Anda di halaman 1dari 54

DISKUSI AKHIR

CORPORATE PLAN PDAM KOTA BUNTOK


KABUPATEN BARITO SELATAN

DINAS PEKERJAAN UMUM


LATAR BELAKANG
Perlunya suatu perusahaan (dalam hal ini PDAM Kota Buntok) menyusun
suatu rencana usaha sebagai salah satu bentuk pengembangan usaha dalam
rangka menjaga eksistensi dan memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan.
Undangundang No. 5 Tahun 1962 Tentang Perusahaan Daerah
mensyaratkan perlunya adanya rencana strategis dalam bentuk rencana
korporasi (corporate plan) dan rencana bisnis (business plan), hal ini
sebagaimana yang diatur dalam Pasal 23 yang menyatakan bahwa laporan
perhitungan hasil usaha berkala dan kegiatan Perusahaan dikirimkan oleh
Direksi Daerah/pemegang saham/saham prioritet menurut cara dan waktu
yang ditentukan dalam peraturan pendirian Perusahaan Daerah.
MAKSUD DAN TUJUAN

1. Membantu manajemen PDAM Kota Buntok dalam


menjelaskan posisi perusahaan dan langkah strategis yang
akan diambil untuk mencapai sasaran yang berada dalam
koridor visi dan misi PDAM Kota Buntok.
2. Sebagai pedoman jangka panjang dalam proses
perencanaan dan pengendalian operasional PDAM Kota
Buntok
3. Membangun komunikasi setiap unit kerja untuk melakukan
perencanaan dan langkahlangkah yang diperlukan menurut
fungsi dan langkahlangkah yang diperlukan sesuai dengan
fungsi dan tanggungjawab (pencapaian sasaran/target).
4. Menyiapkan rencana prioritas dalam periode corporate plan
sehingga dapat memanfaatkan sumber daya secara efisien
dan efektif.
5. Menentukan alat atau standard untuk mengukur dan
mengevaluasi kinerja PDAM Kota Buntok
GAMBARAN UMUM WILAYAH
Barito Selatan dengan luas sebesar 702.009,90
hektar terletak antara 115 35,625 LS -
236 31,300 LS dan 114 35 48,600 BT -
115 36 35,700 BT.
Luas wilayah Barito Selatan merupakan 5,75
persen dari luas wilayah Provinsi Kalimantan
Tengah
Jumlah penduduk Barito Selatan tahun 2015
sebanyak 131.987 jiwa. Penduduk terbesar
berada di Kecamatan Dusun Selatan yaitu
sebanyak 54.484 jiwa. Sedangkan penduduk
terkecil berada di Kecamatan Jenamas yaitu
sebanyak 9.284 jiwa.

2013 2014 2015


PERATURAN DAERAH NO 4 TAHUN 2014
(tentang RTRW Kabupaten Barito Selatan Tahun 2014-2034)
Sistem prasarana air baku untuk air
meliputi:
a. sumber air baku sungai Barito;
b. sumber air baku desa Sababilah di
Kecamatan Dusun Selatan;
c. sumber air baku desa Tamparak
Layung di Kecamatan Dusun Utara;
d. sumber air baku desa Rampa Mea
di Kecamatan Dusun Utara; dan
e. sumberair baku desa Bantai
Bambure di Kecamatan Dusun
Utara.
Serta pada ayat (8) tekait sistem
jaringan air minum Sistem jaringan air
minum ke kelompok pengguna melalui
sistem distribusi yang dialirkan langsung
ke pengguna;
Untuk perwujudan sistem prasaran air
baku di tentukan dalam pasal 41 ayat 10
huruf d yaitu peningkatan kualitas
pelayanan air minum.
GAMBARAN UMUM PDAM KOTA BUNTOK

PDAM Kabupaten Barito Selatan berdiri dari suatu badan yang terbentuk dari
dana Pemerintah Pusat melalui Proyek Peningkatan Sarana Air Bersih
Kalimantan Tengah dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 3
tahun 1984 dan Nomor : 26/KPTS/1984 tentang Prosedur Pengusulan
Pengadaan Proyek Air Bersih Pengelola Sementara,

