Anda di halaman 1dari 27

POLBAN

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


PEMANFAATAN SUSU YANG DITOLAK OLEH
PERUSAHAAN MENJADI SABUN SUSU DENGAN EKSTRAK
HARUM STROBERI

BIDANG KEGIATAN :
PKM-KARSA CIPTA

Diusulkan Oleh:
Ketua : Mega Suci Lestari 151411017 2015
Anggota : 1. Rheynna Ayunita P. 161411051 2016
2. Rezza Lingga P. 161411050 2016
3. Gregorius Yudistira A. P. 161424012 2016
4. Thomas Adi Cahyono 161411093 2016

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG


BANDUNG
2016
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN i

DAFTAR ISI..........ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah ................................................................................1
1.2. Perumusan Masalah ......................................................................................2
1.3. Tujuan ...........................................................................................................2
1.4. Luaran Yang Diharapkan ..............................................................................2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Sabun .............................................................................................................3
2.2. Metode Pembuatan Sabun .............................................................................4
2.3. Definisi Susu .................................................................................................5
2.4. Kandungan Susu Sapi ...................................................................................5
BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1 Tahap Persiapan ............................................................................................... 6

3.2 Tahap Persiapan Bahan Baku .......................................................................................... 6

3.3 Tahap Perancangan ............................................................................................................. 7

3.4 Tahap Pembuatan ................................................................................................................ 7

3.5 Tahap Pengujian .................................................................................................................. 7

3.6 Tahap Evaluasi ..................................................................................................................... 8

3.7 Perbaikan dan penyempurnaan ........................................................................................ 8

3.8 Pembuatan laporan .............................................................................................................. 8

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran Biaya .............................................................................................9
4.2. Jadwal Kegiatan ............................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................................10

ii
1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Stroberi dan susu merupakan bahan yang pangan tidak asing bagi masyarakat
Indonesia. Stroberi yang kita temukan di pasar swalayan adalah hibrida yang
dihasilkan dari persilangan F. virgiana L. var Duchesne asal Amerika Utara
dengan F. chiloensis L. var Duchesne asal Chili. Persilangan itu menghasilkan
hibrid yang merupakan stroberi modern (komersial) Fragaria x annanassa var
Duchesne. Indonesia memeliki beberapa daerah sentra penghasil stroberi seperti
Kecamatan Lembang. (pemkab KBB,2016).

Stroberi dan susu dapat menjadi potensi ekonomi dan pariwisata bagi daerah
yang berada pada dataran tinggi seperti Kecamatan Lembang. Namun, stroberi
adalah bahan yang mudah sekali di rusak oleh mikroba dan jamur atau bahkan
terkena benturan hingga stroberi menjadi memar. Yang menyebabkan stroberi tak
dapat dikonsumsi atau berkurang nilai jualnya karena tidak masuk kelas unggulan.
Dan bahkan dapat menyebabkan hasil panen para petani banyak tersisa, padahal
stroberi tersebut masih dapat dikonsumsi hanya saja tampilannya yang tak
menarik.

Sama halnya dengan stroberi, susu murni rentan sekali rusak atau tak dapat
diterima oleh perusahaan atau pabrikan pengolahan susu sehingga berkurang nilai
jualnya. Hal itu bisa disebabkan oleh mikroba seperti Staphylococcus aureus,
Salmonella sp., Escherichia coli, yang dapat menyebabkan diare dan keracunan
apabila dikonsumsi. Atau karena kadar solid dalam susu terlalu rendah yang
mengakibatkan susu tak layak masuk ke skala pabrik, dan biasa dijual dalam
bentuk curah. Susu curah ini masih bisa dikonsumsi namun rasanya kurang enak
dibanding susu dengan kadar solid tinggi.

Oleh karena itu, kami mencoba mengolah stroberi sisa penjualan petani untuk
dijadikan sumber aroma untuk sabun dengan bahan susu curah yang tak layak
masuk ke skala pabrik agar dapat menjadi variasi lain dalam mengolah susu dan
stroberi. Yang dapat meningkatkan penjualan dan meminimalkan kerugian dari
para petani dan peternak. Kami menggunakan metode saponifikasi untuk
membuat sabun susu aroma stroberi yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
1.2.Perumusan Masalah

Dari latar belakang di atas maka dapat diambil permasalahan yaitu :

1. Susu jika tidak terjual habis atau tertolak saat dikirim ke pabrik akan
terbuang sia-sia. Sehingga pendapatan peternak atau koperasi penerima
susu dari petani kurang optimal.
2. Stroberi jika tidak terjual habis akan mudah rusak dan terbuang sia-sia.
3. Bagaimana cara membuat sabun dengan campuran susu ditambah aroma
yang dihasilkan oleh buah stroberi.
4. Desain seperti apa yang cocok dipakai agar produk yang dihasilkan
memiliki nilai jual lebih.

