Anda di halaman 1dari 16

Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmaanirrahim

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji syukur kehadirat Allah SWT ,bahwasanya sampai saat ini kita senantiasa dalam keadaan sehat
walafiat. Tidak lain karena Rahmat, taufik serta hidayah Allah Swt. Mudah-mudahan kita
senantiasa berjalan pada Jalan Allah , yang Insya Allah akan menyelamatkan kita sampai yaumul akhir
dan semoga dalam keseharian kita dalam lindunganya, Amiin.
Selanjutnya kita ucapkan syukur Alhamdulillah bahwa tahun pelajaran 2017/2018 telah telah
dimulai dengan berbagai semangat perubahan, semuanya berawal dari motivasi dari semua pihak
untuk membangun SMK Negeri Ihya Ulumudin Singojuruh menjadi sekolah yang lebih baik lagi di
tahun-tahun yang akan datang. Saran, petunjuk dan arahan dari Bapak Kepala SMK Negeri Ihya
Ulumudin juga sangat membantu dalam merencanakan segala program yang akan dilaksanakan
khususnya di bidang sarana prasarana.
Sesuai dengan keterbatasan kemampuan kami, tentu saja banyak kekurangan dan kelemahan
dalam diri saya. Oleh karena itu masukan, kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai
pihak tetap kami harapkan demi perbaikan di masa-masa yang akan datang.
Atas segala bantuan, doa dan restu seluruh pihak, kami sampaikan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Singojuruh, Agustus 2017
Waka Sarpras
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

DAFTAR ISI
halaman
HALAMAN JUDUL ..................................................................................................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ..............................................................................................................................................................iii
DAFTAR ISI .............................................................................................................................................................................. iv
BAB. I. PENDAHULUAN..........................................................................................................................................................
1.1 Dasar Pemikiran ................................................................................................................................................................
2.1 Landasan Program .............................................................................................................................................................
3.1 Maksud, Tujuan dan Sasaran Program .....................................................................................................................
BAB. II. ADMINISTRASI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN ...........................................................................
2.1 Pengertian Administrasi Sarana Prasarana .............................................................................................................
2.2 Komponen-komponen Administrasi Pendidikan ...................................................................................................
2.3 Hubungan Antara Sarana Prasarana dengan program Pengajaran ...............................................................
2.4 Pemeliharaan Sarana Prasarana Pendidikan ...........................................................................................................
2.5 Fungsi Admnistrasi Sarana Prasarana ........................................................................................................................
2.6 Tujuan Administrasi Sarana Prasarana ......................................................................................................................
BAB. III. PROGRAM KERJA BIDANG SARANA PRASARANA ................................................................................
3.1 Target Bidang Sarana Prasarana ...................................................................................................................................
3.2 Program Kerja Bidang Sarpras .......................................................................................................................................
3.3 Rencana Kerja / Action Plan ............................................................................................................................................
BAB. IV. RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM SARANA PRASARANA ..................................................

BAB. V. PENUTUP .......................................................................................................................................................................


5.1 Kesimpulan ..............................................................................................................................................................................
5.2 Penutup ....................................................................................................................................................................................

