Anda di halaman 1dari 13

PERHITUNGAN PRODUKSI

GALIAN PONDASI JEMBATAN

A. METODE PRODUKSI :
1. Lay-out proses produksi ( lihat gambar )
2. Proses produksi
Galian tanah poer jembatan dibagi dalam beberapa section, dengan
ukuran masing2 section : P x L x T = . M3.
Galian dimulai dari section ke section. , dengan total
volume galian = . M3.
Setelah selesai galian pondasi poer As .., peralatan pindah ke as
berikutnya dengan metode kerja yang sama.
Peralatan yang digunakan untuk pekerjaan galian adalah Excavator
dan untuk membuang hasil galian digunakan Dump Truck
B. DATA TEKNIK :
Jenis tanah dengan swell = ....... %
Ukuran galian = ...... M x ...... M
Kedalaman galian = ...... M
Volume galian = ...... M
Jarak tiang pancang = ...... M
Ukuran tiang pancang = ...... M
Jarak pembuangan tanah = ...... KM
Kelandaian jalan rata-rata = ...... %

C. PEMILIHAN TIPE PERALATAN


I. Analisa beban dan tenaga
1. Excavator.
a. Bucket size :
Capacty bucket = .. M3
Lebar + cutter = M
Weight = .. Kg
b. Machine :
Engine = .. Kw / Horse Power ( HP)
Swing speed = .. r.p.m ( round per minute )
Lifting capacities = .. kg
Reach = .. M
c. Load safety :
Berat material = .. Kg
Berat bucket = .. Kg
Berat total = .. Kg < Lifting Capacities

2. Dump Truck.
a. Machine :
Pay load capacity = . Lb / cuyd
Engine, Diesel = . Kw / HP
Empty weight = .. Lb
Gross weight, loaded = .. Lb
Rinpull table :

Gear Speed Rinpull


( m.p.h ) ( Lb )
1 st
2 nd
3 rd
4 th
5 th

b. Coeficient of traction :
Rolling resistance ( tahanan gelinding ) = Lb/ton
Grade resistance ( tahanan kelandaian ) = Lb/ton-
per 1% grade
Average grade = %
d. Saat mengangkat beban ( Loading )
Tahanan gelinding = .. Lb/ton
Tahanan kelandaian = .. Lb/ton
--------------------
- (+)
Total tahanan = .......... Lb/ton
Berat kotor Dump truck = .......... ton
Rinpull yang dibutuhkan = .......... Lb
Kecepatan maksimum pada loading = .......... m.p.h
e. Saat truk kosong
Tahanan gelinding = .......... Lb/ton
Tahanan kelandaian = .......... Lb/ton
-------------------
- (-)
Total tahanan = .......... Lb/ton
Rinpull yang dibutuhkan = .......... Lb
Kecepatan maksimum saat kosong = .......... m.p.h

D. Perhitungan produksi .
1. Excavator
a. Waktu Siklus Peralatan Excavator ( T1)
Menggali & mengisi bucket
Mengangkat vertikal muatan
Swing kearah Dump truck
Dumping ( menuang ) ke bak dump truck
Swing kembali ke tempat menggali
Menurunkan bucket ke posisi penggalian
Waktu tetap ( pindah handle, percepatan dll

b. Load per hour ( jumlah trip per jam )


60 menit / jam 60
N = ------------------- = ------- = trip
WS T1

c. Load per cycle = Bucket capacity x Bucket Fill Factors

d. Hourly production = Load per cycle x Load per hour

e. Production per hour = Hourly production x Correction Factor ( E K )

1. Dump Truck
a. Waktu siklus

Capacity Dump Truck


Loading = --------------------------------
Production per hour
Distance
Mengangkut = ---------------
Speed

Dumping
Distance
Kembali = ---------------
Speed

Waktu tetap ( Pindah gears, percepatan, dll )

Mengatur posisi untuk siap diisi muatan

b. 60
Load per hour = --------- = trip
T2
c. Hourly production = Load per hour x Capacity

