Anda di halaman 1dari 28

STRATEGI MCDONALD DITENGAH KOMPETISI BISNIS WARALABA

MAKANAN CEPAT SAJI


Restoran McDonald's hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke 70 dari McDonald's
seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBA adalah warga negara Indonesia pertama yang berhasil
mendapatkan hak master franchise dari McDonald's Corporation dengan mengalahkan 13.000 pesaing. Sampai
sekarang beliau bertindak sebagai Presiden Direktur McDonald's Indonesia. Sebelum membuka restorannya
yang pertama di Sarinah-Jakarta, H. Bambang Rahcmadi Msc MBA diwajibkan mengikuti training selama 1
tahun di Australia, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Dalam masa training tesebut beliau melakukan
semua pekerjaan di restoran McDonald's dari yang paling sederhana termasuk membersihkan toilet sampai ke
tingkat manajerial, kemudian menerapkan semuanya di Indonesia. Tepat pada 22 Februari 1991, restoran
McDonald's di Sarinah Thamrin Jakarta beroperasi dengan mempekerjakan 460 crew dan 26 manajer.
Perkembangan McDonald's Indonesia dalam 10 tahun ini dinilai sangat cepat. Sampai saat ini restoran
McDonald's Indonesia telah berjumlah 126 restoran dengan jumlah karyawan seluruhnya mencapai sekitar
8000 orang yang sebagian besar lulusan SLTA.

Visi dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah :
To be the worlds best quick service restaurant experience
(Menjadi restoran cepat saji yang paling berpengalaman, paling cepat melayani dan terbaik diseluruh dunia).

Misi dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah
Memahami tentang misi kami dan bagaimana menjadikannya menjadi kenyataan pada restoran
McDonald's

Tujuan dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah :
a) Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan lebih dari 50.000 restoran.
b) Brand McDonald's menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja saat kita melakukan bisnis.
c) McDonald's sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang ada di seluruh dunia.
d) Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial.
e) Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa dan menu makanan yang
beragam. f) Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik, pemasok
barang, dan perusahaan.
f) Brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemasok barang dan perusahaan
McDonald's merupakan perusahaan yang bergerak pada industri fast food restaurant. Produk yang
ditawarkan berupa makanan dan minuman siap saji. Berikut adalah perincian produk yang ditawarkan:
Beef burger, Spicy chicken burger , Double beef burger , Big mac burger, Fillet fish , French fries, Scramble
egg Soup Hot and cold beverages (non liqueur) Harga yang ditetapkan untuk setiap item yang dijual
menggunakan pendekatan tiga macam penetapan harga (tier) yang penetapannya ditentukan berdasarkan
lingkungan tempat restoran tersebut berdiri. Penentuan lokasi McDonalds mempertimbangkan
pola distribusikan produk kepada pelanggan, dimana tempat tersebut harus strategis bagi target pasar yang
dituju yaitu segmen kawula muda dan keluarga Secara umum, program promosi dari market wide adalah
promosi advertising melalui above the line, yaitu iklan TV.
Strategi promosi yang dilakukan meliputi:
Promosi Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada
pelanggan melalui magic moment.
Advertising, yaitu melalui above the line: kerja sama dengan stasiun radio lokal untuk
menginformasikan event-event yang diadakan oleh Mcdonald's. Sedangkan melalui below the line:
spanduk, poster, brosur, standing banner, hanging mobile, translite, back drop, show Case, yaitu berupa
merchandise Mcdonald's serta event yang dilaksanakan di mcdonald's yang dapat dijadikan sebagai
sarana promosi yang merupakan kerja samadengan perusahaan-perusahaan lain. Kondisi keuangan
Pendapatan terkait dengan total penjualan pada tahun 2008 mengalami penurunan yang tidak terlalu
signifikan dibandingkan tahun 2007 tetapi dari segi pendapatan di bidang waralaba mengalami
peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini mungkin disebabkan karena perusahaan memperluas strategi
pemasaran dengan memberikan keleluasaan di berbagai pihak untuk membeli waralaba perusahaan ini.
Seperti kita tahu bahwa berbagai produk Mc.Donald telah banyak digandrungi oleh masyarakat dunia
dari semua kalangan sehingga tetap menjadi industri yang mempunyai prospek yang bagus
Secara keseluruhan kondis McDonalds berada pada tahap kematangan
akan tetapi terus melakukan ekspansi untuk memperluas pangsa pasar dan pertumbuhan penjualan pasar. Hal
ini dapat dilihat dari meningkatnya angka aktivitas investasi yang dilakukan dari tahun ke tahun ,tingkat
perputaran modal kerja juga sangat cepat menandakan internal perusahaan berkembang dan tidak ada dana
yang mengangur. Secara lebih detil laporan keuangan tersaji pada tabel dibawah ini:

Strategi Pemasaran McDonald

Dapatkan informasi mengenai strategi pemasaran McDonald di sini! McDonald merupakan salah satu
perusahaan makanan siap saji yang cukup terkenal di dunia. Keberhasilan McDonald dalam mengembangkan
perusahaan membuat sebagian orang penasaran bagaimana sebenarnya pihak McDonald mengembangkan
sebuah proses dan strategi pemasaran McDonald.

Bagi Anda para pengelola usaha bisnis yang memimpikan produk usaha bisnis Anda mampu melejit populer
layaknya McDonald, maka Anda perlu mempelajari sepenuhnya bagaimana strategi pemasaran McDonald
tersebut dilakukan sehingga hasilnya bisa kita lihat perusahaan McDonald menjadi salah satu perusahaan
makanan paling populer di dunia.

Strategi pemasaran McDonald biasanya menjadi rujukan bagi pihak-pihak yang ingin mengembangkan sebuah
usaha bisnis tiruan atau franchise. Mengingat telah terbuktinya keberhasilan pihak perusahaan McDonald
dalam mengembangkan sebuah bisnis usaha, maka layak jika perusahaan ini menjadi rujukan perusahaan-
perusahaan kecil.

Bagaimana sebenarnya strategi pemasaran McDonald tersebut dirancang? Berikut ini beberapa
Strategi pemasaran McDonald yang bisa Anda terapkan dalam mengelola sebuah usaha bisnis yang
akan Anda kelola:

1. Sebelum melakukan langkah-langkah marketing kreatif, maka yang dilakukan oleh McDonald adalah
menetapkan tujuan dan target-target yang mendunia. Salah satu visi dan misi yang diusung oleh pihak
McDonald adalah menjadi yang terbaik di tingkat dunia sebagai salah satu perusahaan bisnis makanan
terbesar di dunia. Dengan target ini maka upaya pemasaran akan mengikuti pada target yang telah
ditetapkan.
2. Beberapa upaya promosi kreatif yang dilakukan oleh pihak McDonald sebagai bentuk strategi
pemasaran McDonald diantaranya adalah; iklan televisi, public relation yang handal, promosi di radio-
radio lokal, pembuatan brosur, poster, spanduk, back drop, banner, translite dan sebagainya. Even
internal McDonald dan even-even kerjasama dengan berbagai perusahaan dan pihak lain juga dilakukan
oleh McDonald untuk melakukan upaya promosi besar-besaran.
3. Sistem dan strategi pemasaran McDonald yang kreatif dilakukan dengan cara delivery order yang
cukup mudah, praktis dan memanjakan para pelanggan membuat para pelanggan McDonald merasa
betah dan nyaman mengkonsumsi makanan-makanan produk McDonald.
4. Bentuk lain strategi pemasaran McDonald adalah dengan melakukan pelayanan penjualan secara online,
kapan pun dan dimanapun Anda bisa menikmati produk-produk McDonald yang siap diantar ke rumah.
5. Upaya peningkatan kualitas produk merupakan strategi pemasaran McDonald yang berkelanjutan.

