Anda di halaman 1dari 27

LKPD 1

(Lembar Kerja Peserta Didik)

NAMA KELOMPOK :.........................................................


ANGGOTA : 1.
2.
3.
4.
5.
6.
KELAS :........................................................

A. Kompetensi Dasar
3.5. Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan
yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga
kesehatan sistem pencernaan
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui membaca wacana siswa dapat merumuskan masalah yang relevan
dengan topik pembelajaran Gangguan/kelainan system pencernaan.
Melalui wacana, siswa dapat mengumpulkan data/ informasi sebanyak-
banyaknya yang relevan, mengenai gangguan/kelainan dari system
pencernaan
Melalui diskusi, siswa dapat mengetahui penyebab dari gangguan/kelainan
dari system pencernaan
Melalui diskusi, siswa dapat mengetahui cara menanggulangi
gangguan/kelainan dari system pencernaan

C. Prosedur Kerja
Perhatikan dan cermati wacana pada setiap bagian dalam LKPD ini.

Pada bagian I dengan Topik Malnutrisi di kerjakan Oleh Kelompok


1,
Pada Bagian II dengan Topik Diare dikerjakan oleh kelompok 2
Pada Bagian III dengan Topik Maag dikerjakan oleh kelompok 3
Pada bagian IV dengan Topik Hepatitis dikerjakan oleh kelompok 4
Pada bagian V dengan Topik Obesitas dikerjakan oleh kelompok 5

1. Dalam wacana tersebut tidak semua informasi tersedia untuk digunakan

dalam mencapai tujuan pembelajaran, oleh karena itu siswa harus mencari

sumber-sumber bacaan lain.

2. Siapkan informasi permasalahan dan jawaban anda untuk dikomunikasikan

dalam diskusi kelas!

D. Topik Permasalahan
BAGIAN PERTAMA MALNUTRISI

Kerusakan Lingkungan Penyebab


Liputan6.com, Bitung - Kasus gizi buruk yang menimpa anak-anak
kembali terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Seorang bocah perempuan

BencanAAa di Garut
bernama Karunia Tobangen meninggal dunia di RSUD Bitung, setelah
sempat dirawat selama lima hari.

Informasi diterima, Selasa, 04 Juli 20107 ini dibenarkan Kepala Puskesmas


Bitung Barat, Vivi Tumbel. "Korban meninggal dunia Senin subuh di RSUD
Bitung," ujar Vivi, Rabu 5 Juli 2017.
Karunia, warga asal Kelurahan Kakenturan Dua, Kecamatan Maesa itu
meninggal karena kondisinya sangat parah. Selain menderita kekurangan
gizi, bocah lima tahun itu juga terserang penyakit lain.

"Hasil diagnosa juga menderita paru-paru basah. Makanya bobot tubuh


sangat tidak sesuai, cuma 6 kg lebih. Padahal untuk seumuran korban
harusnya sekitar 14 kg," ungkap Vivi sambil menambahkan, Karunia
dirawat di RSUD Bitung sejak Kamis, 29 Juni 2017 silam.

Badan Dinas
Kepala Nasional Penanggulangan
Kesehatan Bencana
Bitung, Franky mencatat
Soriton korbanpenanganan
mengatakan, 23 orang
meninggal dunia dan 18 orang belum ditemukan. Kerusakan lingkungan
medis terhadap Karunia sangat terlambat. Dia menduga Karunia sudah
diduga menjadi
menderita penyebabnya.
gizi buruk sejak berbulan-bulan lalu

Kabupaten Garut, Jawa


"Ini baru diketahui Barat
setelah mengalami
kondisi korbanbencana banjir Kemungkinan
sudah gawat. bandang hebatbesar
pada
Rabu dini
sudah hari, 21 September
berbulan-bulan 2016.
menderita. Garut sebenarnya
Mungkin kalau lebih merupakan salah satu
awal bisa tertangani,"
penyangga penting bagi kelestarian lingkungan di Jawa Barat.
kata Franky. Franky menyesalkan kejadian seperti itu. Pelayanan kesehatan
harus dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak. Dengan begitu, dia tidak
Sepuluh
ingin ada tahun yangyang
warga lalu, hampir 40 persen
terlambat luas kabupaten
mendapat penanganan ini medis
masih berupa
ketika
hutan. Sayangnya,
menderita dalam beberapa tahun terakhir, ekspansi sektor
penyakit kronis.
pariwisata, tambang dan pertanian mengubah luasnya hutan itu.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat mencatat, bencana banjir