Berdasarkan Berita Acara Serah Terima dari Departemen Pekerjaan Umum


kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah dengan nomor Pihak
Kesatu : 30/BA/SANPU/1992 nomor Pihak Kedua : G90/1911/EK/1992 tanggal
7 September 1992, dibentuklah Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten
Barito Selatan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Barito Selatan Nomor : 10
tahun 1992 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Barito
Selatan.
Unit Pelayanan PDAM Kota Buntok
Daerah Pelayanan dan Penduduk Terlayani
PDAM Kota Buntok
Instalasi Pengolahan Air PDAM Kota Buntok
Produksi Air, Distribusi, Air Terjual
PDAM Batuah Kota Buntok

* Triwulan 1 Tahun 2017


Struktur Organisasi PDAM Kota Buntok

Susunan organisasi PDAM Barito Selatan terdiri dari :


a. Bupati selaku pemilik modal
b. Dewan Pengawas
c. Direksi
(Perda Nomor 17 Tahun 2008)

Susunan Dewan Pengawas sebagai berikut :


Ketua merangka Anggota : Sekda Kabupaten Barito Selatan
Sekretaris merangkap Anggota : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda
Anggota : Kabag Administrasi Perekonomian Sekda
Kepala Sekretariat : Kasubag Pengembangan Perekonomian pada
Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Sekda
Anggota Sekretariat : Jabatan Fungsional Umum pada Bagian
Administrasi Perekonomian dan SDA Sekda
(Surat Keputusan Bupati Barito Selatan Nomor 162 tahun 2015 tanggal 23 Maret 2015)
Kinerja Keuangan PDAM Kota Buntok
Aktiva Laba-Rugi
Pendapatan Usaha

Beban Usaha

Pinjaman Kewajiban dan ekuitas


Pinjaman Kewajiban
Laba bersih Usaha

Ekuitas
Kinerja Operasi PDAM Kota Buntok
Kinerja Operasi PDAM dikaji berdasarkan:
Tingkat keberhasilan perusahaan, yang dinilai berdasarkan Keputusan Menteri Dalam
Negeri No. 47 tahun 1999 tanggal 31 Mei 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja
Perusahaan Daerah Air Mnum.
Tingkat Kesehatan, yang dinilai berdasarkan kriteria BPPSPAM.

Kinerja Operasi PDAM Kabupaten Barito Selatan


HASIL SURVEY PELANGGAN
Sumber air minum yang dipakai Kejernihan air secara kasat mata

7% 18%
21% a. Air PDAM a. Tidak jernih

12% b. Air Minum dalam b. Jernih, tetapi ada


67% Kemasan endapan
75%
c. Air Minum Isi c. Jernih
Ulang

Waktu Mengalir Air dalam Sehari Bau air yang sampai ke rumah
di rumah pelanggan pelanggan

8%

46% 44% a. < 12 jam 44% a. Bau


b. 12-24 jam
48% b. Agak bau
10% c. 24 jam
c. Tidak bau
Kecepatan dan Ketepatan tindakan Ketepatan perhitungan tagihan
petugas saat menanggapai keluhan setiap bulan

7% 6%
27% 26%
a. Tidak puas a. Tidak puas
b. Puas b. Puas
66% c. Sangat puas 68%
c. Sangat puas

Akurasi pencatatan meter setiap Kesiapan petugas dalam merespon


bulan oleh petugas kebutuhan pelanggan

3%
17% 12%
29%
a. Tidak puas a. Tidak puas

b. Puas b. Puas
68%
71% c. Sangat puas c. Sangat puas
Kepuasan pelanggan terhadap tarif air yang Alternatif jika tidak puas dengan jumlah air yang
berlaku saat ini diterima

3%
30% 25% a. Pakai pompa untuk
menarik air
a. Tidak puas
57% b. Buat sumur bor
b. Puas 18% sendiri
67%
c. Sangat puas c. Tetap berharap pada
PDAM

