Anda di halaman 1dari 8

KALORIMETER

(P1)

Nola Suryani Putria, Mita Lerinab , Azhardi Bustami,b Muhammad Dzul Akbarb

aJurusan Fisika,Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,Kamis dan Jumat


Shift II, Universitas Andalas
bLaboratorium Fisika Dasar,Universitas Andalas

e-mail: nolasuryani@gmail.com
Laboratorium Fisika Dasar Unand, Kampus Limau Manis, 25163

ABSTRAK

Kalorimeter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur kuantitas panas,
kapasitas panas, dan panas jenis suatu zat. Percobaan yang berjudul Kalorimeter ini
dilakukan dengan tujuan untuk memahami konsep hukum ke-0 termodinamika
(kesetimbangan termal) dan menentukan harga air kalorimeter. Dari hasil percobaan,
didapat harga air kalorimeter sebesar (14,53 1,99) gram dengan ketidakpastian sebesar
13,7% dan taraf ketelitian sebesar 86,3%.
Kata kunci : Kalorimeter, suhu, termodinamika

I. PENDAHULUAN digunakan untuk memandikan bayi.


Hal ini sesuai dengan azas Black. Tapi
Kalorimeter adalah alat yang kita tidak memahami hal ini. Oleh
digunakan untuk mengukur kuantitas karena itu, kami lakukan percobaan
panas, kapasitas panas, dan panas jenis harga air kalorimeter ini.
suatu zat. Prinsip kerjanya berdasarkan Kalorimeter adalah suatu alat yang
pada azas Black yaitu Jumlah panas digunakan unuk mengukur kuantitas
yang diserap oleh benda yang suhunya panas, kapasitas panas, dan panas jenis
lebih rendah sama dengan jumlah kalor suatu zat. Prinsip kerja kalorimeter
yang diberikan oleh suatu benda yang didasrkan pada Azas Black yang
suhunya lebih tinggi. Sedangkan harga dinyatakan sebagai berikut:
air kalorimeter yaitu banyaknya panas 1. Jika dua benda yang mempunyai
yang diperlukan untuk menaikkan satu suhu yang berbeda didekatkan
satuan derajat suhu kalorimeter tersebut sehingga terjadi kontak termal, maka
(Endhah. 2013) temperatur akhir kedua benda
Dalam kehidupan sehari-hari kita setelah kesetimbangan termal
sering menjumpai suatu keadaan seperti tercapai akan sama.
percobaan yang kita lakukan. Yaitu 2. Jumlah kalor yang diterima sama
mencampurkan air dingin dengan air dengan jumlah kalor yang diberikan.
panas, sehingga menghasilkan air Qlepas = Qterima ...........(1)
hangat, contohnya air hangat yang
Yang dimaksud harga air kalorimeter
adalah banyaknya panas yang ............. (4)
diperlukan untuk menaikkan satu Dengan:
satuan derjat suhu kalorimeter tersebut. m1 = massa air dengan suhu t1
Jika bahan kalorimeter diketahui, yang m2 = massa air dengan suhu t2
dimaksud dengan harga air kalorimeter ta = suhu kesetimbangan
tersebut sama dengan kapasitas panas
dari kalorimeter tersebut. Karena bahan II. METODE PENELITIAN
kalorimeter biasanya sering tidak 2.1. Alat dan Bahan
diketahui (panas jenisnya tidak Alat yang digunakan dalam percobaan
diketahui), harga air kalorimeter sering adalah kalorimeter untuk mengukur
ditentukan dengan menggunakan azas kadar kalor air, thermometer untuk
Black. Joseph Black mengukur kalor mengukur suhu air, neraca untuk
jenis suatu benda dengan meletakkan mengukur massa,pemanas dan bejana
sebuah benda pada keadaan kontak didih untuk memanaskan air, keping-
termal dengan benda lain yang kalor keping logam sebagai bahan uji
jenisnya sudah diketahui. Bila massa terhadap air.
dinyatakan dalam m, kalor jenis dalam c
2.2. Prosedur Percobaan
dan perubahan suhu dalam t,
Dimasukkan air yang telah ditimbang
persamaan ini ditulis:
massanya (m1) ke dalam kalorimeter,
1 +. 1 . 1 = 2 . 2 . 2 (2)
kemudian suhunya diukur (t1).
Berdasarkan persamaan itulah kalor
Dipanaskan sejumlah air yang telah
jenis suatu benda ditentukan. Perlu
ditimbang bermassa m1 dalam bejana
dicatat bahwa azas Black hanya berlaku
logam sampai suhunya t1>t2. Kemudian
untuk sistem tertutup (kalorimeter).
dengan cepat dituangkan air yang telah
Tetapi kalau air yang bermassa m1
dipanaskan tersebut ke dalam
dengan suhu t1 dimasukkan ke dalam
kalorimeter yang telah berisi air yang
kalorimeter yang telah berisi air
lebih dingin. Sambil diaduk pelan-pelan
bermassa m2 dengan suhu t2, dimana
dicatat suhunya sampai diperoleh suhu
t1>t2 maka setelah terjadi perpindahan
yang konstan (tetap). Suhu yang tetap
panas sampai tercapai kesetimbangan
tersebut adalah suhu akhir/setimbang
termal berlaku:
(ta). Diulangi percobaan tersebut
beberapa kali (minimal 3 kali) dengan
1 . . (1 ) = ( . + 2 . )(
2 ) ............. (3) variasi suhu air yang dipanaskan.