kecil di Garut sebenarnya sudah terjadi beberapa kali sebelum ini. Banjir ini
seharusnya menjadi tanda bagi pemerintah daerah setempat, bahwa ada
Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Tapi kalau semua pihak pro aktif,
terutama masyarakat, kejadian seperti ini tidak akan terjadi. Pelayanan
"kesehatan selalu standby sehingga wajib dimanfaatkan," ucap dia.
Berdasarkan keterangan dari aparat kelurahan tempat Karunia berdomisili,
Rivet Lohonaum, diketahui keluarga korban memang tergolong kurang
mampu. Ayah Karunia yang bernama Inyo Tobangen seorang pekerja
serabutan. Setali tiga uang dengan itu, ibunya yang bernama Ati Angkomona
tidak bekerja.

"Memang memprihatinkan. Rumahnya saja hanya terbuat dari tripleks


dengan ukuran yang kecil. Sudah begitu dinding sengnya sudah lubang-
lubang dan berkarat," ungkap Rivet.

Nasib tak kalah memiriskan juga dialami Karunia. Bocah ini ternyata sempat
berganti orangtua asuh semasa hidup. Karunia pernah diadopsi oleh orang
lain, sewaktu baru berumur dua bulan. Tapi karena ibu angkatnya
meninggal, dia dikembalikan ke orangtua.

"Ternyata baru dua bulan kembali korban sudah meninggal," ucap Rivet
mengenai perjalanan hidup Karunia sebelum meninggal karena gizi buruk.
Tahap 1 Identifikasi Masalah

Setelah kalian
membaca kasus
tentang kelainan
system pencernaan
malnutrisi, tuliskan
pokok pokok

permasalahan dari
kasus tersebut!

Tahap 2 Mengeksplore

Permasalahan
a. Apa yang kamu tahu ?


Tuliskan apa saja yang kalian ketahui tentang
b. Apa yang perlu kamu tahu?
kerusakan lingkungan!













........
.
c. Bagaimana kamu bias mengetahui apa Tahap 3
yang perlu kamu tahu? PenyelidikanIl
Buatlah rencana kegiatan yang dapat miah

kalian lakukan untuk mengetahui jawaban


dari pertanyaan yang kalian buat ! Mari kita melakukan rencana
kegiatan yang telah kalian

rancang supaya memperoleh
informasi sebanyak mungkin
Apa yang kalian perlukan untuk rencana untuk menjawab pertanyaan
yang telah kalian buat
kegiatan kalian??
..

Pengolahan
Buatlah pembagian tugas dalam rencana
Informasi
kegiatan kelompok kalian??
Mari kitadiskusikan
. data/informasi yang telah kalian
temukan dengan menggunakan

sumber pendukung seperti buku
Mari kita tuliskan hasil
paket; internet;video, dll untuk
diskusi/jawaban dari pernyataan
. menjawab pertanyaan yang telah
yang telah kalian buat sebagai hasil
kalian buat
dari diskusi pemecahan masalah!


.


.
Jawab:

...

...

Tahap 4 Kesimpulan

Buatlah kesimpulan dari


hasil diskusi kelompokmu
tentang penyebab
terjadinya perubahan ........
lingkungan!

........


........


........


Tahap 5 ........

Setelah berhasil
memecahkan masalah,
Penyajian
selanjutnya mari kita
presentasikan hasil diskusi
kelompokmu, siapkan media
yang diperlukanya!
BAGIAN KEDUA DIARE

Diare. Hampir semua penduduk Indonesia pernah


mengalami penyakit diare, diare memang merupakan
penyakit yang umum, namun penyakit ini dapat
membahayakan dan berdampak fatal apabila penderita
penyakit mengalami dehidrasi (kondisi kekurangan cairan
tubuh). Gejala diare dapat bermacam-macam mulai dari sakit
perut, tinja yang encer dibandingkan saat kondisi tubuh
normal, ada juga yang hingga mengalami kram perut dan
tinja yang sangat encer. Penyebab penyakit diare juga
bermacam-macam seperti;
1. Infeksi oleh virus, parasit, dan juga bakteri
2. Alergi terhadap makana
3. Alergi terhadap obat

