Anda di halaman 1dari 4

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ANTRIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN

FRAMEWORK BOOSTRAP: STUDI KASUS RUMAH SAKIT ISLAM MATARAM

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendapatkan data
dari hasil survei di 15 Puskesmas pada 15 Kabupaten/Kota seluruh
Indonesia. Salah satunya adalah rumah sakit kartini yang berada di Nusa
Tenggara Barat dimana pelayanannya masih jauh dari harapan pasien.
Minimnya pelayanan kesehatan, seperti waktu tunggu yang lama, antrian
yang terlalu panjang menjadi salah satu masalah dalam sistem
pelayanannya. Hal yang dirasakan pasien adalah waktu menunggu yang
terlalu lama, sehingga membuat pasien merasa tidak nyaman dengan kondisi
rumah sakit tersebut.
Perkembangan teknologi yang berkembang saat ini, khususnya dalam
sistem informasi dapat meningkatkan efisiensi dalam menyampaikan
informasi khususnya dalam perkembangan website. Website merupakan
kumpulan dari berbagai macam halaman situs, yang terangkum dalam
sebuah domain atau juga subdomain, yang lebih tepatnya berada di dalam
www (world wide web) yang terdapat dalam Internet (olivia, 2016). Akan tetapi
penggunaan website dalam sistem Rumah Sakit saat ini masih kurang
dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat seperti halnya aplikasi
pemesanan tiket antrian online, sehingga diperlukan solusi untuk mengatasi
masalah tersebut.
Dari latar belakang di atas peneliti merancang suatu sistem antrian
Rumah Sakit berbasis Web yang nantinya akan memfasilitasi pasien untuk
dapat mengetahui informasi rumah sakit. Website ini meliputi pemakaian
sistem oleh administrator seperti pendataan dokter dan pasien. Hal tersebut
digunakan untuk menampung data yang diperlukan dan memperlancar sistem
informasi. Dengan adanya perancangan website ini, dalam pengolahan data
dapat lebih mudah, baik data dokter, jadwal dokter, data pasien maupun data
informasi yang ada di rumah sakit. Selain itu administrasinya akan lebih
tertata dengan baik dan rapi.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
diantaranya observasi, analisis serta perancangan menggunakan Fremwork
Boostrap, Hypertext Prepocessor dan MySQL. Sedangkan untuk
perancangan alur datanya menggunakan Data Flow Diagram dengan
software Visio
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan rumah sakit kartini sistemnya
harus mendaftar untuk mendapat nomer antrian pemeriksaan, sehingga
pasien dapat mengetahui waktu pemeriksaan berlansung. Kendalanya adalah
ketika pasien berada jauh dari rumah sakit, pihak keluarga pasien wajib
datang lansung ke lokasi rumah sakit tersebut untuk melakukan pendaftaran.

Beberapa pendapat menurut para ahli tentang pemanfaatan teknologi :


1. Secara garis besar, sebuah sistem informasi terdiri atas tiga
komponen utama. Ketiga komponen tersebut mencakup software,
hardware, dan brainware. Ketiga komponen ini saling berkaitan satu
sama lain (Pratama, 2014).
2. Informasi merupakan hasil pengolahan data dari satu atau berbagai
sumber yang kemudian diolah, sehingga memberikan nilai, arti, dan
manfaat (Pratama, 2014)
3. Bootstrap adalah kerangka ramping, intuitif, dan kuat, framework front-
end mobile pertama untuk mempercepat dan memudahkan
pengembangan web. Bootstrap menggunakan HTML, CSS, dan
Javascript. Bootstrap dikembangkan oleh Mark Otto dan Jacob Thornt
di Twitter (Tutorialspoint.com, 2014).
4. Website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman situs, yang
terangkum dalam sebuah domain atau juga subdomain, yang lebih
tempatnya berada di dalam www (world wide web) yang terdapat dalam
Internet. Halaman website biasanya berupa dokumen yang ditulis dalam
format Hyper Text Markup Language (HTML), yang bisa diakses melalui
HTTP. HTTP adalah suatu protokol yang menghubungkan berbagai
informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para user atau
pemakai melalui web browser ( olivia, 2016)
5. PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk
penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah web dan bisa
digunakanpada HTML. PHP merupakan singkatan dari Hypertext
Preprocessor, dan merupakan bahasa yang disertakan dalam
dokumen HTML sekaligus bekerja disisi server (server-side HTML-
embedded scripting) (West, 2013).

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah yang dapat penulis angkat adalah sebagai berikut :
1.2.1 Rumah sakit kartini belum menggunakan internet
1.2.2 Rumah sakit kartini belum menggunakan website
1.2.3 Rumah sakit belum menggunakan database pasien atau dokter
1.2.4 Rumah sakit masih menggunakan pendataan manual atau pembukuan

1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang penulis harapkan adalah sebagai berikut :
1.3.1 Dengan tersedianya media yang bisa diakses semua orang, maka
rumah sakit kartini bisa dikenal secara luas untuk memberikan informasi dan
mempermudah pelayananya registrasi pendaftaran pemeriksaan sehingga
perlu untuk membuat situs/website yang berisi informasi profil maupun
pendaftaran tiket pemeriksaan secara online untuk mempermudah
masyarakat.