1.3.Tujuan

Dengan dilaksanakannya penerapan teknologi gasifikasi untuk mengolah


sampah plastik di kegiatan ini, kami berharap akan tercapai tujuan sebagai
berikut.
1. Mengurangi terbuangnya susu dan stroberi karena tidak laku terjual.
2. Menambah variasi dalam pengolahan susu dan stroberi.
3. Meningkatkan pendapatan petani peternak dan pengepul stroberi atau
koperasi penerima susu dari peternak lokal.
4. Menjadikan susu dan stroberi yang tidak laku terjual menjadi bahan baku
5. Dapat diterapkannya metode saponifikasi pengolahan susu dan stroberi
yang tidak laku terjual.

1.4.Luaran yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah produk sabun dai bahan
baku susu dan stroberi untuk memaksimalkan pemanfaatan susu dan stroberi.

2
3

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sabun
Sabun adalah kosmetika paling tua yang dikenal manusia, dan merupakan
bahan pembersih kulit yang dipakai selain untuk membersihkan juga untuk
pengharum kulit (Wasitaatmaja, 1997). Sabun merupakan istilah umum untuk
garam asam lemak rantai panjang (Mitsui, 1997). Sabun adalah garam alkali
karboksilat (RCOONa). Gugus R bersifat hidrofobik karena bersifat nonpolar dan
COONa bersifat hidrofilik (polar) (Girgis 2003). Jenis sabun yang dikenal yaitu
sabun padat (batangan) dan sabun cair..

Gambar 2.1 Monomer Surfaktan yang Membentuk Misel

Lingkaran hitam menunjukkan kepala surfaktan yang bersifat hidrofilik.


Garis hitam menunjukkan ekor surfaktan yang bersifat hidrofobik (Yagui, 2005).

Kotoran yang menempel pada kulit tidak dapat dibersihkan jika hanya
menggunakan air, melainkan perlu suatu bahan yang dapat mengangkat kotoran
yang menempel tersebut. Karena sabun merupakan surfaktan, maka sabun dapat
menurunkan tegangan muka dan tegangan antarmuka, serta mempunyai sifat
menyabunkan, dispersibilitas, emulsifikasi, dan memebersihkan. Berikut ini
merupakan gambar mekanisme pembersihan oleh sabun.

Gambar 2.2 Sabun sebagai Pembersih (Wilson, 2013)

Molekul sabun tersusun dari gugus hidrofobik dan hidrofilik. Ketika


menggunakan sabun untuk membersihkan kotoran (lemak), gugus hidrofobik
sabun akan menempel pada kotoran dan gugus hidrofilik menempel pada air.
Pengikatan molekul-molekul sabun tersebut dapat menyebabkan tegangan
permukaan air berkurang, sehingga kotoran dapat terbuang saat pembilasan.

2.2 Metode Pembuatan Sabun


Sabun dapat dibuat melalui dua proses, yaitu saponifikasi dan netralisasi.
Proses saponifikasi terjadi karena reaksi antara trigliserida dengan alkali,
sedangkan proses netralisasi terjadi karena reaksi asam lemak bebas dengan
alkali. Proses saponifikasi terjadi pada suhu 80-100oC. Reaksi kimia pada proses
saponifikasi adalah sebagai berikut.

(a) (b) (c) (d)

Gambar 2.3 Reaksi Saponifikasi pada Sabun, (a) trigliserida, (b) basa, (c) sabun,
(d) gliserol.