Lampiran-Lampiran
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran


Bertolak dari penyelenggaraan sistem pemerintahanyang berupa desentralistik, maka hal ini
berdampak pula terhadap reorientasivisi dan misi pendidikan nasional yang di dalamnya menyangkut
pula tentangStandar Pengelolaan Sistem Pendidikan Nasional, yang berimbas pada
prinsippenyelenggaraan pendidikan, pendanaan, dan strategi pembangunan pendidikannasional.
Hal-hal tersebut di atas terutama dilandasi sifatdesentralistik itu sendiri, mengingat kondisi
geografis, sosial kultural, danekonomi setiap wilayah berbeda satu sama lain. Oleh karena itu
penyelenggaraanpendidikan untuk mencapai hasil yang lebih optimal, efektif, efesien danberhasil,
memerlukan keterkaitan elemen yang ada dalam membangun sarana danprasarana sekolah.
Emplementasi otonomi terhadap lembaga pendidikanterwujud dalam School Based
Management atau Manajemen Berbasis Sekolah iniadalah upaya kemandirian, kreativitas sekolah
dalam peningkatan kemitraan,partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam peningkatan mutu
melaluikerjasama antara pemerintah, sekolah dan masyarakat dalam membantumelengkapi sarana
dan prasarana yang dibutuhkan sekolah.
Pelaksanaan pendidikan nasional menjaminpemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di
tengah perubahan global agarwarga Indonesia menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan yang
Maha Esa,berahlak mulia, cerdas, produktif dan berdaya saing dalam pergaulan nasionalmaupun
internasional. Untuk menjamin tetcapainya tujuan pendidikan tersebut,pemerintah telah
mengamanatkan penyusunan delapan setandar nasional sebagaimanadiatur dalam Peraturan
Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan
adalah kriteria minimum tentang sistempendidikan di seluruh wilayah hukumNegara Kesatuan
Repblik Indonesia.
Pelaksanaan pembelajarandalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar dapat:
a) Belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b) Belajar untuk menghayati dan memahami,
c) Belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain,
d) Belajar untuk mampu mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
e) Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yangaktif, kreatif,
efektif dan meyenangkan.
Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut,diperlukan adanya sarana dan prasarana yang
memadai. Sarana dan prasarana yang memadaitersebut harus memenuhi ketentuan minimumyang
ditetapkan dalam standar sarana prasarana.Standar sarana dan prasarana iniuntuk lingkup
pendidikan formal, mencakup:
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

a) Kriteriaminimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan, mediapendidikan,


buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dantelekomunikasi, serta perlengkapan
lain yang wajib dimiliki oleh setiapsekolah.
b) Kriteriaminimum sarana prasana terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang, dan instalasidaya
dan jasa, yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. Sarana dan prasarana pendidikan juga
menjadi salah satu tolok ukurdari mutu sekolah. Tetapi fakta dilapangan banyak ditemukan
sarana danprasarana yang tidak dioptimalkan dan dikelola dengan baik untuk itudiperlukan
pemahaman dan pengaplikasian manajemen sarana dan prasaranapendidikan persekolahan
berbasis sekolah. Bagi pengambil kebijakan di sekolahpemahaman tentang sarana dan
prasarana akan membantu memperluas wawasan tentangbagaimana ia dapat berperan dalam
merencanakan, menggunakan dan mengevaluasi saranadan prasarana yang ada sehingga
dapat dimanfaatkan dengan optimal guna mencapaitujuan pendidikan.

1.2 Landasan Program Kerja


1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun2003 tentang Sistem PendidikanNasional (Lembaran
Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran NegaraRepublik
Indonesia Nomor 4301);
2) Peraturan Pemerintah Nomor 19Tahun 2005 tentang StandarNasional Pendidikan (Lembaran
Negara RepublikIndonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara
RepublikIndonesia Nomor 4496);
3) Peraturan pemerintah RI No. 36Tahun 2005 tentang peraturan pelaksanaan UU No. 28 Tahun
2002 tentang bangunandan gedung
4) Peraturan Menteri PendidikanNasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007, tentang
Standar SaranaPrasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah ( SD/MI ) Sekolah
MenengahPertama/Madrasah Tsanawiyah ( SMP/Mts ), Dan Sekolah Menegah Atas
/MadrasahAliyah ( SMA/MA )
5) Surat Keputusan Kepala UPT SMK Negeri Ihya Ulumudin Singojuruh Nomor ...../2017 tentang
Pembagian Tugas Tambahan.
1.3 Maksud, Tujuan dan sasaran Program
1) Maksud
Sebagaipedoman kerja wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana dalam melaksanakan
tugas dan tanggungjawabnya selama tahun pelajaran 2017/2018
2) Tujuan
a) Meningkatkan rencana dan program kerja yang akan dilaksanakan sehingga dapat
mencapai tujuan yang optimal.
b) Sebagai bahan masukan bagipenyusunan program dan pertimbangan kepala sekolah
dalam menetapkankebijaksanaan serta langkahlangkah pengembangan sekolah
selanjutnya.
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

c) Agardapat melaksakan tugas secara rinci, efektif dan efisien sesuai dengan bidangtugas
wakasek urusan sarana dan prasarana.
3) Sasaran
Sasaran dari program tahunan wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana adalah untuk
membantu sebagian tugas-tugas kepala sekolah dalam kelancaran kegiatan proses belajar mengajar
di SMK Negeri Ihya Ulumudin Singojuruh
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

