Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Dalam dunia bisnis, para pelaku bisnis diberikan kebebasan untuk memproduksi

dan memasarkan produknya. Produk yang berada dipasaran merupakan produk yang

dibutuhkan oleh konsumen. Tujuan utama dari bisnis itu sendiri adalah untuk

mendapatkan keuntungan dan memuaskan konsumennya agar menjadi produk atau merk

yang paten.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan konsumen berkembang. Ini membuka

peluang para pelaku bisnis untuk memasarkan produk inovasinya. Semakin sukses suatu

produk dipasaran, tentu akan menggelitik sejumlah pelaku bisnis lain untuk turut

berkecimpung dalam pemasaran produk yang sedang banyak diminati tersebut.

Persaingan yang semakin sengit antara pelaku bisnis membuat sebagian oknum

mengambil jalan pintas untuk membuat dan memasarkan produk demi mencapai

keuntungan yang tinggi dan menjadi perusahaan yang paten. Ini membuat pelaku bisnis

yang merasa dicurangi mengambil sikap, agar produk yang mereka miliki menjadi

nomor satu dan orisinil.

Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk melakukan penulisan yang

berjudul Pelanggaran Hak Paten oleh Samsung terhadap Apple

1
1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka penulis merumuskan

masalah sebagai berikut:

a. Apakah Samsung melakukan etika didalam menjalankan bisnisnya?

b. Bagaimana bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh Samsung terhadap Apple?

c. Apa faktor penyebab Samsung melakukan pelanggaran etika terhadap Apple?

d. Bagaimana cara mengatasi pelanggaran etika yang telah dilakukan oleh Samsung

terhadap Apple?

2
BAB II

LANDASAN TEORI

A. Pengertian Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani (ethos) , yang dalam bentuk jamaknya (ta etha) yang

berarti adat istiadat atau kebiasaan. Ddalam pengertian ini, etikan berkaitan dengan

kebiasaan kehidupan yang baik, baik pada diri sendiri maupun masyarakat atau pada

kelompok masyarakat.

Etika dipahamidalam pengertian yang sekaligus berbeda dengan moralitas. Dalam

pengertian ini, etika dimengerti sebagai filsafat moral, atau ilmu yang membahas dan

mengkaji nilai dan norma.

B. Pengertian Bisnis

Menurut Raymond E Glos, dikutip oleh Umar (2005) dalam bukunya

yang berjudul Business : its nature and environment : An Introduction yang dikutip

oleh Umar, bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang yang

berkecimpung dalam bidang perniagaan dan indusri yang menyediakan barang dan jasa

untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup

mereka.

C. Etika Bisnis

Hill dan Jones (1998) menyatakan bahwa etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk

membedakan antara salah dan benar guna memberikan pembekalan kepada setiap

pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis

yang terkait dengan masalah moral yang kompleks. Lebih jauh ia mengatakan, Most of

3
us already have a good sense of what is right and what is wrong. We already know that

is wrong to take action that put the lives other risk ("Sebagian besar dari kita sudah

memiliki rasa yang baik dari apa yang benar dan apa yang salah. Kita sudah tahu bahwa

salah satu untuk mengambil tindakan yang menempatkan risiko kehidupan yang lain.").

D. Hak Paten

2.1.4.1. Pengertian

a. Pengertian Paten menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Tentang Paten

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas

hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan

sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk

melaksanakannya. (Pasal 1 Ayat 1)

b. Pengertian Paten menurut WIPO

Sebuah hak khusus yang diberikan bagi sebuah penemuan, yang mana adalah

sebuah produk atau proses yang memberikan cara baru dalam melakukan sesuatum atau

menawarkan solusi teknis baru terhadap satu masalah (An exclusive right granted for an

invention, which is a product or a process that provides a new way of doing something,

or offers a new technical solution to a problem)

c. Pengertian mengenai hal lain dalam hak Paten:

i. Penemuan/Invensi (Invention): kegiatan pemecahan masalah tertentu di bidang

teknologi, yang dapat berupa proses atau hasil produksi atau penyempurnaan dan

pengembangan proses atau hasil/produksi.

4
ii. Penemu: seorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum,

yang melaksanakan kegiatan yang menghasilkan penemuan.

iii. Hak pemilik Paten: Seorang pemilik paten memiliki hak untuk memutuskan

siapa yang boleh atau tidak boleh menggunakan penemuan yang dipatenkan

selama jangka waktu perlindungan paten. Pemilik paten boleh memberikan ijin,

atau lisensi, kepada pihak lain untuk menggunakan penemuan berdasarkan

syarat-syarat saling menguntungkan yang disetujui. Pemilik juga boleh menjual

hak menggunakan penemuan kepada orang lain, yang kemudian menjadi pemilik

baru hak paten. Sekali paten daluwarsa, perlindungan berakhir, dan penemuan

menjadi milik umum, sehingga pemilik tidak lagi memegang hak khusus

terhadap penemuan yang dapat dimanfaatkan secara komersial oleh pihak lain.

