Anda di halaman 1dari 3

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEPERAWATAN


Program Studi D3 Keperawatan
-------------------------------------------------------------------------------------------------
CHECKLIST ORAL HYGIENE

Nama :........................................................... Nim Mhs :..................................


Definisi :
Oral Hygiene (kebersihan mulut) adalah melaksanakan kebersihan rongga mulut, lidah dari
semua kotoran / sisa makanan.
Tujuan :
1. Mencegah infeksi baik setempat maupun penularan melalui mulut
2. Melaksanakan kebersihan perorangan
3. Memberikan perasaan segar pada klien
4. Membantu merangsang nafsu makan
5. Menjaga gigi dan mulut tetap bersih
Indikasi dan kontra indikasi :
Indikasi :
1. Klien tidak sadar
2. Klien anak-anak
3. Klien patah tulang lengan
4. Klien pasca operasi yang masih puasa
Kontra indikasi :
1. Klien dengan gigi yang rusak,
2. pendarahan gusi
NILAI
ASPEK YANG DINILAI
0 1 2
Tahap Pra Interaksi :
1. Cuci tangan
2. PERSIAPAN ALAT :
Handuk dan kain pengalas
Gelas kumur berisi air
Air masak / NaCl
Obat kumur
Borax glycerin
Spatel lidah yang telah dibingkus dengan kain kassa

1
Kapas lidi
Bengkok
Kain kassa
Pinset atau arteri klem
Sikat gigi dan pasta gigi
Tahap Orientasi :
1. Memberi salam, panggil klien dengan panggilan yang disenangi
2. Memperkenalkan nama perawat
3. Jelaskan prosedur dan tujuan tindakan pada klien atau keluarga
4. Menjelaskan tentang kerahasiaan
Tahap Kerja :
Pada Pasien Sadar
1. Menjaga privacy.
2. Memasang perlak dan alasnya / handuk dibawah dagu pasien.
3. Memakai sarung tangan.
4. Membantu pasien untuk berkumur sambil menyiapkan bengkok.
5. Membantu menyiapkan sikat gigi dan pastanya.
6. Mempersilakan pasien menyikat gigi bagian depan, samping dan dalam.
7. Membantu pasien untuk berkumur sambil menyiapkan bengkok.
8. Mengulangi mempersilakan pasien menyikat gigi bagian depan,
samping dan dalam.
9. Membantu pasien untuk berkumur sambil menyiapkan bengkok.
10. Mengeringkan bibir menggunakan tissue.
11. Merapikan pasien dan memberikan posisi senyaman mungkin.
Pada Pasien Sadar Tetapi Tidak Mampu Melakukan Sendiri
1. Menyiapkan lingkungan
2. Mengucapkan salam
3. Jelaskan prosedur pada pasien
4. Cuci tangan
5. Atur posisi pasien duduk
6. Pasang handuk di bawah dagu
7. Ambil pinset dan bungkus dengan kain kasa yang dibasahi air
hangat / masak
8. Kemudian bersihkan pada daerah mulut mulai rongga mulut,
gusi, gigi dan lidah.
9. Lalu bilas dengan larutan NaCl
10. Setelah bersih, oleskan Borax Gliserin.
11. Untuk perawatan gigi, lakukan penyikatan dengan gerakan naik-
turun di lakukan oleh perawat kepada pasien.
12. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.
13. Dokumentasi.
Prosedur Kerja Oral Hygiene Pada Pasien Tidak Sadar
1. Menyiapkan lingkungan
2. Mengucapkan salam

2
3. Jelaskan prosedur pada pasien/keluarga pasien
4. Cuci tangan.
5. Atur posisi dengan posisi tidur miring kanan / kiri.
6. Ambil pinset dan bungkus dengan kain kasa yang
dibasahi air hangat / masak.
7. Gunakan tong spatel (sudip lidah) untuk membuka mulut
pada saat membersihkan gigi / mulut.
8. Lakukan pembersihan dimulai dari dinding rongga
mulut, gusi, gigi dan lidah.
9. Keringkan dengan kasa steril yang kering.
10. Setelah bersih, oleskan Borax Gliserin.Cuci tangan
setelah prosedur dilakukan.
11. Dokumentasi.

Tahap Terminasi :
1. Menanyakan pada pasien apa yang dirasakan setelah dilakukan kegiatan
2. Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan
3. Melakukan kontrak untuk tindakan selanjutnya
4. Berikan reinforcement sesuai dengan kemampuan klien
Tahap Dokumentasi :
Catat seluruh hasil tindakan dalam catatan keperawatan
Keterangan :

0 = tidak dikerjakan

1 = dikerjakan tapi tidak lengkap/ tidak sempurna

2 = dikerjakan dengan sempurna

Pembimbing/Penguji Praktek

(.............................................)