Sebagai upaya kreatif untuk terus mempertahankan jumlah konsumen, pihak perusahaan McDonald senantiasa
melakukan beberapa hal terkait dengan produk makanan yang dihasilkan, diantaranya adalah; menambah lebih
banyak rasa serta jenis baru dari produk McDonald, merubah menu di beberapa negara dengan memadukan
rasa lokal yang lebih populer di negara bersangkutan, menyediakan makanan yang segar dan cepat saji pada
tempat-tempat yang menarik dan bersih sehingga lebih menarik minat konsumen, menciptakan makanan-
makanan khas usia misalnya makanan untuk orang dewasa, remaja dan sebagainya.

Masih banyak strategi pemasaran McDonald yang pada akhirnya diadopsi oleh banyak perusahaan makanan di
dunia untuk meningkatkan nilai penjualan produk perusahaan. Pendapatan pihak perusahaan McDonald sendiri
tidak semata-mata dari hasil penjualan makanan cepat saji tersebut, namun banyak lini-lini lain yang
memberikan pendapatan yang jauh lebih besar ketimbang penjualan produk, diantaranya adalah pembayaran
dari franchise dari restauran-resrtauran serta investasi properti yang diterima.

Strategi pemasaran McDonald semakin berkualitas dengan didukung oleh upaya perusahaan yang terus kratif
dan inovatif dalam memproduksi jenis-jenis produk makanan baru yang diminati masyarakat, sehingga
konsumen tidak bosan dengan sajian yang monoton.
Analisis Manajemen Strategik Perusahaan Franchise Restoran Cepat Saji McDonalds

KONSEP STRATEGI

Pada bab ini, kami akan mengeksplorasi manajemen strategi yang dianggap sebagai satu tipe spesifik dari suatu
perencanaan. Misalnya, jika ada minimal 2 perusahaan yang beroperasi dengan produk (barang dan jasa) yang
sama, maka salah satu di antaranya ingin keluar sebagai pemenang dalam persaingan bisnisnya. Sebagai
pemenang dalam dunia bisnis seringkali diartikan mendapat pangsa pasar (market share) terbesar yang nantinya
akan mempunyai kekuatan monopoli dan jika monopoli dilarang oleh pemerintah, maka minimal perusahaan
tersebut menjadi perusahaan berstatus pemimpin atau penentu harga (price setter atau price leader).

Masing-masing pihak akan selalu berusaha untuk memenangkan persaingan dan melakukan analisis tentang
kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats)satu sama lain.
Kelemahan dirinya dan ancaman dari perusahaan pesaing akan selalu dianalisis dan diantisipasi yang kemudian
akan diperbaiki agar tidak mudah diserang atau ditundukkan oleh perusahaan pesaing.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inti dari manajemen strategi adalah memenangkan

persaingan. Karena manajemen strategi selalu berusaha memenangkan persaingan, maka mau tidak mau
perusahaan harus senantiasa menganalisis diri dan memperbaiki diri agar tampil lebih baik dari perusahaan
pesaing.

1.1.1 Pengertian Strategi?

Menurut KBBI, strategi adalah ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa untuk melaksanakan
kebijaksanaan tertentu dalam perang maupun damai.

Secara eksplisit, strategi adalah rencana tindakan yang menjabarkan alokasi sumber daya dan aktivitas lain
untuk menanggapi lingkungan dan membantu organisasi mencapai sasarannya.

Intinya strategi adalah pilihan untuk melakukan aktivitas yang berbeda atau untuk melaksanakan aktivitas
dengan cara berbeda dari pesaingnya dalam jangka waktu panjang.

1.1.2 Pengertian Taktik

Taktik :

Taktik adalah tahap-tahap atau langkah-langkah tertentu yang dipakai untuk melaksanakan strategi. Jika
manajemen sudah merumuskan tujuan dan strateginya, maka ia berada dalam posisi untuk menentukan taktik.
Ada perbedaan yang paling mendasar antara taktik dan strategi, yaitu :

Strategi mempunyai ruang lingkup yang lebih luas dibandingkan dengan taktik
Strategi pemasaran memerlukan keputusan dari manajemen tentang elemen-elemen marketing mix
perusahaan, sedangkan taktik merupakan program tertentu untuk jangka pendek.
Strategi bersifat permanen sehingga sulit dan memakan biaya besar jika diadakan perubahan, sedangkan
taktik dapat diubah dengan mudah.

1.1.3 Apakah Manajemen Strategi?

Manajemen strategi (strategic management) adalah seperangkat keputusan dan tindakan yang digunakan
untuk memformulasikan dan mengimplementasikan strategi-strategi yang berdaya saing tinggi dan sesuai bagi
perusahaan dan lingkungannya untuk mencapai sasaran organisasi.

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan para manajer seperti:

1) Perubahan dan tren apa yang terjadi pada lingkungan yang kompetitif?

2) Siapakah konsumen kita?

3) Produk atau pelayanan apa yang seharusnya kita tawarkan?

4) Bagaimana kita dapat menawarkan produk dan pelayanan seefisien mungkin?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas dapat membantu manajer membuat pilihan mengenai bagaimana
memposisikan organisasi yang penuh dengan perusahaan pesaing.

1.1.4 Tujuan Manajemen Strategi

Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang dipilih secara efektif dan efisien.

Mengevaluasi kinerja, meninjau dan mengkaji ulang situasi serta melakukan berbagai penyesuaian dan
koreksi jika terdapat penyimpangan di dalam pelaksanaan strategi.

Senantiasa memperbarui strategi yang dirumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal.

Senantiasa meninjau kembali kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bisnis yang ada.

Senantiasa melakukan inovasi atas produk agar selalu sesuai dengan selera konsumen.

1.1.5 Manfaat Manajemen Strategi

Aktivitas formulasi strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang
dihadapi perusahaan.

Proses manajemen strategi akan memberikan hasil keputusan terbaik dikarenakan interaksi kelompok
mengumpulkan berbagai strategi yang lebih besar.
Keterlibatan karyawan di dalam formulasi strategi akan dapat memperbaiki pengertian mereka atas
penghargaan produktivitas di dalam setiap perencanaan strategi dan dengan demikian dapat mempertinggi
motivasi kerja mereka.

Penerapan manajemen strategi membuat manajemen perusahaan menjadi lebih peka terhadap ancaman yang
datang dari luar perusahaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang menggunakan konsep manajemen strategi akan lebih
profitable (menguntungkan) dan lebih berhasil daripada yang tidak menerapkannya.

1.1.6 Strategi Besar (Grand Strategy)

Adalah rencana umum berupa tindakan-tindakan besar yang digunakan perusahaan untuk meraih sasaran
jangka panjang. Strategi besar dibedakan dalam 3 kategori:

Pertumbuhan (Growth), dapat dilakukan secara internal meliputi pengembangan dari produk baru atau produk
lama yang mengalami perubahan dan secara eksternal dengan memperoleh tambahan divisi bisnis atau
diversifikasi yang artinya mengakuisisi bisnis yang terkait dengan lini produk saat itu.

Stabilitas (Stability) atau Strategi Diam, artinya adalah bahwa organisasi ingin tetap berada pada ukurannya
yang sama atau tumbuh perlahan dengan cara-cara yang masih dapat dikendalikan.

