Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN EKSPERIMEN FISIKA 1

MUATAN SPESIFIK ELEKTRON e/m

diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Eksperimen Fisika 1
Dosen Pengampu : Dr. Moh. Arifin, M.Sc.

Oleh
Windi Awaliah (1400618)

Partner Eksperimen :
Wilianti Saptawulan (1401202)

LABORATORIUM FISIKA LANJUT


DEPARTEMEN PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2017
A. Tujuan Eksperimen
Menentukan harga e/m

B. Dasar Teori
Setelah J.J. Thomson berhasil menemukan electron pada ekserimen sinar katoda,
selanjutnya dia mencoba untuk mengukur berapa besar massa dan muatan dari electron
tersebut. Thomson merancang eksperimen dengan cara mengkondisikan berkas electron
yang dipancarkan dari filament berada pada daerah medan potensial V sehingga electron
bergerak dengan kecepatan v. Elektron pada percobaan ini dihasilkan oleh filamen (yang
berlaku sebagai katoda) yang dialiri arus listrik sehingga filament tersebut menjadi panas
karena tumbukan electron-elektron dalam filament tersebut. Semakin panas filament
tersebut berarti kecepatan electron bertambah yang berarti energy kinetic elektronnya
semakin besar. Saat filament tersebut semakin panas dan berpijar maka electron
mendapatkan energy dari panas tersebut yang dapat membuat electron tereksitasi dari
filament.
Setelah itu, electron bergerak dengan kecepatan v karena perbedaan potensial antara
katode dan anode kemudian masuk ke daerah medan magnet B dengan arah kecepatan
electron tegak lurus terhadap arah medan magnet. Jika sebuah electron berada pada medan
magnet seragam dan arahnya tegak lurus arah kecepatan elektron maka
berdasarkan kaidah tangan kanan untuk partikel bermuatan negative
gaya lorentz akan mengarah kebawah sehingga arah gerak electron
berlawanan arah jarum jam seperti pada gambar. Oleh karena gaya
selalu tegak lurus dengan dan besarnya konstan maka electron
bergerak dengan kelajuan konstan namun arahnya berubah. Dengan
demikian, electron akan bergerak dengan lintasan yang melingkar dengan percepatan
sentripetal yang konstan.
Medan magnet B dihasilkan oleh kumparan Helmholtz yaitu dua buah kumparan yang
dipasang sejajar dengan jarak kedua kumparan sama dengan jari-jari kumparan. Adapun
besar medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan ini ialah sebagai berikut,
Medan magnet pada titik P seperti pada gambar oleh sebuah kumparan yaitu
sin 900
= =
4 2 4 2 + 2
Berdasarkan gambar diatas, hanya komponen sumbu x yang resultannya tidak nol sehingga
= cos



cos ( 2 + 2 )1/2
= =
2 2
4 ( + ) 3/2 4 2 + 2
2
= 2 =
4 ( 2 + 2 )3/2 2 ( 2 + 2 )3/2
Karena kumparan yang digunakan merupakan kumparan hemholtz yang terdiri dari dua
buah kumparan dengan jumlah lilitan N yang dipasang sejajar dengan jarak kedua kumparan
sama dengan jari-jarinya maka
2
= 2 = 3
( 2 + 2 )2
2 2
= = =
2 3 5 2 32
(4 )
5 3
(4)2
(( 2 ) + 2 )2

4
= 0,7155
107

Pada percobaan ini jumlah lilitan kumparan 130 dan jari-jari 0,150 m. Menghitung e/m
dapat dilakukan dengan mengukur diameter lintasan electron yang terlihat karena adanya
gas helium pada tabung sehingga jejak electron dapat terlihat, mengukur arus (berhubunan
dengan medan magnet yang dihasilkan) dan mengukur tegangan tegangan pemercepat.
Pengukuran dapat dilakukan dengan arus yang divariasikan dan tegangan tetap maupun
dengan arus tetap dan tegangan divariasikan. Ketika electron bergerak melingkar maka,

2
=

2
Karena, = maka

2 2
( ) =

sehingga dapat ditentukan nilai dari (e/m) nya, yaitu

2
=
()2
C. Alat dan Bahan
No Nama Alat dan Bahan Jumlah Keterangan
1. e/m apparatus 1 buah
2. Sumber arus dan sumber 1 buah
tegangan
3. Senter 1 buah