Kepuasan terhadap jumlah air yang pelanggan KESIMPULAN


terima

5%

37%
a. Tidak puas

58% b. Puas
c. Sangat puas
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR
Penambahan jumlah sambungan pelanggan dari tahun 2015 sampai 2016 adalah
sejumlah 180 pelanggan. Potensi pertambahan pelanggan yang terjadi
diperkirakan bertambah sekitar 225 pelanggan setiap tahunnya hingga tahun
2027 perkiraan potensi penambahan sambungan mencapai total 13.040
sambungan. Berdasarkan hasil proyeksi yang didapat, total kebutuhan air rata-
rata pada tahun 2017 adalah 134,45 l/dt dan pada tahun 2027 meningkat menjadi
165,14 l/dt.
CORPORATE PLAN
ANALISA INTERNAL
PDAM BARITO SELATAN
PERSPEKTIF BALANCED SCORECARD
BALANCED SCORECARD
VISI, MISI DAN STRATEGI
TAHAPAN PERSPEKTIF
BALANCED SCORECARD
A. KINERJA PDAM PADA
PRESPEKTIF KEUANGAN
Manajemen Hutang dan Solvabilitas
Histori Utang
Rasio Pembayaran Utang
Rasio Utang Terhadap Aset
Dana Cadangan Pembayaran Utang
Struktur Tarif dan Profitabilitas
Rasio Kecukupan Tarif
Keterjangkauan Tarif
Laba Bersih
Kecenderungan Laba Bersih
Arus Kas dan Likuiditas
Rasio Lancar
Dana Cadangan Biaya Operasi
Jumlah Hari Piutang Usaha
Manajemen Hutang dan Solvabilitas
Struktur Tarif dan Profitabilitas
Arus Kas dan Likuiditas
B. KINERJA PDAM PADA
PRESPEKTIF PELANGGAN
Indeks Kepuasan Pelanggan
Profitabilitas Pelanggan
Retensi Pelanggan
Akuisisi Pelanggan
Indeks Kepuasan Pelanggan
Indeks Kepuasan Pelanggan - Lanjutan
Rata-rata Indeks Kepuasan Pelanggan
Profitabilitas,
Retensi, dan Akuisisi Pelanggan
C. KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF
PROSES BISNIS INTERNAL
Pelanggan Tatakelola & Kebijakan
Jumlah Sambungan Aktif Seleksi Pimpinan
Pertumbuhan Sambungan Laporan Kinerja Tahunan
Cakupan Pelayanan Penyesuaian Tarif
Sumber Air Baku Dukungan Investasi Daerah
Perlindungan Air Baku
Manajemen dan SDM
Stabilitas Ketersediaan Air
Baku Business Plan dan Anggaran
Perencanaan Air Baku Standar Operasional Prosedur
Operasional Secara Teknis Kemampuan Pegawai
Kapasitas Menganggur
Kehilangan Air
Kontinuitas Pelayanan
Pelanggan

Jumlah Sambungan Aktif


Pertumbuhan Sambungan dan Cakupan Pelayanan
Sumber Air Baku
Perlindungan, Stabilitas Ketersediaan dan Perencanaan Air Baku
Operasional Secara Teknis
Operasional Secara Teknis- lanjutan