Pemangkasan (Retrenchment, berarti organisasi terpaksa melalui periode terjadinya penurunan dengan
penyusutan unit bisnis yang ada saat ini atau menjual atau melikuidasi keseluruhan unit bisnis.

1.1.7 Strategi Global

Di arena internasional, perusahaan-perusahaan menghadapi dilema strategi antara integrasi global dan tanggung
jawab nasional (national responsiveness). Organisasi harus memutuskan apakah ia ingin agar setiap afiliasinya
bertindak secara otonomi atau apakah aktivitas yang dilakukan harus distandarisasi dan disentralisasikan di
seluruh negara. Ada 3 kategori strategi global:

Strategi Globalisasi (Globalization Strategy), merupakan standarisasi rancangan produk dan strategi
periklanan di seluruh dunia.

Strategi Multidomestik (Multidomestic Strategy), adalah modifikasi desain produk dan strategi periklanan
untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik dari masing-masing negara. Maksudnya adalah perusahaan
multinasional ada di sejumlah negara, namun periklanan dan rancangan produknya disesuaikan dengan
kebutuhan spesifik masing-masing negara.

Strategi Transnasional (Transnational Strategy), yaitu strategi yang mengkombinasikan koordinasi global
untuk meraih efisiensi dengan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan spesifik pada berbagai negara.
2.2 TINGKATAN STRATEGI

Terdapat 3 tingkatan strategi dalam organisasi yaitu:

1. Strategi Tingkat Perusahaan (Corporate Strategy)

Ditetapkan oleh tingkat manajemen tertinggi di dalam organisasi dan mengarah kepada bisnis apa yang
akan dilakukan serta bagaimana sumber daya dialokasikan di antara bisnis tersebut.
Strategi korporasi secara umum melibatkan tujuan jangka panjang yang berhubungan dengan organisasi
secara keseluruhan dan investasi keuangan secara langsung.

2. Strategi Tingkat Bisnis (Business Strategy)

Ditetapkan oleh masing-masing unit bisnis strategi (Strategy Business Unit=SBU). Strategi bisnis
biasanya diformulasikan oleh manajer tingkat bisnis melalui negosiasi dengan manajer korporasi dan
memusatkan kepada bagaimana cara bersaing dalam dunia bisnis yang ada.
Strategi bisnis harus melalui dan diperoleh serta didukung oleh strategi korporasi.

3. Strategi Tingkat Fungsional (Functional Strategy)

Mempunyai lingkup yang lebih sempit lagi dibandingkan strategi korporasi dan strategi bisnis.
Berhubungan dengan fungsi bisnis seperti fungsi produksi, fungsi pemasaran, fungsi SDM, fungsi
keuangan, fungsi riset dan pengembangan (R&D).
Strategi fungsional harus mengarah kepada strategi bisnis dan konsep mereka yang paling utama adalah
tergantung kepada hasil jawaban bagaimana cara menerapkannya.

2.3 PROSES MANAJEMEN STRATEGI

1. Menetapkan arah dan misi organisasi

Setiap organisasi pasti mempunyai visi,misi dan tujuan. Visi,misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang
akan dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi,misi, dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan
kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh situasi eksternal. Perubahan yang tidak
mempunyai visi, misi dan tujuan seringkali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan
oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu
organisasi bisnis (perusahaan) apalagi jika perusahaan tersebut boleh dikatakan skala menengah dan atas.

2. Memahami lingkungan internal dan eksternal

Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan oraganisasi sehingga
manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen
mempunyai kemampuan merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang
cukup kuat terhadap perusahaan.

Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar
perusahaan sedangkan lingkungan internal berada di dalam perusahaan.
Lingkungan eksternal: Memiliki dua variabel yakni peluang (opportunity) dan acaman (threats) Terdiri dari dua
bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum

Lingkungan internal: Memiliki dua variabel yakni kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness). Mencakup
semua unsur bisnis yang ada di dalam perusahaan seperti struktur organisasi perusahaan, budaya perusahaan
dan sumber daya.

3. Memformulasikan strategi

Formulasi strategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan.
Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisa SWOT: mengidentifikasi peluang dan
ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan
jangka panjang.

4. Mengimplementasikan strategi

Didalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan
tahunan (annual objective of the business), memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan
serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan.
Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menempatkan strategi yang
telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi
tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai. Tantangan implementasi adalah menstimulir para
manajer dan karyawan melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggaan dan antusias ke arah
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

5. Mengevaluasi dan mengawasi strategi

Evaluasi dan pengawasan strategi merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi. Pada dasarnya evaluasi
strategi mencakup 3 hal, yaitu:

1. Mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung,
2. Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3. Mengambil berbagai tindakan perbaikan. Evaluasi strategi sangat diperlukan sebab keberhasilan
perusahaan dewasa ini tidak menjadi jaminan keberhasilan perusahaan di masa yang akan datang.

2.4 STRATEGI KORPORASI (CORPORATE STRATEGY)

Strategi korporasi dirumuskan oleh manajemen puncak dan dirancang sedemikian rupa guna mencapai tujuan
organisasi. Memformulasikan strategi korporasi di dalam perusahaan besar akan sangat sulit sekali sebab
banyak sekali strategi tingkat bisnis yang sangat berbeda dan memerlukan koordinasi guna mencapai tujuan
organisasi secara keseluruhan. Demikian model strategi yang dipakai adalah portofolio bisnis, sbb:
1. Strategi Portofolio

Strategi portofolio adalah tipe strategi tingkat perusahaan yang berhubungan dengan bauran antara unit-unit
bisnis (UBS=SBU) dan lini-lini produk yang sesuai satu sama lain dalam cara-cara yang masuk akal sehingga
memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. UBS (Unit Bisnis Strategi) merupakan suatu divisi
organisasi yang memiliki misi bisnis, lini produk, pesaing dan pasar berbeda terhadap UBS lain dalam
organisasi yang sama.

2. Matriks BCG

Matriks BCG (Boston Consulting Group) mengorganisir bisnis-bisnis dalam dua dimensi yaitu pertumbuhan
bisnis dan pangsa pasar (market share).

3. Tingkat pertumbuhan bisnis (Business Growth Rate)

Berkaitan dengan seberapa cepat industri mengalami peningkatan. Pangsa pasar (market share) mendefinisikan
apakah sebuah unit bisnis memiliki pangsa yang lebih kecil atau lebih besar dibandingkan dengan pesaingnya.

2.5 STRATEGI BISNIS (BUSINESS STRATEGY)

Merumuskan strategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di dalam strategi
tingkat ini yang ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya. Pendekatan yang berguna di dalam merumuskan
strategi bisnis sebaiknya didasarkan atas analisis persaingan yang dicetuskan oleh Michael Porter :

Lima Kekuatan Kompetitif Porter

Pendekatan Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan. Tekanan persaingan mencakup:

1. Ancaman Pendatang Baru

Perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang
baik dan laba, akan tetapi semua itu sangat tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya.

2. Daya Tawar Menawar Pemasok

Pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang
dijual atau mengurangi kualitas produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga
naik sehingga akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum
permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula jika pemasok menurunkan kualitas produk, maka
kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen.

3. Daya Tawar Menawar Pembeli

Pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap
pembeli semacam ini berlaku universal dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika
suatu produk dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya)
maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.

4. Daya Tawar Produk Pengganti

Produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang serupa dengan produk utama (asli), namun
memiliki kualitas produk dan harga yang lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang
berpenghasilan rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya.

5. Persaingan Antar Pesaing

Persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain.
Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat
memikat hati konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat
konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus, pemberian kredit dengan
syarat ringan, harga murah atau diskon.