Infeksi oleh mikroorganisme dapat mengganggu proses


penyerapan makanan di usus halus. Hal ini menyebabkan
makanan tidak dapat dicerna dan langsung masuk ke usus
besar. Jika pada usus halus makanan tidak dapat dicerna dan
diserap maka air pada dinding usus halus akan tertarik keluar,
akibat dari banyaknya air yang tertarik keluar maka makanan
tersebut akan menjadi lebih cepat masuk ke usus besar, di
usus besar seharusnya terjadi penyerapan air yang sesuai
porsi, namun akibat pada usus halus makanan mengandung
banyak air maka meskipun usus besar menyerap air, air
tersebut tentu masih sisa, dan air juga akan menyebabkan
makanan akan cepat terdorong menuju anus sehingga
penyerapan air oleh usus besar juga berjalan singkat, hal
inilah yang menyebabkan tinja menjadi berair pada penderita
diare. Sebenarnya usus besar tidak hanya menyerap air secara
berlebihan tapi juga elektrolit. Kehilangan cairan dan
elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan
dehidrasi. Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita
diare. Dehidrasi memiliki konsekuensi yang fatal dan
berpotensi merenggut nyawa penderitanya terutama jika
terjadi pada anak-anak. Hal ini karena ketahanan tubuh anak-
anak terhadap dehidrasi jauh lebih kecil dibandingkan
dengan pada orang dewasa. Maka dari itu orang tua
disarankan untuk mewaspadai tanda-tanda dehidrasi pada
anak dan penderita disarankan untuk meminum banyak
cairan saat diare masih berlangsung.
Mengobati penyakit diare dapat dengan oralit, Oralit bisa diminum untuk
menghindari dehidrasi, tetapi konsultasikanlah pemakaiannya terlebih
dahulu dengan dokter atau apoteker, terutama jika Anda menderita
penyakit tertentu, seperti penyakit jantung. Salah satu obat anti-diare yang
efektif dan cepat dalam menghentikan diare adalah loperamide. Namun
loperamide tidak boleh diberikan kepada anak-anak. Sebagian besar
penderita diare sembuh setelah beberapa hari tanpa melakukan
pengobatan. Pada orang-orang dewasa, diare biasanya sembuh setelah
dua hingga empat hari, sedangkan pada anak-anak, diare biasanya
berlangsung lebih lama, yakni antara lima hingga tujuh hari. Untuk
menghindari diare, sebenarnya mudah, terapkanlah pola hidup sehat,
rajinlah mencuci tangan sebelum atau sesudah makan agar
mikroorganisme yang membahayakan tubuh menjadi terbunuh, makan
makanan yang matang dan bersih, makanan yang matang akan
meminimalisir adanya mikroorganisme pada makanan tersebut, makanan
yang bersih juga lebih menjamin dibandingkan makanan yang dijual di
pinggiran jalan, rajinlah membersihkan toilet, karena toilet merupakan
sarang bakteri yang berasal dari tinja.

Tahap 1 IdentifikasiMasalah

Setelah kalian
membaca kasus
tentang diare,
tuliskan pokok
pokok permasalahan
dari kasus tersebut!


Tahap 2

a. Apa yang kamu tahu ? Mengeksplore


Permasalahan

Tuliskan apa saja yang kalian ketahui tentang


b. Apa yang perlu kamu tahu?
pencemaran air!











c.
Bagaimana kamu bias mengetahui apa Tahap 3

yang perlu kamu tahu? Penyelidikan
........
Ilmiah
. Buatlah rencana kegiatan yang dapat

kalian lakukan untuk mengetahui jawaban
...
dari pertanyaan yang kalian buat ! Mari kita melakukan rencana
kegiatan yang telah kalian

rancang supaya memperoleh
informasi sebanyak mungkin
Apa yang kalian perlukan untuk rencana untuk menjawab pertanyaan
yang telah kalian buat
kegiatan kalian??
..

Buatlah pembagian tugas dalam rencana
kegiatan kelompok kalian??

.
Pengolahan
Informasi

Mari kitadiskusikan
Mari kita tuliskan hasil
data/informasi yang telah kalian
diskusi/jawaban dari pernyataan
temukan dengan menggunakan
yang telah kalian buat sebagai hasil
sumber pendukung seperti buku
dari diskusi pemecahan masalah!
paket; internet;video, dll untuk
menjawab pertanyaan yang telah
kalian buat

Jawab :

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......
Tahap 4 Kesimpulan

Buatlah kesimpulan dari


hasil diskusi kelompokmu
tentang apa itu
pencemaran air, apa ........
penyebab dansolusi
penanganannya!

........


........


........


Tahap 5 ........

