Anda di halaman 1dari 3

Prinsip Kunci dalam Manajemen Logistik

http://manajemenproduksi.com/prinsip-kunci-dalam-manajemen-logistik/

Logistik merupakan suatu baranng yang dibutuhkan agar suatu kegiatan dapat berjalan
dengan lancar, untuk menjadi seksi logistic yang baik anda harus memahami ilmu dari
manajemen logistic yaitu kemampuan untuk mengelolah barang melalui tindakan tindakan
perencanaan dan penetapan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran, pemeliharaan
dan, penghapusan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.

Dalam buku managemn logistic, Bowersox mengungkapkan definisi dari manajemen


logistik mengacu pada pengerian logistic yaitu proses pengolahan strategis pada pengelolaan
yang strategis terhadap pemindahan dan penyimpanan strategis barang, suku cadang, dan
barang dari para supplier diantaar fasilitas-fasilitas perusahaan dan kepada para pelanggan.

Setelah mengetahui logistic tersebut maka anda dapat simpulkan bahwa tugas manajemen
logistic tersebut bertugas dalam menagtur agar perencanaan dalam penempatan fasilitas-
fasilitas perusahaan ataupun fasilitas-fasilitas pelanggan berjalan dengan lancar dan tidak
menimbulkan berbagai masalah, namun jika masalah muncul di harapkan seorang manajer
bisa mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan mengambil solusi yang tepat untuk
menyelasaikannya.

Setelah mendapati solusi maka seorang manajer harus mampu mengawasi dan mengevaluasi
agar rencana dapat berjalan dengan baik dan tidak berubah ke jalur yang salah.

Adapun fungsi dari manajemen logistic sendiri meliputi:

1) Manajemen Logistik sebagai fungsi perencanaan dan penentuan kebutuhan

Disini seorang manajer melakukann poerencanaan dan penentuan kebutuhan dari suatu
kegiatan, sebagai contoh dalam suatu perusahaan mengadakan suatu acara dimana seorang
manajer logistic harus melakukan perencanaan mengenai barang atau benda apa saja yang di
butuhkan untuk mendukung acara tersebut, lalu setelah mempunyai perencanaan manajer
mulai menentukan barang mana yang benar-benar di butuhkan untuk sarana pendukung pada
suatu acara.

Dalam membuat penentuan benda benda seoprang manajer harus mampu menyesuaikannya
dengan anggaran dan perhitungan lainnya.

2) Manajemen Logistik sebagai fungsi penganggaran

Nah barang barang yang telah di tentukan sebagai benda yang di butuhkan dalam acara
tersebut seorang manajer harus mampu melakukan perhitungan terhadap benda tersebut
anggarkan jumlah pengeluaran yang di butuhkan buat semuanya sesuai dengan anggaran dan
lakukan perubahaan jika anggaran tidak sesuai dengan keperluan.

3) Manajemen Logistik sebagai fungsi pengadaan


Jika anggaran tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan namun tidak ada jalan keluar lain untuk
menyelesaikan hal ini, maka seorang manajer harus melakukan pengadaan dimana ia harus
berfikirt kreatif dan melakukan sesuatu agar kegiatan dapat tetap berlangsung dengan baik
dengan anggaran yang di sediakan dalam hal ini anda dapat lakukan pencarian sponsor yang
bisa membantu mendukung acara dan lain sebagainya.

4) Manajemen Logistik sebagai fungsi penyimpanan dan penyaluran

Disini seorang manajer bertugas untuk menyimpan sebaik-baiknya barang-barang yang telah
di kumpulkan dan setelah itu disalurkan kepada seksi bidang yang lainnya atau panitia lain
yang membutuhkan benda tersebut.

5) Manajemen Logistik sebagai fungsi pemeliharaan

Seorang manajer harus bisa memelihara barang baik yang sudah di pakai dalam berbagai
kegiatan maupunyang belum di pakai atau akan di pakai dalam suatu acara, apalagi jika
diantara barang-barang tersebut ada barang pinjaman dimana barang tersebut harus
dikembalikan dalam kedaan masih bagus seperti asal peminjamannya.

6) Manajemen Logistik sebagai fungsi penghapusan

Jika terjadi kerusakan pada barang inventaris maka manger logistic harus mampu menghapus
kerusakaan tersebut bagaimanapun caranya, baik itu dengan membeli ulang bahan serupa
ataupun dengan menggantinya dengan barang lain.

7) Manajemen Logistik sebagai fungsi pengendalian.

Inilah fungsi yang paling penting dimana seorang manajer harus senantiasa mengendalikan
semua fungsi diatas dengan baik.

Adapun ilustrasi yang bisa membuat anda lebih memahami manajemen logistic beserta tujuh
fungsi yang telah dijelaskan diatas, dalam sebuh perusahaan akan mengadakan acara dimana
acara itu diharapkan akan berlangsung secara meriah seluruh karyawan diminta untuk
menjadi panitia penyelenggara dalam acara tersebut, karyawan itu terbagi dalam beberapa
seksi seperti seksi dokumentasi, seksi konsumsi, seksi dekorasi, seksi acara, seksi keamanan,
seksi kebersihan, seksi P3K, dan juga seksi logistic yang bertanggung jawab untuk
menyiapkan sarana yang di perlukan oleh seksi panitia lainnya.

Disinilah manajemen logistic di perlukan pada tahap pertama logistic menentukan


perencanaan mengenai barang apa saja yang di perlukan oleh seluruh panitia dalam
menjalankan tugasnya, adapun panitia tiap seksi memberikan data berupa barang apa saja
yang di perlukan seperti pada seksi dekorasi membutuhkan paku, tirai, hiasan dinding, poto,
panggung, kursi tamu, dan lain sebagainya.

Setelah itu manajer melakukan penentuan dimana mereka dapat memilih barang apa saja
yang benar benar di butuhkan dan barang mana yang tidak begitu penting.

Setelah itu logistic melakukan penganggaran atas permintaan barang kebutuhan panitia yang
telah ia sortir anggaran di berikan kepada bendahara, setelah dana cair logistic melakukan
pengadaan dimana ia harus membeli dan menyediakan berbagai barang yang telah menjadi
kebutuhan para panitia.

Lalu setelah barang ada logistic menyimpannya dan membagikannya kepada panitia sesuai
dengan barang yang di butuhkan oleh panitia tersebut, setelah itu logistic wajib memelihara
barang yang telah menjadi barang-barang inventaris perusahaan jika sesuatu terjadi pada
barang tersebut logistic melakukan penghapusan dimana ia bertanggung jawab atas kerusakan
yang terjadi jika semuanya telah beres jika acara telah terlaksana dengan baik maka langkah
selanjutnya logistic harus mengendalikan barang yang telah terpakai dengan baik supaya
dapat digunakan lagi lain waktu. Begitulah ilustrasi dalam penggunaan ilmu manajemen
industry dalam sebuah penyelenggaraan acara.