D. Prosedur Eksperimen
1. Menyiapkan dan mengeset alat-alat praktikum yang akan digunakan untuk mencari
muatan spesifik elektron e/m.
2. Memberikan beda potensial pada filamen F sehingga elektron dapat memancar dari
filamen tersebut. Kemudian arahkan ke layar berskala dan atur posisi elektron agar
memudahkan dalam pengukuran.
3. Mengusahakan pancaran elektron tepat berada pada ukuran skala bilangan bulat atau
setengah bulat.
4. Menentukan besarnya tegangan dari power supply yang mengalir pada kumparan
Helmholtz dan amati perubahan yang terjadi pada layar dengan bantuan senter.
5. Mengatur arus listrik dan ukur jari-jari lintasan elektron dari skala yang ditunjukkan
sebanyak 5 kali pengambilan data tetapi pada beda potensial yang sama.
6. Mencatat hasil percobaan pada tabel pengamatan
7. Mengulangi langkah 2 sampai langkah 4 dengan mengatur beda potensial sebanyak 5
kali pengambilan data dengan memberikan arus listrik yang sama.
8. Mencatat hasil percobaan pada tabel pengamatan

E. Data Hasil Eksperimen


Hari / Tanggal / Jam Eksperimen : Selasa/ 14 Maret 2017/ 16.50-17.35
Suhu Awal : 25 Suhu Akhir : 25
Jumlah lilitan : 130
Jari jari kumparan : 0,15 m
Jenis gas : Helium
1. Percobaan 1 (Arus Tetap)
I = 1,5 A
No. V (volt) D (cm)
1 216 6,5
2 228 7,0
3 252 7,5
4 278 8,0
5 312 8,5
6 345 9,0
7 380 9,5
8 416 10,0
9 475 10,5
10 514 11,0

2. Percobaan 2 (V Tetap)
V = 380 V
No. I (A) D (cm)
1 1,16 11,0
2 1,26 10,5
3 1,38 10,0
4 1,50 9,5
5 1,59 9,0
6 1,70 8,5
7 1,82 8,0
8 1,96 7,5
9 2,10 7,0
10 2,30 6,5

3. Percobaan 3 (D Tetap)
D = 8 cm
No. I (A) V (volt)
1 1,24 233
2 1,36 250
3 1,42 262
4 1,58 300
5 1,80 378
6 1,92 418
7 2,00 443
8 2,05 467
9 2,11 492
10 2,25 545

F. Pengolahan Data
Menentukan nilai medan magnet pada kumparan dengan jumlah lilitan (N) 130 dan jari-jari
kumparan 0,15 m:
4
= 0,7155
107
4 (130)
= 0,7155
107 (0,15)
= 7,79 104
Untuk mengetahui harga e/m maka diperoleh persamaan berikut :
2
=
()2
2
= 2 2

2
=

(7,79 104 )2 ( 2 )2
8
=
(7,79 104 )2 ()2
8
=
60,68 108 ( 2 )()2
0,13108
=
( 2 )()2
1. Eksperimen 1 (Arus Tetap)
Menggunakan Statistik
I = 1,5 A
I2= 2,25 A2
No. V (V) D (m) D2 (m2) (ID)2 e/m (C/kg)
1 216 0,065 0,0042 0,0095 2,95 1011
2 228 0,070 0,0049 0,0110 2,69 1011
3 252 0,075 0,0056 0,0127 2,59 1011
4 278 0,080 0,0064 0,0144 2,51 1011
5 312 0,085 0,0072 0,0163 2,50 1011
6 345 0,090 0,0081 0,0182 2,46 1011
7 380 0,095 0,0090 0,0203 2,43 1011
8 416 0,100 0,0100 0,0225 2,40 1011
9 475 0,105 0,0110 0,0248 2,49 1011
10 514 0,110 0,0121 0,0272 2,45 1011
JUMLAH 2,55 1012
RATA - RATA 2,55 1011
STANDAR DEVIASI 0,17 1011
PRESENTASI KESALAHAN PRESISI 6,67%


=1 (/) 2,551012
=
(/) = = 2,551011 /
10

2

|( ) ( )|

( ) = = 0,17 1011 /
1

Maka,
= (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar

() 0,17
100% = 100% = 6,67%
/ 2,55
Metode Grafik Origin

B
Linear Fit of Data1_B

240

220

200

180
1/D (1/m )
2

160
2

140

120

100

80

0,0015 0,0020 0,0025 0,0030 0,0035 0,0040 0,0045 0,0050

1/V (1/V)
Dari grafik didapat:
1
2
tan = = 2 = 53602,17268 /2
1

0,13108
=
2 2
0,13108 (tan )
=
2
0,13108 (53602,17268)
=
(2,25)