Tatakelola & Kebijakan


Seleksi Pimpinan (Belum sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 2/2007 dan Keputusan
Menteri Keuangan No. 120/2008.)
Laporan Kinerja Tahunan (Belum sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 2/2007 Pasal 7
- Laporan Tahunan lengkap, Didukung Badan Pengawas, Laporan Dipublikasikan,Laporan
Keuangan saja ke PEMDA (RKAP))
Penyesuaian Tarif (sudah dilakukan tetapi tidak berkala dan tidak tertuang dalam bussiness
plan)
Dukungan Investasi Daerah (ada tetapi berkala dan tertuang dalam bussiness plan maupun
anggaran)
Manajemen dan SDM
Business Plan dan Anggaran (Bussiness Plan tidak ada hanya ada anggaran)
Standar Operasional Prosedur (1 SOP)
Kemampuan Pegawai (pelatihan menurun)
D. KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF
PERTUMBUHAN DAN PEMBELAJARAN
Produktivitas pegawai
Kolektibilitas pegawai
Retensi pegawai
Indeks Kepuasan pegawai
Produktivitas, Kolektibilitas,
dan Retensi pegawai
Indeks Kepuasan pegawai
Indeks Kepuasan pegawai-Lanjutan
REKAPITULASI PENILAIAN KINERJA
KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF KEUANGAN KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF PELANGGAN
Tahun 2014 Tahun 2014
Realisasi Target Pencapaian Bobot Skor Realisasi Target Pencapaian
Tolak ukur No Tolak ukur Bobot (c) Skor ((a:b)xc)
(a) (b) (a):(b) (c) ((a:b)xc) (a) (b) (a):(b)
1 Manajemen Hutang dan Solvabilitas 25%
1 Indeks Kepuasan Pelanggan 3,4725 4 86,81% 6,25% 5,43%
a. Histori Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
2 Profitabilitas Pelanggan 86,85% 100% 86,85% 6,25% 5,43%
b. Rasio Pembayaran Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
3 Retensi Pelanggan 90,73% 80% 113,41% 6,25% 7,09%
c. Rasio Utang Terhadap Aset 1 5 20% 2,27% 0,45%
d. Dana Cadangan Pembayaran Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
4 Akuisisi Pelanggan 6,05% 10% 60,50% 6,25% 3,78%
2 Struktur Tarif dan Profitabilitas 86,89% 25% 21,72%
a. Rasio Kecukupan Tarif 3 5 60% 2,27% 1,36%
b. Keterjangkauan Tarif 5 5 100% 2,27% 2,27% Tahun 2015
c. Laba Bersih 3 5 60% 2,27% 1,36% Realisasi Target Pencapaian
No Tolak ukur Bobot (c) Skor ((a:b)xc)
d. Kecenderungan Laba Bersih 2 5 40% 2,27% 0,91% (a) (b) (a):(b)
3 Arus Kas dan Likuiditas 1 Indeks Kepuasan Pelanggan 3,4725 4 86,81% 6,25% 5,43%
a. Rasio Lancar 1 5 20% 2,27% 0,45% 2 Profitabilitas Pelanggan 86,93% 100% 86,93% 6,25% 5,43%
b. Dana Cadangan Biaya Operasi 1 5 20% 2,27% 0,45% 3 Retensi Pelanggan 83,22% 80% 104,03% 6,25% 6,50%
c. Jumlah Hari Piutang Usaha 5 5 100% 2,27% 2,27% 4 Akuisisi Pelanggan 10,80% 10% 108,00% 6,25% 6,75%
55 65,45% 25,00% 16,36% 96,44% 25% 24,11%