5
BAB III

PEMBAHASAN

4.1. Profil Perusahaan

4.1.1. Sejarah Perusahaan

Sejarah Samsung bermula pada tahun 1938 dimana Lee Byung-Chull (1910-

1987) berasal dari keluarga pemilik tanah yang luas di daerah Uiryeong datang ke kota

Daegu dan mendirikan Samsung Sanghoe, sebuah perusahaan perdagangan kecil dengan

empat puluh karyawan yang berlokasi di Su-dong (sekarang Ingyo-dong). Perusahaan

yang di bangun Lee mengalami kemajuan dan ia memindahkan kantor pusatnya ke

Seoul pada tahun 1947. Ketika pecah Perang Korea, Lee terpaksa meninggalkan Seoul

dan memulai penyulingan gula di Busan sebagai nama Cheil Jedang. Setelah perang,

pada tahun 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik di Chimsan-

dong, Daegu sebagai pabrik wol.

Lee berusaha mendirikan Samsung sebagai pemimpin industri dalam berbagai

bidang, seperti asuransi, sekuritas, dan ritel. Pada akhir 1960-an, Samsung Group mulai

berkembang menjadi industri elektronik dan membentuk divisi elektronik, seperti

Samsung Electronics Co Devices, Samsung Electro-Mechanics Co, Samsung Corning

Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co, dan membuat fasilitas di

Suwon. Produk pertama adalah satu set televisi hitam-putih. Pada tahun 1980,

Perusahaan Samsung membeli Hanguk Jeonja Tongsin di Gumi, dan mulai membangun

perangkat telekomunikasi. Produk awalnya adalah Switchboards. Fasilitas ini telah

6
berkembang menjadi sistem manufaktur telepon dan faks dan menjadi pusat manufaktur

ponsel Samsung. Mereka telah menghasilkan lebih dari 800 juta ponsel. Perusahaan

mereka dikelompokkan bersama di bawah Samsung Electronics Co, Ltd pada 1980-an.

Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Samsung Electronics berinvestasi dalam

penelitian dan pengembangan, investasi yang penting dalam mendorong perusahaan

untuk terdepan dalam industri elektronik global. Pada tahun 1982, Samsung membangun

sebuah pabrik perakitan televisi di Portugal, pada tahun 1984, samsung membangun

sebuah pabrik di New York, pada tahun 1985, samsung membangun sebuah pabrik di

Tokyo, pada tahun 1987, samsung membangun fasilitas di Inggris, dan fasilitas lain di

Austin pada tahun 1996. Secara total, Samsung telah menginvestasikan $ 5,6 milyar di

Austin sejauh ini merupakan investasi asing terbesar di Texas dan salah satu investasi

asing tunggal terbesar di Amerika Serikat. Investasi baru samsung di Austin totalnya

menjadi lebih dari $ 9 miliar.

Samsung mulai bangkit sebagai perusahaan internasional pada 1990-an. cabang

konstruksi Samsung mendapatkan kontrak untuk membangun satu dari dua Petronas

Towers di Malaysia, Taipei 101 di Taiwan dan Khalifa Burj di Uni Emirat Arab. Pada

tahun 1993., Lee Kun-hee menjual sepuluh anak perusahaan Samsung Group,

dirampingkan perusahaan, dan operasi lainnya bergabung untuk berkonsentrasi pada tiga

industri yaitu elektronik, teknik, dan bahan kimia. Pada tahun 1996, Grup Samsung

membeli kembali Sungkyunkwan University foundation.

7
4.1.2. Kasus

KOMPAS.com Babak baru sengketa Apple-Samsung akan kembali dimulai

di pengadilan pada 30 Juli ini. Kedua belah pihak sibuk menyiapkan senjata

pamungkas. Pada akhir pengadilan yang dipimpin oleh Hakim Lucy Koh itu, akan

dijatuhkan vonis yang berpotensi memutarbalikkan dunia consumer electronics. Siapa

pun yang kalah akan merugi miliaran dollar AS. Lalu, apa sebenarnya yang melandasi

persengketaan Apple-Samsung sehingga berujung pada puncak konflik seperti sekarang

ini? Berikut penjabarannya.

Kapan semuanya bermula?

Apple mengajukan tuntutan hukumnya pada 15 April 2011. Samsung segera

melempar tuntutan balik beberapa hari setelahnya, dan kedua kasus tuntutan kemudian

digabungkan.

Apa yang mereka ributkan?

Apple mengklaim bahwa Samsung secara sengaja menjiplak desain iPhone dan

iPad, berikut kemasannya di produk smartphone Galaxy dan tablet Galaxy Tab.

Apple menyiapkan daftar paten yang dilanggar Samsung dan sebuah presentasi grafis

yang menunjukkan perubahan dalam desain ponsel Samsung sebelum dan sesudah

kehadiran iPhone. Sebaliknya, Samsung membantah semua klaim Apple dan

mengatakan bahwa industriconsumer electronics secara rutin mencari inspirasi dari

produk-produk di masa lalu.

Samsung menyiapkan presentasi grafisnya sendiri untuk melawan tuduhan Apple

dan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut pernah membuat mock-up ponsel

dengan full-touch interface sebelum iPhone memasuki pasar.

