Anda di halaman 1dari 4

BAJU ADAT BATAK TOBA

Suku Batak sendiri sebetulnya terbagi-bagi menjadi beberapa sub-suku. Salah satunya adalah
sub-suku Batak Toba. Sesuai namanya, suku ini adalah suku batak yang mendiami daerah sekitar
danau Toba, danau terluas di Asia Tenggara. Suku Batak Toba memiliki pakaian adat sehari-hari
yang terbuat dari kain tenun khas Batak, yakni kain ulos. Secara umum, kain ulos inilah yang
menjadi identitas dan ciri utama pakaian adat Sumatera Utara di kancah nasional.

RUMAH ADAT BATAK TOBA


RUMAH BOLON

Rumah bolon tampak seperti seekor kerbau yang sedang berdiri. Pembangunan rumah adat suku
Batak ini dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Batak. Rumah ini berbentuk seperti
rumah panggung yang disangga oleh beberapa tiang penyangga.Tiang penyangga rumah
biasanya terbuat dari kayu.
Rumah bolon mempunyai bahan dasar dari kayu. Menurut kepercayaan masyarakat Batak,
rumah ini terbagi ke dalam tiga bagian yang mencerminkan dunia atau dimensi yang berbeda-
beda. Bagian pertama yaitu atap rumah yang diyakini mencerminkan dunia para dewa.Bagian
kedua yaitu lantai rumah yang diyakini mencerminkan dunia manusia. Bagian yang ketiga adalah
bagian bawah rumah atau kolong rumah yang mencerminkan dunia kematian.

UPACARA ADAT BATAK TOBA


SIPAHA LIMA

Sipaha Lima adalah salah satu ritual atau upacara suci dalam tradisi masyarakat suku Batak di
Sumatera Utara, khususnya bagi mereka yang menganut kepercayaan Malim (Permalim). Tradisi
Sipaha Lima ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas apa yang mereka dapatkan kepada
sang pencipta. Tradisi ini biasanya dilaksanakan setahun sekali sesuai dengan kalender
masyarakat Batak.

MAKANAN KHAS BATAK TOBA


NANIURA
Naniura bisa dikatakan seperti sushinya orang Batak. Naniura tidak dimasak, digoreng ataupun
direbus. Makanan ini berbahan dasar ikan mas, ikan nila atau pun ikan mujahir. Disajikan
dengan bumbu yang lengkap yang akan membuat ikan tersebut lebih enak dirasa tanpa dimasak.
Dengan kata lain bahwa bumbu-bumbu itulah yang memasak ikan tersebut. Biasanya naniura
sedikit lebih asam karena memang untuk proses pematangannya menggunakan asam.

SENJATA ADAT BATAK TOBA


PISO GAJA DOMPAK

Piso Gaja Dompak adalah senjata tradisional Sumatera Utara yang berbentuk pisau yang
berfungsi untuk memotong dan menusuk. Senjata Tradisional Sumatera Utara tersebut dikenal
Piso Gaja Dompak karena pada gagang pisau tersebut terdapat ukiran berbentuk gajah.

Piso Gaja Dompak dipercaya merupakan pusaka kerjaan Batak dimasa raja Sisingamangaraja I.
Sebagai pusaka kerjaan, senjata tradisional Sumatera Utara ini tidak diperuntukan untuk
membunuh, sebagai senjata pusaka Piso Gaja Dompak ini dipercaya memiliki kekuatan
supranatural yang akan memberikan kekuatan spiritual kepada pemegangnya.
LAGU TANO BATAK
O, Tano Batak
haholongakku
Sai namalungun
do au tu ho

Ndang olo modom


Ndang nok matakku
Sai namasihol do au
Sai naeng tu ho

O, Tano Batak
Sai naeng hutatap
Dapothonokku
Tano hagodangakki
O, Tano Batak
Andigan sahat
Au on naeng mian di ho sambulokki

Molo dung bitcar matani ari


Lao panapuhon hauma i

Godang do ngolu siganup ari


Dinamaringan di ho sambulokki