Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Aliran sesat bukan fenomena baru, selain dia mengambarkan anomali,
juga kemungkinan adanya deviasi sosial yaitu selalu ada komunitas yang
abnormal. Fenomena inilah yang menyebabkan banyak dampak bagi
masyarakat. Aliran-aliran tersebut muncul dan menyebabkan konflik atau
pertentangan diantara kaum muslimin dengan pengikut aliran sesat
tersebut.hal ini akan berdampak pada terbentunya masyarakat madani.
Aliran sesat sendiri didefinisikan sebagai aliran yang menyimpang dari
mainstream masyarakat, namun batasan ini menjadi rancu karena kriteria
kesesatan bersifat multikriteria. Oleh karena itu silang pendapat apakah suatu
aliran sesat atau tidak merupakan masalah tersenidri yang tidak mudah. Dan
diantara aliran-aliran itu banyak yang tersebar di indonesia.

B. Rumusan Masalah
1. Apa dan bagaimana pengertian aliran sesat?
2. Apa saja faktor-faktor munculnya aliran sesat?
3. Apa saja macam-macam aliran sesat di Indonesia?
4. Bagaimana solusi terhadap pengaruh aliran sesat?

C. Tujuan Masalah
1. Mengetahui pengertian aliran sesat
2. Mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan munculnya aliran sesat
3. Mengetahui macam-macam aliran sesat di Indonesia
4. Mengetahui cara atau solusi agar tidak terpengaruh aliran sesat
5. Untuk memenuhi tugas mata kuliah pendidikan agama islam

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Aliran Sesat dan Faktor yang Menyebabkannya


Mengenai pengertian aliran sesat, ada beragam versi. Ketua Dewan Fatwa
MUI, KH. Ma'ruf Amin, mendefinisikan aliran sesat adalah aliran di luar
kesepakatan wilayah perbedaan dan melenceng di luar manhaj yang shahih.
Sedangkan menurut KH Miftah Faridl, suatu tindakan dikategorikan sesat
apabila pelakunya menggunakan nama Islam tapi ajaran yang dianut dan
disebarkannya tidak sesuai dengan ajaran pokok Islam yang prinsip.
Pengertian sesat dalam al-Quran dan Hadist mencangkup semua jenis
penyimpanan dari jalan yang lurus, baik dalam level kecil atau besar, disengaja
atau tidak disengaja. Sementara pengertian sesat dalam istilan aliran sesat
adalah penyimpangan dari dasar-dasar Islam (ushuluddin) yang di rumuskan
oleh MUI pada tanggal 6 Nopember 2007, ke dalam 10 kriteria, yaitu:
1. Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun islam.
2. Meyakini atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan dalil syari.
3. Meyakini turunnya wahyu sesudah al-Quran.
4. Mengingkari otentisitas dan kebenaran al-Quran.
5. Menafsirkan al-Quran tidak berdasar kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadist Nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7. Menghina, melecehkan dan/atau merendahkan Nabi dan Rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dana Rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah, dan mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah
ditetapkan syariat.
10. Mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syari, seperti mengkafirkan
seorang muslim hanya karena bukan kelompoknya.

B. Mengapa Aliran Sesat Itu Muncul


Paling tidak masalah ini timbul oleh 6 hal, 5 diantaranya yaitu: ideologis,
politis, sosial, ekonomi dan pemahaman agama yang lemah.

2
Namun begitu, tentu saja untuk menghadapi hal tersebut tetap harus
dilakukan secara komunal tanpa harus memilah-milah mana yang jadi prioritas.
Artinya, semua bidang harus ditangani agar persoalan yang dihadapi dapat
diatasi secara tuntas
Faktor Ideologis lebih bertumpu kepada kepentingan pola keyakinan dan
pemahaman yang dimiliki oleh pihak-pihak tertentu atau perseorangan. Dari
kasus-kasus yang terjadi, aliran-aliran sesat yang mengambil faktor ini lebih
berdasarkan kepada budaya lokal, di mana berbaur dengan peribadatan tertentu
seperti aliran kebatinan dan kepercayaan yang dianut masyarakat dalam suatu
daerah seperti Sunda Wiwitan, Agama Karuhun atau yang lainnya.
Faktor Politis, hal ini juga menjadi pemicu terjadinya aliran sesat di
berbagai tempat baik lokal, nasional ataupun internasional. Dua aliran sesat
yang terkait persoalan ini adalah Ahmadiyah dan LDII. Juga yang menjadi
sorotan semua pihak adalah NII KW IX. Faktor Ekonomi, banyaknya aliran
sesat yang muncul terkadang mengeksploitasi persoalan ekonomi, baik untuk
kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok. Seperti, Dana Hijrah,
Sodaqoh Dosa atau yang semacamnya.Faktor Sosial, munculnya aliran sesat
pun bisa disebabkan oleh masalah sosial akibat frustrasi dengan beban yang
diderita maka orang mengambil jalan pintas mengambil pemahaman untuk bisa
hidup mudah yaitu dengan menyimpangkan ajaran agama dengan pemahaman
yang serampangan.
Faktor pemahaman agama yang lemah, karena dengan pemahaman agama
yang lemah tentu saja orang akan begitu mudah menafsirkan al-Quran atau al-
Hadist sesuai keinginan sendiri sehingga menimbulkan sebuah
kesesatan.Faktor-faktor inilah yang semestinya tetap diperhatikan walaupun
faktor lain ada yang tak bisa dikesampingkan.

