Anda di halaman 1dari 10

Tugas Individu

MANAJEMEN STRATEGI
ANALISIS SWOT PADA BISNIS HIJAB MODERN ONLINE

DISUSUN OLEH :

MEMY ARWINI KESUMA


157007092
REGULER : 39 - 2

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN


SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
TA. 2015/2016
1. LATAR BELAKANG

Jilbab merupakan kata yang tidak asing lagi ditelinga kita. Jilbab adalah kerudung

wanita yang menutupi kepala dan wajahnya apabila ia keluar untuk suatu keperluan. Banyak

terdapat model-model dan tipe jilbab disuguhkan kepada wanita muslimah untuk

mempercantik diri. Pada dasaranya jilbab berfungsi untuk menutup aurat wanita agar

terhindar dari hal-hal makisat, terutama di Indonesia yang merupakan suatu negara dimana

rakyatnya mayoritas beragama atau memeluk agama islam. Hijab kini bukan hanya sebagai

identitas para wanita muslimah, tetapi sudah menjadi karaketer bagi banyak wanita muslim.

Kesadaran wanita muslimah untuk menutup aurat semakin meningkat, sehingga dimasa

sekarang banyak yang membuat usaha hijab dengan berbagai macam motif dan ukuran.

Dengan hijab, wanita akan terlihat lebih cantik dan anggun. Apalagi apabila dilakukan

dengan memodifikasi hijab yang digunakan dengan menjadi berbagai model dan diserasikan

dengan busana yang digunakan.

Jika kita lihat sekarang ini sering kita jumpai model-model baju, hijab/jilbab dan lain-

lain yang didesain sedemikian rupa, semakin trendi dan menarik mengikuti perkembangan

zaman. Dengan desain-desain atau model-model terbaru, banyak para wanita muslimah

mengambil keputusan untuk berhijab. Dengan begitu kita pun bisa saja memiliki peluang

bisnis usaha berjualan hijab dan sangat menguntungkan di tengah luasnya pasar.

Dengan melihat peluang pasar yang begitu luas, potensi keuntungan yang tebal, dan

peluang balik modal cepat, membuat bisnis hijab sulit untuk diabaikan. Pelaku bisnis hijab

mencoba meraih hati para hijabers agar menjadi pelanggan. Kalau kita mampu bersaing

dengan pebisnis hijab yang lain maka kita akan mendapatkan keuntungan secara pribadi

karena toko hijab kita akan semakin banyak diminati oleh masyarakat. Dan para pelanggan

juga mendapat keuntungan karena mereka dapat memakai hijab yang mereka inginkan

dengan harga yang terjangkau.

2
Hijab sekarang sudah menjadi barang yang biasa digunakan wanita muslimah, bahkan

tampilannya yang modis membuat hijab banyak diminati wanita muslimah. Karena modis,

maka pemakaiannya pun juga cepat berganti. Dan setelah dilihat, peluang bisnis hijab di

Indonesia cukup menjanjikan karena sudah ada pasarnya.

Merebaknya kebudayaan berkerudung dikalangan wanita mulai dari anak-anak sampai

dewasa. Dan diantara mereka terkadang merasa bosan dengan tatanan atau kreasi jilbab yang

itu-itu saja. Terkadang mereka merasa malu menggunakan berbagai pernak- pernik jilbab dan

cenderung merasa tidak percaya diri. Untuk itu, kami menciptakan trend hijab yang sesuai

dengan berbagai kalangan, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa. Kami

juga menawarkan berbagai bentuk dan motif hijab yang dapat disesuaikan dengan kegiatan

sehari-hari para wanita muslim, dengan harga yang terjangkau dengan budget anak remaja.

Selain itu keunikan dari produk hijab kami yaitu, kami memproduksi hijab lukis dan dengan

menggunakan brand yang kami buat sendiri dengan nama Princess Hijab. Dan disamping

kami memproduksi hijab dengan brand sendiri, kami juga menjual berbagai macam pernak-

pernik yang dapat disesuaikan dengan hijab yang dipakai oleh konsumen, dan juga kami

membuat tutorial hijab agar dapat memberikan banyak pilihan gaya berhijab bagi konsumen.

Di sisi lain, berhijab juga membuat wanita semakin terlihat cantik, sopan dan memancarkan

kesejukan dari dalam dirinya. Bisnis hijab tidak bisa dianggap remeh, sudah banyak contoh

pebisnis hijab yang sukses karena fokus dan tekun mendalami bisnis hijab ini. Dan ini

menjadikan minat saya untuk membuka dan mengembangkan usaha tersebut.