Reaksi kimia proses netralisasi asam lemak adalah sebagai berikut:

Asam Lemak Basa Sabun Air

Gambar 2.4 Reaksi Netralisasi pada Sabun (Mitsui, 1997)

Reaksi penyabunan mula-mula berjalan lambat karena minyak dan larutan


alkali merupakan larutan yang tidak saling larut (immiscible). Setelah terbentuk
sabun maka kecepatan reaksi akan meningkat, sehingga reaksi penyabunan
bersifat sebagai reaksi autokatalitik, yaitu pada akhirnya kecepatan reaksi akan
kembali menurun karena jumlah minyak yang sudah berkurang (Alexander et al.,
1964 ). Reaksi penyabunan merupakan reaksi eksotermis sehingga harus
diperhatikan pada saat penambahan minyak dan alkali agar tidak terjadi panas
yang berlebihan.
Pada proses penyabunan, penambahan larutan alkali (KOH/NaOH) dilakukan
sedikit demi sedikit sambil diaduk dan dipanasi (apabila untuk menghasilkan
sabun cair) (Perdana & Hakim, 2008).

4
2.3 Definisi Susu
Susu merupakan hasil sekresi kelenjar susu hewan mamalia betina sebagai sumber
gizi bagi anaknya. Kebutuhan gizi pada setiap hewan mamalia betina bervariasi
sehingga kandungan susu yang dihasilkan juga tidak sama pada hewan mamalia yang
berbeda (Potter, 1976).
Susu merupakan makanan alami yang hampir sempurna. Sebagian besar zat gizi
esensial ada dalam susu, di antaranya yaitu protein, kalsium, fosfor, vitamin A, dan
tiamin (vitamin B1). Susu merupakan sumber kalsium paling baik, karena di samping
kadar kalsium yang tinggi, laktosa di dalam susu membantu absorpsi susu di dalam
saluran cerna (Almatsier, 2002). Untuk keperluan komersial, sumber susu yang paling
umum digunakan adalah sapi. Namun ada juga yang menggunakan ternak lain seperti
domba, kambing, dan kerbau.
2.4 Kandungan Susu Sapi
Tabel 2.1 Kandungan Zat Gizi Susu Sapi
Kandungan Zat Gizi Susu Sapi per 100 gram Komposisi
Energi (kkal) 61
Protein (g) 3.2
Lemak (g) 3.5
Karbohidrat (g) 4.3
Kalsium (mg) 143
Fosfor (mg) 60
Besi (mg) 1.7
Vitamin A (g) 39
Vitamin B1 (mg) 0.03
Vitamin C (mg) 1
Air (g) 88.3

Sumber : Daftar Komposisi Bahan Makanan, (Depkes RI, 2005)

5
6

BAB III

METODE PELAKSANAAN

3.1 Tahap Persiapan

3.1.1 Studi Literatur

Pencarian data- data yang diperlukan untuk pembuatan karya ilmiah ini
sebagian besar didapatkan dari buku-buku (studi pustaka) dan juga dari
halamn website di internet.

3.1.2 Peninjauan Lingkungan

Peninjauan lingkungan dengan melihat kondisi lingkungan didaerah yang


menghasilkan limbah susu tak terpakai akibat dari susu yang ditolak oleh
perusahaan. Data hasil peninjuan kondisi tersebut memberikan penjelasan
mengenai tuntutan terhadap pemanfaatan limbah susu, diantaranya untuk
mengolah susu tersebut yang dituangkan pada perumusan masalah.

3.2 Tahap Persiapan Bahan Baku

Sebelum pembuatan sabun susu dimulai, maka harus dilakukan penyiapan bahan
baku utama seperti : susu dengan kadar solid yang rendah dan stroberi sisa penjualan
yang tak terjual dari petani stroberi.selain itu juga menyiapkan bahan-bahan penunjang
lainnya yang digunakan dalam proses pembuatan sabun.

3.2.1 Tahap Penghancuran Buah Stroberi

Pada tahap ini buah stroberi dihancurkan secara mekanik menggunakan


blender untuk menghasilkan fasa berupa solid agar mudah untuk dilakukan
ekstraksi menggunakan etil ester.

3.2.2 Tahap Solvent Extraction

Pada tahap ini buah stroberi yang telah dihaluskan kemudian di ekstraks
dengan etil ester untuk mengahsilkan aroma buah stroberi dari minyak astiri yang
telah di ekstrak. Stelah itu, hasil dari proses ektraksi tersebut dilarutkan dalam
larutan mudah menguap/ volatile menggunakan methanol ataupun etanol untuk
memisahkan solventnya.

3.3 Tahap Perancangan

Pada tahap perancangan, dilakukan beberapa tahapan yaitu penentuan material yang
digunakan serta perancangan modela alat cetakan sabun yang digunakan.
3.4 Tahap Pembuatan

3.4.1 Pembuatan dan Pembelian Komponen

Metode pembuatan sabun yang kami gunakan adalah metode saponifikasi.