Production per hour Excavator


d. Jumlah kebutuhan Truck = -----------------------------------------
Hourly truck production

E. Waktu penyelesaian galian pondasi :


Total Volume
T = -------------------------------------
Production per hour Excavator
PERHITUNGAN PRODUKSI
PERALATAN PANCANG

I. DATA DATA TEKNIK


II. ANALISA BEBAN DAN TENAGA
1. Beban
- Berat tiang pancang ( P )
- Gesekan tiang pancang dengan tanah
- Berat hammer : W (ton)
W = 0,5 + 600
- Daya dukung tiang pancang ()
2. . 2.
= =
S + 0,1 S + 0,1

h = tinggi jatuh hammer (cm)


s = masuknya tiang pancang ke dalam tanah setiap kali pukulan terakhir
( kalendering ) cm
E = energi yang dibutuhkan untuk memancang ( foot pound)

2. Tenaga
- Spesifikasi dari peralatan
1. Karakteristik kapasitas angkat dan jari jari kerja CRANE PANCANG
(Ir. Syamsir A. Mvin)
2. Kapasitas angkat maksimum = ........ metric ton
3. Panjang lengan = ........ m to m
4. Berat = ........ metric/ton
5. Tekanan tanah rata rata = ........ kg /cm4
6. Kecepatan angkat = ........ m/min
7. Kecepatan penurunan beban = ........ m/min
8. Kecepatan jelajah = ........ m/min
KATEGORI BEBAN
(metric ton)
Jari jari kerja panjang lengan (cm)
(m) 9,14 12,19 15,24 18,29 21,34 24,38
3 25
3,5
4
4,5
5
6
7
8

III. Waktu siklus


1. Waktu persiapan
- Waktu mendirikan tiang pancang pada boom / layar


1 =

- Waktu penyelesaian hammer pada kepala tiang pancang dan perluasan pada
posisi titik pancang ( t2 )
2. Waktu pemancangan tiang pancang
Tergantung apakah tiang pancang diisambung / tidak
- Waktu menumbuk ( t3 ) tiang pancang ke 1
Untuk menentukan waktu penumbukan di tentukan oleh besarnya penurunan
tiang pancang akibat di tumbuk.
W. h = R.s + Z
R = tahanan batas dari tanah yang menahan turunnya tiang pancang
R = Crata rata x A tiang pancang + J.H.P rata rata x keliling tiang pancang
s = Besar penurunan tiang pancang pada setiap dilakukan pemukulan /
penumbukan / per blow
Z = Besarnya kehilangan tenaga yang di sebabkan oleh pantulan dari hammer
pada tiang pancang dan deformasi elastis dari tiang pancang.
Z = 15 % x W

3 =
( )

- Waktu penumbukan tiang pancang ke 2 ( t4)


a. Waktu persiapan
b. Waktu pengelasan sambungan

t=

keterangan : = panjang las
= kecepatan las
c. Waktu menumbuk
- Waktu kalendering (t5)
a. Pemancangan alat kalendering
b. Waktu kalendering

=

( )

PRODUKSI

60
= . = 1 + +
.

= . = buah/jam
Produksi per hari = jam kerja x ..... buah/jam

- Waktu pindah ke posisi pemancangan tiang pancang berikutnya ( t6 )



6 =

= kecepatan swing
a. Pindah ke posisi tiang pancang dalam 1 group tergantung pada bentuk
tiang pancang
b. Pindah ke posisi dari 1 group tiang pancang ke group berikutnya : =

Keterangan : Tiang pancang bulat 1 = Kecepatan swing


Tiang pancang 2 = Kecepatan jelajah
PERHITUNGAN PRODUKSI
PEMANCANGAN TIANG PANCANG PONDASI