C. Macam- Macam Aliran Sesat di indonesia


1. LDII (Lembaga Dahwah Islam Indonesia) / Islam Jamaah
Pendiri dan pemimpin tertinggi pertama gerakan ini adalah Madigol
Nurhasan Ubaidah Lubis bin Abdul bin Thahir bin Irsyad. Lahir pada tahun

3
1915 di Desa Bangi, Kec. Purwoasri, Kediri, Jawa Timur. Paham yang
dianut oleh LDII tidak berbeda dengan aliran Islam Jama'ah/Darul Hadits
yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971.
Keberadaan LDII mempunyai akar kesejarahan dengan Darul Hadits/Islam
Jama'ah yang didirikan pada tahun 1951 oleh Nurhasan Al Ubaidah Lubis
(Madigol). Setelah aliran tersebut dilarang tahun 1971, kemudian berganti
nama dengan Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI) pada tahun 1972
(tanggal 13 Januari 1972. Pengikut gerakan ini pada pemilu 1971 berafiliasi
dan mendukung GOLKAR).Aliran sesat yang telah dilarang Jaksa Agung
1971 ini kemudian dibina oleh mendiang Soedjono Hoermardani dan
Jenderal Ali Moertopo. LEMKARI dibekukan di seluruh Jawa Timur oleh
pihak penguasa di Jawa Timur atas desakan keras MUI (Majelis Ulama
Indonesia) Jatim di bawah pimpinan KH. Misbach. LEMKARI diganti
nama oleh Jenderal Rudini (Mendagri), 1990/1991, menjadi LDII
(Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia). Penyelewengan utamanya,
menganggap al-Qur'an dan as-Sunnah baru sah diamalkan kalau manqul
(yang keluar dari mulut imam atau amirnya). Gerakan ini membuat syarat
baru tentang sahnya keislaman seseorang. Orang yang tidak masuk
golongan mereka dianggap kafir dan najis.Modus operan di gerakan ini
mengajak siapa saja ikut ke pengajian mereka secara rutin. Peserta akan
diberikan ajaran tentang shalat dan sebagainya berdasarkan hadits, lalu
disuntikkan doktrin-doktrin bahwa hanya Islam model manqul itulah yang
sah, benar. Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, boleh ditebus dengan
uang oleh anggota ini.
Pokok-pokok ajaran Islam Jama'ah / LDII :
a. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk
kedua orang tua sekalipun.
b. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di
masjid mereka maka bekas tempat sholatnya dicuci karena dianggap
sudah terkena najis.
c. Wajib taat pada amir atau Imam mereka.

4
d. Mati dalam keadaan belum baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan
mati jahiliyah (kafir).
e. Al Qur'an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang
keluar dari mulut Imam/Amir mereka) selain itu haram diikuti.
f. Haram mengaji Al Qur'an dan Hadits kecuali kepada Imam/Amir
mereka.
g. Dosa bisa ditebus kepada sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan
tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh
Amir/Imam.
h. Harus rajin membayar infak, shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam
mereka. Selain kepada mereka adalah haram.
i. Harta benda diluar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau
dimiliki dengan cara bagaimanapun, misalnya: merampok, mencuri,
j. korupsi, dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil menipu orang Islam
diluar mereka dianggap berpahala besar.
k. Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan maka kesalahannya
adalah ketahuan itu.
l. Harta, zakat, infaq dan shodaqoh yang sudah diberikan kepada
Amir/Imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya.
m. Haram membagikan daging Qurban/Zakat Fitrah kepada orang Islam
diluar kelompoknya.
n. Haram shalat di belakang Imam yang bukan dari kelompok mereka,
kalaupun terpaksa tidak perlu wudhu dan harus diulang.
o. Haram menikahi orang di luar kelompoknya.
p. Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain
kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor).
q. Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka
maka bekas tempat duduknya harus dicuci karena dianggap najis.
2. Ahmadiyah
Jemaat Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908 M) di
India, mendapat dukungan dan kerjasama penuh dengan pemerintah