Sebelum melakukan saponifikasi, kami harus menyiapkan larutan-larutan. Pertama,
siapkan larutan NaOH 30% dalam gelas kimia. Kedua, siapkan larutan gula dan
sedikit air, hingga larutan gula tersebut kental. Ketiga, lelehkan asam stearate. Yang
terakhir, menyiapkan alcohol 98%.

Untuk tahap pembuatan sabun, pada gelas kimia yang telah disiapkan,
panaskan terlebih dahulu minyak kelapa an lelehan asam stearate pada temperature
60-65C. Masukkan larutan NaOH kedalam minyak secara perlahan sambil terus
menerus diaduk secara konstan. Jaga suhu 60C. adu minyak dan larutan NaOH
hingga homogeny selama 10 menit. Masukkan alcohol 98% dan larutan gula pada
gelas kimia berisi minyak tadi. Aduk dan jaga suhu agar konstan. Setelah semua
homogen, tambahkan ekstrak stroberi sebagai pewarna dan pengharum sabun yang
telah dibuat. Lalu cetak dan diamkan sabun hingga mengeras.

3.4.3 Perakitan

Semua komponen yang telah dibeli maupun dibuat selanjutnyaakan dirakit


sesuai gambar rakitan (gambar susunan) yantelah dibuat.

3.5 Tahap Pengujian Produk

Tahap ini dilakukan untuk menganalisis hasil produk, dengan parameter pengujian
sebagai berikut :

3.5.1 Analisa Kandungan Alkali Bebas, Lemak Bebas dan pH

Pada tahap pengujian ini terdapat tiga metode analisa yang dilakukan yaitu
analisa kandungan alkali bebas, lemak bebas dan kandungan pH sabun yang
dibandingkan dengan produk sabun berdasarkan literature.

3.5.2 Pengujian Sensitivitas Terhadap Kulit

Pada tahap pengujian ini produk sabun diuji sensitivitasnya terhadap kulit dan
diharapkan sabun aman digunakan. Proses pengujian ini dilakukan selama 3 hari
pengguanaan sabun.

7
3.6 Tahap Evaluasi

Tahap ini diperlukan untuk mengevaluas produk sabun yang dihasilkan denan
mengguanakan data analisa, sehingga dapat diketahui kekurangan dari produk yang
telah dibuat.

3.7 Perbaikan dan Penyempurnaan

Bila terdapat beberapa kesalahn pada uji coba yang masih dapat diperbaiki, maka
ada kesempatan ini penulis berusaha memperbaikinya dan menyempurnakannnya.

3.8 Pembuatan Laporan

Tahap ini dilakukan bersamaan dengan tahap-tahap yang lainnya. Pembuatan


laporan ini merupakan laporan dari alat yang telah dibuat, dimana didalamnya berisi
hasil pembuatan dan analisa produk serta sistemnya.

8
9

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


Tabel 4.1 Ringkasan anggaran biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)


1. Peralatan penunjang Rp.6.585.000
2. Bahan habis pakai Rp.2.650.000
3. Perjalanan Rp.450.000
4. Lain-lain Rp.300.000

JUMLAH Rp.9.985.000

4.2 Jadwal Kegiatan


Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 bulan, terhitung sejak
disetujuinya usulan ini. Berikut merupakan bar chart dari rencana kegiatan yang
diajukan.
Tabel 4.2 Jadwal kegiatan

No Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5
1 Identifikasi masalah
2 Pengumpulan data
3 Perancangan dan mendesain alat
4 Pembuatan Prototipe
5 Uji coba alat dan evaluasi
6 Pembuatan Alat
7 Pembuatan laporan
10

DAFTAR PUSTAKA

Alexander J., Shirrton,Swern D., Worris F.A., &Maihl K.F., 1964, Baileys Industrial
Oil and Fat Product,3rd Ed. John Wiley & Sons. New York.

Almatsier,Sunita.2002.Prinsip Dasar Ilmu Gizi.Jakarta:PT. Gramedia Pustaka Utama.

Aidi. 2011. Manfaat Susu Sapi dan Kandungannya. 27 Oktober 2016.


http://massaidi.blogspot.co.id/2011/01/manfaat-susu-sapi-dan-
kandungannya.html

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 2005. Daftar Komposisi Bahan Makanan.
Jakarta : Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI).