= 3,091011 /


tan = ( ) = 2870,21841
2
0,13108 ( tan )
=
2
0,13108 (2870,21841)
=
(2,25)

= 0,171011 /

Maka,
/ = (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar
/ 0,17
100% = 100% = 5,50%
/ 3,09
Metode Grafik Manual
Dari grafik didapat:

tan = = = 46,07 103 /2
2
0,13108 (tan )
=
2
0,13108 (46,07 103 )
=
(2,25)

= 2,661011 /

tan = = 15,60 103


0,13108 ()
=
2
0,13108 (15,60 103 )
=
(2,25)

= 0,901011 /

Maka,
/ = (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar
/ 0,90
100% = 100% = 33,83%
/ 2,66
2. Eksperimen 2 (Tegangan Tetap)
Menggunakan Statistik
V = 380 V
No. I (A) I2 (A)2 D (m) D2 (m2) (ID)2 e/m (C/kg)
1 1,16 1,3456 0,110 0,0121 0,0163 3,03 1011
2 1,26 1,5876 0,105 0,0110 0,0175 2,82 1011
3 1,38 1,9044 0,100 0,0100 0,0190 2,59 1011
4 1,50 2,2500 0,095 0,0090 0,0203 2,43 1011
5 1,59 2,5281 0,090 0,0081 0,0205 2,41 1011
6 1,70 2,8900 0,085 0,0072 0,0209 2,37 1011
7 1,82 3,3124 0,080 0,0064 0,0212 2,33 1011
8 1,96 3,8416 0,075 0,0056 0,0216 2,29 1011
9 2,10 4,4100 0,070 0,0049 0,0216 2,29 1011
10 2,30 5,2900 0,065 0,0042 0,0224 2,21 1011
JUMLAH 2,48 1012
RATA - RATA 2,48 1011
STANDAR DEVIASI 0,26 1011
PRESENTASI KESALAHAN PRESISI 10,48%


=1 (/) 2,481012
=
(/) = = 2,481011 /
10

2

|( ) (
)|
( ) = = 0,26 1011 /
1

Maka,
= (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar

() 0,26
100% = 100% = 10,48%
/ 2,48
Metode Grafik Origin

B
Linear Fit of Data1_B
240

220

200

180

160
2
1/D

140

120

100

80

1 2 3 4 5 6
2
I
Dari grafik didapat:
1
2 1
tan = 2 = 2 2 = 67,25396 /2

0,13108
=
2 2

= 0,13108 (tan )


= 0,13108 (380) (39,94051)


= 1,971011 /

1
2 1
tan = ( 2 ) = ( 2 2 ) = 3,77693


= 0,13108 ( tan )


= 0,13108 (380) (0,70497)


= 0,031011 /

Maka,
/ = (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar
/ 0,03
100% = 100% = 1,52%
/ 1,97
Metode Grafik Manual
Dari grafik didapat:
1
2 1
tan = = 2 = 2 2 = 44,65 2

0,13108
=
2 2

= 0,13108 ( )


= 0,13108 (380) (44,65)


= 2,211011 /

1
2 1
tan = = ( 2 ) = ( 2 2 ) = 12,70 2


= 0,13108 ()


= 0,13108 (380) (12,70)


= 0,631011 /

Maka,
/ = (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar
/ 0,63
100% = 100% = 28,51%
/ 2,21
3. Eksperimen 3 (Diameter Tetap)
Menggunakan Statistik
D = 8 cm = 0,08 m
D2 = 0,0064 m2
No. I (A) I2 (A)2 V (V) (ID)2 e/m (C/kg)
1 1,24 1,5376 233 0,0098 3,081011
2 1,36 1,8496 250 0,0118 2,751011
3 1,42 2,0164 262 0,0129 2,641011
4 1,58 2,4964 300 0,0160 2,441011
5 1,80 3,2400 378 0,0207 2,371011
6 1,92 3,6864 418 0,0236 2,301011
7 2,00 4,0000 443 0,0256 2,2 1011
8 2,05 4,2025 467 0,0269 2,261011
9 2,11 4,4521 492 0,0285 2,241011
10 2,25 5,0625 545 0,0324 2,191011
JUMLAH 2,451012
RATA RATA 2,451011
STANDAR DEVIASI 0,291011
PRESENTASI KESALAHAN PRESISI 11,84%