Porter generic strategies

1. Cost Leadership Strategy

Strategi menitik beratkan pada efisiens. Dengan memproduksi dalam jumlah banyak suatu product dengan
standart tertentu perusahaan berharap mendapatkan keuntungan skala ekonomi and menekan biaya biaya.
Product ini biasanya adalah produk2 dasar yang diproduksi dengan biaya yang relatif rendah dan mampu
memenuhi kebutuhan pasar secara umum. Untuk dapat mempertahankan strategi ini diperlukan pencarian dan
riset yang terus menerus untuk menekan biaya disemua aspek didalam bisnis. Hal lain yang berkaitan adalah
strategi distribusi untuk dapat mendistribusikan seluas luasnya. Strategi promosi biasanya berusaha melibatkan
keuntungan dari penekanan biaya biaya produksi.

Untuk dapat sukses, strategi ini biasanya membutuhkan sejumlah market share atau akses yang baik terhadap
material, komponen, tenaga kerja atau input penting lainnya. Tanpa adanya satu atau lebih keuntungan diatas,
strategi dapat dengan mudah ditiru oleh kompetitor.

2. Differentiation Strategy

Differentiation menargetkan pada market yang besar dimana melibatkan pembentukan barang atau jasa yang
unik yang didapat dari internal. Untuk kemudian perusahaan dapat menentukan harga sendiri untuk productnya.
Biasanya berhubungan dan berasosiasi dengan design, brand image, technology, features, dealers, network atau
customer service. Differentiaton adalah strategi yang kuat untuk mendapatkan nilai diatas rata rata pendapatan
didalam bisnis yang spesific menyebabkan brand loyalty yang telah dibentuk menurunkan sensitivitas customer
terhadap harga. Meningkatnya biaya biaya biasanya bisa dialihkan kepada pembeli. Loyalitas pembeli juga
dapat membentuk suatu tembok penghalang bagi perusahaan untuk menciptakan kompetensi yang
membedakan agar dapat bersaing dengan sukses.
3. Focus Strategy

Didalam strategy ini perusahaan berkonsentrasi pada beberapa target market . Bisa juga dikatakan strategy
segmentasi atau niche strategy. Diharapkan dengan memfokuskan usaha marketin didalam market yang lebih
kecil dan menyusun marketing mix untuk market yang spesific akan mempermudah untuk memenuhi
permintaan dari target market.

Perusahaan pada umumnya mencari competitive advantage melalui inovasi produk dan marketing brand dari
pada efisiensi. Sangatlah cocok untuk perusahaan yang relativ kecil tapi dapat digunakan oleh perusahaan
manapun. Focus strategy menargetkan pada segment market yang memiliki kelemahan untuk di gantikan
dengan oleh barang subtitusi yang lain dimana kompetisi sangat lemah untuk mendapatkan nilai diatas rata rata
pendapatan dari investasi.

PEMBAHASAN

3.1 Sejarah Perusahaan

3.1.1 McDonalds Internasional

Restoran ini didirikan oleh Richard & Maurice McDonalds pada tahun 1937 di sebelah timur kota Pasadena.
Saat itu McDonalds hanya merupakan restoran Drive In yang pada waktu itu sedang berkembang pesat trend
Drive In. Bangunan restorannya berbentuk persegi delapan, dengan mengekspose ruangan dapurnya dan tidak
memiliki tempat duduk di bagian dalam restorannya. Kedua bersaudara tersebut kemudian berniat untuk lebih
mengembangkan restoran mereka, yang pada saat itu sudah cukup sukses dan menguntungkan. Fokus
pengembangannya adalah pada kecepatan pelayanan yang diharapkan akan meningkatkan volume pembelian
konsumen. Konsep utama yang diterapkan adalah kecepatan, harga terjangkau dan volume.

Restoran ini juga telah memiliki logo sendiri yaitu The Golden Arch. Logo ini dirancang oleh George Dexter
yang merupakan seorang perancang neonsign. Logo ini memiliki warna kuning terang dan berbentuk simple,
mudah diingat dan jugasecara tidak langsung mencerminkan huruf M dari McDonalds.

Pada saat itu, terjadi persaingan ketat pada bisnis Drive In dan McDonalds bersaudara ini mengalami kesulitan
dalam berorganisasi dan menggerakkan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Dan saat itulah
mereka bertemudengan seseorang yang bernama Ray Kroc. Ray Kroc lah yang membantu McDonalds
bersaudara untuk mengembangkan usaha tersebut. Jadi tidak benar jikaselama ini orang menganggap bahwa
Ray Kroc lah yang mendirikan McDonalds untuk pertama kalinya. Restoran McDonaldsnya yang pertama
bukanlah McDonalds yang pertama. Ray Kroc kemudian melakukan pengembangan restoran melalui konsep
fast food.

Pada sekitar tahun 1955 Ray Kroc mulai menjual waralaba McDonalds dan untuk pertama kalinya perusahaan
fast food (siap saji) di San Bernandino, California menggunakan sistem franchise (waralaba). Sistem waralaba
ini muncul dalam suatubentuk yang mirip dengan yang kita saksikan sekarang, yaitu sebuah
rancanganpermasalahan yang disusun dengan seksama dan didokumentasikan secara
lengkap dengan perjanjian-perjanjian mendetail antara perusahaan dalam hal ini adalahMcDonalds dengan
perusahaan yang akan berliansi. Jadi selama tahun 1950-an hingga tahun 1960-an, produk-produk burger
McDonalds yang merupakan produk-produk fast food, didistribusikan dengan cara penjualan langsung. Bisnis
waralaba McDonalds ini mulai menyebar ke berbagai daerah dannegara bagian. Untuk itu Kroc menerapkan
prosedur operasi standar (Standart Observation Checklist) untuk pembuatan hamburger dengan spesifikasi
yang diduga sangat ketat, yaitu lemak dibawah 19%, berat 1,6 ounce, diameter 3,873 inch, dan onion 0,23
ounce. Selain memperlakukan pewaralaba secara strategis, Kroc juga memberikan suatu sistem operasi kepada
partner-partner barunya. Sistem inilah yang memberikan kepastian semua produk yang disajikan adalah sama.
Untuk itulah profesionalisme harus diterapkan. Dalam paradigma yang baru setiap operator danpewaralaba
bertindak seperti seorang manajer pabrik yang harus menerapkan manajemen professional. Maka pada tahun
1961, Kroc meluncurkan programpelatihan yang kemudian dinamakan sebagai Hamburger University di
restoran yang baru yaitu di Elk Village, Illinois. Di sana para pewaralaba dan operator dididik dalam cara-cara
ilmiah dalam menjalankan restoran yang sukses dan dilatih dalam aspek-aspek operasi McDonalds berupa
mutu, pelayanan, kebersihan dan nilai (Quality, Service, Cleanliness, and Value).