Girgis, A.Y., 2003, Production of High Quality Castile Soap from High Rancid Olive
Oil, Gracas y Aceites, 54(3), 226-233.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. 2016. Geografis KBB . 26 Oktober 2016.


http://www.bandungbaratkab.go.id/content/geografis-kbb

Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu


Pengetahuan dan Teknologi. Stroberi. Viewed 29 Oktober 2016

Mitsui T., 1997, New Cosmetic Science. Elseveir Science B. V. Amsterdam,


Netherlands.

Perdana, F. K. and I. Hakim (2008). Pembuatan Sabun Cair dari Minyak Jarak dan
Soda Q Sebagai Upaya Meningkatkan Pangsa Pasar Soda Q. Universitas
Diponegoro Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia.

Potter, Norman N.1976. Food Science (2nd Ed.). United States of America : The Avi
Publishing Company Inc.

Suwito, Widodo.2010. Bakteri yang Sering Mencemari Susu: Deteksi, Patogenesis,


Epidemiologi, Dan Cara Pengendaliannya. Balai Pengkajian Teknologi
Pertanian Yogyakarta.

Wasitaatmadja, S. M., 1997, Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Edisi kelima,cetakan
kedua, 3-8, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Lampiran 1. Biodata Pembimbing
I. Bio data
1.1 Nama lengkap (dengan Dra. Endang Widiastuti, MSi
gelar)
1.2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala
1.3 N I P 196101041989032001
1.4 Tempat dan tanggal lahir Cimahi, 4 Januari 1961
1.5 Alamat rumah Kalijati 19 no.12 Antapani Bandung
40291
1.6 Alamat Kantor Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri
Bandung
1.7 Nomor Telepon/Fax 022 2013789/2013889/2016403
1.8 Alamat e-mail endwidy@yahoo.com
1.9 Mata Kuliah yang diampu 1. Instrumentasi Analitik ,
2. Instrumen pengukuran
3. Elektroanalitik
4. Perawatan Instrumen Analitik
5. Kimia Analitik Terpadu
6. Kimia Analitik Dasar

II. RIWAYAT PENDIDIKAN


2.1 Program S1 S2 S3
2.2 Nama PT ITB ITB -
2.3 Bidang Ilmu Kimia Analitik Kimia Analitik -
2.4 Tahun Masuk 1981 1992 -
2.5 Tahun Lulus 1986 1994 -
2.6 Judul Skripsi Penentuan sulfide Penentuan dan -
dalam air secara pemisahan
yodium tak Zirconium dalam
langsung mineral Zircon
2.7 Nama Drs. Detlev DR. Buchori -
Pembimbing Naroso

III. PENGALAMAN PENELITIAN


Pendanaan
No Tahun Judul Penelitian
Sumber
1 2016 Pemanfaatan Rumput Alang-Alang (Imperata DIPA
Cylindrical (L) Beauv) Sebagai Sumber Selulosa
Untuk Pembuatan Katalis Padat (Ketua Tim)
2 2013 & Pemisahan Dan Pemurnian Asam Lemak Dengan Hibah
2014 Metoda Kromatografi Kolom Menggunakan Fasa
Diam Berbahan Dasar Abu Sekam Padi (Ketua)
3 2013 Penelitian Terapan "Pemanfaatan limbah tulang DIPA
ayam untuk pembuatan gelatin tipe A, (Anggota)
4 2012 Teknologi Proses Recovery merkuri pada usaha DIPA
pertambangan emas rakyat di Jawa Barat Selatan,
(Ketua)
5 2012 Pengembangan Metoda analisis bahan pewarna DIPA
Alami & aplikasinya sebagai Indikator Asam -
Basa (anggota)
6 2011 Pengembangan Modul Kromatografi Untuk DIPA
Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar Di
Program Studi Analis Kimia, Jurusan Teknik
Kimia, Politeknik Negeri Bandung, (Ketua)
7 2011 Kajian Awal Isolasi Asam Linoleat Dalam DIPA
Minyak Kemiri Sunan (Aleurites Trisperma
Blanco) (Anggota)