Tahun 2015
Realisasi Target Pencapaian Bobot Skor
Tolak ukur
(a) (b) (a):(b) (c) ((a:b)xc)
1 Manajemen Hutang dan Solvabilitas 25%
a. Histori Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
b. Rasio Pembayaran Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
c. Rasio Utang Terhadap Aset 1 5 20% 2,27% 0,45%
d. Dana Cadangan Pembayaran Utang 5 5 100% 2,27% 2,27%
2 Struktur Tarif dan Profitabilitas
a. Rasio Kecukupan Tarif 2 5 40% 2,27% 0,91%
b. Keterjangkauan Tarif 5 5 100% 2,27% 2,27%
c. Laba Bersih 1 5 20% 2,27% 0,45%
d. Kecenderungan Laba Bersih 1 5 20% 2,27% 0,45%
3 Arus Kas dan Likuiditas
a. Rasio Lancar 1 5 20% 2,27% 0,45%
b. Dana Cadangan Biaya Operasi 1 5 20% 2,27% 0,45%
c. Jumlah Hari Piutang Usaha 2 5 40% 2,27% 0,91%
55 52,73% 25,00% 13,18%
REKAPITULASI PENILAIAN KINERJA-
Lanjutan
REKAPITULASI KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL KINERJA PDAM PADA PRESPEKTIF PERTUMBUHAN DAN PEMBELAJARAN
Tahun 2014
Tahun 2014
Realisasi Target Pencapaian Bobot Skor
Tolak ukur Skor
(a) (b) (a):(b) (c) ((a:b)xc) Realisasi Target Pencapaian Bobot
1 Pelanggan No Tolak ukur ((a:b)xc
(a) (b) (a):(b) (c)
a. Jumlah Sambungan Aktif 2 5 40% 1,56% 0,63% )
b. Pertumbuhan Sambungan 3 5 60% 1,56% 0,94% 1 Produktivitas pegawai 0,70% 10% 7,04% 6,25% 0,44%
c. Cakupan Pelayanan 5 5 100% 1,56% 1,56%
2 Kolektibilitas pegawai (b:a) 0,03% 0,05% 152,19% 6,25% 9,51%
2 Sumber Air Baku
a. Perlindungan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31% 3 Retensi pegawai (b:a) 0,70% 1% 142,00% 6,25% 8,88%
b. Stabilitas Ketersediaan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31% 4 Indeks Kepuasan pegawai 3,82 4 95,39% 6,25% 5,96%
c. Perencanaan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31%
99,15% 25,00% 24,79%
3 Operasional Secara Teknis
a. Kapasitas Menganggur 5 5 100% 1,56% 1,56%
b. Kehilangan Air 2 5 40% 1,56% 0,63% Tahun 2015
c. Kontinuitas Pelayanan 3 5 60% 1,56% 0,94% Skor
4 Tatakelola & Kebijakan Realisasi Target Pencapaian Bobot
No Tolak ukur ((a:b)xc
a. Seleksi Pimpinan 1 5 20% 1,56% 0,31% (a) (b) (a):(b) (c)
)
b. Laporan Kinerja Tahunan 0 5 0% 1,56% 0,00%
1 Produktivitas pegawai 0,73% 10% 187,60% 6,25% 11,73%
c. Penyesuaian Tarif 2 5 40% 1,56% 0,63%
d. Dukungan Investasi Daerah 2 5 40% 1,56% 0,63% 2 Kolektibilitas pegawai (b:a) 0,15% 0,05% 33,57% 6,25% 2,10%
5 Manajemen dan SDM 3 Retensi pegawai (b:a) 3,65% 1% 27,40% 6,25% 1,71%
a. Business Plan dan Anggaran 0 5 0% 1,56% 0,00%
4 Indeks Kepuasan pegawai 3,82 4 95,39% 6,25% 5,96%
b. Standar Operasional Prosedur 2 5 40% 1,56% 0,63%
c. Kemampuan Pegawai 5 5 100% 1,56% 1,56% 85,99% 25,00% 21,50%
35 80 44% 25,00% 10,94%
Tahun 2015
Realisasi Target Pencapaian Bobot Skor
Tolak ukur
(a) (b) (a):(b) (c) ((a:b)xc)
1 Pelanggan
a. Jumlah Sambungan Aktif 2 5 40% 1,56% 0,63%
b. Pertumbuhan Sambungan 3 5 60% 1,56% 0,94%
c. Cakupan Pelayanan 5 5 100% 1,56% 1,56%
2 Sumber Air Baku
a. Perlindungan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31%
b. Stabilitas Ketersediaan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31%
c. Perencanaan Air Baku 1 5 20% 1,56% 0,31%
3 Operasional Secara Teknis
a. Kapasitas Menganggur 3 5 60% 1,56% 0,94%
b. Kehilangan Air 2 5 40% 1,56% 0,63%
c. Kontinuitas Pelayanan 3 5 60% 1,56% 0,94%
4 Tatakelola & Kebijakan
a. Seleksi Pimpinan 1 5 20% 1,56% 0,31%
b. Laporan Kinerja Tahunan 0 5 0% 1,56% 0,00%
c. Penyesuaian Tarif 2 5 40% 1,56% 0,63%
d. Dukungan Investasi Daerah 2 5 40% 1,56% 0,63%
5 Manajemen dan SDM
a. Business Plan dan Anggaran 0 5 0% 1,56% 0,00%
b. Standar Operasional Prosedur 2 5 40% 1,56% 0,63%
c. Kemampuan Pegawai 5 5 100% 1,56% 1,56%
33 80 41% 25,00% 10,31%
S.W.O.T
RINGKASAN HASIL
ANALISA INTERNAL
KEKUATAN
Nilai Bobot Nilai Total
/KELEMAHAN
No. Uraian (K/L) (%)

