Anda di halaman 1dari 5

Nama : Aisyatur Robia

NIM : 150341600791
Offering : A
Prodi : S1 Pendidikan Biologi

Resume Pengembangan Bahan Ajar


Pengertian, Tujuan dan Macam Lembar Kerja Siswa (LKS)

1. Pengertian LKS
Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh
peserta didik. LKS biasanya berupa petunjuk, langkah untuk menyelesaikan suatu tugas, suatu
tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas kompetensi dasar yang akan
dicapainya (Depdiknas, 2004). Menurut Trianto (2010) mendefinisikan bahwa Lembar Kerja
Siswa adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan dan
pemecahan masalah. LKS berwujud lembaran berisi tugas-tugas guru kepada siswa yang
disesuaikan dengan kompetensi dasar dan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Atau dapat dikatakan juga bahwa LKS adalah panduan kerja siswa untuk mempermudah siswa
dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Menurut Sriyono (1992), Lembar Kerja Siswa
(LKS) adalah salah satu bentuk program yang berlandaskan atas tugas yang harus diselesaikan
dan berfungsi sebagai alat untuk mengalihkan pengetahuan dan keterampilan sehingga mampu
mempercepat tumbuhnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

2. Tujuan LKS
Menurut Sudjana (Achmadi, 1996), tujuan LKS adalah :
Mengaktifkan siswa dalam proses kegiatan pembelajaran.
Membantu siswa mengembangkan konsep.
Melatih siswa untuk menemukan dan mengembangkan ketrampilan proses.
Sebagai pedoman guru dan siswa dalam melaksanakan proses kegiatan pembelajaran.
Membantu siswa dalam memperoleh informasi tentang konsep yang dipelajari melalui
proses kegiatan pembelajaran secara sistematis.
Membantu siswa dalam memperoleh catatan materi yang dipelajari melalui kegiatan
pembelajaran.
3. Fungsi LKS
Menurut Sudjana (Djamarah dan Zain, 2000), fungsi LKS adalah :
Sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.
Sebagai alat bantu untuk melengkapi proses belajar mengajar supaya lebih menarik
perhatian siswa.
Untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap
pengertian pengertian yang diberikan guru.
Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan
uraian guru tetapi lebih aktif dalam pembelajaran.
Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan berkesinambungan pada siswa.
Untuk mempertinggi mutu belajar mengajar, karena hasil belajar yang dicapai siswa
akan tahan lama, sehingga pelajaran mempunyai nilai tinggi.
Membantu siswa dalam mengembangkan konsep yang dipelajari melalui kegiatan
belajar secara sistematis.
Membantu guru dalam menyusun pelajaran.
Membantu siswa memperoleh catatan tentang materi yang dipelajarai melalui kegiatan
belajar.

4. Manfaat LKS
Menurut (Djamarah dan Zain, 2000), tujuan LKS adalah :
Memberikan pengalaman kongkret bagi siswa.
Membantu variasi belajar.
Membangkitkan minat siswa.
Meningkatkan retensi belajar mengajar.
Memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien
Memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga proses belajar semakin lancar dan
dapat meningkatkan hasil belajar.
Meningkatkan motivasi siswa dengan mengarahkan perhatian siswa, sehingga
memungkinkan siswa belajar sendiri (mandiri) sesuai dengan kemampuan dan
minatnya.
5. Macam LKS
LKS yang digunakan dapat berupa LKS eksperimen dan LKS noneksperimen.
LKS eksperimen
LKS eksperimen merupakan suatu media pembelajaran yang tersusun secara kronologis
yang berisi prosedur kerja, hasil pengamatan, soal-soal yang berkaitan dengan kegiatan
praktikum yang dapat membantu siswa dalam menemukan konsep serta kesimpulan akhir dari
praktikum yang dilakukan pada materi pokok yang bersangkutan. Memuat semua jenis
keterampilan proses.
LKS non eksperimen
LKS noneksperimen digunakan untuk membantu siswa mengkonstruksi konsep pada
submateri pokok yang tidak dilakukan praktikum. Memuat jenis keterampilan proses tertentu
saja.