IV. Publikasi/Penulisan Buku Ajar

No Tahun Judul Prodi


1 Buku Ajar Instrumentasi Analitik, (intern) D3-Teknik Kimia
& D4- Teknik
Kimia Produksi
2010
Bersih
2 Petunjuk Praktikum Kimia Analitik Dasar,
(intern)
3 Petunjuk Praktikum Elektroanalitik D3 Analisis
(intern) Kimia
4 Pedoman Pelaksanaan Kerja Praktek D3 Analisis
intern) Kimia
2011
5 Pedoman Pelaksanaan Tugas akhir (intern) D3 Analisis
Kimia
6 Buku Ajar Kimia Analitik Dasar, (intern) D3 Analisis
Kimia
7 2012 Buku Ajar Elektroanalitik, (intern) D3 Analisis
Kimia

V. Pengabdian Masyarakat

No Tahun Nama Kegiatan Peranan


1 2016 Peningkatan Kualitas Air Bersih Dengan Anggota Tim
Media Filtrasi Bagi Masyarakat Daerah program
Banjir Di Desa Dayeuhkolot Kecamatan pengabdian
Dayeuhkolot - Kabupaten Bandung masyarakat jurusan
Teknik Kimia
2 2015 Penyuluhan Dan Penyediaan Sarana Air Anggota Tim
Bersih program
Bagi Masyarakat Daerah Banjir Di Rw 13 pengabdian
Kampung masyarakat jurusan
Cilisung Desa Dayeuhkolot - Kabupaten Teknik Kimia
Bandung
3 2014 Peningkatan ekonomi masyarakat di Anggota Tim
kecamatan Cimahi Utara program
pengabdian
masyarakat jurusan
Teknik Kimia
4 2013 Penyuluhan bertemakan"waspada Ketua Tim,
terhadap jajanan yang mengandung bahan program
tambahan berbahaya, demi masa depan pengabdian
anak bangsa' di PAUD Mawar putih, Kec. masyarakat prodi
Cimahi Utara D3-Analisis Kimia
5 Penyuluhan & Pelatihan tentang Bahan- Ketua Tim,
bahan Aditif dalam makanan & minuman program
Kepada Masyarakat desa Ciwaruga pengabdian
masyarakat prodi
D3-Analisis Kimia
6 Program PKM bidang pengabdian Pembimbing PKM
2012
peningkatan nilai ekonomis dari keripik (Program
jengkol Kreativitas
Masyarakat) bidang
pengabdian
masyarakat (D3-
Analisis Kimia)
7 2011 "Pelatihan pembuatan indikator sederhana Pembimbing PKM
untuk boraks dalam makanan bagi (Program
anggota PKK desa Ciwaruga Kreativitas
Masyarakat) bidang
pengabdian
masyarakat (D3-
Analisis Kimia)
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya

Bandung, 1 November 2016


Anggota Pengusul

Endang Widiastuti
Lampiran 1. Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Mega Suci Lestari
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi D3 Teknik Kimia
4. NIM 151411017
5. Tempat Tanggal Lahir Tasikmalaya, 21 Desember 1997
6. E-Mail megasuci99@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 085294939921
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama institusi SDN SMPN 1 SMAN 1 Cimahi
Sindangsari Padalarang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
Seminar Ilmiah Tempat
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1. Juara 2 lomba catur cepat KONI KBB 2016
beregu putri PORKAB 2 KBB

2. Juara 3 lomba catur cepat KONI KBB 2016


perorangan putri PORKAB 2
KBB
3.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-KC.
Bandung, 05-11-2016
Pengusul,

Mega Suci Lestari


Lampiran 1. Biodata Anggota

A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Rheyna Ayunita Pranatha
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi D3 Teknik Kimia
4. NIM 161411051
5. Tempat Tanggal Lahir Bandung, 29 Oktober 1997
6. E-Mail rhey97.rap@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP (022) 6610662
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama institusi SDN Kartika SMP Negeri 1 SMA Negeri 4
Siliwangi-5 Cimahi Bandung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
Seminar Ilmiah Tempat
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1. - - -
2.
3.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-KC.