Hingga tahun 1960 Ray Kroc telah membuka 200 restoran di seluruh Amerika Serikat. Dan pada tahun 1961,
Ray Kroc telah membeli saham perusahaan dari McDonalds bersaudara dengan hampir senilai US$
3.000.000,00. Perusahaan fast food McDonalds ini terus mengembangkan jaringan waralabanya di lebih dari
60 negara. Dan saat ini McDonalds Corporation bersamadengan franchise dan cabang-cabangnya telah
berjumlah lebih dari 14.000 restoran. McDonalds melayani lebih dari 22juta orang setiap harinya atau sekitar
14.000 tamu setiap menitnya. Tidak diragukan lagi kalau hal ini menjadikan McDonalds sebagai organisasi
bergerak di bidang makanan yang terbesar di dunia

3.1.2 McDonalds Indonesia

Restoran McDonalds hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke 70 dari McDonalds
seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBAadalah warga negara Indonesia pertama yang berhasil
mendapatkan hak master franchise dari McDonalds Corporation dengan mengalahkan 13.000 pesaing. Sampai
sekarang beliau bertindak sebagai Presiden Direktur McDonalds Indonesia. Sebelum membuka restorannya
yang pertama di Sarinah-Jakarta, H. Bambang Rahcmadi Msc MBA diwajibkan mengikuti training selama 1
tahun di Australia, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Dalam masa training tesebut beliau melakukan
semua pekerjaan di restoran McDonalds dari yang paling sederhana termasuk membersihkan toilet sampai ke
tingkat manajerial, kemudian menerapkan semuanya di Indonesia. Tepat pada 22 Februari 1991, restoran
McDonalds di Sarinah Thamrin Jakarta beroperasi dengan mempekerjakan 460 crew dan 26 manajer.
Perkembangan McDonalds Indonesia dalam 10 tahun ini dinilai sangat cepat. Sampai saat ini restoran
McDonalds Indonesia telah berjumlah 109 restoran dengan jumlahkaryawan seluruhnya mencapai sekitar 8000
orang yang sebagian besar lulusan SLTA.
3.2 Visi, Misi dan Tujuan Perusahaan

3.2.1 Visi Perusahaan

Visi dari McDonalds baik McDonalds Internasional maupun McDonalds Indonesia adalah to be the worlds
best quick service restaurant experience (Menjadi restoran cepat saji yang paling berpengalaman , paling cepat
melayani dan terbaik di seluruh dunia). McDonalds menjadi terbaik dalam artian :

a. Untuk McDonalds

Menjadi terbaik berarti menjadikan The Golden Arches dipercaya dan dihargai di seluruh dunia.

b. Untuk Pelanggan

Menjadi terbaik berarti melayani pelanggan sesuai dengan QSC&V dan pelanggan dapat menikmati produk
McDonalds yang memiliki keunikan tersendiri pada setiap kunjungan mereka di seluruh McDonalds dan
McDonalds dapat membuat pelanggan tersenyum.

c. Untuk Komunitas Di Sekitar McDonalds

Menjadi terbaik berarti membuat mereka bangga atas keberadaan McDonalds di lingkungan mereka karena
McDonalds merupakan perusahaan yang memiliki tingkat sosial dan tanggung jawab yang tinggi. Dunia
menjadi tempat yang lebih baik karena keberadaan McDonalds.

d. Untuk Pemilik

Menjadi terbaik berarti memberikan peluang untuk mencapai kesuksesan dan mengembangkan modal sebagai
pemilik dari bisnis ini dan menjadi rekan kerja yang memiliki kolaborasi kerjasama yang baik.

e. Untuk Karyawan

Menjadi terbaik berarti memberikan peluang, kompensasi kerja yang baik, pengembangan dan pelatihan kerja,
dan pekerjaan yang berarti bagi seluruh karyawan.

f. Untuk Suppliers

Menjadi terbaik berarti investasi mereka akan berkembang menjadi bisnis yang profitable bersama McDonalds
dan akan menjadi patner terbaik dalam bisnis ini.

g. Untuk Pemegang Saham

Menjadi terbaik berarti berkembang dengan keuntungan yang paling baik dan paling besar pada industri ini.

h. Untuk Alliance Partners


Menjadi terbaik berarti bahwa McDonalds bekerja sama dengan organisasi yang bagus dan dikenal di dunia,
seperti Coca Cola, Disney dan The Olympics dalam rangka menjalin kerjasama, memperluas kerjasama, dan
mempertahankan kepemimpinan McDonalds.

3.2.2 Misi Perusahaan

Misi dari McDonalds baik McDonalds Internasional maupun McDonalds Indonesia adalah Memahami
tentang misi kami dan bagaimana menjadikannya menjadi kenyataan pada restoran McDonalds.

3.2.3 Tujuan Perusahaan

Tujuan dari McDonalds baik McDonalds Internasional maupun McDonalds Indonesia adalah

a. Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan lebih dari 50.000 restoran.

b. Brand McDonalds menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja saat kita melakukan bisnis.

c. McDonalds sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang ada di seluruh dunia.

d. Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial.

e. Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa dan menu makanan yang beragam.

f. Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik, pemasok barang, dan
perusahaan.

g. Brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemasok barang dan perusahaan

3.3 Marketing Mix Perusahaan

3.3.1 Produk

McDonalds merupakan perusahaan yang bergerak pada industri fast food restaurant. Produk yang ditawarkan
berupa makanan dan minuman siap saji. Berikut adalah perincian produk yang ditawarkan :

a. Paket Hemat (PaHe), yaitu merupakan paket yang terdiri dari 1 produk makanan dan 1 produk minuman.
Paket Hemat ini memberikan keuntungan pada pelanggan yaitu harga yang lebih murah dibandingkan jika
membeli dengan harga satuan. Sedangkan bagi perusahaan dapat meningkatkan penjualan produk.

Paket Hemat (PaHe) terdiri dari :

PaHe 1 (Cheese Burger dan Medium Drink)

PaHe 2 (McChicken Burger dan Medium Drink)

PaHe 3 (Fillet O Fish Burger dan Medium Drink)

PaHe 4 (Big Mac Burger dan Medium Drink)


PaHe 5 (Double Cheese Burger dan Medium Drink).

b. Jenis-jenis Burger, yaitu :

Beef Burge

Spicy Chicken Burger

Double Beef Burger

Big Mac Burger

Fillet O Fish

c. Paket Nasi, yaitu merupakan paket khusus yang dibuat oleh McDonalds Indonesia, sesuai dengan kebiasaan
masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

PaNas (Rice, 1 Pcs Chicken, Medium Drink)

PaNas Spesial (Rice, 1 Pcs Chicken, Egg, Medium Drink)

PaNas Komplit (Rice, 1 Pcs Chicken, Egg, Soup, Medium Drink).

d. French Fries dengan 4 ukuran, yaitu : Regular, Medium, Large, Super Size

e. Hot and Cold Drinks

3.3.2 Price

Penentuan harga ditetapkan dengan market price yang ditentukan oleh head office Jakarta sesuai dengan daya
beli konsumen. Tier adalah penetapan harga sesuai dengan kemampuan daya beli konsumen di lingkungan
tersebut. Terdapat tiga macam penetapan harga (tier), yang penetapannya ditentukan oleh lingkungan di mana
restoran mcdonalds tersebut berada.

3.3.3 Place

Berhubungan dengan lokasi untuk mendistribusikan produk kepada pelanggan, dimana tempat tersebut harus
strategis bagi target pasar yang dituju yaitu segmen kawula muda dan keluarga.

3.3.4 Promotion

Secara umum, program promosi dari market wide adalah promosi advertising melalui above the line, yaitu
iklan TV. Strategi promosi yang dilakukan meliputi :

a. Promosi Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada
pelanggan melalui magic moment.
b. Advertising, yaitu melalui above the line : kerja sama dengan stasiun radio lokal untuk menginformasikan
event-event yang diadakan oleh mcdonalds. Sedangkan melalui below the line : spanduk, poster, brosur,
standing banner, hanging mobile, translite, back drop.

c. Show Case, yaitu berupa merchandise mcdonalds.

d. Event yang dilaksanakan di mcdonalds yang dapat dijadikan sebagai sarana promosi yang merupakan kerja
sama dengan perusahaan-perusahaan lain

3.4 4Ps Outer Strategy

3.4.1 People

Mc Donalds mentraining seluruh karyawannya dengan images bahwa karyawan akan memberikan pelayanan
yang cepat dan berkualitas oleh Hamburger University. Sebagai perusahaan yang di-francisekan, McD
memiliki sistem training yang sudah teruji. Itu sebabnya training di McD mempunyai departemen tersendiri.
Mereka inilah yang merancang modulnya hingga mengatur jadwal training. Dalam setahun jadwalnya padat
sekali mulai dari level bawah hingga manajer.

