Anda di halaman 1dari 16

PEDIATRI

1. Seorang anak usia 14 tahun dating dibawa oleh orang tuanya dengan keluhan penurunan
kesadaran. Anak tidak pernah seperti ini sebelumnya namun dari pemeriksaan didapatkan
bau nafas seperti aseton. Pemeriksaan laboratorium GDS 500 mg/dl. Keton urin (+).
Penyebab kelainan pasien adalah
a. Defisiensi insulin relatif
b. Defisiensi insulin absolut
c. Defisiensi glukagon relatif
d. Defisiensi glukagon absolut
e. Defisiensi hormon pertumbuhan
2. Seorang bayi perempuan lahir spontan ditolong oleh dokter dari ibu G5P3A1 dengan usia
gestasi 34 minggu. Skor APGAR 8/9, Skor Ballard 24, berat badan lahir 2100gr, panjang
badan 47cm. setelah 2 jam dilahirkan bayi terlihat sesak, terdapat retraksi interkosta tanpa
disertai sianosis. Apakah diagnosis untuk pasien ini?
a. Neonatal pneumonia
b. Penyakit membrane hialin
c. Sindrom gawat nafas akut
d. Sindrom aspirasi meconium
e. Takipneu sementara pada neonatorum
3. Anak laki-laki, 2 tahun, datang ke poli bersama ibunya dengan keluhan nyeri dan
bengkak pada lutut kanan. Ibu pasien mengatakan anaknya ditemukan memar saat anak
mulai merangkak. Kakak pasien memiliki riwayat yang sama sebelumnya. Pemeriksaan
fisik genu dextra ditemukan nyeri, bengkak, dan gerak terbatas. Sudah diperiksa BT dan
CT. Pemeriksaan apa lagi yang perlu dilakukan?
a. CRP
b. APTT dan PT
c. Elektrolit darah
d. Darah rutin
e. ANA test
4. Seorang ibu membawa anaknya yang berumur 1 bulan ke posyandu untuk imunisasi.
Sebelumnya anak sudah mendapat imunisasi BCG dan polio. Imunisasi yang dilakukan
saat ini adalah
a. MMR
b. Campak
c. Hepatitis B
d. HiB
e. DPT
5. Seorang anak 10 bulan, dibawa ibunya ke dokter karena batuk sudah 3 minggu, tiap batuk
pasien menarik nafas dalam dan bersuara melengking. Saat pertama timbul gejala hanya
batuk dan demam ringan, namun setelah 2 minggu semakin memberat, sehingga pasien
gelisah, muka merah dan membiru. Pasien tidak mendapat imunisasi karena tidak
disetujui oleh ayahnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan perdarahan subkonjungtiva.
Diagnosis yang tepat adalah
a. Croup
b. Pertusis
c. Bronkiolitis
d. Pneumonia
e. Asma bronkial
6. Seorang anak berusia 2 tahun datang dengan keluhan lesu dan lemah sejak 1 minggu
yang lalu dan anak sudah mulai malas bermain sejak 2 bulan ini. Pasien merupakan anak
ke 3 dari 4 bersaudara dan anak pertama mempunyai keluhan yang sama. Pada
pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 6g/dl, Ht21%, eritrosit 3juta sel/mm3, leukosit
6.000 sel/mm3, trombosit 400.000 dan didapatkan gambaran sel pensil dan sel target.
Apakah diagnosis pada pasien ini?