6. Syarat-syarat Menyusun LKS


Agar LKS tepat dan akurat, maka harus dipenuhi syarat-syarat antara lain (Depdiknas, 2004):
Susunan Kalimat dan kata-kata diutamakan: sederhana dan mudah dimengerti, singkat
dan jelas, istilah baru hendaknya diperkenalkan terlebih dahulu.
Gambar dan ilustrasi hendaknya dapat: membantu siswa memahami materi,
menunjukkan cara dalam menyusun sebuah pengertian, membantu siswa berpikir kritis,
menentukan variabel yang akan dipecahkan dalam kegiatan pembelajaran.
Tata letak hendaknya: membantu siswa memahami materi dengan menunjukkan urutan
kegiatan secara logis dan sistematis, menunjukkan bagian-bagian yang sudah diikuti
dari awal hingga akhir, desain harus menarik.

7. Prosedur penyusunan LKS


Menentukan kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran untuk dimodifikasi
ke bentuk pembelajaran dengan LKS.
Menentukan ketrampilan proses terhadap kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran.
Menentukan kegiatan yang harus dilakukan siswa sesuai dengan kompetensi dasar
indikator dan tujuan pembelajaran.
Menentukan alat, bahan dan sumber belajar.
Menemukan perolehan hasil sesuai tujuan pembelajaran.
Pertanyaan
1. PP No 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan dan penyelenggaraan Pendidikan Pasal
181 berbunyi Pendidik dan Tenaga pendidik baik perorangan maupun kolektif
dilarang menjual buku peljaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, dan pakaian
seragam di tingkat satuan pendidikan. Akan tetapi dilapangan masih banyak guru yang
menjual LKS kepada siswanya, bagaimana mengatasi hal tersebut?
Jawab: LKS merupakan salah satu bahan ajar yang dibutuhkan oleh guru dan siswa
dalam memperlancar proses pembelajaran. LKS yang digunakan untuk melengkapi
bahan ajar diharapkan dapat dibuat sendiri oleh guru bidang studi yang bersangkutan
atau lewat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Hal tersebut untuk menghindari
produk LKS yang dibuat oleh penerbit dimana isinya tidak sesuai dengan materi atau
konsep pembelajaran. Selain itu jika guru membuat sendiri LKS, akan mempermudah
guru dalam menyampaikan materi karena sesuai dengan konsep dan memudahkan guru
dalam mengevaluasi hasil belajar siswa, karena guru dapat meenentukan kompenen
apasaja yang akan diukur dalam LKS tersebut.
2. Apasaja kelebihan dan kekurangan dari bahan ajar LKS?
Jawab:
Keunggulan media Lembar Kerja Siswa
Dari aspek penggunaan: dapat dipelajari di mana saja dan kapan saja tanpa harus
menggunakan alat khusus.
Dari aspek pengajaran: mengembangkan kemampuan siswa untuk belajar tentang
fakta dan mampu menggali prinsip-prinsip umum dan abstrak dengan menggu-
nakan argumentasi yang realistis.
Dari aspek kualitas penyampaian pesan pembelajaran yaitu mampu memaparkan
kata-kata, angka-angka, notasi musik, gambar dua dimensi, serta diagram dengan
proses yang sangat cepat.
Kekurangan media Lembar Kerja Siswa
Tidak mampu mempresentasikan gerakan, pemaparan materi bersifat linear, tidak
mampu mempresentasikan kejadian secara berurutan.
Sulit memberikan bimbingan kepada pembacanya yang mengalami kesulitan
memahmi bagian-bagian tertentu.
Sulit memberikan umpan balik untuk pertanyaan yang diajukan yang memiliki
banyak kemungkinan jawaban atau pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang
kompleks dan mendalam.

Daftar Pustaka
Achmadi, Hainur Rasid.1996. Telaah Kurikulum Fisika SMU (Model Pembelajaran Konsep
dengan LKS). Surabaya:University Press.
Departemen Pendidikan Nasional .2004. Pedoman Umum Pengembangan Bahan Ajar Sekolah
Menengah Atas. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan menengah
umum.
Dzamarah dan Zain A. 2000. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Sriyono. 1992. Teknik Belajar Mengajar dalm CBSA. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.