Anda di halaman 1dari 32

ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS

BRAWIJAYA

BAB I

SIMULASI DAN FABRIKASI ANTENA UWB METAL EGG

1.1 Desain Perhitungan Dimensi Antena Metal Egg

Dimensi Egg dengan asumsi terdiri dari setengah lingkaran dan setengah ellipse dengan (r)
yang dijadikan satu dengan spesifikasi sebagai berikut:

Diameter horizontal elipse 135 mm


Diameter vertikal elipse 155 mm
Diameter lingkaran 135 mm.

Untuk WA = 135; Rk yang yang didapat =67.5

1.2 Langkah-langkah Simulasi Antena Tanpa Feeder dengan IE3D


Langkah-langkah simulasi IE3D :
1. Pertama install program IE3D hingga diadapatkan tampilan sebagai berikut. Kemudian stand-
by pada Zeland Program Manager.

Gambar 1.1 Tampilan Zeland Folder

Antena Ultra Wide Band (UWB) 1


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.2 Zeland InstallShield Wizard

Gambar 1.3 Zeland User Agreement

2. Setelah muncul tampilan stand-by Zeland maka klik pada IE3D lalu pada Mgrid.

Gambar 1.4 Zeland Program Manager 12.0

3. Klik pada Param dan Basic Parameters.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 2


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.5 Zeland MGrid Window

4. Lalu edit Grid Size=1 dalam satuan mm, Meshing Freq= 16 GHz, Cells per Wavelength=3.

Gambar 1.6 MGrid Basic Parameters Edit Grid Size

Antena Ultra Wide Band (UWB) 3


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.7 MGrid Basic Parameters Edit Meshing Freq

5. Kemudian kita tentukan Automatic Edge Cells nya untuk mengurangi kemungkinan terjadinya
kesalahan apabila menggunakan non otomatis. Pada AEC tersebut kita tentukan AEC layers
adalah 1 yang berarti berkurangnya ketelitian dibandingkan AEC layers 5. kemudian kita juga
tentukan AEC rationya adalah 0,05 agar mempersempit rasio agar lebih akurat.

Gambar 1.8 MGrid Basic Parameters Automatic Meshing Parameters


6. Selanjutnya kita tentukan substrate Layer dengan mengubah layer 0 menjadi lapisan
alumunium dengan spesifikasi yang telah dicantumkan sebelumnya. Kemudian memberikan
frekuensi masukannya.
Antena Ultra Wide Band (UWB) 4
ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.9 MGrid Basic Parameters Edit Substrate Layer

Gambar 1.10 MGrid Basic Parameters Edit Dielectric Material

7. Kita juga akan mengubah spesifikasi Metalic Strip types antena tersebut seperti spesifikasi
dibawah ini dan memberi frekuensi masukannya.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 5


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.11 MGrid Basic Parameters Edit Metallic Type

Gambar 1.12 MGrid Basic Parameters Dielectric Material

8. Kemudian setelah semuanya telah ditentukan, maka akan tampil pada layar lembar kerja
seperti di bawah ini. Untuk menggambar antena Egg ini maka kita membutuhkan satu buah
lingkaran dan satu buah bentuk ellipse yang dipotong pada rasio tertentu dan digabungkan
sehingga tercipta bentuk yang diinginkan. Simulasi yang pertama adalah membuat antenna
bentuk lingkaran dengan HA=135 mm.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 6


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.13 Mgrid

Maka pertama-tama kita akan buat lingkaran pertama. Pilih Entity kemudian Circle
tampil Circle Parameters Radius=67.5, perpotongan 0 arah X dan Y, dan number of
segments 200 agar didapatkan lingkaran yang berbentuk sempurna.

