Anda di halaman 1dari 2

TUGAS ILMU KEALAMAN DASAR

PENGOLAHAN LIMBAH PADAT INDUSTRI

Salah satu perusahaan bakery di Indonesia yaitu PT Mirota Indah Indonesia


menghasilkan limbah padat yang cukup besar. Limbah produksi seperti sisa cake dan tart di
olah kembali menjadi adonan pralin kemudian di cetak dan didinginkan menjadi tart dengan
variasi baru ; limbah putih telur digunakan untuk membuat beraneka macam brownis dan
cake ; limbah roti di jual pada konsumen untuk digunakan sebagai pakan ternak.

Limbah padat industri bakery (roti) pada umunya digunakan sebagai pakan ternak.
Limbah industri roti, merupakan salah satu bahan pakan yang banyak mengandung
karbohidrat. Pembuatan pakan ternak tidak hanya berasal dari limbah roti, akan tetapi
diperlukan bahan-bahan yang lain dalam bentuk formulasi. Dalam memformulasikan
penyusunan ransum atau pakan, perlu menggunakan tabel patokan kebutuhan nutrisi.

Teknologi pakan ternak ruminansia meliputi kegiatan pengolahan bahan pakan yang
bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi, meningkatkan daya cerna dan memperpanjang masa
simpan. Teknik pengolahan pakan dari limbah industri bakery dapat dilakukan dengan cara
pembuatan pakan penguat. Pakan penguat atau keonsentrat yang terbentuk seperti tepung.
Pakan penguat bersifat mudah dicerna karena terbuat dari berbagai bahan pakan sumber
energi (karbohidrat) seperti serealia, biji-bijian, bungkil, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Tahapan pembuatan pakan adalah sebagai berikut :


Jika dikalkulasikan dalam bentuk harga, untuk produk kue tart yang adonan pralinnya dari
limbah padat bakery, untuk satu kue tart bisa berharga berkisar Rp 30.000 hingga Rp
100.000. Sedangkan untuk diolah menjadi bahan pakan ternak ruminansia bisa mempunyai
harga berkisar Rp 4000 per unitnya.