Mc Donalds juga menerapkan 5 Prinsip Kerja Karyawan :

a. Menghormati dan Pengakuan

Manager memperlakukan karyawan seperti mereka ingin diperlakukan.

Karyawan dihormati, dihargai dan diberdayakan.

Karyawan diakui dan dihargai dalam berbagai cara yang berbeda. Hal ini termasuk dalam Peluang Sekali
Seumur Hidup. Sebagai contoh, pada tahun 2004, sekelompok karyawan restoran Kanada bepergian ke Athena
untuk bekerja bersama kru McDonald dari seluruh dunia pada Olimpiade.

b. Nilai dan Perilaku

Kami bertindak untuk kepentingan terbaik bagi Perseroan, karyawan dan masyarakat dimana kami beroperasi.

Kami berkomunikasi secara terbuka, mendengarkan untuk memahami dan nilai opini yang beragam.

Kami menerima akuntabilitas pribadi.

Kami melatih dan belajar.

c. Pembayaran dan Keuntungan Kompetitif

Pembayaran berada pada atau di atas tingkat layanan lokal restoran cepat.

Paket kompensasi karyawan termasuk manfaat yang mengatakan bahwa mereka bernilai.

Karyawan menerima kinerja secara berkala dan tinjauan upah.


d. Pelatihan, Pembelajaran, Pengembangan dan Pertumbuhan Pribadi

Karyawan menerima pengalaman kerja yang mengajarkan keterampilan dan nilai-nilai yang berlangsung
seumur hidup.

Karyawan disediakan alat yang mereka butuhkan untuk mengembangkan pribadi dan profesional.

e. Menyelesaikan pekerjaan sampai selesai

Karyawan memiliki sarana yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.

Dalam promosi jabatan, Mc Donalds juga melakukan seleksi yang berkualitas. Sebagai gambaran, seorang TM
untuk bisa dipromosi menjadi Second Assistant harus menyelesaikan modul yang telah disyaratkan. Kalau
modulnya belum selesai, mereka tidak bisa naik jabatan. Menariknya, sistem promosinya terbuka. Jadi jenjang
kariernya jelas. Setiap level ada requirements-nya, prosesnya seperti apa, dan kalau sudah selesai baik modul
maupun persyaratan administratifnya, tinggal melalui review board semacam fit and proper test. Tujuannya,
manajemen ingin melihat pola pikirnya dan bagaimana kemampuannya menangani operasional.

3.4.2 Process

Proses penyajian yang diberikan efisien karena menu dari produknya seragam. Sehingga sangat memudahkan
Mc Donalds dalam memberikan pelayanan yang cepat. Selain menu yang sudah seragam, Mc Donalds juga
menyediakan system pemesanan Drive Thru sehingga pelanggan tidak perlu masuk kedalam restaurant untuk
melakukan pemesanan dan pembayaran. Karena proses penyajiannya cepat, maka Drive thru ini pun dapat
berlangsung dengan lancar.

3.4.3 Partnership

Mc Donalds bekerjasama dengan pemasok minuman seperti Coca cola Company dan kini bekerjasama dengan
ReksoGroup / produsen the botol sosro.

3.4.4 Physical Evidence

Mc Donalds memastikan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat untuk semua karyawan sebagai
prioritas utama bagi McDonalds. Tujuan Mc Donalds adalah untuk membuat keselamatan bagian dari segala
sesuatu yang kita lakukan. Mc Donalds memiliki program-program keselamatan kerja di tempat untuk
memastikan bahwa standar keselamatan yang tinggi dan prosedur yang jelas dan diperkuat dikomunikasikan
sehari-hari. Sebagai anggota penting dari tim Mc Donalds, karyawan diajarkan untuk mengidentifikasi dan
melaporkan setiap potensi bahaya untuk mengusulkan cara-cara yang kesehatan dan keselamatan dapat terus
ditingkatkan.

Setiap orang di tim McDonalds memainkan peran penting. Crew dan Manajer bekerja sama, terus
berkomunikasi dan saling mendukung satu sama lain dalam suasana tim yang sedang sibuk dan menantang, tapi
selalu berusaha untuk bersikap kooperatif dan menyenangkan.
STRATEGI BISNIS (BUSINESS STRATEGY)

Merumuskan strategi bisnis melibatkan pengambilan keputusan pada tingkat unit bisnis. Di dalam strategi
tingkat ini yang ditujukan adalah bagaimana cara bersaingnya. Pendekatan yang berguna di dalam merumuskan
strategi bisnis sebaiknya didasarkan atas analisis persaingan yang dicetuskan oleh Michael Porter :

Lima Kekuatan Kompetitif Porter

Pendekatan Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan. Tekanan persaingan mencakup:

1. Ancaman Pendatang Baru

Perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang
baik dan laba, akan tetapi semua itu sangat tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya.

2. Daya Tawar Menawar Pemasok

Pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang
dijual atau mengurangi kualitas produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga
naik sehingga akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum
permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula jika pemasok menurunkan kualitas produk, maka
kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen.

3. Daya Tawar Menawar Pembeli

Pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap
pembeli semacam ini berlaku universal dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika
suatu produk dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya)
maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.

4. Daya Tawar Produk Pengganti

Produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang serupa dengan produk utama (asli), namun
memiliki kualitas produk dan harga yang lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang
berpenghasilan rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya.

5. Persaingan Antar Pesaing

Persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain.
Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat
memikat hati konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat
konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus, pemberian kredit dengan
syarat ringan, harga murah atau diskon.
ANALISA SWOT

SWOT merupakan singkatan dari strength (kekuatan),

weakness (kelemahan), opportunity (peluang) dan threats (ancaman). Pendekatan ini mencoba
menyeimbangkan kekutaan dan kelemahan internal organisasi dengan peluang dan ancaman lingkungan
eksternal organisasi.

Kekuatan (strength)

adalah suatu kondisi di mana perusahaan mampu melakukan semua tugasnya secara sangat baik (diatas rata-
rata industri).

o Kelemahan (weakness)

adalah kondisi di mana perusahaan kurang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik di karenakan sarana
dan prasarananya kurang mencukupi.

o Peluang (opportunity)

adalah suatu potensi bisnis menguntungkan yang dapat diraih oleh perusahaan yang masih belum di kuasai oleh
pihak pesaing dan masih belum tersentuh oleh pihak manapun.

o Ancaman (threats)

adalah suatu keadaan di mana perusahaan mengalami kesulitan yang disebabkan oleh kinerja pihak pesaing,
yang jika dibiarkan maka perusahaan akan mengalami kesulitan dikemudiaan hari.