Karena, cair = 1 kal /groC


Mkal.ckal= H, maka:
III. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari perhitungan yang dilakukan pada
percobaan pertama maka diketahui
3.1. Analisis Hasil Pengukuran hasil dari nilai air kalorimeter adalah
Tabel 1. Hasil pengukuran 25,06 kal / C. Hal ini menunjukan
bahwa air membutuhkan kalor
No. m1 T1 m2 T2 Ta
(gr) (C) ( =mT - (C) (C) sebanyak 25,06 kal / C untuk dapat
mK - menaikkan suhunya sebesar:
m1)
1 95,2 25,5 29,7 96,6 71,1
2 26 29,7 96,6 70.6 No HK HK HK - HK (HK -
3 31.6 25.6 97 65.4 HK)2
1 25,06 35,47 -10,41 108,36
Pada tabel di atas telah didapatkan data 2 30,77 35,47 -4,7 22,07
dari tiga percobaan dengan 3 50,60 35,47 15,13 228,91
menggunakan air dengan tiga massa 359,36
yang berbeda. Dari data tersebut
diketahui bahwa air yang mengalami Dari perhitungan yang telah dilakukan
penambahan suhu paling besar terjadi didapatkan data seperti yang telah
pada percobaan pertama dimana suhu tertera pada tabel di atas. Jumlah
air naik dari 25,5 C menjadi 96,6 C kalor yang dibutuhkan untuk
yang artinya suhu naik sebesar 71,1 C menaikkan suhu air sebesar 1C pada
sedangkan penambahan suhu terkecil ketiga percobaan tersebut berbeda
terjadi pada percobaan tiga dimana karena massa air pada ketiga percobaan
suhu naik dari 31, 6 C menjadi 97 C tersebut berbeda. Hal ini menyatakan
yang artinya suhu naik sebesar 65,4 C. bahwa semakin besar massa air maka
semakin banyak pula kalor yang
Percobaan 1 dibutuhkan untuk menaikkan suhu air
m2 C (T2 Ta) m1 C (Ta T1) sebanyak 1C. Nilai ketidak pastian
Hk = pada praktikum kali ini berkisar dari -
Ta T1
10,41-15,13 %. Dan diketahui apabla
29,7 x 1 (96,639,6)95,2 x 1 (39,625.5)
= nilai ketidakpastian < 5%, maka data
(39,625.5)
akurat, apabila sebaliknya maka terjadi
29,7 x 1 (57) 95,2 x 1 (14,1) kesalahan dalam percobaan.
=
14,1 B. Menentukan Kalor Lebur Es
= 25,06 kal / C
Tabel 2. Hasil pengukuran
Percobaaan 2 No. m1 T1 mes Ta T1-Ta
m2 C (T2 Ta) m1 C (Ta T1) (gr) (C) (= mT - mK (C) (C)
Hk = - m1)
Ta T1 1 235,5 35,4 32,8 11,7 23,7
29,7 1 (59,8) 122,6 1 (10,8)
= 2 244 32,1 8,5 25,3 6,8
10,8
= 30,77 kal / C 3 283,5 26,1 19,1 21 5,1

