Anda di halaman 1dari 6

BAB V

DETAIL JUNCTION DAN RENCANA PENANAMAN PIPA

5.1 DETAIL JUNCTION

Junctions adalah titik titik yang merupakan tempat penyambungan antar


links (pipa, pompa dan katup) sekaligus penanda masuk maupun keluarnya air
dalam jaringan distribusi. Aksesoris yang digunakan pada gambar detail junction
umumnya digambarkan dengan simbol-simbol tertentu. Simbol dari detail
junction yang digunakan dalam perencanaan ini dapat dilihat pada tabel dibawah.
Tabel 5.1 Simbol Detail Junction
Gambar detail junction menunjukkan jenis-jenis aksesoris yang digunakan
pada tiap node yang ada pada jaringan pipa distribusi, yang dapat dilihat pada
tabel 6.1 akan tetapi terlebih dahulu harus diketahui diameter dari tapping yang
diinginkan, berikut adalah contoh diameter tapping untuk blok I (junctio N2):

Debit ( Q ) = 20,95 liter/detik = 0,02095 m3/detik


Kecepatan pipa = 0,75 m/detik

Tabel 5.2 Detail Junction


5.2 RENCANA PENANAMAN PIPA

Penanaman pipa bertujuan untuk keamanan pipa secara permanen maka


harus diperhatikan kondisi tanah dan kondisi beban.

a. Bagian tanah dengan kondisi yang baik


Untuk penanaman pipa dengan kualitas tanah yang baik tanpa ada
campuran pasir berbatu ataupun berpadas, dasar galian dapat
digunakan secara langsung
b. Kondisi tanah yang normal
Pada tanah yang normal, uruglah dasar galian dengan pasir, ketebalan
10cm atau lebih.
c. Tanah Berbatu
Pada tanah berbatu atau berdadas maka uruglah dengan pasir minimal
30cm pada dasar galian keemudian tatalah pasir itu untuk membuat
urugan pasir

Galian harus dibuat lebar untuk memudahkan pemasangan, pengaturan


dan pekerjaan pemadatan urugan. Berikut standar lebar galian untuk pipa PVC
(Tabel 5.3)

Ukuran (mm) Lebar Galian (m) Ukuran (mm) Lebar Galian


(m)
13 0,30- 0,60 75 0,60
16 0,30- 0,60 100 0,60
20 0,30- 0,60 125 0,65
25 0,30- 0,60 150 0,70
30 0,30- 0,60 200 0,70
40 0,30- 0,60 250 0,85
50 0,30- 0,60 300 0,90

Hal hal yang harus diperhatikan :

Siramlah parit secara merata, isikan urugan pasir pada galian untuk
menahan getaran
Pasang pipa sesuai dengan ketentuan untuk menghindari lubang terbuka
sedapat mugkin pipa dipasang dalam waktu sehari
Apabila hal diatas tidak memungkinkan, tutuplah pipa dengan tanah
setebal 40 cm untuk menghindari pipa terapung jika terjadi hujan
Tutuplah ujung pipa dengan baik untuk menghindari masuknya binatang /
kotoran kedalam pipa
Setelah pemasangan selesai simpan kembaliperalatan yang digunakan
pada tempat yang aman.

Standar pekerjaan urugan tanah untuk pipa :


Pengurugan di atas pipa
Tebarkan pasir pada dasar pipa secara merata, setelah diletakkan, uruglah
kembali dengan pasir hingga bagian atas pipa. Hindarkan ikut masuknya
material lain (batu/balok/kayu). Padatkan urugan dengan menggunakan
alat pemadat untuk menghindari ruang kosong
Pengurugan diatas 30 cm
Pekerjaan dibagi menjadi 2 tahap pemadatan, yaitu 15cm pertama lalu
dipadatkan kemudian 15cm kedua dan dipadatkan. Usahakan tidak ada
ikut masuknya material lain (batu/balok/kayu).
Pengurugan sampai permukaan tanah
Setelah proses diatas uruglah pipa sampai rata dengan tanah asli, pisahkan
dengan material lain dan padatkan untuk menghindari rongga, pemadatan
dapat dilakukan dengan roller/buldozer jika tebal urugan lebih dari 30cm.