A.METODE PRODUKSI :
1. Lay-out proses produksi ( lihat gambar )
2. Proses produksi
Pemancangan tiang pancang dilaksanakan dari poer satu ke poer
berikutnya , dengan jumlah masing2 poer = . buah.
Penempatan tiang pancang disesuaikan dengan kebutuhan masing
poer.
Pemancangan dimulai dari as , setelah selesai pemancangan
poer As .., peralatan pindah ke as berikutnya dengan metode
kerja yang sama dengan total volume = . buah..
Peralatan yang digunakan untuk pekerjaan pemancangan adalah
per alatan pancang yang terdiri dari Crawler Crane & Leader, dan
Piling Ham mer. Untuk melayani pengankatan tiang pancang
dipakai Mobile Crane.
B.DATA TEKNIK :
Nilai Conus rata-rata = ....... kg/cm2
Nilai Jumlah Hambatan Pelekat = ...... kg/cm
Kedalaman tiang pancang = ...... M
Volume galian = ...... M
Jarak tiang pancang = ...... M
Ukuran tiang pancang = ...... M
Daya dukung tiang pancang = ...... ton
Kalendering = ...... cm/ ...... pukulan terakhir

C.PEMILIHAN TIPE PERALATAN


I.Analisa beban dan tenaga
1. Crawler Crane
a) Karakteristik kapasitas angkat dan jari2 kerja Crawler Crane :
Kapasitas angkat maksimum = ....... metric ton > berat hammer
+ berat tiang pancang.
Panjang lengan (jari2 pemancangan) = ....... M, diukur dari sumbu Crawler
Crane ke sumbu Leader tiang pancang
Berat total peralatan pancang = . Metric ton ( Crane +
hammer + tiang pancang + assecories)
Daya dukung tanah lokasi operasi = ....... kg/cm2
Kecepatan angkat = ....... M/ menit
Kecepatan penurunan beban = ....... M/menit
Kecepatan jelajah = ....... M/menit

b) beban yang akan ditangani :


Berat tiang pancang = P ton
Geseran tiang pancang dengan tanah =
Berat Hammer ( W ) = ....... ton
W = R ( hambatan batas dari tanah yang menahan turunnya tiang
pancang )
R = C rata2 x luas penampang t.p + J.H.P rata2 x keliling penampang
t.p
Daya dukung tiang pancang : 2. W. H 2. E
P = -------------- = ----------------
s + 0,1 s + 0,1
H = tinggi jatuh hammer ( cm)
s = kalendering pada saat pukulan terakhir ( cm )
E = energy per blow yang dibutuhakan untuk memancang ( m/kg
atau ft/lb = foot per pound.

2.Diesel piling hammer


Maker / merk :
Type :
Mass of ram : .......... kg atau lb
Energy per blow : .. m/kg atau ft/lb
Maximum striking rate : .. blows/ minute

D.Perhitungan produksi.

1. Waktu siklus pemancangan


a. Waktu persiapan.
a) Waktu mendirikan tiang pancang pada Leader / Boom
Jarak pengambilan
t1 = --------------------------
kecepatan angkat

b) Waktu penyetelan tiang pancang pada hammer dan topi,


serta pelurusan tiang pancang pada posisi titik pancang (
t2 )
b. Waktu pemancangan tiang pancang ( t3 ), tergantung apakah tiang
pancang disambun atau tidak.
Waktu menumbuk tiang pancang pertama ( L1 ) = t3.
Untuk menentukan waktu penumbukan tergantung oleh
besarnya penurunan tiang pancang akibat ditumbuk

W . H = R. S + Z

R = hambatan batas dari tanah yang menahan turunnya


tiang pancang
S = besar penurunan tiang pancang pada setiap dilakukan
penumbukan per satu blow
Z = Besarnya kehilangan tenaga yang disebabkan oleh
pantulan dari hammer pada tiang pancang dan deformasi
elastis dari tiang pancang, yang besarnya 15 % berat
hammer ( W )
Panjang tiang pancang
t3 = ------------------------------------
Jumlah blow per menit x S
c. Waktu penumbukan tiang pancang kedua ( L2 ) = t 4
Waktu persiapan l
Waktu pengelasan sambungan : t = ------
Vl
L = panjang & tebal las, vl = kecepatan las
Waktu menumbuk