a. Thalassemia alfa
b. Thalassemia beta
c. Anemia hemolitik
d. Anemia penyakit kronik
e. Anemia aplastik
7. Bayi usia 4 hari, anak pertama, aterm, lahir normal, dapat susu formula, BAB normal.
Sclera ikterik (+). Bilirubin total 19mg/dl, direk 5mg/dl dan indirek 14mg/dl. Penyebab
ikterik pada bayi ini
a. Golongan darah ibu Rh (-), ayah Rh(-)
b. Golongan darah ibu AB, ayah B
c. Golongan darah ibu Rh (-), ayah Rh (+)
d. Golongan darah ibu B, ayah O
e. Golongan darah ibu O, ayah B
8. Anak usia 14 tahun dibawa ke UGD oleh ibunya dengan keluhan lemas yang sudah
dialami sejak 1 hari yang lalu. Keluhan diserta dengan demam yang telah dialami selama
5 hari. Ibunya juga mengatakan kalau 3 jam yang lalu anaknya mimisan. Pemeriksaan
tanda vital didapatkan TD 70/40mmHg, nadi 120x/menit, napas 28x/menit, suhu aksila
38,9C. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb10g/dL, leukosit 6600/mm3,
trombosit 55.000/mm3, Ht 42%. Apa diagnosis pada pasien tersebut?
a. Demam dengue
b. Demam berdarah dengue grade I
c. Demam berdarah dengue grade II
d. Demam berdarah dengue grade III
e. Demam berdarah dengue grade IV
9. Bayi usia 5 hari dengan kadar bilirubin 22mg/dl dengan cephal hematoma. Bayi lahir
cukup bulan dan langsung pulang pada hari kedua setelah dilahirkan. Tindakan yang
dilakukan pada pasien ini adalah
a. Aspirasi cephal hematoma
b. Insisi cephal hematoma
c. Transfuse PRC
d. Exchange transfuse
e. Fototerapi
10. Seorang pasien anak perempuan usia 6 bulan dibawa ke poliklinik dengan keluhan berat
badan sulit naik dan terlihat bengkak di kedua punggung kaki. Berat badan lahir
2.600gram. dari anamnesis didapatkan anak diberikan susu formula sejak lahir dan
ditambahkan dengan air tajin. Berat badan tertinggi 1 bulan yang lalu 3,7kg. Pada
pemeriksan fisik didapatkan berat badan saat ini 3,8kg dengan panjang badan 58cm (Z
score -3SD), wajah seperti orangtua. Diagnosis apakah yang paling tepat untuk pasien
tersebut?
a. Marasmus
b. Kwashiorkor
c. Marasmik kwashiorkor
d. Gizi kurang
e. Underweight
11. Seorang bayi berusia 6 hari dibawa oleh ayahnya dengan keluhan tidak mau menyusu,
pasien tampak kaku dan mulutnya mencucu seperti ikan. Pasien dilahirkan di dukun.
Tatalaksana kejang yang dapat diberikan adalah
a. Diazepam
b. Fenobarbital
c. Fenitoin
d. Asam valproate
e. Carbamazepine
12. Seorang anak laki-laki usia 5 tahun, datang dengan keluhan kejang yang lama. Kejang
pasien berupa kaku tangan dan kaki, dengan mata melirik ke atas selama 10 menit.
Diantara kejang pasien tidak sadar. Pada pemeriksaan, didapatkan pasien tidak sadar,
masih kejang, demam 39C, nadi 140x/menit, BB 20kg. Penatalaksaan pada pasien yang
tepat adalah
a. Diazepam IV 0.3- 0.5mg/kgBB
b. Diazepam rektal 10 mg
c. Diazepam rektal 5 mg
d. Fenitoin loading dose 10-20mg/KgBB
e. Pertahankan jalan nafas dan berikan oksigen
13. Anak laki-laki usia 8 tahun datang dengan keluhan terlihat pucat dan sering mengantuk
ketika beraktivitas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, terdapat
atrofi dari papil lidah, tidak terlihat pembesaran lien ataupun hepar. Pemeriksaan
laboratorium didapatkan Hb 9g/dl, Ht 10%, MCV dan MCH rendah, ferritin serum
rendah, TIBC meningkat, leukosit trombosit retikulosit normal. Diagnosis yang tepat
adalah
a. Thalassemia mayor
b. Thalassemia minor
c. Anemia perdarahan kronis
d. Anemia megaloblastik
e. Anemia defisiensi besi
14. An. K, 10 tahun dibawa orangtuanya ke RS dengan keluhan demam sejak 6 hari yang
lalu, demam meningkat terutama pada malam hari. Keadaan umum anak tampak sakit
sedang. Tanda vital didapatkan TD 110/80mmHg, suhu aksila 38,6C, nadi 86x/menit,
napas 22x/menit. Pemeriksaan fisik didapatkan organomegali (-). Laboratorium Hb 12,6
g/dl, Ht 36%, leukosit 4.600, trombosit 200.000. Tes widal: titer O:1/320. Titer H:1/320,
s.paratyphi (-). Kapan waktu yang tepat untuk pemeriksaan kultur darah?