Setelah berhasil memecahkan


masalah, selanjutnya mari kita
Penyajian
presentasikan hasil diskusi
kelompokmu, siapkan media
yang diperlukanya!
BAGIAN KETIGA MAAG

Maag. Penyakit ini juga tidak kalah populer di Indonesia, hampir kebanyakan
orang pernah menderita penyakit ini. Penyebab penyakit maag bermacam-
macam, seperti:

ANGKAPOS.COM - Bagi penderita sakit maag, apalagi yang kronis,


mengkonsumsi mi instan bisa menjadi pantangan utama. Zat yang terkandung di
dalam mi dan bumbu, dapat mengganggu sistem pencernaan terutama lambung dan
usus. Untuk kasus almarhum dr Ryan Thamrin yang disebut-sebut menderita maag
akut memang tidak disarankan mengkonsumsi mi instan. Namun, masih ada juga
orang yang terus menikmati mi instan meski pencernaannya kurang baik. Ada yang
menyebutkan mi Instan termasuk makanan darurat. Ketika perut sudah merasa
lapar, memasak satu porsi mi instan sudah cukup mengenyangkan. Tapi, perut
Indonesia darurat terus, jadinya mi Instan bukan lagi sebagai makanan darurat
melainkan makanan wajib setiap saat. Padahal menurut dokter spesialis Gizi Klinik
Saptawati Bardsono, kandungan mi instan tidak lengkap. Gizinya tidak sesuai
dengan kebutuhan tubuh kita.

"Itu bukan makanan yang lengkap gizi, lho. Itu makanan darurat," ujarnya dikutip
Grid.ID dari Kompas.com, Jumat (19/6/2015).Semua orang Indonesia sepertinya
sudah tahu, selain tepung dan bumbu, tak ada lagi tambahan sumber gizi di
dalamnya. Tapi kita tetap saja mengonsuminya. Padahal kalau melihat bungkusan
mi instan, sajian gambarnya menunjukkan ada tambahan telur, potongan ayam,
bahkan sayuran di dalamnya lho.

Namun tetap saja, mi instan direbus air panas punya rasa yang juara. Meski sudah
diberi tahu apapun tentang kandungan mi Instan, pada akhirnya tetap saja makanan
ini jadi favorit anak bangsa. Oleh karena itu, Grid.ID bersiasat untuk memberikan
beberapa tips memasak mi instan yang bisa menyehatkan tapi sekaligus enak dan
mengenyangkan perut pastinya! Jangan khawatir, tips kali ini bakal menunjukkan
bagaimana cara memasak mi instan yang tidak instan lagi. Tapi bikin sehat dan
rasanya jadi enak seperti gambar di kemasannya. Inilah rangkuman tipsnya!

Masih banyak warga Indonesia yang suka memakan mi instan tapi menyajikannya
tidak sesuai dengan petunjuk yang ada. Untuk kalian yang masa kecilnya pernah
memakan mentah-mentah mi instan yang masa kecilnya pernah memakan mentah-

mentah mi instan dengan cara diremukkan begitu saja lalu diberi bumbu instan,
mengakulah, rasanya tetap enak bukan? Cara demikian itu, jelas yang tidak sehat,
dan pasti bukan yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat mi instan. Begitu
juga dengan pengalaman orang-orang yang sering meminta mi dimasak setengah
matang, agar 0ada sensasi kremes-kremes.Cara tersebut sama saja kasusnya
dengan yang makan mentah, usus harus kerja dua kali lipat untuk memprosesnya,
kalau setengah matang kerjanya jadi 1,5 kali lipat.
Jadi yang sehat itu, gunakan air bersih sesuai anjuran, atur besar pemanas (api) dan
perhatikan waktu memasak supaya mi matang secara sempurna. Alangkah baiknya
jika membuang air rebusan pertama dan menggantinya dengan air rebusan yang
baru Ya meski belum diteliti kebenarannya kenapa air rebusan pertama suka keruh,
katanya karena pertemuan minyak dan air.

Kurangi bumbu dalam kemasan. Salah satu bagian mi instan yang banyak
dikhawatirkan orang-orang adalah bumbunya. Yap, monosodium glutamat alias
MSG beserta garam-garaman itu yang bikin banyak orang ketakutan kalau-kalau
otak jadi lemot. Belum lagi kalau kandungan garam jadi melebihi batasan
maksimal konsumsi darah.
Nah, trik paling gampang adalah menghitung jumlah bumbunga.
Kemudian membuatnya sendiri dengan bumbu-bumbu yang ada di dapur, kemudian
Tambahkan sayuran, daging atau telur

Penyebab lain dari penyakit Maag :


