Anda di halaman 1dari 2

I.

JAWABAN PERTANYAAN
1. Buatlah kurva standar konsentrasi vs absorbansi. Dengan bantuan kurva
standar tersebut tentukan kadar protein sampel!
Jawaban:
Kurva Standar : Kurva Hubungan antara Konsentrasi Larutan Standar dengan
Absorbansi (A)

y = 0,0263x + 0,0763 dan R2= 0,9503

Diperoleh persamaan garis y = ax + b


y = 0,0263x + 0,0763
0,231 = 0,0263x + 0,0763
0,0263 x = 0,1547
x = 5,88 mg/mL
5,88 /
Kadar protein dalam % per 100 gram = 1000 100% = 5,88%
10 /
2. Apakah peptide akan memberikan reaksi positif terhadap pereaksi biuret? Jika
benar demikian, bagaimana menemukan kadar protein yang tercampur dengan
peptida ?
Jawaban:
Iya benar, peptida akan memberikan reaksi positif terhadap pereaksi biuret. Untuk
menentukan kadar protein yang tercampur dengan ikatan peptida (memiliki dua atau
lebih ikatan peptida) yaitu dengan menambahkan pada protein berupa larutan sodium
hidroksida dan tembaga sulfat sehingga akan menghasilkan warna violet. Selanjutnya
diukur absorbansinya dan ditentukan kadarnya dengan menggunakan persamaan
kurva standar. Peptida akan memberikan reaksi positif terhadap pereaksi biuret, yaitu
dibuktikan dengan adanya warna biru violet (ungu) yaitu ketika ion Cu2+ membentuk
kompleks dengan ikatan peptida suatu protein pada larutan. Cara menentukan kadar
protein yang tercampur dengan peptida adalah dengan cara mengukur absorbansi
sampel tersebut dengan menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Pengukuran
spektrofotometer UV-VIS ini, didasarkan pada pengukuran interaksi materi dengan
radiasi elektromagnetik . Pada pengukuran dengan spektrofotometer UV-VIS ini tiap
warna dari suatu larutan memiliki panjang gelombang tertentu sehingga untuk
menentukan kadar protein yang bercampur dengan peptida dapat menggunakan
larutan standar untuk menentukan persamaan y= ax + b yang sesuai dengan hukum
Lambert-Beer dimana y adalah absorbansi protein yang diukur; a adalah koefisien; x
kadar protein yang dicari ; b adalah slope yang dihasilkan dari grafik.