a. Minggu pertama
b. Minggu kedua
c. Minggu ketiga
d. Minggu keempat
e. Minggu kelima
15. Anak, 7 bulan, dibawa ke dokter dengan keluhan sesak, sebelumnya batuk dan demam
tidak terlalu tinggi sejak 2 hari. Didapatkan retraksi dada dan pernapasan cuping hidung,
wheezing kedua lapang paru, RR 56x/menit. Diagnosa yang mungkin adalah
a. Bronkopneumonia
b. Bronkiolitis
c. Bronchitis kronik
d. TB
e. Asma
16. Bayi usia 6 minggu, datang karena sudah waktunya imunisasi. Namun saat ini bayi
sedang demam dan tidak ada nafsu makan. Pasien tidak mau minum ASI sejak 5 hari
yang lalu. Apa tindakan selanjutnya?
a. Konsultasi langsung ke SpA tentang keadaan pasien
b. Lanjutkan sesuai jadwal imunisasi
c. Tunda imunisasi tunggu 3 hingga 4 hari
d. Berikan setengah dosis imunisasi dulu berdasarkan jadawal imunisasi
e. Selang imunisasi tiap 1 minggu
17. Anak, 8 tahun, dibawa ibunya dengan keluhan kelopak mata sembab sejak 1 minggu,
keluhan disertai lemas, BAK sedikit dan seperti cucian air daging. Seminggu sebelumnya
mengalami sakit tenggorokan. Hasil PA ditemukan adanya deposit komplek imun.
Diagnosis yang paling mungkin adalah
a. Glomerulonephritis akut poststreptokokus
b. Syndrome goodpasture
c. Nefritis hetman
d. Nefritis masugi
e. Nefrotis lipoid
18. Seorang anak, 5 tahun, dibawa ibu ke puskesmas dengan keluhan benjolan di leher sejak
3 minggu lalu. Disertai demam tanpa sebab yang jelas. Riwayat batuk sudah 3 minggu,
selain itu ada penurunan berat badan, tante yang tinggal serumah dengan pasien juga
mengalami batuk sudah 1 bulan namun tidak berobat. Pada pemeriksaan fisik, benjolan
tanpa kemerahan, mobile, konsistensi lunak, nyeri tekan (-). Apa diagnosis yang paling
mungkin untuk anak ini?
a. Limfadenitis TB
b. Limfoma Hodgkin
c. Limfoma non Hodgkin
d. Limfadenitis akut
e. Limfadenitis kronis non spesifik
19. Seorang anak laki-laki usia 3 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter dengan
keluhan demam dan sesak nafas disertai batuk berdahar keluhan ini sudah dialami sejak 5
hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik dijumpai frekuensi nafas 50x/menit, pada
auskultasi terdengar ronkhi basah di paru kanan dan kiri bagian bawah. Hasil
pemeriksaan darah tepi diperoleh leukositosis. Hasil foto radiologi toraks tampak
infiltrate di bagian bawah parakardial paru kanan. Apakah diagnosis yang paling
mungkin?
a. Bronkopneumonia
b. Aspirasi benda asing
c. Asma bronkial
d. Bronchitis kronis
e. Bronkiolitis
20. Anak laki-laki 8 tahun dibawa orangtuanya ke poliklinik dengan keluhan demam sejak 8
hari yang lalu. Demam naik turun diserta dengan timbulnya bercak-bercak kemerahan di
kulit dan nyeri sendi yang berpindah-pindah. Sekitar 4 minggu sebelumnya pasien pernah
berobat karena amandelnya kambuh. Pada pemeriksaan tanda vital ditemukan eritema
dan nodul subkutan pada daerah persendian pada pemeriksaan laboratorium
menunjukkan leukositosis dan pada pemeriksaan EKG didapatkan PR interval
memanjang tetap pada setiap lead. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien
ini?
a. Rheumatic fever
b. Polyarthritis migran
c. Rheumatoid artritis
d. Polymyalgia rheumatic
e. SLE
21. Bayi, 4 hari, dibawa ke puskesmas, sejak 2 hari kuning, diberikan ASI dan lebih sering
tertidur. Pada pemeriksaan fisik ditemukan Kramer III, lain-lain dalam batas normal.
