun 2009, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis
Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat
7. Keputusan Gubernur Sumatera Barat No 22 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Propinsi Sumatera Barat
Keterkaitan Peralatan/Perlengkapan
SOP Penanganan Pengujian Sampel Aktif (Bahan Pangan Asal Hewan) 1. Peralatan Laboratorium Permanen dan Habis Pakai
SOP Penanganan Pengujian Sampel Pasif (Bahan Pangan Asal Hewan) 2. ATK
3. BukuHarian Kerja, Formulir Penggunaan Alat, Formulir Hasil Pengujian
Peringatan Pencatatan dan Pendataan
Apabila SOP Pengujian Kimia pada Sampel Bahan Pangan Asal Hewan tidak dilaksanakan maka pengujian terhadap Buku Harian Kerja
sampel akan terhambat, sehingga pekerjaan menjadi tidak efektif

Anda mungkin juga menyukai