Gambar 1.14 Pilih Entity Circle

Antena Ultra Wide Band (UWB) 7


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.15 Circle Parameter

9. Setelah terbentuk lingkaran maka kita dapat memotong bagian setengah lingkaran bagian atas
dengan cara menghapusnya menggunakan Select Polygon, klik di tiap polygon pada
setengah lingkaran bagian atas, Delete maka setengah lingkaran pertama akan kita dapatkan.

Gambar 1.16 Meghapus Bagian Polygin

Antena Ultra Wide Band (UWB) 8


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.17 Hasil Potongan Polygon

10. Selanjutnya kita harus menyatukan polygon-polygon antena agar kita dapatkan setengan
lingkaran yang utuh dengan cara Select Polygon klik pada tiap-tiap polygon lalu klik kanan
mouse kemudian klik Union/Merge.

Gambar 1.18 Melakukan Merge

11. Kemudian kita membuat setengah Ellipse dengan cara yang sama seperti kita membuat
setengah lingkaran, dengan Pilih Entity kemudian Ellipse tampil Ellipse Parameters

Antena Ultra Wide Band (UWB) 9


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Radius on primary =67.5, dan Radius on secondary =87.5, perpotongan 200 arah X, dan
jangan lupa untuk memilih number of segment 200 agar didapatkan linkgkaran sempurna.

Gambar 1.19 Pilih Entity Ellipse

Gambar 1.20 Lingkaran Ellipse Parameter

Antena Ultra Wide Band (UWB) 10


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.21 Pemotongan Polygon Ellipse

Kemudian kita hapus setengah Ellipse pada bagian bawahnya dengan cara menghapus tiap
polygonnya.

Gambar 1.22 Hasil Pemotongan Polygon


Kita juga harus menggabungkan polygon-polygon pada setengah antena yang kedua tersebut
seperti cara sebelumnya. Kemudian kita akan menggeser bagian Ellipse agar tepat berada

Antena Ultra Wide Band (UWB) 11


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

diatas setengah lingkaran dengan cara memilih polygon bagian Ellipse, klik kanan pada
mouse dan klik Move Objects maka kita dapat mengisikan koordinat tujuan yaitu x=-200
dan y=0 agar bagian Ellipse tepat berada diabagian atas lingkaran.

Gambar 1.23 Move Objects

Gambar 1.24 Memindahkan Polygon

Antena Ultra Wide Band (UWB) 12


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.25 Hasil Pemindahan Polygon

12. Setelah kita dapatkan bentuk sempurna antena maka kita harus menggabungkan kedua
polygon terlebih dahulu dengan klik Select Polygon, memilih polygon, kemudian klik kanan
mouse dan pilih Union/Merge. Kemudian kita harus melakukan pengecekan terhadap tiap-
tiap ujung persambungan kanan dan kiri. Apabila tidak terdapat cacat pada ukuran
persambungan berarti bentuknya sudah sempurna. Bila terdapat cacat maka kita dapat klik
Select Vertices, drag pada daerah cacat lalu Delete.

Gambar 1.26 Merge Polygon

Antena Ultra Wide Band (UWB) 13


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.27 Hasil Merge Polygon

13. Apabila bentuk antena telah disempurnakan maka kita dapat membentuk port. Cara pertama
dalam pembentukan port adalah dengan meratakan bagian bawah antena, klik Select Vertices
tepat ditengah-tengah lalu Delete.

Gambar 1.28 Drag Vertice Bagian Bawah

Antena Ultra Wide Band (UWB) 14


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.29 Menhapus Vertice Bagian Bawah

14. Untuk mencocokkan rataan bawah dan port yang igin di pasang maka Select Vertices
kemudian drag pada bagian rataan. Setelah keluar dua kotak tanda maka pilih kotak sebelah
kanan, klik kanan pada mouse lalu kita tentukan lebar rataannya pada Object Property sesuai
ukuran diameter kabel coaxial 1mm.