Bilirubin total 16,25 g/dl, bilirubin direk 0,75g/dl, bilirubin indirek 15,5 g/dl.
Diagnosanya adalah
a. Atresia bilier
b. Inkompatibilitas Rh
c. Breast milk jaundice
d. Breast feeding jaundice
e. Defisiensi G6PD
22. Seorang anak perempuan, berusia 2 tahun dibawa ke posyandu untuk ditimbang dan
diukur tinggi badannya. Hasil pengukuran Z score BMI setelah dibandingkan dengan
tabel baku rujukan WHO 2005 menunjukkan pada angka diatas 3 SD (standard deviasi).
Bagaimanakah interpretasi status gizi balita tersebut? Cari pake CHART!
a. Obese
b. Overweight
c. Normal
d. Underweight
e. Stunted
23. Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4.000gr tidak bias menggerakkan
lengan kanannya. Bayi dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang
menderita diabetes mellitus. Pada saat persalinan terjadi distosia bahu dan berhasil
dilahirkan setelah maneuver oleh dokter SpOG. Bayi lahir selamat, menangis keras dan
kulitnya merah jambu. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi
tersebut?
a. Dislokasi artikulasio humeri
b. Cedera pleksus brachialis
c. Fraktur humeri
d. Fraktur klavikula
e. Peregangan m.deltoideus
24. Seorang pasien anak usia 11 bulan, datang dengan keluhan BAB cair 10x sehari. Tiga
hari yang lalu mual muntah isi makanan. Turgor kulit abdomen melambat. Capillary refill
kurang dari 2 detik. Anak tampak lemas, minum seperti kehausan. Terapi rehidrasi yang
tepat adalah
a. 35 ml/KgBB/3jam
b. 45 ml/KgBB/3jam
c. 55 ml/KgBB/3jam
d. 65 ml/KgBB/3jam
e. 75 ml/KgBB/3jam
25. An. Memes usia 9 tahun mengeluh sesak napas sejak 1 jam yang lalum batuk (+), demam
(-), mengi (+). Pasien masih dapat bicara lancar dan masih bisa berbaring. Sesak seperti
ini sudah beberapa kali dialami pasien namun sifatnya hilang timbul. Pasien terakhir
mengalami serangan sesak 3 minggu lalu saat rumah sedang dibersihkan. Pada
pemeriksaan fisik pasien tampak sesak, ekspirasi memanjang, wheezing (+) lain-lain
normal. BTA (-/-/-). Diagnosis yang paling mungkin adalah
a. Asma intermiten serangan ringan
b. Asma intermiten serangan sedang
c. Asma persisten ringan serangan ringan
d. Asma persisten ringan serangan sedang
e. Hipersensitivitas bronkus
26. Bayi mahmut, usia 5 bulan, datang ke puskesmas dengan keluhan menyusu hanya bisa
sebentar-sebentar, dan tampak cepat lelah. Bayi sering batuk pilek. Pasien merupakan
bayi lahir premature dengan berat lahir 1.700gram. pada pemeriksaan fisik, tampak bayi
tidak sianosis, frekuensi nadi 140x/menit, RR40x/menit. Terdengar bising pasistolik
grade 3/6 sela iga III-IV linea sternalis sinistra sepanjang garis sternal. Diagnosis pada
pasien adalah?
a. ASD
b. VSD
c. PDA
d. ToF
e. Koarktasio aorta
27. An. Jojon, usia 8 tahun, sesak napas sejak 1 hari. Terdapat riwayat demam sejak 2
minggu yang lalu dan riwayat sering sakit tenggorokan. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan TD 110/70mmHg, HR 120x/menit, RR 38x/menit, suhu 38,9C. auskultasi
jantung didapatkan murmur diastolik di daerah apeks. Kelainan katup apa yang terjadi
pada pasien ini?
