Anda di halaman 1dari 4

Biotite merupakan mineral silika yang tergolong mineral mika yang berwarna hitam, sifat

mineral mika yang plastis membentuk mineral ini melembar pada batuan, Komposisi kimia
K(Mg,Fe2+)3[AlSi3O10(OH,F)2. Terbentuk pada temperatur 700 8000 C, terbentuk akibat
proses magmatisme, metamorphisme dan proses hidrotermal. Dapat terbentuk pada daerah
magmatisme.
Sifat dari komposisi kimia mineral ini memungkinkan
Belahan : Sempurna
Warna : coklat kehitaman
Pecahan : tidak rata rata
Kekerasan : 2,5 3 (Kuku jari kalsit)
Cerat : Abu abu
Kilap : Kaca dan Mutiara
Bentuk : Tabular
Biotite yang merupakan kelompok mineral mika termasuk dalam Biotite phologopite series.

Berikut Contoh Mineral Biotite Pada Batuan Beku Asam :


Contoh Mineral Biotite pada Batuan metamorf

Karakteristik Fisik Biotite


1) Warna adalah hitam kepada warna coklat dan kuning dengan kerusakan karena iklim.
2) Kilau adalah seperti kaca kepada yang seperti mutiara.
3) Kristal-kristal ketransparanan bersifat bening kepada translusen.
4) Sistem Hablur adalah monoklinik; 2/m
5) Perpecahan sempurna dalam satu arah yang menghasilkan lembar;seprai-
lembar;seprai atau lapisan atas tipis/encer.
6) Retak tidak siap mengamati karena perpecahan tetapi tidak seimbang.
7) Kekerasan adalah 25.
8) Bobot Jenis adalah kira-kira 29 - 34+ (sedikit di atas rata-rata)
9) Lapisan adalah putih.
10) Mineral-mineral Dihubungkan adalah kwarsa, feldspar-feldspar, apatit, kalsit,
hornblenda, akik merah tua dan schorl.
11) Karakteristik-karakteristik lain: lembar;seprai-lembar;seprai perpecahan bersifat
elastis dan fleksibel, maksud(arti mereka dapat dibengkokkan dan akan melenturkan
kembali ke(pada bentuk asli.
12) Tempat Yang Terkemuka termasuk Bancroft dan sudbury, Ontario; Sicily; Rusia dan
banyak locallas lainnya di seluruh dunia?keliling dunia.
13) Indikator Terbaik adalah kebiasaan kristal, warna, perpecahan, lembar;seprai-
lembar;seprai dan asosiasi-asosiasi elastis.

Proses pembentukan secara singkat

Terbentuk dari hasil kristalisasi magma pada suhu 800 C .terdapat pada batuan beku seperti
gabro dan diorit,pada batuan sedimen seperti batupasir,pada batuan metamorf seperti gneiss
dan schist. berasosiasi dengan muscovit, kuarsa, klorit, albit, alamandine, staurolit, kyanite,
silimanite, kegunaannya sebagai koleksi ilmuan.

Proses pembentukan secara Jelas

Pendinginan magma yang berupa lelehan silikat, akan diikuti oleh proses penghabluran yang
dapat berlangsung dibawah atau diatas permukaan Bumi melalui erupsi gunung berapi.
Kelompok batuan beku yang didalamnya mengandung biotit tersebut, apabila kemudian
tersingkap dipermukaan, maka ia akan bersentuhan dengan atmosfir dan hidrosfir, yang
menyebabkan berlangsungnya proses pelapukan. Melalui proses ini batuan akan mengalami
penghancuran. Selanjutnya, batuan yang telah dihancurkan ini akan dipindahkan/digerakkan
dari tempatnya terkumpul oleh gaya berat, air yang mengalir diatas dan dibawah permukaan,
angin yang bertiup, gelombang dipantai dan gletser dipegunungan-pegunungan yang tinggi.
Media pengangkut tersebut juga dikenal sebagai alat pengikis, yang dalam bekerjanya
berupaya untuk meratakan permukaan Bumi. Bahan-bahan yang diangkutnya baik itu berupa
fragmen-fragmen atau bahan yang larut, kemudian akan diendapkan ditempat-tempat tertentu
sebagai sedimen. Proses berikutnya adalah terjadinya ubahan dari sedimen yang bersifat
lepas, menjadi batuan yang keras, melalui pembebanan dan perekatan oleh senyawa mineral
dalam larutan, dan kemudian disebut batuan sedimen. Apabila terhadap batuan sedimen ini
terjadi peningkatan tekanan dan suhu sebagai akibat dari penimbunan dan atau terlibat dalam
proses pembentukan pegunungan, maka batuan sedimen tersebut akan mengalami ubahan
untuk menyesuaikan dengan lingkungan yang baru, dan terbentuk batuan malihan atau batuan
metamorfis. Apabila batuan metamorfis ini masih mengalami peningkatan tekanan dan suhu,
maka ia akan kembali leleh dan berubah menjadi magma. Panah-panah dalam gambar,
menunjukan bahwa jalannya siklus dapat terganggu dengan adanya jalan-jalan pintas yang
dapat ditempuh, seperti dari batuan beku menjadi batuan metamorfis, atau batuan metamorfis
menjadi sedimen tanpa melalui pembentukan magma dan batuan beku. Batuan sedimen dilain
pihak dapat kembali menjadi sedimen akibat tersingkap ke permukaan dan mengalami proses
pelapukan.
Kegunaan:
a) Menilai sejarah suhu batuan metamorf, karena partisi besi dan magnesium antara
biotit dan garnet sensitif terhadap suhu.
b) Kegunaan dalam campuran membentuk mika : memanaskan alat bahan isolasi
untuk tujuan industri karena mineral biotit kaya akan besi dan bersifat
ferromagnetik
c) Penggunaan komersial terbatas dikarenakan memiliki belahan yang sempurna,
kilapan seperti kaca, sehingga dapat memantulkan cahaya dengan sudut yang
teratur
d) Bahan plester, konstruksi karena bentuk kristalnya yang seperti lembaran tipis dan
memiliki kekerasan 2,5-3 Mohs

Solid Solution

Biotit adalah mineral solid solution yang berada di antara iron-endmember annit,
dan magnesium-endmember plogopit; ditambah lagi alumina-endmember siderofilit