PERPEKTIF BSC
1. PRESPEKTIF KEUANGAN
Manajemen Hutang dan Solvabilitas
Histori Utang K 1 0,014 0,014
Rasio Utang Terhadap Aset L -1 0,014 -0,014
Rasio Pembayaran Utang K 1 0,014 0,014
Dana Cadangan Pembayaran Utang K 1 0,014 0,014
Struktur Tarif dan Profitabilitas
Rasio Kecukupan Tarif K 1 0,014 0,014
Keterjangkauan Tarif K 1 0,014 0,014
Laba Bersih L -1 0,014 -0,014
Kecenderungan Laba Bersih L -1 0,014 -0,014
Arus Kas dan Likuiditas
Rasio Lancar L -1 0,014 -0,014
Dana Cadangan Biaya Operasi L -1 0,014 -0,014
Jumlah Hari Piutang Usaha L -1 0,014 -0,014
2. PRESPEKTIF PELANGGAN
Kepuasan Pelanggan L -1 0,014 -0,014
Profitabilitas Pelanggan L -1 0,014 -0,014
Retensi Pelanggan K 1 0,014 0,014
Akuisisi Pelanggan K 1 0,014 0,014
RINGKASAN HASIL
ANALISA INTERNAL-Lanjutan
KEKUATAN
Nilai Bobot Nilai Total
/KELEMAHAN
No. Uraian (K/L) (%)

PERPEKTIF BSC
3. PRESPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL
Pelanggan
Cakupan Pelayanan K 1 0,014 0,014
Jumlah Sambungan Aktif L -1 0,014 -0,014
Pertumbuhan Sambungan L -1 0,014 -0,014
Sumber Air Baku
Perlindungan Air Baku L -1 0,014 -0,014
Stabilitas Ketersediaan Air Baku L -1 0,014 -0,014
Perencanaan Air Baku L -1 0,014 -0,014
Operasional Secara Teknis
Kapasitas Menganggur L -1 0,014 -0,014
Kehilangan Air L -1 0,014 -0,014
Kontinuitas Pelayanan L -1 0,014 -0,014
Tatakelola & Kebijakan
Seleksi Pimpinan L -1 0,014 -0,014
Laporan Kinerja Tahunan L -1 0,014 -0,014
Penyesuaian Tarif L -1 0,014 -0,014
Dukungan Investasi Daerah L -1 0,014 -0,014
Manajemen dan SDM
Business Plan dan Anggaran L -1 0,014 -0,014
Standar Operasional Prosedur L -1 0,014 -0,014
Kemampuan Pegawai L -1 0,014 -0,014
RINGKASAN HASIL
ANALISA INTERNAL-Lanjutan
KEKUATAN
Nilai Bobot Nilai Total
/KELEMAHAN
No. Uraian (K/L) (%)

PERPEKTIF BSC
4. PRESPEKTIF PERTUMBUHAN DAN PEMBELAJARAN
Produktivitas pegawai L -1 0,014 -0,014
Kolektibilitas pegawai (b:a) L -1 0,014 -0,014
Retensi pegawai (b:a) L -1 0,014 -0,014
Indeks Kepuasan pegawai L -1 0,014 -0,014

JUMLAH 50% -0,27


ANALISA EKSTERNAL
PDAM BARITO SELATAN
RINGKASAN HASIL
ANALISA EKSTERNAL
Peluang/ Ancaman Nilai Bobot Nilai Total
No. Uraian Keterangan (P/A) (%)

1. Aspek Sosial Ekonomi dan Budaya


Masyarakat
Kondisi ekonomi masyarakat Cukup tinggi, Upah minimum per bulan Tahun 2015 Rp. P 1 0,03 0,03
2.198.353 dan pada tahun 2016 Rp. 2.352.238
Tingkat pemakaian air Cukup tinggi dengan rata-rata konsumsi 19-20 m3/bln/sr P 1 0,03 0,03

Pola konsumsi air minum Penggunaan air minum dalam kemasan mulai A -1 0,03 -0,03
memasyarakat
Minat menjadi pelanggan PDAM Minat cukup tinggi. Permohonan mencapai 15,000/tahun P 1 0,03 0,03