5
kolonial Inggris waktu itu. Sekarang pun markas besar Ahmadiyah berada
di London. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar.
Pusatnya sekarang di Parung Bogor. Mirza Ghulam Ahmad
mendeklarasikan dirinya sebagai Imam Mahdi atau Al-Masih al-Mau'ud
(Juru Selamat yang Dijanjikan). Bahkan para pengikutnya meyakininya
sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW.
Pokok-pokok ajaran Ahmadiyah:
a. Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
b. Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama
Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ayat yang
awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai
dengan selera nabi India tersebut.
c. Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur'an.
d. Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul
diutus sampai hari kiamat.
e. Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza
tidak pernah naik haji ke Makkah.
f. Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah
dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan
harga sangat mahal.
g. Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah
tetapi sebaliknya boleh.
h. Tidak boleh bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
i. Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh,
j. Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha',
Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).
3. Aliran Pembaharu Isa Bugis
Isa Bugis lahir tahun 1926 di kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin
menerjemahkan dan menganalisa agama Islam berdasarkan teori
pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi komunis dengan
kapitalis, antara nur dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan

6
agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak
bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima akal. Oleh karena itu ajaran Isa
Bugis ini banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih
menggunakan akal dan pikiran.
Pokok-Pokok Ajaran Isa Bugis:
a. Air Zam-zam di Makkah adalah air bekas bangkai orang Arab.
b. Semua tafsir Al Qur'an yang ada sekarang harus dimuseumkan karena
semuanya salah.
c. Menolak semua mukjizat para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa
as membelah laut dengan tongkatnya dalam Al Qur'an adalah dongeng
lampu Aladin.
d. Nabi Ibrahim as menyembelih Ismail adalah dongeng.
e. Ka'bah adalah kubus berhala yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.
f. Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang
mengajarkan ilmu ini harus disingkirkan ke Pulau Seribu.
g. Al Qur'an bukan bahasa Arab, sehingga untuk memahami Al Qur'an
tidak perlu belajar bahasa Arab, tata bahasa Arab dan sejenisnya.
h. Setiap orang yang intelek diberi kebebasan untuk menafsirkan Al
Qur'an walau tidak mengerti bahasa Arab.
i. Ajaran Nabi Muhammad adalah pembangkit imperialisme Arab.
j. Ajaran Qurban pada waktu Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.
k. Mubaligh-mubaligh Islam yang menyebarkan agama ke luar tanah Arab
adalah pemabuk dzulumat yang haus darah dan harta.
l. Indonesia adalah diantara dari sekian banyak korban dari kebiadaban
Arabisme.
m. Lembaga Pembaharu (yang dipimpin oleh Isa Bugis) adalah Nur,
sedangkan orang atau golongan di luar itu adalah Dzulumat, sesat serta
kafir.
n. Sekarang masih periode Makkah sehingga belum diwajibkan shalat,
puasa dll. Begitu juga minuman yang memabukkan seperti khamar dan
sejenisnya belum diharamkan.

7
D. Sulusi Terhadap Aliran Sesa
1. Kenalilah agama anda lebih mendalam lagi.
Manfaatkan keberadaan anda di perantauan ini dengan menuntut ilmu,
mengikuti majelis-majelis taklim, kuliah studi islam, membaca buku
islami, mendengarkan kaset-kaset ceramah agama, yang dapat menambah
pengetahuan anda tentang agama Allah, dan menambah kedekatan anda
dengan kitabullah dan sunnah Rasulullah.
2. Pererat hubungan anda dengan ustadz (orang yang anda yakini
kebenaran akidahnya).
Mungkin anda tidak sempat mengikuti majelis taklim dan kuliah, akan
tetapi anda dapat mendiskusikan (bertanya) kepada para ustadz-ustadz
melalui telepon atau sms untuk hal-hal yang musykil bagi anda dalam
masalah agama.
3. Bertemanlah dengan orang-orang yang mengingatkan anda akan
Allah.
Kalau saja anda tidak bisa menghadiri majelis taklim, kuliah serta
sungkan bertanya kepada para ustadz, pererat hubungan anda dengan
teman sejawat yang mengikuti aktivitas-aktivitas keislaman tersebut,
semoga anda mendapatkan bau wangi dan wewangian dari mereka di
Dunia dan Akhirat.
4. Baca dan Pelajari Al Quran dan Hadits.
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka
yang bertaqwa [Al-Baqarah:2]
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan
ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang
sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul
(Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari
kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik
akibatnya. [An-Nisaa:59]
Aku telah meninggalkan pada kamu dua hal. Kitab Allah dan sunnahku,
kamu tidak akan sesat selama berpegang padanya. (Riwayat Tirmidzi)