3.7 Perumusan Strategi

3.7.1 Matriks SWOT

Strengths

1. Mc Donald mempunyai a strong global presence dengan kompetitor domestik terdekat yang hanya
berukuran separuhnya, Mc Donald merupakan pemimpin pasar ( market leader) baik secara domestik,
maupun internasional.
2. Keuntungan Mc Donalds berasal dari pengurangan biaya melalui skala ekonomi, karena ukurannya
yang sangat besar dan keberadaannya secara global memungkinkan untuk menetapkan risiko yang
bervariasi yang melibatkan keadaan ekonomi dari negara tertentu.
3. Outlet perusahaan ditempatkan di wilayah yang strategis dan mudah dijangkau.
4. Adanya pengakuan atas merk (brand recognition).
5. Kesuksesan dalam periklanannya, seperti adanya kata Im Loving It dalam setiap pemasarannya.
6. Adanya Kekuatan kerjasama dengan perusahaan lain, seperti dengan Coca-Cola.
7. Tempat penjualan yang bersih dan adanya tempat bermain untuk anak-anak mempunyai daya tarik
tersendiri.
8. Adanya pelatihan yang profesional dengan didirikannya Hamburger University
9. Perusahaan yang telah mengglobal.
10. . Aktif dalam kegiatan amal untuk anak-anak.
11. . Menyesuaikan resep dan produk yang ditawarkan dengan standar kesehatan yang ditetapkan oleh
USDA
12. . Pendapatan tidak hanya dari penjualan makanan cepat saji, tapi juga dari investasi properti, franchiser
of restaurant.
13. . Adanya sistem delivery order 24 jam yang mudah digunakan oleh konsumennya yaitu dengan
menelpon 14045.
14. . Adanya system pemesanan Drive Thrue sehingga jika pelanggan ingin memesan untuk dibawa
pulang, maka tidak perlu masuk kedalam restaurant.

Weekness

1. Harga yang kurang kompetitif, sehingga dapat mengurangi kemampuan perusahaan untuk
meningkatkan pendapatan.
2. Inovasi terhadap produk kurang memiliki spesifikasi tertentu
3. Management of franchises kurang memperhatikan integritas klien
4. Teknik pemsaran atau periklanan yang hanya diutamakan pada anak-anak.

Opportunities

1. Perusahaan dapat melakukan penjualan online sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan
juga menambah feature-feature dalam pelayanan.
2. Merubah trend kebiasaan makan ke arah makan yang lebih sehat.
3. Mengembangkan secara terus menerus pangsa pasar terutama untuk generasi muda dan kelompok yang
telah berumur.
4. Melakukan pengawetan dengan bahan-bahan alami, sebagai bagian dari strategi pemasaran dan
periklanan.
5. Menciptakan produk baru. Meneruskan untuk menggunakan teknologi untuk mempengaruhi strategi
pendapatan, seperti menggunakan pesan singkat untuk mengantarkan pesanan khusus.

Threat

1. Adanya fluktuasi terhadap nilai mata uang asing.


2. Industri makanan cepat saji merupakan sektor yang sangat kompetitif sehingga persaingan juga semakin
ketat.
3. Persamaan strategi dengan perusahaan lain seperti melakukan pembentukan format baru ataupun dalam
mengembangkan menu makanan.
4. Adanya tekanan dari beberapa pihak mengenai makanan cepat saji dengan masalah obesitas.
5. Bagi konsumen yang sadar akan gizi, makanan cepat saji merupakan makanan yang kurang sehat.
6. Adanya ancaman dari kompetitor local di negara yang berbeda-beda.
7. Industri ini berada pada siklus mature dan merupakan industri yang cepat mengalami kejenuhan.
3.7.2 Solusi Menghadapi Kelemahan dan Ancaman

1. (Products) Menambahkan lebih banyak rasa atau tipe baru dari makanan cepat saji yang dapat
membedakannya dengan kompetirors.
2. (Products) Merubah menu di beberapa negara, menambahkan beberapa makanan dengan rasa
lokal dan menghilangkan beberapa makanan yang tidak populer.
3. (Products) Mengembangkan lini produk baru yang fokus pada makanan organik dan sehat (zero
trans-fat)
4. (Products) mengubah lini produk coca-cola yang lebih sehat (Diet, Coffin-free, etc)
5. (Products & Services) Menyediakan makanan segar dengan tempat yang bersih dan
menyenangkan anak-anak dengan mainan dan fasilitas tempat bermain serta membuat senang
dan nyaman pelanggan dewasa
6. (Promotion, Products) mempromosikan Mc Donnald bestseller Fries and Big Mac,
mengembangkan beberapa makanan spesial yang baru untuk keluarga dan untuk remaja.
7. (Products & Service + Branding) Menjaga kebersihan lingkungan (restoran) dan menjaga
keamanan anak-anak, serta membuatnya senang selama bermain di arena permainan,
mempromosikan untuk anak-anak serta berusaha menarik kelompok yang telah berumur,
menggunakan bintang lokal yang populer untuk menarik usia muda.
8. (Products & Promotion & Pricing) meningkatkan lain seperti melakukan pembentukan format
baru ataupun dalam mengembangkan menu makanan.
9. (Promotion+Place). Explore pasar baru di luar negeri melalui periklanan dan promosi yang
intensif dan agresif.
10. (Promotion + Branding) melakukan promosi dan periklanan bersama-sama dengan coca-cola
untuk menarik penggemar coca-cola.
11. (Promotion + Branding) Menetapkan dan memperbaiki nama baik diantara kompetitor promosi
secara agresif.
12. (Promotion & Branding) Promosi secara teratur; Memberikan kesan pada McDonalds dengan
pelayanan yang lebih baik dan pengalaman makan yang menyenangkan.
13. (Branding) meningkatkan brand recognity melalui strategi yang melampirkan emotion secara
berkelanjutan.
14. (Services + Branding) Memberikan kesan yang profesional saat memasuki pasar baru.
15. Service, Branding) Memberikan kesan yang profesional saat memasuki pasar baru dan
memberikan peningkatan layanan yang berkelanjutan.
16. (Service) Membuka Hamburger University untuk perspektif manajer dan pekerja yang unggul
serta meningkatkan kualitas pekerja secara keseluruhan.
17. (Pricing & Placement) Beralih ke pemasok lokal sehingga mempunyai biaya transportasi yang
rendah, menggunakan software untuk mengontrol dan memonitor inventory sehingga dapat
menurunkan biaya persediaan, sehingga perusahaan akan mampu dalam memperbaiki atau
meningkatkan keuntungan dengan harga yang rendah.
18. (Service & Management) Lebih tertarik pada investasi langsung di negara yang baru dan
memilih secara cermat franchiser yang baru/ join verture partnet dan mengevaluasinya secara
teratur dan periodik.
19. (Pricing) Menyediakan makanan organik dengan harga kompetitif untuk menarik organic foods
fans.

3.7.3 Five Force Analysis

Pesaingan dalam industry

Persaingan dalam Industri makanan cukup ketat dikarenakan bisnis restauran merupakan bisnis yang sangat
kompetitif dengan perkembangan yang sangat cepat. Terutama akan kebiasaan masyarakat sekarang yang
senang segala sesuatu tersedia dengan instan mengakibatkan pertumbuhan industri fast food terus meningkat
dimana pemain dalam industry ini semakin banyak dengan menyajikan berbagai inovasi produk yang lebih
menarik. Melihat hal ini McDonalds akan terus mengawasi pergerakan dari kompetitornya agar dapat survive
dalam bisnis.

Pendatang baru

Terdapat barier to entry yang cukup besar bagi pendatang baru dikarenakan biaya pengembangan produk yang
cukup besar untuk memulai bisnis, dan juga image yang harus dibangun sebagai makanan fast food lebih sulit
karena McDonalds sudah sangat identik dengan restoran cepat saji terbaik di Indonesia dan di seluruh dunia.

