Anda di halaman 1dari 2

PENGERTIAN TEMA

Tema berasal dari bahasa Yunani thithenai, berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu
yang telah ditempatkan. Tema merupakan amanat utama yang disampaikan oleh penulis
melalui karangannya. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok pikiran yang mendasari
karangan yang akan disusun. Dalam tulis menulis, tema adalah pokok bahasan yang akan
disusun menjadi tulisan. Tema ini yang akan menentukan arah tulisan atau tujuan dari
penulisan artikel itu. Menentukan tema berarti menentukan apa masalah sebenarmya yang akan
ditulis atau diuraikan oleh penulis.

Tema merupakan persoalan utama yang diungkapkan oleh pengarang dalam sesebuah karya
kesusteraan seperti cerpen atau novel. Biasanya tema diolah berdasarkan sesuatu motif tertentu
yang terdiri dari pada objek, peristiwa kejadian dan sebagainya.

Ada pendapat lain yang mengatakan bahawa tema sebagai satu gagasan, pikiran atau persoalan
utama yang mendasari sesebuah karya sastra dan terungkap secara langsung (eksplisit) atau
tidak langsung (implisit). Tema dalam sesebuah cerita tidak dapat dilihat sepenuhnya sehingga
cerita itu selesai dibaca. Selain itu, tema dapat dikesan melalui: perwatakan watak-watak dalam
sesebuah cerita, peristiwa, kisah, suasana dan unsur lain seperti nilai-nilai kemanusian dan
kemasyarakatan yang terdapat dalam cerita. Persoalan-persoalan yang disungguhkan dan
kemudian mendapatkan pokok persoalannya secara keseluruhan. cerita diselesaikan, semuanya
menentukan rupa tema yang dikemukakan oleh pengarang.

Riset Menurut Para Ahli adalah suatu proses kegiatan penyelidikan (investigasi)
atau eksplorasi terhadap suatu masalah yang dilakukan menurut kaidah dan metodologi
tertentu secara ilmiah dan sistematis. Tujuan dilakukan riset adalah untuk meningkatkan ilmu
pengetahuan, menemukan fakta yang baru, atau melakukan penafsiran yang lebih baik. Kata
riset ini diserap dari kata bahasa Inggris research yang diturunkan dari bahasa Perancis yang
memiliki arti harfiah menyelidiki secara tuntas. Istilah ini juga digunakan untuk menjelaskan
suatu koleksi informasi menyeluruh mengenai suatu subjek tertentu, dan biasanya
dihubungkan dengan hasil dari suatu ilmu atau metode ilmiah.

Jadi sebelum menentukan judul penelitian, maka seorang peneliti diwajibkan untuk menemukan
suatu masalah. Masalah tersebut kemudian dijadikannya sebagai latar belakang diangkatnya
sebuah judul yang nantinya akan diteliti oleh peneliti. sekian dari informasi ahli mengenai
pengertian latar belakang masalah, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian latar
belakang masalah dapat bermanfaat.

Pengertian latar belakang masalah secara umum adalah suatu kumpulan informasi yang
tersusun secara sistematis yang berkenaan dengan kejadian-kejadian atau fenomena sekitar
yang menarik untuk diteliti.

Latar belakang sendiri dimaksudkan untuk menjadi penjelasan atas alasan mengapa masalah
itu bisa terjadi dan kenapa ingin diteliti, begitu juga dengan urgensi permasalahan yang akan
diangkat dalam penelitian atau makalah yang kita buat.

Latar belakang penelitian biasanya berisi tentang alasan-alasan rasional dan esensial kenapa
penelitian ini dibuat, tentu ini berdasarkan dari fakta-fakta dan olah data serta referensi dari
temuan sebelumnya.

Seperti tulisan pada umumnya, penulisan latar belakang masalah terbagi menjadi 3 bagian.
Bagian pembuka yang memuat gambaran umum tentang masalah yang akan diangkat. Bagian
isi yang memuat fakta, fenomena, data-data dan pendapat ahli berkenaan dengan pentingnya
masalah dan efek negatifnya jika tetap dibiarkan. Bagian penutup yang memuat alternative
penyelesaian masalah yang bisa ditawarkan.

Topik akan digunakan untuk menyusun judul. Judul penelitian yang baik adalah yang dapat
memberi gambaran mengenai penelitian tersebut dan lengkap yaitu memuat subjek
penelitian, objek penelitian, dan variabel-variabel yang diteliti.