=1 (/) 2,451012

(/) = = = 2,451011 /
10

2

|( ) (
)|
( ) = = 0,29 1011 /
1

Maka,
= (, , ) /
Dengan presentase kesalahan presisi sebesar

() 0,29
100% = 100% = 11,84%
/ 2,45
Metode Grafik Origin
B
Linear Fit of Data1_B
550
Upper 95% Confidence Limit
Lower 95% Confidence Limit
500
Upper 95% Prediction Limit
450 Lower 95% Prediction Limit

400
V (V)

350

300

250

200
1,5 2,0 2,5 3,0 3,5 4,0 4,5 5,0 5,5
2 2
I (A )

Dari grafik didapat:



tan = = 91,23301 /2
2
0,13108
=
2 2
0,13108 (tan )
=
2
0,13108 (91,23301)
=
(0,0064)

= 1,851011 /


tan = ( 2 ) = 1,55999

0,13108 ( tan )
=
2
0,13108 (1,55999)
=
(0,0064)

= 0,031011 /

Maka,

/ = (, , ) /

Dengan presentase kesalahan presisi sebesar


/ 0,03
100% = 100% = 1,62%
/ 1,85
4. Metode Grafik Manual
Dari grafik didapat:

tan = = = 88,89 /2
2
0,13108
=
2 2
0,13108 (tan )
=
2
0,13108 (88,89)
=
(0,0064)

= 1,811011 /


tan = = ( 2 ) = 1,55999

0,13108 ()
=
2
0,13108 (8,89)
=
(0,0064)

= 0,181011 /

Maka,

/ = (, , ) /

Dengan presentase kesalahan presisi sebesar


/ 0,18
100% = 100% = 9,94%
/ 1,81

G. Analisis Data
Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, pengambilan data dilakukan dengan tiga
kali penentuan variabel bebas dan terikat. Data percobaan pertama menggunakan variabel
arus tetap dan tegangan berubah. Hal tersebut menunjukkan bahwa besar tegangan
sebanding dengan besar diameter yang ditunjukan elektron pada tabung katoda. Pada
percobaan kedua menggunakan variabel arus berubah dan tegangan tetap. Hal tersebut
menunjukan bahwa besar arus berbanding terbalik dengan besar diameter yang ditunjukan
elektron pada tabung katoda. Sementara pada percobaan ketiga menggunakan variabel
diameter terap dan arus berubah. Hal tersebut menunjukan bahwa besar arus sebanding
dengan besar tegangan.
Hasil perngolahan data yang diperoleh dari percobaan 1 menggunakan metode statistika

ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan sebesar 6,67%. Pada

literatur, besar muatan spesifikasi elektron ialah 1.7588031011 C/kg. Jadi untuk presentase
2.551.758803)
kesalahan akurasi dapat ditentukan sebesar 100% =
1.758803

100% = 44,98%. Hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode grafik origin ialah

= (, , ) dengan persentase kesalahan 5,50% sedangkan persentase

3,091.758803)
kesalahan akurasi sebesar 100% = = 75,69%. Sedangkan
1.758803

hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode grafik origin ialah = (,

, ) dengan persentase kesalahan 33,83% sedangkan persentase kesalahan akurasi


2,661.758803)
sebesar 100% = = 51,24%.
1.758803

Untuk hasil pengolahan data yang diperoleh dari percobaan 2 menggunakan metode

statistika ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 10,48%


sedangkan presentase kesalahan akurasi terhadap literatur ialah 100% =

2.481.758803)
= 41,00%. Hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode grafik origin
1.758803

ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 1,52% sedangkan


presentase kesalahan akurasi terhadap literatue sebesar 100% =

1.971.758803)
= 12,01%. Sedangkan hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode
1.758803

grafik origin ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 28,51%


sedangkan presentase kesalahan akurasi terhadap literatue sebesar

2,211.758803)
100% = = 25,65%.
1.758803

Untuk hasil pengolahan data yang diperoleh dari percobaan 3 menggunakan metode

statistika ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 11,84%


sedangkan presentase kesalahan akurasi terhadap literatur ialah 100% =

2.451.758803)
= 39,30%. Hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode grafik origin
1.758803

ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 1,62% sedangkan


presentase kesalahan akurasi terhadap literatue sebesar 100% =

1.851.758803)
= 5,19%. Sedangkan hasil pengolahan data yang diperoleh dari metode grafik
1.758803

origin ialah = (, , ) dengan persentase kesalahan 9,94% sedangkan


presentase kesalahan akurasi terhadap literatue sebesar 100% =

1.811.758803)
= 2,91%.
1.758803

Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pengolahan data menggunakan metode grafik
dengan variabel arus berubah dan diameter tetap lebih baik digunakan. Hal ini dikarenakan
persentase kesalahan akurasi terhadap literatur paling kecil. Namun meskipun begitu, hasil
yang diperoleh dari percobaan dengan harga di literatur memiliki perbedaan, beberapa faktor
penyebabnya adalah:
1. Pemberian arus dan tegangan yang kerap berubah ubah, pada display angka yang
ditunjukkan cenderung tidak stabil.
2. Perkiraan besar diameter elektron dalam tabung katoda.
3. Ketidaktelitian pengamat dalam melakukan pengamatan.

H. Kesimpulan
Harga e/m berdasarkan eksperimen yang dilaksanakan yaitu

1. Tegangan tetap, arus divariasikan



a. Menggunakan statistik, = (2,55 0,17) 1011

b. Menggunakan grafik origin, = (3,09 0,17) 1011

c. Menggunakan grafik manual, = (2,66 0,90) 1011

2. Arus tetap, tegangan divariasikan



a. Menggunakan statistik, = (2,48 0,26) 1011

b. Menggunakan grafik origin, = (1,97 0,03)1011 /

c. Menggunakan grafik manual, = (2,21 0,63 ) 1011

3. Diameter tetap, arus divariasikan



a. Menggunakan statistik, = (2,45 0,29) 1011

b. Menggunakan grafik origin, = (1,85 0,03) 1011

c. Menggunakan grafik manual, = (1,81 0,18 ) 1011

I. Referensi
Buku Petunjuk Eksperimen Fisika I. UPI, Bandung. 2013

J. Lampiran
Tugas Akhir
1. Berdasarkan data yang diperoleh tentukanlah harga e/m dari data pengukuran
ketika arus tetap dan V dipariasikan dan dari data ketika V tetap dan arus
divariasikan!
Jawab :
Harga e/m ketika tegangan tetap, arus divariasikan

a. Menggunakan statistik, = (2,55 0,17) 1011

b. Menggunakan grafik origin, = (3,09 0,17) 1011

c. Menggunakan grafik manual, = (2,66 0,90) 1011

Harga e/m ketika arus tetap, tegangan divariasikan



a. Menggunakan statistik, = (2,48 0,26) 1011

b. Menggunakan grafik, = (1,97 0,03)1011 /

c. Menggunakan grafik manual, = (2,21 0,63 ) 1011

2. Bandingkanlah kedua data e/m dari hasil percobaan anda dengan harga e/m dari
referensi, mana yang lebih mendekati, beri penjelasan mengapa demikian!
Jawab :
Apabila hanya membandingkan dua percobaan yakni percobaan pada saat arus tetap
dengan tegangan berubah dan pada saat tegangan tetap dengan arus berubah. Hasil yang
diperoleh menunjukan bahwa pengolahan data menggunakan metode grafik origin
dengan variabel arus berubah dan tegangan tetap lebih baik digunakan. Hal ini
dikarenakan persentase kesalahan akurasi terhadap literatur paling kecil. Sedangkan
apabila dibandingkan dari tiga percobaan yakni pada saat arus tetap dengan tegangan
berubah, pada saat tegangan tetap dengan arus berubah dan pada saat diameter tetap dan
arus berubah. Dengan pengolahan data metode grafik manual pada variabel diameter
tetap dan arus berubah diperoleh hasil yang lebih baik, hal ini dikarenakan persentase
kesalahan akurasi terhadap literatur paling kecil.
3. Berdasarkan harga muatan elektron yang diperoleh oleh Millikan tentukanlah
massa elektron!
4. Bila hasil pengukuran anda harganya jauh sekalo perbedaannya dengan referensi,
coba jelaskan apa kira-kira penyebabnya!
Jawab :
Hasil yang diperoleh dari percobaan dengan harga di literatur memiliki perbedaan,
beberapa faktor penyebabnya adalah:
a. Pemberian arus dan tegangan yang kerap berubah ubah, pada display angka yang
ditunjukkan cenderung tidak stabil.
b. Perkiraan besar diameter elektron dalam tabung katoda.
c. Ketidaktelitian pengamat dalam melakukan pengamatan.