Barang/produk penganti

Substitusi lebih mengarah ke produk atau makanan lokal yang ada dipasaran, terutama di Indonesia banyak
makanan rakyat yang dirasa lebih murah tetapi McDonalds dengan image yang dimiliki tersendiri serta outlet-
nya yang ada dimana-mana, servis pesan-antar 24 jam, dan keunggulan kompetitif lainnya menjadikan
McDonalds tidak perlu mengkhawatirkan produk substitusi.

Kekuatan pemasok

Pemasok tidak memiliki kekuatan yang berpengaruh signifikan terhadap McDonalds dikarenakan McDonalds
sudah memiliki banyak outlet diseluruh dunia sehingga banyak sekali supplier yang berlomba-lomba ingin
menjadi pemasok utama untuk McDonalds.

Kekuatan pembeli

Kekuatan penawaran pembeli tidak berpengaruh signifikan terhadap harga yang ditarifkan McDonalds
terhadap produknya. Hal ini disebabkan karena standarisasi yang dilakukan McDonalds korporat terhadap
seluruh franchise McDonalds serta adanya persaingan harga dari kompetitor dalam kisaran harga yang relative
sama.
Kuisioner Analisis kekuatan ( Strength )

Faktor Srategi Nilai Bobot Rating Skor


KeuanganYang sehat 3 0,2 4 0,8
ProduksiMampu melayani 2 0,13 3 0,4
pelanggan dengan cepat
Adanya pelatihan yang 3 0,2 2 0,4
profesional
SDMyang profesional 3 0,2 3 0,6
Distribusiadanya sistem 4 0,26 4 1,06
delivery order 24 jam
Total 15 1 16 3,27

Ukuran Rating Kekuatan :

1 = Sedikit kuat
2 = Agak kuat
3 = kuat
4 = Sangat kuat

Ukuran pembobotan :

1 = sedikit penting
2 = Agak penting
3 = penting
4 = sangat penting

Kuisioner Analisis Kelemahan ( Weakness )

Faktor Srategi Nilai Bobot Rating Skor


Harga yang kurang 2 0,125 -2 -0,25
kompetitif
Inovasi terhadap produk 3 0,1875 -3 -0,5625
kurang memiliki spesifikasi
tertentu
Management of franchises 3 0,1875 -2 -0,375
kurang memperhatikan
integritas klien
PromosiTeknik pemsaran 4 0,25 -1 -0,25
yang hanya diutamakan
pada anak-anak
selerah konsumen yang 4 0,25 -4 -1
belum mampu di penuhi
Total 16 1 -12 -2,44

Ukuran Rating Kelemahan :

1 = Sedikit lemah
2 = Agak lemah
3 = lemah
4 = Sangat lemah

Ukuran pembobotan :

1 = sedikit penting
2 = Agak penting
3 = penting
4 = sangat penting

Kuisioner Analisis Peluang ( Opportunity )

Faktor Srategi Nilai Bobot Rating Skor


Banyaknya Pelanggan 4 0,33 4 1,33
menginginkan makanan
cepat saji
Dapat melakukan penjualan 2 0,16 2 0,33
online
Menciptakan produk baru 2 0,16 3 0,5
Mengembangkan secara 3 0,25 4 1
terus menerus pangsa pasar
Jumla Pemasok yang 1 0,08 2 0,16
banyak
Total 12 1 15 3,33
Ukuran Rating Peluang:

1 = Sedikit peluang
2 = Agak peluang
3 = peluang
4 = Sangat berpeluang

Ukuran pembobotan :

1 = sedikit penting
2 = Agak penting
3 = penting
4 = sangat penting

Kuisioner Analisis Ancaman ( Threats )

Faktor Srategi Nilai Bobot Rating Skor


Ekonomiadanya fluktuasi 3 0,2 2 0,4
terhadap nilai mata uang
asing
Pesaingpersaingan semakin 4 0,26 4 1,06
ketat
Persamaan strategi dengan 1 0,06 1 0,06
perusahaan lain
Adanya ancaman dari 3 0,2 2 0,4
kompetitor local di negara
yang berbeda-beda
Adanya pendatang baru 4 0,26 3 0,8
Total 15 1 12 2,73

Ukuran Rating Ancaman :

1 = Sedikit Mengancam
2 = Agak Mengancam
3 = Mengancam
4 = Sangat Mengancam
Ukuran pembobotan :

1 = sedikit penting
2 = Agak penting
3 = penting
4 = sangat penting

Analisa Matrik SWOT

Berdasarkan hasil hasil yang di dapat dari analisis internal dan eksternal pada tabel di atas, hasilnya dapat
dirangkum sebagai berikut :

Skor total Kekuatan (Strenght) = 3,27

Skor total Kelemahan (Weaknes) = 2,44

Skor total Opportunity (Peluang) = 3,33

Skor total Ancaman (Threat) = 2,73

Dari hasil hitungan diatas, di dalam perhitungan strategi nya memerlukan penegasan dari adanya posisi dalam
salib sumbu yaitu antara kekuatan dan kelemahan maupun peluang dan ancaman yang kesemuanya
digambarkan dalam garis garis positif dan negative. Dengan skor total kekuatan 3,27, skor total kelemahan -
2,44, sedangkan skor total peluang 3,33 dan skor total ancaman 2,73

Dari analisis tersebut diatas factor kekuatan lebih besar dari factor kelemahan dan pengaruh fakor peluang lebih
besar dari factor ancaman.

Untuk mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut :

o Kordinat Analisis Internal


( Skor total kekuatan skor total kelemahan ) : 2 = ( 3,27 2,44 ) : 2 = 0,41
o Kordinat Analisis Eksternal
( Skor total peluang skor total ancaman ) : 2 = ( 3,33 2,73 ) : 2 = 0,3

Jadi titik koordinatnya terletak pada :


Setelah diketahui titik pertemuan diagonal diagonal tersebut (X), maka posisi unit usaha diketahui pada
kwadran I. Hasil perhitungan dari masing masing kwadran dapat digambarkan pada table berikut ini :

Kuadran Posisi Titik Luas Matrik Ranking Prioritas Srategi


I (3,27;3,33) 10,88 1 Growth
II (2,44;3,33) 8,12 3 Stabilitas
III (2,44;2,73) 6,66 4 Penciutan
IV (3,27;2,73) 8,92 2 Kombinasi

Keterangan :

1. Pada kwadran I ( S O Stretegi ) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah
menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan yang ada
2. Pada kuadran II ( W O Strategi ) perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagi acuan
untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
3. Pada kuadran III ( W T Strategi ) Meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman.
4. Pada kuadran IV ( S T Strategi ) Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan
menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang

Setelah diketahui titik koordinat tersebut maka posisi unit perusahaan di ketahui pada kuadran IV sehingga
mempunyai strategi yang lebih baik dan penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap
kuadran.

1. Pada kuadran I ( S O Strategi ) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah
menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan.
2. Pada kuadran II ( W O Strategi ) perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan
sebagi acuan untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
3. Pada kuadran III ( W T Strategi ) Meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap
ancaman.
4. Pada kuadran IV ( S T Strategi ) Menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman
dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.

Berdasarkan diagram bobot dan rating pada setiap unsur matrik SWOT sebagaiman di jabarkan diatas, bahwa
posisi perusahaan saat ini berada pada kuadran IV yaitu kuadran kombinasi dimana strategi umum yang dapat
dilakuakan perusahaan adalah membuat keunggulan sebagai acuan untuk memfokuskan kegiatan dengan
menghindari kelemahan.