Anda di halaman 1dari 15

PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN

LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN


PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

SOAL FACE TIE IN

Dimensi Terowongan yang ingin diledakkan seperti sketsa di atas, dengan


rencana lama peledakan adalah 60 hari (Proyek ini akan dimulai pada tanggal 1
November 2017 sampai tanggal 30 Desember 2017 (tanpa hari libur). Diketahui
diameter lubang ledak (Blast Hole) adalah 0,05XY m dengan diameter lubang cut
(Cut Hole) 0,1XY m. Bahan peledak yang digunakan ANFO dengan Densitas
Bahan Peledak 0,8XY gr/cc. Hambatan pada detonator yang digunakan sebesar
0,8XY ohm dan hambatan Connecting sebesar 0,7XY ohm dengan panjang 10 m
serta hambatan lead wire yang digunakan sebesar 0,065XY ohm dengan
panjang 12XY m. Dalam satu hari maksimal 2 kali peledakan.
Sebagai seorang blasting engineer maka dilakukan perencanaan
peledakan yang meliputi :
1. Geometri Peledakan.
2. Panjang terowongan yang akan diledakkan.
3. Jumlah Bahan Peledak termasuk berat AN dan FO, agar tercapai keadaan
ZOB maka AN dan FO harus 94,5% dan 5,5%.
4. Daya yang digunakan pada rangkaian elektrik dan Non Elektrik.
5. Gambar Sketsa Rangkaian Peledakan.

Note :
1. Nilai X= jumlah kelompok kalian jika di atas 9 cnth 13= 1+3= 4. jdi X=4 untuk
kel 13. Y= nim terakhir leader cth H1C115024 maka Y=4. Satu kelompok
memakai nim leadernya.

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Diketahui: Rencana Project Peledakan : 60 hari

Tinggi busur : 1,05 m

Cut Hole : 0,195 m

Blast Hole : 0,0595 m

ANFO : 0,895 gr/cc

Detonator : 0,895 Ohm

Connecting Wire : 0,795 Ohm (90 m)

Lead Wire : 0,06595 Ohm (1950 m)

Ditanyakan :

1. Geometri Peledakan.
2. Panjang terowongan yang akan diledakkan.
3. Jumlah Bahan Peledak termasuk berat AN dan FO, agar tercapai
keadaan ZOB maka AN dan FO harus 94,5% dan 5,5%.
4. Daya yang digunakan pada rangkaian elektrik dan Non-Elektrik.
5. Gambar Sketsa Rangkaian Peledakan.

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Penyelesaian Studi Kasus


Tinggi Abutment : 2.45m
Lebar Tunnel : 2.499 m
Tinggi Tunnel : 3.5 m
1. Geometri Peledakan
a. Kedalaman Lubang Ledak
L = 0,15 + 34,1 () 39,4 ()2

= 0,15 + 34,1 (0,195) 39,4 (0,195)2


= 5,3 meter
b. Cut
1) Cut 1
a = 1,5 W1 = a 2
= 1,5 x (0,195) = 0,2925 m x 2
= 0,2925 meter = 0,4136 meter

2) Cut 2
B1 = W1 = 0,4136 meter W2 = 1,5 W1 2
CC = 1,5 W1 = 1,5 x (0,4136) x 2
= 1,5 x (0,4136) = 0,877 meter
= 0,62 meter

3) Cut 3
B2 = W2 = 0,877 meter W3 = 1,5 W2 2
CC = 1,5 W2 = 1,5 x (0,877) x 2
= 1,5 x (0,877) = 1,86 meter
= 1,3155 meter

c. Stemming Cut
Cut 1 = 0,5 a = 0,5 0,2935 m = 0,146 meter
Cut 2 = 0,5 B1 = 0,5 0,4136 m = 0,207 meter
Cut 3 = 0,5 B2 = 0,5 0,877 m = 0,438 meter

d. Part of Time Around Blast Hole


1) Floor
Burden = 1 B = 1 x 0,877 meter = 0,877 meter
Spacing = 1,1 B = 1,1 x 0,877 meter = 0,9647 meter
Stemming = 0,2 B = 0,2 x 0,877 meter = 0,1754 meter

2) Wall
Burden = 0,9 B = 0,9 x 0,877 meter = 0,7893 meter
Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Spacing = 1,1 B = 1,1 x 0,877 meter = 0,9647 meter


Stemming = 0,5 B = 0,5 x 0,877 meter = 0,4385 meter

3) Roof
Burden = 0,9 B = 0,9 x 0,877 meter = 0,7893 meter
Spacing = 1,1 B = 1,1 x 0,877 meter = 0,9647 meter
Stemming = 0,5 B = 0,5 x 0,877 meter = 0,4385 meter

4) Stopping
a) Upwards
Burden = 1B = 1 x 0,877 meter = 0,877 meter
Spacing = 1,1 B = 1,1 x 0,877 meter = 0,9647 meter
Stemming = 0,5 B = 0,5 x 0,877 meter = 0,4385 meter

b) Horizontal
Burden = 1B = 1 x 0,877 meter = 0,877 meter
Spasi = 1,1 B = 1,1 x 0,877 meter = 0,9647 meter
Stemming = 0,5 B = 0,5 x 0,877 meter = 0,4385 meter

c) Downwards
Burden =1B = 1 x 0,877 meter = 0,877 meter
Spasi = 1,2 B = 1,2 x 0,877 meter = 1,0524 meter
Stemming = 0,5 B = 0,5 x 0,877 meter = 0,4385 meter

e. Jumlah Lubang Ledak

Lebar Terowongan 2,499 m


1) Floor = 2 = 2 = 0,59
Spasi Floor 0,9647 m
1 Lubang
Tinggi Abutment 2,45 m
2) Wall = +1 = +1 = 3,53
Spasi Wall 0,9647 m
4 Lubang
. Tinggi Busur 3,14 .1,05 m
3) Roof = 2 = 2
Spasi Roof 0,9647 m
= 1,41 2 Lubang
4) Stopping :
Lebar Terowongan 2,499 m
a) Upwards = 2 = 2
Spasi Upwards 0,9647 m
= 0,59 1 lubang

