Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM ANALISIS INSTRUMENTASI


5 April 2017

JUDUL :
UV-Vis
(SPEKTROSKOPI ULTRAVIOLET DAN SINAR TAMPAK )

Dosen Pembimbing :
Sandra Santosa, B. Tech., MPd.

Oleh :
1. Achmad Salman / 1641420061/ 01
2. Anasthasia Putri / 1641420066 / 03
3. Arya Nugra B / 1641420003/ 05
4. Risky Dimas A / 1641420013/ 23
5. Rizky Kartika / 1641420011/ 24
6. Roshana Lailia R. / 1641620063/ 25
7. Shinta Devi / 1641420069/ 26
8. Ummar Dwi A. / 1641420044/ 27

D4- Teknologi Kimia Industri / 1A

POLITEKNIK NEGERI MALANG


KOTA MALANG
2017
1) Data Pengamatan
1. Tabel 1 Data Pengamatan Panjang Gelombang dengan Absorbansi
nm Absorban nm Absorban nm Absorban nm Absorban

850 0.118 675 0.166 575 0.197 455 0.044


840 670 570 450
- 0.171 0.193 0.043
830 665 565 445
0.113 0.176 0.196 0.046
820 660 560 440
- 0.177 0.205 0.053
810 655 555 435
0.116 0.178 0.202 0.033
800 650 550 430
- 0.178 0.197 0.012
790 645 545 425
0.120 0.180 0.175 0.012
780 640 540 420
- 0.179 0.134 0.020
770 635 535 415
0.129 0.179 0.133 0.020
760 630 530 410
- 0.187 0.128 0.019
750 625 525 405
0.137 0.192 0.158 0.017
740 620 520 400
- 0.195 0.155 0.011
730 615 515 395
0.146 0.197 0.145 0.012
720 610 510 390
- 0.200 0.144 0.060
710 605 505 385
0.158 0.202 0.123 0.038
700 600 500 380
0.165 0.205 0.085 0.044
695 595 490 375
0.157 0.202 0.096 0.075
690 590 480 370
0.156 0.204 0.075 0.107
685 585 470 365
0.157 0.202 0.054 0.194
680 580 460 360
0.161 0.200 0.046 0.307
2. Tabel 2 Data pengamatan konsentrasi (tembaga) dan absorbansi
Konsentrasi
No Volume/50 ml ppm Absorbansi
1 0.0 0.0 0
2 2.5 50 0.032
3 5.0 100 0.070
4 7.5 150 0.114
5 10.0 200 0.147
6 12.5 250 0.186
7 15.0 300 0.222
8 sampel x 0.097

3. Grafik kalibrasi konsentrasi dengan absorbansi

4.

Grafik hubungan panjang gelombang dengan absorbansi


2) Analisis Data
Konsentrasi 2,5 ml Cu N2 = 250 ppm
V1 x N1 = V2 x N2 Konsentrasi 15 ml Cu
2.5ml x 1000 ppm = 50 ml x N2 V1 x N1 = V2 x N2
N2 = 50 ppm 15ml x 1000 ppm = 50 ml x N2
Konsentrasi 5 ml Cu N2 = 300 ppm
V1 x N1 = V2 x N2 Konsentrasi Sampel
5ml x 1000 ppm = 50 ml x N2 y= 0.0008x - 0.0025
N2 = 100 ppm 0.097 + 0.0025 = 0.0008x
Konsentrasi 7.5 ml Cu 0.0995 = 0.0008x
V1 x N1 = V2 x N2 X= 124.375 ppm
7.5ml x 1000 ppm = 50 ml x N2
N2 =150 ppm
Konsentrasi 10ml Cu
V1 x N1 = V2 x N2
10ml x 1000 ppm = 50 ml x N2
N2 = 200 ppm
Konsentrasi 12.5 ml Cu
V1 x N1 = V2 x N2
12.5ml x 1000 ppm = 50 ml x N2
Anasthasia Putri / 03 / 1641420066
Pembahasan
Spektrofotometri Sinar Tampak (UV-Vis) adalah pengukuran energi cahaya
oleh suatu sistem kimia pada panjang gelombang tertentu . Sinar ultraviolet (UV)
mempunyai panjang gelombang antara 200-400nm, dan sinar tampak (visible)
mempunyai panjang gelombang 400-750 nm. Konsentrasi dari analit didalam larutan
bisa ditentukan dengan mengukur absorban pada panjang gelombang tertentu
denganmenggunakan hukum Lambert-Beer.
Pada praktikum kali ini dilakukan percobaan UV-Vis spektofotometri untuk
menghitung konsentrasi tembaga pada suatu sampel. Sebelum menentukan
konsentrasi dari tembaga, menentukan konsentrasi panjang gelombang, panjang
gelombang tersebut ditentukan dengan mengukur absorbansi maksimal dari larutan
standart. Praktikum kali ini digunakan larutan standart dari pengenceran 7.5 ml Cu
dan 2.5 ml NH3 + air untuk mencari panjang gelombang dengan absorbansi
maksimum. Dari hasil percobaan didapat absorbansi tertinggi pada 0.205 dan panjang
gelombang pada 600 nm. Sehingga pada panjang gelombang 600 nm larutan dapat
menyerap secara maksimal, yang kemudian panjang gelombang tersebut digunakan
menghitung absorbansi yang lain untuk kurva kalibrasi.
panjang gelombang 600 nm yang telah menghasilkan absorbansi pada volum
Cu 0ml; 0, 2,5 mL(50 ppm); 5,0 mL(100 ppm); 7,5 mL(150 ppm); 10,0 mL(200
ppm); 12,5 mL(250 ppm) didapat absorbansi masing-masing 0.032, 0.070, 0.114,
0.147, 0.186, 0.222. Didapat grafik antara absorbansi vs konsentrasi yang disebut
dengan kurva kalibrasi. Semakin tinggi absorbansi, semakin tinggi pula
konsentrasinya. Melalui kurva kalibrasi dapat diketahui konsentrasi tembaga pada
sampel sebesar 124.375 ppm. Penentuan konsentrasi sampel dilakuakan dengan cara
menggunakn persamaan garis y= 0.0008x - 0.0025 dengan absorbansi sampel sebesar
0.097.
Penentuan nilai absorbansi dapat dihitung sesuai dengan hukum Lambert Beer
yang menyatakan bahwa ABS = d.c. Dan kurva kalibrasi sesuai dengan hukum
lambert Beer yang nantinya absorbansi berbanding lurus dengan konsentrasi.
BAB III
KESIMPULAN
1. Kesimpulan
Dari hasil percobaan dan pembahasan dapat disimpulkan :
1. Absorbansi maksimum Cu terdapat pada panjang gelombang 600 nm dengan
absorbansi sebesar 0.205
2. Konsentrasi sampel (buangan Cu) yang didapat sebesar 124.375 ppm
3. Dari hasil percobaan, semakin tinggi absorbansi maka semakin tinggi konsentrasi
yang didapat
4. Menurut hukum lambert beer, absorbansi berbanding lurus dengan konsentrasi

2. Daftar Pustaka
Modul Praktikum Analisa Instrumentasi
https://aaknasional.wordpress.com/2012/06/08/spektrofotometer-uv-vis/
(diakses pada 11 april 2017)