Infeksi bakteri Helicobacter pylori, bakteri ini akan menyebabkan peradangan pada dinding
lambung (peradangan ini disebut juga dengan gastritis). Seperti yang telah diketahui bahwa
dinding lambung berperan dalam produksi lendir (mukus), lendir ini berfungsi untuk
pelindung dinding lambung dari asam lambung, jika terjadi peradangan pada dinding
lambung maka asam lambung akan merusak dinding lambung, akibatnya dinding lambung
akan mengalami kerusakan dan menimbulkan rasa sakit.
Pola makan tidak teratur, Bagaimana kaitan pola makan dengan penyakit maag?, normalnya
asam lambung dibutuhkan oleh tubuh dalam kadar yang seimbang, produksi asam lambung
akan meningkat pada saat tubuh memerlukan makanan (ditandai dengan rasa lapar),
sebaliknya jika tubuh dalam kondisi bertenaga maka produksi asalm lambung akan menurun
kembali menjadi keadaan seimbang, jika telat makan maka asam lambung akan meningkat,
meningkatnya asam lambung yang seharusnya diimbangi dengan makanan yang dimakan
akan membuat luka pada dinding lambung, hal ini dikarenakan lendir pada dinding lambung
tidak mampu untuk melindungi dari kerusakan akibat asam lambung. Gejala penyakit ini
umumnya terasa mual, dan perih di bagianlambung. Untuk menghindari penyakit maag
akibat pola makan tidak teratur maka jalani pola makan yang teratur dan jangan lupa
terapkan pola hidup sehat.
Tahap 1 Identifikasi Masalah

Setelah kalian
membaca kasus
tentang penyakit mag
tersebut, tuliskan
pokok pokok
permasalahan dari

kasus tersebut!

Tahap 2

a. Apa yang kamu tahu ? Mengeksplore



Permasalahan

Tuliskan apa saja yang kalian ketahui tentang


b. Apa yang perlu kamu tahu?
pencemaran tanah!












c. Bagaimana kamu bias mengetahui apa Tahap 3
yang perlu kamu tahu? Penyelidikan
Buatlah rencana kegiatan yang dapat Ilmiah

kalian lakukan untuk mengetahui jawaban


dari pertanyaan yang kalian buat ! Mari kita melakukan rencana
kegiatan yang telah kalian

rancang supaya memperoleh
informasi sebanyak mungkin
Apa yang kalian perlukan untuk rencana untuk menjawab pertanyaan
yang telah kalian buat
kegiatan kalian??
..

Buatlah pembagian tugas dalam rencana
kegiatan kelompok kalian??

. Pengolahan
Informasi

Bersama

Mari kita tuliskan hasil Mari kitadiskusikan
diskusi/jawaban dari pernyataan data/informasi yang telah kalian
.
yang telah kalian buat sebagai hasil temukan dengan menggunakan
sumber pendukung seperti buku
dari diskusi pemecahan masalah!
paket; internet;video, dll untuk
menjawab pertanyaan yang telah
.
kalian buat


.

JAWAB :

.......

.......

.......

.......

.......

.......

.......
Tahap 4 Kesimpulan


Buatlah kesimpulan dari
hasil diskusi kelompokmu
tentangapa itu
........
pencemaran tanah,
penyebab terajadinya,
dampakya dan solusi
penanganannya!

........


........


........


Tahap 5 ........

Setelah berhasil
memecahkan masalah, Penyajian
selanjutnya mari kita
presentasikan hasil diskusi
kelompokmu, siapkan media
yang diperlukanya!
BAGIAN KELIMA OBESITAS

Jakarta - Setiap tahun, angka penderita obesitas di Indonesia selalu


meningkat. Ironisnya, kalangan wanita merupakan yang paling tinggi
kenaikan angka penderitanya.Dokter spesialis gizi klinik, dr Stella Bela
MGizi SpGK, mengatakan, penyebab penyakit kronis adalah gaya hidup tidak
sehat. Obesitas adalah fenomena dunia modern yang diet tinggi lemak dan
kalori serta hidup kurang gerak. Di Indonesia, kasus obesitas tahun 2013
mencapai 17,7 persen atau naik dari 13,9 persen di tahun 2007. Pada
perempuan, kasus obesitas di tahun 2007 baru 14 persen namun di tahun 2013
mencapai 32 persen. "Obesitas adalah awal berbagai penyakit kronik," ungkap
dia di sela diskusi media 'Asupan Serat Sejak Dini Cegah Penyakit Kronis' di
Jakarta, Rabu (16/11).