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Lebar Terowongan 2,499 m


b) Horizontal = 2= 2= 0,59
Spasi Horizontal 0,9647 m
1 lubang
.Tinggi Busur 3,14 X 1,05 m
c) Downwards = = = 3,13
Spasi Downwards 1,0524 m

4 lubang

Jumlah total lubang ledak = 1+(4x2)+2+1+1+4 = 17 lubang

f. Panjang Kolom Isian (PC)

1) PC Cut 1 = L TCut 1
= 5,3 0,146
= 5,154 meter

2) PC Cut 2 = L TCut 2
= 5,3 0,207
= 5,093 meter

3) PC Floor = L TFloor
= 5,3 0,1754
= 5,1246 meter

4) PC Wall = L TWall
= 5,3 0,4385
= 4,86 meter

5) PC Roof= L TRoof
= 5,3 0,4385
= 4,86 meter

6) PC Upwards = L TUpwards
= 5,3 0,4385
= 4,86 meter

7) PC Horizontal = L THorizontal
= 5,3 0,4385
= 4,86 meter

8) PC Downwards = L TDownwards
= 5,3 0,4385
Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

= 4,86 meter

2. Panjang Terowongan yang akan Diledakkan

Advance per round = 89 %

Kemajuan peledakan I = 89 % L

= 89 % 5,3 m
= 4,717 m

x
Jumlah round = = 60 60 hari
2
x = 60 x 2 = 120 round
x
Panjang terowongan = = 120 round
3,528 m
x = 120 x 4,717 m = 566,04 m

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

3. Jumlah Bahan Peledak yang digunakan dalam keadaan ZOB


a. Loading Density
1
LD = D2 ANFO x 1000
4
1
= (0,0595 m)2 0,895 gr/cc 1000
4
= 2,487 kg/m

b. Jumlah Bahan Peledak (E)


1) Cut 1
E = PC LD n
= (L TCut 1) LD n
= (5,3 0,146) 2,487 kg/m 4
= 51,272 kg

2) Cut 2
E = (L TCut 2) LD n
= (5,3 0,207) 2,487 kg/m 4
= 50,665 kg

3) Floor
E = (L TFloor) LD n
= (5,3 0,1754 ) 2,487 kg/m 1
= 12,74488 kg

4) Wall
E = (L TWall) LD n
= (5,3 0,4385) 2,487 kg/m 4
= 48,3622 kg

5) Roof
E = (L TRoof) LD n
= (5,3 0,4385) 2,487 kg/m 2
= 24,1811 kg

6) Stopping
a) Upwards
E = (L TUpwards) LD n
= (5,3 0,4385) 2,487 kg/m 1
= 12,09055 kg

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

b) Horizontal
E = (L THorizontal) LD n
= (5,3 0,4385) 2,487 kg/m 1
= 12,09055 kg

c) Downwards
E = (L TDownwards) LD n
= (5,3 0,4385) 2,487 kg/m 4
= 48,3622 kg

c. Total Jumlah Bahan Peledak Yang Digunakan


E = (51,272 + 50,665 + 12,74488 + 48,3622 + 24,1811 + 12,09055 +
12,09055 + 48,3622) kg
= 259,768 kg/Sekali Peledakan
Dalam satu hari ada 2 kali peledakan, jadi E 2 = 519.536 kg/hari
Total jumlah bahan peledak yang digunakan dalam 60 hari ialah :
Total ANFO keseluruhan = (E 2) 60 hari
= 519,563 kg 60 hari
= 31172,16 kg dalam 60 hari
AN = 94,5% 31172,16 kg = 29457.69 kg
FO = 5,5% 31172,16 kg / 0,8 = 2143,086 L

4. Daya yang digunakan pada Rangkaian Elektrik dan Non Elektrik

Elektrik : 1 Detonator 0,895 = 0,895


Connecting Wire 90 m 0,0795 /m = 7,155
Lead Wire 1950 m 0,06595 /m = 128,602 +
Tahanan Total = 136,612
Voltase =IR
= 1,5 A 136,612

= 204,918 Volt
Daya =VI
= 204,918 Volt 1,5 A
= 307,377 Watt

Nonel : 17 detonator 0,895 = 15,215


Lead Wire 1950 m 0,06595 /m = 128,602 +
Tahanan Total = 143,817
Voltase =IR

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

= 1,5 A 143,817
= 215,725 Volt

Daya =VI
= 218,778 Volt 1,5 A
= 323,588 Watt

1. Pola pemboran

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

2. Sketsa rangkaian peledakan elektrik

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

3. Sketsa rangkaian peledakan Non-elektrik

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Keterangan Gambar :

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

: Blast Hole

: Cut Hole

Skala : 1:20

Keterangan Gambar :

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

: Blast Hole

: Cut Hole

: Leg wire positive (+)

: Leg wire negative (-)

: Lead wire

: Blasting Machine
BM

Skala : 1:20

Keterangan Gambar :

Kelompok IX
PRAKTIKUM TEKNIK PELEDAKAN
LABORATORIUM TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

: Blast Hole

: Cut Hole

: Surface wire

: Conecting wire

: Detonator Listrik

: Sumbu non-elektrik

: Sumbu ledak

: Blasting Machine
BM

Skala : 1:20

Kelompok IX

Anda mungkin juga menyukai