Anda di halaman 1dari 2

Integrated Farming System adalah suatu penggabungan semua komponen pertanian dalam

suatu sistem usaha pertanian yang terpadu. Sistem ini pada intinya adalah menggabungkan
beberapa komponen seperti pertanian, perikanan, peternakan dll dan mengoptimalkan semua
sumber energi yang dihasilkan. Di Indonesia sistem pertanian semacam ini dinamakan Sistem
Pertanian Terpadu. Namun di Indonesia sistem semacam ini masih minim dilakukan karena masih
kurangnya pengetahuan masyarakat dan diperlukan modal yang cukup tinggi. Padahal usaha ini
sangat cocok digunakan di Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan limpahan sinar matahari
sepanjang tahun dan curah hujan tinggi. Beberapa metode diversifikasi pertanian seperti minapadi
(padi dengan ikan) dan longyam (balong ayam/ ikan dengan ayam) mengadopsi model integrated
farming system ini.

Kali ini saya akan membahas salah satu contoh integrated farming system yang sudah
lumayan umum dilakukan di Indonesia yakni longyam kandang diatas kolam. Model integrated
farming system jenis ini merupakan perpaduan pemeliharaan ikan dengan hewan ternak dengan
kandang ternak berada di atas kolam, tentu saja dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi
seperti misalnya hewan-hewan yang bisa dipelihara hanyalah sebatas unggas seperti ayam, bebek
atau puyuh.

Kolam bisa dari semen batu bata atau kolam tanah, dengan kedalaman 1 1,5 meter. Kaki
kandang jangan sampai terendam air apabila terbuat dari kayu atau bambu, akan tetapi kalau kaki
kandang terbuat dari besi tidak masalah. Ketinggian kandang dari air kolam minimal 1 meter, agar
kelembaban tidak menggangu kesehatan hewan ternak di atasnya.

Jumlah kotoran ayam broiler yang di pelihara secara intensif sekitar 30 40% dari jumlah
pakan yang di berikan. Sementara jumlah kebutuhan pakan ikan antara 2 4% dari berat badannya.
Jadi seandainya ayam di pelihara di beri pakan sebanyak 100 gram/ ekor,akan menghasilkan kotoran
sebanyak 40 gram. Sedang ikan seberat 100 gram memerlukan pakan sekitar 2-4gram/hari.Dengan
demikian seekor ayam bisa mensuplai pakan pada 10 ekor ikan.

Dengan Integrated Farming System model longyam, ikan akan aktif menyambar jatuhan
kotoran yang masuk kolam. Sebab tidak semua ayam membuang kotoran secara bersamaan, dengan
demikian limbah kotoran tersebut dimungkinkan untuk termakan habis, sehingga pertumbuhan ikan
akan lebih cepat.

Memelihara hewan ternak lain seperti sapi, kambing, kerbau, atau domba tidak dapat
diaplikasikan dalam model ini. Namun bisa juga tetap memelihara hewan seperti seperti sapi,
kambing, kerbau, atau domba namun dengan sistem pemeliharaan terpisah, bukan diatas kolam.
Kemudian kotoran yang di dapat setiap pagi dan sore dimasukkan ke dalam kolam sebagai pakan.
Namun apabila seandainya kotoran ayam berlebih maka kotoran bisa dibuat kompos atau untuk
biogas.

Dengan Integrated Farming System model longyam, ikan akan aktif menyambar jatuhan
kotoran yang masuk kolam. Sebab tidak semua ayam membuang kotoran secara bersamaan, dengan
demikian limbah kotoran tersebut dimungkinkan untuk termakan habis, sehingga pertumbuhan ikan
akan lebih cepat.
Keuntungan bersih didapatkan dari selisih antara biaya (cost) dan pendapatan kotor (bruto).
Perhitungan biaya berdasarkan kegiatan produksi (FC, VC, dan TC). Biaya tetap (fixed cost/ FC)
digunakan untuk biaya yang harus keluar meski usaha sedang tidak berjalan misalnya penyusutan
kandang, retribusi dan sebagainya. Biaya berubah (variable cost / VC) adalah biaya yang
jumlahnya mengikuti volume produksi. Contoh, biaya pakan, pupuk, obat-obatan dan sebagainya.
Keduanya harus dijumlahkan dan digabungkan menjadi biaya total (total cost / TC).
Keuntungan berasal dari penjualan hasil produksi. Usaha yang paling menguntungkan
dalam integrated farming system adalah perikanan. Penyebab utama adalah biaya pakan ikan
turun drastis. Suatu farm sistem longyam di Amerika Serikat diberitakan mengantungi
keuntungan US$ 1883/ hektar atau Rp. 17.888.500,-/ hektar (Kurs Rupiah = Rp 9500,-) yang 87%
berasal dari ikan ( Rp. 15,6 juta).
Tabel 1. Perbandingan tenaga kerja, modal, teknologi dan keuntungan berbagai
komponen integrated farming system

Begitulah selintas mengenai integrated farming system yang dapat kami berikan. Mudah-
mudahan selintas ilmu ini akan menjadi sebuah masa depan yang baik oleh usaha Anda. Selamat
mencoba.
Sumber : http://info.medion.co.id (Full edited)

Beri Nilai