Gambar 1.30 Memilih Vertice Untuk Port

Antena Ultra Wide Band (UWB) 15


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.31 Mengatur Koordinat Vertice

15. Kita akan membagi rata kanan dan kiri masing-masing sebesar 0,5mm. Sehingga dari tampilan
dibawah masing-masing selected polygon akan kita tentukan Vertexnya sebesar -0,5 dan 0,5.

Gambar 1.32 Select Object Properties

Antena Ultra Wide Band (UWB) 16


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.33 Merubah Koordinat Vertice Pertama

Gambar 1.34 Merubah Koordinat Vertice Kedua

Antena Ultra Wide Band (UWB) 17


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.35 Hasil Merubah Koordinat Vertice

16. Setelah rataan untuk port tersedia maka kita akan menambahkan port pada rancangan antena
tersebut. Pertama-tama kita klik Port, pilih Part for Edge Group. Maka akan kita dapatkan
tampilan sebagai berikut.

Gambar 1.36 Pilih Jenis Port

Kita pilih Advance Extension dengan Min Extension 50 dan Max Extension 300 karena sesuai
dengan impedansi saluran minimum dan maximum. Selanjutnya kita klik OK dan kita drag
pada daerah rataan maka port akan terpasang. Selanjutnya pilih Exit Port.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 18


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.37 Drag Vertice Untuk Port

Gambar 1.38 Exit Port

Antena Ultra Wide Band (UWB) 19


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

BAB II

SIMULASI DAN FABRIKASI ANTENA UWB METAL EGG

DENGAN MENGGUNAKAN REFLECTOR DAN GROUNDPLANE

Selanjutnya mensiulasikan antenna UWB METAL EGG dengan menggunakan


Reflector dan Groundplane, pertama-tama kita buat Reflector berbentuk rectangular
dengan dimensi lebar = 400mm dan tinggi = 200mm, tak lupa untuk mengeset secara
vertikal.

Gambar 2.1 Dimensi reflektor

Untuk perancangan Ground Plane, bentuk dimensi circular dengan diameter 400mm.
Buat lubang untuk tempat port agar tidak menyentuh saluran transmisi yaitu 4cm dari
arah tengah diameter. Rotasikan Ground Plane menjadi arah horiontal.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 20


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 2.2 Ground Plane

Gabungkan sesuai dengan koordinatnya sehingga akan tampak seperti pada gambar.
Pada bentuk 2D memang Ground Plane tidak tampak, namun akan terlihat saat kita
set menjadi 3D.

Gambar 2.3 Bentuk 2D antena UWB dengan Reflektor dan Ground Plane

Antena Ultra Wide Band (UWB) 21


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar..2.4 Bentuk 3D antena UWB dengan Reflektor dan Ground Plane

Perbandingan menggunakan dimensi reflktor dengan ukuran yang berbeda dilakukan


untuk membandingkan nilai VSWR yang terbaik.
1. Setelah Port terpasang, antena siap di simulasikan. Namun sebelumnya kita tentukan dulu
Display Meshing dengan memilih Process.

Gambar 1.39 Display Meshing

Antena Ultra Wide Band (UWB) 22


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.40 Automaic Meshing Parameters

Pada Automatic Meshing Parameter kita masukkan nilai frekuensi yaitu 16 GHz, AEC Layers
1 dan AEC Ratio 0,05 sesuai keterangan pada langkah no. 5.

Gambar 1.41 Statistic of Meshed Structure

Keluarannya adalah tampak seperti gambar berikut ini. Setelah ini kita dapat mulai
mensimulasikan perancangan antena dengan klik Proces dan Simulate. Namun
sebelumnya kita harus menyimpan dahulu hasil perancangan kita.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 23


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.42. Aliran radiasi mode classical

Antena Ultra Wide Band (UWB) 24


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.43 Setup Simulasi

kita tentukan frekuensi yang akan kita simulasikan dengan klil Enter pada Frequency
Parameter.