Percobaan 3 Pada table di atas didapatkan tiga data


m2 C (T2 Ta) m1 C (Ta T1) yang berbeda dalam percobaan
Hk =
Ta T1 menentukan kalor lebur es. Data
25,6 1 (58,3) 159,6 1 (7.1) tersebut menyatakan bahwa ada
=
7,1
= 50,60 kal / C
beberapa faktor yang mempengaruhi
peleburan es yaitu massa es, massa air dan suhu air.
Percobaan 1 menunjukan bahwa es memerlukan
L es kalor sebesar 64,17 kal / g untuk dapat
Hk (T1 Ta) + m1 x c air (T1 Ta) m es x c air x Ta
= merubah wujudnya dari zat padat
m es
35,47 (23,7) + 236,5 1 (23,7) 32,8 1 (11,7) menjadizat cair.
=
32,8
840,639 + 5606,05 387,76
= Sampel Les Les Les - (Les - Les)2
32,8 Les
= 181,28 kal / g Al 184,28 149,9 37,38 1397,26
Fe 198,276 149,9 48,37 1339,65
Percobaaan 2 kuningan 64,17 149,9 -85,73 7349,63
11083,54
L es
Hk (T1 Ta) + m1 x c air (T1 Ta) m es x c air x Ta Pada table di atas kita dapat ketahui
=
m es
35,47 (6,8) + 244,1 1 (6,8) 8,5 1 (25,3)
bahwa nilai ketidak pastian pengukuran
=
8,5 kalor lebur es berkisar dari -85,73-48,37.
241,196 + 1659,2 215,05
=
8,5 C. Menentukan kapasitas kalor jenis
= 198,276 kal / g logam
Percobaan 3 Tabel 3. Hasil pengukuran
L es No. m1 T1 Mlogam Tlogam Ta
Hk (T1 Ta) + m1 x c air (T1 Ta) m es x c air x Ta
= (gr) (C) (gr) (C) (C)
m es 1 255,8 24,5 25 71,8 31,4
35,47 (5,1) + 283,5 1 (5,1) 19,1 1 (21)
= 2 247,2 26,1 63,9 76,5 28
19,1 3 232 25,6 72,4 73,3 30,5
180,897 + 1445,85 401,1
=
19,1 Setiap unsur memiliki kalor jenis yang
= 64,17 kal / g
berbeda. Kalor jenis yang ada pada jenis
Dari perhitungan yang dilakukan pada logam biasanya rendah, yaitu kurang
percobaan pertama maka diketahui dari 1 kal/g0C. Termasuk pada kalor
bahwa nilai dari kalor lebur es adalah jenis logam yang diukur pada
181,28 kal / g. Hal ini menunjukan praktikum kali ini. Data hasil
bahwa es memerlukan kalor sebesar didapatkan dari pengukuran kapasitas
181,28 kal / g untuk dapat merubah
panas kalorimeter, kapasitas panas jenis
wujudnya dari zat padat menjadizat
cair. beberapa jenis logam dan perhitungan
Dari perhitungan yang massa molar berbagai jenis logam
dilakukan pada percobaan kedua maka dengan pengukuran langsung
diketahui bahwa nilai dari kalor lebur es menggunakan kalorimeter, air dan
adalah 198,276 kal / g. Hal ini beberapa jenis logam yaitu besi,
menunjukan bahwa es memerlukan alumunium, dan kuningan. Dari hasil
kalor sebesar
praktikum didapatkan bahwa kalor
198,276 kal / g untuk dapat merubah
wujudnya dari zat padat menjadizat jenis logam adalah 0,42 kal/g0C, di
cair. mana hsil ini tidak sesuai dengan
Dari perhitungan yang literatur yang menunjukkan bahwa
dilakukan pada percobaan ketiga maka kalor jenis logam adalah 0,093 kal/g0C.
diketahui bahwa nilai dari kalor lebur es Namun hasil yang didapatkan cukup
adalah 64,17 kal / g. Hal ini
mendekati angka literatur.
Menurut Avmarov (2008), logam
No Clogam Clogam Clogam - ( Clogam -
pada umumnya mempunyai kapasitas Clogam Clogam)2
panas jenis yang lebih kecil daripada 1 0,49 0,36 0,13 0,0169
2 0,17 0,36 -0,19 0,0361
non logam misalnya kapasitas panas 3 0,42 0,36 0,08 0,0064
jenis air. Panas yang diperlukan untuk 0,0594
Gambar 1. Bagan Perubahan Suhu Benda pada
memanaskan 1 g besi dengan kenaikan Percobaan
suhu 10C lebih sedikit dibanding untuk
air, dengan kata lain jumlah panas yang 25
diperlukan untuk menaikkan suhu 1 g 20
besi lebih sedikit dibanding untuk 15
menaikkan suhu 1 g air. Kapasitas 10
panas dari suatu bahan sangat penting 5
untuk diketahui misalnya dalam
0
pembuatan material-material 1 2 3
nanokomposit.
(T2-T1)0