3
2. VISI DAN MISI

VISI

Menciptakan produk hijab yang berkualitas, inovatif dan menguasai pangsa pasar nasional

bahkan internasional dan juga sebagai salah satu media dakwah islami;

Mampu membuka lahan bisnis dibidang hijab;

Menyediakan berbagai jenis jilbab yang modis dan update (model, ukuran, warna);

Memberi peluang dan prospek dalam bisnis hijab kearah yang lebih baik.

MISI

menciptakan ide-ide dan desain yang tebaru;

bekerja sama dengan brand hijab ternama di indonesia;

Membantu wanita muslim untuk mengekspolasi inovasi dan kreativitas dalam berhijab.

3. PROFIL BADAN USAHA

Usaha yang akan kami jalankan yaitu menjual produk barang seperti hijab dan

aksesoris (pernak-pernik) hijab dan tutorial berhijab, dengan metode pemasaran online shop.

Dengan memilih usaha ini kami yakin usaha kami akan berkembang dan maju dikarenakan

kalangan wanita dari anak anak hingga dewasa yang gemar memakai hijab sebagai salah

satu fashion mereka. Hal ini juga didukung juga dengan perkembangan teknologi yang

semakin canggih yang dapat memudahkan konsumen membeli produk dengan menggunakan

smartphonenya saja.

4
4. ANALISA PELUANG USAHA (SWOT)

Unsur Internal

A. KEKUATAN (STRENGTHS)

1) Model yang tidak pasaran.

Bisnis ini menawarkan suatu kerudung yang memiliki keunikan dan berbeda dari

kerudung kebanyakan, model kerudung satu dengan yang lain berbeda dan tentunya

dengan variasi warna berbeda dalam satu modelnya.

2) Budaya muslim.

Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Mereka terbiasa menggunakan

kerudung dalam kesehariannya, walaupun tidak semua orang berjilbab namun

setidaknya mereka memiliki beberapa kerudung.

3) Sistem Pemasaran.

Sistem online membuat cakupan pemasaran tidak terbatas, serta memudahkan

konsumen untuk membeli tanpa harus datang ke tempat secara langsung.

4) Desain yang beragam.

Kerudung ini memiliki berbagai model dengan desain yang berbeda-beda dan tidak

akan mengeluarkan produk dengan desain yang sama dalam satu model.

5) Karyawan yang kompetensi dibidangnya.

Perusahaan ini memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman dalam bidangnya,

baik yang memperoleh pengetahuan melalui pendidikan formal maupun yang belajar

sendiri dalam dunia fashion.

5
B. KELEMAHAN (WEAKNESSES)

1) Modal.

Karena bisnis ini masih dalam proses pengembangan, maka kami membutuhkan

modal yang besar untuk mengembangkan usaha ini.

2) Ketersediaan tempat pemasaran.

Dalam memasarkan produknya, perusahaan belum memiliki toko khusus karena usaha

ini berkonsep online. Cara pemasaran seperti ini juga terkadang menyulitkan pembeli

yang ingin segera membeli suatu produk.

3) Model promosi.

Saat ini banyak jejaring sosial yang dimanfaatkan sebagai media promosi, hal ini

tidak selamanya menguntungkan karena sebagian kecil masyarakat tidak percaya akan

kebenaran eksistensi suatu perusahaan apabila hanya memasarkan secara online.

4) Keterbatasan komunikasi.

Menggunakan media jejaring sosial sebagai alat komunikasi utama, membuat penjual

dan pembeli tidak bisa berkomunikasi secara langsung, sehingga adakalanya terjadi

kesalahpahaman diantara penjual dan konsumen.

5) Keterbatasan inovasi.

Terkadang perusahaan sulit menemukan ide untuk menciptakan produk dengan model

yang baru dan disukai konsumen, dalam kurun waktu yang berdekatan akibat dari

meningkatnya permintaan konsumen akan munculnya model terbaru.

6
Unsur Eksternal

A. PELUANG (OPPORTUNITIES)

1) Mayoritas masyarakat muslim.

Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, kerudung menjadi barang yang selalu

dimiliki oleh setiap umat muslim.

2) Perubahan gaya hidup.

Kini kerudung tidak hanya berfungsi untuk menutup aurat seorang wanita muslim,

tetapi beralih fungsi sebagai gaya (stlye) dari seseorang. Mereka menggunakan

kerudung hanya sebagai suatu penampilan yang akan dinilai orang banyak.

3) Perubahan trend fashion.

Masyarakat cenderung selalu mengikuti apa yang saat ini sedang menjadi trend dalam

lingkungan sosial, pemakaian kerudung dengan model dan cara yang unik adalah

trend masa kini.

4) Perkembangan teknologi.