BAB II
ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN

2.1 Pengertian Sarana Prasarana Pendidikan


Secara Etimologis (bahasa) prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam
pendidikan. misalnya: lokasi/tempat, bangunan sekolah, lapangan olahraga, uang dsb. Sedangkan
sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan. misalnya; Ruang, Buku,
Perpustakaan, Laboratorium dsb.
Dengan demikian dapat di tarik suatau kesimpulan bahwa Administrasi sarana dan prasarana
pendidikan itu adalah semua komponen yang sacara langsung maupun tidak langsung menunjang
jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri. Menurut keputusan
menteri P dan K No 079/ 1975, sarana pendididkan terdiri dari 3 kelompok besar yaitu :
a) Bangunan dan perabot sekolah
b) Alat pelajaran yang terdiri dari pembukuan , alat-alatperaga dan laboratorium.
c) Media pendidikan yang dapat di kelompokkan menjadi audio visual yang menggunakan alat
penampil dan media yang tidak menggunaakan alat penampil.
Secara micro(sempit) kepala sekolahlah yang bertanggung jawab atas pengadaan sarana
danprasarana pendidikan yang di perlukan di sebuah sekolah.
Sedangkan administrasi sarana dan prasarana itu sendiri mempunyai peranan yang sangat penting
bagi terlaksananya proses pembelajaran disekolaah serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan
di sebuah sekolah baik tujuan secara khusus maupun tujuan secara umum.
Terdapat beberapapemahaman mengenai administrasi sarana dan prasarana di antaranya adalah :
a) Berdasarkan konsepsi lama dan modern
Menurut konsepsi lama administrasi sarana dan prasarana itu diartikan sebagai sebuah
system yang mengatur ketertiban peralatan yang ada disekolah . Menurut konsepsi modern
administrasi sarana dan prasarana itu adalahsuatu proses seleksi dalam penggunaan sarana
dan prasarana yang ada di sekolah. Guru menurut konsepsi lama bertugas untuk mengatur
ketertiban penggunaan sarana sekolah, menurut konsepsi modern guru bertugas sebagai
administrator dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah.
b) Berdasarkan pandangan pendekatan operasional tertentu
1. Seperangkat kegiatan dalam mempertahankan ketertiban penggunaan sarana dan
prasarana di sekolah melalui penggunaan di siplin(pendekatan otoriter )
2. Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan ketertiban sarana dan prasarana sekolah
dengan melalui pendekatan intimidasi
3. Seperangkat kegiatan untuk memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana sekolah
dalam proses pembelajaran (pendekatan permisif)
4. Seperangkat kegiatan untuk mengefektifkan penggunaan sarana dan prasarana sekolah
sesuai dengan program pembelajaran (pendekatan intruksional)
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

