Anda di halaman 1dari 2

Perkembangan Agama lslam di Arab

Daerah Arab sebagian besar merupakan padang pasir yang tandus, sehingga mempengaruhi sosial
budaya masyarakatnya.

Masyarakat Arab mempunyai jiwa keras. Sistem sosial kemasyarakatan sebelum kedatangan lslam
disebut sebagai zaman Jahiliyah (zaman kebodohan); sebab belum ada hukum yang pasti, anak
wanita tidak ada harganya dan masih banyak yang menyembah berhala. Setelah berkembangnya
agama lslam, bangsa Arab nnendapat penerangan dengan memiliki peradaban yang tinggi.

Agama lslam pertama kali disampaikan oieh Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw. dilahirkan
pada tanggai 12 Rabiulawal Tahun Gajah (20 April 571 M). Ketika lahir beliau sudah yatim. Karena
ketika masih dalam kandungan, ayahnya (Abdullah bin Abdul Muthalib) wafat. Hidup dalam
masyarakat yang keras, beliau mampu menjaga diri dari pengaruh yang tidak baik. Bahkan karena
akhlaknya yang mulia, beliau mendapat gelar "Al Amin.

Pada usia 25 tahun beliau menikah dengan Siti Khadijah. Setelah menikah beliau banyak rnelakukan
tahanuts (bertafakur) di Gua Hiro. Pada usia 40 tahun bertepatan tanggal 17 Ramadhan beliau
mendapat wahyu pertama kali; yakni Surat AlAlaq 1-5. Turunnya wahyu ini menandai bahwa
Muhammad nnenjadi nabi. Setelah mendapatkan wahyu yang kedua, yakni Surat Al-Muddatstsir 1-7,
Nabi Muhammad saw. mulai menyampaikan ajaran lslam kepada masyarakat Arab.

Seruan dakwah nabi mendapat tantangan dari orang-orang kafir Quraisy, karena ajarannya dianggap
mernbahayakan eksistensi kepercayaan mereka. Oleh karena itu, orang-orang kafir Quraisy
senantiasa menghalangi dan menentang seruan dakwah Nabi Muhammad saw dengan cara
menghina, menyakiti, memboikot bahkan berusaha untuk membunuhnya.

Untuk mempertahankan lslam, Nabli Muhammad saw. berusaha untuk hijrah ke.Thoif, Flabsyi, dan
Yatsrib. Dari hijrah tersebut, Yatsrib merupakan tempat yang memberikan peluang besar bagi
pengembangan lslam. Pada tanggal 16 Juli 662 M Nabi Muhammad beserta kaumnya hijrah ke
Yatsrib (Madinah). Hijrahnya Nabi dan kaumnya mendapatkan sambutan yang hangat oleh
penduduk Yatsrib. Usaha-usaha yang dilakukan

Nabi Muhammad saw. setelah hijrah ke Yatsrib yakni:

1. Mendirikan masjid.

2. Mempersaudarakan kaum Anshar (penduduk Madinah) dengan kaum Muhajirin (orang-orang


Mekah yang hijrah).

3. Mengadakan perjanjian damai dengan orang-orang Yahudi di Madinah.

4. Meletakkan dasar-dasar kemasyarakatan yang berdasarkan pada syariat lslam.

Sejalan dengan kemajuan umat lslam di Madinah, orang-orang kafir Quraisy merasa khawatir, maka
mereka berusaha untuk memusuhi dan menghancurkan kekuatan Islam tersebut. Dalam rangka
mempertahankan lslam dari rongrongan kaum kafir Quraisy, Nabi Muhammad saw terlibat
peperangan antara lain: Perang Badar, Perang Uhud, Perang Khandaq, dan Ferang Tabuk.

Pada tanggal 12 Rabiulawal 632 M Nabi Muhammad saw. wafat dalam usia 63 tahun.

Khulafaur Rasyidin
Sepeninggal Nabi Muhammad saw. sudah tidak ada nabi lagi, tetapi tugas untuk memimpin urnat
dan menyebarkan lslam belum berakhir. Oleh karena itu diangkat pemimpin guna melanjutkan
perjuangan lslam. Setelah dilakukan musyawarah, maka berturut-turut terpilih sebagai pemimpin
umat lslam yakni: Abu Bakar ash Shidiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Keempat pemimpin ini disebut Khulafaur Rasyidin, artinya khalifah yang mendapat bimbingan
(kebenaran).

Tindakan-tlnclakan yang berhasil diiakukan pada masa Khulafaur Rasyidin yakni:

1. Mengembalikan orang-orang Arab yang murtad dari lslam.

2. Memerangi nabi-nabi palsu.

3. Membukukan mushaf Al Qur'an.

4. Menentukan perhitungan tahun hijrah.

5. Meluaskan penyebaran agama lslam.

Akhir pemerintahan Khulafaur Rasyidin terjadi perebutan kekuasaan antara kelornpok Muawiyah
dengan kelompok Ali bin AbiThalib. Namun akhirnya kekuasaan jatuh ke tangan Muawiyah.

Kekhalifahan Ummayah (661 - 750 M}

Kekhalifahan Ummayah didirikan oleh Muawiyah bin Abu Sofyan. Pusat pemerintahannya di
Damaskus,(Syiria). Pada masa ini pengaruh lslam mencapai Eropa Barat (Andalusia).

Kekhalifahan Abhasiyah (750 - 1258 M)

Kekhafifahan Abbasiyah didirikan oleh Abdul Assafah setelah meruntuhkan kekhalifahan Ummayah.
Kekhalifahan ini mencapai kebesaran pada masa Harun al Rasyid. Usaha-usaha yang menonjol
dilakukan pada masa ini:

1. Wilayah yang luas meliputi barat sampai Spanyol dan ke timur sampai lran.

2. Banyak muncul ahli pikir; antara lain lbnu Rasyid, lbnu Kaldun, lbnu Sina, dan Umar Khayam.