a. Regurgitasi katup mitral
b. Stenosis katup mitral
c. Stenosis katup aorta
d. Stenosis katup trikuspidal
e. Regurgitasi katup trikuspid
28. By. Badung, usia 11 bulan dibawa ibunya ke IGD RS karena tersedak saat sedang disuapi
kacang oleh ibunya. Pada pemeriksaan pasien sadar, sulit bernapas dan pasien tidak bisa
mengeluarkan suara. Tatalaksana awal yang paling sesuai adalah?
a. Heimlich maneuver
b. Backblow sebanyak 5x
c. Abdominal thrust 5x
d. Chest thrust 5x
e. Menyuruh pasien batuk
29. Bayi berusia 20 hari datang ke IGD dengan keluhan kejang 1 jam SMRS. Kejang
berlangsung selama 5 menit, kelojotan seluruh tubuh, setelah kejang pasien menangis.
Tanda vital dalam batas normal. Apabila pasien mengalami kejang di IGD, obat apakah
yang akan anda berikan?
a. Lorazepam
b. Fenitoin
c. Diazepam
d. Fenobarbital
e. Magnesium sulfat
30. Pemberian tablet zinc sangat penting untuk memperbaiki vili usus yang telah rusak akibat
diare pada anak. Jika anak berusia 8 bulan, diberi berapa mg kah tablet zinc sesuai
anjuran WHO?
a. 10mg/hari selama 14 hari
b. 10mg/hari selama 10 hari
c. 20mg/hari selama 10 hari
d. 20mg/hari selama 14 hari
e. Tidak usah pemberian tablet zinc karena anak sudah berusia 6 bulan
31. Anak usia 7 tahun datang ke UGD dengan lemah kaki kiri. Sekitar 10 hari yang lalu
pasien demam 39C, muntah, diare, mata mendelik ke atas, kejang, riwayat imunisasi
tidak lengkap. Pemeriksaan neurologis terdapat monoparesesinistra (+). Diagnose yang
tepat adalah
a. Poliomyelitis
b. Ensefalitis
c. Gullain-bare syndrome
d. Myasthenia gravis
e. Muscular dystrophy
32. Pasien anak usia 2 tahun dibawa ibunya dengan keluhan utama luka yang sulit sembuh.
Hasil pemeriksaan fisik normal. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan darah dan
ditemukan nilai CT dan APTT memanjang. Diagnosa yang paling mungkin adalah
a. Hemophilia A
b. Hemophilia B
c. Hemophilia C
d. Thalassemia
e. leukimia
33. Seorang bayi dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan buang air besar cair frekuensi
>3x sehari, sejak kemarin. Diare tidak mengandung lender dan darah, sekarang tinja
berwarna kuning dan konsistensinya encer. Dari pemeriksaan didapat pasien malas
makan dan minum, ubun-ubun teraba cekung, mata cekung, turgor kulit kembali sangat
lambat, bibir kering. Diagnosis yang paling tepat adalah
a. Diare tanpa dehidrasi
b. Diare dengan dehidrasi ringan
c. Diare dengan dehidrasi sedang
d. Diare dengan dehidrasi berat
e. Disentri
34. Seorang anak perempuan mengalami keterlambatan mental. Anak ini memiliki
konfigurasi kromosom 45X (monosomi X), tubuh pendek, memiliki kelainan jantung dan
memiliki alat kelamin yang tidak sempurna dan tidak berfungsi. Kelainan apa yang
dialami anak ini?