Gambar 1.44 Set Range Frekuensi

Frekuensi Start 0 GHz, End 16 GHz dengan step Frequency 1 GHz kita dapatkan banyaknya
frequency yang disimulasikan adalah 17.

Gambar 1.45 Setup Simulasi


Pilih semua frequency lalu mulai simulasi.
2. Simulasi berjalan seperti langkah dibawah ini.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 25


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.46 Pengecekan Sebelum Simulasi

Gambar 1.47 Proses Simulasi

3. Dari simulasi tersebut kita dapatkan grafik dan data Return Loss, VSWR, Gain, Impedansi,
Bandwidth, Pola Radiasinya dan Directivity-nya.

Gambar 1.48 Tampilan dispaly parameter VSWR

Antena Ultra Wide Band (UWB) 26


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 1.49 Tampilan Pattern view 3

BAB III
ANALISA DATA HASIL SIMULASI

3.1 Hasil Simulasi Antena dengan WA=135, Ketebalan 2 mm, tanpa feeder
3.1.1 VSWR (Voltage Standing Wave Ratio)

Gambar 3.1 VSWR

Nilai VSWR dari grafik diatas dapat diketahui :


Frekuensi lower (1) : 4.67416 GHz

Antena Ultra Wide Band (UWB) 27


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Frekuensi upper (2) : 11.8652 GHz


Bandwidth : frekuensi upper - frekuensi lower
11.8652 GHz - 4.67416 GHz
7.19104 GHz

3.1.2 Return Loss

Gambar 3.2 Return Loss

3.1.3 Gain

Antena Ultra Wide Band (UWB) 28


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

Gambar 3.3 Gain

Antena Ultra Wide Band (UWB) 29


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

3.1.4 Directivity

Gambar 3.4 Directivity


3.1.5 Efisiensi Antena dan Radiasi

Gambar 3.5 Efisiensi Antena dan Radiasi

Antena Ultra Wide Band (UWB) 30


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

3.1.6 Radiation Pattern

Gambar 3.5 Radiation Pattern

Antena Ultra Wide Band (UWB) 31


ANTENA LANJUTOPAGASI UNIVERSITAS
BRAWIJAYA

BAB IV
KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan
Dari hasil simulasi dan analisa diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
Berdasarkan hasil simulasi bahwa antena dengan WA =135 dengan ketebalan 2 mm tanpa feeder
memiliki bandwidth =7.19104 GHz., sedangkan bandwidth untuk aplikasi Monostatic Microwave
Radar hanya sebesar 3,5 GHz. Bandwidth hasil fabrikasi terlalu besar untuk aplikasi Monostatic
Microwave Radar. Sehingga sisa Bandwidth tidak digunakan.

4.2 Saran
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk simulasi dan fabrikasi antena Ultra Wide
Band ini dikemudian hari yaitu :
1. Perlu dikaji bentuk antena Ultra Wide Band yang lain baik dari tebal substrat, dimensi, maupun
bentuk elemennya, misalnya lingkaran, diamond, dan segitiga. Dan simulasi dan fabrikasi antena
Ultra Wide Band dapat menggunakan bahan lain dengan nilai Konstanta dielektrik (r) yang
berbeda.
2. Ketelitian dalam proses simulasi dan fabrikasi antena tersebut, sehingga ketepatan hasil simulasi
serta penguatan antena dapat diperoleh sesuai perancangan. Oleh karena itu diperlukan alat
simulasi yang lebih teliti agar dimensi yang diinginkan dapat terpenuhi dan menghasilkan
koefisien yang lebih kecil sehingga daya yang dipancarkan dapat diterima secara maksimal.
3. Karena merupakan hasil simulasi sehingga keakuratan pengambilan data masih harus dibuktikan
terlebih dahulu dengan prosedur standar pengukuran antena yang sebenarnya dengan
menggunakan instrumen yang memadahi dan mempunyai presisi yang tinggi.

Antena Ultra Wide Band (UWB) 32