2. Aspek Ekonomi Nasional dan Daerah


Kenaikan harga BBM, listrik dll Kenaikan listrik secara berkala dan kenaikan BBM tahun A -1 0,03 -0,03
ini terasa cukup memberatkan
Kenaikan Upah Minimum Diperkirakan kenaikan mencapai 7% P 1 0,03 0,03
3. Aspek Dukungan dari Pemerintah Daerah
Dukungan penyesuaian tarif dari PEMDA Cukup mendukung P 1 0,03 0,03
Dukungan penyesuaian tarif dari DPRD Cukup mendukung P 1 0,03 0,03
Dukungan dalam bentuk dana atau material Cukup mendukung, ada alokasi dana untuk PDAM dari P 1 0,03 0,03
APBD
4. Aspek Hukum
Peraturan Daerah Perda cukup banyak yang mendukung operasi PDAM P 1 0,03 0,03
Otonomi Daerah Relatif tidak ada masalah/ tidak mengganggu P 1 0,03 0,03
operasional PDAM
UU Perlindungan Konsumen Masyarakat sudah semakin kritis, dengan pelayanan A -1 0,03 -0,03
yang masih serba terbatas menjadi ancaman timbulnya
class action
UU 11/1974 Tentang Pengairan Dikembalikannya UU 11/1974 Tentang Pengairan A -1 0,03 -0,03
RINGKASAN HASIL
ANALISA EKSTERNAL-Lanjutan
Peluang/ Ancaman Nilai Bobot Nilai Total
No. Uraian Keterangan (P/A) (%)

5. Aspek Geografis, Tata Ruang dan


Lingkungan
Kondisi topografi dan kondisi daerah urban/ Kondisi topografi relatif datar sehingga memudahkan P 1 0,03 0,03
permukiman sistim distribusi
Adanya ancaman terhadap kelestarian Pengelolaan limbah yang belum terkendali A -1 0,03 -0,03
sumber air
Adanya penyedotan air sungai dan air tanah Sistim pengaturan pemanfaatan belum diterapkan A -1 0,03 -0,03
oleh industri atau irigasi dengan baik
6. Aspek Teknologi
Teknologi Informasi Alternatif cara meningkatkan efektifitas dan efisiensi P 1 0,03 0,03
terkait pelayanan melalui teknologi GIS.
Perkembangan Teknologi Informasi Penyebaran iklan melalui televisi dan Penggunaan P 1 0,03 0,03
handphone masyarakat dan perkembangan teknologi
android pesat.
7. Kemampuan Keuangan Daerah Kapasitas Investasi PEMDA tergolong tinggi (sumber P 1 0,03 0,03
Advisory Investasi)

JUMLAH 50% 0,18


ANALISA SWOT
PDAM BARITO SELATAN
Coordinate X Y
SWOT

X
Strengths 0,114286 0
Weaknesses -0,38571 0 0,4
Opportubities 0 0,368421
Threats 0 -0,13158 Peluang
Position -0,27143 0,184211 0,3

II I
Aggressive
Kuadran II (Stabilisasi / STABIL 0,2
Maintenance
Stable
Growth
GROWTH

Rasionalisasi)
Organisasi / Perusahaan 0,1
Series1
Selective
pada kuadran ini tetap X Maintenance
Rapid
Growth Kekekuatan
masih dapat 0
-0,5 -0,4 Kelemahan
-0,3 Turn
-0,2 Arround
-0,1 0 Conglomerat
0,1 0,2
berkembang/tumbuh, Giurella Diversification
asal pandai/jeli dalam -0,1

memilih arena untuk IV


bersaing atas dasar III Nice
-0,2
Concentric
Y
DIVERSIFIKASI
Diversification
kekuatan yang di DEFENSIF
Y
milikinya.
Ancaman
TABULASI MATRIK ISU
STRATEGIS
STRENGTHS (K) WEAKNESSES (L)
Histori Utang Rasio Utang Terhadap Aset
Rasio Pembayaran Utang Laba Bersih
Dana Cadangan Pembayaran Utang Kecenderungan Laba Bersih
Rasio Kecukupan Tarif Rasio Lancar
Keterjangkauan Tarif Dana Cadangan Biaya Operasi
Retensi Pelanggan Jumlah Hari Piutang Usaha
Akuisisi Pelanggan Kepuasan Pelanggan
EFAS (External Factors Analysis Summary)
IFAS (Internal Factors Analysis Summary)

