Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH BAHASA ARAB

FIIL AMR

Makalah Ini Disususn Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Arab

Dosen Pengampu : Azkia Muharom Albantani, M.Pd.I

Disusun Oleh

Dini Mardina (11170162000006)

Nur Azizah (11170162000011)

Madroup (11170162000020)

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

2017
B. FIIL AMAR (Kata Kerja Perintah)

Fiil Amar atau Kata Kerja Perintah adalah fiil yang berisi pekerjaan yang dikehendaki
oleh Mutakallim (pembicara) sebagai orang yang memerintah agar dilakukan oleh
Mukhathab (lawan bicara) sebagai orang yang diperintah.

Perlu diingat bahwa yang menjadi Fail (Pelaku) dari Fiil Amar (Kata Kerja Perintah)
adalah DhamirMukhathab (lawan bicara) atau orang kedua sebagai orang
yang diperintah untuk melakukan pekerjaan tersebut. Dhamir Mukhathab terdiri dari:

.

Contoh :

Fail Fiil Amar Tarjamah


= (engkau -lk) kerjakanlah!

= (engkau -pr) kerjakanlah!
= (kamu berdua) kerjakanlah!
= (kalian -lk) kerjakanlah!
= (kalian -pr) kerjakanlah!

Cara Membuat Fiil Amr

FI'IL AMR

Tahapan cara membentuk fiil Amr adalah sebagai berikut:

POLA 1
Tahap Uraian Contoh
asli Asli fiil madhi
I Tentukan fiil mudharinya
II Hilangkan huruf mudharinya dan sukunkan akhirnya
(apabila awal hurufnya hidup dan akhirannya mati,
maka tahapan membentuk fiil amr telah selesai)
POLA 2

Tahap Uraian Contoh


Asli Asli fiil madhi
I Tentukan fiil mudharinya
II Hilangkan huruf mudharinya dan sukunkan akhirnya
apabila awal hurufnya MATI, maka tambahkan hamzah
III
di awalnya,
Ketentuan harakat hamzah adalah sebagai berikut:
a. Apabila huruf ketiganya dhommah, maka dhommahkan
hamzahnya
b. Apabila huruf ketiganya kasrah, maka kasrahkan
hamzahnya
c. Tapi, Apabila huruf ketiganya fathah, maka kasrahkan
hamzahnya

POLA 3

Tahap Uraian Contoh



Asli Asli fiil madhi

I Tentukan fiil mudharinya


II Hilangkan huruf mudharinya dan sukunkan akhirnya

apabila awal hurufnya MATI, maka tambahkan


III
hamzah di awalnya,
Ketentuan harakat hamzah adalah sebagai berikut:

a. Apabila huruf ketiganya dhommah, maka dhommahkan
hamzahnya

b. Apabila huruf ketiganya kasrah, maka kasrahkan


hamzahnya
c. Tapi, Apabila huruf ketiganya fathah, maka kasrahkan
hamzahnya
selesai

Apabila huruf terakhirnya huruf illat ( ) , maka


hilangkan huruf illatnya, perhatikan perubahan
berikut:
( baca dari kiri ke kanan)
MENJADI
MENJADI

MENJADI
Ketika disambung dengan dhomir alif tasniyah (untuk
IV
menunjuk dua orang), maka huruf illat yang
sebelumnya dihilangkan, akan dimunculkan kembali.
Perhatikan berikut ini :
(dari kiri ke kanan)


POLA 4

Tahap Uraian Contoh

Asli Asli fiil madhi


I Tentukan fiil mudharinya
II Hilangkan huruf mudharinya dan sukunkan akhirnya
apabila sebelum huruf terakhirnya adalah huruf illat
( )maka hilangkan huruf illat tersebut, selama
huruf terakhirnya mati, ketika huruf terakhirnya
berharakat kembali, maka huruf illat tersebut ada
kembali.
III
Perhatikan contoh berikut:
aslinya


Menjadi

D.Contoh kalimat Fiil Ammar

Contoh dalam kalimat: dari fiil


(= beramal, bekerja) menjadi Fiil Amar:

= bekerjalah untuk akhiratmu (lk)


= bekerjalah untuk akhiratmu (pr)
= bekerjalah untuk akhirat kamu berdua
= bekerjalah untuk akhirat kalian (lk)
= bekerjalah untuk akhirat kalian (pr)

Dari fiil =( mendirikan) menjadi Fiil Amar:

= dirikanlah shalatmu (lk)



= dirikanlah shalatmu (pr)
= dirikanlah shalat kamu berdua

= dirikanlah shalat kalian (lk)

= dirikanlah shalat kalian (pr)

Dari fiil =( membesarkan) menjadi Fiil Amar:

= besarkanlah (agungkanlah) Tuhan kamu (lk)


= besarkanlah (agungkanlah) Tuhan kamu (pr)
= besarkanlah (agungkanlah) Tuhan kamu berdua
= besarkanlah (agungkanlah) Tuhan kalian (lk)
= besarkanlah (agungkanlah) Tuhan kalian (pr)

Sebagai catatan, bila huruf akhir yang sukun dari sebuah Fiil bertemu dengan awalan Alif-
Lam dari sebuah Isim Marifah, maka baris sukun dari huruf akhir fiil tersebut berubah
menjadi baris kasrah. Contoh:

+ =

(=dirikanlah shalat)
(=shalat) (=dirikanlah)