5. Seperangkat kegiatan untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah


6. Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan keutuhan dan keamanan dari sarana dan
prasarana yang ada di sekolah.
Pengertian lain dari administrasi sarana dan prasarana adalah suatu usaha yang di arahkan untuk
mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa
untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan dan kelengkapan sarana yang ada.
Dengan demikian adminitrasi sarana dan prasarana itu merupakan usaha untuk mengupayakan
sarana dan alat peraga yang di butuhkan pada proses pembelajaran demi lancarnya dan tercapainya
tujuan pendidikan .
2.1.1 MACAM MACAM SARANA DAN PRASARANA
Adapun macam-macam sarana dan prasarana yang di perlukandi sekolah demi kelancaran dan
keberhasilan kegiatan proses pendidikan sekolah adalah :
1) Ruang kelas : tempat siswa dan guru melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.
2) Ruang perpustakaan : tempat koleksi berbagai jenis bacaan bagi siswa dan dari sinilah siswa
dapat menambah pengetahuan.
3) Ruang laboratorium ( tempat praktek) : tempat siswa mengembangkan pengetahuan sikap dan
keterampilan serta tempat meneliti denganmenggunakan media yang ada untuk memecahkan
suatu masalah atau konseppengetahuan .
4) Ruang keterampilan adalah tempat siswa melaksanakanlatihan mengenai keterampilan tertentu.
5) Ruang kesenian: adalah tempat berlangsungnyakegiatan-kegiatan seni
6) Fasilitas olah raga: tempat berlangsungnya latihan-latihanolahraga.
2.1.2 Pemeliharaan sarana dan prasarana
Untuk menyempurnakan pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana para ahli menyarankan
beberapa pedoman pelaksanaan administrasinya, diantaranya adalah sebagai berikut :
1) Kepala sekolah tidak terlalu menyibukkan diri secara langsung dengan urusan pelaksanaan
administrasi sarana dan prasarana pengajaran.
2) Melakukan sistem pencatatan yang tepat sehingga mudah di kerjakan.
3) Senantiasa di tinjau dari segi pelayanan untuk turut memperlancar pelaksanaan program
pengajaran.
Adapun masalah yang sering timbul dalam pemeliharaan sarana dan prasarana di sekolah adalah
pengrusakan yang di lakukan oleh siswa siswa di sekolah itu sendiri. Namun ada beberapa upaya
yang bisa di lakukan dalam menangani masalah tersebut diantaranya adalah :
1) Membangkitkan rasa memiliki sekolah pada siswa siswi
2) Sarana dan prasarana sekolah di siapkan yang prima sehingga tidak mudah di rusak
3) Membina siswa untuk disiplin dengan cara yang efektif dan diterima oleh semua siswa .
4) Memupuk rasa tanggung jawab kepada siswa untuk menjaga dan memelihara keutuhan dari
sarana dan prasarana sekolah yang ada.
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

Koordinasi dalam mengelola dan memelihara sarana danprasarana sekolah agar tetap prima adalah
tugas utama dari administrator , olehkarena itu para petugas yang berhubungan dengan sarana dan
prasarana sekolahbertanggung jawab langsung kepada kepala sekolah Adapun kebijaksanaan yang
diperlukan dalam memelihara dan mengelola sarana dan prasarana sekolah adalah :
1. Membina hubungankerja sama yang baik dengan petugas
2. Memimpin kerja samadengan staf yang membantu petugas.
3. Memberikanpelatihan pada petugas untuk peningkatan kerjanya.
4. Mengawasipembaharuan dan perbaikan sarana dan prasarana
5. Mengadakan inspeksisecara periodik dan teliti terhadap sarana dan prasarana.
2.1.3 Prinsip dan tata tertib.
Setiap sekolah memiliki prinsip-prinsip dan tata tertibmengenai penggunaan dan pemeliharaan
sarana dan prasarana sekolah, hal itubertujuan untuk mempermudah administrator dalam
mengawasi dan mengatur saranadan prasarana yang ada di sekolah tersebut.
2.2 KOMPONEN-KOMPONENADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
2.2.1 LAHAN
Lahan yang di perlukan untuk mendirikan sekolah harus disertai dengan tanda bukti kepemilikan
yang sah dan lengkap(sertifikat), adapun jenis lahan tersebut harus memenuhibeberapa kriteria
antara lain :
a) Lahan terbangun adalah lahan yang diatasnya berisibangunan ,
b) Lahan terbuka adalah lahan yang belum ada bangunandiatasnya.
c) Lahan kegiatan praktek adalah lahan yang di gunakan untukpelaksanaan kegiatan praktek
d) Lahan pengembangan adalah lahan yang di butuhkan untukpengembangan bangunan dan
kegiatan praktek.
e) Lokasi sekolah harus berada di wilayah pemukiman yangsesuai dengan cakupan wilayah
sehingga mudah di jangkau dan aman dari gangguanbencana alam dan lingkungan yang kurang baik.
2.2.2 RUANG
Secara umum jenis ruang di tinjau dari fungsinya dapat dikelompokkan dalam
a. Ruang pendidikan
Ruang pendidikan berfungsi untuk menampung proses kegiatan belajarmengajar teori dan praktek
antara lain :
1. Ruang teori sejumlah rombel
2. Ruang Laboratorium
3. Ruang Olah raga
4. Ruang perpustakaaan
5. Ruang kesenian
6. Ruangketeraampilan
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