Percobaan 1
Clogam Gambar 2.Bagan Perubahan Suhu Benda pada
Hk (Ta T1) + m1 x c air (Ta T1) Percobaan
=
m logam (T logam Ta)
35,47 (1,9) + 255,89 1 (1,9) 80
=
25 (40,4)
67,39 + 429,02
=
1010 70
= 0,49 kal / g C

Percobaaan 2
60
C logam (T2-T1)0
1 2 3
Hk (Ta T1) + m1 x c air (Ta T1)
=
m logam (T logam Ta)
35,47 (1,9) + 247,2 1 (1,9)
=
63,9 (48,5) IV. KESIMPULAN
67,39 + 469,68 Dapat diperoleh kesimpulan bahwa
=
3099,15 perpindahan kalor dipengaruhi oleh
= 0,17 kal / g C suhu, massa, dan perbedaan suhu
antara kedua objek.
Percobaan 3
C logam V. UCAPAN TERIMA KASIH
Hk (Ta T1) + m1 x c air (Ta T1)
=
m logam (T logam Ta)
Terimakasih kami ucapkan kepada
35,47 (4,9) + 232 1 (4,9) semua pihak yang telah menyukseskan
=
72,4 (42,8)
dan membimbing selama
177,80 + 1136,8 berlangsungnya praktikum hingga
=
3098,77 ditulisnya pelaporan praktikum dalam
= 0,42 kal / g C bentuk jurnal ini. Terimakasih kepada
koordinator umum, koordinator alat,
dan koordinator jurusan yang telah
memfasilitasi pelaksanaan praktikum 2. Wahyuni, Sri. 2010. Modul
ini dan membimbing kami selama Termodinamika FKIP Universitas
praktikum. Terimakasih juga diucapkan Jember. Jember.
kepada para asisten objek, serta asisten 3. Avramov, I., Michailov, M. 2008.
pendamping selama pembuatan jurnal
Specific heat of nanocrystals.
hasil praktikum. Serta terimaksih
kepada pihak laboratorium dasar fisika Institute of Physical Chemistry,
yang telah menyediakan fasilitas yang Bulgarian Academy of Sciences,
lengkap dan menunjang terlaksananya
praktikum dari mata kuliah yang Academic Georgi Bontchev street,
bersangkutan. Block 11, 1113 Sofia, Bulgaria.

DAFTAR PUSTAKA

1. Purwandari, Endhah. 2013. Petunjuk


Praktikum Fisika Dasar. Jember:
Universitas Jember.