Anda di halaman 1dari 5

BUKU KERJA GURU 1

NAMA : ARIF HUSEN, S.Ag

NIP/NBM :

MADRASAH : MADRASAH ALIYAH SERBA BAKTI

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN

SEMESTER :

TAHUN PELAJARAN : 2016 / 2017

KELAS : X, XI DAN XII

KEMENTERIAN AGAMA KAB. TASIKMAYALA


MADRASAH ALIYAH SERBA BAKTI
ALAMAT : PONDOK PESANTREN SURYALAYA
BUKU KERJA 1

1. STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL)


KOMPETENSI INTI (KI) DAN KOMPETENSI
DASAR (KD)
2. SILABUS
3. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
4. KKM
STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL)
Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditetapkan dengan
Permendikbud dirumuskan dengan mempertimbangkan tujuan
pendidikan nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab. Selain itu dalam merumuskan SKL juga
mempertimbangkan kebutuhan masa depan dan menyongsong
Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 yang berbasis pada
Kompetensi Abad XXI, Bonus Demografi Indonesia, dan Potensi
Indonesia menjadi Kelompok 7 (tujuh) Negara Ekonomi Terbesar
Dunia, dan sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia terhadap
pembangunan peradaban dunia. Dalam penjelasan Pasal 35
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa SKL
merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap,
pengetahuan, dan keterampilan peserta didik yang harus
dipenuhinya atau dicapainya dari suatu satuan pendidikan pada
jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Untuk mencapai kompetensi lulusan tersebut perlu ditetapkan
Standar Isi (SI) yang merupakan kriteria mengenai ruang lingkup
materi dan tingkat kompetensi peserta didik untuk mencapai
kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Penguasaan kompetensi lulusan dikelompokkan menjadi beberapa
Tingkat Kompetensi yang menunjukkan tahapan yang harus
dilalui untuk mencapai kompetensi lulusan yang telah ditetapkan
dalam SKL.

Tingkat Kompetensi merupakan kriteria capaian kompetensi yang


bersifat generik yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada
setiap tingkat kelas dalam rangka pencapaian Standar Kompetensi
Lulusan. Tingkat Kompetensi terdiri atas 8 (delapan) jenjang yang
harus dicapai oleh peserta didik secara bertahap dan
berkesinambungan. Tingkat Kompetensi tersebut diterapkan
dalam hubungannya dengan tingkat kelas sejak peserta didik
mengikuti pendidikan TK/RA, Kelas I sampai dengan Kelas XII
jenjang pendidikan dasar dan menengah. Tingkat Kompetensi
TK/RA bukan merupakan prasyarat masuk Kelas I.
Tingkat Kompetensi dikembangkan berdasarkan kriteria; (1)
Tingkat perkembangan peserta didik, (2) Kualifikasi kompetensi
Indonesia, (3) Penguasaan kompetensi yang berjenjang. Selain itu
Tingkat Kompetensi juga memperhatikan; tingkat
kerumitan/kompleksitas kompetensi, fungsi satuan pendidikan,
dan keterpaduan antarjenjang yang relevan. Berdasarkan
pertimbangan di atas, Tingkat Kompetensi dirumuskan sebagai
berikut:

Tabel 3.1 Tingkatan Kompetensi Berdasarkan


Permendikbud tentang Standar Isi
TINGKAT
TINGKAT KELAS
KOMPETENSI
0 TK/RA
1 Kelas I dan II SD/MI/SDLB/Paket A
2 Kelas III dan IV SD/MI/SDLB/Paket A
3 Kelas V dan VI SD/MI/SDLB/Paket A
4 Kelas VII dan VIII SMP/MTs/SMPLB/Paket B
4a Kelas IX SMP/MTs/SMPLB/Paket B
5 Kelas X-XI SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket
C/Paket C Kejuruan
6 Kelas XII SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket
C/Paket C Kejuruan

Keterangan:
SDLB, SMPLB, dan SMALB yang dimaksud hanya
diperuntukkan bagi tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, dan
tuna laras yang intelegensinya normal.

Berdasarkan Tingkat Kompetensi tersebut ditetapkan kompetensi


yang bersifat generik yang selanjutnya digunakan sebagai acuan
dalam mengembangkan Kompetensi yang bersifat spesifik dan
ruang lingkup materi untuk setiap muatan kurikulum.
KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

Tahun Pelajaran 2016 / 2017

Nama Sekolah : MA. SERBA BAKTI

Kelas/semester : X / Ganjil

KRITERIA
PENENTUAN KKM

Kompleksitas

Daya Dukung

Intake Siswa
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR KKM