Menurut dr Stella, obesitas terutama obesitas sentral (lemak perut)


menyebabkan inflamasi dan mengganggu sensitivitas insulin dan berakhir
pada diabetes. "Lemak viseral atau lemak perut, adalah sumber inflamasi dan
memicu berbagai masalah kesehatan dan penyakit kronis," kata dr Stella.
Selain penyakit jantung dan diabetes, lanjut dia, penyakit kronis lain yang
disebabkan obesitas di antaranya sleep apnea, sakit pinggul, GERD (asam
lambung naik), hipertensi, nyeri lutut atau osteoarthritis dan sebagainya.
"Obesitas dapat dicegah dengan hidup sehat. Caranya dengan makan sehat,
cukup minum air, mengurangi stress dan olahraga cukup," paparnya.
Sedangkan bagi mereka yang telah mengalami obesitas dan ingin menurunkan
berat badan, disarankan untuk terlebih dahulu mengatur pola dan jenis makan.
Caranya adalah dengan menganalisis dan mengurangi sebagian makanan yang
tinggi kalori, seperti cemilan yang gurih dan manis. "Makan sebaiknya teratur
tiba kali sehari dan dua kali makanan selingan. Sebaiknya, seluruhnya hanya
berjarak tiga jam saja agar ketika lapar langsung mendapatkan asupan
makanan. Makanan yang dipilih pun sebaiknya lebih bayak asupan buah dan
sayur. Sedangkan untuk makanan selingan sebaiknya tidak boleh dari 100
kalori," ujarnya.

Psikolog Ayoe Sutomo MPsi menjelaskan, kebiasaan tidak sehat pada orang
tua berpotensi menurun kepada anak mereka. Sebab, anak akan meniru segala
hal yang dilakukan oleh orang tuanya."Untuk itu, dalam pemenuhan asupan
dan pola hidup harus dari orang tua dahulu yang melakukannya. Salah satunya
adalah dengan pola makan sehat dan asupan bergizi, dengan mengenalkan
sayuran dan buah pada anak," ucap dia.

Untuk memenuhi kebutuhan dan kepraktisan asupan buah dan sayur, Group
Brand Manager Beverages PT Kalbe Farma Tbk Arwin Hutasoit mengatakan
pihaknya Vegie Fruit premium menyasar konsumen kategori health starter
dan health adopter karena kehadiran produk ini memang dalam rangka
memenuhi gaya hidup sehat masyarakat, tanpa harus mengeluarkan biaya
mahal.

"Teknologi UHT yang digunakan menjamin nutrisi dan kesegaran produk


tetap terjaga meskipun tanpa menggunakan bahan pengawet," tutup dia.
Tahap 1 Identifikasi Masalah

Setelah kalian
membaca kasus
tentang obesitas
tersebut, tuliskan
pokok pokok
permasalahan dari

kasus tersebut!

Tahap 2
Mengeksplore
a. Apa yang kamu tahu ?
Permasalahan


Tuliskan apa saja yang kalian ketahui tentang
b. Apa yang perlu kamu tahu?
kerusakan lingkungan!












........
.

c. Bagaimana kamu bias mengetahui apa Tahap 3
yang perlu kamu tahu? Penyelidikan
Buatlah rencana kegiatan yang dapat Ilmiah

kalian lakukan untuk mengetahui jawaban


dari pertanyaan yang kalian buat ! Mari kita melakukan rencana
kegiatan yang telah kalian

rancang supaya memperoleh
informasi sebanyak mungkin
Apa yang kalian perlukan untuk rencana untuk menjawab pertanyaan
yang telah kalian buat
kegiatan kalian??
..

Buatlah pembagian tugas dalam rencana
kegiatan kelompok kalian??

.
Pengolahan
Informasi

.


. Mari kitadiskusikan
Mari kita tuliskan hasil
data/informasi yang telah kalian
diskusi/jawaban dari pernyataan
temukan dengan menggunakan
yang telah kalian buat sebagai hasil
. sumber pendukung seperti buku
dari diskusi pemecahan masalah! paket; internet;video, dll untuk
menjawab pertanyaan yang telah
kalian buat

JAWAB :

.......

.......

.......

.......

.......

.......
Tahap 4 Kesimpulan

Buatlah kesimpulan dari


hasil diskusi kelompokmu
tentangapa itu
pencemaran udara, ..
penyebab terajadinya,
......
dampakya dan solusi
penanganannya!

..
......


..
......


Tahap 5
..
...... berhasil memecahkan
Setelah
masalah, selanjutnya mari

Penyajian
kita presentasikan hasil

..
diskusi kelompokmu, siapkan
...... yang diperlukanya!
media
BAGIAN KELIMA HEPATITIS

indonews.com - Lebih dari 20 juta penduduk di Indonesia sudah terinfeksi hepatitis, untuk itu
pemerintah segera lakukan pengendalian untuk menanggulangi tersebar lebih luas.