8
5. Hati-hati dalam menafsirkan Al Quran.
Ciri Aliran sesat adalah menafsirkan Al-Quran semaunya untuk
menimbulkan perpecahan.
Ayat Al Quran yang jelas tidak perlu ditafsirkan lagi. Ada pun Ayat Al
Quran yang kurang jelas ditafsirkan dengan memakai ayat Al Quran lain
yang berkaitan. Jika tak ada dengan hadits Nabi yang sahih.Dia-lah yang
menurunkan Al Kitab (Al-Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada
ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain
(ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya
condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat
yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk
mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya
melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata:
"Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari
sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)
melainkan orang-orang yang berakal. [Ali Imran:7]

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan :
Aliran sesat di indonesia banyak dipengaruhi banyak faktor.penyebaran
aliran sesat ini semakin menjadi-jadi dengan cara yang tidak kita sadari. Oleh
sebab itu kita harus mengerti bagaimana aliran sesat itu serta lebih mendalami
agama kita dengan tuntunan syariat yang baik dan benar sesuai al-Quran.
Aliran sesat yang berkembang di Indonesia,
1. Ahmadiyah
2. Kerajaan Lia Eden (Salamullah).
3. Gerakan Lembaga Kerasulan (LK).
4. LDII (Lembaga Dahwah Islam Indonesia) / Islam Jamaah.
5. Aliran Pembaharu Isa Bugis.
6. Faham Inkar Sunnah.
7. Gerakan Syi'ah.
8. Ajaran Bijak Bestari.
9. Agama (faham) Baha'i.
10. Tarekat Naqsyabandiyyah Prof. DR. Kadirun Yahya.
11. Islam Liberal.
B. Saran :
Penyesatan yang terjadi itu hendaknya jangan dibiarkan begitu saja tetapi
haruslah disikapi dengan bijaksana. Sebagai umat Tuhan di lingkungan atau
komunitas masing-masing sebaiknya ada upaya untuk meningkatkan iman
masing-masing. Tidak sekedar yakin saja akan apa yang menjadi
kepercayaannya tetapi harus benar-benar mengetahui ajaran yang benar dengan
baik, mengerti dan melakukannya sehingga menjadi satu kesatuan di dalam
diri. Hal itu dilakukan dengan membaca dan merenungkan firman Allah.
Beribadah baik ibadah pribadi maupun ibadah raya . karena melalui inilah iman
dan rohani kita di isi dengan firman Alah yang hidup yang dapat membangun
dan menguatkan iman kita.

10
DAFTAR PUSTAKA

11
DAFTAR ISI.

KATA PENGANTAR ......................................................................................


DAFTAR ISI ......................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang ....................................................................................
B. Rumusan Masalah ...............................................................................
C. Tujuan Masalah ..................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian aliran sesat .......................................................................
B. 10 Kriteria ciri aliran sesat Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI)
C. Faktor -faktor terjadinya aliran sesat .................................................
D. Berbagai aliran sesat yang berkembang di Indonesia.........................
E. Menyikapi kasus aliran sesat .............................................................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .........................................................................................
B. Saran ...................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA

ii
12
KATA PENGANTAR

Bismillahirahmanirahim
Alhamdulillah, Puji beserta syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT
yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami
mampu menyelesaikan makalah ini yang Alhamdulillah tepat pada waktunya.
Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Makalah ini berisikan tentang penjelasan Perspektif Islam Tentang Kesesatan
dalam Aliaran Dimasyarakat
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami
harapkan demi kesempurnaan makalah ini .
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah
berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir . Semoga
Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita . Amin .

Sungai Penuh, November 2017

13
i
PERSPEKTIF ISLAM TENTANG KESESATAN DALAM ALIRAN
DIMASYARAKAT
MAKALAH
Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas Terstruktur dalam Mata Kuliah
Metodologi Studi Islam

Disusun Oleh:
Elsa Sri wahyuni : 1710206028

Dosen Pembimbing:
AHMAD ZUHDI,M.A

JURUSAN HUKUM KELUARGA FAKULTAS SYRIAH


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
(IAIN) KERINCI
T.A.2017/2018

14