a. Turner syndrome
b. Klinefelter syndrome
c. Down syndrome
d. Marfan syndrome
e. Edward syndrome
35. Seorang anak usia 12 tahun datang dengan keluhan sesa. Sesak didapat saat olahraga.
Pasien mempunyai riwayat sesak setiap berolahraga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
pasien berbicara dalam penggalam kalimat, napas 34x/menit, retraksi, wheezing di kedua
lapang paru. Penatalaksanaan saat serangan adalah
a. Budesonide
b. Fluticasone
c. Salbutamol
d. Ipratropium bromide
e. Montelukas
36. Bayi usia 9 bulan datang dengan ibunya dengan keluhan demam 1 minggu dengan
riwayat keluarga TB (+) tetapi anak belum imunisasi BCG. Apakah yang harus
dilakukan?
a. Skor TB dan imunisasi
b. Skor TB dan profilaksis
c. Imunisasi dan profilaksis
d. Observasi selama 2 minggu dan antibiotic
e. Uji tuberkulin
37. Seorang bayi, 3 hari, dibawa oleh bidan ke RS dengan keluhan tidak mau minum, letargi,
akral dingin, suhu aksila 35C, glukosa darah 60mg/dl, bilirubin 4mg/dl, leukosit
9.000/mm3, Hb 16g/dl, Hct 42%. Diagnosis yang paling mungkin adalah
a. Infeksi neonates
b. Hipoglikemi
c. Hipotermi
d. Hiperbilirubinemia
e. Asfiksia neonatus
38. Anak, 4 tahun (20kg) menderita asma bronkial obat yang akan diberikan adalah
prednisone dan teofilin. Obat tersebut diracik dalam bentuk puyer, dan digunakan jika
perlu 3x sehari selama 4 hari. Diketahui dosis teofilin untuk anak usia 1-9 tahun adalah
4mg/KgBB/dose, tiap 4-6 jam, dosis max 500mg/kali. Berapa dosis terapi teofilin pada
pasien tersebut?
a. 60 mg/kali
b. 70 mg/kali
c. 80 mg/kali
d. 90 mg/kali
e. 100 mg/kali
39. Seorang anak usia 10 tahun mengalami fase demam, menggigil, berkeringat setiap 2 hari
sekali. Dari pemeriksaan laboratorium apus darah terdapat bentuk ringform dalam
eritrosit. Apakah diagnose yang mungkin pada kasus ini?
a. Schistosomiasis
b. Toxoplasmosis
c. Demam dengue
d. Leptospirosis
e. Malaria
40. Anak 7 tahun, menderita demam tinggi sejak tiga minggu yang lalu. Keluhan disertai
anemis, kebiruan, febris. Selain itu terdapat perdarahan gusi, ekimosis. Tidak ada
hepatomegaly dan limfadenopati. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 5,2 g/dl;
Ht 15,4%; Leukosit 2.600/mm3; Trombosit 24.000/mm3. Hasil lab eritrosit normositik
normokrom, retikulosit rendah. Diagnosis kasus di atas adalah
a. Leukemia akut
b. Anemia aplastic
c. Thalassemia
d. Anemia defisiensi besi
e. Anemia hemolitik
41. Pasien perempuan usia 12 tahun keluhan demam sejak 10 hari lalu yang naik terutama
pada malam hari. Disertai mual dan perut kembung. Anak selalu mengantuk dan
mengigau. Pada pemeriksaan TD 100/90mmHg, nadi 60x/menit, napas 24x/menit, suhu
aksila 38C. Pilihan obat lini pertama yang paling tepat adalah
a. Kloramfenikol
b. Ciprofloxacin
c. Ceftriaxone
d. Kotrimoxazole
e. Klorokuin
42. Anak perempuan, 7 tahun datang ke praktek umum dibawa neneknya dengan keluhan
nyeri perut sejak 2 hari yang lalu. Kebiasaan minum minuman ringan dan pola makan
yang tidak teratur. Dari Pf TTV dalam batas normal, nyeri tekan ulu hati (+). Diagnosis
yang tepat pada pasien ini adalah
a. Colitis
b. Enteritis
c. Appendicitis
d. Gastritis
e. Duodenitis
43. Anak usia 6 tahun dibawa ibunya dengan keluhan demam sejak 3 hari. Terdapat ruam
kemerahan dengan batas tidak tegas di belakang telinga disertai dengan konjungtivitis.