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan


(kemenkes) Tjandra Yoga Aditama mengatakan, pemerintah sedang melakukan pendalaman
lebih lanjut setiap daerah yang akan rawan akan hepatitis dan potensi yanga kan timbul. Selain
itu pendidikan kepada masyarakat mengenai pengertian hepatitis, faktor penyebabnya,
penanggulangan serta yang berkaitan dengan pencegahan karena hepatitis ini dapat dicegah.

"Setiap jenis hepatitis itu berbeda-beda untuk itu pendidikan kepada masyarakat itu sangatlah
penting," ujarnya saat di temui di Kemenkes, Jakarta, Senin (8/4/2013). Menurutnya, hepatitis
terdapat tiga macam yaitu hepatitis A, B, dan C. Dalam pencegahannya hepatitis A
penanggulangannya lebih kepada menjaga kebersihan makanan dan proses pembuatan
makanan. Hepatitis B yaitu dengan imunisasi dan hepatitis C yaitu dengan menjaga perilaku
baik yaitu tidak bertukaran jarum suntik.

Terkait hal ini, lanjut dia, untuk hepatitis A Kejadian Luar Biasa (KLB) pernah terjadi di Jawa
Barat dan Jawa timur. Pada 2007, 23 juta penduduk Indonesia menderita hepatitis B, namun
saat masyarakat sudah menderita Hepatitis akan diobati penyakit naun jika sudah menjadi
kangker tentu akan ditanggulangi kangkernya .

"Hepatitis B bisa dicegah dengan imunisasi. Untuk itu pemberian imunisasi pada balita dan
remaja sangatlah penting, ujarnya. Lanjut dia, untuk hepatitis C saat ini Indonesia belum
mempunyai vaksin sehingga upaya pencegahan melalui promosi perilaku hidup bersih dan
sehat. Sementara itu, ditemui di tempat yang sama Direktur Direktorat Pengendalian Penyakit
Menular Langsung Slamet mengatakan, saat ini di Indonesia penderita Hepatitis B dan C
mencapai 25 juta. Sekitar 50 persen sudah menginjak kronis yaitu sekitar 12.500 juta dan 10
persen sudah menjadi fibrosis. "Sekitar 1.250 juta sudah terditeksi penduduk yang akan
mengindap hepatitis," tandasnya.

Dia mengatakan, dari data di lapangan pada tahun 2007 sampai 2012 terkumpul dari 21
provinsi dan 49 kabupaten didapatkan penderita hepatitis B melebihi 31 persen. Banyaknya
masyarakat terinfeksi hepatitis B ialah yang berumur paling tinggi 29 tahun. Dalam daya
cakupan pada 2000-2012 peningkatan penyakit hepatitis sangatlah signifikan antara 50 persen
sampai 80 persen. "Pada dua tahun terakhir terjadi peningkatan diatas 80 persen," kata dia.

Menurutnya, dalam pencegahan hepatitis bukanlah hanya menjadi tugas Kemenkes, tetapi
semua stakeholder nasional dan internasional serta memberikan edukasi kepada populasi
beresiko untuk mencegah hepatitis yang menyerang lebih banyak lagi.
Jakarta - Angka kejadian (prevalensi) hepatitis B kronik di Indonesia mencapai 5 hingga 10
persen dari total penduduk, atau setara dengan 13,5 juta penderita. Jumlah ini membuat
Indonesia menjadi Negara ke 3 di Asia yang penderita hepatitis B kroniknya paling
banyak.\\\"Penyandang hepatitis B kronik di Indonesia mencapai 13,5 juta orang, di bawah
China yang berjumlah 123,7 juta dan India 30 hingga 50 juta,\\\

" kata ahli penyakit dalam, Prof LA Lesmana, dalam jumpa pers mengenai Hepatitis B kronik di
Hotel Manhattan, Jl Casablanca, Jakarta, Sabtu (21\/4\/2007).Lesmana menjelaskan, tidak
diketahuinya penderita yang terjangkit virus ini, lantaran virus hepatitis B tidak menunjukkan
gejala. Sehingga menjadi penyakit kronik atau menahun yang sewaktu-waktu bisa muncul.