d. Waktu kalendering ( t5 )
Pemasangan peralatan kalendering
Waktu kalendering Jumlah pukulan
terakhirkalendering
T = ----------------------------------------
----
Jumlah blow per menit

e. Waktu pindah peralatan pancang ke posisi tiang pancang


berikutnya (t6)
Pindah ke posisi berikutnya dalam satu poer dn
t = -------
V swing
Pindah posisi dari satu poer ke poer berikutnya
Ln
t = ---------------------- dn = jarak tiang pancang
V jelajah alat Ln = jarak poer

f. Waktu Siklus total : WS tot = t1 + t2 + t3 + t4 + t5 + t6.


60
g. Jumlah trip per jam : N = ---------
WS tot

Produksi per jam :


Q = q x N x E.K = .. buah per jam

Produksi per hari = produksi per jam x jam kerja efektif

D.Waktu penyelesaian pekerjaan :

Total Volume tiang pancang


T = -------------------------------------
Produksi per hari
PERHITUNGAN PRODUKSI
PERALATAN PANCANG

A. Kapasitas peralatan :
- Kapasitas angkat :
- Kecepatan angkat : 5,18 m/min
- Kecepatan jelajah : 2,5 km/jam

B. Waktu yang dibutuhkan untuk pemancangan 1 buah tiang pancang


1. Waktu persiapan
- Waktu mendirikan tiang pancang pada boom/layar
Gaya tarik = berat tiang pancang x koefisien gesek dengan tanah
13,45
1 = = 5,18 /= 2,59 menit 3 menit

- Waktu penyetelan hammer pada kepala tiang pancang dan pelurusan pada
posisi tiang pancang
t2 = 2 min
2. Waktu pemancangan tiang pancang
Berat hammer penumbuk ( W )dalam kg
W = 0,5 P + 600
P = berat tiang pancang dalam kg

Waktu pemancangan tergantung apakah tiang pancang tersebut di sambung atau


tidak

- Tiang pancang 1 (pendek ) t3


Untuk menentukan waktu pemancangan dihitung dulu besarnya penurunan
tiang pancang akibatdi tumbuk
W. H = R.s + Z
Keterangan : W = Berat hammer yang di jatuhkan
H = tinggi jatuhnya hammer
R = tahanan batas dari tanah yang menahan turunnya tiang
pancang
s = Besar penurunan tiang pancang pada setiap diadakan
penumbukan
Z = besarnya kehilanagan tenaga yang disebabkan oleh
- Pantulan dari alat penumbuk pada tiang pancang
- Deformasi elastis dari alat tumbuk itu sendiri 50
-

R = 5 . 3,14 (25)2 + 2 . 3,14 . 40


= 10,126 kg
W. H = R.s + Z
3500.10 = 10,126 . S+15% . 3500

S = 2,9 cm 1 kali blow


40 blow/min
Dalam 1 m 40 x 2,9 = 116 cm
t3 = 900 cm /116 cm = 8 menit
- Tiang pancang II ( sambungan) t4 = menit
Terdiri dari
1. Waktu mendirikan = 3 menit
2. Waktu penyetelan = 2 menit
40.4
3. Waktu pengelasan sambungan = = 16 = 16 menit
10

4. Waktu pemancangan = 16 menit +


= 34,5 menit

3. Waktu kalendering (t5)


- Pemasangan alat kalendering = 0,25 menit
- 20 kali pukulan terakhir 20/40 = 0,50 menit +
t5 = 0,75 menit

4. Waktu pindah ke posisi pemancangan tiang pancang (t6) berikutnya :



360 .
= = = 1

ttotal = t1 + t2 + t3 + t4 + t5 + t6

= 3 + 2 + 8 + 34,5 +0,75 + 1

= 49,25 menit 50 menit

C. Faktor koreksi

60
= = 1,2
50

Q = 1 x 1,2 x 0,9 = 1,08 buah/jam

Produksi per hari (8 jam kerja) = 8 x 1,08= 8,64 9 buah