Kapan pemberian imunisasi yang paling tepat pada kasus diatas?
a. 2 bulan
b. 3 bulan
c. 6 bulan
d. 9 bulan
e. 12 bulan
44. Anak laki-laki usia 3 bulan datang dengan keluhan mencret 1 bulan, terutama setalh
minum susu sapi. Saat tidak diberi susu sapi, mencret berhenti. Sekarang anak malas
minum. Pemeriksaan fisik didapatkan BB 5,5kg, HR 140x/menit, RR 40x/menit, suhu
36,5C, ubun-ubun besar cekung. Clini test (+). Apa penyebab mencret pada anak
tersebut?
a. Intoleransi protein
b. Intoleransi lemak
c. Intoleransi laktosa
d. Intoleransi susu sapi
e. Intoleransi vitamin
45. Seorang anak perempuan umur 5 tahun dibawa ibunya ke RS dengan keluhan mata
sembab sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh demam nyeri pinggang dan urinnya
berwarna putih berbusa. Pemeriksaan penunjang apa yang perlu dilakukan pada pasien
tersebut?
a. Protein
b. Ureum
c. Urin
d. Albumin
e. Kreatinin
46. Seorang anak laki-laki 10 tahun diantar ibunya ke poliklinik dengan keluhan sering
merasa lemas dan kurang konsentrasi belajar. Dari pemeriksaan didapatkan konjungtiva
pucat. Tensi 110/70, nadi 84, RR20x, suhu 36,8. Dari pemeriksaan lab didapatkan Hb 8,
MCV 66, MCH 24, serum iron turun, dan TIBC meningkat. Dokter kemudian
memberikan Fe untuk dikonsumsi anak, namun anak mual sehingga ibunya memberikan
Fe bersamaan dengan antasida. Bagaimanakah interaksi kedua obat tersebut?
a. Toksisitas Fe meningkat
b. Efektifitas Fe menurun
c. Absorbsi Fe menurun
d. Eliminasi Fe dalam darah meningkat
e. Ekskresi Fe meningkat
47. Anak laki-laki usia 7 tahun datang bersama ibunya dengan keluhan timbul merah-merah
dan benjolan pada wajah segera setelah ia makan udang. Pada pemeriksaan sediaan darah
tepi didapatkan sel berukuran 10-14m, dengan inti bersegmen dan granula berwarna
jingga yang tidak menutupi inti. Sel apakah yang dimaksud?
a. Basophil
b. Neutrophil
c. Eosinophil
d. Limfosit
e. Monosit
48. Seorang bayi usia 2 bulan menderita icterus sejak lahir. Pada pemeriksaan laboratorium
bilirubin total 12mg%, bilirubin direk 11mg%, SGOT 38 IU/dL, SGPT 41 IU/dL dan
tinja akholis. Kemungkinan penderita mengalami
a. Neonatal hepatitis
b. Icterus neonatal berkelanjutan
c. Atresia biliaris
d. Infeksi TORCH
e. Idiopatik hepatitis
49. Seorang anak laki-laki umur 12 tahun diantar ibunya ke dokter dengan keluhan gatal
disekitar anus terutama saat malam hari sejak 1 bulan terakhir. Pasien sering menggaruk-
garuk sehingga didapatkan luka lecet pada sekitar anus nya. Pemeriksaan fisik dalam
batas normal. Pada pemeriksaan feses ditemukan bentukan seperti pada gambar. Etiologi:
a. Ancylostoma duodenale
b. Necator americanus
c. Entamoeba hystolitica
d. Trichuris trichuria
e. Enterobius vermicularis
50. Seorang anak perempuan dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan keluar cacing saat
BAB. Dua minggu sebelumnya pasien demam dan batuk kering. Keluhan membaik
namun sekarang pasien diare, mual, dan muntah. Hasil pemeriksaan feses didapatkan
cacing seperti gambar berikut. Terapi yang tepat adalah:

a. Albendazole 400mg dosis tunggal


b. Mebendazole 3x100mg selama 3 hari
c. Mebendazole 100mg dosis tunggal
d. Albendazole 2x100mg selama 3 hari
e. Albendazole 3x400mg selama 3 hari