b. Ruang administrasi
Ruang Administrasi berfungsi untuk melaksanakan berbagai kegiatan kantor. Ruang administrasi
terdiri dari :
1. Ruang kepala sekolah/ Wakil Kepala Sekolah
2. Ruang guru
3. Ruang tata usaha
4. Gudang
c. Ruang penunjang
Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan yang mendukung proses kegiatan belajar
mengajar antara lain :
1. Ruang Ibadah/ Musholla 5. Ruang Pramuka/ DA
2. Ruang koperasi sekolah 6. Ruang UKS
3. Ruang OSIS 7. Ruang WC/ kamarmandi
4. Ruang BP 8. Ruang Aula Kesenian
2.2.3 PERABOT
Secara umum perabot sekolah mendukung 3 fungsi yaitu : fungsi pendidikan, fungsi administrasi,
fungsi penunjang. Jenis perabot sekolah di kelompokkan menjadi 3 macam :
a. Perabot pendidikan
Perabot pendidikan adalah semua jenis mebel yang di gunakan untukproses kegiatan belajar
mengajar. Adapun Jenis, bentuk dan ukurannya mengacupada kegiatan itu sendiri.
b. Perabotadministrasi
Perabot administrasi adalah perabot yang di gunakan untuk mendukung kegiatan kantor. jenis
perabot ini hanya tidak baku / terstandart secara internasional.
c. Perabot penunjang
Perabot penunjang adalah perabot yang di gunakan / di butuhkan dalam ruang penunjang.
seperti perabot perpustakaan, perabot UKS, perabot OSIS dsb.
2.2.4 ALAT DAN MEDIAPENDIDIKAN
Setiap mata pelajaran sekurang kurangnya memiliki satujenis alat peraga praktek yang sesuai
dengan keperluanpendidikan dan pembelajaran, sehingga dengan demikian prosespembelajaran
tersebut akan berjalan dengan optimal.
2.2.5 BUKU ATAU BAHANAJAR
Bahan ajar adalah sekumpulan bahan pelajaran yang digunakan dalam kegiatan proses belajar
mengajar. Bahan ajar ini terdiri dari
a. BUKU PEGANGAN
Buku pegangan di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai acuan dalampembelajaran
yang bersifat Normatif, adaptif dan produktif.
b. BUKU PELENGKAP
Buku ini di gunakan oleh guru untuk memperluas dan memperdalampenguasaan materi
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

c. BUKU SUMBER
Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik untukmemperoleh kejelasan informasi
mengenai suatu bidang ilmu /keterampilan.
d. BUKU BACAAN
Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagaibahan bacaan tambahan (non
fiksi) untuk memperluas pengetahuan danwawasan serta sebagai bahan bacaan (fiksi ) yang
bersifat relatif.
2.3 HUBUNGAN ANTARA SARANA DAN PRASARANA DENGAN PROGRAM PENGAJARAN
Jenis peralatan dan perlengkapan yang di sediakan di sekolah dancara-cara pengadministrasiannya
mempunyai pengaruh besar terhadapproses belajar mengajar.
Persediaan yang kurang dan tidak memadai akan menghambat prosesbelajar mengajar , demikian
pula administrasinya yang jelek akanmengurangi kegunaan alat-alat dan perlengkapan tersebut,
sekalipunperalatan dan perlengkapan pengajaran itu keadaannya istimewa.Namun yang lebih
penting dari itu semua adalah penyediaan sarana disekolah di sesuaikan dengan kebutuhan anak
didik serta kegunaanhasilnya di masa mendatang.
2.4 PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
Pemeliharaan merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan darikerusakan suatu barang, sehingga
barang tersebut selalu dalam kondisi baik dansiap pakai.
Pemeliharaan dilakukan secara continue terhadap semuabarang-barang inventaris kadang-kadang
dianggap sebagai suatu hal yang sepele,padahal pemeliharaan ini merupakan suatu tahap kerja yang
tidak kalahpentingnya engan tahap-tahap yang lain dalam administrasi sarana dan prasarana.Sarana
dan prasarana yang sudah dibeli dengan harga mahal apabila tidakdipelihara maka tidak dapat
dipergunakan.
Pemeliharaan dimulai dari pemakai barang, yaitu denganberhati-hati dalam menggunakannya.
Pemeliharaan yang bersifat khusus harusdilakukan oleh petugas professional yang mempunyai
keahlian sesuai dengan jenisbarang yang dimaksud.
Pelaksanaan baranginventaris meliputi:
a. Perawatan
b. Pencegahankerusakan
c. Penggantian ringan
Pemeliharaan berbeda dengan rehabilitasi, rehabilitasi adalah perbaikan berskala besar dan
dilakukan pada waktu tertentu saja.
2.5 FUNGSI ADMINISTRASISARANA DAN PRASARANA
Selain memberi makna penting bagi terciptanya danterpeliharanya kondisi sekolah yang optimal
administrasi sarana danprasarana sekolah berfungsi sebagai:
a. Memberi danmelengkapi fasilitas untuk segala kebutuhan yang di perlukan dalam prosesbelajar
mengajar.
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