Cakupan Pelayanan Profitabilitas Pelanggan


Jumlah Sambungan Aktif
Pertumbuhan Sambungan
Perlindungan Air Baku
Stabilitas Ketersediaan Air Baku
Perencanaan Air Baku
Kapasitas Menganggur
Kehilangan Air
Kontinuitas Pelayanan
Seleksi Pimpinan
Laporan Kinerja Tahunan
Penyesuaian Tarif
Dukungan Investasi Daerah
Business Plan dan Anggaran
Standar Operasional Prosedur
Kemampuan Pegawai
Produktivitas pegawai
Kolektibilitas pegawai (b:a)
Retensi pegawai (b:a)
Indeks Kepuasan pegawai
TABULASI MATRIK ISU STRATEGIS-
lanjutan
Opportunities (P) Strategi K-P Strategi L-P
Kondisi ekonomi masyarakat 1. Menyiapkan perencanaan yang baik untuk 1. Mengajukan permohonan bantuan
memanfaatkan bantuan dari pemerintah kepada pemerintah pengadaan sarana dan prasarana
untuk meningkatkan kinerja dalam hal Lingkungan dan
Sarana Kerja (indeks kepuasan pegawai)
Tingkat pemakaian air 2. Melakukan reviu berkala kecukupan dan 2. Pembuatan SOP, Bussiness Plan dan anggaran yang
keterjangkauan tarif untuk mengoptimalkan diperlukan untuk menunjang kinerja pegawai dan
profitabilitas tanpa mengesampingkan kepentingan pelangan sehingga dapat terwujud proses bisnis internal
umum yang baik
Minat menjadi pelanggan PDAM 3. Menggunakan teknologi informasi untuk 3. Mengajukan permohonan bantuan
mendorong tingkat retensi, akuisis dan cakupan kepada pemerintah dalam rangka penggunaan Teknologi
pelanggan (kinerja kepuasan pelanggan) Informasi untuk menunjang operasional perusahaan baik
secara administratif maupun teknis operasional
Kenaikan Upah Minimum 4. Menggunakan Teknologi informasi dan pengadaan
sarana dan prasarana untuk meningkatkan kepuasan
pelanggan yang diwakili indeks pembayaran yang
bertujuan untuk memperbaiki kondisi piutang sehingga
dapat diperoleh likuiditas yang baik
Dukungan penyesuaian tarif dari 5. Penyesuaian tarif berkala
PEMDA
Dukungan penyesuaian tarif dari 3. Pengadaan sarana dan pra sarana untuk mengendalikan
DPRD tingkat kehilangan air
Dukungan dalam bentuk dana atau 6. menurunkan kapasitas menganggur dengan melakukan
material program yang menunjang pertumbuhan sambungan dan
menangkap minat masyarakat untuk menjadi pelanggan
PDAM
Peraturan Daerah 7. Bekerjasama dengan pemerintah untuk memperbaiki
dan atau mempertahankan kondisi Perlindungan Air
Baku,Stabilitas Ketersediaan Air Baku dan Perencanaan
Air Baku
Otonomi Daerah
UU 11/1974 Tentang Pengairan
Kondisi topografi dan kondisi
daerah urban/ permukiman
Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi
Kemampuan Keuangan Daerah
TABULASI MATRIK ISU STRATEGIS-
lanjutan
Threats (A) Strategi K-A Strategi L-A
Pola konsumsi air minum 1. melakukan penjajakan memanfaatkan pola 1. Melakukan program pelatihan pegawai untuk
konsumsi air minum masyarakat, basis pelanggan mendukung kemudahan komunikasi dan pelayanan
PDAM, dan jaringan distribusi untuk AMDK terhadap pelanggan.
Kenaikan harga BBM, listrik dll 2. Melakukan program peningkatan komunikasi dan 2. Melakukan program pelatihan pegawai untuk yang
pendidikan terhadap pelanggan mulai dari awal bertujuan untuk peningkatan kualitas dan kuantias air
menjadi pelanggan minum.
UU Perlindungan Konsumen 3. Melakukan program pelatihan pegawai untuk yang
bertujuan untuk membangkitkan inovasi di bidang air
minum.
Adanya ancaman terhadap 4. Reviu kebutuhan pegawai dengan melakukan analisis
kelestarian sumber air beban kerja
Adanya penyedotan air sungai dan
air tanah oleh industri atau irigasi
TERIMAKASIH