Adanya media internet sangat membantu perusahaan dalam berpromosi dengan biaya

murah dan tanpa batas wilayah.

5) Permintaan pasar tinggi.

Terkait dengan perubahan gaya hidup dan trend fashion dalam interaksi lingkungan

sosial menjadikan permintaan kerudung dipasaran terus meningkat. Tidak hanya

sekedar membuat kerudung, tetapi harus memiliki keunikan dan perbedaan dari

produk lain dipasaran.

7
B. ANCAMAN (THREATS)

1) Persaingan.

Jika suatu bisnis mampu menciptakan suatu produk yang disukai masyarakat, maka

akan muncul pesaing-pesaing yang meniru produk yang diciptakan.

2) Masyarakat yang mudah bosan.

Masyarakat biasanya akan cepat bosan terhadap sesuatu hal yang menjadi trend pada

waktu itu, sehingga bisnis ini harus bisa mendapatkan perhatian dari konsumen

dengan produk unggulan yang diciptakan.

3) Kritisnya para konsumen.

Dengan menggunakan sistem online, memudahkan konsumen menyalurkan kritik dan

sarannya secara langsung. Jika ada konsumen yang mengkritik secara tidak wajar

akan mempengaruhi pandangan konsumen lain terhadap bisnis tersebut.

4) Intensitas perubahan mode.

Seringnya terjadi perubahan mode dalam dunia fashion menuntut bisnis untuk selalu

berinovasi agar dapat mengimbangi perkembangan mode. Masyarakat atau konsumen

tidak akan tertarik bila bisnis ini menciptakan produk yang tidak sesuai dengan

perkembangan.

5) Ketidakseriusan pembeli.

Bisnis ini sulit menentukan calon pembeli mana yang benar-benar serius untuk

membeli produknya selama calon pembeli belum melakukan transaksi, sehingga

berakibat pada lama waktu pemesanan sampai pengiriman.

8
MATRIKS SWOT UNTUK BISNIS HIJAB MODERN ONLINE
KEKUATAN KELEMAHAN
(STRENGTHS) >> (S) (WEAKNESSES) >> (W)
1. Model yang tidak pasaran. 1. Modal.
2. Budaya muslim. 2. Ketersediaan tempat
3. Sistem Pemasaran. pemasaran.
4. Desain yang beragam. 3. Model promosi.
5. Karyawan yang kompetensi 4. Keterbatasan komunikasi.
dibidangnya. 5. Keterbatasan inovasi.
KESEMPATAN
STRATEGI S-O STRATEGI W-O
(OPPORTUNITIES) >> (O)
1. Mayoritas masyarakat 1. Meningkatkan kapasitas 1. Melakukan peminjaman
muslim. produksi utk mengantisipasi modal untuk meningkatkan
2. Perubahan gaya hidup. meningkatnya permintaan kapasitas. (W1, O5)
3. Perubahan trend fashion. pasar. (S2, O5) 2. Melakukan pengecekan
4. Perkembangan teknologi. 2. Memberikan bonus kepada identitas calon pembeli.
5. Permintaan pasar yang karyawan yang menghasilkan (W4, O4)
tinggi. produk terlaris. (S5, O3) 3. Mengikuti berbagai
3. Memperluas wilayah kegiatan peragaan fashion
pemasaran. (S3, O4) untuk menambah inspirasi
4. Melakukan pengawasan dan inovasi. (W5, O3)
terhadap perkembangan 4. Membuka toko induk.
mode. (S1, O3) (W2, 05)
5. Pemasangan iklan promosi
dengan penawaran diskon
di berbagai halaman
website yang berkaitan
dengan produk. (W3, O4)

9
ANCAMAN
STRATEGI S-T STRATEGI W-T
(THREATS) >> (T)
1. Persaingan. 1. Menambah model produk. 1. Mencantumkan informasi
2. Masyarakat yang mudah (S2, T3) yang jelas mengenai sistem
bosan. 2. Mempertahankan kualitas pemesanan. (W4, T5)
3. Kritisnya para konsumen. produk. (S4, T1) 2. Memberikan informasi
4. Intensitas perubahan 3. Menciptakan produk yang yang jelas mengenai
mode. baru secara berkala. (S1, T4) eksistensi perusahaan.
5. Ketidakseriusan pembeli 4. Harus tanggap akan trend 3. Berusaha mendapatkan dan
dipasaran. (S3, T2) menjalan ide-ide kreatif
5. Membuat tampilan menu seiring perkembangan
user interface yang mudah trend. (W5, T4)
dipahami konsumen pada
website produk untuk
memudahkan pembeli dalam
melakukan pembelian.
(S3, T5)

10