b. Memelihara agar tugas-tugas murid yang di berikan oleh guru dapat terlaksana dengan lancar dan
optimal.
Fungsi administrasi yang di pandang perlu dilaksanakan secarakhusus oleh kepala sekolah adalah :
2.5.1 Perencanaan
Perencanaan dapat di pandang sebagai suatu proses penentuan danpenyusunan rencana dan
program-program kegiatan yang akan di lakukan pada masayang akan datangsecara terpadu dan
sistematis berdasarkan landasan,prinsip-prinsip dasardan data atau informasi yang terkait serta
menggunakansumber-sumber daya lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah di
tetapkansebelumnya.
Rencana tersebuthendaknya memiliki sifat-sifat sbb
1. Harus jelas
Kejelasan ini harus terlihat pada tujuan dan sasaran yang hendak di capai,jenis dan bentuk, tindakan
(kegiatan) yang akan di laksanakan, siapapelaksananya, prosedur, metode dan teknis pelaksananya,
bahan dan peralatanyang di perlukan serta waktu dan tempat pelaksanaan
2. Harus realistis
Hal ini mengandung arti bahwa ;
a. rumusan, tujuan sertatarget harus mengandung harapan yang memungkinkan dapat di capai baik
yangmenyangkut aspek kuantitatif maupun kualitatifnya. Untuk itu harapan tersebutharus di
susun berdasarkan kondisi dan kemampuan yang di miliki oleh sumberdayayang ada.
b. jenis dan bentukkegiatan harus relevan dengan tujuan dan target yang hendak di capai.
c. prosedur,metode dan teknis pelaksanaan harus relevan dengan tujuan yangnhendak di
capaiserta harus memungkinkan kegiatan yang telah di pilih dapat dilaksanakan secaraefektif
dan efisien.
d. Sumberdayamanusia yang akan melaksanakan kegiatan tersebut harus memiliki kemampuan
danmotivasi serta aspek pribadi lainnya yang memungkinkan terlaksananya tugas dankegiatan
yang menjadi tanggung jawabnya .
3. Rencana harus terpadu
a. rencanaharus memperlihatkan unsur-unsurnya baik yang bersifat insani maupun non
insanisebagai komponen-komponen yang bergantung satu sama sama lain., berinteraksidan
bergerak bersama secara sinkron kearah tercapainya tujuan dan target yangtelah di tetapkan
sebelumnya.
b. rencana harusmemiliki tata urut yang teratur dan di susun berdasarkan skala prioritas.
2.5.2 Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah suatu proses yang menyangkutperumusan dan rincian pekerjaan dan tugas
serta kegiatan yang berdasarkanstruktur organisasi formal kepada orang-orang yang memiliki
kesanggupan dankemampuan melaksanakan nya sebagai prasyarat bagi terciptanya kerjasama
yangharmonis dan optimal ke arah tercapainya tujuan secara efektif dan efisien.Pengorganisasian ini
meliputi langkah-langkah antara lain :
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

a. Mengidentifikasitujuan-tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan sebelumnya.