Bandung, 05 -11-2016
Pengusul,

Rheyna Ayunita Pranath


Lampiran 1. Biodata Anggota

A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Rezza Lingga Permana
2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Program Studi D3 Teknik Kimia
4. NIM 161411050
5. Tempat Tanggal Lahir Bandung, 18 Desember 1997
6. E-Mail Rezzalingga9a@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 089638371731
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama institusi SDN Cibiru SMPN 1 Cileunyi MAN 2 Kota
X Bandung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
Seminar Ilmiah Tempat
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
. Penghargaan
1. Juara III Mula LKBB AVATAR (Jawa SMKN 2 Baleendah 2016
Barat Terbuka)
2. Juara 1 Kostum Terbaik LKBB SMKN 2 Baleendah 2016
AVATAR (Jawa Barat terbuka)
3. Juara III Utama LKBB KERIS III ( SMAN 3 Bandung 2014
Bandung Raya )
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-KC.
Bandung, 05 -11-2016
Pengusul,

Rezza Lingga Permana


Lampiran 1. Biodata Anggota

A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Gregorius Yudistira Amartoaji Prayitno
2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Program Studi D4 Teknik Kimia Produksi Bersih
4. NIM 161424012
5. Tempat Tanggal Lahir Klaten, 17 Maret 1998
6. E-Mail gytito17@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 085624665890
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama institusi SD Santa Maria SMP Negeri 1 SMA Negeri 2
Cimahi Cimahi Cimahi
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Seminar Tempat
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1. Juara 3 OSN Kimia tingkat Dinas Pendidikan, Pemuda 2015
Kota Cimahi dan Olahraga Kota Cimahi
2.
3.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-KC.
Bandung, 05 -11-2016
Pengusul,

Gregorius Yudistira A. P.
Lampiran 1. Biodata Anggota

A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Thomas Adi Cahyono
2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Program Studi D3 Teknik Kimia
4. NIM 161411093
5. Tempat Tanggal Lahir Bandung, 16 September 1998
6. E-Mail thomasadi16@gmail.com
7. Nomor Telepon/HP 081809471008
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama institusi SDN Panorama 1 SMPN 12 SMAN 9
Bandung Bandung Bandung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2004-2010 2010-2013 2013-2016
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
Seminar Ilmiah Tempat
1. - - -
2.
3.
D. Penghargaan Dalam 10 Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1. - - -
2.
3.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-KC.
Bandung, 05 -11-2016
Pengusul,

Thomas Adi Cahyono


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi Kuantitas Harga satuan Jumlah (Rp)
pemakaian
ATK
Pulpen 5 buah Rp.5.000 Rp.25.000
Kertas HVS 1 rim Rp.40.000 Rp.40.000
A4
Foto copy 5 buah Rp.20.000 RP.100.000
Typex 2 buah Rp7.500 Rp.15.000
Catridge hitam 1 buah Rp.150.000 Rp.150.000
dan warna
Tinta hitam 2 buah Rp.80.000 Rp.160.000
dan warna
Panci 2 buah Rp.50.000 Rp.100.000
Pengaduk 2 buah Rp.15.000 Rp.30.000
Kompor Gas 2 tungku Rp.250.000 Rp.250.000
Serbet 4 buah Rp.5.000 Rp.20.000
Gelas Ukur 1 L 1 buah Rp.80.000 Rp.80.000
Gelas kimia 1L 3 buah Rp.125.000 Rp.375.000
Thermometer 1 buah Rp.100.000 Rp.100.000
Heating mantle 1 buah Rp.1.800.000 Rp.1.800.000
500 mL
Labu leher 4 500 mL 1 buah Rp.400.000 Rp.400.000
kondensor 1 buah Rp.300.000 Rp.300.000
Selang 1buah Rp.15.000 Rp.15.000
palu 1 buah Rp.30.000 Rp.30.000
Labu dasar bulat 1 buah Rp.200.000 Rp.200.000
Blender 1 buah Rp. 300.000 Rp. 300.000
Soxhlet 1 buah Rp.1.300.000 Rp.1.300.000
Cetakan Sabun
Silikon rubber 2 Kg Rp.175.000 Rp.350.000
RTV 52
Sanpolac Kg Rp.20.000 Rp.20.000
Platisin 1 Kg Rp.40.000 Rp.40.000
Lempengan 1 Lembar Rp.30.000 Rp.30.000
papan
Kuas 2 buah Rp.10.000 Rp.20.000
Sarung tangan 5 buah Rp.25.000 Rp.125.000
6 buah Rp.10.000 Rp.60.000
Masker
Tabung gas LPG 1 buah Rp.150.000 Rp.150.000
SUB TOTAL (Rp) Rp.6.585.000
2. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi Kuantitas Harga satuan Jumlah (Rp)
pemakaian
NaOH 5 Kg Rp.20.000 Rp.100.000
Asam Stearat 3 Kg Rp.100.000 Rp.300.000
Alkohol 96% 3L Rp.50.000 Rp.150.000
Gliserin 2L Rp.90.000 Rp.180.000
Stroberi 10 Kg Rp.15.000 Rp.150.000
Susu 10 L Rp.7.000 Rp.70.000
Minyak VCO 5L Rp.120.000 Rp.600.000
Etil ester 1L Rp.1.100.000 Rp.1.100.000
SUB TOTAL (Rp) Rp.2.650.000