Namun, menurut Lesmana, virus hepatitis B tidak langsung mencederai hati. Virus tersebut
bisa menimbulkan infeksi pada hati yang cedera oleh berbagai penyebab.\\\"Virus tersebut
bisa mengalami reaktivasi jika antara lain terkena infeksi Human Immuno Defficiency Virus
(HIV), terinfeksi hepatitis C, dan terlalu banyak minum alkohol,\\\" ujarnya.Gejala hepatitis B
biasanya baru muncul setelah virus tersebut menginfeksi hati dan menjadi hepatitis B akut.
Gejala yang timbul seperti meriang, rasa eneg,muntah-muntah, serta kulit tubuh menjadi
kuning. Jika menjadi akut, penderita bisa kena kanker hati hingga meninggal.

Di Indonesia, lanjut Lesmana, penderita yang terserang virus hepatitis B sebagian besar karena
diturunkan dari ibu ke anak, sehingga yang terkena virus hepatitis B sebagian besar adalah
balita dan anak-anak. Hal tersebut berbeda di negara-negara barat yang terpapar virus
hepatitis B setelah usia dewasa melalui transmisi seksual. \\\"Kalau virus mengenai bayi dan
balita, kemungkinan untuk menjadi hepatitis B kronik ringan sedang maupun berat sebanyak
30-90% sisanya sembuh. Sedangkan orang dewasa kemungkinannya 5 persen bisa sembuh
(bersih dari virus hepatitis B),\\\" paparnya.

KBRN, Jakarta : Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Ihsan Hasan
mengungkapkan kasus hepatitis di Indonesia cukup tinggi. Menurut Ihsan, kasus penyakit
Hepatitis B cukup tinggi di Indonesia.

"Satu dari 10 penduduk Indonesia mengidap Hepatitis B. Sebagian besar tidak menyadari
sampai timbul komplikasi. Non virus banyak contohnya adalah perlemakan hati," kata Ihsan,
Rabu (26/7/2017).

Dijelaskannya, minimal 1 dari 10 orang punya masalah lever, dan masalah ini tidak disadari
karena tidak ada gejalanya. Sebab penyakit lever tidak ada syarafnya dan tidak selalu kuning.

"Hepatitis A yang ditukarkan melalui makanan. Pada yang bergejala kesembuhannya tinggi dan
yang tidak bergejala itu komplikasinya berat. Rp 1 miliar untuk transplantasi hati di RSCM. Di
Singapura itu bisa Rp 4-5 miliar," jelasnya.

Ia mencontohkan Dahlan Iskan yang terkena Hepatitis dan melakukan cangkok di Cina. "Dahlan
cangkok hati dan mempunyai uang, namun banyak yang tidak punya uang untuk cangkok hati,"
ujarnya.Contoh lainnya adalah Sutan Bathoegana yang tidak mengetahui dan cepat meninggal
dunia. (SAS/HF)
Tahap 1 Identifikasi Masalah

Setelah kalian
membaca kasus
tentang usus buntu
tersebut, tuliskan
pokok pokok
permasalahan dari

kasus tersebut!

Tahap 2

a. Apa yang kamu tahu ? Mengeksplore



Permasalahan

Tuliskan apa saja yang kalian ketahui tentang
b. Apa yang perlu kamu tahu?
pencemaran suara!













........
.

...
c. Bagaimana kamu bias mengetahui apa Tahap 3
yang perlu kamu tahu? Penyelidikan
Buatlah rencana kegiatan yang dapat Ilmiah

kalian lakukan untuk mengetahui jawaban


dari pertanyaan yang kalian buat ! Mari kita melakukan rencana
kegiatan yang telah kalian

rancang supaya memperoleh
informasi sebanyak mungkin
Apa yang kalian perlukan untuk rencana untuk menjawab pertanyaan
yang telah kalian buat
kegiatan kalian??
..

Pengolahan
Buatlah pembagian tugas dalam rencana Informasi
kegiatan kelompok kalian?? Bersama

Mari kitadiskusikan
. data/informasi yang telah kalian
temukan dengan menggunakan

sumber pendukung seperti buku
Mari kita tuliskan hasil
paket; internet;video, dll untuk
diskusi/jawaban dari pernyataan
. menjawab pertanyaan yang telah
yang telah kalian buat sebagai hasil
kalian buat
dari diskusi pemecahan masalah!


.


.
Jawab:

...

...

...

Tahap 4 Kesimpulan

Buatlah kesimpulan dari


hasil diskusi kelompokmu
tentangapa itu
pencemaran suara, .......
penyebab terajadinya, .
dampakya dan solusi
penanganannya!

.......
.


..
......

..
Tahap 5
......

Setelah berhasil

memecahkan masalah,
Penyajian
..
selanjutnya mari kita
......
presentasikan hasil diskusi
kelompokmu, siapkan media
yang diperlukanya!