b. Mengkaji kembali pekerjaan yang telah di rencanakan dan merincinya menjadi sejumlah tugas
dan menjabarkan menjadi sejumlah kegiatan.
c. Menentukan personilyang memiliki kesanggupan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas
dan kegiatan tersebut.
d. Memberikan informasi yang jelas kepada guru tentang tugas kegiatan yang harus dilaksanakan,
mengenai waktu dan tempatnya, serta hubungan kerja dengan pihakyangn terkait.
2.5.3 Menggerakkan
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untukmemberikan pengaruhpengaruh yang dapat
menyebabkan guru tergerak untukmelaksanakan tugas dan kegiatannya secara bersama-bersama
dalam rangka mencapaitujuan secara efektif dan efisien.
2.5.4 Memberikan arahan
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untukmemberikan informasi, petunjuk, serta bimbingan
kepada guru yang di pimpinnyaagar terhindar dari penyimpangan, kesulitan atau kegagalan dalam
melaksanakantugas. Fungsi ini berlaku sepanjang proses pelaksanaan kegiatan.
2.5.5 Pengkoordinasian
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untukmenyelaraskan gerak langkah dan memelihara
prinsip taat asas (konsisten) padasetiap dan seluruh guru dalam melaksanakan seluruh tugas dan
kegiatannya agardapat tujuan dan sasaran yang telah di rencanakan .Hal ini di lakukan olehkepala
sekolah melalui pembinaan kerja sama antar guru, dan antar guru denganpihak-pihak luar yang
terkait. Di samping itu penyelarasan dan ketaatan padasas diupayakan agar fungsi yang satu gengan
yang lainnya dapat mercapai danmemenuhi target yang di tetapkan sebelumnya.
2.5.6 Pengendalian
Fungsi ini mencakup upaya kepala sekolah untuk:
a. Mengamati seluruhaspek dan unsur persiapan dan pelaksanaan program-program kegiatan
yang telah di rencanakan
b. Menilai seberapajauh kegiatan-kegiatan yang ada dapat mencapai sasaran-sasaran dan tujuan.
c. Mengidentifikasipermasalahan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan beserta faktor-faktor
penyebabnya.
d. Mencari danmenyarankan atau menentukan cara-cara pemecahan masalah-masalah tersebut.
e. Mengujicobakan ataumenerapkan cara pemecahan masalah yang telah dipilih guna
menghilagkan ataumengurangi kesenjangan antara harapan dan kenyataan.
Dengan demikian dalam melaksanakan fungsi ini kepalasekolah dapat menggunakan sekurang-
kurangnya 3 pendekatan yaitu :
a. Pengendalian yangbersifat pencegahan
b. Pengendalianlangsung
c. Pengendalian yangbersifat perbaikan.
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

2.5.7 Inovasi
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untuk menciptakan kondisi kondisi yang memungkinkan
diri para guru untuk melakukan tindakan tindakan atau usaha-usaha yang bersifat kreatif inovatif.
dengan demikian kepala sekolah dan guru-guru perlu mencari atau menciptakan cara-cara kerja atau
hal-hal yang baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Sekurang kurangnya mereka di harapkan
mampu dan mau memodifikasi hal-hal atau cara-cara yang lebih baik atau lebih efektif dan efisien,
agar pembaharuan pendidikan dapat muncul dari warga sekolah ,hal ini juga akan menumbuhkan
sikap dan daya kreatif warga sekolah itu sendiri.
Dalam melakukan fungsi ini kepala sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Harus di sadari bahwa sesuatu yangbaru belum tentu lebih baik dari yang lama.
b. Jika mampumenemukan atau menciptakan sesuatu hal atau cara baru, ia tidak perlu
memandangrendah yang lama
c. Perlu dikonsultasikan kepada pihak-pihak yang berwenang.
2.6 TUJUAN ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA
Adapun yang menjadi tujuan dari administrasi saran dan prasarana adalah tidak lain agar semua
kegiatan tersebut mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Administrasi sarana dan prasarana
semakin lama di rasakan semakin rumit karena pendidikan juga menyangkut masyarakat atau orang
tua murid, yang terlibat langsung dalam pendidkan tersebut. Oleh karena itu apabila administrasi
sarana dan prasarana berjalan dengan baik maka semakin yakin pula bahwa tujuan pendidikan akan
tercapai dengan baik.
Mengingat sekolah itu merupakan subsistem pendidikan nasional maka tujuan dari administrasi
sarana dan prasarana itu bersumber dari tujuan pendidikan nasional itu sendiri . sedangkan
subsistem administrasi sarana dan prasarana dalam sekolah bertujuan untuk menunjang tercapainya
tujuan pendidikan sekolah tersebut, baik tujuan khusus maupun tujuan secara umum.
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

BAB III
PROGRAM KERJA SARANA PRASARANA.