3. Perjalanan
Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah (Rp)
perjalanan satuan
Transportasi 5 orang Rp,30.000 Rp.150.000
Pulsa 5 orang Rp.50.000 Rp.50.000
Konsumsi 5 orang Rp.50.000 Rp.250.000
SUB TOTAL (Rp) Rp.450.000

4. Lain-lain
Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah (Rp)
pemakaian satuan
Internet 50 jam Rp.4.000 Rp.200.000
Dokumentasi 1 Rp.100.000 Rp.100.000
SUB TOTAL (Rp) Rp.300.000
TOTAL (Keseluruhan) Rp.9.985.000
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas

No Nama/NIM Program Bidang Ilmu Alokasi Uraian Tugas


Studi Waktu
(jam/minggu)
1 Mega Suci D3 Teknik Teknik Kimia 10 -Studi literature
Lestari/151411017 Kimia jam/minggu -Menentukan
kapasitas yang ingin
dibangun
-Merencanakan
konsep rancangan alat
-Pembuatan
komponen
-Perakitan
- Analisa kualitas
produk
-Evaluasi produk
- Perbaikan dan
penyempurnaan
produk
- Pembuatan laporan
2 Rheynna Ayunita D3 Teknik Teknik Kimia 10 -Studi literature
P/ 161411051 Kimia jam/minggu -Menentukan
kapasitas yang ingin
dibangun
-Merencanakan
konsep rancangan alat
-Pembuatan
komponen
-Perakitan
- Analisa kualitas
produk
-Evaluasi produk
- Perbaikan dan
penyempurnaan
produk
-Dokumentasi
kegiatan
- Pembuatan laporan
3 Rezza Lingga P/ D3 Teknik Teknik Kimia 10 -Studi literature
161411050 Kimia jam/minggu -Menentukan
kapasitas yang ingin
dibangun
-Merencanakan
konsep rancangan alat
-Pembuatan
komponen
-Perakitan
- Analisa kualitas
produk
-Evaluasi produk
- Perbaikan dan
penyempurnaan
produk
- Pembuatan laporan
4 Thomas Adi D3 Teknik Teknik Kimia 10 -Peninjauan
Cahyono/ Kimia jam/minggu lingkungan
161411093 - Merencanakan
konsep rancangan alat
dan material
komponen
- Gambar rancangan
- pembuatan
komponen
-Perakitan
- Pengujian pada
produk
- Analisa produk
-Evaluasi kerja alat
dan produk
- Perbaikan dan
penyempurnaan alat
-pembuatan laporan
5 Gregorius D4 Teknik Teknik Kimia 10 -Peninjauan
Yudistira A. P/ Kimia jam/minggu lingkungan
161424012 Produksi - Merencanakan
Bersih konsep rancangan alat
dan material
komponen
- Gambar rancangan
- pembuatan
komponen
-Perakitan
- Pengujian pada
produk
- Analisa produk
-Evaluasi kerja alat
dan produk
- Perbaikan dan
penyempurnaan alat
-pembuatan laporan
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana
KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG


Jln. Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga, Bandung 40012, Kotak Pos 1234, Telepon (022)2013789,Fax.
(022)2013889 Homepage : www.polban.ac.id Email : polban@polban.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Mega Suci Lestari
NIM : 151411017
Program Studi : D3 Teknik Kimia
Jurusan : Teknik Kimia

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-KC saya dengan judul :


Pemanfaatan Susu Yang Ditolak Oleh Perusahaan Menjadi Sabun Susu Dengan
Ekstrak Stroberi Sebagai Pengharum Alami
yang diusulkan untuk tahun anggaran 2017 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka
saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Mengetahui,
Pembantu Direktur Ketua Pelaksana Kegiatan
Bidang Kemahasiswaan

(Angki A. Rachmat, MT) (Mega Suci Lestari)


NIP. 198104252005011002 NIM. 151411017
Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang Hendak Diterapkembangkan