8
Untuk balik menyerang, Samsung mengatakan bahwa Apple melanggar sejumlah paten

miliknya terkait penggunaan teknologi di ponsel.

Apa yang mereka mau?

Tak lain dan tak bukan adalah uang dan pencekalan terhadap produk yang dituduh

melanggar paten. Apple meminta ganti rugi senilai 2,52 miliar dollar AS. Samsung

menuntut pembayaran royalti sebesar 2,4 persen dari nilai penjualan tiap produk Apple

yang melanggar paten.

Apa yang bisa dipelajari dari kasus ini?

Informasi-informasi internal perusahaan yang tadinya tidak diketahui oleh publik,

termasuk gosip dan cara perusahaan dijalankan. Orang-orang di luar pengadilan,

misalnya, telah mengetahui bahwa Apple mencari inspirasi dari desain ponsel Sony

ketika merancang iPhone, sementara Samsung telah menghapus sejumlah e-

mail "memalukan" yang berisi pujian terhadap "desain iPhone yang indah".

Kapan dan di mana "perang paten abad ini antara Apple dan Samsung" akan

berlangsung?

Pengadilan Negeri AS di San Jose, Senin tanggal 30 Juli minggu depan. Kasus ini

terbuka untuk umum. Hakim Koh telah menetapkan waktu 25 jam untuk tiap-tiap pihak

dalam menyampaikan dasar tuntutan hukum mereka.

4.1.3. Penyelesaian

Juri di sebuah pengadilan di Silicon Valley memutuskan bahwa pabrikan telepon

pintar asal Korea, Samsung harus membayar US$290 juta (Rp3,3 triliun) kepada Apple

karena menjiplak sejumlah fitur pada ponsel iPhone dan tablet iPad untuk ponsel

keluarannya.

9
Putusan ini keluar setelah sebelumnya juri juga menghukum Samsung dengan

denda terhadap Apple senilai US$1,05 miliar untuk kasus pelanggaran hak paten.

Meski demikian, hakim pengadilan distrik setempat Lucy Koh

memerintahkandigelar sidang ulang karena menurutnya juri salah hitung jumlah denda

yang mestinya dibayarkan Samsung.

Samsung diperkirakan akan mengajukan banding atas putusan ini.

Sementara Apple dalam sebuah pernyataannya menyebut: "Kami berterimakasih

karena Juri menunjukkan pada Samsung bahwa menjiplak itu ada hukumannya."

Dalam putusannya juri memvonis bahwa 13 dari 26 alat yang dilaporkan Apple

dijiplak teknologinya oleh Samsung, terbukti. Alat-alat ini sebagain besar dipakai dalam

produk tablet dan ponsel keluaran lama Samsung.

10
BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Dari hasil pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa:

a. Samsung melakukan pelanggaran etika dalam kegiatan bisnisnya terhadap Apple

yaitu mengenai hak paten dan fitur.

b. Terbukti melakukan 13 dari 26 tuntutan Apple kepada Samsung mengenai hak

paten

c. Penyebab Samsung melakukan pelanggaran etika bisnis adalah tingginya minat

konsumen terhadap produk keluaran Apple, namun dengan harga yang

terjangkau. Karena itu Samsung mengeluarkan produk smartphone dengan fitur

nyaris sama dengan produk Apple tetapi dengan harga yang terjangkau (lebih

murah dari Appla).

d. Juri di sebuah pengadilan di Silicon Valley memutuskan bahwa pabrikan telepon

pintar asal Korea, Samsung harus membayar denda terhadap Apple Apple senilai

US$1,05 miliar untuk kasus pelanggaran hak paten dan US$290 juta (Rp3,3

triliun) kepada Apple karena menjiplak sejumlah fitur pada ponsel iPhone dan

tablet iPad untuk ponsel keluarannya.

11
5.2. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang didapat, penulis memberikan saran:

a. Samsung sebaiknya menciptakan produk dengan inovasi baru yang tidak

menjiplak produk dari pesaing bisnisnya.

b. Apabila Samsung ingin mengeluarkan produk yang mirip dengan produk yang

sudah dikeluarkan perusahaan lain, ia hendaknya memohon izin kepada

perusahaan terkait.

12
DAFTAR PUSTAKA

Hill, Charles W.L., dan Jones Gareth R. 1998.Strategic management Theory: An


Integrated Approach. Fourth Edition, Houghton Mifflin, Boston.

Dr. A, Sonny Keraf. 1998. ETIKA BISNIS : Tuntutan dan Relevansinya. Edisi Terbaru.
Kansius : Yogyakarta.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/11/131122_samsungapplejury_bisnis

http://tekno.kompas.com/read/2012/07/30/10281377/Cerita.di.Balik.Perseteruan.Apple.d
an.Samsung

http://haki2008.wordpress.com/2008/04/29/pengantar-hak-paten-oleh-theofransus-
litaay-sh-llm/

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2012-1-00213-MN%20Bab2001.pdf

http://www.catatansejarah.com/2010/12/sejarah-dan-perkembangan-samsunng.html

13