Di dalam penyusunan program kerja Wakil Kepala Sekolah bidang sarana dan prasarana SMK Negeri
Ihya Ulumudin Singojuruh dapat kami kemukakan sebagai berikut:
3.1 PROGRAM UMUM BIDANG SARANA
1. Membantu tugas Wakil kepala sekolah di dalam penyelenggaraan kegiatan sekolah sehari-
harinya terutama menyangkut urusan penyediaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.
2. Menyedikan, mengatur, memelihara sarana dan prasarana sekolah dengan pelaksanaan
kegiatan sekolah dan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Tentu
saja hal ini tidak lepas dari fungsi pengawasan.
3. Mengupayakan kepada seluruh aparat penyelenggara sekolah (guru, karyawan,
maupun siswa) akan pentingnya kesadaran diri untuk ikut memelihara keindahan dan
kebersihan lingkungan sekolah sebagai unsur ketahanan sekolah.
4. Memikirkan, mengusahakan, mengajukan sarana dan prasarana yang belum ada/diadakan
serta mengganti memperbaiki sarana dan prasarana yang telah rusak.
5. Menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.
6. Mengkoordinasikan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah.
7. Menyusun laporan pelaksanaan urusan sarana dan prasarana sekolah.

3.2 PROGRAM KERJA BIDANG SARANA PRASARANA


No. Kegiatan Tujuan Indikator keberhasilan Penanggung Ket
jawab/ pelaksana
1. Penyusunan Program Meningkatkan program Terlaksananya Penjelasan Program - KS
Kerja Tahunan kegiatan bidang sarpras Kerja - Wk. Sarpras
2. Perawatan sarana
3. Perawatan prasarana
4. Pengadaan sarana
5. Pengadaan prasarana
6. Pertamanan
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

BAB IV
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM SARANA PRASARANA

Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut kegiatan


Administrasi, Pengadaan dan pemeliharaan bidang sarpras untuk Tahun Pelajaran 2017/2018
dengan perkiraan rinciannya adalah :

NO JENIS KEGIATAN / BARANG Volume Harga Satuan Jumlah KETERANGANP enyusunan


Program Kerja Kurikulum
1

JUMLAH
Program Kerja Bidang Sarana-Prasarana

BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
1) Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjangdalam pencapaian
keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya haltersebut dapat dicapai apabila
ketersedian sarana dan prasarana yang memadaidisertai dengan pengelolaan secara optimal.
2) Seiring dengan diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikanatau yang lebih dikenal
dengan istilah KTSP dimana penerapan desentralisasipengambilan keputusan, memberikan
hak otonomi penuh terhadap setiap tingkatsatuan pendidikan, untuk mengoptimalkan
penyedian, pendayagunaan, perawatan danpengendalian sarana dan prasarana pendidikan.
Sekolah dituntut untuk memilikikemandirian untuk mengatur dan mengurus kebutuhan
sekolah menurut kebutuhanberdasarkan aspirasi dan partisipasi warga sekolah dengan tetap
mengacu padaperaturan dan perundang undangan pendidikan nasional yang berlaku.
3) Sarana Prasarana yang ada di sekolah seharusnya dikelola dengansebaik-baiknya, pengelolaan
yang dimaksudmeliputi:
a) Perencanaan
b) Pengadaan
c) Inventarisasi
d) Penyimpanan
e) Penataan
f) Penggunaan
g) Pemeliharaan
h) Penghapusan
5.2 Saran-saran
Diharapkan program kerjaBidang Sarana Prasarana ini dapatdijadikan acuan dan pedoman dalam
penyelenggaraan pendidikan di SMK Negeri Ihya Ulumudin Singojuruh tahun pelajaran 2017/2018
dan untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang
konstruktif agar lebih baik di tahun-tahun yang akan datang.